cover
Contact Name
Mawardi
Contact Email
mawardibio@unsam.ac.id
Phone
+6285277516900
Journal Mail Official
bioeducation@unsam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra Jalan Meurandeh, Langsa Lama, Kota Langsa, Provinsi Aceh - 24416
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Jeumpa
Published by Universitas Samudra
ISSN : 2356069X     EISSN : 27154343     DOI : https://doi.org/10.33059/jj
Jurnal Jeumpa merupakan artikel kajian bidang biologi baik yang bersifat Pendidikan Biologi dan Biologi Sains, yang diterbitkan secara berkala dua kali setiap tahun pada bulan Januari dan juni dengan 10 artikel/Nomor atau 20 artikel/Volume oleh Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Samudra. Jurnal Jeumpa ini berisikan artikel-artikel hasil penelitian dari Peneliti, Dosen, Guru, dan Mahasiswa seluruh Indonesia. Reviewer berasal dari dalam dan luar Universitas Samudra
Articles 225 Documents
Respon Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) dengan Penambahan Arang Sekam pada Media Tanam Serbuk Gergaji Asyifa, Putri; Zahara, Meutia; Kamaliah, Kamaliah
Jurnal Jeumpa Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v10i2.8573

Abstract

Penggunaan media tanam seperti tanah yang baik semakin berkurang, maka diperlukan media alternatif berupa serbuk gergaji dan arang sekam yang ketersediaanya tinggi di lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L.) dan perbandingan yang optimum dengan penambahan arang sekam pada media tanam serbuk gergaji. Penelitian ini dilaksanakan di Greenhouse Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry pada Oktober-November 2022, menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial 4 perlakuan dengan 5 pengulangan, yaitu P0 = serbuk gergaji (1 : 0), P1 = serbuk gergaji + arang sekam (1 : 1), P2 = serbuk gergaji + arang sekam (1 : 2), dan P3 = serbuk gergaji + arang sekam (1 : 3). Analisis data menggunakan one way anova dengan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman sawi menggunakan media tanam serbuk gergaji dan arang sekam tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, berat basah, dan berat kering tanaman sawi. Namun berpengaruh nyata terhadap kandungan klorofil dan distribusi stomata pada P1 dengan jenis stomata yaitu parasitik. Perbandingan media tanam serbuk gergaji dan arang sekam yang optimum terhadap pertumbuhan tanaman sawi terdapat pada P1.
Identifikasi Tumbuhan Makro Epifit di Taman Biodiversitas Hutan Hujan Tropis Mandiangin Nafisah, Juhriah; Amintarti, Sri; Rezeki, Amalia
Jurnal Jeumpa Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v10i2.8625

Abstract

Taman Biodiversitas Hutan Hujan Tropis Mandiangin merupakan kawasan hutan yang terletak di lembah bukit manjai. Kawasan tersebut memiliki banyak tumbuhan makro epifit yang menempel pada kulit batang pohon. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi tumbuhan makro epifit yang terdapat dalam kawasan Taman Biodiversitas Hutan Hujan Tropis Mandiangin. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan pengambilan sampel tumbuhan makro epifit menggunakan teknik jelajah acak. Sampel selanjutnya didokumentasikan dan diidentifikasi. Selain itu juga dilakukan pengukuran parameter faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban, intensitas cahaya, dan kecepatan angin. Hasil penelitian ditemukan terdapat 4 famili dari 10 spesies tumbuhan makro epifit di kawasan Taman Biodiversitas Hutan Hujan Tropis Mandiangin, yaitu Polypodiaceae, Asplenaceae, Orchidaceae, dan Dryopteridaceae. Terdapat 6 spesies anggrek yang bersifat epifit dengan pertumbuhan batang simpodial, sedangkan 4 spesies pteridophyta yang bersifat epifit yang memiliki sorus terletak pada bawah permukaan daun dan tersebar hingga tepi daun. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kawasan Taman Biodiversitas Hutan Hujan Tropis Mandiangin memiliki rentang suhu, kelembaban, intensitas cahaya, serta kecepatan angin yang ideal untuk pertumbuhan makro epifit.
Keanekaragaman Spesies Ikan di Perairan Sungai Alue Itam, Aceh Timur Subayu, Agun; Elfrida, Elfrida; Jayanthi, Sri
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i1.6263

Abstract

Sungai Alue Itam merupakan salah satu sungai yang terdapat di Aceh Timur. Sungai ini berperan penting bagi masyarakat Aceh Timur, khususnya di Kecamatan Birem Bayeun, karena ikan yang hidup diperairan sungai tersebut dikonsumsi oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman spesies ikan yang terdapat di sungai tersebut. Pengumpulan data dilakukan pada 3 stasiun dengan teknik pengumpulan data secara purposive sampling. Spesies ikan ditangkap dengan menggunakan bubu, tangkok, dan kail. Selain itu, faktor fisika-kimia seperti pH, suhu, dan tingkat DO juga diukur pada tiap stasiun. Sampel selanjutnya diidentifikasi dan dianalisis lebih lanjut untuk menentukan kelimpahan relatif, frekuensi kehadiran, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, dan indeks kesamaan jenis ikan yang diperoleh dari lokasi penelitian. Hasil penelitian diperoleh 87 individu ikan yang termasuk ke dalam 7 famili dan 8 spesies. Keanekaragaman spesies ikan di sungai Alue Itam tergolong rendah pada ketiga stasiun dengan indeks masing-masing senilai 1.89, 1.50, dan 197. Spesies ikan yang paling dominan pada lokasi penelitian adalah Trichogaster trichoperus sejumlah 21 individu. Hasil pengukuran dari faktor fisika-kimia juga menunjukkan bahwa sungai Alue Itam memiliki pH antara 7.01-7.37, suhu 22.01-22.41°C, dan DO 3.82-6.51 mg/l, sehingga perairan sungai Alue Itam masih sesuai untuk kehidupan ikan.
Implementasi Media Wordwall untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA pada Materi Keanekaragaman Hayati Andini, Windy Tri; Novita, Lily; Riyanto, Riyanto
Jurnal Jeumpa Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v10i2.8634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan media wordwall dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati. Metode yang digunakan berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak 2 siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan di kelas X.9 SMA Negeri 11 Palembang Tahun Pelajaran 2023/2024. Instrumen penelitian menggunakan lembar soal untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah penerapan media wordwall materi keanekaragaman hayati. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan pra-siklus memperoleh ketuntasan sebesar 17% dengan kategori sangat kurang. Pada siklus 1 mengalami peningkatan dengan kategori keberhasilan sedang yaitu sebesar 51%. Siklus 2 telah mencapai ketuntasan belajar sebesar 86% yang dikategorikan sangat tinggi. Dengan demikian, terjadi peningkatan dari kegiatan pra-siklus, siklus 1, hingga siklus 2. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media wordwall dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati kelas X SMA.
Respon Peserta Didik terhadap Media Audio Visual Berbasis Discovery Learning pada Materi Sistem Organ dan Organisme Rizal, Khairul; Faradilla, Meriza
Jurnal Jeumpa Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v10i2.8688

Abstract

Pembelajaran yang menarik merupakan pembelajaran yang mampu mendorong peserta didik belajar aktif dan mandiri. Hal ini dapat diwujudkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang berkembang saat ini, salah satunya adalah dengan memanfaatkan media audio visual berbasis discovery learning sebagai strategi untuk membuat pembelajaran lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanggapan peserta didik terhadap media pembelajaran yang cocok untuk berbagai proses pembelajaran yang pernah dilaksanakan pada mata pelajaran IPA materi sistem organ. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode survei. Pertanyaan yang diberikan pada kuisioner ini berkaitan dengan pendapat peserta didik tentang media audio visual yang berbasis discovery learning. Penelitian dilakukan di MTsN Tungkop Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik yang berjumlah 273 peserta didik di kelas VII. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling purposive, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu sebanyak dua kelas dengan jumlah peserta didik 78 orang. Hasil pembagaian kuisioner telah dianalisis menunjukkan bahwa dengan media audio visual yang digunakan pada materi organ dan organisme mendapatkan respon positif dari peserta didik rata-rata sebesar 97,90%. Sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan media audio visual berbasis discovery learning mempengaruhi minat dan motivasi peserta didik.
Pengembangan Modul Perubahan Lingkungan Berbasis Emotional Spiritual Quotient (ESQ) untuk Meningkatkan Sikap Peduli Lingkungan Mahasiswa Qadariah, Nosi
Jurnal Jeumpa Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v10i2.8752

Abstract

Pendidikan diarahkan agar mahasiswa mampu memiliki kemampuan intelektual, spiritual, dan emosional yang baik. Praktik pendidikan selama ini masih mengutamakan aspek intektual semata sehingga terjadinya degradasi nilai dan normal. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah agar mahasiswa mampu memiliki ketiga aspek ini yaitu penerapan kurikulum merdeka. Salah satu hasil belajar penting yang dimiliki mahasiswa adalah sikap peduli lingkungan. Hasil observasi menunjukkan nilai rata-rata aspek sikap peduli lingkungan mahasiswa yaitu 62.5% dengan kategori rendah. 80% mahasiswa menyatakan penyebab rendahnya sikap peduli lingkungan adalah tidak tersedianya sumber belajar yang dapat digunakan untuk melatih sikap peduli lingkungan. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini yaitu pengembangan modul perubahan lingkungan berbasis ESQ. Tujuan penelitian yaitu menghasil modul berbasis ESQ yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan sikap peduli lingkungan mahasiswa. Penelitian menggunakan tahapan pengembangan analyze, design, develop, implement, and evaluate (ADDIE). Nilai validasi ahli materi sebesar 93.3%, ahli media sebesar 91.75%, ahli praktisi lapangan sebesar 93.32% dengan kategori sangat valid. Nilai kepraktisan modul yaitu 92.9% dengan kategori sangat praktis. Modul perubahan lingkungan berbasis ESQ efektif untuk meningkatkan sikap peduli lingkungan mahasiswa dengan F hitung 6.840. Penelitian pengembangan sudah menghasilkan modul perubahan lingkungan berbasis ESQ yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan sikap peduli lingkungan mahasiswa.
Inventarisasi dan Potensi Tumbuhan Paku (Pteridophyta) di Wisata alam Brayeun sebagai Tanaman Hias dan Obat Ruselli Puspa, Vivera; Fathiya, Nir; Muhammad, Nazar
Jurnal Jeumpa Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v10i2.8792

Abstract

Tumbuhan paku atau Pterophyta merupakan divisi dari kingdom tumbuhan yang struktur tumbuhannya memiliki akar, batang, daun sejati, dan alat pengangkut atau pembuluh. . . Analisis potensi spesies dilakukan dengan melakukan studi literatur dari jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 kelas tumbuhan paku meliputi; kelas Pteridopsida yang terdiri atas 4 ordo, 10 famili, dan 14 genus dan 14 spesies, kelas Lycopodiopsida yang terdiri atas 1 ordo, 1 famili, 1 genus dan 2 spesies dan kelas Psilotopsida, yang terdiri atas 1 ordo, 1 famili, 1 genus dan 1 spesies yang ditemukan di Wisata alam Brayeun kabupaten Aceh Besar. Wisata alam Brayeun merupakan tempat potensial tumbuhan paku tumbuh, spesies paku yang ditemukan potensial dimanfaatkan sebagai tumbuhan hias dan obat sehingga apabila dikelola dengan baik maka akan menjadi peluang bisnis.
Identifikasi Spesies Kupu-Kupu (Lepidoptera) di Kawasan Hutan Lindung Kota Langsa Anggrela, Vira; Arini, Dhiya; Hasibuan, Widya Aprilia; Maysarah, Maysarah; Masdar, Eli
Jurnal Jeumpa Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v10i2.8793

Abstract

Kawasan hutan lindung sebagian besar merupakan ekosistem hutan alami yang dikelola oleh pemerintah Kota Langsa sebagai kawasan konservasi berbagai spesies hewan dan tumbuhan. Pada kawasan ini dilakukan penangkaran terhadap berbagai spesies hewan antara lain rusa, kuda, landak, musang, buaya, kura-kura, iguana, ular, dan berbagai spesies burung. Kupu-kupu memiliki peran untuk menjaga ekosistem salah satunya sebagai polinator untuk penyerbukan tanaman dan keseimbangan ekologi. Kupu-kupu sebagai bioindikator lingkungan karena sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis Lepidoptera di kawasan hutan lindung Kota Langsa. Metode penelitian menggunakan transect helt dengan melambaikan net di udara dengan gerakan yang cepat untuk menangkap kupu-kupu di sepanjang jalur hutan lindung. Semua spesies Lepidoptera yang dikumpulkan diidentifikasi di laboratorium biologi Universitas Samudra. Ditemukan 12 spesies dari 5 famili di kawasan hutan lindung Kota Langsa, famili yang paling dominan jumlah spesies dan individu yaitu famili Nymphalidae, sedangkan yang paling rendah yaitu famili Pieridae ditemukan 2 spesies,famili Uraniidae, Lycaenidae, dan Geometridae masing-masing ditemukan satu spesies. Lokasi yang paling tinggi ditemukan jumlah spesies dan familinya pada kawasan hutan lindung konservasi karena memiliki vegetasi tumbuhan sedangkan yang paling rendah pada kawasan danau dan kawasan penangkaran hewan.
Potensi Ekstrak Minyak Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) sebagai Atraktan Lalat Buah (Bactrocera spp.) Putri, Kartika Aprilia; Fajar, Beni Al
Jurnal Jeumpa Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v10i2.8849

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas buah adalah serangan hama. Serangga hama penting di bidang pertanian salah satunya adalah lalat buah. Luasnya pemilihan inang bagi lalat buah membuat hama lalat buah sulit untuk di kendalikan. Pengendalian hama lalat buah saat ini masih terus dikembangkan baik dengan penggunaan teknologi maupun dengan bahan alam potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak minyak sirih (Piper betle L.) sebagai atraktan lalat buah dan identifikasi spesies lalat buah (Bactrocera spp). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang mengkaji potensi ekstrak minyak sirih sebagai atraktan alami lalat buah. Penelitian dilaksanakan pada April-Juni 2019 di 4 Desa dari Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa. Perangkap lalat buah yang berisi atraktan dari ekstrak minyak daun sirih dan metil eugenol (ME) masing-masing ditempatkan pada setiap lokasi penelitian selama 2 jam. Sampel lalat buah yang terperangkap dikumpulkan untuk diidentifikasi dengan menggunakan kunci determinasi dan dianalisis lebih lanjut secara deskriptif. Berdasarkan hasil identifikasi diperoleh total individu lalat buah pada perangkap ME sebanyak 139 individu dengan 5 spesies lalat buah. Dengan menggunakan ekstrak minyak sirih ditemukan total lalat buah sebanyak 32 individu dengan 5 spesies lalat buah. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak minyak sirih hijau berpotensi sebagai atraktan alami lalat buah.
Keanekaragaman Gastropoda Berdasarkan Karakteristik Habitat pada Ekosistem Mangrove Kota Langsa Apriyanti, Dewi; Suciaty, Endah; Simamora, Mei Sarah; Purba, Ruth Helena
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i1.8896

Abstract

Gastropoda merupakan salah satu hewan yang hidup di ekosistem mangrove dan berperan dalam penguraian serasah. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi terkait keanekaragaman gastropoda dalam menjaga keseimbangan ekosistem mangrove Kota Langsa. Penelitian ini bersifat deskripsi eksploratif dengan menggunakan metode transek. Hasil dari penelitian terdapat 12 spesies termasuk 7 family gastropoda yang ditemukan. Setiap stasiun dikawasan penelitian memiliki karakteristik yang bervariasi sehingga mempengaruhi keragaman spesiesnya. Indeks keanekaragaman yang didapatkan berkisar 1,18 hingga 2,13.