cover
Contact Name
Akhmad Yanuar
Contact Email
yanuarfahmi20@gmail.com
Phone
+6282143172001
Journal Mail Official
yanuarfahmi20@gmail.com
Editorial Address
JL Letkol Istiqlah 109 penataban Banyuwangi
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 27156249     DOI : -
Core Subject : Health,
Professional health journal is an open access journal with a wide range (Scope) of fields of nursing including basic research in nursing, management nursing, emergencies, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, maternity nursing, child nursing, nursing care , community nursing, family nursing education nursing, complementary, alternative medicine (CAM) in nursing, midwifery, medicine, and pharmacist
Articles 938 Documents
Self Efficacy dalam Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepatuhan Kemoterapi pada Pasien Kanker di RS Hermina Kota Bekasi Lina Indrawati; Kiki Deniati; Dinda Nur Fajri HB; Erni Kurniasih
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.692

Abstract

Pendahuluan: Kejadian kanker meningkat dari tahun ke tahun dan terjadi hampir di seluruh dunia. Kanker menduduki urutan ke dua penyakit terbesar di dunia. Data jumlah penderita kanker di seluruh dunia mencapai 14 juta kasus dengan angka kematian 8,2 juta setiap tahunnya (WHO, 2018). Hasil penelitian Anggarwati (2018) terkait kepatuhan pasien kanker terhadap kemoterapi di RS Lavalette Kota Malang didapatkan bahwa dari 78 responden sebanyak 25 responden dalam kategori kepatuhan sedang dan rendah. Dibutuhkan self-efficacy yang baik dalam berkomunikasi antara perawat dan pasien. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan self-efficacy dalam komunikasi terapeutik dengan kepatuhan pasien kanker menjalani kemoterapi di RS Hermina kota Bekasi. Metode: jenis deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah jumlah pasien kanker yang menjalani kemoterapi dalam waktu 3 bulan terahir dan sesuai dengan kriteri inklusi peneliti sebanyak 103 pasien. Peneliti melakukan pengambilan data pada responden sebanyak 103 responden dengan mengunakan kuesioner self-efficacy dan kepatuhan menjalani kemoterapi. Uji statistic yang digunakan yaitu menggunakan uji Korelasi Chi Square. Hasil: Berdasarkan analisa statistic dengan tingkat signifikasi 95% atau nilai ɑ 5% (0,05) hasil Uji Chi Square diperoleh p – value (0,571) > nilai ɑ (0,05) sehingga dapat di simpulkan dari hasil tersebut H0 diterima tidak ada hubungan Self-efficacy dalam Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepatuhan Kemoterapi pada Pasien Kanker di RS Hermina Kota Bekasi. Kesimpulan: hasil penelitian disimpulkan tidak terdapat hubungan Self-efficacy dalam komunikasi terapeutik dengan dengan Kepatuhan Kemoterapi pada Pasien Kanker di RS Hermina Kota Bekasi dengan p – value (0,571) > nilai ɑ (0,05).
Hubungan Status Gizi, Keterpaparan Rokok Dan Riwayat Kontak Serumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Alwa Ayu Azzahra; Achmad Farich; Khoidar Amirus; Nurhalina Sari; Agung Aji Perdana
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.719

Abstract

Abstrak TB adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Status gizi, keterpaparan asap rokok, dan riwayat kontak serumah merupakan faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena TB. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan status gizi, mencegah keterpaparan asap rokok, dan mengurangi riwayat kontak serumah dengan penderita TB dapat membantu menurunkan angka kejadian TB. Puskesmas kedaton menduduki urutan pertama dengan kasus tuberkulosis paru se Kota Bandar Lampung pada tahun 2020-2022. Pada tahun 2022 puskesmas kedaton memiliki jumlah kasus terbanyak dengan jumlah 90 (77%) kasus. Pada tahun 2023 dari bulan januari sampai juni kasus tuberkulosis paru sebanyak 112 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh status gizi, keterpaparan rokok dan riwayat kontak serumah dengan kejadian tuberkulosis paru pada pasien tuberkuloasis paru di wilayah kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan case control. Teknik untuk pengambilan jumlah sampel yaitu Purposive sampling, dan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 132 orang. Analisa data menggunakan uji chi square dan analisa multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Didapatkan sebagian besar responden memiliki status gizi cukup sebanyak 93 orang (70.5%), keterpaparan rokok sebanyak 81 orang (61.4%), riwayat kontak sebanyak 78 orang (59.1%). Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kejadian (p–value = 0,000), keterpaparan (p–value = 0,001), riwayat kontak (p–value = 0,000) dengan kejadian tuberkulosis paru. Riwayat kontak merupakan faktor dominan (p-value= 0,002) yang dapat mempengaruhi kejadian tuberkulosis paru sehingga masyarakat di himbau agar dapat menghindari kontak secara langsung dengan pasien tuberkulosis paru tanpa menggunakan pelindung diri seperti masker dikarnakan tuberkulosis paru menyebar melalui percikan dahak yang dikeluarkan pasien ketika batuk ataupun bersin. Kata kunci: Status gizi, keterpaparan rokok, riwayat kontak serumah, kejadian tuberkulosis paru
GAMBARAN PENGETAHUAN & SIKAP PERAWAT TENTANG PENGGUNAAN TRIAGE DI IGD RS TIPE B KOTA MALANG Indri Wahyuningsih; Angelita Putri Wafa Pradita
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.728

Abstract

Introduction: Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah tempat stasioner pertama yang dapat digunakan pasien atau keluarganya untuk mendapatkan pertolongan pertama yang cepat, akurat, dan menyeluruh untuk semua hal. Proses pengambilan keputusan dimana pasien berisiko kematian, kecacatan, kemunduran klinis dan pasien aman untuk menunggu disebut dengan triage. Objectives: Mengidentifikasi pengetahuan dan sikap perawat tentang penggunaan triase di IGD. Methods: Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. instrument yang digunakan berupa kuesioner dengan bantuan analisa dari SPSS 25 dengan responden berjumlah 30. Prosedur penelitian menggunakan pembagian kuesioner kepada perawat di IGD untuk menganalisa Gambaran Pengetahuan dan Sikap Perawat tentang Penggunaan Triage di IGD. Results: Proporsi perawat berjenis kelamin laki-laki sebanyak 19 orang (63,3%) lebih banyak dari pada perempuan. Proporsi perawat paling banyak usia 26-35 tahun sebanyak 26 orang (86,7%) dengan pendidikan terakhir paling banyak s1 sebanyak 26 orang (86,7%) dengan lama kerja paling banyak 5-10 tahun sebanyak 13 orang (43,3%). Proporsi pengetahuan tinggi sebanyak 22 orang (73,3%) dan pravelensi sikap perawat positif sebanyak 27 orang (90%). Conclusions: Penelitian ini menunjukkan bahwa perawat di IGD memiliki tingkat pengetahuan dan sikap perawat yang tinggi. Dibuktikan dengan lama kerja dan pendidikan terakhir yang mempengaruhi hasil dari tingkat pengetahuan dan sikap perawat tersebut.
THE CORELATION BETWEEN COMPLIANCE WITH DRINKING OAT "TUBERCOLOSIS DRUG" AND THE HEALING STATUS OF PULMONARY TB PATIENTS IN THE LUNG CLINIC Sri Utami; Achmad Dafir; Sismala Harningtyas
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.744

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious chronic disease caused by Mycobacterium tuberculosis bacteria that can attack the lungs but can also affect various other organs such as the pleura, lymph nodes, bones, and other extra-pulmonary organs. Adherence to medication is the patient's attitude toward taking medication as recommended. This study used the purposive sampling technique with a retrospective approach; the sample consisted of 40 respondents. Data were collected by looking at medical record data and analyzed using the Chi-Square test. The results showed that of the 40 patients studied, there were 13 who were compliant and 10 who were declared cured. The results of the statistical test analysis obtained a pvalue so is rejected and is accepted. So there is a relationship between adherence to medication and recovery status. There are still many pulmonary TB patients who are not cured because they are not compliant with treatment. Adherence to taking medication is an important indicator of the patient's recovery status, but compliance is influenced by a lack of awareness of the importance of treatment, such as preferring herbal remedies, not wanting to take medicine again because they feel their body is healthy, and not controlling because of long-term out-of-town work. So that strong support is needed both from the family, health workers, and also from pulmonary TB survivors.
Bullying and Suicide in Adolescents Yusfina Himayanti; Husnuzzia Urrahmah
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.746

Abstract

The purpose of this study was to explore the experiences of students who experienced bullying resulting in suicide attempts. This research is a qualitative study with an interpretative phenomenology approach and data analysis using science (interpretative phenomenological Analysis). The resulting theme was based on the results of research between feeling hurt because of experiencing bullying by peers. . The results of this study show that perceived bullying is a trigger that causes. Teen makes suicide attempt
Pengaruh Kualitas Pelayanan Farmasi Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di RS Hermina Tangkubanprahu Malang: Pengaruh Kualitas Pelayanan Farmasi Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di RS Hermina Tangkubanprahu Malang Khusnul Khotimah; Rahayu Ningsih
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.755

Abstract

Quality of pharmaceutical services is one of the indicators used to assess patient satisfaction.The aim of this study was to assess the quality of pharmaceutical services, patient satisfaction, and the relationship between the quality of pharmaceutical services and patient satisfaction. The main benefit of this research is information regarding the quality of pharmaceutical services and patient satisfaction. Non-experimental observational research is the research method. Data were obtained from outpatient questionnaires at Hermina Hospital.The SERVQUAL method was used for the assessment of service quality with 15 questions for each patient's perception and expectation value. Patient satisfaction was assessed with a questionnaire of 21 questions. The validity and reliability of the questionnaire has been tested. Descriptive statistical analysis and Spearman Rank correlation test were used for data analysis. A sample of 97 respondents, 45 males (46%) and 52 females (54%). Was obtained The majority of respondents were private sector employees (n=30;31%). Average monthly income < 3 million (n=51; 53%). The majority of visits to Hermina Hospital were 2-5 times (n=41; 42%). The service quality score was 3.27 on scale of 1-4 and the patient satisfaction score was 3.11. Correlation test results showed a significance value of p = 0.000 and a correlation coefficient = 0.660. This study concludes that the quality of pharmaceutical services is in the good category (81.75%), patient satisfaction is in the satisfied category (77.75%), and there is a significant influence (p=0.000) between the quality of pharmaceutical services and the satisfaction of Hermina Hospital outpatients. Tangkubanprahu Malang
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Cedera Pada Anak Usia Toddler (1-3 Tahun) Di Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Alifiya Eka Rahmawati; Feriana Ira Handian; Risna Yekti
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.759

Abstract

Usia toddler menjadi salah satu usia yang sangat rentan terhadap terjadinya cedera dan orang tua yang berperan penting dalam tumbuh kembang anaknya bertugas mengawasi anak saat melakukan aktivitas dan lemahnya pengawasan dari orang tua sering didasari pada pola asuh yang diterapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kejadian cedera pada anak usia toddler (1-3 tahun) di Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Rancangan penelitian ini menggunakan desain pendektan kohort retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia toddler (1-3 tahun) dengan jumlah sampel sebanyak 82 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu cluster sampling. Dalam pengambilan data peneliti menggunakan kuesioner pola asuh dan kejadian cedera. Uji koefisien kontingensi digunakan dalam menganalisis data. Hasil dari pengujian didapatkan nilai p = (0,000) < (0,05) dan nilai r = 0,491. Terdapat hubungan yang posistif terkait pola asuh orang tua dengan cedera pada anak usia toddler (1-3 tahun) di Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang dengan kekuatan korelasi sedang. Pola asuh demokratis menjadi pola pengasuhan yang paling tepat dalam meminimalisir kejadian cedera pada anak. Orang tua yang memiliki anak usia toddler (1-3 tahun) dapat memberikan perhatian dan pengawasan lebih pada anak mereka dalam kegiatan sehari-hari dengan menerapkan pendekatan pengasuhan demokratis guna menghindarkan anak dari potensi cedera. Kata kunci : Pola Asuh Orang Tua, Kejadian Cedera, Toddler
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PROFESI KEPERAWATAN DENGAN MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS DI STIKES MAHARANI MALANG Mokhammad Farid Firmansya; Lilla Maria; Nining Loura Sari
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.762

Abstract

Pendidikan keperawatan merupakan bagian dari pendidikan nasional yang terdiri dari dua aspek pendidikan yaitu pendidikan akademik dan pendidikan profesi. Kedua tahap pendidikan keperawatan ini wajib diikuti jika ingin menjadi keperawatan profesional. Tidak semua mahasiswa keperawatan mengikuti program profesi keperawatan dikarenakan salah satunya faktor motivasi. Persepsi menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara persepsi mahasiswa tentang profesi keperawatan dengan motivasi melanjutkan pendidikan profesi ners di Stikes Maharani Malang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa semester 6 sampai 14. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan cara total sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur kuesioner. Dalam menganalisa data digunakan uji spearman rho rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara persepsi mahasiswa tentang profesi keperawatan dengan motivasi melanjutkan pendidikan profesi ners di Stikes Maharani Malang dengan nilai p = 0,000 < 0,05 dan nilai r = 0,545 yang menyatakan hubungan mengarah pada hubungan positif dengan kekuatan sedang. Persepsi mahasiswa tentang profesi keperawatan memiliki hubungan terhadap motivasi melanjutkan pendidikan profesi ners di Stikes Maharani Malang. Semakin positif persepsi mahasiswa tentang profesi keperawatan akan meningkatkan motivasinya dalam melanjutkan pendidikan profesi ners. Kata kunci : Persepsi, Motivasi, Mahasiswa, Keperawatan, Pendidikan Profesi Ners
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU PICKY EATERS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (USIA 4-6 TAHUN) Nurul Fitriani; Rahmawati Maulidia; Reny Tri Febriani
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.764

Abstract

Pola Asuh Orang Tua merupakan faktor yang mempengaruhi perilaku picky eaters. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku picky eaters pada anak. Desain penelitian kuantitatif korelasional dengan pendeketan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini 55 pola asuh orang tua dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner kebiasaan memilih-milih makanan. Analisa data menggunakan Uji Spearman Rank, dari hasil analisa data menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku picky eaters pada anak usia prasekolah (usia 4-6 tahun) di tk nada selorejo kota malang dengan nilai signifikan (p = 0,000) dimana lebih kecil dari α (<0,05), dan nilai koefisien korelasi (r = 0,516), artinya Ho ditolak terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap kejadian picky eater pada anak usia prasekolah. Simpulan picky eaters pada anak dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Saran penelitian ini perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan instrumen dan kategori yang lebih baik.
THE EFFECT OF PRENATAL YOGA ON LENGTH OF LABOR IN THE ACTIVE PHASE OF PRIMIGRAVIDA: THE EFFECT OF PRENATAL YOGA ON LENGTH OF LABOR IN THE ACTIVE PHASE OF PRIMIGRAVIDA Setiana Andarwulan; Annah Hubaedah
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2025): December
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v7i1.789

Abstract

Introduction: Labor begins with the process of opening and effacement of the cervix. Opening and thinning depends on the contraction that occurs. More frequent contractions will speed up labor. If the contractions slow down, the length of labor will be slower. One effort to improve contractions is by doing body movements or light exercise through prenatal yoga. Prenatal yoga is an exercise program for healthy pregnant women to prepare the mother's physical condition by maintaining the condition of the muscles and joints that play a role in the birthing process. Objectives: the type of research carried out is quantitative research, with an experimental research design. The research design is in the form of a two group pre test and post test design. The population consisted of 50 primigravida pregnant women. The research sample was 40 respondents. With a sampling technique in the form of purposive sampling. The 40 respondents were divided into two groups, namely the RND control group and the Prenatal Yoga experimental group. Methods: Data analysis using univariate techniques in the form of frequency distribution and bivariate using the Shapiro Wilk test and independent T test Results: Data analysis using frequency distribution showed that the age of the research subjects ranged from 18-30 years, where the average age of the Prenatal Yoga group was slightly older than the RND group. Bivariate data analysis shows that the Independent Sample Test Results are ρ=2.11. Conclusions: There is a significant difference in the length of the first stage of labor in the active phase in primigravida between Prenatal Yoga and RND. So the use of prenatal yoga needs to be developed and given to mothers who are about to give birth.