cover
Contact Name
Rasmawati
Contact Email
asjn@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285340721249
Journal Mail Official
asjn@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jln. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN)
ISSN : 27745333     EISSN : 27471225     DOI : -
Core Subject : Health,
Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) is an academic journal published and organized by the Nurse Professional Study Program, Faculty of Medicine and Health Sciences, Alauddin State Islamic University, Makassar. ASJN Journal is intended for all academics, researchers, and students who want to develop comprehensive and quality nursing science.
Articles 81 Documents
PERSEPSI DAN KEMAMPUAN INFORMATIKA KEPERAWATAN PADA MAHASISWA SARJANA KEPERAWATAN: Persepsi Dan Kompetensi Informatika Keperawatan Pada Mahasiswa Sarjana Keperawatan Yusuf, Saldi; Amal, Andi adriana
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.60899

Abstract

Pemanfaatan teknologi di berbagai bidang, termasuk pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian, merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam era transformasi digital. Mahasiswa keperawatan perlu memiliki kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi, terutama dalam bidang informatika keperawatan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi dan kompetensi informatika keperawatan pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan 152 responden dari 215 mahasiswa keperawatan. Sampel diambil secara stratified random berdasarkan tahun akademik. Instrumen diadaptasi dari penelitian terdahulu dan telah teruji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Chi-Square, Kruskal-Wallis dengan post-hoc Dwass-Steel-Critchlow-Fligner, dan One-Way ANOVA. Hasil: Sebanyak 52.6% mahasiswa memiliki kompetensi baik dan 47.4% memiliki kompetensi cukup. Selain itu, 61.8% mahasiswa menunjukkan persepsi positif terhadap informatika keperawatan, sedangkan 38.2% memiliki persepsi negatif. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi dan kompetensi informatika keperawatan (p = 0.012). Hasil uji Kruskal-Wallis memperlihatkan bahwa mahasiswa tahun kedua dan ketiga tidak memiliki perbedaan persepsi (p = 0.332), sedangkan mahasiswa tahun kedua dan keempat menunjukkan perbedaan bermakna (p < 0.0001). Uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan kompetensi antar jenjang tahun akademik (p = 0.020). Terdapat hubungan antara persepsi dan kompetensi informatika keperawatan pada mahasiswa. Perbedaan persepsi dan kompetensi antar jenjang tahun akademik menegaskan perlunya penguatan kurikulum serta penerapan pembelajaran berbasis teknologi di institusi pendidikan keperawatan untuk meningkatkan kesiapan digital mahasiswa
Effectiveness of Kinesiotaping in Knee Osteoarthritis: A Scoping Review: Efektivitas Pemberian Kinesio Taping Pada Osteoartritis Lutut: Scoping Review Chairunisa, Ratu; Wahdini, Rizqa; Sibualamu, Khalida Ziah; Suryo Pratama, Alfia
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.61577

Abstract

Osteoartritis merupakan salah satu penyebab utama nyeri dan gangguan gerak pada populasi usia lanjut. Kinesio taping (KT) merupakan intervensi fisioterapi non-invasif yang dirancang menyerupai elastisitas kulit, digunakan untuk berbagi keperluan di dalam penanganan cidera ataupun gangguan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bukti ilmiah mengenai efektivitas kinesio taping dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi lutut pada pasien dengan osteoartritis. Kajian ini menggunakan pendekatan scoping review berdasarkan panduan PRISMA-ScR (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses Extension for Scoping Reviews), dengan penilaian kualitas artikel menggunakan The Joanna Briggs Institute Checklist. Dari 120 artikel yang diidentifikasi, lima studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Studi-studi tersebut diterbitkan antara tahun 2015–2022, melibatkan lebih dari 350 partisipan dari berbagai negara seperti Meksiko, Australia, India, Italia, dan Jerman. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa KT dapat menurunkan nyeri dan meningkatkan fungsi lutut, terutama bila dikombinasikan dengan latihan penguatan otot atau terapi manual. Bukti yang tersedia menunjukkan bahwa kinesio taping berpotensi memberikan manfaat terhadap pengurangan nyeri dan perbaikan fungsi pada penderita osteoartritis lutut, meskipun hasil antar penelitian masih bervariasi. Kajian ini juga mengidentifikasi perlunya penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih homogen dan analisis kuantitatif untuk memahami efektivitas KT secara lebih mendalam dalam konteks rehabilitasi osteoartritis lutut
KESIAPAN POLISI SEBAGAI FIRST RESPONDER: HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI DALAM PEMBERIAN P3K DI WILAYAH PERKOTAAN Ilhamsyah, Ilhamsyah; Yustilawati, Eva; Budiyanto, Andi; Aryani, Nita
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.61538

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan fenomena nasional  yang membutuhkan penanganan segera di lapangan. Salah satu intervensi yang dilakukan menekan risiko kematian adalah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), yakni tindakan darurat berupa pemberian bantuan sementara kepada korban sebelum dibawa ke rumah sakit. Polisi lalu lintas berperan sebagai garda terdepan dalam penanganan kegawat daruratan di jalanan, terutama pada kecelakaan lalu lintas. Oleh sebab itu, pemahaman dan sikap sangat menentukan keberhasilan pemberian P3K. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi polisi dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel non-probability sampling dengan teknik purposive sampling sebanyak 113 sampel kepolisian. Data dikumpulkan melalui kuisioner baku oleh peneliti sebelumnya yaitu kuisioner tentang pengetahuan dan motivasi yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil: Sebanyak 89 responden pengetahuan P3K responden berada pada kategori baik. Dan terdapat 38 responden memiliki motivasi P3K berada pada kategori baik. Temuan penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dan motivasi polisi lalu lintas dalam memberikan P3K  alu lintas di polrestabes Makassar signifikansi nilai p 0,0001 (p<0,05). Kesimpulan: semakin baik pengetahuan maka semakin baik pula motivasi dalam memberikan bantuan Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam meningkatkan kapasitas Polisi dalam melakukan pelayanan lalu lintas, sehingga dapat menigkatkan penatalaksanaan korban kecelakaan Lalu Lintas.
FAKTOR-FAKTOR RISIKO TERJADINYA PENYAKIT JANTUNG KORONER DI AREA LAHAN BASAH Pashar, Imran; Nasution, Tina Handayani; Ayu Lestari, Hayatus Sa’adah
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.61670

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian secara global sesuai data menurut World Health Organization (WHO) . Kondisi ini menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah lahan basah Indonesia, di mana faktor lingkungan, sosial, dan gaya hidup berperan dalam meningkatkan risiko PJK. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko terjadinya PJK pada masyarakat yang tinggal di wilayah lahan basah. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectoional analitik dengan populasi sebanyak 100 responden dengan perhitungan rumus slovin didapatkan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih melalui teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan analisis untuk menganalisis faktor-faktor risiko terjadinya penyakit jantung coroner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan jenis kelamin dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,002, terdapat hubungan riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,004, terdapat hubungan kebiasaan merokok dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,001, terdapat hubungan riwayat hipertensi dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,005, terdapat hubungan riwayat DM dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,006.. Temuan ini menegaskan bahwa diperlukan edukasi kesehatan dan upaya promotif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di wilayah lahan basah terhadap faktor risiko PJK serta pentingnya pengendalian tekanan darah dan perubahan gaya hidup sehat
Pain management in preterm infant: Systematic Review Tane, Reisy; Rizky Safitri Matondang, Elsa
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.61790

Abstract

Nyeri pada bayi prematur merupakan masalah klinis yang sering terjadi di unit perawatan neonatus. Nyeri pada usia dini dapat mempengaruhi perkembangan neurobehavioral jangka panjang. Intervensi manajemen nyeri terdiri dari pendekatan farmakologis dan non-farmakologis oleh karena itu diperlukan manajemen nyeri yang tepat untuk mengatasi nyeri pada bayi prematur. Tujuan dari tinjauan sistematik ini adalah untuk mengidentifikasi manajemen nyeri paling efektif pada bayi prematur. Metode penulisan yang digunakan oleh peneliti merupakan bentuk systemtic review dengan menggunakan analisis deksriptif dari beberapa hasil temuan utama dari artikel penelitian yang membahas tentang manajemen nyeri pada bayi prematur. Penulis menggunakan PRISMA sebagai standar dalam meninjau dan melakukan seleksi artikel penelitian. Kriteria Inklusi: Populasi berfokus pada pada bayi prematur, konteks berfokus pada manajemen nyeri pada bayi prematur, artikel yang diterbitkan melaporkan data asli, artikel terbit dalam rentang tahun 2020-2025 dan full text dan artikel dalam bahasa Inggris. Hasil penelusuran artikel tahap eligibility dilakukan review terhadap artikel full-text sebanyak 12 artikel dan setelah direview 7 artikel dikeluarkan karna tidak memenuhi kriteria inklusi. Pada tahap keempat yaitu tahap included diperoleh 5 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan dimasukkan ke dalam systematic review. Artikel yang dianalisis menjelaskan bahwa bayi prematur yang mendapatkan kombinasi terapi non farmakologi non nutritive sucking dan sucrose, mencium aroma ASI dan white noise mengalami nyeri yang lebih rendah dan fungsi fisiologis yang stabil secara bermaka. Sehingga dapat disimpulkan metode tersebut efektif diterapkan dalam melakukan asuhan keperawatan terkait manajemen nyeri pada bayi prematur
EFEKTIVITAS EDUKASI DENGAN LEMBAR BALIK DAN POSTER TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEBER KOTA CIMAHI : EFEKTIVITAS EDUKASI DENGAN LEMBAR BALIK DAN POSTER TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEBER KOTA CIMAHI Yani, Febri Rizky; Judiono, Judiono; Wardani, Sri Wisnu; Ulfah, Kurniaty
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.60986

Abstract

Anemia pada kehamilan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang ditandai dengan kadar hemoglobin di bawah nilai normal, yaitu kurang dari 11,0 g/dL pada trimester pertama dan ketiga serta kurang dari 10,5 g/dL pada trimester kedua. Data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil mencapai 21,2%, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas edukasi kesehatan menggunakan media lembar balik dan poster terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai anemia. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen komparatif dengan rancangan two-group pre-test post-test. Sampel penelitian melibatkan 70 ibu hamil yang dipilih melalui teknik consecutive sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok intervensi, masing-masing terdiri dari 35 responden. Pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap dilakukan sebelum intervensi dan dua minggu setelah pemberian edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk menilai perubahan dalam masing-masing kelompok serta uji Mann-Whitney untuk membandingkan perbedaan efektivitas antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap yang bermakna secara statistik pada kedua kelompok setelah intervensi (p=0,001). Selain itu, kelompok yang menerima edukasi menggunakan media lembar balik menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap yang lebih tinggi dibandingkan kelompok poster (p=0,001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa media lembar balik lebih efektif dibandingkan poster dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil terkait anemia. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi tenaga kesehatan di puskesmas dalam menentukan media edukasi yang lebih interaktif, mudah diterapkan, dan berpotensi meningkatkan efektivitas pelayanan antenatal dalam upaya pencegahan anemia pada kehamilan
IDENTIFIKASI ALAT DIAGNOSTIK UNTUK MENILAI LUKA KRONIS: SCOPING REVIEW Yasin, Nian; Yusuf, Saldy
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.62061

Abstract

Jutaan orang mengalami luka kronis di seluruh dunia, yang memberikan tekanan yang luar biasa pada sumber daya yang tersedia untuk layanan kesehatan. Meskipun terdapat kemajuan besar dalam perawatan luka, namun hanya sedikit kemajuan dalam diagnostic luka. Dengan melakukan tinjauan pelingkupan, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alat diagnostik yang dapat digunakan untuk menilai luka kronis di Klinik dan Rumah Sakit. Kami mengikuti rekomendasi JBI dan daftar periksa PRISMA-ScR dengan menggunakan Kerangka Kerja Tinjauan Cakupan oleh Arksey dan O'Malley. Pencarian literature dilakukan di lima database, dari 362 studi yang diperiksa, terdapat 6 studi yang memenuhi kriteria untuk ditinjau. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beberapa alat diagnostik non-invasif yang dapat digunakan untuk menilai luka kronis secara real time. Termasuk, alat diagnostik non-contact device dan rapid enzim analysis untuk menilai infeksi luka kronis, Optical coherence tomography, non-contact infrared optical, alat diagnostik dengan pencitraan hiperspektral dan Autofluorescence. Tinjauan pelingkupan ini memberikan pemahaman terkait beberapa alat diagnostik non-invasif yang dapat digunakan untuk menilai luka kronis yang mempermudah untuk mengetahui hasil pemeriksaan lebih cepat dan tergolong mudah. Disarankan agar fasilitas pelayanan kesehatan mulai mempertimbangkan penggunaan alat diagnostik non-invasif dalam penilaian luka kronis untuk mempercepat proses diagnosis
HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWI DI MAN PINRANG Aiman, Aiman; Saleh, Ariyanti; Hastuti, Hastuti; Fitriani, Nurlaila
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.62604

Abstract

Adolescent girls frequently experience body image concerns that may affect self-confidence and well-being. This study aimed to examine the relationship between body image and self-confidence among female students at MAN Pinrang. A cross-sectional design was used with 222 respondents (aged 16–18 years) selected by simple random sampling. Body image was measured with the MBSRQ-AS (33 items) and self-confidence with the Lauster Self-Confidence Scale (25 items). Data were collected online and analyzed using Spearman’s rho (p=0.05). Most students reported neutral body image (55.9%) followed by less-good (43.2%); only 0.5% were positive or low. Self-confidence was predominantly “sufficient” (75.2%), with 20.7% in the “low” category. A significant, positive, moderate correlation was found between body image and self-confidence (r=0.431, p<0.001, n=222), indicating that more positive body image is associated with higher self-confidence. Findings suggest the need for school-based health promotion integrating body-positivity education, media-literacy, and supportive counseling led by school nurses and counselors to strengthen students’ self-acceptance and social functioning
The Role Of Clinical Nurse Specialists As Clinical Leaders And Their Perceived Contributions To Quality Of Care And Patient Safety: A Descriptive Study Ediansyah, Ediansyah; Pertiwi, Retno Indah; Nitzah, Nitzah; Azzhara, Fia; Nawangwulan, Rahayu
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.62870

Abstract

Background: Clinical Leadership (CL), carried out by Clinical Nurse Specialists (CNS), plays a crucial role in improving the quality of care and patient safety through their clinical knowledge and experience. Evaluation of the CNS's role from a peer perspective is necessary to assess the effectiveness of their contribution to healthcare. This study aims to describe the role of the CNS as a CL based on the perspectives of the CNS, Professional Care Providers (PPA), and management at AN-NISA Hospital, Tangerang. Methods: This research uses a descriptive quantitative approach involving 177 respondents to find out the perceptions between CNS, PHCP, and management regarding CNS leadership practices. Results: The results of the input aspect of the study indicate that the CNS is ready to implement organizational strategies, address healthcare gaps (M=4.63), understand the necessary structure and workflow (M=4.43), and possess leadership competencies (M=4.06). However, the results of the process and output aspects of the study indicate a gap between the perspectives of the CNS, PHCP, and management. The CNS felt they had not yet engaged in providing support to their colleagues (M=3.55), while PHCP assessed that the CNS were sufficiently involved in providing support to their colleagues (M=4.19). Another gap can be seen in the output aspect, where PHCP felt satisfied with the presence of the CNS, while the CNS felt that their colleagues were not satisfied with their performance results. One factor that can cause tension is reduced trust in the CNS. Conclusion: The CNS performance process and results show that CNS has the ability to carry out its role as a CL. CNS can improve patient outcomes by focusing on their roles and responsibilities, PHCP increasing support and collaboration with CNS, and management providing support to CNS to increase confidence
PENERAPAN TEORI PATRICIA BENNER DALAM PRAKTIK KEPERAWATAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF FILOSOFIS: A NARRATIVE REVIEW Artha Yuda, rifkal
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.65136

Abstract

Latar Belakang: Teori From Novice to Expert yang dikemukakan oleh Patricia Benner menjadi fondasi penting dalam memahami perkembangan kompetensi perawat melalui pengalaman klinis. Namun, kajian yang menelaah teori ini dari perspektif filosofis masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan teori Patricia Benner dalam praktik keperawatan ditinjau dari perspektif filosofis. Metode: Penelitian menggunakan metode narrative literature review terhadap 9 artikel yang diperoleh dari basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar pada periode 2021-2026 dengan pendekatan PCC (Population, Concept, Context). Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Indonesia atau Inggris, tersedia dalam full text, berupa penelitian asli atau kajian konseptual yang membahas penerapan teori Patricia Benner dalam praktik keperawatan. Kriteria eksklusi mencakup artikel systematic review atau scoping review, publikasi di luar rentang tahun penelitian, serta artikel yang tidak relevan dengan fokus kajian. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa teori Benner mengintegrasikan tiga dimensi filosofis utama, yaitu ontologi yang memandang keperawatan sebagai way of being melalui caring, epistemologi yang memvalidasi pengetahuan praktis dan intuisi klinis, serta aksiologi yang menempatkan ethics of care sebagai nilai utama praktik keperawatan. Secara praktis, teori ini mendukung transformasi identitas profesional perawat serta memperkuat sistem manajerial melalui kredensial dan penilaian kinerja berbasis caring. Kesimpulan: Teori From Novice to Expert memberikan kerangka penting dalam pengembangan kompetensi perawat melalui pengalaman klinis serta mendukung peningkatan kualitas asuhan dan keselamatan pasien.