cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2025)" : 41 Documents clear
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) LEARNINGPADA MATERI TATA NAMA SENYAWA KIMA DAN PERSAMAAN REAKSI KIMIA UNTUK SMTI PADANG Ayu, Putri; Aini, Syamsi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7543

Abstract

This research was motivated by the learning difficulties experienced by Phase E students of SMTI Padang in the Nomenclature of Chemical Compounds and Reaction Equations material, as well as the use of conventional teaching media that have not integrated Problem-Based Learning (PBL) as required by the Independent Curriculum. The focus of this research is to analyze the need to develop PBL-based Electronic Student Worksheets (e-LKPD) to address these issues. The key stages of the research adopted the 4-D Research and Development (R&D) model, but were limited to the Define stage. At this stage, data collection was conducted through structured interviews with three Industrial Chemical Engineering (TKI) teachers and the distribution of needs questionnaires to 56 11th-grade students. The main findings of this analysis confirmed the existence of problems in the field, where more than half of the students (53.6% in nomenclature and 52.6% in reaction equations) experienced difficulties in understanding. Furthermore, key findings indicated an urgent need and high interest (89.3%) among students in interactive e-LKPD. Thus, it is concluded that PBL-based e-LKPD is a much-needed solution and is appropriate for student characteristics, material complexity, and current technological developments. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar yang dialami peserta didik Fase E SMTI Padang pada materi Tata Nama Senyawa Kimia dan Persamaan Reaksi, serta penggunaan media ajar konvensional yang belum mengintegrasikan Problem Based Learning (PBL) sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka. Fokus penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (e-LKPD) berbasis PBL untuk mengatasi masalah tersebut. Tahapan penting penelitian mengadopsi metode Research and Development (R&D) model 4-D, namun dibatasi hanya pada tahap Define (pendefenisian). Pada tahap ini, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan 3 guru Teknik Kimia Industri (TKI) dan penyebaran angket kebutuhan kepada 56 peserta didik kelas XI. Temuan utama dari analisis ini mengkonfirmasi adanya masalah di lapangan, di mana lebih dari separuh siswa (53,6% pada tata nama dan 52,6% pada persamaan reaksi) mengalami kendala pemahaman. Selain itu, temuan kunci menunjukkan adanya kebutuhan mendesak dan minat tinggi (89,3%) dari siswa terhadap e-LKPD interaktif. Dengan demikian, disimpulkan bahwa e-LKPD berbasis PBL merupakan solusi yang sangat dibutuhkan dan sesuai dengan karakteristik peserta didik, kompleksitas materi, serta perkembangan teknologi saat ini.
PEMANFAATAN BUAH LABU SIAM (Sechium edule) MENJADI OLAHAN PANGAN BERBASIS BIOLOGI TERAPAN DI DESA RAPPOLEMBA KEC. TOMPOBULU KAB. GOWA Suwardi, Suwardi; Az-zahra, Maisya; Karim, Syahruni; Taskirah, Andi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7544

Abstract

This study aims to process chayote (Secium edule) into three types of food products: dodol (sweet potato flakes), chips, and candy. It also aims to determine consumer acceptance through organoleptic tests, consumer interest, purchasing power, and price preferences. This quantitative study involved 20 panelists. The organoleptic test was conducted on four aspects: color, aroma, texture, and taste, with a rating scale of 1-5. The data obtained were analyzed descriptively and statistically tested using one-way ANOVA. The results showed that candy had the highest average organoleptic score of 4.45, followed by chips (4.25), and dodol (4.15). One-way ANOVA analysis showed that there were significant differences between the products in terms of color with an F-value of 40.6234 and a P-value of 0.0000, and aroma F=7.7869, P=0.0010, while in terms of texture F=2.6330, P=0.0806, and taste F=3.1065, P=1.0524. This indicates that there is no significant difference because the P value is >0.05. The results of this study are that chayote candy (Secium edule) is a product with the highest level of panelist acceptance compared to dodol and chips, especially in terms of color and aroma. These results indicate that chayote candy (Secium edule) has the potential to be developed as a competitive applied biology-based food product, while opening new economic opportunities for the Rappolemba village community. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengelolah labu siam (Secium edule) menjadi tiga jenis produk pangan yaitu, dodol, keripik, dan permen serta mengetahui tingkat penerimaan konsumen melalui uji organoleptic, minat konsumsi, daya beli dan preferensi harga. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melibatkan 20 orang panelis. Adapun uji organoleptik dilakukan pada empat aspek yaitu, warna, aroma, tekstur, dan rasa dengan skala penilaian 1-5. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan diuji secara statistik menggunakan ANOVA satu arah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk permen memiliki nilai rata-rata organoleptik tertinggi yaitu 4,45 diikuti oleh keripik 4,25 dan dodol 4,15.  Analisis anova satu arah menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara produk pada aspek warna dengan nilai F-hitung = 40, 6234 dan P-value = 0,0000, dan aroma F=7,7869, P= 0,0010, sedangkan pada aspek tekstur F=2,6330,P=0,0806, dan rasa F=3,1065, P=1,0524. Hal ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan karena nilai P> 0,05. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa permen labu siam (Secium edule) merupakan produk dengan tingkat penerimaan panelis paling tinggi dibandingkan dodol dan keripik khususnya pada aspek warna dan aroma. Hasil ini menunjukkan bahwa permen labu siam (Secium edule) berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk pangan berbasis biologi terapan yang memiliki daya saing, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi Masyarakat desa Rappolemba.
EKSPLORASI KEARIFAN LOKAL PAPUA SELATAN SEBAGAI BASIS PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA KONTEKSTUAL PADA JENJANG PAUD DAN SEKOLAH DASAR Kaize, Bernadetha Rizki; Sulistyowati, Retno Wuri; Suteki, Mega
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7545

Abstract

Science learning at the early childhood education (PAUD) and elementary school levels, particularly in 3T (disadvantaged) areas such as South Papua, is plagued by a serious problem: a learning process that is still theoretical, non-contextual, and disconnected from students' real environments. This condition causes students to simply memorize science concepts without understanding their relevance. This gap ironically occurs amidst the wealth of local wisdom (such as the stone-burning tradition and sago processing) that is rich in scientific value, yet its potential has not been optimally utilized as a visual and manipulative learning medium. This study focuses on exploring the scientific values ????in South Papuan local wisdom as a fundamental basis for developing contextual science learning media. The important stages of this research adopt a simplified Borg & Gall R&D model, including a preliminary study, exploration of science values ????through observation, in-depth interviews, and documentation studies at Santa Maria Fatimah Kindergarten and SDN 1 Merauke, prototype design, expert validation, and limited practicality testing. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model. Key findings identify various cultural practices relevant to science concepts (heat transfer, changes in matter, ecosystems). This research produced a local wisdom map, a media prototype, and an initial model for culture-based science integration. It concluded that South Papuan local wisdom has great potential to be used as a valid and practical contextual science medium, which not only strengthens scientific understanding but also supports Freedom to Learn. ABSTRAKPembelajaran IPA di jenjang PAUD dan SD, khususnya di daerah 3T seperti Papua Selatan, dilatarbelakangi oleh masalah serius yakni proses belajar yang masih teoritis, tidak kontekstual, dan terlepas dari lingkungan nyata siswa. Kondisi ini menyebabkan siswa hanya menghafal konsep sains tanpa memahami relevansinya. Kesenjangan ini terjadi ironisnya di tengah kekayaan kearifan lokal (seperti tradisi bakar batu dan pengolahan sagu) yang sarat nilai ilmiah, namun potensinya belum dimanfaatkan optimal sebagai media pembelajaran visual dan manipulatif. Penelitian ini berfokus untuk mengeksplorasi nilai-nilai sains dalam kearifan lokal Papua Selatan sebagai basis fundamental pengembangan media pembelajaran IPA kontekstual. Tahapan penting penelitian ini mengadopsi R&D model Borg & Gall yang disederhanakan, meliputi studi pendahuluan, eksplorasi nilai sains melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi di TK Santa Maria Fatimah dan SDN 1 Merauke, perancangan prototipe, validasi ahli, serta uji kepraktisan terbatas. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Temuan utama mengidentifikasi beragam praktik budaya yang relevan untuk konsep IPA (perpindahan kalor, perubahan zat, ekosistem). Penelitian ini menghasilkan peta kearifan lokal, prototipe media, dan model awal integrasi sains berbasis budaya. Disimpulkan bahwa kearifan lokal Papua Selatan sangat potensial dijadikan media IPA kontekstual yang valid dan praktis, yang tidak hanya memperkuat pemahaman ilmiah tetapi juga mendukung Merdeka Belajar.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LIVEWORKSHEET PADA MATERI IKATAN KIMIA Mardhatillah, Tasya; Aini, Syamsi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7546

Abstract

This research is motivated by the limited use of interactive learning media in chemistry lessons, which tend to be conventional, resulting in low learning outcomes. This problem is confirmed by preliminary data showing that 55.8% of students find chemical bonding difficult to understand. Therefore, this study focuses on analyzing the needs of teachers and students for the development of learning media in the form of electronic Student Worksheets (LKPD) based on Problem-Based Learning (PBL) with the aid of Liveworksheet on chemical bonding. A crucial step in this research is implementing the 4D R&D model, but limited to the Define stage. This stage was implemented through data collection using a needs analysis questionnaire distributed to 52 students and an interview questionnaire directed to three chemistry teachers at SMTI Padang Vocational High School. The main findings indicate a gap, with 94.2% of students having difficulty understanding the existing teaching materials (textbooks and PPT), while teachers have never used PBL-based electronic LKPD. Key findings also revealed technological readiness (100% of students brought devices) and high student interest (82.7%) in e-LKPD. It was concluded that teachers and students urgently need media innovations that can accommodate the characteristics of abstract material, students' visual learning styles, and the demands of the Independent Curriculum, making this PBL-based e-LKPD an appropriate alternative solution. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran kimia yang cenderung masih bersifat konvensional, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Masalah ini terkonfirmasi oleh data awal yang menunjukkan 55,8% peserta didik merasa materi ikatan kimia sulit dipahami. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk menganalisis kebutuhan guru dan peserta didik terhadap pengembangan media pembelajaran berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) elektronik berbasis Problem Based Learning (PBL) berbantuan Liveworksheet pada materi ikatan kimia. Langkah penting penelitian ini adalah menerapkan metode R&D model 4D, namun dibatasi hanya sampai tahap Define. Tahapan ini dilaksanakan melalui pengumpulan data menggunakan angket analisis kebutuhan yang disebar kepada 52 peserta didik dan angket wawancara yang ditujukan kepada 3 guru kimia di SMK SMTI Padang. Temuan utama menunjukkan adanya kesenjangan, di mana 94,2% siswa kesulitan memahami bahan ajar yang ada (buku teks dan PPT), sementara guru belum pernah menggunakan LKPD elektronik berbasis PBL. Temuan kunci juga mengungkap adanya kesiapan teknologi (100% siswa membawa gawai) dan minat siswa yang tinggi (82,7%) terhadap e-LKPD. Disimpulkan bahwa guru dan peserta didik sangat memerlukan inovasi media yang mampu mengakomodasi karakteristik materi abstrak, gaya belajar visual siswa, serta tuntutan Kurikulum Merdeka, menjadikan e-LKPD berbasis PBL ini alternatif solusi yang tepat.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR BERBANTUAN LIVEWORKSHEET Nurhayati, Nurhayati; Aini, Syamsi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7547

Abstract

Chemistry learning on the crucial topic of the periodic table of elements (SPU) at SMTI Padang Vocational High School (SMTI) is identified as still facing challenges, despite utilizing learning resources such as textbooks and PowerPoint. The background to this problem is the low understanding of SPU concepts (61.8% of students find them difficult) and the existing teaching materials are considered less interactive (90.9% of students have difficulty understanding them), thus not optimally fostering critical thinking skills. This study focuses on analyzing the needs for developing innovative learning media in the form of Electronic Student Worksheets (e-LKPD) based on Problem-Based Learning (PBL) with the assistance of the Liveworksheet platform. A crucial stage of this research is the Define stage of the 4D development model, which was conducted through in-depth interviews with three teachers and the distribution of needs questionnaires to 55 Phase E students. Key findings revealed a gap between actual conditions and learning needs; teachers require interactive PBL media relevant to industrial contexts, while students (50% of whom have a visual learning style) strongly desire digital media. Key findings supporting this solution include infrastructure readiness (100% of students brought devices; 92.7% had internet access) and high student interest (83.6%). Therefore, it is concluded that the development of PBL-based e-LKPD with the assistance of Liveworksheet is a highly relevant and necessary solution for creating more interactive, flexible, and meaningful SPU learning. ABSTRAKPembelajaran kimia pada materi krusial sistem periodik unsur (SPU) di SMK SMTI Padang diidentifikasi masih menghadapi kendala, meskipun telah memanfaatkan sumber belajar seperti buku teks dan PowerPoint. Latar belakang masalah ini adalah rendahnya pemahaman konsep SPU (61,8% siswa merasa sulit) dan bahan ajar yang ada dinilai kurang interaktif (90,9% siswa kesulitan memahaminya), sehingga belum optimal menumbuhkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini berfokus pada analisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran inovatif berupa Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (e-LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan platform Liveworksheet. Tahapan penting penelitian ini adalah tahap Define dari model pengembangan 4D, yang dilaksanakan melalui wawancara mendalam dengan tiga guru dan penyebaran angket kebutuhan kepada 55 siswa Fase E. Temuan utama mengungkap adanya kesenjangan antara kondisi aktual dan kebutuhan pembelajaran; guru memerlukan media PBL yang interaktif dan relevan dengan konteks industri, sementara siswa (50% bergaya belajar visual) sangat menginginkan media digital. Temuan kunci yang mendukung solusi ini adalah kesiapan infrastruktur (100% siswa membawa gawai; 92,7% akses internet) dan minat siswa yang tinggi (83,6%). Dengan demikian, disimpulkan bahwa pengembangan e-LKPD berbasis PBL berbantuan Liveworksheet merupakan solusi yang sangat relevan dan dibutuhkan untuk menciptakan pembelajaran SPU yang lebih interaktif, fleksibel, dan bermakna.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AKTIF INOVATIF KREATIF EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAIKEM) TERHADAP KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK DI MTSN 3 BLITAR Pratandawati, Atisa Pepsina; Sari, Ambar
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7548

Abstract

This study aims to determine the influence of the Active, Innovative, Creative, Effective, and Enjoyable Learning Model (PAIKEM) on the creativity of Eighth Grade students in the subject matter of Light and Optical Instruments at MTsN 3 Blitar. This research uses a quantitative approach with a quasy experimental design, specifically the Post-test Only Control Group Design. The population of this study was all students of MTsN 3 Blitar, with a sample consisting of 32 students from Class VIII B as the experimental class and 34 students from Class VIII D as the control class. The sampling technique used in this study was purposive sampling. The data collection instruments used were the Creativity Test and Documentation. Prior to use, validity and reliability tests were conducted. The results showed that there is an influence of the Active, Innovative, Creative, Effective, and Enjoyable Learning Model (PAIKEM) on the creativity of Eighth Grade students in the subject matter of Light and Optical Instruments at MTsN 3 Blitar, which is evidenced by the sig. value of 0.000<0.05. Thus, H0  is rejected and Ha  is accepted, and the tcount  and ttable  values obtained are 5.142>1.997(tcount >ttable ). ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) terhadap Kreativitas Peserta Didik Kelas VIII pada Materi Cahaya dan Alat Optik di MTsN 3 Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasy experimental dengan Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh peserta didik MTsN 3 Blitar dengan sampel yang digunakan adalah 32 peserta didik kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan 34 peserta didik kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Pengambilan sempel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini adalah Tes kreativitas, dan Dokumentasi. Sebelum digunakan, perlu dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas terlebih dulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) terhadap Kreativitas Peserta Didik Kelas VIII pada Materi Cahaya dan Alat Optik di MTsN 3 Blitar yang dibuktikan dengan nilai sig. 0,000 < 0,05. Dengan demikian ditolak H0 diterima Ha dan nilai  thitung  dan ttabel diperoleh 5,142 > 1,997 = thitung  > ttabel 
EFEKTIVITAS LKPD ASAM BASA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI KIMIA PESERTA DIDIK FASE F SMA Hasanti, Selvia; Andromeda, Andromeda
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7549

Abstract

The low level of students' chemistry literacy is caused by a lack of contextual learning that is relevant to everyday life. Therefore, this study focuses on testing the effectiveness of Problem Based Learning (PBL)-based acid-base Student Worksheets (LKPD) integrated with culturally responsive teaching (CRT) in improving the chemistry literacy of Phase F high school students. This study used a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The research subjects were two 11th grade classes at SMA Negeri 5 Padang, one as the experimental (XI 4) class using PBL-CRT-based LKPD and the other as the control (XI 7) class using PBL without CRT LKPD. Data were collected through pretest and posttest, then analyzed using t- test and N-Gain calculation to see the improvement in chemistry literacy. The results showed that the average N-Gain in the experimental class was 0.659 (fairly effective category) and in the control class was 0.477 (moderate category). The hypothesis test produced a tvalue of 8.755, which was greater than the ttable value of 2.000 at a significance level of 0.05, so H? was rejected and H? was accepted. This indicates a significant difference between the learning outcomes of the experimental and control classes. The application of PBL-based LKPD integrated with CRT proved to be effective in improving students' chemistry literacy skills, both in terms of context, knowledge, and competence. ABSTRAKRendahnya kemampuan literasi kimia peserta didik disebabkan oleh kurangnya pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pengujian efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) asam basa berbasis Problem Based Learning (PBL) yang terintegrasi dengan culturally responsive teaching (CRT) dalam meningkatkan kemampuan literasi kimia peserta didik Fase F SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semua (quasi experimental design) dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah dua kelas XI SMA Negeri 5 Padang, masing-masing sebagai kelas eksperimen (XI 4) yang menggunakan LKPD berbasis PBL-CRT dan kelas control (XI 7) yang menggunakan LKPD PBL tidak berbasis CRT. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dan perhitungan N-Gain untuk melihat peningkatan literasi kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0,659 (kategori cukup efektif) dan kelas kontrol sebesar 0,477 (kategori sedang). Uji hipotesis menghasilkan nilai thitung = 8,755 lebih besar dari ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga H? ditolak dan H? diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol. Penerapan LKPD berbasis PBL terintegrasi CRT terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi kimia peserta didik, baik pada aspek konteks, pengetahuan, maupun kompetensi. Simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa integrasi model PBL dengan pendekatan CRT tidak hanya memperkuat pemahaman konsep asam basa, tetapi juga meningkatkan keterlibatan aktif siswa serta mengaitkan pembelajaran kimia dengan nilai dan budaya lokal sehingga lebih bermakna dan kontekstual.  
VALIDITAS DAN PRAKTIKALITAS MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN LAJU REAKSI PADA PLATFORM YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI KIMIA SISWA J, Nurul Maulidia; Andromeda, Andromeda
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7550

Abstract

The development of science and technology requires innovation in education to align with the needs of the 21st century. The government, through the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek), has implemented the Merdeka Curriculum, which positions students as the main subjects in the learning process. The Merdeka Belajar concept emphasizes a fun and pressure-free learning atmosphere that encourages students’ creativity and innovation. The use of technology, such as audio-visual–based learning videos, serves as an alternative to improve conceptual understanding, particularly through the YouTube platform, which is familiar and easily accessible to students. This study aims to develop a reaction rate learning video based on chemical literacy using the Plomp model, limited to the preliminary investigation and the development/prototyping stages. In the first prototype stage, a learning video was produced and then validated by three chemistry lecturers from Universitas Negeri Padang and two high school chemistry teachers. The validation results showed an Aiken’s V index of 0.89, categorized as valid. The practicality test conducted by teachers and students obtained an average score of 91.4%, categorized as very practical. The quiz evaluation results showed an improvement in students’ chemical literacy skills with an average score of 89, indicating that students were able to understand reaction rate concepts, identify natural phenomena, and solve mathematical problems related to reaction order and rate equations. Thus, the YouTube-based reaction rate learning video was declared valid, practical, and effective in improving students’ chemical literacy skills. ABSTRAKPerkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut inovasi dalam pendidikan agar selaras dengan kebutuhan abad ke-21. Pemerintah melalui Kemendikbudristek menerapkan Kurikulum Merdeka yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama dalam pembelajaran. Konsep Merdeka Belajar menekankan suasana belajar yang menyenangkan dan bebas tekanan sehingga mendorong kreativitas serta inovasi peserta didik. Pemanfaatan teknologi seperti video pembelajaran berbasis audio-visual menjadi alternatif untuk meningkatkan pemahaman konsep, terutama melalui platform YouTube yang dekat dengan siswa dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran laju reaksi berbasis literasi kimia menggunakan model Plomp yang dibatasi pada tahap investigasi awal serta pengembangan dan pembentukan prototipe. Pada tahap pengembangan prototipe I dihasilkan video pembelajaran yang kemudian divalidasi oleh tiga dosen kimia Universitas Negeri Padang dan dua guru kimia SMA. Hasil validasi menunjukkan nilai Aiken’s V sebesar 0,89 dengan kategori valid. Uji kepraktisan oleh guru dan peserta didik memperoleh rata-rata 91,4% dengan kategori sangat praktis. Hasil evaluasi kuis menunjukkan peningkatan kemampuan literasi kimia dengan nilai rata-rata 89, yang menandakan siswa mampu memahami konsep laju reaksi, mengidentifikasi fenomena alam, serta menyelesaikan persoalan matematis pada orde dan persamaan reaksi. Dengan demikian, video pembelajaran laju reaksi berbasis YouTube dinyatakan valid, praktis dan mampu meningkatkan kemampuan literasi kimia peserta didik.
VALIDITAS DAN PRAKTIKALITAS MEDIA PEMBELAJARAN STRUKTUR ATOM BERBASIS INSTAGRAM UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KIMIA SISWA Sulaiman, Phooja Layla; Andromeda, Andromeda
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7551

Abstract

The development of information and communication technology in the digital age has brought about major changes in the world of education. Students are now required not only to understand scientific concepts, but also to be able to think critically, creatively, and be tech-savvy. Abstract material on atomic structure requires visual, interactive, and contextual learning media. This study aims to develop Instagram-based learning media on atomic structure material for Phase E of senior high school/MA as a means to improve students' chemistry literacy. This study uses the Plomp development model through the Educational Design Research (EDR) approach, which includes three stages: preliminary research, prototyping phase, and assessment phase. Validation by five experts showed an Aiken's V value of 0.91, which is considered valid, and its practicality was tested by teachers and students with an average score of 93.6%, which is considered very practical. The results of the study show that this Instagram-based learning is considered interesting, easy to use, and capable of displaying abstract concepts of atomic structure in a contextual and interactive visual form and has been proven to support the improvement of students' chemistry literacy. Thus, Instagram-based learning media is suitable for use as an effective digital learning innovation in line with the Merdeka Curriculum, as it is capable of creating active, contextual, and student-centered learning. ABSTRAKPerkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Siswa kini dituntut tidak hanya memahami konsep sains, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, dan melek terhadap teknologi. Materi struktur atom yang bersifat abstrak memerlukan media pembelajaran yang visual, interaktif, dan kontekstual.. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis media sosial Instagram pada materi struktur atom Fase E SMA/MA sebagai sarana untuk meningkatkan literasi kimia siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp melalui pendekatan Educational Design Research (EDR) yang meliputi tiga tahap: preliminary research, prototyping phase, dan assessment phase. Validasi oleh lima orang ahli menunjukkan nilai Aiken’s V sebesar 0,91 yang termasuk kategori valid, serta diuji kepraktisannya oleh guru dan siswa dengan rata-rata skor 93,6% dengan kategori sangat praktis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis Instagram ini dinilai menarik, mudah digunakan, dan mampu menampilkan konsep abstrak struktur atom dalam bentuk visual yang kontekstual dan interaktif serta terbukti dapat mendukung peningkatan literasi kimia siswa. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Instagram layak digunakan sebagai inovasi pembelajaran digital yang efektif dan sesuai dengan Kurikulum Merdeka, karena mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DI SMAN 2 SIDOARJO DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA MATERI STATISTIKA Aulia, Nira; Sutini, Sutini; Prasetyo, Agung; Putri, Desy Permana
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7552

Abstract

This study aims to analyze the errors made by tenth-grade students at SMAN 2 Sidoarjo in solving mathematics problems on the topic of statistical data position using Newman’s Error Analysis Theory. The research employed a descriptive qualitative approach with subjects consisting of tenth-grade students in the 2024/2025 academic year. Data were collected through written tests containing statistical problems that required students to apply their understanding of quartiles, deciles, and percentiles. The students’ responses were then analyzed in depth based on Newman’s five stages of error: reading, comprehension, transformation, process skills, and encoding to identify the types and causes of mistakes made during each problem-solving step. The results showed that no students made reading errors. The percentage of comprehension errors was 23.2%, transformation errors 28.6%, process skill errors 76.7%, and encoding errors 84.7%. The highest errors occurred in the process skills and encoding stages, indicating that students still struggle with computation and drawing correct conclusions. This study implies that teachers should emphasize conceptual understanding and procedural fluency in teaching statistics to minimize students’ errors and enhance their mathematical problem-solving abilities. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas X di SMAN 2 Sidoarjo dalam menyelesaikan soal matematika pada materi Statistika Letak Data dengan menggunakan Teori Analisis Kesalahan Newman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas X tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui tes tertulis yang berisi soal-soal statistika yang menuntut siswa untuk menerapkan pemahaman mereka tentang kuartil, desil, dan persentil. Jawaban siswa kemudian dianalisis secara mendalam berdasarkan lima tahapan kesalahan menurut Newman, yaitu membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir untuk mengidentifikasi jenis serta penyebab kesalahan pada setiap langkah penyelesaian masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada siswa yang melakukan kesalahan pada tahap membaca. Persentase kesalahan memahami sebesar 23,2%, kesalahan transformasi sebesar 28,6%, kesalahan keterampilan proses sebesar 76,7%, dan kesalahan penulisan jawaban akhir sebesar 84,7%. Kesalahan tertinggi terjadi pada tahap keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir, yang menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam melakukan perhitungan dan menyimpulkan hasil dengan tepat. Penelitian ini menyiratkan bahwa guru perlu menekankan pemahaman konseptual dan kelancaran prosedural dalam pembelajaran statistika untuk meminimalkan kesalahan siswa serta meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika mereka.