cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal MANAJERIAL (Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Editor in Chief Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (universitas Pendidikan Mandalika) Journal Editor Dr. Haromain, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Ismail , M.Pd (Universitas Syiah Kuala) Section Editor Dr. Adisel, M.Pd (UIN Bengkulu) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Zainal Abidin, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Dr. Ahmad Gaudi, M.Pd (STKIP Lubuk Linggau) Lalu Hamdian Afandi, M.Pd ( Universitas Mataram) Nada Nazopah, M.Pd (STIT Al Aziziyah) Copy Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/manajerial/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education Management and Supervision
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 44 Documents clear
ANALISIS TREND PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM KONTEKS PENDIDIKAN ISLAM DI SMA : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Faturrahman, Muhammad Aji; Afriyadi, Muhammad Muchsin; Romlah, Listiyani Siti; Baharudin, Baharudin; Sabira, Qonita
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5348

Abstract

The diversity of cultures, religions, and ethnicities in Indonesia requires the education system to integrate multicultural values, especially in the context of Islamic Education at the Senior High School (SMA) level. This study aims to examine the trends and developments in the implementation of multicultural education in Islamic Religious Education (PAI) learning through the Systematic Literature Review (SLR) approach. Data were collected from scientific articles published in the period 2019–2024, which were indexed in international databases such as Scopus, Taylor & Francis, and Google Scholar using Publish or Perish. The selected articles were analyzed using the PRISMA protocol, including the processes of identification, screening, and thematic analysis. The results of the study indicate that multicultural education in the context of PAI in senior high schools tends to experience increased attention, with the main focus on strengthening the values ??of tolerance, respect for differences, and religious moderation. However, challenges were also found in its implementation, such as local cultural resistance and limited teacher understanding. The conclusion of this study emphasizes the need to strengthen the curriculum, teacher training, and education policies that support the mainstreaming of multicultural values ??in Islamic education at the senior high school level. ABSTRAKKeberagaman budaya, agama, dan etnis di Indonesia menuntut sistem pendidikan untuk mengintegrasikan nilai-nilai multikultural, khususnya dalam konteks Pendidikan Islam di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tren dan perkembangan implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2019–2024, yang terindeks di basis data internasional seperti Scopus, Taylor & Francis, dan Google Scholar menggunakan Publish or Perish. Artikel yang terpilih dianalisis menggunakan protokol PRISMA, mencakup proses identifikasi, penyaringan, dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural dalam konteks PAI di SMA cenderung mengalami peningkatan perhatian, dengan fokus utama pada penguatan nilai toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan moderasi beragama. Namun demikian, ditemukan pula tantangan dalam implementasinya, seperti resistensi budaya lokal dan keterbatasan pemahaman guru. Kesimpulan dari studi ini menegaskan perlunya penguatan kurikulum, pelatihan guru, dan kebijakan pendidikan yang mendukung pengarusutamaan nilai multikultural dalam pendidikan Islam di tingkat SMA.
ANALISIS PROBLEMATIKA GURU DALAM MENGHADAPI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) TERHADAP IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSI Ratnaningrum, Ika; Hidayat, Wahyu; Annisa, Tifany Rizqika
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5379

Abstract

This study aims to comprehensively analyze the various problems faced by teachers in implementing inclusive education, especially in handling Children with Special Needs (ABK) in regular school environments. The method used in this study is a descriptive qualitative approach with data collection techniques including in-depth interviews, participatory observations, and documentation studies to support the validity of the data obtained. The results of the study revealed that teachers face significant challenges, such as limited knowledge and specific skills in handling ABK, lack of adequate training, minimal support for appropriate facilities and infrastructure, and high administrative burdens that hinder the focus of teaching. In addition, this study also found that the lack of understanding and support from parents and the surrounding environment also contributed to the obstacles that affected the effectiveness of inclusive education. This study concludes that to improve the effectiveness of the implementation of inclusive education, ongoing support from the government, intensive professional training, and close collaboration between teachers, parents, and related experts are needed. This joint effort is expected to create an inclusive learning environment and support the optimal development of ABK in regular schools, so that the goals of inclusive education can be achieved optimally. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif berbagai permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam mengimplementasikan pendidikan inklusi, khususnya dalam menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di lingkungan sekolah reguler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi guna mendukung validitas data yang diperoleh. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru menghadapi tantangan signifikan, seperti keterbatasan pengetahuan dan keterampilan khusus dalam menangani ABK, kurangnya pelatihan yang memadai, minimnya dukungan sarana dan prasarana yang sesuai, serta beban administrasi yang tinggi sehingga menghambat fokus pengajaran. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa kurangnya pemahaman dan dukungan dari orang tua serta lingkungan sekitar turut menjadi kendala yang mempengaruhi efektivitas pendidikan inklusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan efektivitas implementasi pendidikan inklusi, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, pelatihan profesional yang intensif, serta kolaborasi erat antara guru, orang tua, dan tenaga ahli terkait. Upaya bersama ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan optimal ABK di sekolah reguler, sehingga tujuan pendidikan inklusi dapat tercapai secara maksimal.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM CENGKERAMAN KEKUASAAN ORDE BARU Handayani, Desika; Khori, Qolbi
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5380

Abstract

This study aims to examine the dynamics of changes in Islamic education in Indonesia during the New Order era, especially in the context of its position and recognition in the national education system. Before the New Order, Islamic educational institutions such as Islamic boarding schools and madrasahs were in a marginal position and had not been fully recognized, so that public interest in Islamic education was relatively low. Using a narrative descriptive approach, this study analyzes how the New Order government's policies influenced the growth and development of Islamic educational institutions. During that period, Islamic education developed under tight control and ideological pressure, so that it had to make various concessions to the secular and bureaucratic national education system. However, Islamic education gradually underwent a transformation, from an isolated condition to limited recognition, although it remained under political and ideological supervision. Islamic educational institutions began to show resilience and adaptability, and succeeded in laying the foundation for a greater transformation after the Reformation era. The results of this study indicate that despite facing challenges and limitations, Islamic madrasahs, Islamic boarding schools, and universities were able to survive, develop, and make significant contributions to national development. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perubahan pendidikan Islam di Indonesia selama masa Orde Baru, khususnya dalam konteks posisi dan pengakuannya dalam sistem pendidikan nasional. Sebelum Orde Baru, lembaga pendidikan Islam seperti pesantren dan madrasah berada di posisi pinggiran dan belum diakui secara penuh, sehingga minat masyarakat terhadap pendidikan Islam relatif rendah. Dengan pendekatan deskriptif naratif, penelitian ini menganalisis bagaimana kebijakan pemerintah Orde Baru mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan institusi pendidikan Islam. Selama masa tersebut, pendidikan Islam berkembang di bawah kontrol ketat dan tekanan ideologis, sehingga harus melakukan berbagai konsesi terhadap sistem pendidikan nasional yang sekuler dan birokratis. Meski demikian, secara bertahap pendidikan Islam mengalami transformasi, dari kondisi terisolasi menuju pengakuan terbatas, walaupun tetap berada dalam pengawasan politik dan ideologis. Lembaga-lembaga pendidikan Islam mulai menunjukkan ketahanan dan kemampuan beradaptasi, serta berhasil meletakkan fondasi bagi transformasi yang lebih besar setelah era Reformasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun dihadapkan pada tantangan dan keterbatasan, madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi Islam mampu bertahan, berkembang, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan bangsa.
SIKLUS TQM DALAM PENDIDIKAN: PLANNING, DO, CHECK, ACT DALAM DUNIA PENDIDIKAN, PRINSIP KAIZEN PADA TQM Dwisusanti, Rofiqoh; Mukhroji, Mukhroji
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5381

Abstract

This study aims to analyse the implementation of the Total Quality Management (TQM) cycle in the context of education with a focus on the application of the PDCA (Plan, Do, Check, Act) cycle and the Kaizen principle. Through a descriptive qualitative approach with a literature study method, this study explores how educational institutions can adopt the philosophy of continuous improvement to improve the quality of educational services. The results of the study indicate that the application of the PDCA cycle as the foundation of TQM allows educational institutions to systematically plan, implement, evaluate, and improve the educational process. The Kaizen principle which emphasizes small but continuous improvements has proven effective in building a culture of quality in the educational environment. This study concludes that the integration of PDCA and Kaizen in educational management can improve quality sustainably, provided that there is commitment from all stakeholders, a good documentation system, and a supportive organizational culture. The practical implication of this study is the availability of a TQM implementation framework that can be adapted by various educational institutions according to their respective contexts and needs. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi siklus Total Quality Management (TQM) dalam konteks pendidikan dengan fokus pada penerapan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act) dan prinsip Kaizen. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur, penelitian ini menggali bagaimana lembaga pendidikan dapat mengadopsi filosofi perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan siklus PDCA sebagai fondasi TQM memungkinkan institusi pendidikan untuk secara sistematis merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan memperbaiki proses pendidikan. Prinsip Kaizen yang menekankan perbaikan kecil namun berkelanjutan terbukti efektif dalam membangun budaya mutu di lingkungan pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi PDCA dan Kaizen dalam manajemen pendidikan dapat meningkatkan kualitas secara berkelanjutan, dengan syarat adanya komitmen dari seluruh pemangku kepentingan, sistem dokumentasi yang baik, dan budaya organisasi yang mendukung. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah tersedianya kerangka implementasi TQM yang dapat diadaptasi oleh berbagai lembaga pendidikan sesuai dengan konteks dan kebutuhan masing-masing.
PENERAPAN TEKNOLOGI DALAM MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN ISLAM DI ERA DIGITAL Ulum, Mambaul; Maunah, Binti; Junaris, Imam
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5382

Abstract

Digital transformation has had a significant impact on various sectors, including Islamic education. This study is motivated by the urgent need for Islamic educational institutions to improve their quality through the integration of technology in human resource management (HRM). The main focus of this research is to examine how the application of technology can optimize HRM to support the improvement of Islamic education quality in the digital era. This study employs a qualitative approach with a literature review method, collecting and analyzing data from academic sources such as journals, books, and relevant policy documents. The research steps include identifying the problem, reviewing theories on technology-based HRM, analyzing the implementation of technology in Islamic educational institutions, and identifying challenges and opportunities. The findings indicate that the application of information technology—such as online HR management systems, digital training platforms, and data-driven evaluation tools—significantly enhances performance effectiveness, transparency, and professional development of educators. The main conclusion is that technology integration in HRM holds great potential to support the development of high-quality, adaptive, and sustainable Islamic education. This study recommends well-planned and collaborative technology integration as a strategic step to meet the challenges of education in the digital age. ABSTRAKTransformasi digital telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk bidang pendidikan Islam. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan mendesak lembaga pendidikan Islam untuk meningkatkan kualitasnya melalui pemanfaatan teknologi dalam manajemen sumber daya manusia (SDM). Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji bagaimana penerapan teknologi dapat mengoptimalkan manajemen SDM guna mendukung peningkatan mutu pendidikan Islam di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan. Tahapan penelitian meliputi identifikasi permasalahan, kajian teori tentang manajemen SDM berbasis teknologi, analisis praktik-praktik implementasi teknologi di lembaga pendidikan Islam, serta identifikasi tantangan dan peluang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi, seperti sistem manajemen SDM berbasis daring, platform pelatihan digital, dan alat evaluasi berbasis data, secara signifikan meningkatkan efektivitas kinerja, transparansi, dan profesionalitas tenaga pendidik. Kesimpulan utama menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi dalam manajemen SDM berpotensi besar dalam mendukung terciptanya pendidikan Islam yang berkualitas, adaptif, dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi teknologi yang terencana dan kolaboratif sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital..
PEMBELAJARAN MENULIS DAN EVALUASI DI SEKOLAH SMPN 7 TARAKAN Nursawaliza, Siti; Riyanti, Asih; Awaluddin, Ahmad Rahul; Syahirah, Arni; Wahid, Raka Zulkarnain
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5383

Abstract

This research examines the implementation and effectiveness of writing learning activities as well as the evaluation system at junior high school 7 Tarakan. By using descriptive-qualitative approach, this study analyzes the methods of teaching writing skills, learning strategies applied by teachers, and evaluation techniques used to measure students' writing ability. Data were obtained through classroom observations, interviews with Indonesian language teachers, and analysis of learning documents. The results showed that collaborative and project-based approaches and writing learning were able to improve students' motivation and writing quality. Meanwhile, the evaluation system that combines formative and summative assessment provides a comprehensive picture of the development of students' writing skills. This study identifies some challenges such as time constraints and the heterogeneity of students' abilities, and provides recommendations for improvement in the form of developing more specific assessment rubrics and utilizing peer feedback to improve the writing learning process at  junior high school 7 Tarakan. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji pelaksanaan dan efektifivitas kegiatan pembelajaran menulis serta sistem evaluasinya di SMPN 7 Tarakan. Dengan menggunakan pendekatan deskritptif-kualitatif, penelitian ini menganalisis metode pengajaran keterampilan menulis, strategi pembelajaran yang di terapkan oleh guru, dan teknik evaluasi yang digunakan untuk mengukur kemampuan menulis siswa. Data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara dengan guru Bahasa Indonesia, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan kolaboratif dan berbasis proyek dan pembelajaran menulis mampu meningkatkan motivasi dan kualitas tulisan siswa. Sementara itu, sistem evaluasi yang menggabungkan penilaian formatif dan sumantif memberikan gambaran komperhensif terhadap perkembangan kemampuan menulis siswa. Penelitian ini mengedintifikasikan beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu dan hotergenitas kemampuan siswa, serta memberikan rekomendasi perbaikan berupa pengembangan rubrik penilaian yang lebih spesifik dan pemanfaatan umpan balik sejawat untuk meningkatkan proses pembelajaran  menulis di SMPN 7 Tarakan.
KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Nurfaizin, Fikrial; Firdaus, Arif Fakih
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5384

Abstract

Educators and education personnel (PTK) play a crucial role in the implementation of quality education. To support this strategic role, the Indonesian Government has established various policies, such as Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers and Government Regulations concerning National Education Standards, which aim to strengthen the professionalism, welfare, and performance of PTK. This study aims to examine the form and substance of government policies regarding PTK, evaluate their implementation in the field, and analyze supporting and inhibiting factors in their implementation. Through a qualitative approach, this study found that although the policy has had a positive impact on improving the quality of education, various challenges such as uneven distribution of teachers, limited training, and resistance to change are still significant obstacles. Supporting factors such as routine training, utilization of technology, and principal supervision have proven to be able to strengthen the effectiveness of policy implementation. Therefore, continuous evaluation, cross-sector synergy, and policy adjustments are needed so that the goal of improving the quality of national education can be achieved evenly and sustainably. ABSTRAKPendidik dan tenaga kependidikan (PTK) memegang peranan krusial dalam penyelenggaraan pendidikan berkualitas. Untuk mendukung peran strategis ini, Pemerintah Indonesia telah menetapkan berbagai kebijakan, seperti Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah terkait Standar Nasional Pendidikan, yang bertujuan memperkuat profesionalisme, kesejahteraan, dan kinerja PTK. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan substansi kebijakan pemerintah mengenai PTK, mengevaluasi implementasinya di lapangan, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Melalui pendekatan kualitatif, studi ini menemukan bahwa meskipun kebijakan telah membawa dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan, berbagai tantangan seperti distribusi guru yang tidak merata, keterbatasan pelatihan, dan resistensi terhadap perubahan masih menjadi hambatan signifikan. Faktor-faktor pendukung seperti pelatihan rutin, pemanfaatan teknologi, dan supervisi kepala sekolah terbukti mampu memperkuat efektivitas implementasi kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi berkelanjutan, sinergi lintas sektor, serta penyesuaian kebijakan agar tujuan peningkatan mutu pendidikan nasional dapat tercapai secara merata dan berkelanjutan.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI SMA NEGERI 1 MENTAYA HILIR UTARA Sanjaya, Adi; Fahmi, Fahmi; Sapuadi, Sapuadi
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5385

Abstract

The principal has a very important role in improving the professional competence of teachers. So the role of the principal is very much needed to help teachers become professional teachers in teaching to create superior schools and produce quality students in accordance with the school's vision and mission. This study aims to examine how the principal's planning and implementation in improving the professional competence of teachers at SMA Negeri 1 Mentaya Hilir Utara. This study uses descriptive qualitative research. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The informants in this study were the principal and vice principal of SMA Negeri 1 Mentaya Hilir Utara. The results of this study explain the role of the principal in improving the professional competence of teachers, especially in the planning and implementation of strategies carried out by the principal through the creation of work program plans, academic supervision and creating KOMBEL (study group) work programs for teachers so that they can improve the professional competence of teachers ABSTRAKKepala sekolah memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kompetensi professional guru. Sehingga peran kepala sekolah sanggat dibutuhkan untuk membantu para guru agar menjadi guru yang professional dalam mengajar untuk menciptakan sekolah yang unggul dan menghasilkan siswa yang berkualitas sesuai dengan visi misi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk  mengkaji tentang bagaiamana perencanaan dan pelaksanaan  kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi professional guru di SMA Negeri  1 Mentaya Hilir Utara. Penelitan ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah  observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun yang menjai informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan wakil kepala sekolah  SMA Negeri  1 Mentaya Hilir Utara. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang pera kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi professional guru terkhusus pada perencanaan dan pelaksanaan strategi yang dilkukan oleh kepala sekolah melalui pembuatan perencanaan program kerja, suvervisi akademis dan membuat program kerja KOMBEL (kelompok belajar) untuk para guru sehingga dapat meningkatkan kompetensi professional guru.
MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM DI MI BAITUR RAHIM BALIKPAPAN Sukron, Mahmad; Anam , Saeful
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5573

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim is a tahfidz-based private school in Sepinggan Baru Village, South Balikpapan District, Balikpapan Regency, East Kalimantan Province, led by Mrs. Waqi'ah, S.Pd. Every day before the KBM starts, students perform Dhuha prayers together and continue Muroja'ah and add memorization in their respective classes. For the efforts and management carried out by Mrs. Waqi'ah, S.Pd as the head of the madrasa can make Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim a quality madrasah in Balikpapan. The problem in this research is how is the planning of Madrasah Principal to improve the quality of Islamic education in Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim, how is the implementation of Madrasah Principal to improve the quality of Islamic education in Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim, how is the implementation of evaluation of Madrasah Principal to improve the quality of Islamic education in Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim. The approach used in this research is a qualitative descriptive approach, by taking data in the field through observation, interviews, and documentation related to the research subject. This data is then analyzed by referring to the existing theory. Therefore, the research process is expected to produce descriptive data in the form of written or oral data from Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim. And the purpose of this research is to explain and analyze the management used by the head of Madrasaah to improve the quality of Islamic education in Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim. This management starts with planning, implementation, and evaluation. The results showed that there are several factors in the formation of the quality of Islamic education in Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim, namely: curriculum management, personnel management, student management, facilities and infrastructure management, financial management, and public relations management. At the implementation stage it has been carried out very well but there are various inhibiting factors and various supporting factors. However, with the managerial efforts of the head of Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim who has carried out the evaluation stages of both curriculum, infrastructure and personnel. The Head of Madrasah has done well because the evaluation is not only done alone, the Head of Madrasah also involves all educators and staff in Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim in the implementation of the evaluation. ABSTRAK Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim adalah sekolah swasta yang berbasis tahfidz yang ada di Desa Sepinggan Baru Kecamatan Balikpapan Selatan Kabupaten Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur, yang dipimpin oleh Ibu Waqi'ah, S.Pd. Atas usaha dan manajemen yang dilakukan oleh Ibu Waqi'ah, S.Pd selaku kepala madrasah bisa menjadikan Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim yang bermutu di Balikpapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis manajemen yang digunakan oleh kepala Madrasah untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma’arif Baitur Rahim. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan mengambil data di lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan subjek penelitian. Data ini kemudian dianalisis dengan mengacu pada teori yang ada. Manajemen ini dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa faktor dalam pembentukan mutu pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma’arif Baitur Rahim yaitu: Manajemen kurikulum, Manajemen personalia, Manajemen kesiswaan, Manajemen sarana dan prasarana, Manajemen keuangan, dan Manajemen humas. Pada tahap pelaksanaannya sudah dilaksanakan dengan sangat baik akan tetapi ada berbagai faktor penghambat dan berbagai faktor pendukung. Namun, dengan usaha manajerial dari kepala Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma’arif Baitur Rahim yang telah melakukan tahapan evaluasi baik kurikulum, sarana prasarana, dan personalia. Kepala Madrasah sudah melakukan dengan baik karena evaluasi tidak hanya dilakukan sendiri, Kepala Madrasah juga melibatkan semua tenaga pendidik dan staf yang ada di Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma’arif Baitur Rahim pada pelaksanaan evaluasi.
BUDAYA ORGANISASI YAYASAN PENDIDIKAN: KAJIAN DIAGNOSTIK DALAM KONTEKS ORGANISASI PENDIDIKAN Rafidatuddini, Ishmah; Izzati, Umi Anugerah
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5744

Abstract

This study explores the organizational culture within an educational foundation through a preliminary diagnostic approach. Data were collected through semi-structured interviews with two key stakeholders: a teacher and a curriculum staff member. Thematic analysis revealed a strong internal culture characterized by openness to innovation, structured evaluations, collaborative decision-making, and a supportive environment that values both personal and professional well-being. The foundation also emphasizes process over mere results, fostering a culture of continuous learning and teamwork. However, the findings highlight a limitation in external adaptability, particularly in addressing the challenges posed by international education standards. This suggests a need for strategic development in aligning the organization’s mission with a more globally responsive outlook. Overall, the study concludes that while the foundation’s internal organizational culture is solid and cohesive, enhancing its adaptability and outward engagement is vital for sustained effectiveness and long-term growth in a competitive educational landscape. ABSTRAKPenelitian ini mengeksplorasi budaya organisasi dalam sebuah yayasan pendidikan melalui pendekatan diagnostik awal. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan dua pemangku kepentingan utama, yaitu seorang guru dan staf kurikulum. Analisis tematik menunjukkan adanya budaya internal yang kuat, ditandai dengan keterbukaan terhadap inovasi, evaluasi yang terstruktur, pengambilan keputusan secara kolaboratif, serta lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan pribadi dan profesional. Yayasan juga menekankan pentingnya proses daripada sekadar hasil akhir, mendorong terciptanya budaya pembelajaran berkelanjutan dan kerja sama tim. Namun, temuan juga mengungkapkan keterbatasan dalam hal adaptabilitas eksternal, khususnya dalam merespons tantangan dari standar pendidikan internasional. Hal ini menunjukkan perlunya pengembangan strategis dalam menyelaraskan misi organisasi dengan perspektif global yang lebih responsif. Secara keseluruhan, studi ini menyimpulkan bahwa meskipun budaya organisasi internal yayasan tergolong solid dan kohesif, peningkatan adaptabilitas dan keterlibatan eksternal sangat penting untuk menjaga efektivitas serta pertumbuhan jangka panjang dalam lanskap pendidikan yang kompetitif.