cover
Contact Name
Nurul Kusumawardani
Contact Email
nurul.kusumawardani@almaata.ac.id
Phone
+6281902808231
Journal Mail Official
inpharnmed.journal@almaata.ac.id
Editorial Address
Jl. Brawijaya no.99, Tamantirto, Kasihan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal)
ISSN : 25806637     EISSN : 25807269     DOI : http://dx.doi.org/10.21927/inpharnmed
Core Subject : Health,
Pharmaceutics, Biopharmaceutics, Drug Delivery System, Physical Pharmacy, Chemical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, , Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Community and Clinical Pharmacy, Regulatory Affairs and Pharmaceutical Marketing Research, and Alternative Medicines
Articles 69 Documents
Evaluasi Pemberian dan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Lansia di Puskesmas Sukarami Palembang Wulandari, Ainun; Ardhianingsih, Vira
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.2 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v5i2.1919

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Hipertensi masih menjadi salah satu penyakit yang prevalensinya mengalami peningkatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pengobatan dan kesesuaian pemberian obat antihipertensi pada pasien lansia di Puskesmas Sukarami Palembang tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan metode deskriptif dan pengambilan data secara retrospektif. Data diambil dari rekam medis pasien di Puskesmas Sukarami Palembang tahun 2020. Hasil penelitian menggunakan 72 sampel, didapatkan hasil bahwa kebanyakan pasien dalam penelitian ini, berjenis kelamin laki-laki (54,17%), usia kisaran 60-74 tahun (91,67%), dengan terbanyak hipertensi stage II (65,28%) serta penyakit penyerta terbanyak yaitu diabetes mellitus (15,28%). Golongan obat antihipertensi terbanyak yaitu CCB dengan obat terbanyak amlodipin (94,44%). Pola terapi paling banyak yaitu monoterapi golongan CCB amlodipin (94,44%), penggunaan politerapi dua obat dengan kombinasi terbanyak yaitu golongan CCB dan ACEI (4,17%). Kesesuaian pemilihan obat antihipertensi seluruh pasien dikatakan sesuai dengan JNC 8 (100%) dan kesesuaian pemilihan dosis obat antihipertensi dengan JNC 8 sebanyak 69 pasien (95,83%) dan dosis terlalu tinggi sebanyak 3 pasien (4,17%).
Gambaran Medication Error Tahap Peresepan (Prescribing) di Apotek dan Klinik Keluarga Sehat Muncul Periode Januari – Desember Tahun 2020 Rizki, Aulia Nadya; Mutmainah, Yuni; Kasumawati, Frida
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.029 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v5i2.1920

Abstract

Medication error adalah suatu kejadian yang tidak hanya merugikan pasien tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pasien yang dilakukan oleh petugas kesehatan khususnya dalam hal pelayanan pengobatan pasien. Medication error dapat terjadi di dalam tiap proses pengobatan, salah satunya pada fase prescribing. Adanya medication error fase prescribing apabila komponen seperti kelengkapan data pasien, data dokter, dan tanggal resep belum belum lengkap 100% pada lembar resep.3 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase kejadian medication error pada tahap prescribing dalam pelayanan pengobatan di Apotek dan Klinik Keluarga Sehat Muncul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif secara retrospektif. Pengumpulan data menggunakan metode teknik non probability sampling dengan jumlah pengambilan sempel resep sebanyak 270 resep pada bulan Januari – Desember 2020 di Apotek dan Klinik Keluarga Sehat Muncul. Dari hasil penelitian menunjukkan potensi kejadian medication error pada kelengkapan administratif yaitu meliputi berat badan 100%, jenis kelamin 87%, paraf dokter 83%, umur pasien 60%, SIP dokter 57%, tanggal resep 27%, nama dokter 24%, dan nama pasien 1%. Sedangkan pada kelengkapan farmasetik potensi kejadian medication error yaitu meliputi ketidaklengkapan kekuatan sediaan 77%, bentuk sediaan 28%. Masih ditemukan ketidaklengkapan pada penulisan resep yang berpotensi terjadi nya medication error di apotek dan klinik keluarga sehat muncul. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien dan mencegah terjadinya medication error pada fase prescribing.
Pengaruh Kolaborasi Gizi Dan Farmasi terhadap Tingkat Pengetahuan Diabetes Mellitus Lansia Wijayatri, Ratna; Kurniasari, Yulinda; Ulya, Lulu Fathnatul; Emelda, Emelda
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.938 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v5i2.1924

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit menahun dan kronis yang pengobatannya memerlukan waktu yang lama. Penyakit DM memberikan dampak yang buruk untuk kesehatan karena adanya komplikasi yang serius baik mikrovaskuler maupun makrovaskuler.  Hampir 50% kasus DM dialami oleh pasien dengan usia 65 tahun keatas. DM pada usia lanjut berbeda secara metabolik dengan DM pada usia lainnya sehingga dibutuhkan pendekatan terapi yang berbeda pada kelompok ini. Hal ini dikarenakan pada usia lanjut telah mengalami kemunduran fisik dan mental yang berakibat pada penurunan kualitas hidup dan penurunan pemahaman dalam memahami perintah menggunakan obat. Metode CBIA (Community Based Intensive Aproach) yang bersinergi antara Gizi dan Farmasi diterapkan dalam peningkatan pengetahuan terhadap kadar gula darah dan pengontrolannya pada pasien usia lanjut yang menderita DM. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre post test design, dengan kontrol design. Responden diambil dari 2 puskesmas di Bantul dengan metode purposive sampling, dan diperoleh 60 responden lansia yang masuk ke dalam kriteria inklusi.Hasil pengukuran tingkat pengetahuan setelah dilakukan intervensi berupa asuhan farmasi dan gizi yang bersama-sama dengan metode CBIA mengalami peningkatan dibandingkan kelompok kontrol. Tingkat pengetahuan responden sebelum diberikan intervensi terdapat 4 responden dengan pengetahuan rendah, 26 responden dengan pengetahuan sedang, 30 responden dengan pengetahuan tinggi. Mengalami peningkatan pengetahuan menjadi terdapat 58 dengan pengetahuan tinggi, dan 2 rendah. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh pemberian intervensi CBIA yang bersinergi antara gizi dan farmasi dalam meningkatkan pengetahuan pasien lansia terhadap DM.
Hubungan Pengetahuan terhadap Tingkat Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Binangun Cilacap Mellyana, Vena; Nurinda, Eva; Fauzi, Rizal; Indrayana, Sofyan
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.027 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v5i2.1884

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Tingkat keberhasilan pengobatan tuberkulosis sangat tergantung dari tingkat kepatuhan pasien. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kepatuhan seseorang dalam menjalani tahap pengobatan. Pengetahuan pasien tentang penyebab, tanda dan gejala, penularan, pencegahan cara konsumsi dan lamanya pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap tingkat kepatuhan pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Binangun Cilacap. Jenis penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian ini yaitu purposive sampling dengan populasi penelitian yaitu pasien yang sedang menjalani pengobatan tuberkulosis paru di Puskesmas Binangun Cilacap. Jumlah sampel penelitian sebanyak 32 respoden. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden dengan tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 29 orang (90,6%). Responden dengan tingkat kepatuhan sedang sebanyak 3 orang (9,4%). Responden dengan pengetahuan dan tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 19 orang (59,4%) dan responden dengan pengetahuan sedang dan tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 10 orang (31,3%) sedangkan respoden dengan pengetahuan dan tingkat kepatuhan sedang sebanyak 3 orang (9,4%). Kesimpulan penelitian berdasarkan uji Spearman Rho diperoleh p-value 0,028 < α (0,05) dan τ 0,389 sehingga dapat diketahui bahwa terdapat hubungan lemah antara pengetahuan dengan tingkat kepatuhan pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Binangun Cilacap yang bersifat positif.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Roll On Aromaterapi Blended Peppermint, Lavender dan Lemon sebagai Antiemetika Fatmawati, Annisa; Zuliyati, Isti Chana; Mulyaningsih, Sundari
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.92 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v5i2.1904

Abstract

Penggunaan sediaan aromaterapi pada kondisi mual dan muntah bermanfaat untuk meningkatkan keadaan fisik dan psikologi seseorang menjadi lebih baik. Beberapa minyak esensial memiliki efek farmakologi seperti penenang, ketika dihirup melalui rongga hidung dapat merangsang sistem limbik di otak. Peppermint dan lemon termasuk dalam golongan top notes dan lavender termasuk dalam golongan middle notes minyak atsiri, dan golongan base notes seperti minyak nilam dan virgin coconut oil. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sediaan aromaterapi kombinasi (blended) dan evaluasi sediaan, yang dapat digunakan untuk mengurangi kondisi mual dan muntah sebagai terapi non farmakologi. Pembuatan aromaterapi roll on dilakukan dengan menakar bahan sesuai formula kemudian dicampur dalam beaker glass dan di vortex selama 15 menit, selanjutnya dilakukan evaluasi sifat fisik. Hasil uji stabilitas fisik menunjukkan semua formula roll on minyak aromaterapi blended memenuhi syarat uji organoleptik, uji homogenitas, pengukuran derajat keasaman (pH) dan uji daya sebar. Formula F1B sediaan roll on (Kombinasi lavender 40%, lemon 50%, dan VCO 10%) merupakan formula terbaik berdasarkan penampilan fisik organoleptik, derajat keasaman dan uji daya sebar.
Identifikasi dan Penentuan Hidrokuinon dalam Beberapa Krim Kosmetik Menggunakan Metode Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri Munir, S. Farm., M. Sc., Dr. Muhammad Abdurrahman
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.12 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i1.2287

Abstract

Hidrokuinon merupakan salah satu zat yang biasanya terdapat di dalam krim pemutih yang banyak beredar di pasaran. Hidrokuinon itu sendiri termasuk golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan menggunakan resep dokter jika kadarnya lebih dari 2%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan hidrokuinon pada sampel menggunakan metode kromatografi lapis tipis dan spektrofotometri ultraviolet.  Spektrofotometri UV-VIS adalah metode pengukuran pada sampel berupa larutan dengan senyawa yang memiliki gugus kromofor, tidak berwarna dan kemurniannya harus tinggi sehingga memenuhi syarat untuk dapat menggunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Kromatografi lapis tipis merupakan metode untuk mengetahui ada tidaknya kandungan hidrokuinon dalam krim pemutih dengan melihat dua fase yaitu fase diam dan fase gerak. Berdasarkan hasil grafik maka diperoleh persamaan garis linier yang menghubungkan antara konsentrasi larutan standar dengan absorban y = bx + a, yaitu y = 0,0858 x + 0,1487 dan R2 = 0,9918. seluruh sampel krim pemutih pada penelitian ini mengandung Hidrokuinon, dan kadar tertinggi hidrokuinon pada sampel diperoleh kadar hidrokuinon sebesar 8.13 ppm.
Hubungan Religiusitas dengan Kepatuhan Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan di Puskesmas Jetis 1 Bantul Aristia, Bella Fevi; Akrom, Akrom
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.043 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i1.2023

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit jangka panjang yang mempengaruhi fisik dan psikologis penderitanya. Religiusitas yang dimiliki seseorang dapat berpengaruh pada usaha seseorang untuk sembuh dari penyakitnya, karena ada kesadaran jika penyakit merupakan ujian yang diberikan oleh Tuhan sehingga sebagai manusia berkewajiban untuk menjalani ikhtiar pengobatan. Tujuan penelitian untuk menilai hubungan antara religiusitas dengan kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus rawat jalan di Puskesmas Jetis 1 Bantul. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2018 – Maret 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan mengambil 71 pasien diabetes melitus yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih melalui pengambilan sampel secara acak. Proses pengumpulan data menggunakan instrumen demografi, kuesioner religiusitas dan pill box untuk melihat kepatuhan pengobatan dihitung dengan metode pillcount. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Nilai korelasi dianalisis menggunakan korelasi spearman. Rata-rata usia penderita DM 59,52±8,74 tahun, jenis kelamin perempuan sebanyak 64,79%, rata-rata lama menderita DM 7,21± 4,95 tahun. Sebesar 71,83% pasien patuh mengkonsumsi obat. Terdapat hubungan yang positif signifikan antara religiusitas dan kepatuhan dengan nilai r=0,392 dan p=0,001. Religiusitas yang dimiliki oleh pasien secara bermakna berhubungan dengan kepatuhan pengobatan, semakin tinggi religiusitas maka semakin tinggi kepatuhan pengobatan. 
Pola Penggunaan Obat Antipsikotik pada Pasien Skizofrenia di Seluruh Puskesmas Kota Yogyakarta Styawan, Yulis; Suprapti, Sri; Utami, Artha Woro
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.649 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i1.2244

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan mental yang menyebabkan seseorang mengalami disfungsional secara fisiologis untuk dirinya sendiri maupun interaksi sosial. Prevalensi skizofrenia di Indonesia tahun 2018 yaitu sebanyak 6,7 per 1000 rumah tangga. Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki prevalensi tertinggi kedua yaitu 10,4 per 1.000 rumah tangga. Pasien skizofrenia dapat ditangani dengan terapi pengobatan antipsikotik. Obat antipsikotik merupakan golongan obat-obat tertentu yang diawasi penggunaannya karena rawan disalahgunakan. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui gambaran pola penggunaan obat antipsikotik pada pasien skizofrenia di puskesmas wilayah Kota Yogyakarta bulan Oktober-Desember 2020. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif. Populasi penelitian adalah data resep obat pasien dengan diagnosis skizofrenia yang mendapatkan obat antipsikotik di seluruh puskesmas wilayah Kota Yogyakarta bulan Oktober-Desember 2020. Teknik sampling secara total sampling. Sampel penelitian sebanyak 574 data resep. Data yang diteliti yaitu karakteristik pasien, jenis skizofrenia, dan golongan obat antipsikotik yang diresepkan. Data dianalisis secara univariat, ditampilkan dalam bentuk tabel persentase dan diuraikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik pasien skizofrenia di puskesmas wilayah Kota Yogyakarta dominan berjenis kelamin laki-laki (60,94%) dan berumur pada masa dewasa (26-45 tahun) sebesar 48,44%. Jenis skizofrenia yang paling banyak yaitu F20.9 Schizophrenia unspecified (19,79%). Golongan obat antipsikotik yang sering digunakan adalah golongan antipsikotik tipikal (82,06%) dan kombinasi obat yang paling banyak digunakan adalah klorpromazin-haloperidol (56,27%).   
Pengaruh Pemberian Konseling Singkat Farmasi dan Penggunaan Pill Box terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Jetis 1 Bantul Wulandari, Shinta; Akrom, Akrom
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.498 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i1.2280

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolis yang kronis dan menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Angka prevalensi diabetes melitus yang tinggi di D.I Yogyakarta menjadi alasan mengapa pasien dengan diabetes melitus perlu mendapatkan perhatian lebih. Penelitian ini berlangsung pada periode Desember 2018 – Maret 2019 dan memiliki tujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien dalam minum obat setelah diberikan konseling. Penelitian ini memiliki desain quasi ekperimental dengan rancangan yang digunakan adalah randomized pretest – post-test control group design. Pengambilan data secara prospektif dan dilakukan dengan wawancara tatap muka. Analisis pada penelitian ini menggunakan SPSS dengan menggunakan Uji Mann Whitney, Uji Wilcoxon dan Uji dependent sampel. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan (nilai p: 0,000) pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kepatuhan pasien juga mengalami perbedaan yang signifikan (nilai p: 0,041) pada kelompok perlakuan dibandingan dengan kelompok kontrol. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian konseling singkat farmasi oleh apoteker dan pemberian pill box untuk meingkatkan kepatuhan pasien dalam minum obat.
Docking dan Uji Toksisitas Secara Insilico untuk Mendapatkan Kandidat Obat Analgesik Nursanti, Okta; Aziz, Abdul; Hadisoebroto, Ginayanti
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.391 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i1.1922

Abstract

Salah satu upaya penemuan obat baru untuk mengobati nyeri yang sering terjadi di masyarakat adalah dengan penapisan senyawa bioaktif yang berasal dari alam. Flavonoid merupakan salah senyawa bioaktif alami yang memiliki berbagai khasiat dalam pengobatan seperti sebagai antibakteri, antijamur, antivirus, antioksidan, antiinflamasi, antialergi, antinyeri dan antitumor. Senyawa bioaktif yang terdapat di flavonoid yang memiliki aktivitas sebagai antinyeri seperti gingerol, linalool, limonen, zingeron, zingiberol, anthocyanin, melatonin. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari interaksi senyawa bioaktif flavonoid dengan target reseptor cyclooxygenase 2 yang di unduh dari Protein Data Bank dengan kode 51KR. Untuk mengetahui besarnya interaksi senyawa bioaktif dengan target dilakukan dengan penapisan virtual melalui Protox II Web Server untuk mengetahui toksisitas. Perangkat lunak penambatan molekul yang digunakan adalah Arguslab versi 4.0.1 dan untuk visualisasi hasil menggunakan Discovery Studio 2016. Dari hasil penambatan molekul (Molecular Docking) menunjukan bahwa ketujuh senyawa diatas aman. Binding Energy ketujuh ligan tersebut lebih rendah dibandingkan ligan alami Asam Mefenamat pada RMSD<2 Angstrom, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa senyawa gingerol, linalool, limonen, zingeron, zingiberol, anthocyanin dan melatonin dapat digunakan sebagai obat antinyeri.