cover
Contact Name
ARIF HERYOKO
Contact Email
jurnalganesha@utp.ac.id
Phone
+6285730897897
Journal Mail Official
jurnalganesha@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Balekambang Lor No.1 Telp./Fax.(0271)726278-739048.SURAKARTA.57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27746313     EISSN : 27746305     DOI : https://doi.org/10.36728/ganesha.v1i01
Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual serta hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. Jurnal Ganesha dipublikasikan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal Ganesha secara khusus menitikberatkan pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu-ilmu bidang pengabdian masyarakat sebagai berikut: - Pendidikan - Pertanian - Sains dan Teknologi - Ekonomi dan Bisnis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 263 Documents
TANTANGAN DAN SOLUSI BISNIS PADA KOMUNITAS UMKM TLOGOMULYO DI ERA DIGITAL Widiyanti Widiyanti; Ratna Tunjungsari; Agung Budiartono; Agus Prasetyo
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6236

Abstract

Dalam konteks bisnis, komunitas dan jaringan dapat membantu para pelaku usaha meningkatkan kesempatan bisnis, mengakses sumber daya dan informasi, membangun reputasi dan kredibilitas, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, mengembangkan hubungan dan kerjasama yang saling menguntungkan. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pendampingan, diskusi, dan edukasi tentang pentingnya melakukan langkah-langkah efektif menghadapi tantangan dan memiliki alternatif solusi yang tepat dalam rangka menyikapi era digitalisasi bisnis untuk meningkatkan daya saing pada komunitas UMKM di RW.10 kelurahan Tlogomulyo. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang akan dilakukan ini bertujuan untuk mendampingi mitra komunitas UMKM memaknai Era digitalisasi bisnis yang notabene merupakan periode di mana teknologi digital telah menjadi dominan dalam kehidupan manusia, mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan berkomunikasi secara mendasar dengan pandangan modern untuk dimaksimalkan dalam mengembangkan usaha karena digitalisasi bisnis merupakan proses transformasi bisnis dari konvensional menjadi digital, yang meliputi berbagai aspek bisnis seperti proses transaksi dan penerapan system dalam menjalankan bisnis tentunya sangat diperlukan berbagai upaya untuk mampu beradpatasi dengan ketidakpastian dan perubahan.
EDUKASI KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA TERKAIT STUNTING DI DESA PLIPIR Paulina Fortinasari; Vika Dias Anspratiwi; Nugroho Sayekti; Lathifah Nur Aini; Tri Setia Ningrum
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6267

Abstract

Stunting menjadi isu kesehatan yang serius pada balita yang memengaruhi pada pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Plipir sebagai respon terhadap masih ditemukannya kasus dan risiko stunting pada balita. Kegiatan ini bertujuan memperluas pengetahuan ibu balita mengenai upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif serta pengukuran pengetahuan melalui penggunaan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan ini memperlihatkan peningkatan tingkat pengetahuan ibu balita, yang tercermin dari persentase kategori pengetahuan tinggi pada pre-test sebesar 84,2% meningkat menjadi 89,5% pada post-test. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat peran ibu balita dan mendukung upaya penurunan risiko stunting di Desa Plipir.
PELATIHAN PEMBUATAN PROMPT DAN GENERASI GAMBAR AI BERBASIS GAMBAR TANGAN UNTUK SISWA SEKOLAH PERADABAN SERI KEMBANGAN Abiyan Surya Saputra; Dzaky Arva Rizy
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6303

Abstract

Sanggar Bimbingan (SB) Peradaban Seri Kembangan menghadapi tantangan dalam mendiversifikasi metode pengajaran untuk menjaga antusiasme siswa di tengah keterbatasan sarana prasarana dan sumber daya pengajar. Inovasi pembelajaran menjadi krusial untuk meningkatkan produktivitas belajar siswa, terutama dalam penguasaan literasi digital dan teknologi di era digital saat ini. Salah satu teknologi yang berkembang pesat adalah Kecerdasan Buatan (AI). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan keterampilan kepada siswa dalam pembuatan prompt serta generasi gambar berbasis AI yang memanfaatkan gambar tangan sebagai dasarnya. Melalui pendekatan inovatif ini, diharapkan siswa dapat berpartisipasi lebih efektif dalam perkembangan teknologi masa depan dan mengatasi tantangan kejenuhan dalam proses belajar mengajar.
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH DOMESTIK RUMAH TANGGA DI DESA LAMEURU KECAMATAN RANOMEETO BARAT KABUPATEN KONAWE SELATAN Eko Aprianto Johan; Rustan Ari; Herman Titop; Sri Wahyuni Basoka; Fitriah Amir
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6336

Abstract

Pengelolaan limbah rumah tangga dan sisa hasil perkebunan di Desa Lameuru, Kabupaten Konawe Selatan, masih menjadi tantangan lingkungan yang belum teratasi secara optimal, sementara ketergantungan masyarakat terhadap pupuk kimia sintetis terus meningkat. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan kelompok Dasawisma melalui pemanfaatan limbah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Organik Padat (POP). Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif, bimbingan teknis pembuatan pupuk, demonstrasi plot (demplot), serta pendampingan langsung dalam proses fermentasi menggunakan aktivator mikrobial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat yang signifikan, di mana 85% anggota kelompok Dasawisma kini mampu memproduksi POC dan POP secara mandiri. Implementasi produk organik ini berhasil mereduksi penggunaan pupuk kimia sebesar 30% pada tanaman hortikultura di pekarangan warga. Selain itu, terbentuknya struktur kelompok pengolah pupuk yang resmi menjamin keberlanjutan program produksi secara rutin setiap bulannya. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa transformasi limbah menjadi pupuk organik merupakan solusi strategis yang tidak hanya berdampak pada kelestarian ekosistem tanah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi keluarga melalui penghematan biaya input pertanian. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya pendekatan partisipatif berbasis komunitas dalam mewujudkan kemandirian pangan dan desa ramah lingkungan yang berkelanjutan.
PELATIHAN PRODUKSI GANTUNGAN KUNCI RESIN BAGI PEREMPUAN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF DI DESA AIR KERUH Reni Septiyanti; Athirah Rifa Aulya; Iyamsi; Aisyah Hapsari; Chelsea Olivia; Nabila Regina Putri; Muhammad Ferdy Hasan; Heliza Dwi Wulandari; Elisia Modesti
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6338

Abstract

Air Keruh Village, Rambang District, Muara Enim Regency, South Sumatra, has significant human resource potential that has not been optimally utilized, particularly among women, whose labor force participation rate remains relatively low at approximately 28%. The majority of residents work as rubber and oil palm farmers with fluctuating incomes. This condition highlights the need for alternative income sources based on the creative economy. This community service program aimed to enhance skills and foster entrepreneurial spirit among housewives and young women through training in producing resin-based keychains. The implementation method consisted of socialization, training through lectures, demonstrations, and hands-on practice, as well as process and outcome evaluations, involving 25 participants. The results indicated that 88% of participants were able to produce resin keychains that met quality standards and had market value. In addition to improving technical skills, the activity increased entrepreneurial motivation and created opportunities for developing community-based microenterprises that can be marketed locally and through digital platforms as a sustainable strategy for strengthening the village economy.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN KERUPUK JENGKOL SEBAGAI PRODUK UNGGULAN UMKM PEREMPUAN DALAM PENGUATAN EKONOMI KELUARGA DI DESA AIR KERUH Reni Septiyanti; Ahmad Sapta Riansyah; Siti Lailatun Ni'amah; Pepi Puspitasari; Muhammad Rizky Alfarel; Riza Azka Fazila; Shelpi Chandriani; Rappeh Rappeh
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6339

Abstract

Jengkol (Archidendron pauciflorum) is a local commodity with high potential as a raw material for value-added food products. In Air Keruh Village, Rambang District, Muara Enim Regency, the utilization of jengkol remains limited to raw sales with relatively low economic value. This community service program aimed to enhance the added value of jengkol through mentoring in the development of jengkol crackers as a flagship product of women-led MSMEs, while strengthening household economic resilience. The methods employed included observation and problem identification, assistance in the production process based on Good Manufacturing Practices (GMP), mentoring in packaging and marketing, and evaluation of program outcomes. The results demonstrated a significant increase in the partner’s production capacity from 5 kg to 12 kg of raw materials per week (a 140% increase). The product’s selling price rose from IDR 2,000 to IDR 5,000 per 100 grams with labeled standing pouch packaging. Organoleptic testing indicated an overall acceptance rate of 84%, categorized as “liked.” Furthermore, marketing channels expanded from local markets to direct sales and online platforms through WhatsApp Business and local marketplaces. This program demonstrates that innovation in processing jengkol into crackers can enhance the competitiveness of women-led MSMEs and generate tangible economic impacts for families and the surrounding community.
PELATIHAN FERMENTASI TEMPE SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO RUMAH TANGGA DI DESA AIR KERUH Reni Septiyanti; Berliana Yusanti; Intan Permata Sari; Intan Triwika Delviana; Jery Dwi Putra Adha; Putri Rizki Aulia; Dwi Anggun Rahmawati; Nurazizah Nurazizah
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6343

Abstract

Desa Air Keruh, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, merupakan wilayah dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani yang masih mengandalkan penjualan hasil pertanian dalam bentuk bahan mentah, sehingga nilai tambah ekonomi yang diperoleh relatif rendah. Kondisi tersebut mendorong perlunya program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan pengolahan pangan berbasis potensi lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam memproduksi tempe melalui proses fermentasi sebagai upaya penguatan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi pemutaran video proses pembuatan tempe, penyampaian materi mengenai tahapan fermentasi, serta praktik langsung pengemasan kedelai yang telah diinokulasi ragi. Peserta kemudian melanjutkan proses fermentasi secara mandiri di rumah selama 24-48 jam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu memproduksi tempe dengan kualitas baik, ditandai dengan terbentuknya miselium putih yang merata, tekstur padat, dan aroma khas tempe. Dari aspek ekonomi, pengolahan 4 kg kedelai dengan total biaya produksi sebesar Rp83.500 berpotensi menghasilkan pendapatan hingga Rp100.000, sehingga memberikan peluang peningkatan nilai tambah produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi fermentasi sederhana dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan perempuan desa serta penguatan ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS USAHA KREATIF DI DESA AIR KERUH Reni Septiyanti; Tri Diah Rahmawati; Shafira Arianti; Muthia Naditha; Widia Wati; Amrina Rosyada; Hendy Almanfaluthi; Hersia Oktaria Putri Adelia
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6344

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemandirian dan ketahanan ekonomi perempuan melalui pelatihan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) berupa boneka tangan di Desa Air Keruh, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim. Desa ini memiliki 383 jiwa yang tergabung dalam 125 kepala keluarga, dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani karet sehingga pendapatan rumah tangga sangat bergantung pada musim dan fluktuasi harga komoditas. Kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi waktu produktif perempuan yang belum dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan ekonomi. Program ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan masyarakat yang meliputi observasi lapangan, koordinasi dengan pemerintah desa, pelatihan teknis pembuatan boneka tangan, serta pembekalan literasi kewirausahaan dan perhitungan harga jual produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memproduksi boneka tangan secara mandiri, memahami dasar penentuan biaya dan harga jual, serta mengalami peningkatan kepercayaan diri sebagai pelaku usaha kreatif. Produk yang dihasilkan memiliki potensi pasar lokal, khususnya pada lembaga PAUD dan sekolah dasar di desa. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan ekonomi perempuan desa serta mendukung penguatan ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
OPTIMALISASI POTENSI LOKAL KAUM PEREMPUAN MELALUI PRAKTIK PEMBUATAN KERIPIK PISANG DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA DI DESA TANJUNG RAYA Reni Septiyanti; Fiansi Dwi Arista; Siti Rahma; Desi Meliani; Rahmi La Indah; Arfit Shafi Anis; Salsabila Junaidi; Hafsyah Aulia; Alfin Renaldi
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6350

Abstract

Pemberdayaan ekonomi keluarga di tingkat desa menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal. Desa Tanjung Raya memiliki sumber daya pisang yang melimpah, namun selama ini pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan dalam bentuk mentah dengan nilai jual yang relatif rendah, terutama oleh perempuan yang menjalankan usaha rumah tangga. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi yang tersedia dan kemampuan pengolahannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan desa melalui pelatihan pengolahan pisang menjadi keripik bernilai tambah yang disertai pendampingan pemasaran digital. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang mencakup observasi awal, sosialisasi, praktik langsung pembuatan keripik pisang, pendampingan pemasaran melalui media sosial, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam proses produksi dan pengemasan, bertambahnya pemahaman mengenai strategi pemasaran digital, serta tumbuhnya kepercayaan diri dan minat untuk memulai usaha secara mandiri. Program ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih optimal sebagai fondasi penguatan ekonomi keluarga. Meskipun masih memerlukan pendampingan lanjutan agar keberlanjutannya terjaga, integrasi antara praktik produksi dan edukasi pemasaran digital terbukti efektif dalam mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan desa dan berpotensi diimplementasikan pada desa dengan karakteristik serupa.
PENGUATAN EKONOMI IBU RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING CAIR DI DESA TANJUNG RAYA Reni Septiyanti; Natasya Salsabila; Atryanti Junesti; Deace Eksci Asista; Rosni Utari; Muhammad Dendi Fajriansyah; Neli Amellia; Diana Azizah
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6354

Abstract

Pemberdayaan ekonomi perempuan desa merupakan strategi penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, khususnya pada desa berkembang dengan potensi tenaga kerja perempuan yang besar. Desa Tanjung Raya, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, memiliki 52% perempuan usia produktif yang sebagian besar berstatus ibu rumah tangga dan belum optimal diberdayakan secara ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring cair sebagai bentuk usaha mikro sekaligus strategi penghematan pengeluaran rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif-aplikatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi. Pengukuran keberhasilan dilakukan melalui pre-test dan post-test sederhana, observasi keterampilan, serta wawancara terstruktur untuk menilai perubahan sikap, sosial, dan ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan 85% peserta memahami tahapan produksi, 70% mampu mempraktikkan proses pembuatan secara mandiri, dan 100% menunjukkan motivasi tinggi untuk menerapkan keterampilan tersebut di rumah. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis, tetapi juga mendorong efisiensi pengeluaran dan membuka peluang usaha berbasis rumah tangga. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi model pemberdayaan perempuan desa yang aplikatif, adaptif, dan berpotensi berkelanjutan dalam mendukung kemandirian ekonomi lokal.