cover
Contact Name
Nurul Kusumawardani
Contact Email
nurul.kusumawardani@almaata.ac.id
Phone
+6281902808231
Journal Mail Official
inpharnmed.journal@almaata.ac.id
Editorial Address
Jl. Brawijaya no.99, Tamantirto, Kasihan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal)
ISSN : 25806637     EISSN : 25807269     DOI : http://dx.doi.org/10.21927/inpharnmed
Core Subject : Health,
Pharmaceutics, Biopharmaceutics, Drug Delivery System, Physical Pharmacy, Chemical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, , Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Community and Clinical Pharmacy, Regulatory Affairs and Pharmaceutical Marketing Research, and Alternative Medicines
Articles 69 Documents
Kepuasan Pasien Umum dan Pasien BPJS Terhadap Kualitas Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit (RS) X Wilayah Bantu Ismail, Deni; Dwinta, Eliza; Putri, Imram Radne Rimba; Effendie, Elvy; Fauzi, Rizal
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i2.5229

Abstract

Penggunaan obat dengan peresepan merupakan hal yang penting dalam pelayanan kesehatan untuk tercapainya terapi pengobatan dan kepuasan pasien. Apoteker harus melakukan pengkajian resep sesuai persyaratan administrasi, persyaratan farmasetik, dan persyaratan klinis baik untuk pasien rawat inap maupun rawat jalan. Pelayanan kefarmasian didefinisikan sebagai kegiatan terpadu yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah dan menyelesaikan masalah obat dan masalah yang berkaitan dengan kesehatan. Kepuasan pasien didapatkan dari apa yang dirasakan pasien sebanding atau lebih besar dari harapan mereka. Bila kinerja dibawah harapan, pasien akan sangat kecewa, sebaliknya jika kinerja sesuai harapan pelanggan akan sangat puas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui analisis kualitas pelayanan kefarmasian berdasarkan pola peresepan dan tingkat kepuasan pasien BPJS dan umum di RS X. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimen berupa deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional pada pasien BPJS dan umum dengan analisa data analisis gap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan kefarmasian pada RS X Wilayah Bantul memiliki kualitas sedang (53,8%). Hasil kepuasan terhadap pelayanan tersebut adalah tidak terdapat nilai rata-rata gap yang berbeda antara pasien BPJS (-0,4) dan umum (-0,4). Gap terbesar dimiliki oleh pasien BPJS yakni -0,62 pada aspek ketanggapan, dan pada pasien umum ditemukan gap terbesar ada pada aspek jaminan yaitu sebesar -0,56. Kesimpulan dari penelitian ini adalah RS X Wilayah Bantul memiliki kualitas sedang dan pasien merasa belum puas akan kualitas tersebut.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Gel Ekstrak Etanol Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) dengan Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) Bahun, Nur Rohma Inayah; Fatmawati, Annisa; Jannah, Nurul; Bachri, Moch. Saiful
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i2.5136

Abstract

Penuaan dini adalah proses penuaan kulit yang terjadi lebih cepat dari seharusnya, disebabkan oleh faktor internal dan eksternal, terutama radikal bebas. Daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan daun kelor (Moringa oleifera Lam) mengandung flavonoid seperti kuersetin, apigenin, rutin, kaempferol, hesperidin, dan nobiletin yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antioksidan formulasi gel kombinasi ekstrak daun jeruk nipis dan daun kelor dengan perbandingan 1:1, 1:2, dan 2:1. Ekstraksi dilakukan melalui maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian diformulasi menjadi sediaan gel. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium dengan evaluasi sifat fisik dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil evaluasi menunjukkan semua formula memenuhi persyaratan sifat fisik gel, meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat, dan daya sebar. Aktivitas antioksidan formula I (1:1) adalah 80,04 ppm, formula II (1:2) 143,67 ppm, formula III (2:1) 94,21 ppm, dan basis gel 328,26 ppm. Formula I dan III tergolong sebagai antioksidan kuat, sedangkan formula II tergolong antioksidan sedang. Kesimpulannya, kombinasi ekstrak daun jeruk nipis dan daun kelor dalam sediaan gel memiliki potensi sebagai antioksidan, terutama formula I dan III
Tren Global Penelitian Toll-like receptor 4 pada Penyakit Kardiovaskular: Analisis Bibliometrik 2017-2025 Amukti, Danang; Estiningsih, Daru; Herlina, Tetie; Kusumawardani, Nurul; Puspitasari, Ade; Amalia, Latifa; Suminingtyas, Ifa Aris; Nurinda, Eva; Nuryanti, Sundari Desi; Wulandari, Ari Susiana; Pratami, Ria Indah
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i1.5989

Abstract

Toll-like receptor 4 (TLR4) memiliki peran penting dalam patogenesis penyakit kardiovaskular (PKV) melalui mediasi respons inflamasi. Meskipun peran molekul ini semakin dikenal, belum ada kajian bibliometrik komprehensif yang mengulas tren global publikasi terkait TLR4 dalam konteks PKV secara sistematis. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika publikasi ilmiah global tentang TLR4 pada PKV dalam kurun waktu 2017–2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data dikumpulkan dari database Scopus dengan kata kunci “Toll-like receptor 4” dan “cardiovascular”, difilter berdasarkan judul, abstrak, dan kata kunci, serta dibatasi pada dokumen berbahasa Inggris. Sebanyak 1.939 dokumen dianalisis menggunakan perangkat lunak Bibliometrix (R) dan VOSviewer untuk mengevaluasi tren publikasi, produktivitas penulis, kontribusi negara dan institusi, pemetaan kata kunci, dan artikel yang paling berpengaruh. Tiongkok mendominasi jumlah publikasi (592 dokumen), sementara Amerika Serikat mencatat pengaruh ilmiah tertinggi melalui kolaborasi internasional dan jumlah sitasi. Penulis paling produktif adalah Li Y dan Wang Y, sedangkan institusi teratas adalah Mashhad University dan Capital Medical University. Peta kata kunci menunjukkan empat klaster utama: inflamasi-imunitas, stres oksidatif-apoptosis, metabolisme, dan model hewan. Artikel paling disitasi berasal dari jurnal bereputasi tinggi seperti Signal Transduction and Targeted Therapy dan Nature Reviews Rheumatology. TLR4 merupakan target utama dalam penelitian multidisipliner dan translasi pada penyakit kardiovaskular. Hasil studi ini dapat menjadi acuan penting untuk perumusan strategi riset lanjutan dan kolaborasi global yang lebih terarah.
Formulasi dan Evaluasi Fisik Sediaan Lipgloss Menggunakan Ekstrak Kering Buah Delima (Punica granatum) Januarti, Ika Buana; Inta, Icing Gustriani; Sholeh, Aries Badrus
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i1.5930

Abstract

Ekstrak kering buah delima berpotensi sebagai bahan aktif dalam kosmetik, khususnya lipgloss yang berfungsi mempercantik sekaligus merawat bibir. Formulasi lipgloss dengan ekstrak delima ini diharapkan memberikan manfaat ganda, yaitu estetika dan perawatan kulit bibir yang lebih sehat.  Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi stabilitas fisik sediaan lipgloss menggunakan ekstrak kering buah delima (Punica granatum) dengan konsentrasi 5% (F1), 10%, (F2) dan 15% (F3). Evaluasi stabilitas fisik dilakukan selama 4 minggu terhadap parameter organoleptis, homogenitas, pH, dan viskositas. Hasil menunjukkan bahwa sediaan lipgloss dengan ekstrak delima memberikan warna merah muda yang bervariasi sesuai konsentrasi. F1, F2 dan F3 memiliki sifat fisik (organoleptik, homogen, pH dan  viskositas) yang memenuhi syarat. Penambahan ekstrak delima tidak menurunkan mutu fisik sediaan selama penyimpanan 4 minggu pada suhu kamar. Ekstrak delima dapat digunakan sebagai pewarna alami dalam sediaan lipgloss dan memiliki stabilitas fisik yang baik
Review Artikel: Perilaku Masyarakat dalam Penggunaan Jamu untuk Pengobatan Suminingtyas, Ifa Aris; Herlina, Tetie; Suprapti, Sri
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i1.5555

Abstract

Jamu merupakan bagian obat tradisional yang penggunaannya dilakukan secara turun temurun merupakan warisan leluhur yang sampai saat ini kelestariannya tetap terjaga. Pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang saintifikasi jamu nasional sebagai upaya untuk mendukung pemanfaatan jamu yang aman, efektif dan bermutu. Tujuan penelitian ini adalah melakukan studi literatur terhadap penelitian yang menyelidiki tentang perilaku masyarakat dalam penggunaan jamu dan efektifitas penggunaan jamu bila digunakan dalam pengobatan. Metode yang digunakan adalah pelaporan naratif. Pencarian artikel diambil dari database online di web https://garuda.kemdikbud.go.id , penelitian hanya dilakukan di Indonesia pada tahun 2016 hingga tahun 2024. Kata kunci yang digunakan dalam penelitian adalah: penggunaan jamu, jamu untuk pengobatan, penggunaan jamu tradisional. Hasil penelitian menunjukkan perilaku masyarakat dalam penggunaan jamu dalam pengobatan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu tingkat pendidikan, pekerjaan, informasi, sumber informasi, usia dan dukungan dari orang lain. Tingkat kepatuhan terhadap penggunaan jamu dapat meningkatkan keberhasilan terapi. Peran pemerintah dalam program otonomi daerah merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan inovasi pengelolaan jamu
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Pasien PROLANIS Program Rujuk Balik Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Hipertensi di Puskesmas Minggir pada Masa Pandemi COVID-19 Rahmawati, Dewi Astri; Nurinda, Eva; Kusumawardani, Nurul; Wahyuningsih, Wahyuningsih
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i1.5862

Abstract

Penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes mellitus terus meningkat setiap tahunnya dan menjadi perhatian khusus. Pengetahuan pasien yang meningkat akan meningkatkan kesadaran diri dari segi kesehatan, mengubah gaya hidup lebih sehat, patuh dengan terapi yang dijalankan yang akan meningkatkan kualitas hidupnya. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan tingkat pengetahuan penyakit dan penggunaan obat dengan kualitas hidup pasien PROLANIS PRB (Program Rujuk Balik) diabetes mellitus tipe 2 dengan hipertensi di Puskesmas Minggir. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional non eksperimental dengan rancangan penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling pada sebanyak 79 responden menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan penyakit dan penggunaan obat dan kuesioner WHOQoL-BREF, kemudian data dianalisis dengan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan kualitas hidup responden baik sebesar 41 orang (51,9%) dan kualitas hidup buruk sebesar 38 orang (48,1%). Tingkat pengetahuan penyakit dan penggunaan obat tinggi sebesar 44 responden (55,7 %), dan rendah sebesar 35 responden (44,3%). Hasil uji Chi-square antara tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup pada domain tingkat pengetahuan penyakit p-value=0,232(p>0,05), domain tingkat pengetahuan penggunaan obat p-value=0,620 (p>0,05), tingkat pengetahuan penyakit dan penggunaan obat p-value=0,598 (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan penyakit dan penggunaan obat dengan kualitas hidup pasien PROLANIS Program Rujuk Balik diabetes mellitus tipe 2 dengan hipertensi di Puskesmas Minggir.
Analisis Kadar Kafein dengan Metode Spektrofotometri pada Minuman Berenergi Sediaan Sachet yang Beredar di Sekitar Kasihan, Bantul Pratama, Safridjal Nara; Azizah, Alfiatul; Meiriani, Fatma; Munir, Muhammad Abdurrahman; Trisnawati, Icha; Unaldi, Rio Gusraya; Imam, Triyanti M; Nuryanti, Sundari Desi
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i1.2242

Abstract

Kafein merupakan suatu senyawa organik yang mempunyai nama latin yaitu kafein, tein, atau 1,3,7- trimetilxantin. Senyawa ini terbentuk secara alami dan termasuk ke dalam turunan xantin-alkaloid. Kafein memiliki manfaat yang terbukti secara klinis di antaranya adalah relaksasi otot polos, stimulasi susunan syara pusat serta otot jantung. Preparasi larutan induk (1000mg/L) serta seri kadar diprepasi pada rentang 1-6 mg/L, yang memberikan persamaan garis Y= 0,1029x-0,0989 dengan nilai koefisien korelasi sebesar R2 = 0,909. Dari hasil analisis kuantitatif pada kopi dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis, ada 6 sampel kopi yaitu sampel A, B, C, D, E, dan F yang dibaca dengan panjang gelombang 275 nm. Untuk membaca nilai  konsentrasi, masing-masing 100 mL sampel diambil 0,05 mL kemudian diencerkan dalam 3 mL akuades. Senyawa kafein dapat dianalisis dengan spektrofotometri karena memiliki gugus kromofor yang dapat menyerap radiasi atau panjang gelombang. Ekstraksi senyawa kafein dalam minuman berenergi dilakukan dengan metode corong pisah yang didasarkan pada perbedaan kepolaran pelarut. Semakin tinggi konsentrasi pelarut semakin besar absorbansinya. Nilai koefisien korelasi yang mendekati 1,0 menunjukkan korelasi yang sangat baik antara absorbansi dan kadar baku kafein sehingga persamaan regresi linier dapat digunakan untuk menentukan kadar kafein di dalam minuman.
Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Rodamin B pada Lipstik Nabila, Bilqis Ardaffa Zulfa; Ismail, Deni; Munir, Muhammad Abdurrahman; Rahayu, Iin Nur; Aini, Rafidah Nur; Martindo, Riko Dwi; Safitri, Tiaz; Nuryanti, Sundari Desi; Solikah, Wahyu Yuliana
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i1.2243

Abstract

Rodamin B adalah zat pewarna sintetik yang bisa digunakan untuk mewarnai kertas, tekstil dan tinta. Rodamin B dilarang penggunaannya menurut peraturan Mentreri kesehatan Republik Indonesia No.376/Menkes/Per/1990 karena dapat merusak hati, ginjal, dan limfa beserta perubahan anatomi pembesaran organ. Pada umumnya, rodamin B digunakan untuk mewarnai produk makanan, minuman, obat dan kosmetik bertujuan untuk mendapatkan warna yang lebih menarik. Dalam penelitian ini, metode kromatografi lapis tipis (KLT) digunakan untuk penentuan kadar rodamin B pada lipstik. Sampel diambil dari salah satul lipstik yang dijual di Pasar Bantul. Sample direndam menggunakan amonia dan penggunaan benang wol digunakan untuk menarik warna pada rodamin B, kemudian metode kromatografi lipis tipis dijalankan untuk identifikasi senyawa tersebut dengan menggunakan lampu UV (254 dan 366 nm). Metode spektrofotometri UV-Vis dilakukan untuk mengkuantifikasi kadar rodamin B. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada senyawa rodamin B pada sampel yang dipilih.
Analisis Kadar Kafein dalam Sediaan Tablet Menggunakan Metode Spektrofotometri UV Drakel, Fina Faradina; Miyono, Khoirunnas Darojatun Ahmad Kurnia; Munir, Muhammad Abdurrahman; Jafar, Mardatilla Rusli Saleh; Sumiati, Putri; Sari, Risma Sindi Antika; Utami, Selly; Nuryanti, Sundari Desi
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i1.2245

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan analisis kadar kafein dalam tablet menggunakan metode spektrofotometri UV. Pengukuran spektrofotometri UV ini didasarkan pada hubungan antara berkas radiasi elektromagnetik yang diabsorbsi dengan tebalnya cuplikan dan konsentrasi dari komponen penyerapan. Menggunakan sampel sediaan tablet obat analgetik yang dilakukannya Pengukuran absorban pada panjang gelombang maksimum (λ max) kafein yaitu 272,5 nm. Hasil penelitian menunjukan bahwa penetepan kadar kafein dalam tablet obat analgetik dapat dilakukan dengan metode spektrofotometri UV. Dimana pada sampel tablet tersebut diperoleh kadar 2.88 ppm.