cover
Contact Name
Nurul Kusumawardani
Contact Email
nurul.kusumawardani@almaata.ac.id
Phone
+6281902808231
Journal Mail Official
inpharnmed.journal@almaata.ac.id
Editorial Address
Jl. Brawijaya no.99, Tamantirto, Kasihan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal)
ISSN : 25806637     EISSN : 25807269     DOI : http://dx.doi.org/10.21927/inpharnmed
Core Subject : Health,
Pharmaceutics, Biopharmaceutics, Drug Delivery System, Physical Pharmacy, Chemical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, , Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Community and Clinical Pharmacy, Regulatory Affairs and Pharmaceutical Marketing Research, and Alternative Medicines
Articles 146 Documents
Hubungan Kualitas Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta Periode Januari 2023 Alawiyah, Metha Ayu; Wulandari, Ari Susiana; Fatimah, Fatma Siti; Nurinda, Eva
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i1.3099

Abstract

Masalah kesehatan menjadi hal yang sangat utama saat ini. Peningkatan taraf hidup masyarakat, disertai dengan meningkatnya pula tuntutan masyarakat akan kualitas kesehatan yang diharapkan. Salah satu penyedia jasa pelayanan kesehatan seperti puskesmas yaitu suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat kesehatan masyarakat. Tingkat keberhasilan pelayanan kesehatan dapat dinilai dari kepuasan pasien. Kualitas pelayanan mampu mempengaruhi kepuasan pasien, karena hampir semua pelayanan berhubungan dengan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan dan kualitas pelayanan kefarmasian serta mengetahui hubungan kualitas pelayanan kefarmasian dengan kepuasan pasien rawat jalan di Wilayah Kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan variabel bebas kualitas pelayanan dan variabel terikat adalah kepuasan pasien. Pengambilan data menggunakan kuesioner kepada 108 responden di Puskesmas Umbulharjo I. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan dalam kategori cukup baik berjumlah 56 responden (51,9%), dan variabel tingkat kepuasan pasien dalam kategori puas berjumlah 88 responden (81,5%). Tidak terdapat hubungan secara signifikan antara kualitas pelayanan kefarmasian dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Umbulharjo I. Dimana nilai koefisien korelasi sebesar 0,147 dengan p-value sebesar 0,130 > 0,05.
Studi Etnobotani Pemanfaatan Tanaman Obat Masyarakat Desa Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan Haris, Restu Nur Hasanah; Saprin, Saprin; Ali, Nur Fitriana Muhammad; Burhan, Hesti Trisnianti; Salmiati, Salmiati; Fitriani, Rezky Dwi
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i1.2989

Abstract

Studi etnomedisin merupakan studi yang mempelajari tentang  penggunaan obat dan cara pengobatan yang dilakukan oleh etnik dan suku bangsa tertentu. Masyarakat Desa Sabulakoa telah mengenal pemanfaatan tanaman untuk kebutuhan sehari-hari, diantaranya dijadikan sebagai makanan, dan berbagai macam bahan obat-obatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah, jenis, khasiat,  bagian tanaman yang bermanfaat, peracikan dan pemanfaatan tanaman obat oleh masyarakat Desa Sabulakoa, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan melihat kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan data dengan wawancara terbuka pada masyarakat yang dianggap mengetahui pemanfaatan dan penggunaan tanaman obat serta melibatkan dukun desa setempat yang sering mengobati masyarakat dengan penggunaan tanaman tradisional. Analisis data dalam bentuk tabel disajikan untuk menggambarkan jenis tanaman, family, kegunaan, bagian tanaman yang digunakan dan cara meramu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 28 jenis tanaman, 20 family yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat desa Sabulakoa. Tanaman tersebut dapat mengobati seperti penyakit dalam (diabetes militus, maag, asam lambung, kolesterol, lever, diare) dan luka luar (gatal-gatal, kurap, jerawat, dan luka infeksi). Bagian tanaman yang dimanfaatkan oleh masyarakat umumnya adalah bagian daun (57,5%) akar, kulit batang, buah, biji dan rimpang. Cara meracik tanaman obat yang dilakukan masyarakat sangat sederhana yaitu cara direbus (67,8%), ditumbuk (32,1%), diparut dan diperas (14,2%). cara penggunaan tanaman obat untuk penyakit dalam dapat diminum dan untuk luka luar cukup ditempelkan pada area tubuh yang mengalami luka.
Skrining Fitokimia dan Standarisasi Ekstrak Etanol Biji Pala (Myristica fragrans Houtt) Solikah, Wahyu Yuliana; Nuryanti, Sundari Desi; Nabila, Lathifa; Ananda, Dewinta Sukma; Sati, Eva Laras; Inas, Habibah; Sondak, Ferdinan Khan; Musyaffangatul, Ismi
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i2.3877

Abstract

Biji pala (Myristica fragrans Houtt) merupakan bagian dari tanaman pala yang berasal dari Kepulauan Maluku, Indonesia yang dikenal memiliki khasiat sebagai insektisida, fungisidal, anti bakteri juga untuk mengatasi permasalahan gastrointestinal, penambah nafsu makan, pelelap tidur, dan peredam kejang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melakukan skrining fitokimia dan standarisasi ekstrak yang meliputi parameter spesifik dan parameter non – spesifik. Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak etanol Biji Pala positif mengandung flavonoid, saponin, dan polifenol. Hasil uji parameter spesifik ekstrak etanol biji pala memiliki bentuk cairan kental, bau khas aromatik pala, dan berwarna coklat. Ekstrak etanol Biji Pala memiliki kadar senyawa larut air 5,12% dan etanol 23,45%. Hasil uji parameter non-spesifik menunjukkan susut pengeringan sebesar 5,6%, hasil bobot jenis 1,104 g/ml, dan kadar abu total 7,1%
Formulasi dan Uji Aktivitas Sediaan Salep Anti Jerawat Ekstrak Etanol Bunga Kenop (Gomphrena globosa) terhadap Staphylococcus aureus Suleman, Abdul Wahid; Yusuf, Muhammad; Safaruddin, Safaruddin; Pratiwi, Rizky Indah
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i2.3277

Abstract

Bunga kenop (Gomphrena globosa) mengandung senyawa flavonoid, saponin dan tanin yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak etanol bunga kenop dapat dibuat dalam bentuk formulasi sediaan salep anti jerawat yang stabil secara fisika dan kimia serta aktivitas sediaan sebagai anti jerawat terhadap Staphylococcus aureus. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental, dengan membuat sediaan salep anti jerawat dari ekstrak etanol bunga kenop dengan variasi konsentrasi yaitu F1 (konsentrasi 7%), F2 (konsentrasi 8%), F3 (konsentrasi 9%), F4 (kontrol negatif), F5 (kontrol positif) dan menguji aktivitas sediaan terhadap Staphylococcus aureus menggunakan metode sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula salep anti jerawat ekstrak etanol Bunga Kenop stabil secara fisik dan kimia dan tidak terdapat perbedaan bermakna (p<0,05) sebelum dan sesudah Cycling test baik pada uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Pengujian aktivitas anti jerawat terhadap Staphylococcus aureus menunjukkan bahwa F1 (7%) diameter zona hambat 10,2±0,15 mm, F2 (8%) diameter zona hambat 10,9±0,50 mm, F3 (9%) diameter zona hambat 11,4±0,52 mm, F4 (K-) diameter zona hambat 0±0,00 mm, dan F5 (K+) diameter zona hambat 16,2±0,52 mm. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ekstrak bunga kenop dapat dibuat dalam bentuk formulasi sediaan salep yang memiliki aktivitas antijerawat terhadap Staphylococcus aureus pada konsentrasi 7%, 8%, dan 9%
Formulasi Dan Uji Fisik Sediaan Lip Balm dari Ekstrak Biji Alpukat (Persea americana Mill) sebagai Pelembab Bibir Hayati, Mih; Nusantari, Candra Saka; Shinta, Wulandari
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i2.3875

Abstract

Buah alpukat (Persea americana Mill) adalah salah satu tanaman yang banyak tumbuh di berbagai daerah di Indonesia, dan dapat dimanfaatkan dalam bidang kosmetik. Bagian dari buah alpukat yang jarang dimanfaatkan adalah biji alpukat. Biji alpukat mengandung nilai gizi yang tidak kalah dibandingkan dengan bagian daging alpukat, salah satunya adalah kandungan vitamin E yang dimanfaatkan sebagai bahan pelembab. Pada penelitian ini, ekstrak biji buah alpukat akan dimanfaatkan sebagai salah satu komponen penyusun dari pelembab bibir, untuk mengetahui apakah ada pengaruh perbedaan konsentrasi terhadap stabilitas ekstrak biji buah alpukat sebagai lip balm, dan mengevaluasi variasi konsentrasi dengan stabilitas fisik paling baik, dengan variasi 0%, 3%, 6%, 9%. Ekstrak biji buah alpukat dibuat dengan metode homogenisasi (pencampuran), uji sifat fisik yang dilakukan meliputi uji organoleptik (warna, bau, dan tekstur), uji homogenitas, uji pH, dan uji titik leleh. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh bahwa biji buah alpukat dapat dimanfaatkan sebagai pelembab bibir (lip balm) dan memenuhi syarat kestabilan sifat fisik.
Kajian Penggunaan Suplemen Kesehatan Terhadap Keberhasilan Terapi COVID-19 dengan Komorbid Diabetes Melitus Tipe II di RSUD Panembahan Senopati Bantul Vitara, Debby; Estiningsih, Daru; Sarwadhamana, Raden Jaka; Hadi, Ninisita Sri
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i2.3876

Abstract

Terapi pengobatan COVID-19 dan antidiabetes dapat berpengaruh terhadap kadar gula darah puasa dan nilai SpO2. Penggunaan suplemen kesehatan dinilai mampu menjaga daya tahan tubuh pasien serta meningkatkan keberhasilan terapi pasien jika dilihat dari kriteria klinis dan hasil laboratorium pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan suplemen kesehatan terhadap keberhasilan terapi pasien COVID-19 dengan komorbiditas diabetes melitus tipe 2 di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Data diambil secara retrospektif melalui rekam medis pasien dengan diagnosa COVID-19 dan komorbid diabetes melitus tipe 2 di RSUD Panembahan Senopati Bantul pada periode Juni-Desember 2021. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling, pada 53 sampel.  Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik koefisien kontingensi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan terbanyak suplemen kesehatan adalah Vitamin D 51 (32%), Zink 50 (31%) dan injeksi vitamin C (paten)29 (18%). Menurut kriteria klinis pasien meninggal sebesar 20 (38%), sembuh sebesar 17 (28%) dan belum sembuh sebesar 15 (28%). Pada metode analisis kontingensi, diperoleh nilai p 0,003 (p<0,005) dan nilai koefisien korelasi (r =0,805). Pasien dengan nilai akhir klinis GDP >126 mg/dl sebanyak 46 (87%), RR> 20x/menit sebanyak 39(74%) dan SpO2 normal sebanyak 34 (64%). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan secara klinis antara penggunaan suplemen kesehatan dengan keberhasilan terapi COVID-19 dengan komorbid diabetes mellitus tipe 2.
FORMULATION AND PHYSICAL PROPERTIES TESTS OF FACIAL WASH FROM OLIVE OIL AND NIACINAMIDE Nindya Putri, Chintiana; Kurniawati, Riza
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i2.3611

Abstract

Permasalahan pada kulit wajah yang sering terjadi disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas dapat menimbulkan kerusakan sel berupa penuaan dini yang ditandai dengan kurangnya elastisitas pada kulit, muncul noda hitam, kulit tampak lebih kusam dan terdapat pigmentasi. Radikal bebas dapat ditangkap dengan pemberian antioksidan. Antioksidan merupakan molekul senyawa yang dapat melepaskan elektron dan menetralkan radikal bebas agar dapat mencegah terjadinya kerusakan sel. Bahan alam yang dapat digunakan untuk mengatasi penuaan dini salah satunya yaitu minyak zaitun. Minyak zaitun dipercaya dapat membantu mempertahankan kelembaban dan elastisitas kulit sekaligus memperlancar proses regenerasi kulit, sehingga kulit tidak mudah kering dan berkerut. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hasil uji sifat fisik sediaan facial wash minyak zaitun dan niacinamide serta menentukan formula yang tepat dan optimum pada kombinasi surfaktan antara sodium lauryl sulfat (SLS) dan cocamidopropyl betaine. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan metode Simplex Lattice Design (SLD). Menurut hasil sifat fisik sediaan facial wash dari 8 formula memenuhi uji sifat fisik seperti organoleptis, homogenitas, pH, stabilitas busa, daya sebar dan viskositas yang memenuhi syarat menurut SNI. Berdasarkan hasil metode Simplex Lattice Design (SLD) sediaan facial wash minyak zaitun (olive oil) dan niacinamide memilikiformula optimum pada konsentrasi 0,75% SLS dan 0,25% cocamidopropyl betaine.
Evaluasi Kepuasan Pasien di Unit Kefarmasian Puskesmas Kalasan Karina Putri, Astri; Fatimah, Fatma Siti; Dwinta, Eliza; Putri, Imram Radne Rimba
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i2.3442

Abstract

Pelayanan kefarmasian sangat penting dilakukan untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu di masyarakat. Mengingat pelayanan kefarmasian memegang peranan penting yang tidak dapat dipisahkan dari pelayanan Puskesmas, sehingga Penting untuk melakukan analisis kepuasan pasien di Instansi Puskesmas Kalasan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kefarmasian pada unit pelayanan kefarmasian di Instansi Puskesmas Kalasan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Lokasi penelitian di Puskesmas Kalasan dan waktu penelitian pada bulan Februari 2023 sampai Maret 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang melakukan kunjungan/ pemeriksaan dan melakukan pengambilan obat di unit kefarmasian Puskesmas Kalasan. Penarikan sampel penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling. Sampel sebanyak 100 responden. Penilaian kualitas layanan dengan menggunakan analisis GAP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai GAP dimensi reliability sebesar 0,60, artinya pasien merasa puas pada kualitas pelayanan Kefarmasian Puskesmas Kalasan dimensi reliability. Dimensi responsiveness memiliki nilai GAP sebesar 0,64, artinya artinya pasien merasa puas pada kualitas pelayanan Kefarmasian Puskesmas Kalasan dimensi responsiveness. Dimensi assurance memiliki nilai GAP sebesar 0,69, artinya artinya pasien merasa puas pada kualitas pelayanan Kefarmasian Puskesmas Kalasan dimensi assurance.  Dimensi empathy memiliki nilai GAP sebesar 0,58, artinya pasien merasa puas pada kualitas pelayanan Kefarmasian Puskesmas Kalasan dimensi empathy. Dimensi tangible memiliki nilai GAP sebesar 0,57, artinya artinya pasien merasa puas pada kualitas pelayanan Kefarmasian Puskesmas Kalasan dimensi tangible. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pasien puas terhadap kualitas pelayanan instansi kefarmasian Puskesmas Kalasan.
Evaluasi Implementasi Penyimpanan Vaksin Berdasarkan Prinsip Syariat Islam di Puskesemas Mijen Kota Semarang Wijayanti, Rina; Ilahi, Me'an Pesha Bryan; Dinar, Ismawati Eka Wahyu
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i1.4311

Abstract

Manajemen vaksin di puskesmas adalah komponen esensial dari layanan imunisasi. Setiap penyedia layanan imunisasi harus mematuhi pedoman manajemen vaksin untuk memastikan kualitas layanan. Studi ini merupakan sebuah penelitian observasional yang dengan jenis penelitian deskriptif. Tujuan dari penelitian observasional adalah untuk mengadakan observasi langsung dengan tujuan menyajikan gambaran yang sistematis, faktual, dan akurat mengenai karakteristik dan berbagai faktor dari sebuah populasi tertentu. ketersedian dari sarana dan prasarana sudah memiliki standard yang baik dan sudah sesuai dengan prinsip syariat Islam, hal ini dibuktikan dengan nilai persentase yang diperoleh sebesar 94%, dan yang tidak sesuai standar sebanyak 6%, keadaan lemari es dari Puskesmas Mijen Kota Semarang, menjelaskan bahwa sudah memilki kesesuian dari standard dan prinsip syariat Islam, hal ini dibuktikan dengan nilai persentase sebesar 100%, dengan kategori baik. Hasil observasi pada pengelolaan vaksin menjelaskan, bahwa Puskesmas Mijen Kota Semarang, sudah memiliki kesesuian dengan standard dan prinsip syariat Islam, dengan hasil persentase sebesar 100%, dengan kategori penilaian baik.
Review: Karakterisasi Hasil Sintesis Nanopartikel Perak Menggunakan Bioreduktor Berbagai Tanaman sebagai Anti Bakteri Staphylococcus aureus Nuryanti, Sundari Desi; Solikah, Wahyu Yuliana; Salsabillah, Mahmudahtus Safitri; Afifah, Nabahah Putri; Fauzia, Nadia Salma; Anggraeni, Restika Leni Ayu
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i1.4402

Abstract

Review artikel ini ditujukan untuk membahas berbagai macam karakterisasi hasil sintesis nanopartikel perak menggunakan berbagai tanaman sebagai antibakteri. Berdasarkan hasil review dapat dinyatakan bahwa nanopartikel perak yang disintesis berfungsi sebagai antibakteri terutama Staphylococcus aureus. Nanopartikel dapat disintesis menggunakan bioreduktor antara lain kulit pinang, daun ketumpang air, jeruk, mangga, neem/mimba, onion, tomat, daun bidara, keladi Sarawak, daun kayu tulak, daun sendok, dan papaya. Nanopartikel yang disintesis akan dikarakterisasi menggunakan beberapa instrument antara lain Spectroscopy UV-Visible, Spectroscopy Fourier Transform InfraRed (FTIR), Scanning Electron Microscope (SEM), X-Ray Diffraction (XRD), Particle Size Analyzer (PSA), Transmission Electron Microscope (TEM), Dynamic Light Scattering (DLS), Atomic Force Microscopy (AFM), Surface Plasmon Resonance (SPR), dan Zeta sizer/Zeta potensial testing. Beberapa hasil sintesis nanopartikel menggunakan bioreduktor memenuhi syarat sebagai nanopartikel, dan beberapa lainnya belum memenuhi. 

Page 5 of 15 | Total Record : 146