cover
Contact Name
DEWI YULIASARI
Contact Email
dewiys52@yahoo.co.id
Phone
+6285279526789
Journal Mail Official
dewiys52@yahoo.co.id
Editorial Address
http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/PERAKMALAHAYATI/about/editorialTeam
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2685547X     EISSN : 26848899     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
jurnal perak malahayati adalah jurnal pengabdian kesehatan masyarakat(PKM) Khusus untuk bidang kesehatan.
Articles 254 Documents
Edukasi Dan Pelatihan Pijat Tuina Untuk Meningkatkan Nafsu Makan Pada Balita Dengan Berat Badan Kurang Ridwan, M; Herlina, Herlina; Fibrila, Firda
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23245

Abstract

Pendahuluan: Balita dengan berat badan kurang merupakan kondisi di mana berat badan anak berada di bawah standar usia yang seharusnya, akibat dari ketidakseimbangan antara asupan gizi dan kebutuhan tubuh. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kurangnya asupan makanan bergizi, penyakit infeksi yang berulang, serta rendahnya nafsu makan pada anak. Tujuan : kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pijat tuina untuk meningkatkan nafsu makan pada ibu yang memiliki balita dengan berat badan kurang. Metode: Kegiatan dilaksanakan dengan cara ceramah, diskusi dan pelatihan teknik pijat tuina yang diikuti oleh 25 ibu yang memiliki balita dengan berat badan kurang. Evaluasi dinilai berdasarkan hasil pretest dan posttest yang dilaksanakan sebelum dan setelah kegiatan edukasi dan pelatihan. Indikator keberhasilan peserta ditunjukkan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan trampilnya ibu balita dalam memperagakan pijat tuina. Manfaat: kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu yang memiliki balita tentang teknik pijat tuina untuk meningkatkan nafsu makan pada balita dengan berat badan kurang. Hasil: Diperoleh nilai rata–rata pretest sebesar 6,16 dan nilai rata–rata posttest sebesar 6,72. Kesimpulan: meningkatnya pengetahuan ibu tentang pijat tuina sebesar 0,56. Diharapkan ibu secara rutin dapat menarapkan pijat tuina sebagai alternatif meningkatkan nafsu makan pada balita terutama dengan berat badan kurang.Introduction: Underweight toddlers is a condition where the child's weight is below the age standard, as a result of an imbalance between nutritional intake and body needs. This condition can be caused by a lack of nutritious food intake, repeated infectious diseases, and low appetite in children. Objective: This activity aims to provide education and training on tuina massage to increase appetite in mothers who have underweight toddlers. Objective: This activity aims to provide education and training on tuina massage to increase appetite in mothers who have underweight toddlers. Methods: The activity was carried out by means of lectures, discussions and training in tuina massage techniques which were attended by 25 mothers who had underweight toddlers. Evaluation is assessed based on the results of the pretest and posttest carried out before and after education and training activities. Indicators of participant success were shown by an increase in the knowledge and skills of mothers of toddlers in demonstrating tuina massage. Benefits: This activity is expected to increase the knowledge and skills of mothers with toddlers regarding tuina massage techniques to increase appetite in underweight toddlers. Results: The average pretest value was 6.16 and the average posttest value was 6.72. Conclusion: increased maternal knowledge about tuina massage by 0.56. It is hoped that mothers can routinely apply tuina massage as an alternative to increase appetite in toddlers, especially those with underweight.
Webinar Edukasi Pencegahan Cedera Olahraga Ruptur Tendon Achilles Alfarisi, Ringgo; Wenikasari, Anggun; Amelya, Arta
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23212

Abstract

Pendahuluan: Pada populasi umum, insidensi ruptur tendon Achilles dilaporkan berkisar 7-13 per 100.000 orang-tahun. Kejadian ruptur tendon Achilles dilaporkan terjadi 73% pada olahraga rekreasional dan 6-18% kasus terjadi pada atlet. Di Amerika Utara, insidensi bervariasi dari 5,5 sampai 9,9 kasus per 100.000 orang, sedangkan di Eropa berkisar 6-37 kasus per 100.000 orang. Studi observasi menunjukkan bahwa 30% individu yang mengalami rupture tendon Acilles dan telah menjalani operasi , tidak dapat kembali melakukan olahraga tertentu.Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga dalam mencegah ruptur tenson AchillesMetode: Kegiatan webinar diawali dengan persiapan pembuatan web banner, bahan kegiatan, dan penyusunan materi penyuluhan oleh tim penyuluh. Peserta penyuluhan adalah anggota keluarga mahasiswa Universitas Malahayati dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah edukasi dan diskusi. Tempat kegiatan penyuluhan adalah di Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengambilan data nilai pengetahuan peserta terkait pencegahan ruptur tendon achilles akibat aktifitas olahraga, baik sebelum maupun sesudah penyuluhanHasil: Peserta penyuluhan terbanyak adalah perempuan (32,0%). Selain itu, pekerjaan terbanyak adalah mahasiswa (38,0%) dan kelompok usia terbanyak dari peserta penyuluhan adalah dewasa (28,0%).Terjadi peningkatan tingkat pengetahuan peserta terkait pemahaman pengertian (100%), penyebab (100%),dan cara mencegah terjadinya ruptur tendon achilles (96%).Kesimpulan: Kegiatan webinar edukasi ini memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan penyakit rupture tendon Achilles.Kata Kunci: penyuluhan, ruptur tendon Achilles, webinar
Gerakan Kampus Berdampak Pada Penanganan Stunting Melalui Program Kklppm Cemerlang (Cegah Masalah Gizi, Raih Langkah Gemilang) Wulandari, Mardheni; Yudhistira, Al Hafidz; Ussalam, Ubaidillah Rafi; Agustin, Liya; Murtaqy N H, Aris Rizki
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23461

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang hingga saat ini masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia. Di pekon ini tidak memiliki kasus stunting yang tinggi. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan pemikiran yang dilandasi ilmu pengetahuan dalam masalah mengembangkan kualitas kesehatan manusia, yaitu mengedukasi/memberi informasi kepada masyarakat tentang apa dampak yang akan timbul dari stunting tersebut, untuk menjelaskan bahaya yang ditimbulkan dari stunting dan juga memberi informasi tentang bagaimana pencegahan serta mendeteksi anak agar tidak terjadi stunting pada masyarakat yang ada di Pekon Teba Bunuk melalui pemberian informasi dan juga edukasi melalui Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan – Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) kelompok 18 Universitas Malahayati. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan kesehatan melalui program Cegah Masalah Gizi Raih Langkah Gemilang (CEMERLANG), dan demonstrasi pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis jagung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai stunting dan pentingnya gizi seimbang, serta penerimaan positif terhadap puding jagung sebagai alternatif pangan lokal yang sehat. Program ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menurunkan prevalensi stunting di wilayah pedesaan.
Manfaat Nugget Ikan Kembung Untuk Tumbuh Kembang Anak Yuviska, Ike Ate; Yuliasari, Dewi; Suharman, Suharman; Oktaviyani, Dwi
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23457

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Tanggamus, dengan prevalensi 17,1% pada tahun 2023. Intervensi berbasis pangan lokal diperlukan untuk mencegah stunting.Tujuan: Program kerja GENTA (Gemar Nugget Ikan Kembung untuk Tumbuh Kembang Anak) bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dan pemanfaatan ikan kembung sebagai pangan bergizi.Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 22 Agustus 2025 di Balai Pekon Bandar Kejadian, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Peserta berjumlah 25 orang yang terdiri dari kader posyandu, ibu PKK, perangkat pekon, dan masyarakat. Metode kegiatan meliputi sosialisasi stunting, demonstrasi pembuatan nugget ikan kembung, pretest–posttest, serta penyerahan buku GENTA. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test.Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 43,16 (pretest) menjadi 46,04 (posttest) dengan selisih 2,88 poin (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan kegiatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan peserta. Produk nugget ikan kembung mendapat respon positif, terutama karena lebih disukai anak-anak dibanding ikan segar.Kesimpulan: Program kerja GENTA efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan pemanfaatan pangan lokal.Saran: Disarankan pengembangan diversifikasi olahan ikan kembung, pendampingan pemasaran, dan penelitian lebih lanjut terkait dampak konsumsi nugget ikan terhadap status gizi anak.
Pencegahan Dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Asih, Yusari; Marlina, Marlina; Trianingsih, Indah; Octaviana, Amrina; Roslina, Roslina
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23407

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang masih tinggi pada remaja, terutama remaja putri, yang berdampak pada prestasi belajar dan kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia dan pencegahannya melalui edukasi kesehatan. Pengabdian dilakukan di SMAN 1 Sukadana, Lampung Timur, dengan melibatkan 40 siswi kelas XI. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, penyuluhan interaktif menggunakan media power point dan leaflet, demonstrasi konsumsi tablet tambah darah, serta post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari skor 56 pada pre-test menjadi 85 pada post-test. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan sikap remaja terkait pencegahan anemia. Disarankan agar pihak sekolah dan tenaga kesehatan melakukan pendampingan berkelanjutan untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja.
Sosialisasi Lawan Anemia Pada Remaja Putri dengan Konsumsi Tablet Fe Martini, Martini; Lestari, Gangsar Indah; Ridwan, M.
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23715

Abstract

Pendahuluan: Anemia yang terjadi pada remaja putri memiliki kelompok usia yaitu mulai dari usia 15-24 tahun dan anemia remaja pada jenjang sekolah mencapai angka sekitar 23% remaja putri. Hal ini dapat berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran emaja dan produktifitas. Selain itu, secara khusus anemia yang dialami remaja putri akan berdampak lebih serius, mengingat mereka adalah para calon ibu yang akan hamil dan melahirkan seorang bayi, sehingga memperbesar risiko kematian ibu melahirkan, bayi lahir prematur dan berat bayi lahir rendah (BBLR). Tujuan : kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi pengetahuan pada Remaja Putri Tentang Pencegahan Anemia Metode: Kegiatan dilaksanakan pada sabtu, 26 april 2025,dengan cara ceramah, diskusi dan Evaluasi dinilai berdasarkan hasil pretest dan posttest yang dilaksanakan sebelum dan setelah kegiatan sosialisasi.Indikator keberhasilan peserta ditunjukkan dengan adanya peningkatan pengetahuan remaja Tentang Pencegahan anemia Manfaat: kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan anemia dengan mengkonsumsi Tablet FE Hasil: Diperoleh nilai rata–rata Remaja dengan nilai diatas 70 pada pretest sebesar 49,1% dan nilai rata–rata posttest sebesar 69,1%. Kesimpulan: meningkatnya pengetahuan Remaja tentang pencegahan anemia sebesar 20%. Diharapkan remaja dapat mengkonsumsi Tablet FE secara Teratur untuk mencegah terjadinya anemia pada remaja.Kata Kunci : Sosialisasi , Anemia , Remaja, Tablet FE
Promosi Kesehatan Peningkatan Pengetahuan Mengenai Bahaya Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja Nurliyani, Nurliyani; Sunarsih, Sunarsih; Isnaini, Nurul; Lhatifah, Neneng Siti; Astriana, Astriana
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.20334

Abstract

Pergaulan bebas merupakan fenomena sosialyang semakin berkembang, terutama di kalangan remaja dan anak muda. Fenomena ini dapat memengaruhi pola pikir, sikap, serta perilaku individu yang terlibat, dengan dampak negatifyang dapat merusak aspek fisik, mental, dan sosial. Perilakuseks bebas adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual dengan lawan jenis, mulai dari tingkah laku yang dilakukannya dengan sentuhan, beciuman dan bercumbuan sampai menempelkan alat kelamin yaitu dengan salingmenggesekkan alat kelamin dengan pasangan namun belumbersenggama (petting) dan yang sudah bersenggama(intercourse), yang dilakukan di luar hubungan pernikahan(Sarwono, 2012).Tujuan Promosi Kesehatan ini adalah meningkatan pengetahuan bahaya seks bebas pada remaja sehingga dapat diturunkannya permasalahan kesehatan dan sosial akibat seks bebas. Kegiatan promosi kesehatan berupa penyuluhan mengenaiupaya peningkatan Bahaya Pergaulan Bebas kepada para siswa-siswi SMK 4 Bandar Lampung, berjalan dengan baik. Kegiatan penyuluhan memiliki dampak positif terhadappeningkatan pengetahuan peserta penyuluhan tentang Bahaya Pergaulan Bebas. Semakin meningkatnya pengetahuan peserta penyuluhan, akan dapat menghasilkan perilaku baik yangdapat mencegah penularan Penyakit Menular Seksual.Dengan demikian, angka kejadian Penyakit Menular Seksual di masyarakat dapat diturunkan dan derajat kesehatan masyarakat menjadi optimal.
Sosialisasi Pemanfaatan Pangan Lokal Cegah Anemia Pada Ibu Hamil Stefanicia, Stefanicia; Hertati, Dessy
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23448

Abstract

Pendahuluan:Ibu hamil termasuk kelompok yang sangat rentan mengalami anemia, hal ini disebabkan karena meningkatnya kebutuhan tubuh ibu akan zat besi, seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah dan ukuran sel darah merah atau konsentrasi pada hemoglobin berada dibawah nilai batas normal (11 gr/dL) pada ibu hamil, akibatnya dapat mengganggu kapasitas darah untuk mengangkut oksigen kesekitar tubuh. Berdasarkan analisis situasi dan hasil temuan di UPTD Puskesmas Bukit Hindu didapatkan data berdasarkan buku register pada Januari – Juni 2025 terdapat 140 kasus ibu hamil yang mengalami anemia. Tujuan : kegiatan ini bertujuan untuk memberikan Edukasi melalui Inovasi dan mengaplikasikannya dalam Pengabdian Kepada Masyarakat melalui Pemanfaatan Pangan Lokal Cegah Anemia pada Ibu Hamil Di Posyandu Permata Kahayan UPTD Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangkaraya. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat dengan mengundang sasaran yaitu ibu – ibu hamil yang berada di wilayah Posyandu Permata Kahayan UPTD Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya. Evaluasi : ibu – ibu hamil yang hadir, mengikuti sosialisasi dengan antusias, mampu menyampaikan dan menjawab pertanyaan pemateri maupun dari moderator. Hasil: Semua ibu – ibu yang mengikuti sosialisasi antusias menyampaikan dan menjawab pertanyaan pemateri maupun dari moderator, artinya materi yang diberikan dalam bentuk Leaflet Pemanfaatan Pangan Lokal Cegah Anemia pada Ibu Hamil, tersampaikan dengan baik. Kesimpulan: Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat yang disampaikan Adanya peningkatan pengetahuan ibu melalui Leaflet Pemanfaatan Pangan Lokal Cegah Anemia pada Ibu Hamil.
Pengembangan Produk Nugget Berbasis Ayam Sebagai Inovasi Pmt (Pemberian Makanan Tambahan) Untuk Upaya Pencegahan Stunting Silvia, Eka; Nabila, Anisa Putri; Suryani, Qori Ramadani; Saputra, Arjuna Anugrah; Rivaldo, Rivaldo
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23404

Abstract

Stunting merupakan kondisi ketika anak mengalami gangguan pertumbuhan kronis dalam jangka panjang, yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah dibandingkan standar usianya. Salah satu cara pencegahan stunting pada balita adalah melalui pemberian makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan pemahaman serta peran mahasiswa KKL-PPM di Pekon Tala Gening bersama bidan dan kader desa dalam upaya mengatasi stunting pada balita. Pendekatan yang dilakukan meliputi kegiatan penyuluhan serta pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan dasar nugget ayam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa diperlukan pendampingan lebih lanjut untuk mengembangkan variasi olahan pangan lokal menjadi makanan tambahan sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal.
Impelementasi Best Practice Kampung Keluarga Berkualitas Untuk Percepatan Penurunan Stunting (Naget Tempe Dan Daun Kelor) Triyoso, Triyoso; Lia, Melina Eka; Setiawati, Setiawati; Yulendasari, Rika; Bayhaqy, Aqsol
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23463

Abstract

Stunting merupakan kondisi ketika anak mengalami gangguan pertumbuhan kronis dalam jangka panjang, yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah dibandingkan standar usianya. Salah satu cara pencegahan stunting pada balita adalah melalui pemberian makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan pemahaman serta peran mahasiswa KKL-PPM di Pekon Negeri Ngarip bersama bidan dan kader desa dalam upaya mengatasi stunting pada balita. Pendekatan yang dilakukan meliputi kegiatan penyuluhan serta pemberian makanan tambahan berbahan dasar nugget ayam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa diperlukan pendampingan lebih lanjut untuk mengembangkan variasi olahan pangan lokal menjadi makanan tambahan sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal