cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 375 Documents
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENGIDENTIFIKASI STRUKTUR ISI TEKS ANEKDOT DI MAN Siti Aminah; Sujinah Sujinah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9008

Abstract

ABSTRACT Text-based Indonesian language learning requires students not only to comprehend textual content but also to systematically analyze the structural elements that construct a text. One type of text studied at the Madrasah Aliyah level is the anecdote text, which is characterized by a specific structure consisting of abstraction, orientation, crisis, reaction, and coda. Classroom realities indicate that students still experience difficulties in accurately identifying these structural components. This study aims to examine the effectiveness of implementing the Discovery Learning model in improving students’ ability to identify the structural elements of anecdote texts. This research employed a quantitative approach using a pre-experimental method with a One Group Pretest–Posttest design. The research subjects were tenth-grade students of MAN 1 Merangin. Data were collected through tests measuring students’ ability to identify text structure, classroom observations, and documentation. The Discovery Learning model was implemented through stages of stimulation, problem identification, data collection and processing, verification, and conclusion drawing. The findings reveal a significant improvement in students’ abilities following the implementation of the Discovery Learning model. Both the mean scores and the percentage of learning mastery increased across all structural aspects of anecdote texts. In addition, students demonstrated higher levels of active engagement in text analysis and a deeper understanding of the function of each structural component. Therefore, the Discovery Learning model is proven to be effective and suitable as an alternative instructional approach for text-based Indonesian language learning at the Madrasah Aliyah level. ABSTRAK Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks menuntut kemampuan siswa untuk memahami isi sekaligus menganalisis struktur pembangun teks secara sistematis. Salah satu jenis teks yang dipelajari di Madrasah Aliyah adalah teks anekdot yang memiliki struktur khas, meliputi abstrak, orientasi, krisis, reaksi, dan koda. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi struktur tersebut secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan siswa mengidentifikasi struktur isi teks anekdot. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental melalui desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MAN 1 Merangin. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan identifikasi struktur teks, observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Model Discovery Learning diterapkan melalui tahapan pemberian rangsangan, identifikasi masalah, pengumpulan dan pengolahan data, verifikasi, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa yang signifikan setelah penerapan model Discovery Learning. Nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan pada seluruh aspek struktur teks anekdot. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif dalam menganalisis teks dan memahami fungsi setiap bagian struktur secara mendalam. Dengan demikian, model Discovery Learning terbukti efektif dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks di Madrasah Aliyah.
ANALISIS BIBLIOMETRIK TREN PENELITIAN PENDIDIKAN BIOLOGI BERBASIS KEARIFAN LOKAL Imelda Puji Astuti; Agus Yadi Ismail
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9071

Abstract

This study aims to examine research trends and thematic patterns in biology education studies that incorporate local wisdom in Indonesia during the 2021–2026 period, as well as to identify the dominant research directions within this field. The study is grounded in the growing concern over declining ecological awareness and the weakening integration of local cultural values in biology learning amid the globalization of science education. A quantitative bibliometric approach was employed using publication data retrieved from Google Scholar. A total of 972 relevant articles were analyzed with the assistance of VOSviewer to visualize keyword networks, thematic clusters, and interrelationships among research topics. The findings indicate that biology education research based on local wisdom primarily focuses on the development of locally grounded learning resources, the integration of project-based learning, and the application of contextual learning approaches to strengthen students’ ecological character. Bibliometric mapping reveals six major interconnected clusters, with local wisdom, learning resources, and environmental education serving as central themes. These results highlight the strategic role of local wisdom in fostering meaningful and sustainable biology learning. Future research is recommended to investigate the effectiveness of local wisdom-based instructional models through experimental approaches across diverse educational settings. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kecenderungan dan pola perkembangan kajian pendidikan biologi yang mengintegrasikan kearifan lokal di Indonesia selama periode 2021–2026, serta memetakan tema-tema utama yang mendominasi arah penelitian pada bidang tersebut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin berkurangnya perhatian terhadap kesadaran ekologis dan nilai budaya lokal dalam pembelajaran biologi seiring dengan menguatnya arus globalisasi pendidikan sains. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis bibliometrik dengan sumber data publikasi ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar. Sebanyak 972 artikel yang relevan dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memvisualisasikan jejaring kata kunci, pemetaan kluster, serta keterkaitan antartema penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian pendidikan biologi berbasis kearifan lokal didominasi oleh tema pengembangan sumber belajar berbasis potensi lokal, penerapan pembelajaran berbasis proyek, dan penggunaan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran biologi. Visualisasi bibliometrik mengidentifikasi enam kluster utama yang saling terhubung, dengan fokus pada local wisdom, learning resources, dan environmental education. Temuan ini menegaskan bahwa kearifan lokal memiliki peran strategis dalam membangun pembelajaran biologi yang relevan, bermakna, dan berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji efektivitas implementasi pembelajaran berbasis kearifan lokal melalui pendekatan eksperimental pada berbagai konteks pendidikan.
PENGARUH METODE SNOWBALL THROWING PADA HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN TEKNIK PENGUKURAN TANAH PADA SISWA KELAS X DPIB Jojor Sahat Martua Sinaga
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9075

Abstract

ABSTRACT The low learning achievement in the subjects of Building Construction and Land Measurement Techniques indicates the existence of learning issues that require attention in vocational education. This study aims to analyze the effect of applying the Snowball Throwing learning method on the learning outcomes of Grade X students in the Building Modeling and Information Design (DPIB) program at SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental pretest–posttest control group design to compare the learning outcomes of students taught using the Snowball Throwing method and those taught using the Drill method. The study was conducted in the odd semester of the 2022/2023 academic year, with data collected through learning outcome tests that had undergone validity and reliability testing. The collected data were subsequently analyzed using a one-way t-test. The analysis results indicate that the average learning outcomes of students who participated in lessons using the Snowball Throwing method were higher than those of students taught using the Drill method, and there was a significant difference in learning outcomes between the two groups. These findings confirm that the Snowball Throwing method has a positive impact on improving student learning outcomes and can be considered as an alternative learning strategy in vocational subjects. ABSTRAK Rendahnya pencapaian belajar mata pelajaran Konstruksi Bangunan dan Teknik Pengukuran Tanah mengindikasikan adanya permasalahan pembelajaran yang perlu mendapat perhatian di pendidikan kejuruan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode pembelajaran Snowball Throwing pada hasil belajar peserta didik kelas X Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain kuasi-eksperimen pretest–posttest control group untuk membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan metode Snowball Throwing dan metode Drill. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 dan pengumpulan data melalui tes hasil belajar yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan uji t satu arah. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode Snowball Throwing lebih tinggi dibandingkan siswa yang diajar menggunakan metode Drill, serta terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menegaskan bahwa metode Snowball Throwing memberikan dampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa dan dapat dipertimbangkan sebagai alternatif strategi pembelajaran pada mata pelajaran kejuruan.
ADOPSI ASESMEN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN DEEP LEARNING: KAJIAN PERSEPSI GURU BERDASARKAN ATRIBUT INOVASI ROGERS Devi Hidayat; Dina Siti Logayah; Mamat Ruhimat
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9098

Abstract

The implementation of deep learning requires assessment practices that are able to capture learning processes, higher-order thinking skills, and students’ performance in a meaningful way. In this context, authentic assessment is widely regarded as relevant; however, its adoption in schools has not yet been consistently realized. This study aims to explore teachers’ perceptions of authentic assessment adoption in deep learning by examining its characteristics through five innovation attributes: relative advantage, compatibility, complexity, trialability, and observability. A qualitative approach with a single case study design was employed in a public junior high school in Karawang Regency, Indonesia. Ten teachers from diverse subject areas were purposively selected as participants. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis, and were analyzed thematically. The findings reveal that teachers perceive authentic assessment as advantageous for assessing learning processes, higher-order thinking skills, and student performance, particularly in practice-oriented subjects. Nevertheless, variations were found in terms of compatibility and observability across subjects, while implementation complexity emerged as a major constraint. Overall, authentic assessment adoption remains at an early stage and requires stronger school-level policy support, more structured assessment instruments, and continuous development of teachers’ assessment competence to ensure sustainable implementation. ABSTRAKPenerapan pembelajaran deep learning menuntut sistem asesmen yang mampu merepresentasikan proses belajar, kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan capaian belajar siswa secara bermakna. Dalam konteks ini, asesmen autentik dipandang relevan, namun implementasinya di tingkat sekolah belum berlangsung secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru terhadap adopsi asesmen autentik dalam pembelajaran deep learning dengan menelaah karakteristik adopsinya melalui lima atribut inovasi, yaitu keunggulan relatif, kesesuaian, kompleksitas, kemungkinan dicoba, dan keteramatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal yang dilaksanakan di salah satu SMP negeri di Kabupaten Karawang. Informan penelitian terdiri atas sepuluh guru dari berbagai mata pelajaran yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memersepsikan asesmen autentik memiliki keunggulan dalam menilai proses belajar, kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan unjuk kerja siswa, terutama pada mata pelajaran berbasis praktik. Namun demikian, tingkat kesesuaian dan keteramatannya bervariasi antar mata pelajaran, sementara kompleksitas penerapan menjadi hambatan utama. Secara keseluruhan, adopsi asesmen autentik masih berada pada tahap awal dan memerlukan dukungan kebijakan sekolah, ketersediaan perangkat asesmen yang terstruktur, serta penguatan kompetensi guru agar implementasinya berkelanjutan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PELUANG DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS XI SMK Dedi Yansen
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9139

Abstract

This research is a Classroom Action Research aimed at improving students’ understanding of probability concepts in mathematics learning through the implementation of a contextual approach among eleventh-grade vocational high school students. This research motivated by students’ low conceptual understanding of probability, which resulted from learning activities that were predominantly abstract and insufficiently connected to real-life contexts. The research was conducted in two cycles, each consisting of the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were eleventh-grade students of the Visual Communication Design (DKV) Study Program at SMK Pratiwi Prabumulih. Data collection techniques included concept comprehension tests, observations of student and teacher activities, and documentation. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods.The results of the study indicate that the implementation of a contextual approach effectively improved students’ understanding of probability concepts, as evidenced by increases in the mean scores and the percentage of learning mastery. The average post-test score increased from 60.83 in Cycle I to 87.17 in Cycle II, while the percentage of learning mastery improved from 56.67% in Cycle I to 86.67% in Cycle II. In addition, students’ engagement in the learning process also showed a significant improvement. ABSTRAKPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep peluang dalam pembelajaran matematika melalui penerapan pendekatan kontekstual pada siswa kelas XI SMK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep peluang siswa akibat pembelajaran yang masih bersifat abstrak dan kurang mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK Pratiwi Prabumulih. Teknik pengumpulan data meliputi tes pemahaman konsep, observasi aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan kontekstual mampu meningkatkan pemahaman konsep peluang siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Nilai rata-rata post-test meningkat dari 60,83 pada siklus I menjadi 87,17 pada siklus II, sedangkan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 56,67% pada siklus I menjadi 86,67% pada siklus II. Selain itu, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga mengalami peningkatan.
PENERAPAN MODEL TGT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DAN SIKAP ILMIAH PADA SISWA KELAS V Siti Aisyah Lubis; Lelya Hilda; Misahradarsi Dongoran
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i2.9154

Abstract

This study is motivated by the low learning outcomes in IPAS (Integrated Natural and Social Sciences) and students’ scientific attitudes caused by teacher-centered learning practices. Therefore, an instructional innovation through the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) model is required. This study aims to examine whether the application of the TGT model can improve IPAS learning outcomes and scientific attitudes of fifth-grade students. This research employed Classroom Action Research (CAR) conducted through the stages of planning, action, observation, and reflection at SD Negeri 100601 Pintu Padang. The subjects of this study consisted of 16 fifth-grade students. Data were collected using tests, observations, and questionnaires. The results showed that the implementation of the TGT learning model was able to improve students’ learning outcomes and scientific attitudes. The average learning score increased from 47% in the pre-cycle with a mastery level of 25% to 89% in the second cycle with a mastery level of 81%. Students’ scientific attitudes also improved, as indicated by the increase in the average pre-test score of 49.68 to the post-test score of 75.25. Therefore, it can be concluded that the TGT learning model is effective in improving IPAS learning outcomes and students’ scientific attitudes in fifth grade. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS dan sikap ilmiah siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran melalui penerapan model Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model TGT dapat meningkatkan hasil belajar IPAS dan sikap ilmiah siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi di SD Negeri 100601 Pintu Padang. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT mampu meningkatkan hasil belajar dan sikap ilmiah siswa. Nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 47% pada pra-siklus dengan ketuntasan 25% menjadi 89% pada siklus II pertemuan II dengan ketuntasan 81%. Sikap ilmiah siswa juga mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh skor rata-rata pre-test sebesar 49,68 dan post-test sebesar 75,25. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS dan sikap ilmiah siswa kelas V.
PENGARUH SIMULATOR AUTO LEVEL (AL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN DASAR – DASAR TEKNIK KONSTRUKSI DAN PERUMAHAN PADA ELEMEN UKUR TANAH SISWA KELAS X TKP Karnina Triana Lubis; Sarwa Sarwa
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9161

Abstract

ABSTRACT The selection of appropriate learning media plays an important role in improving student learning outcomes, especially in vocational subjects that require conceptual understanding and practical skills. This study aimed to determine the difference in average learning outcomes between students taught using an Auto Level Simulator and those taught using Video media in the subject Fundamentals of Construction and Housing Engineering on the Land Measurement element for Grade X TKP students at SMK Negeri 2 Medan. The study was conducted at SMK Negeri 2 Medan during the even semester of the 2023 2024 academic year. The research sample was determined using a cluster random sampling technique, with class X TKP 1 as experimental class 1 receiving the Auto Level Simulator treatment and class X TKP 2 as experimental class 2 receiving the Video treatment. The research method used was a quasi experimental design. The prerequisite tests included a normality test using the Liliefors approach and a homogeneity test using the Levene Statistic. Data analysis was conducted using a one tailed t test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the significance value (2 tailed) was 0.04 < α (0.05), indicating that the average learning outcome of students using the Auto Level Simulator (86.69) was higher than that of students using Video media (82.41). Therefore, the use of the Auto Level Simulator is proven to be more effective in improving student learning outcomes in the Land Measurement element of the Fundamentals of Construction and Housing Engineering subject for Grade X TKP students at SMK Negeri 2 Medan. ABSTRAK Pemilihan media pembelajaran yang tepat memiliki peran penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran kejuruan yang menuntut pemahaman konsep dan keterampilan praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan rata rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan Simulator Auto Level dan Video pada mata pelajaran Dasar dasar Teknik Konstruksi dan Perumahan pada elemen Ukur Tanah kelas X TKP di SMK Negeri 2 Medan. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Medan pada semester genap Tahun Ajaran 2023 2024. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X TKP 1 sebagai kelas eksperimen 1 dengan perlakuan Simulator Auto Level dan kelas X TKP 2 sebagai kelas eksperimen 2 dengan perlakuan Video. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Uji persyaratan analisis meliputi uji normalitas dengan pendekatan Liliefors dan uji homogenitas dengan pendekatan Levene Statistic. Teknik analisis data menggunakan uji t satu pihak dengan taraf signifikan α = 0,05. Hasil analisis menunjukkan nilai sig. (2 tailed) sebesar 0,04 < α (0,05), yang berarti rata rata hasil belajar siswa yang menggunakan Simulator Auto Level sebesar 86,69 lebih tinggi dibandingkan dengan penggunaan Video sebesar 82,41. Dengan demikian, penggunaan Simulator Auto Level terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada elemen Ukur Tanah mata pelajaran Dasar dasar Teknik Konstruksi dan Perumahan kelas X TKP di SMK Negeri 2 Medan.
MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DIGITAL UNTUK SISWA DISLEKSIA: STUDI PENGEMBANGAN BERBASIS ADDIE Novandra Adzra Ghassani; Shayna Andini; Atsal Fikri Ramadhani; Raditya Favian Asa; Misbahul Luqman Ashar; Arini Miftahul Jannah; Arifah Rasyidayanti
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9217

Abstract

Students with dyslexia often face significant challenges in learning mathematics, particularly in understanding abstract symbols, lengthy textual instructions, and complex calculation procedures such as in the Three-Variable Linear Equation System (SPLTV) material. This study aims to develop a Digital Book Material specifically designed with dyslexia-friendly principles to facilitate high school students' understanding of mathematical concepts. Using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model, this study collected data through in-depth interviews, surveys, participant observation, and product trials involving pre- and post-tests. This digital module integrates multisensory features such as accessible fonts, concrete visualizations, high-contrast color schemes, audio narration, and step-by-step procedural guidance. The evaluation results show that the use of these multimedia features effectively improves students' readability, ease of navigation, and conceptual understanding, as evidenced by positive user responses and improved learning performance. The study's conclusion confirms that the Digital Book Material is a valid and practical learning medium to support the learning needs of dyslexic students in mastering complex mathematical materials. ABSTRAK Siswa penyandang disleksia kerap menghadapi tantangan signifikan dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam memahami simbol abstrak, instruksi tekstual yang panjang, dan prosedur perhitungan yang kompleks seperti pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Material Digital Book yang dirancang khusus dengan prinsip ramah disleksia guna memfasilitasi pemahaman konsep matematika siswa SMA. Menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, survei, observasi partisipatif, serta uji coba produk yang melibatkan pre-test dan post-test. Modul digital ini mengintegrasikan fitur multisensori berupa font aksesibel, visualisasi konkret, skema warna kontras tinggi, narasi audio, serta panduan prosedural bertahap. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan fitur multimedia tersebut secara efektif meningkatkan keterbacaan, kemudahan navigasi, dan pemahaman konsep siswa, sebagaimana dibuktikan oleh respon positif dari pengguna dan peningkatan performa belajar. Simpulan penelitian menegaskan bahwa Material Digital Book merupakan media pembelajaran yang valid dan praktis untuk mendukung kebutuhan belajar siswa disleksia dalam menguasai materi matematika yang kompleks.
KAJIAN LITERATUR: PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DI JENJANG SEKOLAH DASAR Eka Sefti Ulfin Nadhiroh; Ifa Fatatul Mukarromah; Maftucha Maftucha
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9218

Abstract

This study examines the impact of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model on improving student learning outcomes at the elementary school level, amidst the challenges of modern education that require effective, meaningful, and relevant learning processes in everyday life. A qualitative method with a systematic literature study was conducted by analyzing seven primary journal articles (2020–2025) from sources such as Google Scholar and Indonesian university repositories, using the keywords "Contextual Teaching and Learning", "CTL for improving learning outcomes", and "CTL at various levels of education"; stages include identification, filtering, data extraction based on themes, and descriptive-synthetic analysis with source triangulation. The findings show that CTL consistently drives improvements in cognitive, affective, and psychomotor achievement, such as a jump in scores from 54.77 to 82.27 (A1), 80% completion in cycle II (A2), 60.1% impact on PAI (A6), and motivation reaching 86% (A5), through active student engagement in a real context that avoids the boredom of traditional lecture methods. The main conclusion states that CTL based on constructivism effectively builds deep understanding, motivation, 21st century skills, and character development, so it is considered an innovative strategy for national education policy to create inclusive and sustainable learning. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) pada peningkatan hasil belajar murid di jenjang sekolah dasar, di tengah tantangan pendidikan modern yang mengharuskan proses belajar yang efektif, bermakna, dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Metode kualitatif dengan studi literatur sistematis dilakukan dengan menganalisis tujuh artikel jurnal utama (tahun 2020–2025) dari sumber seperti Google Scholar dan repositori universitas Indonesia, menggunakan kata kunci "Contextual Teaching and Learning", "CTL untuk peningkatan hasil belajar", dan "CTL di berbagai jenjang pendidikan"; tahapan meliputi identifikasi, penyaringan, ekstraksi data berdasarkan tema, dan analisis deskriptif-sintetis dengan triangulasi sumber. Temuan menunjukkan bahwa CTL secara konsisten mendorong peningkatan prestasi kognitif, afektif, dan psikomotorik, seperti lonjakan skor dari 54,77 menjadi 82,27 (A1), ketuntasan 80% pada siklus II (A2), dampak 60,1% pada PAI (A6), serta motivasi mencapai 86% (A5), melalui keterlibatan aktif siswa dalam konteks yang nyata yang menghindari kebosanan dari metode ceramah yang tradisional. Kesimpulan utama menyatakan bahwa CTL yang berbasis pada konstruktivisme secara efektif membangun pemahaman yang mendalam, motivasi, keterampilan abad ke-21, dan pengembangan karakter, sehingga dianggap sebagai strategi inovatif untuk kebijakan pendidikan nasional demi menciptakan pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan.
THE EFFECTIVENESS OF ENGLISH PODCASTS AND SONGS IN IMPROVING LISTENING SKILL OF INFORMATICS STUDENTS Resti Isnaeni
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9219

Abstract

Listening is one of the essential skills required by university students, including those majoring in Informatics, who must comprehend English-based learning resources such as documentation, tutorials, and technical discussions. This study aims to examine the effectiveness of English podcasts and English songs as alternative media to improve students’ listening comprehension. The research employed a quasi-experimental design involving 60 first-year Informatics students divided into an experimental group and a control group. The experimental group was exposed to English podcasts and songs for four weeks, while the control group used conventional listening materials from textbooks. Pre-test and post-test instruments were administered to measure performance changes. The findings revealed a significant improvement in the experimental group compared to the control group (p < 0.05), indicating that the integration of digital audio materials enhances vocabulary recognition, comprehension speed, and overall listening skill. This study suggests that educators incorporate podcasts and songs as complementary learning media in English instruction for Informatics students. ABSTRAK Keterampilan menyimak merupakan komponen penting dalam pembelajaran bahasa Inggris, terutama bagi mahasiswa Informatika yang sering berinteraksi dengan sumber belajar berbahasa Inggris seperti dokumentasi teknologi, video tutorial, dan diskusi teknis daring. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan podcast dan lagu berbahasa Inggris dalam meningkatkan kemampuan listening mahasiswa Informatika. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pre-test dan post-test yang melibatkan 60 mahasiswa tahun pertama, yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran listening menggunakan podcast dan lagu, sedangkan kelompok kontrol menggunakan materi audio konvensional dari buku ajar. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan menyimak kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol (p < 0.05). Mahasiswa yang belajar melalui podcast dan lagu menunjukkan peningkatan pemahaman, kecepatan menangkap informasi, serta penguasaan kosakata. Temuan ini menunjukkan bahwa media podcast dan lagu efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran listening dan direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam pengajaran bahasa Inggris di program studi Informatika.