cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
gtm_jd@yahoo.co.id
Phone
+6287762961886
Journal Mail Official
indonesianjournalofsport@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesian Journal of Sport and Tourism
ISSN : 26155923     EISSN : 26155931     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/ijst.v1i1
This article is devoted to sports tourism. The purpose of this article is to examine theoretical material on sports tourism, to analyze sports tourism in Indonesian and to search for promising areas for the study of sports tourism in our country.
Articles 90 Documents
Rekomendasi Aktivitas Fisik untuk Masyarakat Indonesia Arif Wicaksono
Indonesian Journal of Sport and Tourism Vol. 8 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v8i1.105495

Abstract

Aktivitas fisik dan perilaku sedenter berkaitan erat dengan kebugaran dan kesehatan masyarakat di masa kini. Pedoman aktivitas fisik yang dikeluarkan WHO pada tahun 2010 disempurnakan dengan pedoman tentang aktivitas fisik dan perilaku sedenter dengan rekomendasi untuk Kelompok usia 5-17 tahun, kelompok usia 18-64 tahun, kelompok usia 65 tahun ke atas, kelompok wanita hamil, kelompok wanita pasca melahirkan, kelompok penderita penyakit kronis, dan kelompok penyandang disabilitas dengan variasi kuantitas dan intensitas aktivitas fisik. Kajian literatur dilakukan pada 24 literatur dari dalam dan luar negeri dengan database PubMed dan Google Scholar dalam 10 tahun terakhir. Khusus kelompok usia 18-64 tahun dan kelompok usia 65 tahun ke atas di Indonesia direkomendasikan untuk melakukan aktivitas fisik selama 20 menit/ hari dengan intensitas sedang dan rutin memeriksa indeks massa badan setiap minggu. Pemerintah daerah dapat mengadakan acara jalan, lari, atau bersepeda rutin melintasi bangunan, jalan, atau titik khas atau bersejarah di satu kota untuk mendukung pariwisata olahraga.
Pariwisata Olahraga Saat Ini: Peluang dan Tantangan Arina Nurfianti; Arif Wicaksono
Indonesian Journal of Sport and Tourism Vol. 8 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v8i1.105496

Abstract

Kepedulian terhadap kesehatan dan kebugaran saat ini telah menjadi tren global yang tampak dari semakin banyak orang yang terlibat dalam aktivitas fisik/ olahraga secara rutin sepanjang masa dewasanya. Hal ini tercermin dari meningkatnya pasar yang berkaitan dengan sektor olahraga. Salah satu tren pasar adalah pariwisata aktif yang mengacu pada kegiatan fisik yang dilakukan di lingkungan alami dalam suatu destinasi wisata. Pariwisata olahraga merupakan jenis pariwisata yang relatif baru dan telah berkembang pesat dalam beberapa waktu terakhir yang membuka peluang sekaligus menciptakan tantangan. Artikel ini merupakan kajian literatur ilmiah yang menggunakan sumber pencarian pada database PubMed dan Google Scholar dengan fokus pada artikel tentang pariwisata olahraga dari dalam dan luar negeri yang diterbitkan pada periode tahun 2015-2025. Terdapat 24 artikel yang memenuhi kriteria yang digunakan dalam kajian literatur ini. Hasil menunjukkan berkembangnya pariwisata olahraga di Indonesia dan mancanegara yang berpotensi meningkatkan kesehatan, pendapatan daerah, dan pamor daerah. Adapun tantangan yang dihadapi adalah persiapan dan penanganan yang paripurna untuk kejadian medis pada saat event; perbedaan suhu, lingkungan, dan budaya peserta event; dan bagaimana membuat industri pariwisata olahraga yang berkelanjutan.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Tutorial Teknik Dasar Renang Gaya Dada Hendra Mashuri; I Gede Edi Adnyana; I Putu Panca Adi
Indonesian Journal of Sport and Tourism Vol. 8 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v8i1.117849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video tutorial teknik dasar renang gaya dada bagi peserta didik sekolah menengah atas. Penelitian menggunakan metode research and development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Pada tahap analisis, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 88,89% peserta didik sangat membutuhkan media pembelajaran berbasis video tutorial dan 11,11% menyatakan membutuhkan media tersebut. Tahap development menghasilkan produk yang memperoleh rata-rata validitas sebesar 95,20% berdasarkan penilaian lima pakar. Pada tahap implementasi, hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase 92,80%, sedangkan uji coba kelompok besar memperoleh persentase 94,17% dengan kategori sangat baik. Tahap evaluasi menunjukkan peningkatan hasil belajar peserta didik dengan nilai N-Gain sebesar 0,53, kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video tutorial yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan dalam pembelajaran PJOK pada materi teknik dasar renang gaya dada.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pariwisata Olahraga di Ubud, Bali: Sebuah Studi Empiris I Putu Surya Anggana; Dewa Agus Yuda Ariawan; Antonietta Gizela Dethan; Luh Ade Syah Sugiarni
Indonesian Journal of Sport and Tourism Vol. 8 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v8i1.105347

Abstract

This research explores how sport tourism contributes to the empowerment of local communities in Ubud, Bali, emphasizing its economic, social, and cultural dimensions. Employing a mixed-method approach, the study engaged 120 local participants and 25 key informants drawn from government bodies, village authorities, and event organizers. The findings reveal that events such as trail running, yoga retreats, and cycling festivals have improved small business revenues by approximately 16–22%, expanded temporary job opportunities by more than 150%, and created new platforms for local cultural performances. Despite these benefits, several constraints persist, including limited managerial skills, unequal benefit distribution, and insufficient access to financing. The study concludes that sport tourism holds substantial potential to empower Ubud’s community when it is supported by participatory planning, enabling policy frameworks, and inclusive microfinance mechanisms.
Efektivitas Model Teaching Games for Understanding (TGfU) Terhadap Motivasi Belajar PJOK pada Materi Lari Jarak Pendek Siswa Kelas V Sekolah Dasar Joko Priyono; Rizki Kurniati; Dewi Ayu Lestari; Ignasius Ivan Kurnia Ndruru; Bangkit Seandi Taroreh
Indonesian Journal of Sport and Tourism Vol. 8 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v8i1.115530

Abstract

This study aimed to analyze the effectiveness of the Teaching Games for Understanding (TGfU) learning model on students’ physical education learning motivation in short-distance running material for fifth-grade elementary school students. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method using a one-group pretest-posttest design. The research subjects consisted of 21 fifth-grade students at UPT SD Negeri 16 Sei Balai. The sampling technique used was saturated sampling. The research instrument was a physical education learning motivation questionnaire consisting of 35 statements using a Likert scale. Data analysis was conducted using SPSS Statistics 27 through the Shapiro-Wilk normality test, Levene's homogeneity test, and paired sample t-test. The results showed that the average score of students’ physical education learning motivation increased from 102.38 in the pretest to 128.00 in the posttest. The result of the paired sample t-test showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between pretest and posttest after the implementation of the TGfU learning model. Based on these findings, it can be concluded that the Teaching Games for Understanding (TGfU) learning model is effective in improving students’ physical education learning motivation in short-distance running material at the elementary school level.
Sport Toursm sebagai Alat Branding Kota: Studi Kasus Kota Palembang Sebagai Sport City Lili Anggraini; M. Haris Satria
Indonesian Journal of Sport and Tourism Vol. 7 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v7i2.104788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan peran sport tourism   dalam membentuk citra Kota Palembang sebagai Sport city , serta mengidentifikasi strategi pemerintah daerah dan para stakeholder dalam pengembangannya sebagai alat city branding. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian berfokus di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) dan destinasi pendukung lainnya di Kota Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan olahraga berskala nasional dan internasional, seperti PON, SEA Games, dan berbagai turnamen olahraga lain, memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah wisatawan. Berdasarkan data BPS tahun 2024, tercatat 4,85 juta perjalanan wisatawan nusantara menuju Palembang, sementara data media massa menunjukkan jumlah wisatawan mencapai 2,1 juta orang, meningkat 32,7% dari tahun sebelumnya. Pemerintah Kota Palembang bersama Dinas Pariwisata dan sektor swasta telah menerapkan sejumlah strategi seperti penyusunan kalender event olahraga tahunan, kemitraan publik-swasta, serta promosi digital. Namun demikian, masih terdapat tantangan dalam koordinasi antarinstansi, pengelolaan SDM, dan promosi terintegrasi. Dengan penguatan strategi yang sistematis dan berkelanjutan, sport tourism   berpotensi besar menjadi alat branding yang efektif dalam memperkuat identitas Palembang sebagai kota olahraga unggulan di Indonesia.
Correlation of Leg Muscle Power with Smash Success in Sepak Takraw Athletes Suhartiwi; Fitra Siu; Marsuna
Indonesian Journal of Sport and Tourism Vol. 7 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v7i2.104981

Abstract

The purpose of this study is to determine the correlation of leg muscle power with smash success in sepak takraw athletes. This research method is a quantitative correlational approach. The population of this study is all UHO sepak takraw club athletes, totaling 25 people. The sampling technique is based on total sampling, namely, all populations are used as samples, obtained 25 people. The instruments used are a vertical jump test to measure leg muscle power and a smash ability test to measure smash ability. Based on the statistical analysis of the correlation test using the SPSS 21 application, the relationship between the leg muscle power coefficient and smash ability is positive; the calculated r value is 0.540, a significant level of 0.005 <0.05, with a determination coefficient of 0.291 or 29.1%, which means there is a significant relationship between leg muscle power and smash ability. The results of this study, if entered on a correlation map, the relationship between the two variables is in the moderate correlation category. The conclusion in this study is that leg muscle power has a correlation with smash success in sepak takraw athletes.
Hand-Eye Coordination As a Predictor of Smash Ability in Volleyball Muhammad Rusli; Ade Herdin Aprillah; Jud
Indonesian Journal of Sport and Tourism Vol. 7 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v7i2.105011

Abstract

This study aims to determine hand-eye coordination as a predictor of smash ability in volleyball. This study is a correlational study. The population is 580 students of SMA Negeri 1 Kabawo, consisting of 272 males and 308 females. The sample in this study was drawn using a purposive sampling technique, namely male gender with the criteria of being able to play volleyball, totaling 35 people. The instrument used to measure hand-eye coordination is a tennis ball throwing and catching test, while the instrument used to measure smash ability is a volleyball smash ability test. The data of this study were analyzed by correlation calculations in the SPSS version 21 application. The results obtained from the hypothesis testing are that hand-eye coordination has a significant relationship with smash ability and is included in the moderate correlation. Where the rxy value = 0.481 with a significance level of 0.003 <0.05, namely hand-eye coordination contributes to smash ability in volleyball.
Hubungan Tingkat Kebugaran Fisik terhadap Kejadian Sesak Napas dan Risiko Hipotermia pada Pendaki Pemula Gunung Sibayak Rizki Kurniati; Joka Novetra; Danang Pujo Broto; Apriyanti Rahmalia; Bangkit Seandi Taroreh; Rasyono Rasyono
Indonesian Journal of Sport and Tourism Vol. 7 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v7i2.105289

Abstract

This study aims to analyze the relationship between physical fitness levels and the occurrence of shortness of breath and hypothermia risk among novice climbers on mount sibayak, karo regency, north sumatra. The research employed a quantitative approach with a descriptive correlational design and a cross-sectional method. The sample consisted of 60 university students aged 20–24 years who participated in community service (kkn) activities and conducted mountain climbing. Physical fitness was measured using the harvard step test, shortness of breath was assessed using the borg dyspnea scale, and hypothermia risk was evaluated through body temperature measurements and clinical symptom observations. The results showed a strong negative correlation between physical fitness level and shortness of breath (r = -0.682; p = 0.001), and a moderate negative correlation between physical fitness and hypothermia risk (r = -0.543; p = 0.004). In addition, a moderate positive correlation was found between shortness of breath and hypothermia risk (r = 0.516; p = 0.007). These findings indicate that higher levels of physical fitness are associated with lower risks of respiratory disturbance and body temperature decline during mountain climbing. This study recommends the implementation of pre-climb physical fitness training and physiology-based safety education programs to enhance preparedness and safety among novice climbers in extreme environments.
Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Energi Olahraga Mata Kuliah Ilmu Gizi Olahraga Hendra Mashuri
Indonesian Journal of Sport and Tourism Vol. 7 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v7i2.107202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar elektronik materi energi olahraga dalam mata kuliah ilmu gizi olahraga. Penelitian ini merupakan rangkaian penelitian yang berupaya mengembangkan bahan ajar menggunakan metode 4D. Penelitian ini berada dalam tahap pengembangan dengan menguji kelayakan dari pakar. Penelitian pengembangan dimaksudkan untuk mengembangkan blue-print yang sudah dibuat sebelumnya dengan menyempurnakan berdasarkan saran, masukan, serta komentar dari pakar. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner ahli materi dan ahli media. Hasil penilaian pakar mendapatkan nilai rata-rata 84 yang berati sangat baik namun belum sempurna. Pakar media memberikan nilai rata-rata sebesar 81,5 yang berarti sangat baik namun belum sempurna. Secara keseluruhan bahan ajar elektronik sangat sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan bisa membantu proses perkuliahan yang menggunakan hybrid learning. Pengembangan lebih lanjut perlu dilakukan untuk menyederhanakan modul elektronik serta menyesuaikan dengan perkembangan keilmuan keolahragaan.