cover
Contact Name
DEWI YULIASARI
Contact Email
dewiys52@yahoo.co.id
Phone
+6285279526789
Journal Mail Official
dewiys52@yahoo.co.id
Editorial Address
http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/PERAKMALAHAYATI/about/editorialTeam
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2685547X     EISSN : 26848899     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
jurnal perak malahayati adalah jurnal pengabdian kesehatan masyarakat(PKM) Khusus untuk bidang kesehatan.
Articles 254 Documents
Pengenalan Posyandu Terintegrasi Dan Upaya Pencegahan Penyakit Di Tingkat Desa Sebagai Langkah Mendukung Transformasi Layanan Primer Sariyanto, Iwan; Oktaviani, Ika; Riyanto, Riyanto; Mulyani, Roza
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23459

Abstract

Transformasi layanan primer Kementerian Kesehatan menjadi fondasi utama dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, dengan Posyandu sebagai ujung tombak. Namun, di Kampung Pujo Basuki, Kecamatan Trimurjo, Posyandu belum terintegrasi secara optimal, menyebabkan masih tingginya prevalensi stunting, anemia, dan kasus Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil. Tujuan pengabdian ini adalah memperkenalkan Posyandu terintegrasi, dan mengimplementasikan upaya pencegahan penyakit guna mendukung transformasi layanan primer. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan luring (teori dan praktik) bagi kader posyandu. Pengabdian ini dilaksanakan pada Bulan April Hingga November tahun 2025. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kader Posyandu. Sebelum pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan, sebanyak 13 dari 21 kader (61%) menunjukkan tingkat pemahaman yang belum memadai, sementara hanya 8 kader (38,09%) yang memiliki pemahaman baik. Pasca-intervensi, terjadi pergeseran positif yang substansial; proporsi kader dengan pemahaman yang belum memadai menurun menjadi 4 orang (19,05%), sedangkan proporsi kader yang memahami meningkat menjadi 17 orang (80,95%). Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa intervensi pengabdian masyarakat mampu meningkatkan kapasitas. Disarankan untuk meningkatkan komitmen perangkat desa dan mengimplementasikan Posyandu terintegrasi secara penuh.
Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Seks Bebas Susilawati, Susilawati; Evayanti, Yulistiana; Suarniti, Ni Kadek intan; az-zahra, Haviza; rohmah, Baiti
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23455

Abstract

Pendahuluan : Remaja merupakan kelompok usia yang berada pada masa transisi dari anak-anak menuju dewasa, di mana terjadi perubahan yang pesat baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Masa ini sering kali menjadi periode yang rentan terhadap berbagai pengaruh negatif lingkungan, seperti pergaulan bebas, seks bebas, penyalahgunaan narkoba, serta tindakan bullying. Fenomena tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kesehatan mental dan sosial remaja.Tujuan: Mengetahui peran promosi kesehatan dalam mencegah pergaulan bebas(seks bebas) di kalangan remaja.Metode:Kegiatan promosi kesehatan dilakukan dengan penyuluhan tatap muka langsung.Kegitan di awalai dengan Persiapan pembuatan Mayeri penyuluhan oleh tim penyuluh.Peserta penyuluhan adalah siswa siswi kelas 3 SMP IT Baitul Jannah,dengan jumlah siswa 111 orang.Kegitan ini di laksanakn di SMP IT Baitul Jannah,pada tanggal 27 Oktober 2025. Evaluasi kegitan dilakukan melalui pengambilan data nilai pengetahuan peserta terkait menvegah pergaulan bebas,baik sebelum dan sesudah penyuluhan.Hasil:Peserta penyuluhan sebanyak 111 siswa ,selain itu juga peserta penyukuhan adalah 15-16 tahun,sebelum kegiatan penyuluhan,dari 111 orang peserta penyuluhan,mayoritas memiliki pengetahuan tentang pergaulan bebas kurang baik ,setelah di lakukan promosi kesehatan tentang pencegahan seks bebas didapatkan bahwa mayoritas dari peserta memilki pengetahuan yang baik tentang cara mencegah seks bebas.Kesimpulan:Kegitan penyuluhan tentang pencegahan seks bebas di SMP IT Baitul Jannah ,berjalan dengan baik.Kegitan penyuluhan memiliki dampak positif terhadap meningkatkan pengetahuan peserta penyuluhan tentang pencegahan seks bebas.
Peer Group Remaja Siaga: Mencegah Pernikahan Dini, Menurunkan Stunting Menuju Kelurahan Bandarharjo Bebas Stunting Ariyanti, Ida; Ngadiyono, Drs.; Setiasih, Sri; Prastika, Dewi Andang
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23411

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia. Kondisi ini merupakan masalah gizi kronis yang berawal sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun, dan dapat berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak. Di Kelurahan Bandarharjo, angka stunting cukup memprihatinkan dan erat kaitannya dengan masih tingginya angka pernikahan dini pada remaja. Pernikahan pada usia muda menyebabkan kehamilan berisiko tinggi yang berkontribusi pada lahirnya bayi dengan status gizi buruk, sehingga memperparah kejadian stunting.Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja mengenai bahaya pernikahan dini serta kaitannya dengan kejadian stunting, sekaligus membangun jejaring peer group remaja yang berperan sebagai agen perubahan di lingkungannya.Metode: Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi masalah kesehatan remaja di Kelurahan Bandarharjo, penyusunan materi edukasi kesehatan reproduksi, koordinasi dengan perangkat desa dan karang taruna, pelaksanaan kegiatan berupa edukasi langsung kepada remaja, pembagian buku saku ber-ISBN sebagai panduan praktis, serta pembentukan peer group remaja siaga di tiap RW. Selanjutnya dilakukan monitoring dan evaluasi untuk menilai efektivitas peer group dalam menjalankan peran edukasi sebaya terkait pencegahan pernikahan dini dan stunting.Hasil: Kegiatan menghasilkan terbentuknya peer group remaja siaga cegah pernikahan dini di seluruh RW di Kelurahan Bandarharjo. Selain itu, disusun buku saku ber-ISBN sebagai media edukasi yang dapat digunakan secara berkelanjutan, baik dalam bentuk cetak maupun digital. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai risiko pernikahan dini dan stunting, serta adanya komitmen remaja untuk menjadi pelopor pencegahan di lingkungannya.Kesimpulan: Peer group terbukti efektif sebagai media edukasi sebaya dalam menyampaikan pesan kesehatan, khususnya dalam upaya mencegah pernikahan dini dan menurunkan risiko stunting di masyarakat.
Cegah Anemia, Selamatkan Generasi: Edukasi Gizi Dan Suplementasi Zat Besi Bagi Ibu Hamil puspita, linda; Umar, Mareza Yolanda; Ifayanti, Hikmah; Fuaida, Fatmah Indriana; Fatma Sari, Nadya Dwita
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23422

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada peningkatan morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Rendahnya pengetahuan gizi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah merupakan faktor utama penyebabnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu hamil dalam pencegahan anemia melalui edukasi gizi dan suplementasi zat besi di PMB Nursyamsiah Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, edukasi interaktif, demonstrasi konsumsi makanan kaya zat besi, dan pemberian tablet tambah darah. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner tertutup untuk menilai perubahan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan ibu hamil mengenai anemia, gizi seimbang, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe setelah pelaksanaan kegiatan. Program edukasi gizi dan suplementasi zat besi terbukti efektif meningkatkan kesadaran serta perilaku sehat ibu hamil dalam mencegah anemia, sehingga berpotensi mendukung upaya penurunan angka kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah sasaran.Kata Kunci: anemia, ibu hamil, edukasi gizi, suplementasi zat besi