cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal MANAJERIAL (Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Editor in Chief Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (universitas Pendidikan Mandalika) Journal Editor Dr. Haromain, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Ismail , M.Pd (Universitas Syiah Kuala) Section Editor Dr. Adisel, M.Pd (UIN Bengkulu) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Zainal Abidin, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Dr. Ahmad Gaudi, M.Pd (STKIP Lubuk Linggau) Lalu Hamdian Afandi, M.Pd ( Universitas Mataram) Nada Nazopah, M.Pd (STIT Al Aziziyah) Copy Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/manajerial/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education Management and Supervision
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 374 Documents
KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN DALAM PENDIDIKAN ISLAM: ANALISIS DALIL NAQLI TENTANG KEPEMIMPINAN Siti Arifah; Sirli Yuliani; Fitriani Fitriani; Ansori Ansori; Iwan Aprianto
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i3.13156

Abstract

ABSTRACT Leadership is a key factor in ensuring the effectiveness of Islamic educational institutions. In the Islamic perspective, leadership is not merely the ability to manage an organization but also a trust (amanah) that must be exercised based on the values of the Qur'an and Hadith. This study aimed to analyze the concept of leadership in Islamic education from the perspective of naqli (revealed) sources and to identify the leadership values that serve as the foundation for educational leadership and management. This research employed a qualitative approach using a library research method. Data were collected from the Qur'an, Hadith, books, and relevant scientific journal articles and analyzed through content analysis involving data reduction, data presentation, interpretation, and conclusion drawing. The findings reveal that Islamic educational leadership is founded upon five core values: trustworthiness (amanah), justice, consultation (shura), exemplary conduct, and responsibility. These values function not only as ethical principles but also as practical guidelines for educational management, including planning, decision-making, implementation, and evaluation. The study concludes that integrating Qur'anic and Prophetic leadership values into educational management provides a relevant framework for developing professional, ethical, and value-based leadership capable of addressing contemporary educational challenges. ABSTRAK Kepemimpinan merupakan faktor strategis dalam keberhasilan penyelenggaraan pendidikan Islam, tetapi kajian yang mengintegrasikan landasan normatif Al-Qur'an dan Hadis dengan praktik manajemen pendidikan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kepemimpinan dalam pendidikan Islam berdasarkan dalil-dalil naqli serta mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan yang terkandung di dalamnya sebagai landasan pengembangan kepemimpinan dan manajemen pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari Al-Qur'an, Hadis, buku, artikel jurnal, dan literatur relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pendidikan Islam berlandaskan lima nilai utama, yaitu amanah, keadilan, musyawarah, keteladanan, dan tanggung jawab. Kelima nilai tersebut tidak hanya memiliki dimensi normatif, tetapi juga terintegrasi dengan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengambilan keputusan, pelaksanaan program, dan evaluasi dalam manajemen pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai kepemimpinan berbasis dalil naqli dengan fungsi manajemen pendidikan memberikan landasan konseptual bagi pengembangan kepemimpinan pendidikan Islam yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap tantangan pendidikan kontemporer.
MANAJEMEN KONFLIK DALAM PENMANAJEMEN KONFLIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL: INTEGRASI PENDEKATAN MODERN DAN NILAI-NILAI ISLAM DIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL: INTEGRASI PENDEKATAN MODERN DAN NILAI-NILAI ISLAM Dedi Hendriyanto; H. Naswin; M. Zakaria; Ansori Ansori; Iwan Aprianto
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i3.13157

Abstract

ABSTRACT The cultural, ethnic, linguistic, and religious diversity within multicultural Islamic educational institutions has the potential to generate conflicts that may affect the effectiveness of educational management. However, conflict should not merely be viewed as a negative phenomenon but also as an opportunity for organizational learning and improvement when managed appropriately. This article aims to analyze the concept of conflict management in multicultural Islamic education, identify the forms and sources of conflict, examine conflict management strategies through the integration of modern management approaches and Islamic values, and explain the role of leadership in fostering an inclusive, harmonious, and sustainable educational environment. This study employed a qualitative approach using a Systematic Literature Review (SLR) based on library research. Relevant literature was selected according to predetermined inclusion criteria and analyzed using content analysis techniques. The findings indicate that conflicts in multicultural Islamic education primarily arise from differences in values, culture, communication, interests, organizational structure, and religious understanding. Effective conflict management requires the integration of modern management strategies with Islamic values, including shura (consultation), tabayyun (verification), tasamuh (tolerance), ishlah (reconciliation), and 'adl (justice), supported by inclusive leadership and multicultural education. The study concludes that the synergy between multicultural education, Islamic values, and inclusive leadership forms a comprehensive conceptual framework for conflict management that promotes a culture of peace and enhances the quality of Islamic educational institutions. ABSTRAK Keberagaman budaya, etnis, bahasa, dan pemahaman keagamaan dalam lembaga pendidikan Islam multikultural berpotensi memunculkan konflik yang memengaruhi efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Konflik tidak selalu bersifat negatif, tetapi dapat menjadi sarana pembelajaran organisasi apabila dikelola secara tepat. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep manajemen konflik dalam pendidikan Islam multikultural, mengidentifikasi bentuk dan sumber konflik, mengkaji strategi pengelolaan konflik melalui integrasi pendekatan manajemen modern dengan nilai-nilai Islam, serta menjelaskan peran kepemimpinan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui studi kepustakaan. Literatur yang relevan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dalam pendidikan Islam multikultural terutama dipengaruhi oleh perbedaan nilai, budaya, komunikasi, kepentingan, struktur organisasi, dan pemahaman keagamaan. Pengelolaan konflik yang efektif memerlukan integrasi strategi manajemen modern dengan nilai-nilai Islam, seperti syura, tabayyun, tasamuh, ishlah, dan 'adl, yang diperkuat melalui kepemimpinan inklusif serta pendidikan multikultural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pendidikan multikultural, nilai-nilai Islam, dan kepemimpinan inklusif membentuk kerangka konseptual yang komprehensif dalam manajemen konflik sehingga mampu mendukung terciptanya budaya damai dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan Islam.
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF SUKU Widya Hastuti; Siti Munawwaroh; Feni Husnul Fatimah; Ansori Ansori; Iwan Aprianto
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i3.13158

Abstract

ABSTRACT Islamic educational leadership plays a crucial role in directing and managing educational institutions to achieve educational goals oriented toward the intellectual, moral, and spiritual development of learners. Within Indonesia's multicultural society, leadership practices in Islamic education are influenced by cultural values and local wisdom embedded in diverse ethnic communities. This study aims to analyze the concept of Islamic educational leadership from an ethnic perspective, identify the forms of integration between Islamic values and local cultural values, and explain their implications for the administration of Islamic educational institutions. This study employed a qualitative approach using the library research method. Data were collected from books, scientific journal articles, research reports, and other relevant academic documents, and were analyzed using content analysis through the stages of data reduction, data presentation, interpretation, and conclusion drawing. The findings reveal that Islamic leadership principles, including trustworthiness (amanah), justice, consultation (shura), exemplary conduct, and responsibility, are closely aligned with the leadership values found in various Indonesian ethnic traditions, such as mutual cooperation (gotong royong), social solidarity, togetherness, and respect for customary traditions. The integration of these values produces a conceptual leadership model that is religious, contextual, participatory, and adaptive to multicultural communities. This study concludes that Islamic educational leadership based on an ethnic perspective has the potential to strengthen character education, enhance the effectiveness of educational governance, and serve as an alternative leadership model that preserves both Islamic values and local wisdom in the face of globalization. ABSTRAK Kepemimpinan pendidikan Islam memiliki peran penting dalam mengarahkan dan mengelola lembaga pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan intelektual, moral, dan spiritual peserta didik. Dalam masyarakat Indonesia yang multikultural, praktik kepemimpinan pendidikan dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang berkembang dalam berbagai kelompok suku. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kepemimpinan pendidikan Islam dalam perspektif suku, mengidentifikasi bentuk integrasi nilai-nilai Islam dengan budaya lokal, serta menjelaskan implikasinya bagi penyelenggaraan lembaga pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip kepemimpinan Islam, seperti amanah, keadilan, musyawarah, keteladanan, dan tanggung jawab, memiliki keselarasan dengan nilai-nilai kepemimpinan berbagai suku di Indonesia, seperti gotong royong, solidaritas, kebersamaan, dan penghormatan terhadap adat. Integrasi tersebut menghasilkan model konseptual kepemimpinan yang religius, kontekstual, partisipatif, dan adaptif terhadap masyarakat multikultural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan pendidikan Islam berbasis perspektif suku berpotensi memperkuat pendidikan karakter, meningkatkan efektivitas pengelolaan lembaga pendidikan, serta menjadi alternatif pengembangan kepemimpinan yang mampu menjaga nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal di tengah tantangan globalisasi.
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF HUMANIS Nur Alip; Fina Ayu Madaliah; Ansori Ansori; Iwan Aprianto
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i3.13159

Abstract

ABSTRACT Islamic educational leadership plays a strategic role in directing and managing educational institutions to achieve educational goals while fostering students' character based on Islamic values. Amid globalization and increasingly complex social changes, educational leadership is expected to promote not only academic achievement but also humanistic values that support holistic human development. This study aims to analyze the concept of Islamic educational leadership from a humanistic perspective, identify the humanistic values relevant to Islamic educational leadership, and explain their implementation in educational management. This study employed a qualitative approach using a library research method. Data were collected from secondary sources and analyzed using content analysis. The findings reveal that Islamic educational leadership from a humanistic perspective integrates the values of amanah (trustworthiness), justice, exemplary conduct, consultation (shūrā), empathy, and respect for human dignity into a leadership model encompassing spiritual, moral, social, personal, and human resource development dimensions. The implementation of this model fosters an inclusive, participatory, and democratic educational environment while promoting character formation and the holistic development of students. The integration of Islamic and humanistic values provides a conceptual foundation for developing adaptive, equitable, and relevant educational leadership to address contemporary educational challenges. ABSTRAK Kepemimpinan pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam mengarahkan dan mengelola lembaga pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan sekaligus membentuk karakter peserta didik berdasarkan nilai-nilai Islam. Di tengah perkembangan globalisasi dan perubahan sosial yang kompleks, kepemimpinan pendidikan dituntut tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kepemimpinan pendidikan Islam dalam perspektif humanis, mengidentifikasi nilai-nilai humanisme yang relevan, serta menjelaskan implementasinya dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder dan dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pendidikan Islam perspektif humanis mengintegrasikan nilai amanah, keadilan, keteladanan, musyawarah, empati, dan penghormatan terhadap martabat manusia dalam model kepemimpinan yang mencakup dimensi spiritual, moral, sosial, personal, dan pengembangan sumber daya manusia. Implementasi model tersebut menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, partisipatif, demokratis, serta mendukung pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik secara holistik. Integrasi nilai-nilai keislaman dan humanisme menjadi landasan konseptual bagi pengembangan kepemimpinan pendidikan yang adaptif, berkeadilan, dan relevan menghadapi tantangan pendidikan modern.