cover
Contact Name
Akhmad Yanuar
Contact Email
yanuarfahmi20@gmail.com
Phone
+6282143172001
Journal Mail Official
yanuarfahmi20@gmail.com
Editorial Address
JL Letkol Istiqlah 109 penataban Banyuwangi
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 27156249     DOI : -
Core Subject : Health,
Professional health journal is an open access journal with a wide range (Scope) of fields of nursing including basic research in nursing, management nursing, emergencies, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, maternity nursing, child nursing, nursing care , community nursing, family nursing education nursing, complementary, alternative medicine (CAM) in nursing, midwifery, medicine, and pharmacist
Articles 938 Documents
Factors Affecting the Incidence of Hypertension in Menopause Using Literature Studies Gregorius Katanna; Wiwik Agustina; Afrihal Afiif
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.273

Abstract

ABSTRACT Introduction : Non Communicable Diseases (NCD) has become a health problem community both globally, nationally, regionally and even locally. World Health Organization (WHO) in 2015 reported that NCD killed 40 million people every year or equivalent of 70% of deaths worldwide. One of disease classified as non communicable which is dangerous namely hypertension. Hypertension is an important factor as a trigger for Non Communicable Diseases (NCD) such as heart disease, stoke, and others which is currently the number one cause of death scourge in the world. Menopause is one of the triggers for hypertension. Method : This study aims to analyze the factors that affected the incidence of hypertension in menopause. The study uses 4 databases namely E-resources, EBSCO, DOAJ, and Google Scholar using criteria inclusion and exclusion. Data analysis used descriptive method by summarizing research journals. There are 13 journals used. Results : From 13 articles, it was found several factors that cause hypertension in menopause such as age, physical activity, food / beverage intake, stress, and obesity. Conclusion : At menopause, there is a decrease in estrogen secretion resulting in constriction of blood vessels (vasoconstriction) which can cause blood pressure to rise. Henceforth, it is hoped that the community, especially families and respondents, will be able to know more about their health conditions, especially blood pressure so that they can check more frequently and also be able to maintain their lifestyle
Hubungan antara Pemberian ASI dengan Kejadian ISPA mustaufik; Feriana Ira Handian; Diana Noor Fatmawati
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.274

Abstract

Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan salah satu alasan paling sering yang ditemukan untuk kunjungan ke rumah sakit. Di Indonesia prevalensi ISPA mencapai angka 25%, dan lima provinsi dengan ISPA tertinggi adalah Nusa Tenggara Timur (41,7%), Papua (31,1%), Aceh (30,0%), Nusa Tenggara Barat (28,3%), dan Jawa Timur (28,3%). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pemberian ASI dengan kejadian ISPA. Desain yang digunakan adalah literature review, jurnal dikumpulkan dengan menggunakan beberapa databased yaitu Google Scholar, dan Science Direct terbitan tahun 2015-2020 dengan menggunakan kata kunci yaitu pemberian ASI, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Berdasarkan penelusuran di Google Schoolar dan Science Direct dengan menggunakan kata kunci pemberian ASI, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), didapatkan sebanyak 14 jurnal, dari databased Google Scholar Sebanyak 8 jurnal dan dari databased Science Direct sebanyak 6 jurnal. Analisis literature review ini di sintesis menggunakan metode naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian ASI efektif mengurangi angka kejadian ISPA karena di dalam ASI mengandung zat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat terhindar dari berbagai macam penyakit infeksi dan salah satunya terhindar dari ISPA. Saran untuk penelitian ini diharapkan peneliti selanjutnya melakukan penelitian secara langsung tentang hubungan antara pemberian ASI dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), sehingga bisa mendapatkan data yang pasti.
Hubungan Status Gizi dengan kemampuan Mobilisasi pada Lansia (study literature) Erwin FakhrirArsyad; Susilaningsih; Achmad Dafir Firdaus
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.276

Abstract

Proses menua merupakan proses sepanjang hidup, tidak hanya dimulai dari suatu waktu tertentu, tetapi dimulai sejak permulaan kehidupan, salah satu hasil kesehatan di Indonesia adalah meningkatnya Usia Harapan Hidup (UHH). Tingginya UHH merupakan salah satu indikator keberhasilan pencapaian pembangunan nasional terutama di bidang kesehatan. Bertambahnya usia seseorang, mengakibatkan kecepatan metabolisme tubuh lansia sedikit menurun. Masalah gizi yang biasanya terjadi pada lansia yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Ditemukan persentasi lansia yang tinggal di daerah perkotaan yang mengalami gizikurang adalah 3,4%, berat badan kurang 28,3% , berat badan lebih 6,7%, obesitas 3,4% dan berat badan ideal 42,4%. Bertambahnya usia tetap berpengaruh terhadap kemampuan beraktifitas. Penelitian ini merupakan studi pustaka (literature) yang ditinjau dari jurnal/artikel yang diteliti sebelumnya dan didapatkan 15 jurnal terbitan terbaru mulai tahun tahun 2014 – 2020 yang sesuai dengan topik penelitian yaitu tentang hubungan status gizi dengan kemampuan mobilisasi pada pasien lansia. Berdasarkan beberapa jurnal/artikel yang ditinjau, hasil dalam penelitian studi pustaka yaitu ada hubungan yang bermakna antara tingkat status gizi dengan kemampuan mobilisasi pada lansia, dimana status gizi yang baik akan memberikan kesehatan fisik pada lansia untuk melakukan aktivitas sehingga mobilisasi akan meningkat. Lansia yang memiliki status gizi kurang mengalami penurunan mobilitas fisik sehingga menyebabkan lansia sulit dalam melakukan aktivitas sehari-hari
Hubungan Antara Persepsi Ibu dengan Tindakan Pencegahan Diare Pada Anak Usia Balita di Wilayah Posyandu Merjosari Rw 01, Kota Malang Tomi Umbu Kora Iki; Feriana Ira Handian; Sih Ageng Lumadi
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.277

Abstract

ABSTRAK Persepsi adalah cara pandang Ibu tetang tindakan pencegahan diare pada anak balita. Tindakan pencegahan diare tidak terlepas dari Persepsi Ibu dalam memandang penyakit diare sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan diare yang tepat pada anak usia balita. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross sectional yang bertujuan untuk melihat persepsi Ibu dengan tindakan pencegahan diare pada anak usia balita di wilayah kerja posyandu Merjosari RW 01, kota Malang. Penelitian ini adalah seluruh balita yang terdaftar di wilayar kerja posyandu Merjosari RW 01, Kota Malang sebanyak 227. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random sampling sebanyak 46 responden dan pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi sebagian besar ibu yang berada di wilayah kerja Merjosari RW 01 kota Malang termasuk dalam kategori kurang sehingga menyebabkan tindakan pencegahan diare yang kurang pada anak usia balita. Persepsi kurang tentang diare menyebabkan penurunan sikap dan tindakan ibu dalam melakukan pencegahan diare pada anak usia balita sehingga terdapat hubungan persepsi Ibu dengan tindakan pencegahan diare pada anak usia balita di Wilayah Kerja Posyandu Merjosari RW 1 Kota Malang, didapatkan nilai p = (0,006) < (0,050). Saran peniliti ini adalah agar orang tua dapat melakukan tindakan pencegahan diare seperti selalu memperhatikan air yang bersih untuk di konsumsi, menjaga kebersihan lantai jamban atau kamar mandi, selalu mencuci tanga sebelum memberikan makanan pada anak dan sesudah BAB dan membuang tinja bayi atau popok bayi sesui pada tempatnya. Kata kunci : Persepsi Ibu, Tindakan Pencegahan Diare, Usia Balita.
Gambaran Pengelolaan Sampah Medis pada Perawat Praktik Mandiri di Wilayah Kabupaten Pamekasan: Indonesia Abdan Syakura; Moh. Hasan Basri
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2.293

Abstract

Pendahuluan: Pengelolaan sampah medis praktik mandiri keperawatan memiliki permasalahan yang cukup kompleks mengingat sumber daya yang terbatas dan pengetahuan yang minim yang dimiliki oleh perawat praktik mandiri keperawatan. Pengelolaan sampah medis pada praktik perawat mandiri keperawatan menggunakan metode insenerasi yang menimbulkan masalah pencemaran udara dan kebisingan, sehingga Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sampah medis pada perawat praktik mandiri di Wilayah Kabupaten Pamekasan. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif cross sectional. Populasi pada penelitan ini adalah Seluruh perawat yang memiliki SIPP di Wilayah Kabupaten Pamekasan sebanyak 73 orang teknik pengambilan sampel probability sampling-purposive sample. Variable penelitian yaitu pengelolaan sampah medis pada perawat praktik mandiri di Wilayah Kabupaten Pamekasan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan kuesioner jenis dicotomy question dengan total 15 pertanyaan dan kemudian dilakukan pengolahan data berupa editing, scoring, tabulating, coding. Hasil: Sebagian besar responden yaitu perawat praktik mandiri yang memiliki SIPP dalam pengolahan sampah medis dikategorikan baik dan hampir setengahnya responden yaitu perawat praktik mandiri yang memiliki SIPP dalam pengolahan sampah medis kurang baik. Kesimpulan dan saran: Sebagian besar responden yaitu perawat praktik mandiri yang memiliki SIPP dalam pengolahan sampah medis dikategorikan baik namun kelemahannya pada saat tindakan juga tidak menutup kemungkinan perawat lupa melakukan pemilahan sesuai prosedur sebab tidak ada yang mengawasi proses pelayanan yang dilakukan oleh perawat praktik mandiri seperti di instansi pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit
Dampak Pertambangan Pasir Terhadap Kesehatan Masyarakat Di Desa Bao-Bao Kecamatan Sampara Lisnawati; Ari Nofitasari; Cici Yusnayanti; Sitti Masriwati; Nawawi
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2.333

Abstract

Aktivitas Pertambangan Pasir di Desa Bao-Bao Kecamatan Sampara menjadi salah satu industri pertambangan yang menjadi sumber pennghasilan masyarakat sekitar, namun pertambangan pasir tersebut menyebabkan pencemaran air dan udara sehingga menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat di desa tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pertambangan pasir bagi kesehatan masyarakat di Desa Bao-Bao Kecamatan Sampara. Desain dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik. Yaitu penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisa masalah kesehatan yang terjadi di area pertambangan pasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa penyakit yang diderita oleh masyarakat desa Bao-Bao yaitu terdapat 27 orang (31,8%) masyarakat yang menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan 13 responden (15.3%) menderita Dermatitis serta penderita diare sebanyak 45 orang (52,9%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pertambangan pasir dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada masyarakat.
Kualitas Hidup Anak Disabilitas Intelektual Pasca Pandemic COVID-19 Di Kabupaten Tulungagung Shulhan Arief Hidayat; Wiwid Yuliastuti
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.334

Abstract

COVID-19 telah menyebabkan pembatasan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang secara signifikan memengaruhi kelompok paling rentan dalam masyarakat, seperti penyandang disabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki efek pembatasan lockdown COVID-19 terhadap kualitas hidup anak-anak penyandang disabilitas intelektual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif (explanatory research). Data diperoleh melalui kuesioner yang dijawab oleh responden (anak intelektual). Data diolah dan dianalisis berdasarkan analisis univariat. Melihat gambaran kualitas hidup dan mengedintifikasi berdasarkan domain kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial dan lingkungan. Hasil: Dari total 54 responden, didapatkan hasil bahwa mayoritas memiliki kualitas hidup buruk yaitu 38 responden (64,9 %) dan kualitas hidup baik yaitu 16 responden (35,1%). Kesimpulan: Peneliti menemukan pada siswa-siswi yang memiliki keterbatasan fisik seperti intelektual akan berpengaruh terhadap kualitas hidup mereka dan mayoritas mengalami kualitas hidup yang buruk.
PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA DI LINGKUNGAN SEKOLAH MENENGAH ATAS WILAYAH URBAN DAN RURAL KABUPATEN JEMBER Zidni Nuris Yuhbaba; M.Elyas Arif Budiman; Wahyi Sholihah Erdah Suswati
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2.335

Abstract

Aggressive as physical or verbal behavior intended to cause harm. Meanwhile, aggressive behavior is a serious problem that has a negative impact on adolescent mental health and achievement in school. The purpose of this study was to describe aggressive behavior in adolescents in high school environments in urban and rural areas of Jember Regency. The design of this research is a quantitative descriptive research. This research was conducted in senior high schools in rural and urban areas in Jember Regency with a total sample of 250 respondents who were selected using a purposive sampling method. This study used univariate analysis, wherein the results of this study will display demographic data and a description of aggressive behavior in adolescents. The results of the emotion study showed that 46.4% of respondents had verbally aggressive behavior, 29.6% of respondents had physically aggressive behavior, 12.8% of respondents had angry aggressive behavior and 11.2% of respondents had hostile aggressive behavior. Based on the results of this study that the aggressive behavior of adolescents tends to be high, so to overcome aggressive behavior in adolescents it is necessary to make various efforts by paying attention to the dimensions of development in adolescence so that the efforts developed are able to overcome various causes of mental health problems faced by adolescents and adolescents have resilience..
Analisis Kandungan Formalin dalam Bumbu Giling Instan di Pasar Besar Kota Malang Fendi Yoga Wardana; Arnis Riawati; Beta Herilla Sekti
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2.336

Abstract

Ground spices are food ingredients that can enrich the taste, aroma and taste of dishes and have a very limited service life. Many manufacturers use formalin as a preservative to overcome the short shelf life of ground spices. Formalin is a clear, colorless or almost colorless liquid with a pungent odor. The use of formalin as a food preservative is prohibited in the Regulation, because formaldehyde is toxic (poisonous). This study identified the formalin content in instant ground spices in the market of Malang City. The purpose of this study was to determine the content and levels of formaldehyde contained in five traders of instant ground spices in Market of Malang City. Five samples of instant ground spices that were analyzed were taken using the Purposive Sampling technique. Qualitative testing was carried out using the Test Kit and quantitative testing for the determination of formalin levels was carried out using the Spectrophotometry UV-VIS . The results showed that based on observations and qualitative tests, two samples of instant ground spices sold in Market were positive for formaldehyde. Meanwhile, the quantitative test results using the Spectrophotometry UV-Vis showed that of the five samples tested, two of them contained 0.378% formalin in Rendang instant ground spice and 0.516% instant curry spice. So the curry and rendang samples are not suitable for consumption because formaldehyde cannot be added to food at all.
Hubungan Pemberdayaan Keluarga Dengan Kemampuan Keluarga Merawat Ibu Nifas : Hubungan Pemberdayaan Keluarga Dengan Kemampuan Keluarga Merawat Ibu Nifas Amita Audilla; Nurhidayati; Manggar Purwacaraka; Rio Ady Erwansyah
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.340

Abstract

Pemberdayaan keluarga merupakan intervensi keperawatan yang dirancang dengan tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan keluarga sehingga anggota keluarga memiliki kemampuan secara efektif merawat anggota keluarga dan mempertahankan kehidupan mereka. Masa nifas adalah masa yang dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil yang berlangsung sampai 42 hari. Perawatan diri pada masa nifas diperlukan karena pada masa nifas wanita akan banyak mengalami perubahan pada dirinya, baik fisik maupun psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberdayaan keluarga dengan kemampuan keluarga merawat ibu nifas, selain itu juga untuk meningkatkan pengetahuan, perilaku, dan sikap keluarga dalam memberikan pemberdayaan untuk merawat ibu nifas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional, jumlah sampel 40 ibu nifas. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proposional sampling dengan menggunakan rumus besar sampel. Instrument yang digunakan dalam peneitian ini yaitu dengan menggunakan lembar kuesioner untuk mengukur pemberdayaan keluarga dan kemampuan keluarga merawat ibu nifas yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hubungan pemberdayaan keluarga dengan kemampuan keluarga merawat ibu nifas setelah diuji menggunakan independent T-Test didapatkan hasil p value 0,000. P value 0,000 < (α = 0,05), maka H0 ditolak yang artinya ada hubungan pemberdayaan keluarga dengan kemampuan keluarga merawat ibu nifas di Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung