cover
Contact Name
LA ODE ALIFARIKI
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Pelangi Residence no D18, Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari Prov.Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
ISSN : -     EISSN : 2798107X     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Area, Environmental Health, Public Health, Epidemiology, Occupational Health, and Other aspect of health
Articles 154 Documents
Hubungan Komunikasi SBAR Saat Serah Terima dengan Kinerja Perawat Dalam Melaksanakan Asuhan Keperawatan Miftahul Zannah; Fauziah; Syamsul Bahri; Fitriani
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.204

Abstract

Pelayanan keperawatan memerlukan komunikasi efektif untuk menjamin kesinambungan dan keselamatan pasien, salah satunya melalui penerapan metode SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) saat serah terima (handover). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan komunikasi SBAR saat serah terima dengan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSU Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 116 perawat yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner komunikasi SBAR (26 item) dan kinerja perawat (30 item) yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Spearman Rank pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan mayoritas responden melaksanakan komunikasi SBAR secara efektif (69%) dan memiliki kinerja baik (62.9%). Uji Spearman Rank menghasilkan p-value = 0.026 dan r = 0.207 yang menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan arah korelasi positif antara komunikasi SBAR dan kinerja perawat. Disimpulkan bahwa penerapan komunikasi SBAR yang efektif berkontribusi pada peningkatan kinerja perawat dalam asuhan keperawatan.
Hubungan antara VAS (Visual Analog Scale) Nyeri dengan Indeks Massa Tubuh Sebelum dan Setelah Blok Saraf Genikular dengan Panduan Ultrasound Pada Pasien Osteoartritis Sendi Lutut Muhammad Rustam HN; Sufiah Asri Mulyawati; Edy Husnul Mujahid; Iklima Yeyen Meiyana
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.206

Abstract

Osteoartritis (OA) adalah gangguan sendi yang paling sering. Pasien OA genu menderita nyeri sendi, kekakuan, ketidakstabilan, dan  pembengkakan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis VAS dengan IMT Sebelum dan Setelah Blok Saraf Genikular pada Pasien Osteoartritis Lutut di Poliklinik Ortopedi Rumah Sakit Bahteramas Kendari. Metode penelitian ini bersifat quasi-eksperimental dengan menggunakan desain one-group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien OA rawat jalan poliklinik Ortopedi Rumah Sakit Bahteramas Kendari bulan Oktober-November tahun 2023. Sampel penelitian sebanyak 29 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Data diambil dengan menggunakan quesioner. Analisis data menggunakan uji Spearman dengan nilai p value > 0.05 dan uji Wilcoxon dengan nilai p value < 0.05.  Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa hasil uji Spearman adalah 0.705 (p value >0.05) yang berarti VAS tidak berhubungan dengan IMT sebelum GNB dan 0.961 (p value >0.05) yang berarti VAS tidak berhubungan dengan IMT setelah GNB. Hasil uji Wilcoxon adalah 0.000 yang berarti terdapat perbedaan VAS  sebelum dan setelah GNB. Kesimpulan penelitian bahwa VAS tidak berhubungan dengan IMT sebelum dan setelah GNB dan terdapat perbedaan VAS sebelum dan setelah GNB.
Hubungan Keterpaparan Informasi dengan Perilaku Pencegahan Penularan HIV/AIDS Pada Wanita Pekerja Bebas Rini Indriani; Asnia Zainuddin
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.88

Abstract

HIV/AIDS merupakan salah satu masalah kesehatan global yang masih menjadi perhatian utama, terutama pada kelompok berisiko tinggi seperti Wanita Pekerja Bebas (WPB). Keterpaparan informasi yang baik dapat berperan penting dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku pencegahan HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterpaparan informasi dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS pada Wanita Pekerja Bebas di Kabupaten Konawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilakukan pada November 2024. Sampel penelitian berjumlah 90 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji bivariat (Chi-Square) untuk melihat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58.9% responden memiliki keterpaparan informasi yang baik, sementara 41.1% memiliki keterpaparan informasi yang kurang. Mayoritas responden (82.2%) memiliki perilaku pencegahan HIV/AIDS yang baik, sedangkan 17.8% masih memiliki perilaku pencegahan yang kurang. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keterpaparan informasi dan perilaku pencegahan HIV/AIDS (p = 0.0001), di mana responden dengan keterpaparan informasi yang baik lebih cenderung memiliki perilaku pencegahan yang baik. Kesimpulan penelitian bahwa keterpaparan informasi yang baik berperan penting dalam membentuk perilaku pencegahan HIV/AIDS pada Wanita Pekerja Bebas di Kabupaten Konawe.  
Moralitas Masyarakat dalam Bermain Judi Online Ditinjau dari Jenis Kelamin dan Status Ekonomi Ratumas Cindy Adelia; Atika Muthya Khairunnisa; Fina Ramadhani; Muhammad Ilham; Beny Rahim; Jelpa Periantalo
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.121

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah menghadirkan berbagai kemudahan sekaligus tantangan dalam kehidupan masyarakat, termasuk maraknya praktik judi online. Perilaku ini berdampak pada aspek sosial dan moral masyarakat, terutama pada kelompok usia muda yang rentan terhadap pengaruh negatif internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase masyarakat Kota Jambi yang terlibat dalam aktivitas judi online serta menganalisis perbedaan tingkat moralitas berdasarkan jenis kelamin dan status ekonomi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 122 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17.21% responden pernah atau sedang bermain judi online, dengan mayoritas berasal dari kelompok usia 18–24 tahun. Responden laki-laki lebih banyak terlibat dibandingkan perempuan, dan keterlibatan lebih tinggi terjadi pada kelompok ekonomi menengah ke bawah. Kesimpulan penelitian ini bahwa jenis kelamin dan status ekonomi memiliki pengaruh terhadap keterlibatan dalam judi online yang berkaitan erat dengan aspek moralitas.
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMAN II Sarolangun Dwi Gustian Franciska; Eltriya Septiyani; Donna hariya Novidha
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.122

Abstract

Word  Health  Organization menyatakan  angka  kejadian  anemia  pada  remaja putri  dan  wanita  usia  subur  di  dunia  sebesar  81,5  %. Anemia dapat disebabkan karena kekurangan zat gizi yang berperan dalam pembentukan hemoglobin yaitu besi, protein, Vitamin C, Piridoksin, Vitamin E. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA N 11 Sarrolangun. Metode penelitian ini adalah analitik deskriftif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di SMAN 11 Sarolangun pada Bulan Juni tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi SMAN 11 Sarolangun yang berjumlah 99 siswi. Sampel diperoleh dengan metode total Sampling sebanyak 99 siswi di SMAN 11 Sarolangun. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (P<0.05). Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki status gizi normal sebanyak 52 respondenn (52.5%), tidak mengalami anemia sebanyak 79 responden (79.8%). Ada hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA N II Sarolangun dengan nilai p value 0.002 (p<0.05). Kesimpulan penelitian bahwa ada hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA N II Sarolangun
Pengaruh Audiovisual VR BOX untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Hospitalisasi Pada Anak School dengan Penyakit ISPA di RSU Kota Tangerang Selatan Vike Dwi Hapsari Utami; Dewi Fitriani; Bima Rafi Hilmianto
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.123

Abstract

Kecemasan anak yang menjalani hospitalisasi memiliki dampak yang cukup buruk jika dibiarkan karena dapat menyebabkan stres. Stres pada anak dapat menimbulkan penurunan respon imun sehingga dapat berpengaruh terhadap proses penyembuhan, hal ini menjadi masalah yang serius jika tidak ada intervensi yang dilakukan. Maka dari itu salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan hospitalisasi dengan menggunakan audiovisual metode VR box yang bermanfaat untuk menurunkan tingkat kecemasan anak. Tujuan penelitiasn ini untuk mengetahui efektivitas pengaruh audiovisual metode VR Box untuk penurunan kecemasan hospitalisasi pada anak school dengan penyakit ISPA sebelum dan sesudah dilakukan terapi audiovisual metode VR Box di RSU Kota Tangerang Selatan. Metode penelitian ini menggunakan desain pre eksperiment dengan one group pre-post test design. Sampel penelitian ini berjumlah 60 responden  yang dihitung menggunakan rumus slovin. Pengambilan sampel menggunakanteknik nonprobability sampling dengan penggunaan purposive sampling. Hasil Penelitian menemukan bahwa ada perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan setelah dilakukan intervensi audiovisual metode VR box sebesar (p-value 0.000 < 0.05). Kesimpulan penelitian bahwa terdapat pengaruh dari penggunaan VR box terhadap tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak school dengan penyakit ISPA di RSU Kota Tangerang Selatan.
Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Ibu dengan Dukungan Keluarga dalam Pengasuhan Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kramatwatu Nurseha; Santi Sundary Lintang; Fauzul Hayat
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.125

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang dan kualitas hidup anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara PSP ibu dengan dukungan keluarga dalam upaya pencegahan stunting pada balita. Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional, dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kramatwatu. Sampel terdiri dari 100 ibu yang memiliki balita usia 0–59 bulan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan dukungan keluarga dalam pengasuhan (p = 0.041), sikap ibu dengan dukungan keluarga (p = 0.007), serta perilaku ibu dengan dukungan keluarga (p = 0.001). Ibu dengan PSP yang lebih baik cenderung mendapatkan dukungan keluarga yang lebih tinggi dalam pencegahan stunting. Kesimpulan penelitian bahwa pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu berhubungan signifikan dengan dukungan keluarga dalam upaya pencegahan stunting. Oleh karena itu, intervensi pencegahan stunting perlu melibatkan keluarga secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada edukasi kepada ibu.
Determinan Unmet Need Keluarga Berencana di Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi Ichvan Ravi Paphio Parishi; Hubaybah; Rumita Ena Sari; Rizalia Wardiah; Evy Wisudariani
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.126

Abstract

Unmet need keluarga berencana merupakan kondisi ketika pasangan usia subur (PUS) yang ingin menunda atau menghentikan kehamilan tetapi tidak menggunakan metode kontrasepsi apapun. Fenomena ini masih menjadi tantangan penting bagi keberhasilan program keluarga berencana dan merupakan indikator penting adanya kesenjangan dalam layanan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan yang berpengaruh terhadap kejadian unmet need di Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini berjumlah 1.739 PUS dengan sampel diperoleh menggunakan Lemeshow untuk populasi diketehui berjumlah 101 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat hubungan signifikan antara jumlah anak yang masih hidup (p=0.019), pendidikan ibu (p=0.001), peran petugas KB (p=0.004), pengetahuan tentang KB (p=0.006), dukungan suami tentang KB (p=0.003) dengan kejadian unmet need KB. Tidak terdapat hubungan signifikan antara usia ibu (p=0.313), akses layanan KB (p=0.202), status pekerjaan ibu (p=0.155) dengan kejadian unmet need KB. Kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan antara jumlah anak yang masih hidup, pendidikan ibu, peran petugas KB, pengetahuan tentang KB, dukungan suami tentang KB dengan kejadian unmet need KB. Tidak terdapat hubungan signifikan antara usia ibu, akses layanan KB, status pekerjaan ibu dengan kejadian unmet need KB.
Hubungan Tingkat Spiritualitas dan Tingkat Depresi dengan Kualitas Hidup Pasien DM Tipe 2 di RSUD Kota Bau-bau Islaminuru Ismail, Tirta; Hafizah, Indria; Susanty, Sri
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.128

Abstract

Komplikasi kesehatan dapat berdampak pada psikologis dan sosial pasien dengan DM tipe 2, seperti depresi dan spiritualitas yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien dengan DM tipe 2. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubugan tingkat spiritual dan depresi terhadap kualitas hidup pasien dengan DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan total 63 total sampel pasien dengan diagnosa DM Tipe 2 di RSUD Kota Baubau. Sampel diambil secara purposive menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Spiritual Well Being Scale  (SWBS) untuk menilai tingkat spiritualitas, Beck Depression Inventory (BDI) untuk menilai tingkat depresi  dan Diabetes Quality of Life (DQOL) untuk mengukur kualitas hidup pasien. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Spearmen Rank. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara tingkat spiritualitas dan tingkat depresi terhadap kualitas hidup pasien  DM Tipe 2 di RSUD Kota Bau-bau. Didapatkan hasil uji tingkat spiritualitas terhadap kualitas hidup memberikan nilai koefisien r = 0.725 dengan nilai p = 0.00 (? 0.05) dan tingkat depresi terhadap kualitas memberikan nilai koefisien r= -0.534 dengan nilai p=0.00 (? 0.05). Kesimpulan penelitian bahwa pasien dengan tingkat spiritualitas yang tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik, sementara pasien dengan tingkat depresi yang tinggi menunjukkan kualitas hidup yang lebih rendah.
Pengaruh Teknik Slow Deep Breathing dan Aromaterapi Lavender Terhadap Skor Kecemasan Pada Penderita Hipertensi Anggita Krisdianty; Iwan Somantri; Ridwan Kustiawan; Asep Riyana
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.129

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering dijumpai di masyarakat dan kerap disertai dengan kecemasan, yang dapat memicu peningkatan tekanan darah lebih lanjut. Penanganan nonfarmakologis seperti teknik napas dalam lambat (slow deep breathing) dan aromaterapi lavender diketahui mampu memberikan efek menenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi slow deep breathing dan aromaterapi lavender dalam menurunkan tingkat kecemasan pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel berjumlah 42 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi secara merata ke dalam kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi diberikan perlakuan kombinasi teknik napas dalam lambat dan aromaterapi lavender selama lima hari berturut-turut, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima edukasi. Skor kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) penelitian ini menggukan uji statistik paired t test dan independen t test. Hasil analisis dengan paired t-test menunjukkan penurunan signifikan skor kecemasan pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah intervensi (p= 0.000). Selain itu, independent t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol setelah intervensi (p= 0.000). Hasil ini mengindikasikan bahwa kombinasi teknik slow deep breathing dan aromaterapi lavender efektif menurunkan kecemasan pada penderita hipertensi, sehingga dapat dijadikan sebagai pendekatan komplementer yang aman, praktis, dan aplikatif dalam praktik keperawatan.

Page 10 of 16 | Total Record : 154