cover
Contact Name
ARIF HERYOKO
Contact Email
jurnalganesha@utp.ac.id
Phone
+6285730897897
Journal Mail Official
jurnalganesha@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Balekambang Lor No.1 Telp./Fax.(0271)726278-739048.SURAKARTA.57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27746313     EISSN : 27746305     DOI : https://doi.org/10.36728/ganesha.v1i01
Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual serta hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. Jurnal Ganesha dipublikasikan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal Ganesha secara khusus menitikberatkan pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu-ilmu bidang pengabdian masyarakat sebagai berikut: - Pendidikan - Pertanian - Sains dan Teknologi - Ekonomi dan Bisnis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 263 Documents
PELATIHAN PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA GURU SMK MUHAMMADIYAH 1 DELANGGU Wahyuningsih, Diana Dewi; Nugroho, Imam Setyo; Kesuma, Raihan Nur; Ramadhani, Salwa Zaza
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.5425

Abstract

Permasalahan guru-guru dalam proses pembelajaran adalah keterbatasan dalam menyampaikan pesan dengan jelas, kurang bisa memahami kebutuhan dan harapan siswa, kurang memiliki kesadaran untuk mendengar sehingga proses belajar dan mengajar menjdadi kurang kondusif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan komunikasi interpersonal para guru di SMK Muhammadiyah 1 Delanggu. Ruang lingkup kegiatan mencakup aspek konseptual komunikasi interpersonal, keterampilan dasar komunikasi efektif, serta penerapan strategi komunikasi dalam lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif melalui penyampaian materi dan ceramah interaktif, focus group discussion (FGD), studi kasus, simulasi, feedback dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dan melibatkan 79 guru dari berbagai jurusan di di SMK Muhammadiyah 1 Delanggu. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep komunikasi interpersonal serta kemampuan praktis dalam berinteraksi secara efektif dengan siswa, rekan kerja, dan orang tua. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta observasi selama pelatihan. Guru-guru mengalami peningkatan dalam memahami karakter siswa, meningkatkan motivasi siswa, dapat membangun hubungan dengan teman sejawat, dapat meningkatkan profesionalisme guru dan meningkatkan kualitas Pendidikan di lingkungan sekolah.
PELATIHAN WEIGHT TRAINING UNTUK MENINGKATKAN LEG STRENGTH DAN CARDIORESPIRATORY ENDURANCE PADA ATLET FUTSAL DI SURAKARTA Prasetyo, Hendrig Joko; Purnama, Sapta Kunta; Doewes, Rumi; Hidayatullah, Mohammad Furqon; Nuryadin, Islahuzzaman; Nugroho, Haris; Widodo, Slamet; Umar, Fadilah
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Futsal menuntut kondisi fisik yang prima, namun pembinaan fisik terstruktur melalui latihan beban masih terabaikan di kalangan atlet. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan tungkai dan daya tahan kardiorespirasi serta pemahaman atlet futsal di Surakarta terhadap prinsip-prinsip latihan beban. Mitra pengabdian ini adalah 27 atlet futsal dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Surakarta dengan rerata usia 19,33±0,78 tahun, berat badan 60,96±6,76 kg, tinggi badan 1,68±0,06 m, dan pengalaman bermain 4,30±1,38 tahun. Metode pengabdian menggunakan pendekatan kolaboratif dan partisipatif melalui program latihan beban terstruktur yang dilaksanakan dalam 24 sesi praktik selama 8 minggu, dengan frekuensi 3 kali seminggu. Pelaksanaan diawali dengan pre-test pengetahuan dan fisik, dilanjutkan dengan sesi edukasi teori, dan 24 sesi praktik latihan beban. Tahap adaptasi dan pengenalan teknik dilakukan pada 6 sesi pertama, dilanjutkan dengan tahap peningkatan kekuatan dan daya tahan melalui pemberian beban progresif pada 18 sesi berikutnya. Evaluasi dilakukan melalui post-test pengetahuan dan fisik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta (10,24%), kekuatan tungkai (2,37%), dan daya tahan kardiorespirasi (2,85%). Kesimpulan dari pengabdian ini adalah program latihan beban terstruktur efektif meningkatkan kekuatan tungkai dan daya tahan kardiorespirasi, serta pengetahuan atlet futsal. Peningkatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan performa di lapangan dan secara tidak langsung meminimalkan risiko cedera dengan meningkatkan stabilitas otot dan sendi.
IMPLEMENTASI APLIKASI ReKarir UNTUK PENINGKATAN LAYANAN BIMBINGAN KARIR BERBASIS CAREER DECISION MAKING SELF-EFFICACY PADA MGBK KABUPATEN BOYOLALI Wahyuningsih, Diana Dewi; Setyo Nugroho, Imam; Wartono, Wartono; Budiarti, Laras Ayu Putri; Putri, Revandra Thalitha Kumala
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i1.5626

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan karir di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten Boyolali melalui implementasi Aplikasi ReKarir, sebuah sistem digital asesmen karir berbasis Career Decision Making Self-Efficacy (CDMSE) yang terintegrasi dengan data pasar kerja. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya tingkat penyerapan lulusan SMK ke dunia kerja, yaitu hanya sekitar 4.118 dari 42.734 lulusan, yang disebabkan keterbatasan asesmen karir, minimnya instrumen berbasis teori, serta kurangnya integrasi layanan dengan kebutuhan industri. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan guru BK dan siswa, penerapan aplikasi asesmen, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas 90% guru BK dalam pemanfaatan aplikasi, keterlibatan 1.000 siswa dalam asesmen digital, serta terhubungnya 30 lowongan kerja/magang dari lima mitra industri melalui aplikasi. Evaluasi pre-test dan post-test siswa menunjukkan peningkatan pemahaman persiapan kerja dari rata-rata 60% menjadi 82%. Keunggulan program ini terletak pada integrasi asesmen karir dengan data pasar kerja serta modul persiapan kerja yang interaktif. Namun, keterbatasan akses internet di sekolah pedesaan dan variasi kemampuan digital guru BK menjadi tantangan yang dihadapi. Ke depan, Aplikasi ReKarir berpotensi dikembangkan lebih luas dengan integrasi ke platform ketenagakerjaan nasional, fitur pelacakan alumni, serta sistem rekomendasi karir berbasis kecerdasan buatan.
PEMANFAATAN SEKAM PADI MENJADI PRODUK ARANG BRIKET RAMAH LINGKUNGAN DI DESA KARANGANYAR Suharbillah, Muhamad; Rahmawati, Isna
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i1.5926

Abstract

Program pembuatan arang briket berbasis limbah organik dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Dusun Bledo. Tujuan utama kegiatan ini adalah mengidentifikasi bahan baku paling efektif dan efisien dalam menghasilkan arang briket, serta merancang strategi pengemasan produk agar memiliki nilai jual. Tiga jenis limbah organik kering diuji coba, yaitu daun kering, bonggol jagung, dan sekam padi. Hasil menunjukkan bahwa daun kering memiliki kualitas arang yang kurang baik karena kandungan lignin rendah sehingga lebih tepat dijadikan bahan penyala api. Bonggol jagung meskipun bertekstur padat, sulit diolah karena membutuhkan proses penggilingan dengan mesin khusus berbiaya tinggi sehingga tidak sesuai dengan kapasitas KWT. Sementara itu, sekam padi terbukti menjadi bahan baku paling ideal karena ketersediaannya melimpah, mudah diolah menjadi tepung arang tanpa peralatan kompleks, serta lebih ekonomis. Tahap pengemasan menggunakan plastik ziplock dipilih karena tahan udara, awet, murah, dan mendukung branding melalui desain sederhana. Dengan demikian, pemanfaatan sekam padi tidak hanya mampu mengurangi limbah pertanian yang berpotensi mencemari lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha rumah tangga yang berdaya saing dan meningkatkan kemandirian ekonomi kelompok masyarakat pedesaan. Kata Kunci: arang briket, sekam padi, limbah organik, pemberdayaan masyarakat
MEMBANGUN KOMUNIKASI EMPATIK ORANG TUA: INOVASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS KELUARGA Sardjono, Herning Suryo; Arlinda, Silvi Aris
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i1.6221

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan permasalahan sosial yang terus meningkat dan berdampak serius terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan emosional anak. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kerentanan anak adalah rendahnya kualitas komunikasi interpersonal dalam keluarga, khususnya akibat tabu budaya dan keterbatasan literasi orang tua dalam membahas isu seksualitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model komunikasi interpersonal keluarga berbasis kearifan lokal dan teknologi digital sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di Kelurahan Banjarsari, Kota Surakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan ibu-ibu PKK sebagai mitra aktif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan seminar dan pelatihan luring, pembuatan luaran, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan dengan melibatkan 32 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan kuesioner skala Likert, serta wawancara dan observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan pendampingan orang tua dalam pencegahan kekerasan seksual terhadap anak, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 50%. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap berupa meningkatnya keterbukaan komunikasi orang tua–anak dan berkurangnya hambatan budaya dalam membahas isu seksualitas. Hasil pengabdian ini menegaskan bahwa penguatan komunikasi interpersonal keluarga berbasis komunitas dan kearifan lokal merupakan strategi penting dan berkelanjutan dalam mendukung upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di tingkat keluarga.
PENINGKATAN KAPASITAS UMKM MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING DI DESA WISATA SUMBERBULU Wangi , Maya Sekar; Siswanta, Siswanta
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i1.6255

Abstract

Desa Sumberbulu merupakan kawasan desa wisata yang mengusung konsep wisata berbasis kearifan lokal yang bersandar pada kelestarian alam dan tradisi budaya agraris, yang dikelola oleh POKDARWIS dikemas ke dalam paket-paket wisata dengan mengusung prinsip-prinsip wisata ramah lingkungan dan melibatkan partisipasi masyarakat yang tergabung dalam UMKM ada beberapa kelompok UMKM yang memiliki usaha dibidang makanan dan minuman, kerajinan (batik, buket) dan kepemilikan home stay. UMKM yang bergerak dibidang makanan berjumlah kurang lebih15 orang; dibidang minuman (jamu) 15 orang; UMKM dibidang kerajinan batik sejumlah 12 orang; buket 2 orang dan UMKM usaha home stay sejumlah 66 orang. Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM yaitu kurangnya pemahaman akan teknologi sehingga mengalami keterbatasan dalam mengembangkan dan memasarkan usahanya. Untuk itu, perlu dilakukan program pemberdayaan wira usaha untuk membantu peningkatan penjualan produk lokal dengan cara pelatihan digital marketing. Tim pengabdian mengadakan pelatihan digital marketing pada kelompok UMKM dalam pemasaran dan promosi dengan cara online untuk memperkenalkan dan memasarkan produk-produk lokal desa wisata Sumberbulu. Mengenalkan dan melatih cara mempromosikan produk lokal melalui media sosial. Melatih cara membuat konten dan mengupload produk lokal dimedia sosial sebagai ajang promosi. Dengan adanya pelatihan digital marketing harapan tim pengabdian, UMKM dapat memperluas pangsa pasar sehingga produk lokal mampu menembus hingga kancah regional bahkan nasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Sabtu, 31 Mei 2025, dan bertempat di pendopo UMKM Desa Sumberbulu. Dalam pelatihan ini diikuti 20 peserta dari para pelaku UMKM dan 2 orang pengurus POKDARWIS. UMKM yang hadir bergerak dibidang makanan, minuman dan kerajinan (buket). Materi yang disampaikan dengan ceramah, diskusi tentang digital marketing. Sebelum dilakukan pelatihan digital marketing diadakan Pre Test tentang pengetahuan peserta mengenai digital marketing. Kemudian Praktek Digital Marketing dan setelah diadakan praktek selanjutnya tim melakukan Post test pada para peserta. Pelatihan digital marketing dengan cara mempraktekan membuat Gmap, membuat akun dan konten promosi serta praktek mengupload foto-foto produknya di media social.
OPTIMALISASI PERAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DAN UMKM MELALUI SEMINAR PENGABDIAN DI DESA KOPER Diksi Metris; Diana Putri Anggraini; Carmelia Carmelia; Muhamad Arif Setiawan; Sanda Amelia Teska; Sahrul Firmansh; Shenly Zahra; Muhammad Hanan; Maman Sulaeman
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.5952

Abstract

This community service activity was carried out in Koper Village, Kresek District, with a focus on increasing community knowledge and skills in waste management and strengthening the capacity of MSME actors. The main problems faced by the village include low awareness of waste sorting, a lack of organic waste processing facilities, and limited knowledge of MSME actors in business management and digital marketing. Thru a qualitative approach, this activity is designed to deeply explore the conditions, needs, and potential of the community. The program was conducted as a participatory seminar involving 55 residents and 10 MSME actors, accompanied by the distribution of 74 compost bins and training sessions on waste sorting techniques, compost making, simple financial management, and digital-based marketing strategies. The results of the activity show an increase in community understanding and behavioral changes in waste management, marked by the beginning of household waste sorting and the emergence of independent environmental mutual aid initiatives. Additionally, MSME actors showed an increase in knowledge regarding business management and the use of social media as a promotional tool. The emergence of collaboration between waste banks and MSMEs in processing waste into economically valuable products also strengthens the program's sustainability. This finding shows that an educational-participatory approach can simultaneously drive social and economic change. This activity also identified several constraints such as limited infrastructure, variations in digital technology adoption capabilities, and fluctuations in the economic value of waste. However, the potential for program development thru partnerships with village governments, the private sector, and educational institutions opens up stronger sustainability opportunities. Thus, this service activity makes a significant contribution to building environmental awareness while strengthening the local economy based on community empowerment.
MANAJEMEN ARSIP UNTUK OPTIMALISASI PROSES MANAJERIAL DI PT ACASIA SANJAYA SURYATAMA (MELCOSH) Endang Raino Wirjono; Nadia Nila Sari; Agus Budi Raharjono; Lydia Fransheina Tikupadang
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6161

Abstract

Acasia Sanjaya Suryatama adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2017 sebagai badan hukum dari usaha Coffee Roastery yang telah beroperasi sejak 2016. Tujuan didirikannya Melcosh Roastery untuk mendukung suplai kopi bagi usaha Melcosh Cafe. PT. Acasia Sanjaya Suryatama merupakan bagian dari Melcosh Grup, sebuah entitas bisnis di bawah Yayasan Bernadus Direktorat Sekolah Sanjaya Keuskupan Agung Semarang, dengan 60% saham dimiliki oleh yayasan tersebut. Sebagai bagian dari yayasan pendidikan Katolik, PT. Acasia Sanjaya Suryatama memiliki peran penting dalam mendukung misi pendidikan. Usaha yang berkembang memerlukan proses manajerial memerlukan data dan dokumen pendukung yang terarsip dengan baik. Pengelolaan arsip yang efektif (data yang akurat, tepat waktu, dan mudah diakses) sangat terkait dengan proses manajerial karena merupakan sumber informasi penting yang mendasari proses manajemen dalam perusahaan. Observasi awal di PT. Acasia Sanjaya Suryatama menunjukkan bahwa manajemen arsip belum berjalan dengan baik sehingga menimbulkan potensi kesalahan dalam proses manajerial. Pengelolaan arsip di PT. Acasia Sanjaya Suryatama menghadapi tiga permasalahan utama, yaitu, penumpukan arsip yang tidak terkendali, penyimpanan yang tidak teratur, kurangnya keamanan dan kerahasiaan, sehingga dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, termasuk pemborosan ruang, peningkatan biaya operasional, ketidakefisienan pencarian, dan risiko kerusakan atau kebocoran data. Oleh karena itu, tim pengabdian berusaha untuk membantu PT. Acasia Sanjaya Suryatama dalam menanggulangi masalah manajemen arsip yaitu melalui program pelatihan, pendampingan, dan penyusunan Standard Operating Procedure manajemen arsip. Kata kunci: Manajemen Arsip, Sistem Kearsipan, Proses Pengambilan Keputusan, Standard Operating Procedure
IMPLEMENTASI APLIKASI SI APIK DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INKUBATOR BISNIS DODOL DI DESA REKSONEGORO Lanto Miriatin Amali; Nurhayati Panigoro; Fitri Hadi Yulia Akib
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6226

Abstract

Pemberdayaaan masyarakat desa merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kemandirian lokal dan kapasitas kewirausahaan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan aplikasi SI Apik (Sistem Pencatatan Informasi Keuangan) sebagai alat pendukung pengelolaan keuangan sederhana pada kelompok usaha dodol di Desa Reksonegoro. Melalui pendekatan pengembangan inkubator bisnis, kegiatan ini difokuskan pada peningkatan keterampilan kewirausahaan, manajemen produksi, dan literasi keuangan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan intensif, serta evaluasi berkelanjutan terhadap penerapan SI APIK dalam aktivitas usaha. Hasil kegiatan menunujukkan bahwa penerapan aplikasi SI APIK memberi dampak positif terhadap pencatatan transaksi keuangan yang sebelumnya dilakukan secara manual dan tidak teratur. Pelaku usaha dodol di Desa Reksonegoro mampu menyusun laporan sederhana mengenai arus kas, laba rugi, dan catatan pengeluaran, sehingga meningkatkan transparansi serta akurasi dalam pengambilan keputusan usaha. Selain itu, inkubator bisnis yang dikembangkan tidak hanya berperan sebagai wadah produksi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan yang berkelanjutan. Dampak lainnya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan dalam pengembangan usaha lokal. dengan demikian, implementasi aplikasi SI APIK terbukti efektif mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas kewirausahaan dan pengelolaan keuangan sederhana. Program ini berpotensi direplikasi pada desa lain dengan karakteristik serupa untuk memperluas dampak postifnya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal
PELATIHAN MARTUMBA UNTUK ANAK USIA DINI Natalina Purba; Hendra Simanjuntak; Partohap Saut Raja Sihombing; Reni Tiar Linda Purba; Marisa Silitonga
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6231

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter anak usia dini melalui pelatihan Martumba, tarian tradisional Batak Toba, di PAUD-KB Yobel HKBP Banuarea, Tarutung. Di tengah tantangan globalisasi, pelestarian budaya lokal menjadi sarana penting dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berakar pada nilai-nilai luhur. Tujuan kegiatan ini adalah menginternalisasi nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan cinta budaya melalui gerakan Martumba yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Mitra kegiatan, PAUD-KB Yobel, menunjukkan komitmen tinggi terhadap pembelajaran berbasis budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif, meliputi observasi awal, pelatihan gerakan, penyisipan nilai karakter dalam pembelajaran, serta evaluasi melalui pertunjukan mini dan angket guru. Sebanyak 21 anak dan 2 guru pendamping terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengekspresikan nilai karakter dengan antusias melalui gerakan Martumba. Guru menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan menginspirasi pembelajaran tematik berbasis budaya. Kegiatan ini berhasil menggabungkan pelestarian seni tradisional dengan penguatan karakter anak, serta mempererat sinergi antara sekolah, keluarga, dan komunitas.