cover
Contact Name
Rasmawati
Contact Email
asjn@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285340721249
Journal Mail Official
asjn@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jln. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN)
ISSN : 27745333     EISSN : 27471225     DOI : -
Core Subject : Health,
Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) is an academic journal published and organized by the Nurse Professional Study Program, Faculty of Medicine and Health Sciences, Alauddin State Islamic University, Makassar. ASJN Journal is intended for all academics, researchers, and students who want to develop comprehensive and quality nursing science.
Articles 75 Documents
PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA PASIEN GASTRITIS DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA NYAMAN Muhammad Purqan Nur

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v2i1.20199

Abstract

Gastritis adalah suatu kondisi dimana lapisan kulit dalam lambung mengalami peradangan atau pembengkakan. Oleh sebab itu, gastritis kerap juga disebut sebagai radang lambung. Gastritis dapat muncul secara mendadak (gastritis akut) maupun berlangsung dalam waktu yang lama (gastritis kronis). Penderita gastritis penyakit ini sangat menganggu aktifitas sehari-hari. Pasien akan mengalami keluhan mual, muntah, kembung, rasa penuh atau terbakar di perut bagian atas. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran penerapan asuhan keperawatan keluarga pada pasien gastritis dalam pemenuhan kebutuhan rasa nyaman (nyeri). Desain penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan rasa nyaman. Adapun instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar wawancara. Hasil penelitian yang didapatkan adalah nyeri kronis berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam mengenal masalah penyakit gastritis. Setelah diberikan tindakan keperawatan selama tiga hari, nyeri yang dirasakan pasien hari pertama adalah skala nyeri sedang (4) dan mengalami penurunan pada hari ketiga dengan skala nyeri ringan (2). Keluarga juga sudah mampu mengenl masalah penyakit gastritis setelah diberikan pendidikan kesehatan berupa penyuluhan tentang penyakit gastritis. 
EFEKTIVITAS IMAJINASI TERBIMBING (GUIDED IMAGERY) TERHADAP PENURUNAN NYERI PASIEN POST OPERASI : A LITERATUR REVIEW M. Nur Faizal Darmadi; Muh Anwar Hafid; Patima Patima; Risnah Risnah

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v1i1.16615

Abstract

ABSTRAKPembedahan dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi pasien karena tindakan pembedahan dapat menyebabkan trauma pada jaringan yang dapat menimbulkan nyeri. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan dengan teknik non farmakologi salah satunya dengan terapi guided imagery.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui efektivitas imajinasi terbimbing terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi . Metode yang digunakan digunakan dalam ‘Literatur review diawali dengan pemilihan topik, kemudian ditentukan keyword  untuk pencarian jurnal menggunakan bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris melalui beberapa database antara lain Pubmed, Springer link, dan Google Scholar. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah artikel tahun 2010 sampai 2020, Fulltext artikel yang sesuai dengan topik literature dan fokus pada artikel yang menggunakan skala nyeri sebagai alat ukur.Hasil review artikel membuktikan bahwa terdapat efektivitas terapi imajinasi terbimbing penurunan skala nyeri pada pasien post operasi. Lima dari artikel menemukan secara statistik bahwa terjadi penurunan rasa nyeri pada pasien setelah diberikan terapi imajinasi terbimbing. Terapi imajinasi terbimbing juga dapat memberi kepuasan, kenyamanan, dan menurunkan kecemasan pada pasien post operasi. Terapi imajinasi terbimbing sebagai penatalaksanaan non- farmakologi dapat menurunkan nyeri post operasi. Terapi ini tidak menimbulkan efek samping, tidak memerlukan biaya, dan merupakan kegiatan non invasive yang mendukung model keperawatan holistik. Hasil Penelitian ini dapat dijadikan rujukan untuk penelitian berikutnya.
PENERAPAN SENAM KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS St. Suarniati; Fitria Hasanuddin; Nasriani Nasriani

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v1i2.20190

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) yang di sebabkan karena kurangnya insulin. Salah satu komplikasi DM adalah terjadinya ulkus diabetik.  Pencegahan   terjadinya ulkus dapat dilakukan dengan senam kaki diabetik karena sangat bermanfaat untuk membantu melancarkan peredaran darah di kaki, memperkuat otot kaki, mempermudah gerakan sendi kaki, mengurangi nyeri, kerusakan saraf, dan membantu menurunkan kadar gula darah. Untuk mengetahui gambaran penerapan senam kaki Diabetik terhadap Sensitivitas Kaki dan kadar GDS pada pasien DM. Pendekatan deskriptif, Case Study dengan melakukan pengukuran Pre dan post Senam Kaki Diabetik. Dalam Penerapan Senam Kaki Pada Pasien DM Ny”R” tidak mengalami perubahan dan memiliki sensitivitas kaki yang baik dan pada pasien Ny”E”   terjadi   perubahan   dan   memiliki   sensitivitas   kaki   sedang dan nilai GDS.   Penerapan senam kaki diabetik jika dilakukan secara berkala maka dapat membantu menurunkan kadar gulah darah pada pasien DM serta dapat meningkatkan sensitivitas kaki dan derajat status kesehatan penderita DM menjadi lebih baik lagi. promosi kesehatan untuk mengajarkan penderita DM dimasyarakat dalam melakukan senam kaki dalam pencegahan komplikasi DM.
GAMBARAN EMPATI MAHASISWA KEPERAWATAN PROGRAM PROFESI NERS UNIVERSITAS DIPONEGORO Handika Kiswantoro; Diyan Yuli Wijayanti

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v1i1.16139

Abstract

Empati penting bagi seorang perawat terutama untuk mahasiswa keperawatan karena empati mempunyai banyak manfaat seperti mengoptimalkan asuhan keperawatan kepada pasien, meningkatkan kemampuan interpersonal, membantu menyelesaikan masalah pasien, dan meningkatkan tingkah laku prososial. Empati mahasiswa keperawatan program sarjana menunjukkan 43,8% mahasiswa memiliki kemampuan empati kurang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan empati mahasiswa keperawatan program profesi ners Universitas Diponegoro. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif survey, menggunakan kuesioner JSPE-R Version. Populasi dalam penelitian ini mahasiswa keperawatan program profesi ners Departemen Ilmu Keperawatan Universitas Diponegoro. Sampel penelitian berjumlah 119 mahasiswa program profesi ners dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian diperoleh kemampuan empati mahasiswa keperawatan program profesi ners sebanyak 51,3% memiliki kemampuan empati baik dan 48,7% memiliki kemampuan empati kurang baik. Komponen empati dengan nilai rata-rata tertinggi yaitu perspective taking dibandingkan compassionate care dan standing of the patient’s shoes. Mahasiswa keperawatan dapat meningkatkan empati dengan cara emphatic care training, latihan dukungan sosial, dan mindfulness. Keyword              : empati, mahasiswa keperawatan, program profesi ners
HUBUNGAN KEJADIAN BULLYING DENGAN SELF ESTEEM (HARGA DIRI) DAN RESILIENSI PADA REMAJA Mita Putri Pratiwi; Imam Setiady; Nurlaila Fitriani

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v2i1.22841

Abstract

Bullying adalah salah satu bentuk sifat agresif seseorang dengan sengaja yang menyebabkan orang lain terluka atau merasa tidak nyaman. Bullying biasanya terjadi pada usia remaja pertengahan yaitu 14-16 tahun. Bullying dapat menimbulkan rasa cemas, tidak percaya diri, penurunan konsentrasi belajar hingga penurunan prestasi. Kejadian bullying dapat dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, tingkat kelas serta teman sebaya (genk). iTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara bullyin dengan self esteem dan bullying dengan resiliensi di SMP N 2 Karanganyar. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengann desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling.iInstrumen penelitian menggunakan kuisioner bullying Adolescent Peer Relations Instrument (APRI), kuisioner self esteem Reosenberg Self esteem Scale (RSE) dan kuisioner resiliensi Connor Davidson Resilience Scale. Populasi pada penelitian ini sebanyak 572 dan sampel berjumlah 85 siswa. iTeknik pengumpulan data menggunakan kuisioner yang diisi melalui google form yang sebelumnya diberikan penjelasan melalui zoom meeting. Metode analisis data menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian bullying dengan self esteem menunjukkan p-value sebesar 0.005 yang berarti ada hubungan antara bullying dengan self esteem. Sedangkan untuk hasil bullying dengan resiliensi didapatkan hasil p-value sebesar 0.001 yang berarti ada hubungan antara bullying dengan resiliensi di SMP N 2 Karanganyar.
DAMPAK CYBERBULLYING PADA REMAJA Ayu Puput Budi Kumala; Agustin Sukmawati

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v1i1.17648

Abstract

Perkembangan jejaring sosial media sangat luar biasa, dengan akses yang sangat mudah dan lingkup pertemanan yang tanpa batas sehingga semua kalangan tanpa memandang status sosial mulai dari kalangan tua, muda, bahkan anak-anak begitu antusias dalam menggunakan media sosial khusunya dari kalangan remaja. Jejaring sosial juga dijadikan sebagai tempat mengeluarkan luapan emosi, dan tidak jarang juga untuk mengungkapkan kemarahan dalam bentuk cacian maupun hinaan yang sering disebut dengan cyberbullying. Tujuan penulisan mengetahui dampak cyberbullying pada remaja di media sosial. Metode yang digunakan adalah literatur review menggunakan artikel dan jurnal dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020 yang didapat dari database elektonik Google Scholar. Hasil dari berbagai penelitian menunnjukkan bahwa cyberbullying pada remaja di media sosial memiliki dampak yang begitu besar yang mempengaruhi segala aspek kehidupan mulai dari aspek psikologis, fisik, dan juga sosial. Dampak cyberbullying yang dirasakan bukan hanya pada korban saja, melainkan pelaku, pelaku dan korban juga akan berdampak.
ANALISIS MOTIVASI KERJA PERAWAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ade Novira; Patima Patima; Syisnawati Syisnawati

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v2i1.23645

Abstract

Pandemi merupakan penyakit global yang menyebar luas dan mempengaruhi banyak orang, khususnya perawat sebagai profesional yang sangat rentan tertular virus COVID-19 karena berhadapan dengan pasien secara langsung, hal ini dapat meningkatkan yang dapat mempengaruhi motivasi kerja perawat di masa pandemi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui motivasi kerja perawat pada masa pandemi COVID-19 di BLUD RS Benyamin Guluh Kabupaten Kolaka. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan yaitu survei deskriptif analitik. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner, adapun sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat motivasi kerja intrinsik perawat di masa pandemi COVID-19 terbanyak berada pada kategori sedang (58. 1%), dimana indikator prestasi terbanyak berada pada kategori sedang (51.6%), indikator penghargaan kategori tinggi dan dengan jumlah yang sama (50,0%), dan indikator tanggung jawab terbanyak berada pada kategori tinggi (56.5%). Tingkat motivasi kerja ekstrinsik perawat di masa pandemi COVID-19 berada paling banyak pada kategori tinggi (72,6%), dimana kondisi kerja terbanyak berada pada kategori tinggi (64,5%), indikator ketidakseimbangan terbanyak berada pada kategori tinggi (82,3%), indikator hubungan interpersonal dan indikator kebijakan semua berada pada kategori tinggi (100,0%). Tingkat motivasi kerja perawat di masa pandemi COVID-19 terbanyak berada pada kategori tinggi (62,9%). ABSTRACT A pandemic is a global disease outbreak that spreads widely and affects many people, especially nurses as professionals who are very vulnerable to contracting the COVID-19 virus because they deal with patients directly, this can increase concerns that can affect the work motivation of nurses during a pandemic. This study was conducted with the aim of knowing the work motivation of nurses during the COVID-19 pandemic at the BLUD of Benyamin Guluh Hospital, Kolaka Regency. This type of research is quantitative research with the research design used is descriptive analytical survey. The instrument used is a questionnaire, while the data sources used are primary and secondary data sources. The results of this study show that the highest level of intrinsic work motivation of nurses during the  COVID19 pandemic was in the medium category (58.1%), where the highest achievement indicators were in the medium category (51.6%), the high and medium category award indicators with the same number (50). 0.0%), and the most responsibility indicators are in the high category (56.5%). The highest level of extrinsic work motivation of nurses during the COVID-19 pandemic was in the high category (72.6%), where the most indicators of working conditions were in the high category (64.5%), the highest reward indicator was in the high category (82.3%), indicators of interpersonal relationships and all policy indicators are in the high category (100.0%). The highest level of work motivation of nurses during the COVID-19 pandemic was in the high category (62.9%). It is hoped that the awarding of awards to nurses needs to be increased so that nurses can be more accomplished and responsible and increase the performance of nurses, especially during the COVID-19 pandemic.
PENGARUH SENAM OTAK TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI DESA WORO KEC. MADAPANGGA KAB. BIMA Uswatun Hasanah; Eny Sutria; Nur Hidayah; Barsihannor Barsihannor

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v2i1.23660

Abstract

Proses dari masa dewasa menjadi tua menyebabkan gangguan kognitif kepada kemampuan daya ingat lansia. Sebagai upaya untuk mengatasi kemunduran fungsi kognitif pada lansia yang dapat dilakukan tenaga keperawatan yaitu dengan melakukan terapi non farmakologis yaitu senam otak. Senam otak merupakan sejumlah gerakan sederhana yang dapat menyeimbangkan setiap bagian-bagian otak, dapat menarik keluar tingkat konsentrasi otak dan sebagian jalan keluar bagi bagian-bagian otak yang terhambat agar dapat berfungsi dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan rancangan penelitian pre eksperimental design menggunakan pendekatan one group pretest and posttest design dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, maka ditentukan jumlah sampel yaitu 7 lansia dari 14 populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik pengumpulan data yang dipakai menggunakan kuesioner MMSE. 7 lansia diberikan intervensi senam otak 3 kali dalam seminggu dalam 2 minggu. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan teknik analisis yang digunakan Uji Paired Samples t-test.Hasil penelitian didapatkan dari hasil pengujian dengan analisis SPSS menggunakan data numerik yang diuji normalitas kemudian Uji Paired Samples t-test telah menunjukkan bahwa fungsi kognitif sebelum dan setelah diberikan senam otak, berdasarkan hasil uji Paired Samples T-Test diperoleh p value =,000 (p <0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara senam otak terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia. Senam otak yang dilakukan lansia akan menstimulus bagian otak agar fungsi otak yang menurun dapat diregenerasi kembali sehingga   sel otak bisa bekerja dengan baik. Peningkatan fungsi kognitif dapat mencegah kemunduran menyeluruh fungsi intelektual, kognitif dan emosional lansia.
Metode Edukasi Gizi Berbasis Komunitas Pada Anak Usia Sekolah:Telaah Literatur Nahdah Purnah Nugraha; Ani Auli Ilmi; Patima Patima

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v2i1.23678

Abstract

Kekurangan gizi menyebabkan beban ganda bagi suatu negara dimana selain masalah gizi kurang yang belum teratasi, terdapat masalah gizi lebih. Pendidikan gizi sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan gizi anak sekolah, membentuk sikap positif terhadap makanan sehingga membentuk kebiasaan makan yang baik. Pelaksanaan edukasi gizi sangat diperlukan dalam peningkatan pengetahuan gizi, membentuk sikap positif terhadap makanan sehingga membentuk kebiasaan makan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode pendidikan gizi berbasis masyarakat untuk anak usia sekolah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif naratif dengan pendekatan literature review. Jumlah artikel yang direview berjumlah 8 artikel, dengan total 6 artikel internasional dan 2 artikel nasional. Kumpulan artikel-artikel menggunakan database Pubmed, Scholar, Springer Link. Hasil penelitian ini dari 8 artikel yang direview dengan hasil penelitian ini metode pendidikan gizi berbasis masyarakat memberikan pengaruh positif dari segi pengetahuan, sikap dan praktek tindakan. Pelaksanaan metode edukasi gizi diantaranya metode ceramah, metode ceramah dengan bermain peran, metode demonstrasi, dan metode diskusi. Adapun beberapa instrumen yaitu poster, pamflet, video, drama, buku saku, materi power point, musik, pembuatan perbekalan makanan dan angket. masyarakat memiliki pengaruh positif dalam hal pengetahuan, sikap dan praktek tindakan. Saran dalam penelitian ini adalah perlunya media serta metode yang inovatif agar anak-anak menjadi lebih antusias dalam menerima pendidikan gizi. Kata kunci: Edukasi gizi, Intervensi gizi, Anak usia sekolah, Berbasis komunitas.
APLIKASI SINC (SPIRITUAL ISLAMIC NURSING CARE) DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PASIEN DI RUMAH SAKIT A. Adriana Amal; Nurul Fadhilah Gani; Nur Hidayah; Devy Mazriani

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v2i1.23731

Abstract

Spiritual merupakan salah satu kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Seseorang yang dirawat diruang Intensif Care Unit (ICU) dengan kondisi kritis maupun terminal pada umunnya takut akan sakit fisik, ketidaktahuan, dan kematian. Bagi pasien terminal maupun kritis, sumber penyembuhan yang utama ialah spiritualitas mereka. Sarana dan Prasarana sangat berpengaruh dalam memberikan pelayanan spiritual kepada pasien. Tujuan studi ini adalah Diketahuinya implementasi kebutuhan spiritual pasien dengan Menggunakan Aplikasi SINC (Spiritual Islamic Nursing Care)”. Sehingga dapat memberikan rekomendasi guna memaksimalkan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di Ruangan ICU Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Metode yang digunakan adalah Studi Kasus Kualitatif dengan melakukan Pengkajian, Analisis Swot, Identifikasi Masalah serta POA (Planning Of Action). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan data sekunder dari studi dokumentasi data Rumah Sakit. Responden dipilih dengan cara Teknik Accidental Sampling. Hasil analisis didapatkan bahwa pelayanan spiritual belum dilakukan secara optimal, hal ini dikarenakan kurangnya peran perawat dalam memenuhi kebutuhan spiritual pasien, kurangnya fasilitas penunjang pemenuhan kebutuhan Spiritual, tidak terdapat SOP pemenuhan kebutuhan spiritual, tidak terdapat pendokumentasian keperawatan mengenai pengkajian kebutuhan spiritual pasien dan tidak terdapat anggaran khusus yang disediakan ruangan untuk pemenuhan atau pembelian alat-alat spiritual, maupun untuk mengundang pemuka agama. Dalam mengatasi masalah pelayanan spiritual, makasi dilakukan sosialisasi aplikasi SINC (Spiritual Islamic Nursing Care) kepada Petugas dan kepada pasien/keluarga pasien. Kesimpulan dari analisis fungsi manajemen keperawatan  ialah pasien/keluarga pasien merasa puas terhadap pemenuhan kebutuhan spiritual dengan Aplikasi SINC (Spiritual Islamic Nursing Care) juga sebagai fasilitas dalam memberikan pelayanan spiritual kepada pasien.Â