cover
Contact Name
Ida Leida Maria
Contact Email
jurnal.mkmi@gmail.com
Phone
+628114440454
Journal Mail Official
journal.mkmi@unhas.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 02162482     EISSN : 23564067     DOI : https://doi.org/10.30597/mkmi.v18i1
Core Subject : Health,
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia accepts scientific papers in the form of research reports (original research papers) with a focus on the development of public health issues problems in Indonesia, including the developments and main problems in the field of epidemiology; Health Promotion; Environmental Health, Occupational Health, and Safety, Health Administration and Policy, Biostatistics, Reproductive Health, Hospital Management, Nutrition Science, Health Information Systems in Regional of Indonesia.
Articles 406 Documents
Kualitas Hidup Penderita Insomnia Pada Mahasiswa Muhammad Akbar Nurdin; Andi Arsunan Arsin; Ridwan Mochtar Thaha
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 14 No. 2: JUNI 2018
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.311 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v14i2.3464

Abstract

Insomnia is a sleep disorder in the form of a recurring difficulty to sleep or maintaining sleep althoughthere are opportunities for it and the symptoms are typically followed by functional impairment while awake andactive in the daytime. One-third of adults experience difficulty in initiating sleep and maintaining sleep in a year,with 17% of them interfere with quality of life. This study aimed to determine the factors that affect the quality oflife of patients with insomnia at Hasanuddin University Post Graduate Students. This research type used crosssectional study. The research sample used the method of exhaustive sampling of 215 respondents who sufferfrom insomnia. Data were analyzed using path analysis. The results of the bivariate analysis showed that noeffect between smoking behavior of the level of insomnia with the coefficient of 0.425 and the quality of life withcoefficient -0.205. There was an effect of caffeine consumption on the level of insomnia with coefficient 0.392 andthe quality of life with coefficient -0.142.There was the influence of physical activity on the level of insomnia withcoefficient 0.192 and the quality of life with coefficient -0.409. The conclusion is the effect of smoking behavior,caffeine consumption and physical activity on insomnia level and quality of life.
UJI LAPANGAN LO (LETHAL OVITRAP) SKALA PERUMAHAN TERHADAP DAYA TETAS TELUR AEDES AEGEPTY Tri Ramadhani; Ulfa Farida Trisnawati
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 10 No. 2: JUNI 2014
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.568 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v10i2.493

Abstract

Uji lapangan skala perumahan dalam penggunaan Lethal ovitrap (LO) sebagai salah satu upaya pengendalian populasi nyamuk Aedes aegyti telah dilakukan di Kabupaten Banyumas. LO dirancang untuk membunuh nyamuk betina Aedes aegypti yang siap untuk bertelur, setelah bersentuhan dengan ovistrip berinsektisida cypermetrin dosis 12,5μg ai/strip. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hasil penerapan LO skala perumahan terhadap daya tetas telur Aedes aegypti. Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan post test only control group. Ovitrap terbuat dari pralon yang dicat hitam dengan ukuran tinggi 10 cm dimeter 7,5 cm, diisi air bersih sebanyak 1/3 isinya. Ovitrap diberi atraktan air rendaman jerami 10% dan ovistrip berupa kertas saring berukuran ± 4 cm x 25 cm dipasang di bagian dalam sebagai tempat perangkap telur. Lokasi penelitian adalah Perumahan Ledug sebagai daerah intervensi dan Perumahan Bojongsari sebagai kontrol, masing-masing sebanyak 100 rumah (setiap rumah 6 ovitrap, 3 dipasang di luar rumah dan 3 dipasang di dalam rumah). Survei telur dilakukan setiap seminggu sekali selama 3 bulan (12 kali pengamatan). Uji normalitas data dilakukan dengan one sample Kolmogorrov-Smirnov sedangkan uji beda dengan Mann-Whitney pada taraf signifikansi 0,05. Daerah dengan penggunaan LO diperoleh Indeks ovitrap sebesar 9,6%, jumlah telur Aedes aegypti sebanyak 3.974, sedangkan di daerah kontrol OI=3,4% dan jumlah telur 28.799. Daya tetas telur sebesar 3,3% pada daerah dengan LO sedangkan daerah kontrol 20,6%. Penggunaan LO dengan insektisida cypermethrin dosis 12,5μg ai/strip dapat menurunkan daya tetas telur nyamuk Aedes aegypti sebesar 16,7.
Evaluasi Pengetahuan dan Persepsi Obat Batuk Swamedikasi oleh Perokok Amelia Lorensia; Ananta Yudiarso; Rizkia Arrahmah
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 14 No. 4: DESEMBER 2018
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.376 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v14i4.5065

Abstract

Coughing is one of the most common symptoms in smokers. Smokers who experience a lot of cough arecaused by exposure to cigarette smoke that enters the respiratory tract. The purpose of this study was to determinehow smokers perceive symptoms of cough, use of cough medicine, and self-medication services performed by pharmacists.This study began in March to July 2016. This study used the mixed method method that uses sequentialexplanatory research design. The research sample involved amounted to 100 people, and 12 studies conductedfor interviews were conducted to obtain supporting data. The sample were active smokers aged 18-40 years withmale and female sex who had experienced coughing and had used cough medicine. The results obtained are thetype of cough experienced by smokers is cough with phlegm and cough is not phlegm depending on the categoryof smokers. The use of cough medicine is one of the most common ways for active smokers to reduce the incidenceof coughing. However, there are still many smokers who are wrong in choosing and using cough medicine becausethe knowledge that active smokers have for coughing is still inadequate.
MODEL PEMBERDAYAAN TERPADU UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELLITUS Endang Triyanto; Atyanti Isworo; Eva Rahayu
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 11 No. 4: DESEMBER 2015
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.806 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v11i4.528

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan. DM hanya dapat dikendalikan, sehingga dibutuhkan kepatuhan dalam pengobatan. Pasien diabetes sering merasa bosan menjalani pengobatan jangka panjang. Penyebab tidak patuh adalah tidak memahami tujuan, manfaat, kurangnya dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan yang minimal. Tujuan penelitian untuk membuktikan pengaruh model pemberdayaan secara terpadu terhadap kepatuhan pasien diabetes dalam menjalani perawatan. Desain penelitian ini menggunakan one group pre post test design. Hasil yang diperoleh sebelum dilakukan perlakuan pemberdayaan secara terpadu, sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan rendah sebesar 67%. Setelah diberikan perlakuan, kepatuhan responden meningkat dengan tingkat kepatuhan tergolong tinggi mencapai 80%. Model pemberdayaan terpadu dapat meningkatkan kepatuhan secara signifikan. Terdapat pengaruh yang signifikan antara perlakuan model pemberdayaan terpadu dengan penurunan kadar glukosa darah sewaktu. Rerata kadar glukosa darah sewaktu yang semula 188,83 mg/dl turun menjadi 106,43 mg/dl. Tenaga kesehatan bersama keluarga dan penderita bersama-sama secara terpadu mendampingi, memberi motivasi untuk meningkatkan kepatuhan pasien.
Karakteristik Risiko Kesehatan Non Karsinogen Pada Remaja Siswa Akibat Pajanan Inhalasi Debu Particulate Matter Ony Rosalia; Bambang Wispriyono; Haryoto Kusnoputranto
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 14 No. 1: MARET 2018
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.717 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v14i1.2079

Abstract

Increase in transport vehicles causes air pollution. Major pollutant of PM2.5 provides an enormous impacton health. Basin condition in Bandung causes the pollutants to be trapped because the pollutant cannot be released.The aim of this research is to analyze the health risks of junior high school students of SMPN 16 Bandungdue to PM2.5 inhalation exposure in the school environment by using Environmental Health Risk Assessment method.PM2.5 concentration assessment was conducted at 10 points with a sample of 66 students’ grade VIII selectedrandomly. The average concentration of PM2.5, which was 29.34 μg/m3 was still below the standard value regulatedby Government Regulation No. 41 of 1999 (65 μg/Nm3). The increased in real-time intake for 3 years and 12years respectively were 7.53x10-5, 1.25x10-4, 5.02x10-4 mg/kg/day. PM2.5 intake was higher in students with lightweight than students with heavy weight. Estimated health risks was expressed as risk quotient (RQ) calculatedfrom the average of PM2.5 exposure intake on students and reference dose (RfC), RQ>1 indicated the risk needed tobe controlled. The results of the analysis with the duration of real-time exposure for 3 years and 12 years showeda safe limit to PM2.5 exposure (RQ<1). Overall grade VIII students are not at risk of PM2.5 inhalation exposure inschool environments.
Hubungan Riwayat Reproduksi dengan Tumor Payudara pada Perempuan Usia Muda di Indonesia (Analisis Riset PTM 2016) Rizqy Fauzia Ahsani; Putri Bungsu Machmud
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 15 No. 3: SEPTEMBER 2019
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.847 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v15i3.6278

Abstract

The incidence of breast tumor increases every year in Indonesia. At present, breast tumors do not onlyattack the elderly, but also at young age. Some studies show factors associated with breast tumors. Therefore,this study aimed to study the association of the reproductive history with tumor incidence in young women inIndonesia in 2016. This study used a cross-sectional study design and was conducted in December 2018-January2019 in the Faculty of Public Health of Universitas Indonesia using secondary data from the Riset PTM 2016(Non-communicable Disease Research 2016). The population in this study were all respondents of the 2016 PTMResearch. The sample was 14,891 respondents (total sampling) aged under 40 years who meet the inclusion andexclusion criteria. The variables used in this study were independent variables consisting of age of menarche, ageof first birth, marital status, breasfeeding history, the use of hormonal contraception; and the dependent variableis the incidence of breast tumors. The data was analyzed by chi square and logistic regression test. The resultsshowed an association between menarche age (OR=1,269), marital status (OR=1,353), breasteeding history(OR=1,295), and the use of hormonal contraception more than 5 years (OR=1,113) with breast tumors in youngwomen in Indonesia.
SUPLEMENTASI TRANSFER FACTOR® MENINGKATKAN BERAT BADAN DANKETERAMPILAN SOSIAL ANAK GIZI BURUK-KURANG Andi Nurlinda
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 12 No. 2: JUNI 2016
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.355 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v12i2.927

Abstract

Lebih dari 50% anak meninggal di negara berkembang karena infeksi yang disebabkan oleh kekurangan gizi. Menurut laporan kasus dari klinik-klinik dokter anak, Transfer Factor® efektif memperbaiki pertumbuhandan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifanTransfer Factor® terhadap peningkatan berat badan dan keterampilan sosial anak gizi buruk-kurang usia 3-4 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak yang memiliki status gizi buruk-kurang di Kelurahan Pannampu Kecamatan Tallo, Kota Makassar tahun 2015. Teknik pengambilan sampel, yaitu random sampling dengan jumlah sampel 20 anak. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Penelitian ini menemukan bahwa suplementasi Transfer Factor® efektif terhadap peningkatan berat badan anak gizi buruk-kurang (p=0,000<α=0,05). Transfer Factor® juga efektif terhadap perubahan kemampuan keterampilan sosial anak gizi buruk-kurang(p=0,001<α=0,05). Disimpulkan bahwa Transfer Factor® efektif terhadap peningkatan berat badan dan keterampilan sosial anak gizi buruk-kurang umur 3-4 tahun.
IDENTIFIKASI RESIDU PESTISIDA GOLONGAN ORGANOFOSFAT PADA SAYURAN KENTANG DI SWALAYAN LOTTEMART DAN PASAR TERONG KOTA MAKASSAR Yusnani Yusnani
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 9 No. 3: SEPTEMBER 2013
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.238 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v9i3.451

Abstract

Pestisida adalah bahan racun yang disamping memberikan manfaat di bidang pertanian, tetapi dapat memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat. Residu pestisida adalah zat tertentu yang terkandung dalam hasil pertanian bahan pangan atau pakan hewan yang dapat menimbulkan efek yang bersifat tidak langsung terhadap konsumen, namun dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan diantaranya berupa gangguan pada syaraf dan metabolisme enzim. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi residu pestisida golongan organofosfat pada sayuran kentang di Swalayan Lottemart dan Pasar Terong di Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian ini adalah kentang yang berasal dari lima daerah berbeda yang dijual di Swalayan Lottemart dan Pasar Terong Kota Makassar. Cara pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa dari 5 sampel, nilai residu pestisida adalah <0,1 mg/kg. Hal ini berarti kandungan residu pestisida klorpirifos pada semua sampel kentang berada di bawah ambang batas deteksi alat. Kesimpulannya adalah tidak ada residu pestisida golongan organoposfat jenis kloririfos yang terdeteksi di dalam sampel yang dijual di Swalayan Lottemart dan Pasar Terong.
USIA PUBERTAS DAN MENARCHE TERHADAP TINGGI BADAN MAHASISWA KEBIDANAN Rossy Handayani; Irwanto Irwanto; Dwi Purwanti; Widati Fatmaningrum
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 13 No. 1: MARET 2017
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.444 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v13i1.1579

Abstract

Data Riskesdas tahun 2013 menunjukkan adanya peningkatan prevalensi pendek (stunting) pada remaja usia 16-18 tahun. Pertumbuhan tinggi badan akan mengalami kenaikan kecepatan pertumbuhan pada saat pubertas dan berakhir saat terjadinya menarche. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara usia pubertas dan usia menarche dengan tinggi badan mahasiswa bidan Universitas Airlangga. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa S1 Pendidikan Bidan Universitas Airlangga yang berusia kurang dari atau sama dengan 20 tahun. Penelitian ini menggunakan total sampling dan uji statistik Mann Whitney. Hasil penelitian diperoleh 102 mahasiswa dengan rata-rata usia 18,8 tahun (SD±0,64), tidak ada perbedaan bermakna usia pubertas (p=0,643) dan usia menarche (p=0,198) dengan tinggi badan. Kesimpulan penelitian tidak ada hubungan antara usia pubertas dan usia menarche dengan tinggi badan mahasiswa bidan Universitas Airlangga.
UPAYA PENCEGAHAN GIGITAN NYAMUK DENGAN KEBERADAAN KASUS MALARIA Wahyu Retno Widyasari; Hasanuddin Ishak; Agus Bintara Birawida
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 10 No. 3: SEPTEMBER 2014
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.211 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v10i3.485

Abstract

Setiap tahun lebih dari 500 juta penduduk dunia terinfeksi malaria dan lebih dari satu juta orang meninggal dunia. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan penggunaan kelambu, pemasangan kawat kasa, penggunaan obat nyamuk, penggunaan repellent saat keluar rumah pada malam hari, pemakaian baju lengan panjang saat keluar rumah pada malam hari dengan keberadaan kasus malaria di wilayah kerja Puskesmas Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah 8.199 KK yang berada di wilayah kerja Puskesmas Bonto Bahari. Sampel penelitian ini sebanyak 181 KK dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Analisis data yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh variabel yang berhubungan dengan keberadaan kasus malaria adalah penggunaan obat nyamuk (p=0,001). Variabel yang tidak berhubungan dengan keberadaan kasus malaria adalah penggunaan kelambu (p=0,605), pemasangan kawat kasa (p=0,461), penggunaan repellent saat keluar rumah pada malam hari (p=0,461), pemakaian baju lengan panjang saat keluar rumah pada malam hari (p=0,988). Kesimpulan dari penelitian bahwa ada hubungan penggunaan obat nyamuk dengan keberadaan kasus malaria di wilayah kerja Puskesmas Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba tahun 2014.