cover
Contact Name
Rudi Salam Sinaga
Contact Email
redaksigovernance@gmail.com
Phone
+6281376883177
Journal Mail Official
redaksigovernance@gmail.com
Editorial Address
Jalan, Eka Prasetya No. 61 Desa Tanjung Gusta. Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Provinsi Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan
ISSN : 24068721     EISSN : 24068985     DOI : -
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan mempublikasi hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi bidang 1. Politik Lokal (Perilaku dan partisipasi politik, Pemilihan kepala daerah, Pemilihan legislatif di tingkat daerah, dan lain sebagainya). 2. Kelembagaan Politik (Eksekutif dan Legislatif di Tingkat Daerah) 3. Kebijakan Daerah (Implementasi dan Evaluasi). 4. Kelompok Masyarakat di arena politik dan di arena kebijakan. 5. Pembangunan Daerah (multi aspek)
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember" : 19 Documents clear
PERSONALISASI PARTAI DAN DINAMIKA ELEKTORAL GERINDRA DI KOTA DENPASAR PADA PEMILU 2024 Teddy Chrisprimanata Putra
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.594

Abstract

This study examines the phenomenon of party personalization within the Great Indonesia Movement Party (Gerindra) and its implications for the party’s electoral performance in Denpasar City during the 2024 General Election. Party personalization refers to the emergence of a dominant figure whose influence leads to the party’s dependence on a small elite. This research employs a qualitative-explanatory method, analyzing relevant literature, expert commentary, and data drawn from official documents and related articles. The findings indicate that the strong personal leadership of Prabowo Subianto, serving as both the Chairperson and the Chair of the Advisory Board of Gerindra, was the primary factor behind the party’s increased electoral gains. Prabowo’s charisma, military background, socio-economic status, and the entrenched culture of patronage further consolidated his dominance within the party. At the local level, the political stature of Made Muliawan Arya (De Gadjah), Chairperson of Gerindra’s Bali Regional Leadership Council, significantly contributed to the rise in votes in Denpasar City. In the 2024 election, Gerindra Denpasar secured 64,114 votes—an increase of 111% compared to the 2019 election—and won nine legislative seats. While party personalization can yield electoral advantages, it also poses long-term risks, including the erosion of internal democracy, leadership circulation, and policy orientation toward elite interests. Therefore, leadership regeneration is essential to ensure the sustainability of party and national democracy.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NOMOR 2 TAHUN 2021 TENTANG PENATAAN TOKO MODERN DIKELURAHAN PANGKAJENE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Ramadhani, Nurul
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.599

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of Regional Regulation No. 2 of 2021 concerning the Arrangement of Modern Stores in Pangkajenne Village, Sidenreng Rappang Regency. The background to this research is the increasing number of modern stores, which have the potential to displace traditional markets and small businesses. The local government has established regulations through regional regulations, but their implementation still faces various obstacles in the field. This study used a quantitative approach, using a questionnaire distributed to respondents in the Pangkajenne Village market area. The analysis used descriptive statistics and simple linear regression tests using SPSS. The results indicate that the implementation of the regional regulation has not been optimal. Some respondents assessed that implementation has been carried out according to the stages, but oversight is still considered weak. The target accuracy indicator has not been met because there are still modern stores located near traditional markets. Public satisfaction with this policy is also low because the benefits of the regulation have not been felt evenly, especially by traditional market traders. Overall, the effectiveness of Regional Regulation No. 2 of 2021 in Pangkajenne Village is considered ineffective. Improved supervision, coordination between parties, and outreach are needed to optimally achieve the goals of modern store arrangement.
ANALISIS AKUNTABILITAS SISTEM ARSIP PADA KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI BALI DALAM PERSPEKTIF GOOD GOVERNANCE Djarut, Adelia; Ni Wayan Widhiasthini; Ni Ketut Arniti; Ni Putu Bayu Widhi Antari
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.608

Abstract

This study aims to analyze the accountability of the archiving system at the Bali Provincial General Election Commission (KPU) from a good governance perspective, focusing on four key accountability dimensions: legal and honesty accountability, process accountability, program accountability, and policy accountability. The research was conducted at the Bali Provincial KPU Office using a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews with the Chairperson of KPU Bali, the Head of the Finance, General Affairs and Logistics Division, the Head of the General Affairs and Logistics Subdivision, SRIKANDI system operators, and media representatives. The researcher also carried out direct observations of archival practices and analyzed supporting documents, including Law No. 43 of 2009, PKPU Regulation No. 17 of 2023, and the KPU’s archival retention schedule. Data were processed using an interactive analysis model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that KPU Bali has implemented an archival system that complies with established legal frameworks and formal procedures, covering document creation, storage, digitalization, and disposition, with destruction requiring approval from ANRI. The use of the SRIKANDI and SINAR applications strengthens process accountability by modernizing archival management and improving administrative efficiency. From a program perspective, the archiving system supports the overall performance of election administration and institutional duties. Policy accountability is reflected in public information transparency through the Public Information and Documentation Officer (PPID) and consistent communication with the media. The archival system at the Bali Provincial KPU operates in an accountable and transparent manner in line with good governance principles, although further improvements in facilities, human resources, and digital optimization are needed to ensure sustainable and effective public information services.
PERSEPSI MASYARAKAT KABUPATEN BONE BOLANGO TERHADAP PRAKTIK BAIK KONSUMSI AIR ISI ULANG SEBAGAI UPAYA REDUKSI PLASTIK SEKALI PAKAI DI GORONTALO Pakaya, Dudiyanto; Dunggio, Iswan; Rahim, Sukirman
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.661

Abstract

Peningkatan konsumsi plastik sekali pakai di berbagai daerah mendorong perlunya alternatif yang lebih berkelanjutan, termasuk melalui praktik konsumsi air isi ulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi persepsi masyarakat Kabupaten Bone Bolango terhadap konsumsi air isi ulang dengan menilai aspek keamanan dan kualitas, persepsi risiko, kemudahan akses, pengalaman penggunaan, serta pengaruh norma sosial dalam keputusan konsumsi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 91 responden, dilengkapi wawancara mendalam untuk memperkaya temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap air isi ulang berada pada kategori baik, ditandai oleh kepercayaan tinggi terhadap rasa dan higienitas air, kemudahan akses depot, serta pengalaman penggunaan yang umumnya positif. Meskipun demikian, kekhawatiran mengenai ketidakseragaman kualitas antar-depot masih muncul sebagai bentuk persepsi risiko yang dapat memengaruhi keputusan konsumsi. Selain itu, norma sosial serta pertimbangan ekonomi terbukti memperkuat penerimaan masyarakat terhadap layanan refill. Temuan ini menegaskan bahwa sistem air minum isi ulang berpotensi menjadi strategi efektif pengurangan plastik sekali pakai di Kabupaten Bone Bolango, dengan catatan peningkatan standar sanitasi, transparansi pengelolaan depot, dan edukasi publik harus diperkuat untuk menjaga kepercayaan dan keberlanjutan praktik konsumsi. Kata Kunci: air minum isi ulang, persepsi masyarakat, refill, sampah plastik, Bone Bolango
PERAN TIKTOK DALAM MENINGKATKAN KEPEDULIAN POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILU 2024 Diaz Sari; Raka Dwi Purnomo; Maulidia Inayah; Abi Thaher; Tri Wulan Dari
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.667

Abstract

Penelitian ini membahas peran media sosial TikTok dalam meningkatkan kepedulian politik pemilih pemula pada Pemilu 2024. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh dominasi generasi muda dalam daftar pemilih, namun minimnya keterlibatan mereka dalam diskusi politik yang bermakna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur, serta melibatkan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok mampu memengaruhi kepedulian politik pemilih pemula melalui konten yang singkat, menarik, dan mudah diakses, serta memberikan ruang partisipasi aktif melalui komentar dan berbagi konten. Platform ini tidak hanya menyampaikan informasi politik, tetapi juga membentuk cara pandang dan tanggung jawab politik generasi muda
PENYUSUNAN STANDAR PELAYANAN PADA PUSKESOS SLRT DINAS SOSIAL KABUPATEN MAROS DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN Salsadila, Nurazizah; Irman, Arif Aprilia Jaya Ganda
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.669

Abstract

Standar pelayanan adalah tolak ukur yang dijadikan sebagai pedoman dalam rangka menyekenggarakan pelayanan kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan kepastian agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang berkualitas, cepat, sederhana, dan terjangkau. Standar pelayanan perlu dirancang pada Puskesos SLRT Dinas Sosial Kabupaten Maros agar masyarakat bisa terlebih mengetahui apa ayang menjadi persyaratan, alur proses pelayanan, atau biaya pelayanan yang ada. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh kepastian dan keterbukaan informasi mengenai pelayanan publik. Penyusunan standar pelayanan yang telah disusun menggunakan metode wawancara, observasi, dan telaah dokumen serta metode Focused Group Discussion. Focused Group Discussion dilakukan Bersama Kepala Bidang Pemberdayaan Fakir Miskin, Koordinator dan pegawai atau staff Puskesos SLRT Dinas Sosial Kabupaten Maros, dan beberapa perwakilan masyarakat. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam keterlibatannya menyusun standar pelayanan. Rancangan standar pelayanan yang telah dibuat kemudian ditetapkan dan disetuji oleh Kepala Dinas Sosial kabupaten Maros dan siap digunakan sebagai tolak ukur dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat agar terciptanya keterbukaan informasi dalam pemberian layanan. Penelitian ini menghasilkan karya akhir berupa Standar Pelayanan Pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Puskesos SLRT Dinas Sosial Kabupaten Maros.
EPISTEMOLOGI TATA KELOLA LINGKUNGAN: MEMBACA PENERAPAN GOOD ENVIRONMENTAL GOVERNANCE DI PANTAI POHON CINTA MELALUI KACAMATA FILSAFAT PENGETAHUAN Rahman, Sitti Mutiah; Hasim; Baruwadi, Mahludin H.
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.681

Abstract

Good Environmental Governance (GEG) umumnya dinilai melalui prinsip partisipasi, transparansi, akuntabilitas, penegakan hukum, efektivitas-efisiensi, serta keadilan dan inklusivitas. Artikel ini menegaskan bahwa prinsip-prinsip tersebut juga merupakan praktik epistemik, yakni cara pengetahuan lingkungan diproduksi, dibenarkan, dan didistribusikan untuk mendasari keputusan publik dalam situasi ketidakpastian. Dengan desain kajian konseptual-filosofis berbasis telaah analitis dan penalaran dokumen, penelitian ini menyusun kerangka “audit epistemik” yang menerjemahkan tiap prinsip GEG menjadi pertanyaan epistemologis kunci dan indikator operasional (jejak bukti/audit trail). Kerangka ini digunakan untuk membaca secara diagnostik tata kelola Pantai Pohon Cinta (Kabupaten Pohuwato, Gorontalo) sebagai ruang wisata pesisir yang menghadapi ketegangan antara pertumbuhan pariwisata dan keberlanjutan (pengelolaan sampah, keselamatan ruang publik pantai, serta tekanan aktivitas akibat event). Hasil pembacaan menunjukkan bahwa kualitas tata kelola sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur epistemik: keterbukaan informasi lingkungan, pemantauan rutin, forum deliberatif multi-pihak (extended peer community), serta pembenaran kebijakan berbasis bukti yang dapat ditelusuri dan diuji secara adil. Artikel ini berkontribusi pada penguatan penilaian GEG dengan memasukkan epistemologi terapan sekaligus menawarkan agenda praktis untuk meminimalkan risiko ketidakadilan epistemik dan meningkatkan legitimasi kebijakan pengelolaan wisata pesisir.
DEKONSTRUKSI EPISTEMOLOGIS TERHADAP METRIK JEJAK KARBON PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK DI TPA TALUMELITO GORONTALO Malik, Safira Putri H.; Hasim; Baruwadi, Mahludin H.
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.682

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan sampah domestik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talumelito Gorontalo, merupakan salah satu sektor krusial dalam mitigasi perubahan iklim di tingkat regional. Saat ini, diskursus pengelolaan sampah didominasi oleh pendekatan positivistik yang menitikberatkan pada kuantifikasi "jejak karbon" sebagai parameter keberhasilan lingkungan. Namun, kajian ini mengidentifikasi adanya persoalan mendasar terkait bagaimana pengetahuan tersebut dikonstruksi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis pandangan filsafat ilmu, khususnya epistemologi, terhadap metodologi perhitungan jejak karbon di TPA Talumelito. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui tinjauan literatur kritis dan analisis filosofis. Hasil analisis menunjukkan bahwa angka jejak karbon di TPA Talumelito bukanlah fakta alamiah yang absolut, melainkan sebuah konstruk epistemologis yang dipengaruhi oleh reduksionisme metodologis, subjektivitas penentuan batas sistem, serta nilai aksiologis yang tertanam dalam pemilihan teknologi. Studi ini menyimpulkan bahwa diperlukan pergeseran paradigma dari monisme teknokratis menuju pluralisme pengetahuan yang lebih inklusif. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya transparansi metodologis dan pengintegrasian aspek sosial dalam perhitungan dampak lingkungan guna mencapai keadilan lingkungan yang substantif di Gorontalo. Kata Kunci: Epistemologi, Jejak Karbon, TPA Talumelito, Positivisme, Aksiologi.
TAMBANG EMAS ILEGAL DAN KERUSAKAN SOSIAL-EKOLOGIS DI KABUPATEN BUNGO: STUDI KRITIS ATAS PRAKTIK PETI DAN PERAN PEMERINTAH LOKAL Putra, Didik Try; Mardansyah, Mardansyah; Epriadi, Dedi
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.695

Abstract

Unauthorized gold mining (PETI) in Bungo Regency causes significant social and ecological impacts, including environmental damage and social tensions between communities and authorities. This research aims to analyze PETI practices and evaluate the local government's role in handling illegal gold mining. The method used is a critical study with data collection from enforcement operation documents and related reports. Research results show that although the government conducts intensive enforcement operations, communities' economic dependence on PETI remains the primary sustainability challenge. The government strives to regulate community mining to make it legal and environmentally friendly through spatial planning policies and community education. In conclusion, a collaborative approach is needed that considers legal, social, and environmental aspects for sustainable solutions that maintain balance between law enforcement, environmental preservation, and community welfare. Keywords: Illegal Gold Mining; PETI; Environmental Damage; Social Impacts; Local Government

Page 2 of 2 | Total Record : 19