cover
Contact Name
LA ODE ALIFARIKI
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Pelangi Residence no D18, Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari Prov.Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
ISSN : -     EISSN : 2798107X     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Area, Environmental Health, Public Health, Epidemiology, Occupational Health, and Other aspect of health
Articles 192 Documents
Analisis Pengaruh Penerapan Edukasi Kesehatan Media Komunikasi Leaflet Terhadap Pengetahuan Hipertensi Pada Masyarakat Wilayah Pesisir Theolyn Pongsapan
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.209

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit sepuluh kunjungan terbesar pada Puskesmas Soropia di Kabupaten Konawe. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan edukasi kesehatan media komunikasi leaflet terhadap pengetahuan hipertensi pada masyarakat. Pada desain penelitian eksperimen yang digunakan yaitu desain eksperimen one group pretest posttest design, uji statistik yang digunakan adalah uji Mc Nemar. Berdasarkan hasil penelitian dari 60 sampel yang didapatkan diperoleh hasil ada pengaruh antara tingkat pengetahuan hipertensi dengan Penerapan Edukasi Kesehatan dengan Hasil uji mc nemar, menunjukkan bahwa chi square hitung > chi square tabel (18.893 ? 79.082), dan ada pengaruh antara tingkat pengetahuan asupan natrium dengan penerapan edukasi kesehatan dengan hasil uji mc nemar menunjukkan bahwa chi square hitung > chi square tabel (19.993 ? 79.082), dan ada pengaruh antara tingkat pengetahuan konsumsi junk food dan fast food dengan penerapan edukasi kesehatan dengan hasil uji mc nemar menunjukkan bahwa chi square hitung > chi square tabel (27.273 ? 79.082), dan ada pengaruh antara tingkat pengetahuan aktifitas fisik dengan penerapan edukasi kesehatan dengan hasil uji mc nemar menunjukkan bahwa chi square hitung > chi square tabel (37.026 ? 79.082), dan ada pengaruh antara tingkat pengetahuan perilaku merokok dengan penerapan edukasi kesehatan dengan hasil uji mc nemar menunjukkan bahwa chi square hitung > chi square tabel (36.214 ? 79.082). kesimpulan penelitian bahwa pemberian promosi kesehatan tentang hipertensi terbukti dapat meningkatkan motivasi responden dalam memahami dan mengelola kondisi kesehatannya.
Analisis Pengembangan Model ”Dual Pemicuan” Terhadap Peningkatan Angka Bebas Jentik Chandra, Emilia; Zunidra; Supriadi; Suhermanto; Suparmi
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.211

Abstract

Permasalahan yang ditemui adalah bagaimana proses mengembangan, kelayakan, tahapan-tahapan dan dampak model  edukasi pemberantasan Sarang Nyamuk terhadap Pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses mengembangan, mengetahui kelayakan, mendeskripsikan tahapan-tahapan, mengatahui pengaruh model edukasi pemberantasan Sarang Nyamuk terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Research and Development (R&D), penelitian ini menggunaan desain one group pretest and posttest. Fokus dalam penelitian ini menguji efektifitas model edukasi dengan aplikasi pengingat PSN dalam meningkatkan budaya pemberantasan sarang nyamuk di kota Jambi. Variabel yang diteliti antara lain pengetahuan, sikap dan perilaku. Hasil penelitian ini menghasilkan Model edukasi Pemicuan PSN Mobile yang merupakan model pemicuan lapangan dilanjutkan dengan pemicuan berbasis android, yang telah dinyatakan layak setelah melalui tahapan validasi ahli Ahli IT 94.55% dan praktisi 80% serta layak melalui uji coba satu-satu 93.85%, uji coba kelompok kecil 95%, uji coba kelompok besar 96%. Kesimpulan penelitian bahwa produk Pemicuan PSN Mobile efektif meningkatkan Angka Bebas Jentik di rumah menjadi 100% dalam pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk.
Faktor Penyebab Kejadian Penyakit Dermatitis Kontak di Wilayah Puskesmas Nipah Panjang Suparmi; Rina Fauziah; Sondang Siahaan
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.214

Abstract

Dermatitis kontak merupakan salah satu masalah kesehatan kulit yang sering terjadi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama perilaku kebersihan diri dan kondisi sanitasi lingkungan. Kasus dermatitis kontak di wilayah kerja Puskesmas Nipah Panjang cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor personal hygiene, sarana air bersih, dan jamban sehat terhadap kejadian dermatitis kontak. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel sebanyak 204 responden penderita dermatitis kontak usia 20–54 tahun ditentukan dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner checklist, observasi, dan data sekunder dari Puskesmas. Analisis dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki personal hygiene yang buruk (78%), sarana air bersih yang tidak memenuhi syarat (90%), dan jamban yang tidak sehat (71%). Proporsi responden dengan keluhan dermatitis kontak mencapai 90%. Kesimpulan penelitian bahwa personal hygiene yang rendah, keterbatasan akses air bersih, dan kondisi jamban yang tidak sehat merupakan faktor dominan penyebab tingginya kejadian dermatitis kontak..
Manajemen Risiko Pengamanan Data Pasien Dalam E-Rekam Medis di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Edy Husnul Mujahid; Acep Rohendi; Yani Restiani Widjaja; Erliany Syaodih; I Putu Sudayasa; Putu Agustin Kusumawati
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.215

Abstract

Transformasi digital dalam sistem pelayanan kesehatan telah mendorong adopsi e-rekam medis (EMR) untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan. Namun, implementasi EMR menghadirkan tantangan baru terkait pengamanan data pasien, khususnya di rumah sakit jiwa yang menangani informasi sangat sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen risiko pengamanan data pasien dalam e-rekam medis di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara, serta mengidentifikasi kendala dan strategi mitigasi yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan analisis tematik terhadap data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan dan prosedur keamanan informasi telah disusun, pelaksanaannya belum berjalan optimal. Hambatan utama yang dihadapi antara lain keterbatasan pemahaman staf, infrastruktur teknologi yang belum memadai, serta lemahnya budaya organisasi dalam mendukung perlindungan data pasien. Strategi mitigasi seperti pembentukan tim IT dan pelatihan internal telah dilakukan namun masih bersifat terbatas. Kesimpulan penelitian bahwa implementasi manajemen risiko pengamanan data pasien dalam sistem e-rekam medis di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara masih belum berjalan secara optimal. Rumah sakit telah memiliki kebijakan dan prosedur dasar mengenai keamanan informasi, namun pelaksanaannya masih belum merata di seluruh unit layanan
Pengaruh Penyuluhan Berbasis Video Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Pencegahan HIV/AIDS di SMAN 1 Kendari Aura Latifah Subiyanto; I Putu Sudayasa; La Ode Alifariki; Adius Kusnan; Ruslan
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.216

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan serius di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari yang mencatat prevalensi tertinggi di provinsi ini. Upaya edukasi kesehatan melalui media audiovisual mulai digunakan dan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan serta sikap remaja, namun penelitian yang ada masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penyuluhan berbasis video terhadap pengetahuan dan sikap remaja di SMAN 1 Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan rancangan one group pretest and posttest design, yang dilakukan di SMAN 1 Kendari. Penyuluhan berbasis media video sebagai variabel bebas dan pengetahuan dan sikap remaja tentang pencegahan HIV/AIDS sebagai variabel terikat. Data primer menggunakan kuesioner dengan sampel sebanyak 70 responden yang diambil menggunakan metode Simple Random Sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Cohen’s d  dengan nilai signifikan P < 0.05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan pada pengetahuan dan sikap remaja setelah diberikan penyuluhan berbasis video, dengan nilai p = 0.000. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 14.17 menjadi 18.71, sedangkan skor sikap meningkat dari 41.01 menjadi 43.97. Uji cohen’s d menunjukkan bahwa pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan berada dalam kategori sangat besar (4.16) dan terhadap sikap berada dalam kategori besar (1.62). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penyuluhan berbasis video efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang pencegahan HIV/AIDS.
Pengaruh Kombinasi Buerger Allen Exercise dan Neuromuscular Taping Terhadap Ankle Brachial Index Pada Pasien Diabetes Mellitus Fani catur agustin; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Ady Irawan AM
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.219

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) dapat menyebabkan komplikasi makrovaskular seperti Peripheral Arterial Disease (PAD) yang ditandai dengan penurunan nilai Ankle Brachial Index (ABI). ABI digunakan untuk menilai kelancaran aliran darah di ekstremitas bawah. Intervensi non-farmakologis seperti Buerger Allen Exercise (BAE) dan Neuromuscular Taping (NMT) dapat meningkatkan sirkulasi perifer. Mengetahui pengaruh kombinasi BAE dan NMT terhadap peningkatan nilai ABI pada pasien DM. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 32 responden yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi BAE dilakukan satu kali per hari dengan durasi 15 menit per sesi selama periode enam hari berturut-turut, dan NMT diterapkan selama 6 hari dengan penggantian setiap tiga hari. Nilai ABI diukur secara manual menggunakan spighmomanometer dan stetoskop, sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-Test. Terdapat peningkatan signifikan nilai ABI setelah intervensi dengan p = 0.000 (p < 0.05). Rata-rata nilai ABI meningkat dari 0.7575 menjadi 0.9957. Kombinasi BAE dan NMT efektif dalam meningkatkan nilai ABI pada pasien DM. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif terapi non-farmakologis untuk mencegah komplikasi vaskular perifer.
Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pencegahan Diabetes Melitus Dalam Kehamilan di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Pauline Kusmaryati; Maini Hernita; Osvinarti
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.221

Abstract

Di Provinsi Jambi, prevalensi diabetes melitus berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk umur 15 tahun ke atas dengan presentase tertinggi ada di kota Jambi dengan angka 293%. Gestational Diabetes Mellitus (GDM) adalah diabetes yang terjadi saat kehamilan dan tidak memiliki penyakit diabetes sebelum hamil. Gestational Diabetes Mellitus (GDM) berkaitan erat dengan komplikasi seperti seksio sesaria, meningkatnya ketonemia, preeklamsia dan infeksi traktus urinaria, serta meningkatnya gangguan perinatal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan diabetes melitus dalam kehamilan. Penelitian ini merupakan rancangan penelitian pre experiment yang digunakan adalah one group pre test and post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Puskesmas Putri ayu. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling sebanyak 45 ibu hamil. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis Univariat dan Bivariat. Analisis Bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan rata-rata nilai pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan video adalah 5.24 dengan nilai minimal 4 dan maksimal 8. Rata-rata nilai pengetahuan ibu hamil setelah diberikan video didapatkan 8.51 dengan nilai minimal 7 dan maksimal 10. Terdapat perbedaan  yang bermakna (r-value 0.000) dari pengetahuan ibu hamil sebelum dengan pengetahuan sesudah diberikan intervensi. Ada pengaruh media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan diabetes melitus dalam kehamilan.
Implementasi Pengolahan Sampah di Lingkungan Kampus Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi Tahun 2024 Fadli Nurramadhan
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.223

Abstract

Pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pengelolaan sampah di lingkungan FKIK Universitas Jambi serta mengidentifikasi hambatan dan faktor pendukung keberhasilannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Informan dipilih secara purposive meliputi pimpinan fakultas, staf administrasi, petugas kebersihan, mahasiswa, dan pedagang kantin, dengan jumlah yang ditentukan berdasarkan prinsip kejenuhan data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengelolaan sampah di FKIK Universitas Jambi masih belum optimal. Pemilahan sampah belum berjalan konsisten dan fasilitas pengolahan sampah, terutama organik, masih terbatas. Hambatan utama yang ditemukan adalah rendahnya kesadaran civitas akademika dalam membuang sampah pada tempatnya, keterbatasan sarana dan prasarana pendukung, serta kurangnya sosialisasi mengenai pengelolaan sampah. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan faktor pendukung seperti adanya petugas kebersihan yang telah memiliki keterampilan dasar, mahasiswa yang peduli terhadap isu lingkungan, serta adanya upaya kerja sama fakultas dengan instansi eksternal. Kesimpulannya, keberhasilan pengelolaan sampah di lingkungan kampus tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh kesadaran, partisipasi aktif, dan kerja sama lintas pihak
Studi Kualitatif Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Puskesmas Eka Dharmawati Lewa; Andi Alim; Achmad R. Muttaqien Al-Maidin
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.226

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) merupakan instrumen penting dalam mendukung pencatatan, pelaporan, dan pengelolaan data pasien. Namun, implementasi SIMPUS di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Luwu Timur, masih menghadapi sejumlah kendala yang berpotensi mengurangi manfaatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan SIMPUS dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Lakawali Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari kepala puskesmas, koordinator SIMPUS, operator rekam medis elektronik, kepala unit pelayanan, penanggung jawab program, petugas teknis, serta perwakilan pasien. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMPUS telah menjadi bagian integral dalam pengelolaan pelayanan di Puskesmas Lakawali, mencakup pendaftaran, pelayanan poli, laboratorium, farmasi, hingga pelaporan program. Faktor pendukung implementasi meliputi komitmen pimpinan, dukungan dinas kesehatan, serta kesadaran tenaga kesehatan akan pentingnya digitalisasi. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan infrastruktur, jaringan internet yang belum stabil, beban kerja tinggi, serta resistensi sebagian petugas. Strategi optimalisasi dilakukan melalui pelatihan internal, supervisi rutin, penambahan perangkat, dan penguatan koordinasi antarunit. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa implementasi SIMPUS di Puskesmas Lakawali telah membawa manfaat dalam peningkatan efisiensi pencatatan dan koordinasi pelayanan, meskipun masih terdapat hambatan teknis dan sumber daya.
Faktor - Faktor yang Memengaruhi Kepatuhan Petugas Kesehatan Dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri Deslince Solombuku; Andi Alim; Achmad R. Muttaqien Al-Maidin
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.227

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan komponen penting dalam upaya pencegahan infeksi dan keselamatan kerja tenaga kesehatan. Meskipun regulasi sudah ditetapkan, tingkat kepatuhan petugas kesehatan dalam menggunakan APD di fasilitas kesehatan primer, termasuk puskesmas pedesaan, masih bervariasi dan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan petugas kesehatan dalam penggunaan APD di Puskesmas Balantak Selatan, Kabupaten Banggai. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross sectional dengan populasi seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Balantak Selatan sebanyak 42 orang yang diambil dengan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik dengan batas kemaknaan p<0.05. Mayoritas responden berpengetahuan tinggi (73.8%), bersikap positif (52.4%), dan menilai lingkungan kerja cukup kondusif (64.3%). Tingkat kepatuhan menunjukkan 45.2% patuh, 19.0% sangat patuh, dan 35.7% kurang patuh. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0.003), sikap (p=0.002), lingkungan kerja (p=0.001), pelatihan (p=0.001), kebijakan (p=0.000), dukungan manajemen (p=0.000), dan ketersediaan APD (p=0.000) dengan kepatuhan penggunaan APD. Sebaliknya, budaya kerja tidak berhubungan signifikan (p=0.200). Kepatuhan penggunaan APD dipengaruhi oleh faktor individual dan struktural, terutama pengetahuan, sikap, pelatihan, dukungan manajemen, kebijakan, lingkungan kerja, dan ketersediaan APD.