cover
Contact Name
DEWI YULIASARI
Contact Email
dewiys52@yahoo.co.id
Phone
+6285279526789
Journal Mail Official
dewiys52@yahoo.co.id
Editorial Address
http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/PERAKMALAHAYATI/about/editorialTeam
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2685547X     EISSN : 26848899     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
jurnal perak malahayati adalah jurnal pengabdian kesehatan masyarakat(PKM) Khusus untuk bidang kesehatan.
Articles 254 Documents
Program Pengabdian Kepada Masyarakat Pada Ibu Hamil Untuk Mengurangi Konstipasi Dengan Yogurt Di PMB Yanti Supriani Bandar Lampung Ratna Dewi Putri; Fijri Rachmawati; Ni Komang Hindi Triana
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 1 (2022): Vol.4 No 1,Mei 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.36 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v4i1.6890

Abstract

Pendahuluan gangguan saluran pencernaan seperti mual dan sembelit sering terjadi selama kehamilan sedangkan sembelit adalah keluhan paling umum kedua pada ibu hamil. Jika tidak dikelola dengan baik konstipasi dapat menyebabkan komplikasi serius. Perubahan pola makan pada masa hamil juga berperan untuk terjadinya konstipasi komposisi makanan yang kurang mengandung serat baik dari sayuran, buah akan memperbesar resiko terjadinya konstipasi. Konstipasi merupakan sindrom klinis yang sering terjadi pada sekitar 2,6% hingga 24,8% di Asia dan 40% ibu hamil. Mengejan pada pasien dengan konstiping dapat melukai saraf pudendal dan melemahkan dasar panggul. Penanganan sembelit saat hamil perlu mendapat mendapat perhatian khusus karena menyangkut kesehatan ibu dan anak. Selain itu, konstipasi kronis dapat mengakibatkan komplikasi yang berpotensi serius seperti impaksi tinja, inkontinensia, kerusakan usus, perdarahan, wasir, dan fisura anus. Salah satu terapi yang digunakan untuk menangani konstipasi adalah Yogurt.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai perubahan fisiologis saat hamil dan penggunaan yogurt  untuk mengatasi konstipasi.Metode yang digunakan adalah penyuluhan. Peserta dalam penyuluhan ini berjumlah sebanyak 9 orang. Kegiatan penyuluhan dilakukan pada hari kamis tanggal 21 April 2022. Sasaran dalam penyuluhan ini ibu hamil trimester III yang mengalami konstipasi. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan berlangsung selama 1 jam.Hasil kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan tentang penggunaan yogurt untuk mengatasi konstipasi.Kesimpulan Konsumsi konvensional dapat berperan dalam memperbaiki gejala konstipasi selama kehamilan. Kata kunci : Ibu hamil, Konstipasi, Yogurt ABSTRACT Introduction digestive tract disorders such as nausea and constipation are common during pregnancy while constipation is the second most common complaint in pregnant women. If not managed properly constipation can lead to serious complications. Changes in diet during pregnancy also play a role in the occurrence of constipation. The composition of foods that do not contain good fiber from vegetables, fruit will increase the risk of constipation. Constipation is a clinical syndrome that often occurs in about 2.6% to 24.8% in Asia and 40% of pregnant women. Constipation reduces quality of life and increases the burden on the health care system. Straining in a constipated patient can injure the pudendal nerve and weaken the pelvic floor or impair pelvic support function. In addition, chronic constipation can lead to potentially serious complications such as fecal impaction,incontinence, intestinal damage, bleeding, hemorrhoids, and anal fissures. One of the therapies used to treat constipation is yogurt. The purpose of this activity is to increase the knowledge of pregnant women regarding physiological changes during pregnancy and the use of probiotic yogurt to treat constipation. The method used is counseling. Participants in this counseling collected as many as 9 people. The counseling activity was carried out on Thursday, April 21, 2022. The target of this counseling was third trimester pregnant women who were constipated. The counseling activity lasted for 1 hour.The result of this activity is an increase in knowledge about the use of yogurt to treat constipation.Conclusion Conventional consumption can play a role in improving constipation symptoms during pregnancy. Keywords : pregnant women, constipation, yogurt
Pentingnya Gizi Pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Periode 1000 Hpk Nurul Isnaini; Ana Mariza; Meliya Adiya Putri
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 1 (2022): Vol.4 No 1,Mei 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.81 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v4i1.6823

Abstract

Pendahuluan Status gizi kesehatan ibu dan anak merupakan penentu kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut semakin jelas dengan adanya bukti bahwa status gizi dan kesehatan calon ibu pada masa prakonsepsi, saat kehamilan, dan menyusui merupakan periode yang kritis. Periode 1000 HPK ( hari pertama kehidupan) yang terdiri dari 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada kehidupan pertama bayi.Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya gizi selama kehamilan agar bayi yang dilahirkan tidak mengalami stunting.Hasil Kegiatan yang dilakukan berlangsung dengan baik, dihadiri 17 ibu hamil yang antusias mendengarkan materi yang disampaikan. Adapun materi yang diberikan diantaranya berkenaan tentang pengertian gizi, akibat jika terjadinya masalah gizi selama kehamilan, dan asupan nutrisi selama kehamilan. Dengan adanya penyampaian informasi dan edukasi melalui kegiatan penyuluhan dan konseling terhadap pasangan ibu hamil diharapkan ibu hamil mengetahui dan mengerti hal-hal yang perlu disiapkan selama masa kehamilan dan kebutuhan nutrisi selama kehamilanMetode yang diberikan adalah penyuluhan materi tentang Pentingnya Gizi Pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Periode 1000 HPK.Kesimpulan Penyuluhan merupakan suatu upaya peningkatan pengetahuan ibu hamil agar selama kehamilan ibu dapat mencukupi gizi dan nutrisi selama kehamilan untuk mencegah stunting. Kata Kunci : Gizi, Ibu hamil ABSTRACT Introduction The nutritional status of maternal and child health is a determinant of the quality of human resources. This is increasingly clear with the evidence that the nutritional status and health of prospective mothers during preconception, pregnancy, and breastfeeding are critical periods. The period of 1000 HPK (first day of life) which consists of 270 days during pregnancy and 730 days in the baby's first life. The purpose of this activity is to increase the knowledge of pregnant women about the importance of nutrition during pregnancy so that babies born do not experience stuntingMethod provided is material counseling about the Importance of Nutrition in Pregnant Women as an Effort to Prevent Stunting in the 1000 HPK PeriodResult The activity was carried out well, attended by 17 pregnant women who enthusiastically listened to the material presented. The material provided includes the understanding of nutrition, the consequences of nutritional problems during pregnancy, and nutritional intake during pregnancy. With the delivery of information and education through counseling and counseling activities for pregnant women, pregnant women are expected to know and understand the things that need to be prepared during pregnancy and nutritional needs during pregnancy.Conclusion Counseling is an effort to increase knowledge of pregnant women so that during pregnancy the mother can provide adequate nutrition and nutrition during pregnancy to prevent stunting. Keywords: Nutrition, Pregnant Woman 
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Program Edukasi Persiapan Meng-Asi-Hi Pada Ibu Hamil Di Desa Tri Dharma Wirajaya Tulang Bawang Astriana Astriana; Susilawati Susilawati; Descha Anita Natalia
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 1 (2022): Vol.4 No 1,Mei 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.841 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v4i1.6885

Abstract

Pendahuluan Masih banyak ibu yang memberikan makanan tambahan pengganti ASI yaitu Susu formula kepada bayi yang berumur kurang dari empat bulan. Berdasarkan data diketahui bahwa sebanyak 30,7% bayi < 6 bulan tidak diberikan ASI eksklusif, dimana tertinggi di  Kabupaten Pringsewu sebesar 46,3% dan terendah di Tulang bawnag  sebesar 18,3% sedangkan Kabupaten Lampung Timur sebesar 26,5%. Tujuan : untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai persiapan mneg- ASI-HiMetode: penyuluhan dengan ceramah, diskusi dan demosntrasi. Peserta sebanyak 4 ibu hamil. Media yang di berikan adalah leaflet.Hasil Kegiatan di lakukan di salah satu rumah warga dengan 4 ibu hamil. Pelaksanaan di lakukan selama kurang lebih 90 menit. Pelaksanaan kegiatan di lakukan dengan langkah – langkah yang sudah di susun pada SAP sebelumnya. Pelaksanaan di lakukan secara hikmat, rangkaian persiapan sudah di sediakan seperti media leaflet untuk di bagikan kepaa ibu hamil. Kesimpulan : Hasil intervensi penyuluhan mengenai program Meng-ASI-Hi pada ibu hamil di dapatkan hasil yang baik dimana ibu hamil dapat menjawab pertanyaan yang di berikan mengenai ASI, menyusui, pijat oxitosin, dan perawatan payudara. Selain itu ibu hamil terlihat senang dan berjanji dan berniat akan memberikan Asi secara eklusif. Kata Kunci :ASI, persiapan, ibu hamil ABSTRACT Introduction There are still many mothers who provide complementary foods to replace breast milk Susu formula for babies who are less than four months old. Based on the data, it is known that 30.7% of infants < 6 months were not exclusively breastfed, where the highest was in Pringsewu Regency at 46.3% and the lowest was in Tulang Bawnag at 18.3% while East Lampung Regency was 26.5%.Purpose: to increase knowledge of pregnant women about preparation for breastfeeding-Hi. Methods: counseling with lectures, discussions and demonstrations. Participants were 4 pregnant women. The media provided is a leaflet.Result The activity was carried out in a resident's house with 4 pregnant women. Implementation is carried out for approximately 90 minutes. The implementation of activities is carried out with the steps that have been compiled in the previous SAP. The implementation is done wisely, a series of preparations have been provided such as media leaflets to be distributed to pregnant women.  Conclusion: The results of the intervention regarding the Meng-ASI-Hi program in pregnant women obtained good results where pregnant women were able to answer questions given about breastfeeding, breastfeeding, oxytocin massage, and breast care. In addition, pregnant women are happy and promise to provide exclusive breastfeeding. Keywords: ASI, preparation, pregnant women 
Program Pengabdian Kepada Masyarakat Untuk Ibu Hamil Trimester I Terkait Pencegahan Mual Muntah Yang Diatasi Dengan Akupresure Di Praktek Mandiri Bidan Sekampung Lampung Timur Tahun 2022 Anggraini Anggraini; Yuli Yantina; Rita Septiana
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 1 (2022): Vol.4 No 1,Mei 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.989 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v4i1.6721

Abstract

Pendahuluan : Pengabdian masyarakat adalah suatu kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun. Program ini dirancang oleh Universitas Malahayati Bandar Lampung bagi Mahasiswa Program Profesi Bidan untuk memberikan konstribusi nyata bagi masyarakat setempat, khususnya dalam kasus ini adalah ibu hamil trimester I yang mengalami hiperemesis gravidarum atau mual muntah.Tujuan : Tujuan dalam Pengabdian Masyarakat kepada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum atau mual muntah adalah upaya pencegahan dan mengatasi mual muntah yang terjadi pada ibu hamil dengan akupresure.Metode Penelitian : Pada pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan kepada ibu hamil trimester pertama yang mengalami hiperemesis gravidarum atau mual muntah. Penyuluhan dibantu dengan menggunakan layar LCD dan Leaflet yang dibagikan kepada ibu hamil.Hasil : Ibu hamil setelah diberikan penyuluhan menjadi lebih memahami dan dapat mempraktekan latihan mengenai pijat akupresur untuk mengatasi mual muntah.Kesimpulan : Melalui pengabdian masyarakat melalui metode penyuluhan dapat membantu mengurangi angka Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dikarenakan asupan makanan ibu hamil yang kurang. Kata Kunci : Penyuluhan, Ibu Hamil, Mual Muntah, Akupresur ABSTRACT Introduction : Community service is an activity that aims to help certain communities in several activities without expecting any form of reward. This program was designed by Malahayati University Bandar Lampung for Midwife Profession Program Students to make a real contribution to the local community, especially in this case are first trimester pregnant women who experience hyperemesis gravidarum or nausea and vomiting. Purpose: The purpose of Community Service to pregnant women who experience hyperemesis gravidarum or nausea and vomiting is an effort to prevent and overcome nausea and vomiting that occurs in pregnant women with acupressure.Methods: In this community service, counseling methods are used for first trimester pregnant women who experience hyperemesis gravidarum or nausea and vomiting. Counseling is assisted by using LCD screens and leaflets distributed to pregnant women. Results: Pregnant women after being given counseling became more understanding and able to practice exercises regarding acupressure massage to overcome nausea and vomiting. Conclusion: Community service through counseling methods can help government programs to reduce the number of Chronic Energy Deficiency (KEK) and Low Birth Weight (LBW) due to insufficient food intake for pregnant women. Keywords : Counseling, Pregnant Women, Nausea Vomiting, Acupressure
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Teknik Menyusui Di Desa Liman Benawi Lampung Tengah Vida Wira Utami; Nita Evrianasari; Vina Lutfiana
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 1 (2022): Vol.4 No 1,Mei 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.255 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v4i1.6256

Abstract

Pendahuluan Pentingnya pengetahuan ibu mengenai teknik menyusui yang benar mempengaruhi keberhasilan dalam memberikan ASI. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan ibu dalam menyusui ibu yaitu faktor psikologis, faktor fisik, pekerjaan, pengatahuan dan partisipasi suami/keluarga. Manfaat dari teknik menyusui yang benar yaitu putting susu tidak lecet, perlekatan menyusu pada bayi kuat, bayi menjadi tenang dan tidak terjadi gumoh. Menyusui dengan teknik yang tidak benar selain juga menyebabkan putting susu lecet dapat juga menyebabkan asi tidak keluar secara optimal sehingga produksi asi menurun dan bayi tidak mau menyusu kembali, Menurut berbagai penelitian pemberian ASI ekskulsif minimal 6 bulan. . Oleh karena itu sangat diperlukannya kesadaran akan pentingnya teknik menyusui.Tujuan untuk memberikan informasi mengenai teknik menyusui yang benar agar bayi mendapatkan asupan yang bergizi dan meningkatkan kedekatan ibu anak.Metode Kegiatan penyuluhan berupa presentasi dan praktik mengenai teknik menyusui yang benar. Hasil dari kegiatan ini peserta dapat mengaplikasikan materi presentasi melalui praktik yang dilakukan dengan baik dan benar.Kesimpulan Membuktikan bahwa penyuluhan telah berhasil dilakukan. Kata Kunci : Teknik menyusui, penyuluhan, kesehatan. ABSTRACT Introoduction The importance of mother's knowledge about the correct breastfeeding technique affects the success of breastfeeding. The factors that influence the success of mothers in breastfeeding mothers are psychological factors, physical factors, work, knowledge and participation of husband/family. The benefits of the correct breastfeeding technique are that the nipple does not blister, the attachment of breastfeeding to the baby is strong, the baby becomes calm and does not spit up. Breastfeeding with incorrect techniques, besides causing sore nipples, can also cause breast milk to not come out optimally so that milk production decreases and the baby does not want to breastfeed again, according to various studies of exclusive breastfeeding for at least 6 months. Therefore, it is very necessary to be aware of the importance of breastfeeding techniques. The Purpose  to provide information on correct breastfeeding techniques so that babies get nutritious intake and increase the closeness of mothers to children. Methods Through counseling in the form of presentations and practices regarding correct breastfeeding techniques. Result of this activity, participants were able to apply the presentation material through good and correct practice. Conclusion Proving that the counseling has been carried out successfully. Keywords : Breastfeeding techniques, counseling, health
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Program Sosialisasi Jus Jambu Biji Merah Terhadap Meningkatkan Kadar Hb Ibu Hamil Di PMB Walidatun Marisa, S.ST Muhammad Hatta; Rosmiyati Rosmiyati; Walidatun Marisa
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 1 (2022): Vol.4 No 1,Mei 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.8 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v4i1.6887

Abstract

Pendahuluan: Anemia pada kehamilan adalah anemia karena kekurangan zat besi, dan merupakan jenis anemia yang pengobatannya realtif mudah, bahkan murah. Tujuan Sosialisasi ini adalah untuk memberikan pengertian kepada ibu hamil bahwa Jus Jambu Biji Merah bisa meningkatkan Kadar Hb Pada Ibu Hamil.  Metode: penyuluhan dengan ceramah, diskusi dan demosntrasi. Sosialisasi dilakukan pada bulan April 2022 di PMB Walidatun Marisa Kampung Kekatung Kecamatan Dente Teladas. Peserta dalam sosialisasi ini sebanyak 8 responden.Hasi:l Kegiatan di lakukan di salah satu rumah warga dengan 8 ibu hamil. Pelaksanaan di lakukan selama kurang lebih 90 menit. Pelaksanaan kegiatan di lakukan dengan langkah – langkah yang sudah di susun pada SAP sebelumnya. Pelaksanaan di lakukan secara hikmat, rangkaian persiapan sudah di sediakan seperti media leaflet untuk di bagikan kepaa ibu hamil.  Kegiatan Sosialisasi direncanakan dimulai pada bulan April 2020. Kegiatan ini dilakukan meliputi kegiatan Sosialisasi materi-materi tentang kehamilan, pencegahan anemia pada ibu hamil dan persiapan persalinan sesuai dengan panduan kelas ibu. Materi yang diberikan dalam bentuk power point. Kegiatan dilakukan secara berkala 2x dalam seminggu. Semua ibu hamil yang mengikuti kelas ibu selain membagikan materi-materi dilakukan juga diskusi dan tanya jawab langsung untuk materi yang belum dipahami oleh ibu hamil.Kesimpulan: Hasil sosialisasi mengenai program jus jambu biji merah terhadap peningkatan kadar ibu hamil di dapatkan hasil yang baik dimana ibu hamil dapat menjawab pertanyaan yang di berikan mengenai manfaat jambu biji dan kandungan jambi biji merah. Diharapkan ibu hamil untuk menerapkan ilmu yang didapat, menambah wawasan, serta pengalaman khususnya tentang manfaat mengkonsumsi jus jambu biji terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Kata kunci: Anemia, jambu biji merah, kehamilan ABSTRACT Introduction: Anemia in pregnancy is anemia due to iron deficiency, and is a type of anemia whose treatment is realtively easy, even cheap.  The purpose of this socialization is to provide understanding to pregnant women that Red Guava Juice can increase Hb Levels in Pregnant Women. Method: counseling with lectures, discussions and demosntration. The socialization was carried out in April 2022 at PMB Walidatun Marisa Kampung Kekatung, Dente Teladas District. Participants in this socialization were 8 respondents. Result: The activity was carried out in one of the residents' houses with 8 pregnant women. Implementation is carried out for approximately 90 minutes. The implementation of activities is carried out with the steps that have been compiled in the previous SAP. The implementation is done wisely, a series of preparations have been provided such as media leaflets to be distributed to pregnant women. The socialization activity is planned to start in April 2020. This activity includes outreach activities on materials about pregnancy, prevention of anemia in pregnant women and preparation for childbirth according to the mother's class guide. The material given is in the form of power point. Activities are carried out regularly 2x a week. All pregnant women who took part in the mother's class apart from distributing materials, discussions and direct questions and answers were also held for materials that were not understood by pregnant women.Conclusion: The results of the socialization of the red guava juice program on increasing the level of pregnant women were obtained good results where pregnant women could answer the questions given regarding the benefits of guava and the content of red guava. It is expected that pregnant women will apply the knowledge gained, add insight, and experience, especially about the benefits of consuming guava juice to increase hemoglobin levels in pregnant women with anemia. Keywords: Anemia, red guava, pregnancy 
PENYULUHAN EFEKTIFITAS WEDANG JAHE UNTUK MERINGANKAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL Sunarsih M.Kes; Neneng Siti Lhatifah
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 2 (2022): Vol 4 No 2 November 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v4i2.8337

Abstract

Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan didapatkan sebanyak 23 orang ibu hamil mengalami keluhan mual dan muntah dan terganggu dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari dikarenakan adanya mual dan muntah. Pengabdian masyarakat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam menangani mual muntah dalam kehamilan yaitu salah satunya dengan terapi nonfarmokologi wedang jahe. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu penyuluhan dengan cara ceramah dan tanya jawab. Hasil kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam mengurangi masalah mual muntah pada kehamilan dengan mengkonsumsi wedang jahe. Kata Kunci    : Emesis, Wedang jahe
PENATALAKSANAAN TUBERKULOSIS SECARA HOLISTIK MELALUI PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA Utami Meilanie Putri; Evelyn Asaleo; Veda Septian Cahya Budi; Khansa Fahira Wisdana; Laksmi Wulandari
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 2 (2022): Vol 4 No 2 November 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v4i2.8503

Abstract

Latar Belakang: Mycobacterium tuberculosis adalah bakteri yang menyebabkan penyakit tuberkulosis. Penularan penyakit ini terjadi melalui penyebaran aerosol dari penderita TB yang dapat terjadi ketika berbicara, bersin, batuk, dan lainnya. Gejala klinis yang umum ditemukan pada orang dengan TB diantaranya adalah batuk kronis, batuk darah, penurunan berat badan, demam dan keringat malam.  Keterlambatan pengobatan pada pasien TB dapat menyebabkan peningkatan mortalitas dan penularan penyakit yang lebih luas. Berdasarkan kondisi tersebut sangat penting untuk melakukan deteksi dan pengobatan secara dini sebagai tindakan pencegahan penularan dan mortalitas.Tujuan: Mengaplikasikan pelayanan kesehatan melalui program kedokteran keluarga secara holistik.Metode: Penyuluhan dilakukan dengan melalui proses anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan keluarga, dan pemeriksaan fisik melalui kunjungan ke rumah pasien. Kemudian dilakukan diagnosis, tatalaksana, dan edukasi mengenai TB serta etika batuk dan buang dahak kepada pasien dan keluarga pasien.Hasil: Kegiatan dilakukan di rumah Tn.S, laki-laki, 34 tahun, mengeluhkan sesak sejak 1 tahun yang lalu, sesak didahului batuk sejak 2 bulan sebelumnya. Pasien didiagnosis menderita TB setelah dilakukan tes sputum dan didapatkan hasil positif TB. Penatalaksanaan diberikan kepada pasien bersifat komprehensif dan holistik berdasarkan 5 aspek, yakni aspek personal, klinis, risiko internal, risiko eksternal, dan derajat fungsional. Tindakan selanjutnya yang kami lakukan adalah intervensi. Intervensi terdiri dari intervensi promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, serta advokasi dan kajian pembiayaan, sehingga tatalaksana diberikan secara komprehensif dan holistik.Kesimpulan: Hasil kunjungan rumah didapatkan pasien dan keluarga mengerti dan menerima edukasi serta konseling yang diberikan.
Penyuluhan Kebutuhan Dasar Ibu Bersalin Zaiyidah Fathony; Mirawati .; Nuru Ramdhaniah; Alina Rahmah
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 2 (2022): Vol 4 No 2 November 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v4i2.8558

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Persalinan merupakan suatu hal fisiologis yang dialami oleh setiap ibu bersalin dan suatu hal yang menakjubkan bagi ibu dan keluarga. Namun persalinan juga menjadi saat yang menegangkan dan dapat menggugah emosi ibu dan keluarganya atau bahkan menakutkan bagi ibu. Upaya untuk mengatasi gangguan emosional dan pengalaman yang menegangkan tersebut sebaiknya dilakukan melalui asuhan sayang ibu selama persalinan dan proses kelahiran bayinya.Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang kebutuhan dasar ibu bersalin.Metode: Kegiatan dimulai dengan perkenalan dan penjelasan tujuan kegiatan. Kemudian peserta diberikan soal pre test untuk mengetahui pemahaman peserta tentang kebutuhan dasar ibu bersalin. Selanjutnya peserta diberikan penyuluhan dengan cermah, tanya jawab dan diskusi. Setelah itu dilanjutkan dengan senam hamil. Pada sesi terakhir, peserta diberikan soal post test dengan pertanyaan yang sama dengan pre test untuk dilakukan penilaian terhadap peningkatan pengetahuan ibu.Hasil: rerata nilai post test peserta penyuluhan (88,9) lebih tinggi dibandingkan nilai pre test penyuluhan (66,7). Hasil post test yang dilakukan oleh peserta menunjukkan materi dapat diterima oleh peserta dengan baik.Kesimpulan:      Perlu pemberian edukasi atau penyuluhan secara terus-menerus tentang kebutuhan dasar ibu bersalin yang dapat dilaksanakan  dalam kelas ibu hamil. Kata kunci: kebutuhan dasar, ibu bersalin, kelas ibu hamil
INOVASI PEMANFAATAN BAYAM MERAH UNTUK PENANGANAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DALAM BENTUK BUKU SAKU PENAGANAN ANEMIA" BUKUPENA” Ratna Dewi Putri; Fijri Rachmawati
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 2 (2022): Vol 4 No 2 November 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v4i2.8468

Abstract

Anemia adalah penurunan jumlah sel darah merah atau penurunan konsentrasi hemoglobin didalam sirkulasi darah. Kadar hemoglobin kurang dari 12 gram/dl untuk wanita tidak hamil dan kurang dari 11 gram/dl untuk wanita hamil. Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin dibawah 11gr % pada trimester 1 dan 3 atau kadar <10,5 gr % pada trimester 2, nilai batas tersebut dan perbedaannya dengan kondisi wanita tidak hamil adalah terjadi karena hemodilusi, terutama pada trimester 2. Tujuan dari inovasi ini adalah sebagia sarana untuk membantu dalam penanganan ibu hamil yang mengalami anemia.Kegiatan ini dilaksanakan di kamp ung poncowati kecamatan terbanggi besar kabupaten lampung tengah. Sasaran kegiatan inovasi ini adalah semua ibu hamil terutama ibu hamil dengan amenia. Kegiatan inovasi ini dilakukan dengan cara mengundang ibu hamil, kader, dan petugas puskesmas beserta aparat desa, denagn cara memberi penjelasan berupa penyuluhan tentang anemia dan mendemonstrasikan cara membuat olahan makanan bayam merah dan pemberian BUKUPENA (buku saku penanganan anemia). Terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil  tentang anemia. Sebelum dilakukan penyuluhan tingkat pengetahuan peserta menjawab questioner rata-rata 60 % dari 10 soal yang diberikan setelah diberikan penyuluhan menjadi 85%. Kata kunci       : Ibu Hamil, Anemia, Bayam Merah, BUKUPENA. 

Page 7 of 26 | Total Record : 254