cover
Contact Name
Trija Fayeldi
Contact Email
trija_fayeldi@unikama.ac.id
Phone
+628156116099
Journal Mail Official
rainstek@unikama.ac.id
Editorial Address
Jl. Supriadi No 48 Malang, Kode Pos : 65148 Jawa Timur, Indonesia Phone: (0341) 801488 ext. 229/133
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rainstek : Jurnal Terapan Sains dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 27216209     DOI : https://doi.org/10.21067/jtst.v1i4.4088
Rainstek: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi welcome article submissions from all applied science and technology research areas including Mathematics, Physics, Technology, and Information System . Papers relating directly or indirectly to all aspect of these fields are also welcome to submit. RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi is intended to provide a forum for the expression of new ideas, as well as a place for exposition of these areas of knowledge that can further understanding of science and technology issues and concerns.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 234 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN OPEN-ENDED PROBLEM TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MALANG Sisi Rensi Djami; Nurul Ain; Chandra Sundaygara
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i1.4375

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) mengetahui perbedaan motivasi belajar fisika siswa yang menggunakan model pembelajaran Open-Ended Problem dengan model pembelajaran Konvensional, (2) mengetahui perbedaan prestasi belajar fisika siswa yang menggunakan model pembelajaran Open-Ended Problem dan model pembelajaran Konvensional, (3) mengetahui interaksi model pembelajaran Open-Ended Problem dan motivasi terhadap prestasi belajar fisika siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Malang. Pengumpulan sampel menggunakan tes purposive sampling. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi Experimental Design), dengan rancangan only-posttest control group design. Peniliaian motivasi belajar siswa dilakukan melalui observasi sedangkan untuk prestasi belajar siswa dilakukan melalui test. Data yang yang diperoleh kemudian diuji analisis dengan uji Anova Dua Jalur (Two Way Anova) menggunakan bantuan program SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata motivasi belajar pada kelas eksperimen (89,4) dan kelas kontrol (73,3), sedangkan prestasi belajar pada kelas eksperimen (89,13) dan kelas kontrol (76,09). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Open-Ended Problem berpengaruh terhadap motivasi dan prestasi belajar fisika siswa.
PENGARUH MODEL PBL TERHADAP BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Sofiana Maya; Sholikhan Sholikhan; Chandra Sundaygara
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i1.4376

Abstract

Abstrak. Pembelajaran IPA adalah pembelajaran yang berkaitan dengan fenomena alam. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif. Tujuannya yakni (1) mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang belajar menggunakan PBL dengan Discovery Learning, (2) mengetahui perbedaan berpikir kritis antara yang mempunyai kemandirian belajar tinggi dan kemandirian rendah, (3) untuk mengetahui pengaruh interaksi dari model pembelajaran dan kemandirian belajar siswa. dan metode penelitian menggunakan tehnik Cluster Random Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Malang. Sampel yang digunakan yakni kelas VII H menggunakan PBL dan kelas VII F menggunakan Discovery Learning. Analisis data penelitian ini menggunakan ANOVA dua jalur. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa (1) tidak ada perbedaan berpikir kritis antara siswa yang menggunakan PBL dan siswa yang Discovery Learning, (2) tidak terdapat perbedaan berpikir kritis antara siswa yang mempunyai kemandirian belajar tinggi dan kemandirian rendah, (3) tidak ada interaksi antara model PBL dan kemandirian belajar siswa terhadap berpikir kritis siswa. Kata kunci: PBL, Berpikir Kritis, Kemandirian belajar
PENGARUH PROBLEM POSING LEARNING TERHADAP KREATIVITAS PESERTA DIDIK SMP NEGERI 12 MALANG Minarsih Minarsih; I Ketut Suastika; Nyamik Rahayu Sesanti
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i1.4386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model problem posing learning terhadap kreativitas peserta didik SMP Negeri 12 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental design atau eksperimen semu yang menggunakan desain penelitian nonequivalent control grup design. Model pembelajaran problem posing sebagai variabel bebas dan kreativitas peserta didik sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 12 Malang Tahun Pelajaran 2017/2018. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan tes yang terdiri dari pretest dan posttest serta dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan uji-t (T-test) untuk menguji hipotesis. Hasil uji hipotesis pengaruh model problem posing learning terhadap kreativitas peserta didik diperoleh nilai sign. < 0,05 yang artinya H0 ditolak sehingga hipotesis diterima. Besar pengaruh model pembelajaran problem posing sebesar 62,38% yang artinya model pembelajaran problem posing cukup berrpengaruh terhadap kreativitas peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model problem posing learning terhadap kreativitas peserta didik SMP Negeri 12 Malang. Model pembelajaran problem posing dapat digunakan dalam pembelajaran guna meningkatkan kreativitas peserta didik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Dominikus Poka Wungo Doni Wungo; Djoko Adi Susilo; Yuniar Ika Putri Pranyata
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 3 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v3i2.4487

Abstract

Untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah matematika siswa, maka pembelajaran matematika dilakukan dengan model-model pembelajaran yang tepat. Model pembelajaran yang digunakan diharapkan dapat menekankan pola berpikir kritis, logis, kreatif, cermat dan teliti. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan proses pembelajaran matematika menggunakan metode penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII di SMP PGRI 6 Malang dengan pokok bahasan teorema pythagoras.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Tindakan dilaksanakan pada siswa kelas VIII SMP PGRI 6 Malang, yang terdiri dari 21 siswa. Tindakan pada penelitian ini terdiri dari dua tindakan yaitu: tindakan I dan tindakan II, sedangkan prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara pengumpulan data meliputi (1) observasi, (2) wawancara, (3) hasil tes, dan (4) dokumentasi.. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan Model penemuan terbimbing pada siklus I sebesar 57,14% dan pada siklus II sebesar 90,47%, Dari hasil siklus diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran oenemuan terbimbing dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
APLIKASI PENGENALAN BUDAYA SUMBA BERBASIS ANDROID: APLIKASI PENGENALAN BUDAYA SUMBA BERBASIS ANDROID Frengky Arin; Yoyok Seby Dwanoko
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 3 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v3i1.4508

Abstract

Budaya adalah cara hidup yang dimiliki oleh kelompok orang yang dapat diwariskan dari generasi kegenerasi. Indonesia merupakan Negara kepulauan yang kaya akan ragam budaya yang berbeda-beda dan unik. Dengan adanya keunikan tersebut terciptalah berbagai kebudayaan dengan keunikannya masing-masing. Salah satunya adalah pulau Sumba yang kaya akan kebudayaannya mulai dari adat istiadat, rumah adat, tari-tarian, alatmusik dan senjata tradisional, namun seiring dengan perkembangan jaman yang terus menerus, budaya sumba masih kurang dikenal oleh masyarakat luas terutama mahasiswa sumba yang kuliah di berbagai perguruan tinggi dikota Malang dan masyarakat sumba sendiri, berdasarkan survey awal yang dilakaukan terhadap 100 orang mahasiswa melalui pemberian kuisioner diperoleh sebagian besar mahasiswa tidak begitu banya mahasiswa yang mengetahui tentang kekayaan budaya yang ada diSumba, rata-rata mahasiswa hanya mengetahui tradisi budaya local yang sudah biasa dilakukan, oleh karena itu dalam penelitian ini dibuat sebuah aplikasi pengenalan budaya sumba berbasis android yang bertujuan untuk memudakan masyarakat sumba itu sendiri, masyarakat Indonesia, untuk mengenal budaya sumba. Metode yang digunakan penulis adalah metode waterfall. Penelitian ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengenal berbagai macam budaya yang ada di sumba.
PENERAPAN STRATEGI QUESTION STUDENTS HAVE (QSH) TERHADAP PRESTASI BELAJAR Sri Hariyani; Yunita Army Wahyuningtias; Riski Nur Istiqomah Dinnullah
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 2 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i2.4528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan strategi pembelajaran Question Students Have (QSH) yang dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMPN 2 Karangploso Satu Atap. Prosedur pengambilan data pada penelitian ini meliputi observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Langkah-langkah strategi pembelajaran Question Studen Have (QSH) yang dapat meningkatkan prestasi belajar matematika adalah: (1) guru membagikan LKK kepada masing-masing kelompok, (2) guru menyampaikan materi pembelajaran, (3) guru memberikan potongan kertas kepada masing-masing siswa, (4) siswa menuliskan pertanyaan pada potongan kertas, (5) siswa membacakan pertanyaan sampai pertanyaan pada potongan kertas masing-masing siswa terbaca semua, dan (6) guru dan siswa menyimpulkan materi yang sudah dipelajari. Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata hasil tes siswa pada tindakan I mencapai 70,26 dengan persentase ketuntasan 66,6%. Sedangkan pada tindakan II, nilai rata-rata hasil tes siswa mencapai 82,65 dengan persentase ketuntasan 91,6%. Hasil aktivitas siswa pada tindakan I pertemuan 1 mendapat persentase 77,27% dan pada pertemuan 2 mendapatkan persentase 78,12%. Pada tindakan II, hasil aktivitas siswa pada pertemuan 1 mendapat persentase 81,81% dan hasil aktivitas siswa pada pertemuan 2 mendapat persentase 86,66%. Jadi disimpulkan bahwa penerapan strategi Question Students Have (QSH) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR KELAS XI Ferlinus Bau; Trija Fayeldi; Vivi Suwanti
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 3 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v3i1.4547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dimana model pembelajaran ini dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi aritmatika dan mendeskripsikan berapa besar peningkatan belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan jenisnya adalah penelitian tindakan kelas. Sumber data adalah siswa kelas XI berjumlah 23 siswa. Prosedur pengumpulan data antara lain tes prestasi belajar, observasi keterlaksanaan pembelajaran, wawancara serta dokumentasi. Tahap analisis data pada penelitian ini adalah pereduksian data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Langkah-langkah model pembelajaran Student Facilitator and Explaining yaitu, (1) guru memberi salam kepada siswa, (2) guru menyampaikan kompetensi apa yang akan di capai siswa, (3) mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, (4) menyajikan materi, (5) membagi siswa kedalam beberapa kelompok, (6) memberi kesempatan siswa menjelaskan kepada siswa lain melalui bagan atau peta konsep, (7) menyimpulkan ide atau pendapat dari siswa, (8) memberi tugas pada siswa, (9) mengucap salam penutup. Hasil dari dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dalam penelitian ini yaitu untuk menunjukan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Prestasi ketuntasan belajar pada siklus I yaitu 65,21% sedangkan pada siklus II yaitu 78,26%.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA LANGKAH POLYA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Apriliani Asni; Tatik Retno Murniasih; Yuniar Ika Putri Pranyata
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 3 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v3i2.4587

Abstract

Hasil analisis wawancara dengan guru matematika di salah satu SMP di Kota Malang yang telah dilaksanakan sebelumnya, permasalahan yang dihadapi siswa mengalami kesulitan dalam memahami soal cerita. Hal itu disebabkan karena siswa kurang tertarik dalam membaca soal cerita yang terlalu panjang, sehingga siswa masih kesulitan untuk mengubah soal cerita tersebut kedalam bentuk kalimat matematika atau persamaan matematika, anggapan mereka adalah mata pelajaran yang membosankan dan susah untuk dipahami adalah matematika. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan siswa dalam pemecahan suatu masalah dalam bidang matematika berdasarkan langkah Polya. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif. Yang menjadikan subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII di salah satu SMP di Kota Malang. Berdasarkan hasil data dari 24 siswa kelas VIII yang telah mengerjakan tugas berkaitan dengan soal cerita pada materi sistem persamaan linier dua variabel, terdapat 45% siswa mendapatkan nilai ≥ 70, sedangkan 55% siswa mendapatkan nilai ˂ 70. Hasil penelitian ini yaitu tingkat kemampuan pemecahan masalah peserta didik, kategori tingkat rendah sebanyak 4 peserta didik, kategori tingkat sedang sebanyak 14 peserta didik, kategori tingkat tinggi sebanyak 6 peserta didik. Sehingga dinyatakan bahwa dengan menggunakan langkah Polya mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada plajaran matematika kelas VIII, karena dalam setiap tahap langkah Polya mengajarkan siswa untuk dapat memahami setiap informasi yang terdapat dalam soal, sehingga kemampuan siswa menjadi meningkat.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA KELAS VIII PADA SUB MATERI PENYELESAIAN SPLDV DAN PENERAPAN SPLDV MENGGUNAKAN THREE TIER-TEST Edwaldus Dedeng; Trija Fayeldi; Rosita Dwi Ferdiani
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 2 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i2.4639

Abstract

Abstrak. Pemahaman konsep merupakan hal yang sangat diperlukan dalam pembelajaran matematika, sehingga bisa memecahkan masalah dalam pembelajaran matematika sesuai dengan konsep yang dipahami. Sebaliknya, apabila tidak memahami konsep yang selanjutnya disebut miskonsepsi tidak bisa memecahkan masalah dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah tes tertulis dan wawancara. Soal tes yang digunakan adalah soal tes berbentuk three tier test. Siswa kelas VIII SMP yang berjumlah 28 orang siswa dijadikan sebagai populasi, dan sebanyak 6 siswa dari 28 siswa dijadikan sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian ini, rata-rata siswa mengalami miskonsepsi pada soal nomor 3 dan 4 yang menanyakan tentang himpunan penyelesaian dan soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Siswa yang mengalami miskonsepsi dikarenakan belum mampu menentukan sebarang bilangan untuk mengeliminasi salah satu variabel serta belum mampu menerjemahkan soal cerita ke dalam bentuk matematika. Selain mengalami miskonsepsi siswa juga lucky guess (menjawab benar dengan menebak). Adapun subyek yang mengalami miskonsepsi pada soal nomor 3 berjumlah 4 siswa dan soal nomor 4 berjumlah 4 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan three tier test maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa mengalami miskonsepsi pada salah satu soal bahkan lebih. Selain mengalami miskonsepsi siswa juga mengalami lucky guess serta mengalami konsepsi ilmiah.
SISTEM DISTRIBUSI PENJUALAN TELUR AYAM BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA DIJKSTRA Agung Priyo Utomo Pi'atun; Muhammad Priyono Tri S
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i2.4653

Abstract

Perkembangan dunia bisnis yang semakin canggih sangat berpengaruh terhadap masyarakat. Contohnya perkembangan dunia teknologi informasi yang berkaitan dengan dunia usaha dan bisnis. Manfaat berkembangnya teknologi informasi ini sangat berpengaruh terhadap masyarakat, dengan adanya internet masyarakat dapat berkomunikasi dengan banyak orang hingga belahan dunia. Saat ini dunia usaha sudah menggunakan teknologi Electronic Commerce (E-Commerce). Di dunia usaha, pasar elektronik yang berbentuk aplikasi android sudah menjadi syarat utama demi berkembangnya usaha yang kita buat manfaat dari e-commerce untuk usaha juga banyak. Kecamatan Tumpang adalah sebuah daerah yang terletak di Kabupaten Malang. Di daerah tersebut mayoritas masyarakatnya banyak yang berkerja sebagai karyawan disebuah peternakan telur ayam. Salah satunya peternakan yang berada di Desa Jeru Dusun Tumpang Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Dalam sistem penjualannya masih manual, bisa disebut proses penjualannya masih belum menggunakan internet atau online. Dengan demikian jangkauan antara penjual dan pembeli masih sekitar Kecamatan Tumpang saja.

Page 7 of 24 | Total Record : 234