cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snip@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jl. Kepodang No. 67 A Panjer Kebumen
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23389400     EISSN : 28082621     DOI : https://doi.org/10.20961
Core Subject : Education,
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan diterbitkan oleh FKIP Universitas Sebelas Maret pada tahun 2013. Bertujuan menjadi salah satu pusat publikasi ilmiah artikel yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang meliputi: inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan pendidikan guru.
Arjuna Subject : -
Articles 925 Documents
Penerapan Model Discovery Learning dengan Multimedia untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Wonosari Tahun Ajaran 2023/2024 Tanti Kusuma Amanningrum; Ngatman Ngatman; Muhamad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.88610

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Discovery Learning dengan multimedia; (2) meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model Discovery Learning dengan multimedia; (3) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan model Discovery Learning dengan multimedia. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama tiga siklus. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Wonosari. Data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumen. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) penerapan model Discovery Learning dengan multimedia dilaksanakan dengan enam langkah, yaitu: (a) stimulation, (b) problem statement, (c) data collection, (d) data processing, (e) verification, dan (f) generalization; (2) penerapan model Discovery Learning dengan multimedia dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada siklus I = 79,13%, siklus II = 84,38%, dan siklus III = 93,75%; (c) kendala yang ditemukan yaitu siswa belum aktif menanggapi atau bertanya pada kelompok yang sedang presentasi . Solusinya yaitu guru memberikan motivasi kepada siswa aktif menanggapi atau bertanya. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model Discovery Learning dengan multimedia dapat meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Wonosari tahun ajaran 2023/2024.
Peningkatan Keterampilan Berkomunikasi Tema Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Penerapan Model Experiential Learning pada Siswa Sekolah Dasar Dwi Budi Nurcahyaningsih; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Kartika Chrysti Suryandari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.86297

Abstract

Keterampilan berkomunikasi pada abad 21 sangat dibutuhkan oleh siswa. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi siswa pada Tema Gaya Hidup Berkelanjutan menggunakan model experiential learning. Penerapan model experiential learning melalui 4 langkah yaitu, pengalaman nyata, observasi refleksi, konsep absrak, dan eksperimen aktif. Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga siklus. Subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas IV SDN 2 Kuwayuhan. Data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan nontes. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan presentase keterampilan berkomunikasi siswa meningkat, hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes lisan dengan aspek yang dinilai adalah kebahasaan (lafal, intonasi, bahasa) dan nonkebahasaan (kelancaran,materi gaya). Respon siswa dalam pembelajaran dengan menerapkan model experiential learning menunjukkan respon positif, seperti antusiasme dan kepercayaan diri.
Peran Orangtua untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan dan Perilaku Hidup Bersih Sehat Anak Usia Dini Luluk Asmawati
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.102499

Abstract

Pemberdayaan orangtua sebagai agen utama pembentukan pola hidup sehat sejak dini sangat diperlukan. Tujuan penelitian menganalisis peran orangtua meningkatkan literasi kesehatan dan perilaku hidup bersih sehat anak usia dini. Metode penelitian kualitatif naturalistik. Teknik pengumpulan data observasi. Teknik analisis data deskriptif analisis. Temuan-temuan: (1) literasi kesehatan: makan pagi sebelum ke sekolah baik, membawa bekal buah atau sayur  baik, melakukan olah raga sangat baik, minum air setiap hari 1200-1600 ml sangat baik, istirahat 10-13 jam setiap hari sangat baik, diantar ibu ke posyandu sangat baik; (2) perilaku hidup bersih dan sehat: anak mencuci tangan dengan sabun sangat baik,  menggosok gigi sangat baik, membersihkan kuku sangat baik, mandi minimal 2 kali sehari sangat baik, toilet training sangat baik, membuang sampah di tempatnya sangat baik. Kesimpulan literasi kesehatan anak usia dini sangat baik; perilaku hidup bersih dan sehat sangat baik.
Upaya Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI SD Negeri 2 Jatisari Melalui Teknologi Scanning Card Augmented Reality Afrida Dwi Utami; Kartika Chrysti Suryandari; Murwani Dewi Wijayanti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.87329

Abstract

Media pembelajaran berbasis teknologi Scanning Card Augmented Reality yang diterapkan dalam pendidikan merupakan sebuah inovasi abad 21 yang dilakukan dalam rangka digitalisasi pendidikan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mendeskripsikan implementasi teknologi Scanning Card Augmented Reality pada guru dan siswa, meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, serta menguraikan bagaimana respon dari siswa terkait implementasi teknologi Scanning Card Augmented Reality. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dan pengumpulan data menggunakan tes tertulis, wawancara, dan observasi. Data penelitian didasarkan pada hasil tes, wawancara, dan observasi pembelajaran IPA pada kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media Scanning Card Augmented Reality dalam pembelajaran IPA telah digunakan dengan baik sesuai prosedur penelitian dan baik guru maupun siswa mengalami peningkatan dalam menerapkan media pada setiap siklusnya, penggunaan media Scanning Card Augmented Reality dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas VI SD Negeri 2 jatisari, serta respon siswa dalam penggunaan media Scanning Card Augmented Reality saat pembelajaran IPA menunjukkan respon yang positif. Kesimpulan dari penelitian ini yakni upaya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VI SD Negeri 2 Jatisari berhasil dan berjalan dengan baik.  
Tugas dan Fungsi Guru dalam proses Pendidikan di Pendidikan Dasar: Analisis Bibliometrik Muhammad Nasheh Ulwan; Effy Mulyasari; Deri Hendrawan; Nur Paridah; Elmi Hanjar Bait
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.96979

Abstract

Peran guru di pendidikan dasar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik, namun berbagai tantangan seperti kompleksitas peran dan tuntutan integrasi teknologi menuntut penelitian lebih lanjut untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas peran guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru melalui pendekatan bibliometrik berbasis tinjauan literatur sistematis. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan bibliometrik berdasarkan data yang diperoleh dari artikel ilmiah terindeks Google Scholar dalam rentang waktu 2014-2024. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memvisualisasikan jaringan kata kunci dan memetakan tren penelitian terkait. Temuan menunjukkan bahwa literatur terkait berfokus pada aspek pengajaran, pengelolaan kelas dan pengembangan kurikulum. Guru dipandang memainkan peran penting sebagai fasilitator pembelajaran, pembimbing moral dan sosial, serta manajer kelas yang efektif. Tren penelitian dalam beberapa tahun terakhir mengindikasikan peningkatan perhatian terhadap kompetensi guru dalam menghadapi tuntutan abad ke-21 dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peran guru di pendidikan dasar sangat krusial dengan tren literatur yang menunjukkan kebutuhan akan peningkatan kompetensi profesional guru melalui pelatihan teknologi dan pendekatan pembelajaran inovatif untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.
Analisis Komparatif Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, dan Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka dengan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada Kurikulum 2013 Arwasih Arwasih; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Elmi Hanjar Bait; Nurhayati Nurhayati
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.97155

Abstract

Perbedaan mendasar dalam struktur kurikulum antara Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) pada Kurikulum Merdeka dengan Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), Silabus, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada Kurikulum 2013 menjadi isu penting untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif kesamaan dan perbedaan antara kedua kurikulum. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi dokumen dan analisis konten terhadap dokumen resmi serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas lebih besar kepada guru dalam merancang pembelajaran berbasis kebutuhan siswa, sementara Kurikulum 2013 lebih terstruktur dengan fokus pada pencapaian kompetensi dasar yang terukur. CP pada Kurikulum Merdeka menekankan kompetensi holistik, sedangkan KI-KD pada Kurikulum 2013 lebih rinci dan terstandar. ATP dalam Kurikulum Merdeka juga lebih fleksibel dibandingkan RPP dalam Kurikulum 2013 yang cenderung kaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas lebih besar, sedangkan Kurikulum 2013 mempertahankan struktur sistematis untuk menjamin pencapaian kompetensi. 
Profil Siswa Kelas IV Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif dan Kerja Sama Dengan Model Scientific Reading Based Project (SRBP) Miftah Parasasmi; Kartika Chrysti Suryandari; Muhamad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.89666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan kerja sama siswa dan mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan model Scientific Reading Based Project (SRBP). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas secara kolaboratif. Subjek penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SDN 4 Bumirejo. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan proyek, observasi, wawancara, angket, dan dokumen. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model Scientific Reading Based Project (SRBP) dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan kerja sama siswa. Peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa mampu mengerjakan proyek dengan sejumlah ide, mampu menjawab dengan berbagai cara dan dari sudut pandang yang berbeda, adanya peningkatan pengetahuan siswa, dan siswa mampu mengembangakan proyek. Peningkatan kerja sama pada penelitian ini yaitu siswa dapat menyampaikan pendapat dengan percaya diri, ringan tangan, dan mampu mengendalikan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang menggangu diskusi. Respon siswa terhadap penerapan model Scientific Reading Based Project (SRBP) pada setiap siklusnya mengalami peningkatan. Hal tersebut dapat dilihat dari antuasias, minat, dan semangatnya siswa ketika pembelajaran berlangsung.
Optimalisasi Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk Peningkatan Kompetensi Guru dalam Merancang Pembelajaran Inovatif Juliati Juliati; Effy Mulyasari; Deri Hendrawan; Devi Anggraeni; Nunung Jubaedah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97650

Abstract

Salah satu upaya pemerintah dalam peningkatan kompetensi adalah menyediakan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tingkat optimalisasi pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran inovatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, di mana data diperoleh melalui angket yang diberikan secara acak kepada 50 guru SD di wilayah Kabupaten Serang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PMM secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran inovatif. Analisis data menunjukkan bahwa 80% responden menganggap PMM mempermudah akses ke materi pelatihan dan alat pembelajaran yang relevan, 78% responden mengakui peningkatan dalam keterampilan merancang pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif setelah memanfaatkan PMM, serta 78% responden memberikan respon positif terhadap tingkat kepuasan mereka dalam penggunaan PMM. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memanfaatkan PMM  unruk meningkatkan kompetensi guru SD dalam merancang pembelajran inovatif.
Penerapan Model Scramble untuk Meningkatkan Efektivitas dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas III SD Negeri 2 Gemeksekti Kebumen Isna Putri Utami; Muhamad Chamdani; Tri Saptuti Susiani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.94385

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran scramble, meningkatkan efektivitas dan hasil belajar, serta mendeskripsikan kendala dan solusi yang ditemui dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Subjek penelitian ialah guru dan siswa kelas III SD Negeri 2 Gemeksekti. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mendeskripsikan langkah model scramble yaitu (1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, (2) identifikasi masalah, (3) mengorganisir siswa kedalam kelompok-kelompok belajar, (4) membimbing pelatihan, (5) kesimpulan, (6) memberikan penghargaan. Metode scramble dapat meningkatkan efektivitas dan hasil belajar siswa. Efektivitas belajar siswa pada siklus I,II, dan III selalu meningkat, hal itu dibuktikan dengan nilai rata-rata hasil belajar pada siklus I = 54,53%, siklus II = 70,11%, dan siklus III = 73,21%. Kendala dan solusi yang dialami ketika pembelajaran dapat teratasi dengan baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model scramble dapat meningkatkan efektivitas dan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri 2 Gemeksekti Kebumen tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Model PBL Terintegrasi Pendekatan CRT untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Anindya Zulfatin Nihayah; Fina Fakhriyah; Nurul Fathonah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.102099

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD NU Nawa Kartika melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terintegrasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD NU Nawa kartika. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan cara membandingkan data hasil pra siklus, siklus 1 dan siklus 2 berdasarkan kriteria ketuntasan minimal (KKTP ≥ 70) untuk menilai peningkatan kemampuan literasi membaca dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas belajar, keterampilan mengajar guru, kemampuan literasi membaca dan hasil belajar siswa. Presentase ketuntasan hasil belajar meningkat dari 45% saat pra siklus menjadi 97% pada siklus 2. Kemampuan literasi membaca juga mengalami peningkatan pada ketiga indikator dari pra siklus hingga siklus 2. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi model PBL dan pendekatan CRT terbukti mampu meningkatkan kemampuan literasi membaca dan hasil belajar siswa.