cover
Contact Name
Sari Susanti
Contact Email
sarisusanti@ars.ac.id
Phone
+6289677743359
Journal Mail Official
redaksi@ars.ac.id
Editorial Address
ARS University Jl. Sekolah Internasional 1-2 Antapani Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Digital Media dan Relationship
ISSN : -     EISSN : 27227413     DOI : https://doi.org/10.51977/jdigital
Jurnal Digital Media & Relations memfokuskan pada tulisan-tulisan yang memuat penelitian dan pemikiran kekinian di bidang Ilmu Komunikasi dalam berbagai sudut pandang / perspektif termasuk: 1. Media Baru dan Teknologi Komunikasi 2. Media dan Jurnalisme 3. Komunikasi Terapan 4. Hubungan Masyarakat 5. Komunikasi pemasaran
Articles 65 Documents
DIGITAL MARKETING SM ENTERTAINMENT MELALUI SM CULTURE UNIVERSE PROJECT Soepeni R A H Dikky; Petrus Ana Andung; I Gusti A R Pietriani
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v4i2.803

Abstract

The success of K-pop in the world cannot be separated from the role of companies or private agencies in South Korea, one of which is SM Entertainment. In early 2021, SM announced the release of the SM Culture Universe Project. In the SM Culture Universe project, SM has some original SM content namely Re-Mastering & Re-Masterpiece, SM Classic, iScream, Beyond Live, and AR Technology on some of its products. To market this content/product, SM uses several social media, one of which is Instagram. On the main account @smtown, SM interacts with the public and carries out digital marketing activities on SMCU content. This study aims to map digital-based communication routines between SM Entertainment and fans through the SM Culture Universe Project and map the application of SM Entertainment's Digital Marketing to SM Culture Universe Project content through Instagram social media. This research was studied using the Virtual Ethnography method and analyzed with the theory of Social Constructions Of Technology and using important concepts such as digital media, social media activity, and digital marketing. The results show that the routine communication that occurs is that SM uploads content on Instagram @smtown to convey the SMCU project to the public. Feedback given by the public is in the form of social media activities such as leaving comments, liking, sharing, and so on. The form of digital marketing that SM Entertainment does to SMCU through Instagram @smtown is that SM makes content posts only in outline, while for more detailed information, SM has linked a link that can be connected to the official website www.smentertainment.com, www.smglobalshop.com and youtube, besides that, SM also marked a special Instagram account for SMCU content and album products or merchandise, namely @smtownstation, @screamrecords, @smglobalshop
KONSTRUKSI EKSISTENSI ISTRI PERTAMA DALAM FILM (ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE PADA FILM SURGA YANG TAK DIRINDUKAN) Apriani Da Silva; Monika Wutun; Juan Ardiles Nafie
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v4i2.808

Abstract

The main problem in this study is to describe the construction of the existence of the first wife in the unmissable paradise movie, the formulation of the problem is how the construction of the existence of the first wife before knowing her husband remarried, and how the construction of the existence of the first wife after knowing her husband remarried, as well as making comparisons between the two constructions. the existence. This study aims to describe how the first wife in the film describes the construction of her existence before and after knowing her husband remarried, and to compare the existence of the first wife before and after knowing her husband remarried. This study uses qualitative research with John Fiske's semiotic analysis method, which analyzes through three levels, namely the level of reality, the level of representation, and the level of ideology. The object of research consists of 8 scenes, including 3 scenes that describe the existence of the first wife before knowing her husband remarried, and 5 scenes that describe the existence of the first wife after knowing her husband remarried. Data collection techniques using observation and documentation. The results of the study show that in the unmissable paradise movie there are 3 forms of construction of the existence of the first wife before knowing her husband remarried including always thinking positive, afraid and anxious, and ideal and understanding housewives. While the construction of the existence of the first wife after knowing her husband remarried there are 3 forms including disappointment, toughness, and caring contained in 5 scenes.
KONSTRUKSI CITRA PEREMPUAN DALAM VIDEO SUPPORT GIRLS EDUCATION PADA CHANNEL GITA SAVITRI Yasinta Marwasri Tamonob; Ferly Tanggu Hana; Juan Ardiles Nafie
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v4i2.826

Abstract

Abstrak Media massa seperti youtube dapat memberikan bagaimana gambaran atau representasi realitas yang dalam masyarakat. Dimedia massa, perempuan direpresentasikan sebagai sifat peduli, emosional, kemampuan sosial, orientasi keluarga, sementara laki-laki diposisikan sebaliknya. Karena adanya konstruksi perempuan yang sering melenceng dibangun dalam masyarakat, terkadang membuat perempuan akhir kesulitan dalam berbagai aspek baik pekerjaan maupun pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana konstruksi citra perempuan dalam video why we should support girls edication pada channel Gita Savitri menggunakan analisis Semiotika Ferdinand De Saussure. Metode Penelitian yang digunkan adalah kualitatif dengan teknik analisis semiotika Ferdinand De Saussure dan pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian yaitu konstruksi citra perempuan dalam video menunjukkan bahwa pendidikan perempuan masih dinomor duakan karena streotip bahwa beban kerja seorang perempuan hanya pada ranah domestik saja atau rumah tangga. Perempuan dianggap hanya mempunyai tugas untuk mengurus dan merawat anak serta suami. Selain itu orang tua juga ikut turut andil dalam proses terbentuknya streotip dan sistem patriarki dalam keluarga, dari bagaimana tindakan yang diambil orang tua dengan menikahkan anak perempuan yang seharusnya masih dalam masa pendidikan.
UPAYA DIGITAL INFLUENCER DALAM PROMOSI PRODUK MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Reyvi Aulia; Reza Rizkina Taufik
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v4i2.929

Abstract

Digital Influencer memberikan perubahan perilaku pengguna Instagram dalam menggunakan media sosial hingga pembelian produk yang di promosikanya, penggunaan digital influencer untuk mempengaruhi, mengubah opini dan perilaku secara online, penggunaan media sosial menjadi fasilitas utama dalam melakukan endorsement yang akan membuat followers nya mengetahui serta ingat dengan sebuah produk yang di promosikan seorang influencer. Untuk menjawab tujuan penelitian tersebut penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekata kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan purposive sampling yang meliputi beberapa kriteria informan diantaranya selebgram sekaligus influencer yang mengetahui tentang penerapan digital influencer pada promosi produk melalui Instagram, pengguna Instagram sekaligus followers yang memanfaatkan influencer untuk menentukan pembelian produk yang di promosikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya digital influencer dalam promosi produk di Instagram dapat membuat produk suatu brand semakin dikenal, dan keuntungan influencer sendri memiliki jaringan sosial yang luas.
ANALISIS VISUAL PADA FILM ANIMASI ADIT SOPO JARWO EPISODE EYANG HABIBIE Ranny Vendra Kasyih; Iwan Muhammad Ridwan
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v4i2.953

Abstract

Film is one form of mass media communication in an effort to convey messages. Mass communication has very important provisions, namely communicators, media, information, public, and reciprocity is the response of the recipient of the message, namely the public to the communicator. The progress of animated films from year to year is not a fairly instant process. the purpose of this study was to reveal visual signs, meanings, and messages. The researcher used Charles Sanders Peirce's semiotic analysis method. Peirce's semiotic method is known as the triadic model, namely Sign, Object, and Interpretant. With the semiotic analysis method of Charles Sanders Peirce in this study to facilitate analysis. In this study, the researcher succeeded in suggesting the signs, meanings, and messages contained in the animated film Adit and Sopo Jarwo Episode Eyang Habibie. The researcher concluded that this film is an example entertainment films that are suitable for both viewing and learning. From the descriptions and analyzes that have been described in previous chapters, the films shown have elements of Indonesian culture, Indonesian people's lives, and many messages contained in each show.
IMPLEMENTASI CSR DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA PERUSAHAAN PT. ANGKASA PURA 1 KUPANG Eugenia Oktaviani Adensi Laro; Mas’Amah; Veki Edizon Tuhana
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v5i1.965

Abstract

Bentuk tanggung jawab dan kontribusi perusahaan bagi masyarakat, implementasi CSR ini juga dilakukan sebagai upaya dalam mempertahankan citra perusahaan. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena berisi tema yang relate dengan kondisi saat ini, di mana banyak perusahan sedang gencar melaksanakan CSR untuk membentuk pandangan positif dari publik dan masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi CSR pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan oleh PT. Angkasa Pura 1 Bandara El Tari Kupang dalam mempertahankan citra perusahaan, dengan menggunakan metode studi kasus dan dianalisis menggunakan teori Stimulus-Respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan dan implementasi CSR berperan aktif dalam meningkatkan dan mempertahankan citra dan kredibilitas perusahaan. Ini dibuktikan dengan adanya kesan positif dan penilaian positif yang diberikan masyarakat, yang kemudian semakin meningkatkan citra perusahaan. Dari implementasi CSR melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, masyarakat menilai bahwa PT. Angkasa Pura 1 Bandara El Tari Kupang sudah memberikan kontribusi yang baik dan bertanggungjawab turut membangun lingkungan sekitar.
PENGALAMAN HUMAN RELATIONS PETUGAS LPKA KUPANG DALAM MEMBINA ANAK BINAAN Anggrainy Juldhistira Usman; Lukas L Daga; Veki E Tuhana
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v5i1.970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman human relations petugas dalam membina anak binaan. Teori yang digunakan adalah teori fenomenologi Alfred Schutz. Paradigma penelitian ini adalah paradigma konstruktivisme. Jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Subyek penelitian terdiri dari 5 orang informan yang bertugas pada bagian pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Kupang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa petugasnya berpengalaman, kompeten, melakukan komunikasi dan pendekatan kepada anak binaan guna membangun hubungan agar lebih dekat dengan anak. Hubungan yang terjalin antara petugas dan anak binaan bisa dibilang sangat dekat. Anak binaan diperlakukan dengan baik. Tidak ada perbedaan dalam membina anak yang satu dengan anak lainnya. Hal ini lah yang membuat anak binaan cepat membuka diri dengan petugas dan bersedia menerima pembinaan yang diberikan. Pembinaan oleh pihak LPKA Kupang ini dilakukan karena (because motive) merupakan tugas dan kewajiban petugas untuk mengubah perilaku, moral, akhlak, serta kepribadian anak binaan menjadi lebih baik. Kemudian alas an inorder to motive, hasil penelitian menemukan bahwa untuk menjadi bekal masa depan anak setelah kembali ke lingkungan masyarakat.
PENGALAMAN KOMUNIKASI INNER BEAUTY BAGI MAHASISWA Zikri Fachrul Nurhadi; Haryadi Mujianto; Mohammad Firmansyah Bratadiredja; Salwa Salbina Gustiandi
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v5i1.1178

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh standar kecantikan yang terkonstruksi dalam masyarakat yang hanya menilai kecantikan dari luar melupakan kecantikan dari dalam. Hal ini, menyebabkan banyak wanita, khususnya mahasiswi untuk berlomba-lomba menjadi cantik menurut standar yang dikonstruksi oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan menjelaskan motif, pengalaman dan makna dalam penerapan kecantikan dalam sebagai standar untuk melanggar standar kecantikan fisik mahasiswa Universitas Garut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan paradigma konstruktivistik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipan, studi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima mahasiswi Universitas Garut dan tiga narasumber yang telah dipilih oleh peneliti. Pengambilan informan dilakukan melalui purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif penerapan inner beauty sebagai standar melanggar standar kecantikan fisik mahasiswi terbagi menjadi dua yaitu motif karena dan motif karena. Motif ini menitikberatkan pada tujuan untuk mencapai sesuatu sedangkan motif karena menitikberatkan pada alasan dan penyebab orang tersebut melakukan sesuatu agar percaya diri, bisa hidup tenang, aman, mendapatkan keadilan bagi semua perempuan, lebih menarik, menyenangkan. Pengalaman mahasiswa yang mengaplikasikan inner beauty memiliki pengalaman membanggakan diri, dapat menjadi lebih percaya diri dan dapat membuat orang tertarik. Sedangkan mahasiswa memaknai inner beauty sebagai kecantikan yang tampak dalam diri, sebagai kebaikan yang muncul dari hati dan dimaknai sebagai sifat baik dan kepribadian yang baik.
PERSEPSI REMAJA TERHADAP PEMBERITAAN DI MEDIA SOSIAL: STUDI KASUS ZIDAN DAN TRI SUAKA Deni Suwinda; Gartika Rahmasari; Iris Fatia Maharani
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v5i1.1217

Abstract

Di era modern saat ini sosial media menjadi hal yang sangat dekat kehidpan para remaja. Sosial media sendiri kini menjadi tempat pertukaran informasi yang sangat mudah. Video kasus Zidan dan Tri Suaka sendiri beberapa bulan lalu sempat menjadi perbincangan hangat bagi pengguna sosial media, yang dimana dalam video tersebut Zidan dan Tri Suaka dinilai menghina gaya bernyanyi Andika Kangen Band. Beragam komentar muncul setelah penayangan video tersebut di akun Tik Tok milik Tri Suaka. Karena video tersebut banyak disaksikan oleh para remaja, dikhawatirkan hal tersebut dapat mempengaruhi pertumbuhan karakter remaja itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi remaja terhadap kasus dalam video tersebut, dan apa saja pembelajaran yang bisa diambil bagi para remaja itu sendiri. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan studi deskriptif. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana para remaja memaknai serta mengambil pelajaran dari video kasus Zidan dan Tri. Selain itu terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pembentukan dari persepsi remaja itu sendiri.
FRIKSI KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA PADA HOST DAN SURFER COUCHSURFING DI KOTA BANDUNG Dinar Dina Karamani; Reza Rizkina Taufik
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v5i1.1229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui kendala komunikasi lintas budaya yang terjadi di antara penjamu wisatawan (hosts) dan wisatawan asing (surfers), motif pengguna Couchsurfing yang menjadi penjamu wisatawan (hosts) di Kota Bandung, serta mengetahui konsep diri dari pengguna Couchsurfing yang menjadi hosts di kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi dari Alfred Schutz. Ada pun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam (In-depth Interview), serta observasi yang dilakukan terhadap 7 (tujuh) orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif pengguna Couchsurfing Bandung menjadi penjamu wisatawan (hosts) terbagi menjadi motif eksistensi diri, dan motif pemenuhan diri. Sedangkan kendala komunikasi lintas budaya yang dihadapi oleh hosts dan surfers terbagi ke dalam tiga tahapan yaitu pre-hosting, on-going hosting, dan post-hosting. Konsep diri yang muncul dari pengguna Couchsurfing ini terbagi ke dalam dua hal yaitu sebagai komunikator yang peka akan penggunaan pesan non-verbal, serta sebagai aktor multikultural.