cover
Contact Name
burhanuddin
Contact Email
burhanuddin@stainmajene.ac.id
Phone
+6285338415371
Journal Mail Official
almutsla@stainmajene.ac.id
Editorial Address
Jalan. Blk. Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten. Majene, Provinsi Sulawesi Barat.
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 27155420     DOI : https://doi.org/10.46870/jstain.v3i1
Jurnal Al Mutsla The journal contains many variants of the field Research and many variants of Islamic studies, among others Islamic education, the Shariah, Islamic thought, Study Al Quran and Hadits, Islamic economi, Islamic studies, Sosial Islamic and other general sciences.
Articles 182 Documents
KONTEKSTUALISASI TEOLOGI KEADILAN DALAM POLIGAMI Kaprawi; Kasjim Salenda; Rahmatiah
AL-MUTSLA Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v6i1.1021

Abstract

Kajian ini membahas teologi keadilan dalam hukum Islam terkait poligami. Teologi keadilan mengacu pada keadilan berdasarkan nalar agama, di mana keadilan dianggap mutlak dan secara moral mengikat. Orang beriman diperingatkan agar tidak membiarkan kebencian mengganggu keadilan, karena keadilan dekat dengan ketakwaan dan kebenaran. Dalam hukum Islam, keadilan berarti tidak memihak, kesesuaian, keseimbangan, dan penghargaan terhadap hak individu. Masalah utama yang dibahas adalah kontekstualisasi teologi keadilan dalam hukum poligami. Tujuan kajian ini adalah menjelaskan secara utuh kontekstualisasi tersebut. Metodologi yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan deskriptif dan teknik dokumenter, menganalisis data kualitatif dari buku, literatur, artikel, dan jurnal. Data diuraikan, dikelompokkan, dan dianalisis secara kritis untuk mendapatkan kesimpulan konkret.
PERTIMBANGAN SOSIOLOGIS HUKUM ISLAM TERHADAP PENOLAKAN PORNOGRAFI DI INDONESIA Kaprawi; Kurniati; Misbahuddin
AL-MUTSLA Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v6i1.1022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertimbangan sosiologis hukum Islam terhadap penolakan pornografi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan akses tayangan pornografi di media sosial yang terus menerus dikonsumsi oleh individu dapat mengakibatkan peningkatan kasus perzinahan, pemerkosaan, hingga pembunuhan, serta dampak negatif lainnya. Dalam perspektif hukum Islam, pornografi dilarang keras dan dianggap haram. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur'an surah al-Nur/24: 30-31 yang memerintahkan untuk menjaga kehormatan, serta surah al-Isra'/17: 32 yang melarang mendekati zina dan menetapkan hukuman bagi pelaku zina dalam surah al-Nur/24: 2. Pornografi dalam Islam dianggap setara dengan perbuatan zina berat. Kejahatan pornografi tidak diatur secara eksplisit dalam undang-undang, sehingga hukumnya diadopsi dari prinsip kias yang mengacu pada teks dan hukum yang sudah ada.
E-Sport Dalam Industri Game Menjadi Strategi Soft Diplomacy Untuk Memperkuat Pertumbuhan Perekonomian China Fivi Elvira Basri
AL-MUTSLA Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v6i1.1042

Abstract

Industri e-sport dalam industri game telah menjadi strategi diplomasi lunak yang penting bagi China dalam memperkuat pertumbuhan ekonominya. Artikel ini menggambarkan bagaimana e-sport tidak hanya menjadi hiburan populer, tetapi juga alat untuk memperluas pasar game secara global. China, sebagai pasar terbesar untuk industri game, mengalami pertumbuhan pesat berkat dukungan perusahaan multinasional dan kebijakan pemerintah yang mendukung transnasionalisme. Penggunaan e-sport sebagai instrumen soft power China terbukti efektif dalam mempromosikan budaya game yang berkembang dan mendukung ekonomi digitalnya. Dengan pertumbuhan yang signifikan dalam pendapatan dan jumlah pemain game, China terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri game global.
PENERAPAN TERAPI PEMAAFAAN BAGI WARGA BINAAN KASUS NARKOBA RUTAN KELAS II B MAJENE UNTUK MENEMUKAN MAKNA HIDUP Okky Naomi Sahupala
AL-MUTSLA Vol. 4 No. 2 (2022): Al Mutsla : Jurnal Al Mutsla Desember 2022
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkoba sudah menyebar luas di Indonesia, khususnya di wiliayah Sulawesi Barat. Beberapa kasus terjadi karena bujukan dari orang lain untuk menggunakan narkoba, sehingga beberapa subjek merasakan penyesalan. Rasa penyesalan tersebut pun muncul dan berusaha untuk dihilangkan melalui proses pemaafan terhadap diri sendiri, lingkungan, maupun terhadap orang lain yang telah menyakiti hati. Penelitian dilakukan untuk mengurangi perasaan negatif menjadi positif serta bertujuan untuk mengarahkan subjek penelitian kembali ke jalan Allah SWT agar dapat menemukan makna hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi dzikir mampu menurunkan perasaan negatif seseorang. Dari sisi afektif, pemahaman positif yang timbul dengan mengucapkan kata tahmid “Alhamdulillah” dapat menumbuhkan rasa optimis untuk dapat menghadapi serta menyelesaikan setiap masalah.
PROBLEMATIKA GURU DALAM MENERAPKAN KURIKUUM MERDEKA BELAJAR DI SD ISLAM TERPADU TAHFIDZULQUR’AN LEMBANG Aan Setiawan
AL-MUTSLA Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v6i1.1091

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar memunculkan berbagai tantangan bagi guru dalam menyesuaikan jenis asesmen dengan tujuan pembelajaran, mengatasi keterbatasan pemahaman terkait kurikulum baru, dan memperoleh keterampilan dasar seperti penggunaan teknologi informasi. Penerapan Kurikulum Merdeka di SD Islam Terpadu Tahfidzul Qur'an menunjukkan adanya kesulitan dalam efektivitas guru dan pemahaman terhadap materi ajar. Langkah-langkah seperti pelatihan implementasi kurikulum, perencanaan yang baik, pengembangan model pembelajaran inovatif, serta penyesuaian dengan kompetensi dasar kurikulum menjadi kunci dalam mengatasi problematika tersebut. Observasi di SD tersebut menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka Belajar dilakukan secara bertahap, dengan kelas tertentu sudah mulai menerapkannya. Dengan kolaborasi antara pemerintah, guru, dan stakeholder pendidikan, diharapkan implementasi Kurikulum Merdeka dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan peserta didik menghadapi masa depan.
KEPEMIMPINAN PEREMPUAN: STUDI TENTANG PEMIKIRAN PROGRESIF TOKOH MUSLIMAH MANADO TENTANG HADIS MISOGINIS St. Nur Syahidah Dzatun Nurain
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.1094

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemikiran progresif para tokoh Muslimah di Manado terhadap hadis-hadis yang sering dikategorikan sebagai misoginis, dengan fokus pada isu kepemimpinan perempuan. Penelitian ini melibatkan 12 tokoh Muslimah yang aktif dalam organisasi keagamaan terkemuka seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muslimat NU Manado, Aisyiah, dan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). Para tokoh tersebut juga memiliki peran penting dalam membina majelis taklim dengan aktivitas kajian yang terstruktur dan teratur. Dengan menggunakan teori hermeneutika, teori Mubadalah dan interpretasi tekstual-kontekstual, penelitian ini mengungkapkan bahwa para tokoh Muslimah tersebut memahami hadis-hadis yang terkait dengan kepemimpinan perempuan sejalan dengan teori hermeneutika understanding, kontekstual dan Mubadalah , dengan mempertimbangkan perkembangan zaman dan asbab al-wurud hadis mereka berpendapat bahwa hadis Ratu Kisra tidak dimaksudkan untuk mendiskriminasi perempuan, melainkan harus dipahami sebagai peringatan agar kepemimpinan dipegang oleh individu yang memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai, terlepas dari jenis kelamin.
Teks dan Konteks Penafsiran Ayat-ayat Tentang Buah-buahan dalam Al-Qur’an Hery Sahputra
AL-MUTSLA Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v6i1.1102

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang teks dan konteks ayat-ayat tentang buah-buahan dalam al-Quran. Ayat-ayat tentang buah-buahan tersebar dalam berbagai ayat sebagai penegasan tentang pentingnya buah-buahan tersebut. Penelitian ini mengajukan pertanyaan apa saja ayat-ayat tentang buah-buahan dan bagaimana penafsiran tentang ayat-ayat tentang buah-buahan? Untuk menjawab pertanyaan penelitian digunakan kualitatif yang berusaha menggali dan menemukan dari tafsir yang dijadikan sebagai sumber primer. Temuan penelitian ini menjelaskan bahwa ada 6 (enam) buah-buahan yang disebutkan dalam al-Qur’an, yaitu pisang, tin, zaitun, kurma, delima dan anggur yang tersebar dalam berbagai bagai ayat. Penafsiran terhadap ayat-ayat tentang buah-buahan umumnya merujuk pada pemahaman bahwa buah-buahan sebagai bentuk tanda dan isyarat tentang kebesaran Allah. Selain itu, secara khusus juga ada yang merujuk pada buah-buahan yang dikenal saat sekarang ini.
Pendidikan Agama Islam Upaya Deradikalisasi Di Lingkungan Perguruan Tinggi Lulub Nurkhaliza; Dewi Anggraeni; Nada Dwiyasyah; Septia R Mutmainah; Muhamad Parhan
AL-MUTSLA Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v6i2.970

Abstract

Mahasiswa rentan terhadap radikalisme karena mudah disusupi paham politik dan agama yang radikal, mahasiswa lebih rentan terhadap ideologi radikal karena jiwa muda yang memiliki pemikiran jangka pendek dan kurang dewasa, serta masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah juga rentan terhadap janji-janji manis dan harta benda dari kelompok radikalisme tersebut, akibatnya mereka mudah direkrut menjadi pengurus organisasi radikalisme. Tujuan dirancangnya artikel ini adalah menganalisis, mengetahui strategi yang efektif, serta menyediakan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan efektivitas peran pendidikan agama Islam dalam mencegah radikalisme di lingkungan perguruan tinggi dengan metode dalam artikel ini adalah metode kualitatif khususnya studi literatur. Artikel ini akan menghasilkan; 1) Peran pendidikan agama Islam dalam mencegah radikalisme di lingkungan perguruan tinggi dengan pemberian pemahaman yang benar, pembentukan karakter yang baik, serta penanaman nilai-nilai kemanusiaan. 2) Strategi dan metode yang efektif dalam mengimplementasikan pendidikan agama Islam sebagai upaya deradikalisasi dengan pengembangan kurikulum yang inklusif dan seimbang antara ajaran agama Islam yang moderat dan nilai-nilai toleransi melibatkan penyusunan materi pelajaran yang tidak hanya menekankan aspek keagamaan, tetapi juga memperkuat pemahaman tentang toleransi, pluralisme, dan menghormati perbedaan. 3) Rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan efektivitas pendidikan agama Islam dalam menangani isu radikalisme di lingkungan perguruan tinggi dengan menyusun kurikulum yang seimbang antara ajaran agama Islam yang moderat, pemahaman tentang toleransi, pluralisme, dan pencegahan radikalisme juga dapat memberikan pelatihan kepada dosen dan staf.
Peran Pengembangan Desa Wisata dalam Upaya Peningkatan Keberlangsungan Ekonomi kreatif Masyarakat di Kabupaten Kerinci Dontes Putra
AL-MUTSLA Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v6i2.1092

Abstract

The development of tourist villages aims to increase village original income (PADes) and create a prosperous village community through increasing the sustainability of the community's creative economy. This research aims to analyze the role of developing tourist villages in efforts to increase the sustainability of the creative economy of the community in Kerinci Regency. This research is field research with a qualitative descriptive approach. The informants in this research were the government, tourism village managers, the community, and creative economy actors in Kerinci Regency, as many as 45 people. The selection of informants used purposive sampling. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data is processed using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research show that the government plays a role in developing tourist villages through tourism planning, development of tourism destinations, and tourism policies and regulations. The development of a tourist village is supported by a natural village atmosphere, the community as the host of a tourist village, the cohesiveness of the youth organization, and adequate facilities and transportation accessibility. However, the development of tourist villages is hampered by the lack of maintenance of supporting facilities for tourist village objects, inadequate quality of human resources (HR), lack of promotional efforts, lack of community-based empowerment, and parking services and facilities. Therefore, the government carries out guidance, monitoring, and training. Apart from that, the government acts as a facilitator, uses promotional media, and organizes creative economy festivals and exhibitions. Thus, government policies have a significant impact on creative economy actors, such as financial support, ease of licensing, Keywords: Development of Tourism Villages, Role of Government, Sustainability of the Creative Economy
Hukum Sutrah menurut Imam al-Syaukani (Studi Kitab Nail al-Authar) Idam, Saadal Jannah; Rosmita; Kamus; Suaib, Husnawati
AL-MUTSLA Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v6i2.1130

Abstract

Sutrah is an object in front of a person who is praying to prevent others from passing in front of him. Sutrah is prescribed because the Prophet SAW maintained it in every prayer. However, scholars have different opinions about its law. Some say it is sunnah and some consider it obligatory. This study aims to determine the law of sutrah according to Imam al-Syaukani in his book Nail al-Autar. The problems raised are; first, what is the concept of sutrah in prayer. Second, what is the law of sutrah in Islam. Third, what is the law of sutrah according to Imam al-Syaukani in the book Nail al-Autar. This study uses a type of qualitative research that focuses on text studies (library research), and uses normative and historical juridical approaches. The results of the study show that; First, the concept of sutrah in prayer is everything that is in front of the person praying, it can be in the form of a stick, arrow, tree, wall or the like to prevent people from passing in front of him. Second, scholars have different opinions about the law of sutrah in sharia. Imam al-Syaukani said it was mandatory. The majority of ulama consider the sutrah to be the sunnah of muakadah. Third, according to Imam al-Syaukani, the law of sutrah is obligatory because the sutrah is a syar'i cause that prevents prayers from being canceled due to the passing of mature women, donkeys and black dogs. Imam al-Syaukani argued with the hadith lafadz "فليصل إلى سُترة". Basically, the wording of commands produces mandatory laws.

Page 10 of 19 | Total Record : 182