cover
Contact Name
Sari Susanti
Contact Email
sarisusanti@ars.ac.id
Phone
+6289677743359
Journal Mail Official
redaksi@ars.ac.id
Editorial Address
ARS University Jl. Sekolah Internasional 1-2 Antapani Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Digital Media dan Relationship
ISSN : -     EISSN : 27227413     DOI : https://doi.org/10.51977/jdigital
Jurnal Digital Media & Relations memfokuskan pada tulisan-tulisan yang memuat penelitian dan pemikiran kekinian di bidang Ilmu Komunikasi dalam berbagai sudut pandang / perspektif termasuk: 1. Media Baru dan Teknologi Komunikasi 2. Media dan Jurnalisme 3. Komunikasi Terapan 4. Hubungan Masyarakat 5. Komunikasi pemasaran
Articles 65 Documents
PEMBENTUKAN CITRA POLITIK DEDIE RACHIM SEBAGAI SOSOK ANTIKORUPSI Dery Fitriadi Ginanjar
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v5i2.1363

Abstract

Pencitraan politik merupakan bagian dari komunikasi politik, dilakukan secara persuasif untuk memperluas arsiran wilayah harapan antara kandidat dengan pemilih. Kontestan politik, baik dari figur yang dikenal publik sebagai orang bersih maupun orang bermasalah, sama-sama menginginkan citra politik positif untuk memengaruhi pemilih, karena citra telah menjadi faktor paling menentukan sukses tidaknya sebuah perjalanan kampanye. Dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor 2018, terdapat nama Dedie A Rachim yang digandeng petahana Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, bahkan akhirnya pasangan ini menjadi pemenang. Munculnya nama Dedie Rachim di luar prediksi pelaku politik, pengamat politik, dan rakyat Bogor. Dedie Rachim merupakan satu-satunya petinggi setingkat direktur di KPK yang masuk dan berkarir di pemerintahan daerah. Sejak KPK berdiri 2003 silam, belum pernah ada pejabatnya yang memilih mundur untuk terjun ke dunia politik. Dedie memilih mundur sebagai pegawai KPK dengan jabatan akhir Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) dari jauh-jauh hari untuk memberikan contoh kepada pejabat lainnya yang ingin maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma kontruktivistik. Penelitian dilakukan di Kota Bogor. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Untuk analisis data, penerapannya dilakukan dalam tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan pembentukan citra politik sebagai sosok antikorupsi terhadap Dedie A Rachim pada Pilwalkot Bogr 2018 berjalan baik. Tim pemenangan memanfaatkan latar belakang Dedie Rachim yang berasal dari lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meraih simpati masyarakat Kota Bogor selama kampanye. Sosok antikorupsi pada Dedie Rachim memberikan kontribusi signifikan bagi kemenangan, meskipun kampanye antikorupsi tidak dilakukan secara simultan. Pembentukan citra politik antikorupsi penting dilakukan karena masyarakat sudah jenuh pada kasus korupsi yang menjerat banyak kepala daerah.
ANALISIS KONTEN ASMR PADA PLATFORM YOUTUBE DI KALANGAN REMAJA Indana Zulfa Oktavia; Agus Juhana
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v5i2.1397

Abstract

Sebuah konten ASMR (Autonomous Sensory Meridian Response) menarik bagi sebagian besar remaja yang menonton. Konten ASMR merupakan sesuatu yang bisa menjadi populer akibat dari sensasi yang dirasakan oleh penontonnya setelah menonton video tersebut karena adanya ikatan emosional serta besar pengaruhnya terhadap perkembangan konten. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui daya tarik remaja menonton konten video ASMR dan alasan ketertarikan serta sensasi yang dirasakan. Metode yang digunakan yaitu dengan metode studi literature (SLR) dengan mengkaji beberapa jurnal nasional dan internasional. Selain itu metode yang digunakan adalah analisis data dengan pendekatan kualitatif. Data dan sampel dari penelitian ini yaitu wawancara sepuluh mahasiswa serta beberapa ulasan komentar video ASMR di youtube. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa konten ASMR menjadi daya tarik tersendiri khususnya bagi remaja khususnya mahasiswa dan beberapa orang yang memberikan ulasannya di youtube. Konten ASMR yang mereka sukai berbeda-beda jenisnya sebagian besar menyukai konten ASMR Slime dan juga ASMR Mukbang. Satisfying dan rilex, mengunggah selera, warna makanannya unik, serta suara yang dihasilkan menjadi alasan ketertarikan mereka dalam menyukai konten ASMR. Sehingga sensasi yang dirasakan mereka yaitu rilex, tenang, puas, mengantuk, kecanduan, serta tergiur. Sensasi yang mereka rasakan tergantung jenis konten ASMR yang mereka tonton.
STRATEGI IDENTITAS DIGITAL: ANALISIS PERSONAL BRANDING DI PLATFORM TIKTOK Antonius Felix; Dimas Okta Briyanti; Felix Melvin Young; Ivan Livaro; Willian Wijaya
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v5i2.1405

Abstract

Media sosial TikTok memiliki dampak yang signifikan pada cara interaksi dan akses informasi. Penelitian ini menggunakan Teori Personal Branding untuk mengidentifikasi karakter pribadi yang membentuk minat dalam menciptakan persepsi positif melalui konten menarik sebagai hiburan tren masa kini. Fokus penelitian ini adalah untuk melakukan analisis personal branding dari content creator TikTok @siscakohl. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan studi kasus terhadap penggunaan aplikasi TikTok. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, melakukan studi dokumentasi, serta wawancara. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa adanya perbedaan usia pada pengguna TikTok yang berpengaruh terhadap pembentukan personal branding narasumber. Penggunaan TikTok dimanfaatkan sebagai cara dalam meningkatkan rasa percaya diri, pengembangan keterampilan, kreativitas, ciri khas, serta membangun citra publik.
STRATEGI MANAJEMEN PRODUKSI PROGRAM RADIO BERBAHASA DAERAH ‘DAWAN’ Sefany Nofalia Tafui; Monika Wutun; Herman Elfridus Seran
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v5i2.1407

Abstract

Bahasa daerah merupakan salah satu budaya lokal yang penting untuk dipertahankan pada zaman sekarang. Mengingat hal tersebut, radio lokal sebagai salah satu media massa hadir dengan strategi manajemen melalui program siarannya. LPPL RSPD Soe sebagai radio lokal kabupaten Timor Tengah Selatan mengembangkan program 3S “Salam-Salam, Siang-Siang, Sore-Sore” sebagai upaya mempertahankan eksistensi budaya bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi manajemen produksi program 3S berbahasa Dawan pada RSPD Soe dalam mempertahankan eksistensi budaya dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat manajemen. Penelitian ini dikaji menggunakan metode studi kasus dan analisis menggunakan teori Ekologi Media. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi manajemen produksi program 3S berbahasa daerah terdiri dari 4 tahapan yakni Perencanaan, Penggorganisasian, Pelaksanaan dan Pengawasan. Adapun faktor pendukung manajemen dalam penerapan strategi adalah sarana dan prasarana, sumber daya manusia berketerampilan dan strategi pemasaran program melalui media sosial. Sedangkan faktor penghambat yang terdiri dari kurangnya tenaga penyiar dan keterbatasan anggaran. Mengacu teori ekologi media menyatakan bahwa upaya LPPL RSPD Soe di tengah masyarakat dengan memanfaatkan budaya bahasa daerah sebagai penunjang media melalui Program 3S berbahasa Dawan yang kemudian dilihat sebagai upaya mempertahankan eksistensi budaya bahasa daerah.
SELF DISCLOSURE BISEKSUAL PADA CYBER ACCOUNT PENGIKUT BASE @SSEFNUM DI X Meilanda Aulia Putri; Hilda Sri Rahayu
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v5i2.1416

Abstract

Kehadiran media baru pernah dijadikan sebagai ruang keterbukaan bagi individu untuk menyampaikan dan menerima informasi mengenai ragam identitas dan/atau orientasi seksual karena adanya ruangan terbatas dalam publik. Saat berada di ruang virtual, keberadaannya masih banyak dikritik, namun ada juga yang memberikan dukungan seperti autobase ssefnum yang menciptakan ruang aman (safe palce) bagi cyber account yang memiliki keragaman identitas dan/atau orientasi seksual di Twitter. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana faktor keterbukaan diri pada seseorang yang memiliki cyber account dengan menggunakan konsep self-disclosure. Analisa dilandaskan kepada teori komunikasi antarpribadi, keterbukaan diri dan teori media sosial. Penelitian dilakukan dengan kualitatif dan dengan pendekatan fenomenologi. Sampel yang diambil dipilih berdasarkan kriteria yang ditentukan (purposive sampling). Temuan yang dihasilkan bahwa para individu yang memiliki cyber account beridentitas sebagai biseksual memiliki setidaknya tujuh faktor keterbukaan diri menurut DeVito, oleh karena itu mereka menjadikan autobase ssefnum sebagai tempat aman (safe place) bagi kelompok minoritas LGBT.
PENGALAMAN KOMUNIKASI PROGRAM MSIB MBKM BAGI MAHASISWA Nurhadi, Zikri Fachrul; Kurniawan, Achmad Wildan; Alam, Hikmatul; Hidayat, Dasrun
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v6i1.1338

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya program MBKM Magang MSIB dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi yang diikuti oleh mahasiswa khususnya di Perguruan Tinggi Garut. Tujuan penelitian untuk menjelaskan motif, pengalaman dan makna komunikasi program MSIB bagi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan, studi pustaka dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang mahasiswa di Perguruan Tinggi Garut dan 3 orang narasumber merupakan PIC Kampus Merdeka dari Kemdikbudrist, Institut Pendidikan Indonesia, dan Institut Teknologi Garut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif untuk peserta program MSIB Kampus Merdeka bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, mengasah soft skills dan hard skills, mendapatkan pengalaman kerja dan pembelajaran baru diluar kampus. Motif karena antara lain karena konversi SKS dan uang saku yang dijanjikan oleh Kampus Merdeka, selain itu sertifikat yang diberikan oleh program ini juga dapat meningkatkan nilai tambah dalam mencari pekerjaan. Pengalaman positif yang dialami peserta MSIB Kampus Merdeka yaitu mendapatkan tawaran kerja oleh mitra yang mereka pilih di program MSIB Kampus Merdeka. Pengalaman negatif peserta MSIB Kampus Merdeka mengeluhkan kompensasi yang telah dijanjikan oleh pemerintah. Makna program MSIB dimaknai oleh mahasiswa sebagai jembatan yang menggabungkan pendidikan formal dengan pengalaman praktis di dunia kerja.
KOMUNIKASI PETUGAS DALAM PENINGKATAN LAYANAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO (DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA) Mahdar, Mahdar; Satyadharma, Maudhy; Susanti, Neni; Karamani, Dinar Dina
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v6i1.1564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh Petugas Perizinan pada Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, obsevasi dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah purposive sampling yaitu dua staff dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPSP) Provinsi Sulawesi Tengara yang berjumlah 2 orang, Pejabat serta staf teknis perijinan Dinas Perhubungan Provinsi Tenggara yang berjumlah 7 orang. Penelitian telah dilakukan dari Bulan Januari – Maret 2024. Hasil dari penelitian ini menunjukan Penyelenggaraan Perizinan Berusaha berbasis risiko pada sektor perhubungan berjalan dengan baik karena sudah semakin efektifnya komunikasi interpersonal yang dijalankan oleh para petugas perizinan yaitu keterbukaan (opennes), empati (emphaty), sikap mendukung (supportiveness), sikap positif (possitiveness), dan kesetaraan (equality).
LOGIKA DESAIN PESAN DALAM STORYTELLING MARKETING Manafe, Aldo; Wutun, Monika; Aslam, Muhammad
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v6i1.1628

Abstract

Media sosial membuka peluang bagi individu dan perusahaan untuk menjalankan strategi pemasaran dan promosi inovatif. Persaingan yang ketat mendorong para pemasar, brand ambassador, dan endorser untuk memaksimalkan upaya mereka. Storytelling marketing menjadi salah satu strategi komunikasi yang efektif untuk memaksimalkan proses pemasaran dan promosi. Penelitian ini menganalisis jenis pesan dan logika desain pesan dalam konten storytelling marketing di akun TikTok Natasha Surya (@natasha.surya). Metode analisis isi kualitatif menghasilkan temuan pesan informatif (54%), pesan persuasif (39%), dan pesan koersif (7%). Logika ekspresif (44%), retorika (44%), dan konvensional (12%) juga diidentifikasi dalam konten Natasha. Terdapat pola yang menunjukkan keselarasan antara jenis pesan dan logika desain pesan, yaitu pesan informatif dengan logika ekspresif, pesan persuasif dengan logika retorika, dan pesan koersif dengan logika konvensional. Namun, beberapa variasi juga ditemukan, menunjukkan kompleksitas storytelling marketing di media sosial.
FITUR - FITUR DALAM SHOPEE DAN TIKTOK SHOP YANG MAMPU MENINGKATKAN PENJUALAN Felix, Antonius; Saputra, Alvin; Wibowo, Bimo Mukti; Julius, Julius; Lenisia, Lenisia; Susilo, Sophia Reni
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v6i1.1648

Abstract

Penelitian ini menyelidiki fitur-fitur di Shopee dan TikTok Shop yang meningkatkan penjualan UMKM. Temuan menunjukkan Live Streaming, Gratis Ongkir, dan Potongan Harga efektif dalam meningkatkan penjualan dan daya saing. Live Streaming memperdalam pengalaman berbelanja, membangun hubungan dengan pelanggan, dan meningkatkan eksposur produk. Gratis Ongkir menarik pelanggan dari wilayah yang lebih luas. Potongan Harga menarik perhatian konsumen dan meningkatkan peluang konversi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling dari pelaku usaha fashion di Shopee dan Tiktok Shop yang sudah berjalan lebih dari 1 tahun dengan penjualan ratusan hingga ribuan produk. Kesimpulannya, fitur-fitur ini membantu UMKM meningkatkan penjualan dan daya saing online. Dengan pemahaman dan pemanfaatan yang kreatif, UMKM bisa sukses dalam bisnis online.
TEORI KESAN PERTAMA TERHADAP PESAN VISUAL POSTER KAMPANYE DALAM KEPUTUSAN PEMILU 2024 Arif Billah, Syamsul; Ayu Wulandari, Ajeng; Sapitri, Ade Novi
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v6i1.1793

Abstract

In an era characterized by rapid information flow and advancing media technology, visuals play a pivotal role in shaping the image of legislative candidates and political parties in the eyes of voters. Campaign posters, as one of the primary visual communication tools, are widely employed to convey messages and cultivate positive perceptions of candidates. This study aims to analyze how visual elements in campaign posters, particularly the portrayal of candidate personality and branding messages, influence voter decisions in the 2024 General Elections. Utilizing a qualitative approach grounded in the First Impression Theory, the research explores how initial impressions formed from these visual elements can affect voter perceptions and choices. The findings indicate that aspects of candidate portrayal, such as facial expressions, attire, appearance, as well as contextual elements like symbols and iconography, along with clearly and attractively conveyed branding messages, significantly impact voter attention and decision-making. This study offers valuable insights into the role of visuals in contemporary politics and provides strategic perspectives for campaign teams to design more effective and competitive strategies in the future. The results also underscore the importance of maximizing visual communication in politics to influence election outcomes.