cover
Contact Name
DEWI YULIASARI
Contact Email
dewiys52@yahoo.co.id
Phone
+6285279526789
Journal Mail Official
dewiys52@yahoo.co.id
Editorial Address
http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/PERAKMALAHAYATI/about/editorialTeam
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2685547X     EISSN : 26848899     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
jurnal perak malahayati adalah jurnal pengabdian kesehatan masyarakat(PKM) Khusus untuk bidang kesehatan.
Articles 291 Documents
EDUKASI TENTANG DETEKSI DINI DEPRESI PASCAKELAHIRAN BESERTA CARA MENCEGAHNYA DI DESA PEGUYANGAN KANGIN KECAMATAN DENPASAR UTARA KOTA DENPASAR I Komang Lindayani; Ni Wayan Suarniti; Ida Bagus Made Putra Mahendra
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.25381

Abstract

Masa nifas (6 minggu pascapersalinan) merupakan periode rawan bagi ibu karena perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat menimbulkan stres hingga depresi pascakelahiran. Depresi ini berdampak serius terhadap kesehatan ibu, pemberian ASI, hubungan dengan keluarga, serta tumbuh kembang anak. Prevalensi depresi pascakelahiran di Indonesia 18–25%, dan di Denpasar mencapai 23–25%. Di Desa Peguyangan Kangin, masalah utama adalah masih tingginya prevalensi depresi pascapersalinan dan rendahnya dukungan sosial bagi ibu nifas.Tujuan program adalah meningkatkan pemahaman ibu dan keluarga tentang gejala serta pencegahan depresi pascakelahiran, serta menurunkan prevalensinya. Solusi dari permasalahan ini adalah edukasi deteksi dini dan pencegahan depresi pascapersalinan melalui penyuluhan, booklet, dan media audiovisual dengan melibatkan ibu, keluarga, dan masyarakat. Manfaat dari kegiatan ini adalah dapat meningkatkan kesadaran, memperkuat dukungan sosial, mencegah komplikasi psikologis, dan menjaga kesehatan ibu serta anak.Pelaksanaan kegiatan melalui proses berikut ini:  pre-test, penyuluhan (ceramah, video, booklet), dan post-test yang dilaksanakan pada posyandu Integrasi Layanan Primer pada tanggal 14 September 2025 dengan sasaran sebanyak 30 orang.
Sosialisasi Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Eka Silvia; Nur Bella; Muhammad Adib Adz Dzikro; Alexander Michael Darmawan; Ika Dianisa
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.23460

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian utama di Indonesia, khususnya pada anak-anak balita. Kondisi ini ditandai dengan ketidakberhasilan pertumbuhan akibat kekurangan nutrisi sejak masa kehamilan hingga awal kehidupan. Dampaknya meliputi hambatan pada pertumbuhan fisik, perkembangan mental, hingga penurunan produktivitas di masa depan. Upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui kampanye kesehatan yang menekankan pentingnya asupan gizi seimbang.Tujuan: Kegiatan kampanye kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta peran aktif ibu hamil, menyusui, dan masyarakat dalam pencegahan stunting.Metode: Kegiatan dilakukan melalui promosi kesehatan dengan melibatkan tenaga kesehatan dan kader posyandu. Aktivitas kampanye meliputi pemeriksaan kehamilan secara teratur, pemberian ASI eksklusif, serta pemberian makanan pendamping ASI yang bergizi sesuai waktu yang tepat. Penyuluhan dilakukan dengan metode tatap muka, diskusi kelompok, dan media edukasi.Hasil: Melalui kegiatan kampanye kesehatan, ibu hamil dan menyusui memperoleh pengetahuan yang lebih baik mengenai pentingnya gizi seimbang, ASI eksklusif, serta MP-ASI yang tepat. Keterlibatan kader posyandu juga berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.Kesimpulan:Kampanye kesehatan mengenai pencegahan stunting berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan serta peran aktif ibu dan masyarakat dalam mencegah stunting pada anak.
Edukasi Dan Pendampingan Uji T-Test Bagi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati Dalam Mendukung Penyusunan Skripsi Ike Ate Yuviska; Linawati Novikasari
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.25849

Abstract

Kemampuan memilih, menjalankan, dan menginterpretasikan uji statistik merupakan kebutuhan penting bagi mahasiswa kesehatan masyarakat dalam penyusunan skripsi, khususnya ketika menganalisis perbedaan rerata dua kelompok atau dua pengukuran. Hasil diskusi awal dengan mahasiswa menunjukkan masih terdapat kesulitan dalam membedakan one-sample t-test, independent sample t-test, dan paired sample t-test, memeriksa prasyarat normality dan homogeneity, serta menafsirkan output perangkat lunak statistik. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa kesehatan masyarakat dalam menerapkan uji t-test secara tepat untuk mendukung penyusunan skripsi. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi, demonstrasi, praktik terpandu, dan pendampingan interpretasi output dengan peserta mahasiswa semester akhir yang sedang menyiapkan proposal atau skripsi. Bahan yang digunakan meliputi slide materi, contoh data penelitian kesehatan masyarakat, laptop, proyektor, dan lembar evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta lebih mampu menentukan jenis uji t-test sesuai desain penelitian, melakukan uji prasyarat, menjalankan analisis pada software statistik, dan menyusun narasi hasil uji dalam format skripsi. Kegiatan ini disimpulkan bermanfaat dalam memperkuat literasi statistik terapan mahasiswa. Disarankan agar pendampingan serupa dilakukan secara berkala dan dilengkapi klinik data skripsi berbasis kasus mahasiswa.
Penyuluhan Tentang Hypnobreastfeeding Untuk Meningkatkan Keberhasilan Menyusui Yusari Asih; Marlina Marlina; Indah Trianingsih; Amrina Octaviana; Roslina Roslina
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.26236

Abstract

Keberhasilan menyusui merupakan salah satu indikator penting kesehatan ibu dan bayi. Beberapa faktor, termasuk kecemasan, kurangnya pengetahuan, dan dukungan, dapat memengaruhi keberhasilan menyusui. Hypnobreastfeeding merupakan pendekatan inovatif yang menggabungkan teknik relaksasi dan edukasi untuk membantu ibu dalam menyusui secara optimal. Hilirisasi penelitian menjadi penting untuk menerapkan temuan penelitian ini secara langsung di masyarakat. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan Hypnobreastfeeding guna meningkatkan keberhasilan menyusui di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Metode: Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan praktik langsung Hypnobreastfeeding, melibatkan 30 ibu sebagai peserta. Persiapan kegiatan meliputi penyusunan materi edukasi, pembuatan leaflet, dan simulasi praktik. Evaluasi dilakukan dengan mengukur kesiapan menyusui, tingkat kecemasan, dan kepercayaan diri peserta sebelum dan setelah kegiatan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kesiapan menyusui, penurunan kecemasan, dan meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam menyusui. Mayoritas peserta melaporkan pengalaman menyusui yang lebih nyaman dan lancar setelah mengikuti kegiatan. Kesimpulan: Penerapan Hypnobreastfeeding melalui pengabdian kepada masyarakat efektif dalam meningkatkan keberhasilan menyusui. Disarankan agar pendekatan ini diimplementasikan secara berkelanjutan di fasilitas kesehatan primer di Kabupaten Pringsewu.Kata Kunci : Hypnobreastfeeding, keberhasilan menyusui, edukasi, pengabdian kepada masyarakat
PENILAIAN STATUS GIZI ANTROPOMETRI PADA ANAK USIA SEKOLAH 6-7 TAHUN DI WILAYAH JATIMULYO Annisa Mayang Soliha; Ayu Amanda Putri; Arini Rahmawati; Aqiqah Arrozzaq Ussamawati; Cucun Purnamasari
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.24621

Abstract

Pendahuluan: Status gizi anak usia sekolah merupakan indikator penting dalam menilai pertumbuhan, perkembangan, kesehatan, serta kemampuan belajar anak. Dilansir dari hasil Riskedas Kemenkes di tahun 2018 sebanyak 11,2% anak usia sekolah di Indonesia masih mengalami kondisi gizi kurang. Permasalahan gizi pada kelompok usia ini masih menjadi isu kesehatan masyarakat di Indonesia sehingga memerlukan upaya promotif dan preventif yang berkelanjutan.Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menilai status gizi anak usia sekolah melalui pengukuran antropometri sebagai upaya pemantauan pertumbuhan dan peningkatan kesadaran gizi.Metode: Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 5 Jatimulyo, Kabupaten Lampung Selatan, dengan sasaran 20 anak usia 6–7 tahun. Metode yang digunakan meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan, perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta pengelompokan status gizi berdasarkan standar nasional.Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% anak memiliki status gizi kurang, sedangkan 5% berstatus gizi normal dan 5% berstatus gizi lebih.Kesimpulan: dari kegiatan ini adalah masih tingginya permasalahan gizi pada anak usia sekolah sehingga diperlukan pemantauan pertumbuhan secara berkala serta edukasi gizi berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan.Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat; status gizi; antropometri; IMT; anak usia sekolah  
Edukasi Dan Pelatihan Akupresur Untuk Menurunkan Tekanan Darah Di Sekolah Lansia M Ridwan; Septi Widiyanti; Gangsar Indah Lestari
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.25603

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas akibat penyakit kardiovaskular di Indonesia. Jika tidak dikendalikan, hipertensi dapat menyebabkan kerusakan organ target seperti jantung, otak, ginjal, dan pembuluh darah. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kekakuan arteri, mengurangi suplai oksigen ke jantung, memicu angina, serangan jantung, gagal jantung, aritmia, stroke, dan gagal ginjal. Tujuan : kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pijat Akupresur untuk menurunkan tekanan darah pada lansia. Metode: Kegiatan dilaksanakan dengan cara ceramah, diskusi dan pelatihan teknik pijat akupresur yang diikuti oleh 22 lansia. Evaluasi dinilai berdasarkan hasil pretest dan posttest yang dilaksanakan sebelum dan setelah kegiatan edukasi dan pelatihan. Indikator keberhasilan peserta ditunjukkan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan trampilnya Lansia dalam memperagakan pijat Akupresur untuk menurunkan tekanan darah. Manfaat: kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Lansia tentang teknik Akupresur untuk menurunkan tekanan darah. Hasil: Diperoleh nilai rata–rata pretest sebesar 64,9 dan nilai rata–rata posttest sebesar 82,5. Kesimpulan: meningkatnya pengetahuan Lansia tentang Akupresur untuk menurunkan tekanan darah sebesar 17,6. Diharapkan Lansia secara rutin dapat menarapkan pijat Akupresur sebagai alternatif untuk menurunkan tekanan darah dalam pencegahan terjadinya hiperensi
Edukasi Kesehatan Mengenai Pencegahan Penularan Tuberkulosis Dan Optimalisasi Peran Keluarga Sebagai Pengawas Minum Obat (PMO) Aryanti Wardiyah; Eka yudha chrisanto; Rudi winarno; Muhammad ricko gunawan
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.25960

Abstract

Tuberkulosis (TBC) hingga saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan global yang paling utama dan menyebabkan tingginya angka morbiditas serta mortalitas, terutama di negara-negara berkembang. Keberhasilan dalam proses pengobatan penyakit TBC sangat bergantung pada tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi pengobatan jangka panjang, serta sangat membutuhkan dukungan dari lingkungan sosial, khususnya dari pihak keluarga. Kurangnya pengetahuan di kalangan masyarakat mengenai cara penularan penyakit ini dan pentingnya kepatuhan dalam minum obat sering kali menjadi penyebab utama terjadinya kegagalan pengobatan serta meluasnya penularan. Di sisi lain, adaptasi terhadap penyakit kronis dapat memicu stres psikologis yang mengancam kesejahteraan pasien, sehingga intervensi edukatif dan dukungan sosial menjadi sangat vital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman yang komprehensif bagi pasien dan keluarganya mengenai penyakit TBC, cara pencegahan penularannya, serta secara khusus untuk memperkuat peran keluarga dalam melakukan perawatan pasien di rumah sebagai Pengawas Minum Obat (PMO). Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan interaktif meliputi ceramah, diskusi, dan sesi tanya jawab yang dilengkapi media visual (PPT, leaflet, dan X-Banner). Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi pada bulan Januari 2026 di Ruang Pesisir RS A. Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung, dengan sasaran 30 partisipan yang terdiri dari pasien dan keluarga pasien. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan mengenai definisi, gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan TBC. Keluarga pasien juga menunjukkan komitmen yang kuat untuk berperan aktif sebagai PMO, menjaga kebersihan lingkungan rumah, serta memberikan dukungan nutrisi dan perlindungan emosional bagi pasien. Edukasi kesehatan yang terstruktur terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, yang merupakan faktor predisposisi utama dalam pembentukan perilaku kesehatan. Peran aktif keluarga sangat krusial dalam memutus mata rantai penularan TBC dan mencegah terjadinya resistensi obat (MDR-TB).  
Edukasi Pencegahan Penyakit Bronkitis Ringgo Alfarisi; Febi Ismatika; Ismi Yelfa
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.25800

Abstract

Pendahuluan: Bronkitis dilaporkan lebih banyak terjadi pada populasi dengan status sosial-ekonomi rendah dan individu yang tinggal di daerah perkotaan atau perindustrian. Tidak ada predileksi ras pada penyakit bronkitis akut. Di negara empat musim, sebagian besar kasus bronkitis akut terjadi pada musim gugur atau musim dingin. Meski demikian, bronkitis akut dapat terjadi pada musim apapun tergantung dinamika infeksi virus tahunanTujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam mencegah penyakit bronchitis.Metode: Kegiatan penyuluhan diawali dengan persiapan pembuatan banner, bahan kegiatan, dan penyusunan materi penyuluhan oleh tim penyuluh. Peserta penyuluhan adalah petugas cleaning service Universitas Malahayati dengan jumlah peserta sebanyak 28 orang. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah edukasi dan diskusi. Tempat kegiatan penyuluhan adalah di Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengambilan data nilai pengetahuan peserta terkait pencegahan bronkitis, baik sebelum maupun sesudah penyuluhanHasil: Peserta penyuluhan seluruhnya adalah perempuan (100,0%) dan kelompok usia terbanyak dari peserta penyuluhan adalah midle age (57,7%). Terjadi peningkatan tingkat pengetahuan peserta terkait pemahaman pengertian (100%), penyebab (100%),dan cara mencegah terjadinya bronkitis (100%).Kesimpulan: Kegiatan edukasi ini memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan penyakit bronchitis.Kata Kunci: edukasi, bronkitis, penyuluhan
Penyuluhan Kesehatan Range Of Motion (Rom) Kepada Pasien Dan Keluarga Pasien Andoko Andoko; Riska Wandini; Rilyani Simahaya; Umi Romayati Keswara
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.25921

Abstract

Penyakit stroke merupakan penyebab ketiga kecacatan di dunia akibat gangguan fungsi syaraf yang terjadi seperti gangguan penglihatan, bicara pelo, gangguan mobilitas, serta kelumpuhan pada wajah maupun ekstremitas. Kondisi seperti ini yang menyebabkan penderita stroke memiliki ketergantungan yang tinggi dalam melakukan aktivitas sehari-hari pada orang lain. Penyebab dari Stroke ini adanya Hipertensi, Kolesterol, gangguan jantung, Diabetes Melitus, riwayat Stroke dalam keluarga. Tujuan Kegiatan pengabmas ini dilakukan bertujuan agar anggota keluarga dapat melatih ROM bagi anggota keluarga yang lain apabila terkena serangan stroke. Serta dapat meningkatkan pengetahuan anggota keluarga untuk dapat melatih klien didalam melatih ROM secara mandiri. Metode yang dilakukan berupa pemberian Leaflet/ brosur serta Demonstrasi gerakan ROM serta diskusi tanya jawab dengan melibatkan pasien yang berada di RSD Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung. Hasil, para responden peserta pengabmas, memahami seputar penyakit Hypertensi, Stroke serta dapat melakukan latihan ROM. Kesimpulan metode pengabmas yang dilakukan dengan pemberian materi serta Demonstrasi gerakan ROM memberikan pemahaman yang efektif bagi anggota keluarga didalam menangani kasus Hipertensi dan melatih gerakan ROM bagi keluarga.
Program Edukasi Gizi Seimbang Dan Pencegahan Stunting Eka Trismiana; Riska Wandini; Aryanti Aryanti; Rilyani Rilyani; Andoko Andoko
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.25786

Abstract

Masalah gizi pada anak usia dini masih menjadi tantangan besar di Indonesia, terutama stunting yang dapat menurunkan kualitas kesehatan, perkembangan kognitif, serta produktivitas di masa depan. Data UNICEF (2021) menunjukkan bahwa Indonesia termasuk negara dengan prevalensi stunting tertinggi di dunia, termasuk di wilayah pedesaan seperti Pekon Dadimulyo yang masih menghadapi keterbatasan pengetahuan gizi dan sanitasi. Program edukasi gizi seimbang ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pola makan sehat, praktik pemberian makan anak, serta pemanfaatan pangan lokal untuk mencegah stunting. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, praktik pemberian makan bayi dan anak, simulasi penyusunan menu sederhana, serta pengenalan produk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal berupa Natetel (Naget Tempe Wortel). Program ini diikuti oleh 55 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga, kader posyandu, dan perangkat pekon. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memahami gizi seimbang serta keberanian mencoba inovasi pangan lokal. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendekatan edukasi berbasis partisipasi yang dipadukan dengan inovasi produk lokal efektif meningkatkan kesadaran gizi masyarakat. Disarankan program serupa dilaksanakan secara berkesinambungan dengan dukungan posyandu agar praktik gizi seimbang dapat diterapkan secara konsisten di tingkat rumah tangga untuk mencegah stunting. Kata Kunci: gizi seimbang, stunting, pangan lokal