cover
Contact Name
DEWI YULIASARI
Contact Email
dewiys52@yahoo.co.id
Phone
+6285279526789
Journal Mail Official
dewiys52@yahoo.co.id
Editorial Address
http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/PERAKMALAHAYATI/about/editorialTeam
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2685547X     EISSN : 26848899     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
jurnal perak malahayati adalah jurnal pengabdian kesehatan masyarakat(PKM) Khusus untuk bidang kesehatan.
Articles 254 Documents
PENYULUHAN PENTINGNYA CUCI TANGAN 6 LANGKAH DI PAUD PELANGI KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2019 Ana Mariza; Nurul isnaini; Fajar Amaliah
Jurnal Perak Malahayati Vol 1, No 1 (2019): Vol 1, No 1, November 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.884 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v1i1.1509

Abstract

Organisasi Kesehatan dunia (WHO) menganjurkan kepada seluruh elemen masyarakat agar rajin mencuci tangan. Tujuannya agar bakteri tidak sampai masuk ke tubuh sehingga kita terhindar terkena beragam jenis penyakit. Pemeliharaan kebersihan diri sangat menentukan status kesehatan, dimana individu secara sadar dan atas inisiatif pribadi menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit. Pengetahuan kebersihan diri sangat dibutuhkan oleh setiap individu dalam mempertahankan kebiasaan hidup yang sesuai dengan kesehatan dan akan menciptakan kesejahteraan serta kesehatan yang optimal, dengan melakukan keperawatan kesehatan diri. Pentingnya mencuci tangan untuk menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakit.Sebaiknya mengajarkan kebiasaan baik mencuci tangan kepada anak yang masih kecil, karna salah satu penyakit pembunuh anak nomor 1 di Indonesia adalah diare, yang dapat dicegah dengan mengajarkan anak untuk mencuci tangan. Tujuan kegiatandiharapkan agar anak-anak dapat mengerti tentang pentingnya cuci tangan 6 langkah.Kegiatan ini telah dilaksankan pada hari Rabu tanggal 27 Februari 2019. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kepada anak PAUD di PAUD Pelangi Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran dengan metode penyuluhan menggunakan power point . Dengan demikian, pemberian edukasi dapat memberikan peningkatan pengetahuan anak-anak tentang cara mencuci tangan 6 langkah yang benar untuk menghindari kuman penyebab penyakit.
penyuluhan tentang teknik menyusui di era pandemi covid-19 anggraini dinnata bahruddin; ledy octaviany iqmy
Jurnal Perak Malahayati Vol 2, No 2 (2020): Vol 2, No 2 , November 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.47 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v2i2.3399

Abstract

ABSTRAKPembatasan di masa Covid-19 menimbulkan kekhawatiran dan stress pada banyak orang. Namun, orangtua dengan bayi dan anak memiliki kekhawatiran lain terkait perlindungan yang memadai untuk bayi mereka. Saat ini Pemerintah telah mengambil berbagai tindakan untuk menghentikan penyebaran virus corona dengan menghimbau masyarakat untuk menjaga jarak fisik minimal satu meter dari orang lain. Yang dikhawatirkan adalah ibu yang baru melahirkan akan melakukan kontak kulit (skin to skin) dalam memberikan Air Susu Ibu merasa takut dalam memberikan ASI nya.Semua bukti menunjukkan bahwa menyusui sangat aman. Faktanya, virus ini belum pernah ditemukan di dalam ASI. Jadi, kami ingin mendorong para ibu untuk melanjutkan pemberian ASI kepada bayi dan anak hingga usia 2 tahun. Mengingat ASI adalah makanan terbaik bagi anak dan juga mengandung antibodi penting dan zat gizi lain yang bisa membantu sistem daya tahan tubuh bayi melawan infeksi.
PENYULUHAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA SMAN 14 BANDAR LAMPUNG KEMILING PERMAI TANJUNG KARANG BARAT LAMPUNG TAHUN 2020 Sunarsih M.Kes; Melani Komara Sari; Reza Fadhillah; Riski Novita Ratna; Sartiah Sartiah
Jurnal Perak Malahayati Vol 2, No 1 (2020): Vol 2, No 1, Mei 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.554 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v2i1.2697

Abstract

According to World Health Organization (WHO), the anemia's prevalence toward teenager  in the world is 4,8 million and the amount of indonesia is a 23%. Based on the result of a basic health research, anemia's number in Indonea is still high. Various reasons that stated by teenager about why they do not consume balanced nutrition ,because they are strict diet and do not understand yet about bad impact of anemia . The aim of this activity is hoped that citizen can understand about anemía for teenager and the impact of it. This activity was done on thursday, 06 february 2020. Then, form of the activity Is in the forming of counseling to teenager about anemia and the way to overcome it at Senior High School 14 Bandar Lampung by counseling method, using power point . There was a significant Influence on teenager  knowledge before and after anemia counseling for teenager . Thus, the provision of education can provide increased knowledge , particularly those related to anemia when teenagre.
PENYULUHAN TUMBUH KEMBANG BALITA DI DESA JATIMULYO KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Devi Kurniasari; Ratna Dewi Putri; Dessy Hermawan
Jurnal Perak Malahayati Vol 1, No 1 (2019): Vol 1, No 1, November 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.498 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v1i1.1516

Abstract

Tumbuh adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interselular atau bertambahanya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat. Berkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, halus, bicara dan bahasa, serta sosialisa dan kemandirian. Tumbuh kembang balita perlu dipantau dengan cara melakukan penimbangan setiap bulannya. Dengan demikian gangguan tumbuh kembang dapat dideteksi sedini mungkin seperti retardasi mental, sindrom down, dan lain-lain. Kegiatan ini telah dilaksankan pada hari rabu tanggal 27 Januari 2016. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kepada ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita tentang pentingnya pertumbuhan dan perkembangan bagi balita di desa jatimulyo kabupaten lampung selatan dengan metode penyuluhan menggunakan leaflet. Terdapat pengaruh signifikan pada pengetahuan ibu sebelum dan sesudah penyuluhan tumbuh dan kembang balita. Dengan demikian, pemberian edukasi dapat memberikan peningkatan pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan tumbuh dan kembang balita
SOSIALISASI PEMBERIAN OLAHAN MAKANAN DARI DAUN KELOR (PUDING AGAR-AGAR , RISOLES, PUTU AYU DAUN KELOR) UNTUK MENINGKATAN DAN MEMPERLANCAR PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA KALIASIN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2021 Dainty Materinty; Nita Efriana Sari; ledy octavia iqmi; Halidesna Halidesna
Jurnal Perak Malahayati Vol 3, No 1 (2021): Vol 3, No 1 Mei 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.882 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v3i1.4492

Abstract

Di Indonesia cakupan pemberian ASI eksklusif masih jauh dari target nasional sebesar 80%. Hasil survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2013 menunjukkan bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif bayi 0-6 bulan hanya sebesar 42%.Daun kelor umumnya dianggap sebagai galactagogue di Asia. Galactagogue adalah zat yang dapat meningkatkan suplai air susu ibu. Daun kelor memberikan dampak positif pada pasokan ASI, lebih dari dua kali lipat produksi susu dalam banyak kasus. Karena efektivitas dan nutrisinya yang baik, bahkan konsultan laktasi merekomendasikan daun kelor untuk menginduksi laktasi. Untuk memastikan penyerapan nutrisi terbaik, curam daun kelor dalam air dan konsumsi sebagai teh. Kemudian campur teh kelor dengan kurma organik untuk membuat teh bergizi dan lebih manis. Salah satu makanan yang baik untuk dikonsumsi bagi ibu menyusui adalah kelor. Manfaat daun kelor untuk ibu menyusui diantaranya sebagai berikut memperbanyak produksi ASI,  Meningkatkan kualitas ASI, Mengurangi gangguan perut, Menjaga berat badan ibu menyusui, Menghalangi terjadinya infeksi bakteri, Meningkatkan daya tahan tubuh, Memperlancar sistem pencernaan, Menyehatkan kulit, Mencegah terjadinya diabetes, Menstabilkan emosi dan mood ibu menyusui.
EDUKASI PENTINGNYA MENJAGA PERSONAL HYGIENE SAAT KEHAMILAN Sunarsih Sunarsih; ana mariza
Jurnal Perak Malahayati Vol 2, No 2 (2020): Vol 2, No 2 , November 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.186 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v2i2.3382

Abstract

Personal Hygiene perlu diparhatikan pada musim pandemi Covid-19. Khusus bagi ibu hamil, World Helath Organization Indonesia (WHO Indonesia) telah mengeluarkan lima pedoman mencegah penularan COVID-19 salah satunya kebersihan diri (personal hygiene) Personal Hygiene pada ibu hamil adalah kebersihan yang dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi kemungkinan infeksi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman ibu hamil tentang personal hygiene selama kehamilan serta meningkatkan kesadaran ibu hamil untuk selalu dapat menjaga kebersihan diri.  Kegiatan telah dilaksanakan pada hari kamis, 08 Oktober 2020. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Desa Liman Benawi Kecamatan Simbar Waringin Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi berupa penyuluhan dengan metode ceramah dengan bantuan media proyektor. Waktu yang diperlukan dalam penyampaian materi adalah 50 menit.Terdapat  peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya menjaga personal hygiene pada saat kehamilan.
PENYULAHAN TENTANG MENOPOUSE PADA IBU-IBU DI DUSUN SUKAJAYA 1 KURUNGAN NYAWA PESAWARAN ike ate yuviska; Diyan Azhari; Kania Syifa Sabila; Septi Dwi Lestari
Jurnal Perak Malahayati Vol 2, No 1 (2020): Vol 2, No 1, Mei 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.327 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v2i1.2686

Abstract

Menopause merupakan fase terakhir dimana perdarahan haid seorang wanita berhenti sama sekali. Pada usia 50 tahun, perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya.Tujuan kegiatan ini yakni diharapkan ibu-ibu menopause dapat mengerti tentang tanda-tanda menopause. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari 25 Januari 2020.  Adapun kegiatan ini dilakukan berupa penyulahan tentang menopouse pada ibu-ibu di dusun sukajaya 1 kurungan nyawa pesawaran dengan metode penyuluhan leafled. Terdapat pengaruh yang signifikan pada pengetahuan ibu-ibu sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan. Dengan demikian, pemberian edukasi dapat memberikan peningkatan pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan menopause.
Konseling Kesehatan Reproduksi Meningkatkan Pengetahuan Tentang Kesuburan Dan Kesadaran Kesehatan Prakonsepsi Neneng Siti Lathifah; Nurul Isnaini; Yuli Yantina; Retnowati Retnowati; Lely Yustiana
Jurnal Perak Malahayati Vol 3, No 1 (2021): Vol 3, No 1 Mei 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.699 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v3i1.4360

Abstract

Prevalensi perkawinan usia anak di Indonesia telah mengalami penurunan lebih dari dua kali lipat dalam beberapa tahun terakhir tetapi masih merupakan salah satu yang tertinggi di kawasan Asia Timur dan Pasifik (BPS, 2016).Sejalan dengan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam menangani angka pernikahan dini, BKKBN telah gencar melakukan kampanye namun masih kurang optimal, melalui GenRe (Generasi Berencana) diharapkan bisa menekan angka pernikahan dini diindonesia yaitu dibawah 21 tahun untuk perempuan,dan dibawah 25 tahun untuk laki-laki (BKKBN, 2016).Persiapan pranikah yang dilakukan di Indonesia masih sebatas pemberian imunisasi TT belum terkait dengan pemberian edukasi tentang kesehatan reproduksi secara khusus. Dari segi pelayanan yang masih terbatas pada tenaga professional yang memberi edukasi kurangnya pengetahuan para calon pasangan sehingga memungkinkan tidak dilakukannya penundaan kehamilan, padahal kehamilan diusia kurang dari 20 tahun bisa memunculkan berbagai komplikasi pada saat melahirkan, bayi yang lahir dari ibu yang usianya dibawah 20 tahun bisa menghadapi risiko 50% lebih tinggi mengalami stillbirth (lahir mati) atau bayi meninggal dalam beberapa minggu pertama dibandingkan dengan bayi yang lahir dari ibu yang berusia 20-29 tahun. Bayi yang dilahirkan dari ibu yang berusia dibawah 20 tahun lebih cenderung memilki berat badan lahir rendah dengan efek risiko jangka panjang (Sri Astuti et al,2017).Kata Kunci : Konseling, Reproduksi, Pranikah ABSTRACT             The prevalence of child marriage in Indonesia has more than doubled in recent years but is still one of the highest in the East Asia and Pacific region (BPS, 2016). early, BKKBN has been aggressively campaigning but it is still not optimal, through GenRe (Planning Generation) it is hoped that it can reduce the number of early marriages in Indonesia, namely under 21 years for women, and under 25 years for men (BKKBN, 2016)            The prevalence of child marriage in Indonesia has more than doubled in recent years but is still one of the highest in the East Asia and Pacific region (BPS, 2016). early, BKKBN has been aggressively campaigning but it is still not optimal, through GenRe (Planning Generation) it is hoped that it can reduce the number of early marriages in Indonesia, namely under 21 years for women, and under 25 years for men (BKKBN , 2016)Keywords: Counseling, Reproduction, Premarital     
PENYULUHAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI DUSUN MARGOREJO 1 DESA KURUNGAN NYAWA KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN Ike Ate Yuviska; Devi Kurniasari; Dewi Yuliasari; Mona Oktalira
Jurnal Perak Malahayati Vol 1, No 1 (2019): Vol 1, No 1, November 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.475 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v1i1.1515

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja harus mendapatkan perhatian yang serius untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang handal dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas.Tujuan kegiatan ini yakni diharapkan remaja dapat mengerti tentang pentingnya kesehatan reproduksi. Kegiatan ini telah dilaksankan pada hari Jumat tanggal 20 Januari 2019. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kepada remaja putra dan putri tentang pentingnya kesehatan reproduksi di dusun margo rejo 1 desa kurungan nyawa kecamatan gedong tataan kabupaten pesawaran dengan metode penyuluhan menggunakan leaflet. Terdapat pengaruh signifikan pada pengetahuan remaja sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan reproduksi. Dengan demikian, pemberian edukasi dapat memberikan peningkatan pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.
SENAM JANTUNG SEHAT Astriana Astriana; Yulistiana Evayanti; Nurul Isnaini; Rosmiyati Rosmiyati
Jurnal Perak Malahayati Vol 2, No 2 (2020): Vol 2, No 2 , November 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.623 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v2i2.3416

Abstract

ABSTRAKPembangunan kesehatan masyarakat adalah rangkaian kegiatan masyarakat yang dilaksanakan atas dasar gotong royong dan swadaya dalam rangka menolong diri sendiri dalam memecahkan masalah untuk memenuhi kebutuhannya di bidang kesehatan dan di bidang lain yang berkaitan agar mampu mencapai kehidupan sehat sejahtera. jumlah seluruh lansia usia ≥45 tahun yang ada di desa sukaraja yaitu sebanyak 2222 lansia yang dikelompokkan berdasarkan penyakit yang dialami lansia diperoleh hasil lansia yang memiliki penyakit sebanyak 601 lansia dengan persentase 27,0%, penyakit terbanyak yang diderita lansia yaitu hipertensi dan rematik, sebanyak 274 lansia menderita hipertensi dengan persentase 12,3% dan sebanyak 256 lansia menderita rematik dengan persentase 11,5%. Tujuan mampu melakukan kegiatan Senam Jantung Sehat untuk membantu warga masyarakat melakukan gerakan olahraga sehingga mengurangi resiko hipertensi.Metode Pembinaan Kader tentang senam Jantung Sehat oleh kader yang telah dibina diikuti Lansia dan  masyarakat desa Sukaraja. Sasaran Kegiatan seluruh warga desa Sukaraja terutama dusun 1 dan dusun 4, Pria dan wanita rentan usia > 45 tahun.Hasil Mengevaluasi dan Memonitoring Kader Senam Jantung Sehat tentang manfaat dan gerakan Senam Jantung SehatKesimpulan Kader sudah mampu melakukan secara mandiri penyuluhan dan gerakan Senam Jantung Sehat di Desa Sukaraja.Kata Kunci Senam Jantung Sehat, Lansia, Kader ABSTRACTCommunity health development is a series of community activities carried out on the basis of mutual cooperation and self-help in order to help oneself in solving problems to meet their needs in the health sector and in other related fields in order to be able to achieve a healthy and prosperous life. The total number of elderly people aged ≥45 years in Sukaraja village is 2222 elderly people who are grouped based on diseases experienced by the elderly.The results obtained are 601 elderly people with a disease with a percentage of 27.0%, the most diseases suffered by the elderly are hypertension and rheumatism, as many as 274 elderly suffer from hypertension with a percentage of 12.3% and as many as 256 elderly suffer from rheumatism with a percentage of 11.5%. The goal is to be able to carry out Healthy Heart Gymnastics activities to help citizens carry out sports movements so as to reduce the risk of hypertension.Cadre Development Methods on Healthy Heart exercise by cadres who have been fostered, followed by the elderly and the community of Sukaraja village. Target Activities of all residents of Sukaraja village, especially hamlet 1 and hamlet 4, are vulnerable men and women aged> 45 years.Results of Evaluating and Monitoring of Healthy Heart Gymnastics Cadres about the benefits and movements of Healthy Heart ExerciseConclusion Cadres have been able to independently conduct counseling and Healthy Heart Gymnastics movement in Sukaraja Village.RACK Community health development is a series of community activities carried out on the basis of mutual cooperation and self-help in order to help oneself in solving problems to meet their needs in the health sector and in other related fields in order to be able to achieve a healthy and prosperous life. The total number of elderly people aged ≥45 years in Sukaraja village is 2222 elderly people who are grouped based on diseases experienced by the elderly.The results obtained are 601 elderly people with a disease with a percentage of 27.0%, the most diseases suffered by the elderly are hypertension and rheumatism, as many as 274 elderly suffer from hypertension with a percentage of 12.3% and as many as 256 elderly suffer from rheumatism with a percentage of 11.5%. The goal is to be able to carry out Healthy Heart Gymnastics activities to help citizens carry out sports movements so as to reduce the risk of hypertension.Cadre Development Methods on Healthy Heart exercise by cadres who have been fostered, followed by the elderly and the community of Sukaraja village. Target Activities of all residents of Sukaraja village, especially hamlet 1 and hamlet 4, are vulnerable men and women aged> 45 years.Results of Evaluating and Monitoring of Healthy Heart Gymnastics Cadres about the benefits and movements of Healthy Heart ExerciseConclusion Cadres have been able to independently conduct counseling and Healthy Heart Gymnastics movement in Sukaraja Village.Keywords: Healthy Heart Gymnastics, Elderly, Cadres

Page 2 of 26 | Total Record : 254