cover
Contact Name
burhanuddin
Contact Email
burhanuddin@stainmajene.ac.id
Phone
+6285338415371
Journal Mail Official
almutsla@stainmajene.ac.id
Editorial Address
Jalan. Blk. Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten. Majene, Provinsi Sulawesi Barat.
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 27155420     DOI : https://doi.org/10.46870/jstain.v3i1
Jurnal Al Mutsla The journal contains many variants of the field Research and many variants of Islamic studies, among others Islamic education, the Shariah, Islamic thought, Study Al Quran and Hadits, Islamic economi, Islamic studies, Sosial Islamic and other general sciences.
Articles 182 Documents
URGENSI BELAJAR MATA KULIAH BIMBINGAN KONSELING PADA MAHASISWA Sukman S; Arzyla Ashari A; Jamalia Pampanua; Nur Safira; Tiara Pajri Riantika; Tri Siti Soleha Nurjannah; Yunita Trimala Ester; Sarnia Abdullah
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Al Mutsla Juni 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i1.614

Abstract

Keywords :AbstractThis research is aiming at identifying the urgency or importance of counseling guidance for prospective educators. The method applied in this research is mix-method by using two approaches based on instrument and technique of data collection, namely, interview and spreading questionnaire in the form of google form which filled by lecturers and students of Tarbiyah Faculty IAIN Sorong about the urgency of learning counseling guidance course at Tarbiyah Faculty IAIN Sorong. All study programs learn counseling guidance. The result of the research depicted that in implementing this point, the learning of counseling guidance becomes one of the much needed courses to the students of Tarbiyah Faculty IAIN Sorong with positive responses based on interview and it is supported by the result of questionnaire data processing were at 78,6 %. The implication is that there must be a strong synergy between the lecturers and students in the form of guidance services, in this case, the competent lecturer of counseling guidance should provide guidance and direction to students who need.
The Implementation Of Nahwu Learning Based On Project Based Learning At Uin Imam Bonjol Padang Febriani, Suci; Yasmadi, Yasmadi; Indah Lestari, Sri
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.442

Abstract

The educational background of students is an important domain for the success of learning nahwu, so that teachers need improvement in determining the learning to be applied. The PBL strategy requires students to observe and examine practice-based assignments on the object of study being studied, so this study aims to examine the effectiveness of Project based learning (PBL)-based nahwu learning at UIN Imam Bonjol Padang and how to implement PBL in nahwu learning. The research approach used was mixed method research with a quantitative sample of 35 students from two classes while data analysis used SPSS 16 and descriptive analysis based on observation and documentation. This study shows that learning nahwu using the PBL design is effective for students' cognitive understanding by calculating the t-test is greater than the t-table, while the implementation of PBL is based on needs analysis and practice searching for examples of sentences in the Qur'an. This study corroborates that learning nahwu using project based learning is able to increase cognitive understanding based on inductive techniques in tracing verses of the Qur'an. This study recommends further research to analyze nahwu learning strategies that are more varied with various samples and methods.
Digitalisasi Dakwah Berbasis Kearifan Lokal Nirwan Wahyudi AR; M. Said, Nurhidayat; Fitra Siagian, Haidir
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.637

Abstract

Penggunaan teknologi digital untuk menyebarkan pesan-pesan dakwah dengan tetap mengapresiasi kearifan lokal masyarakat setempat adalah langkah dalam proses digitalisasi dakwah yang sangat penting, terutama di Indonesia yang memiliki keragaman budaya, suku, dan agama. Penting untuk memasukkan kearifan lokal sebagai dasar nilai dan pesan dalam upaya digitalisasi dakwah. Melalui artikel ini, penulis mendeskripsikan digitalisasi dakwah berbasis kearifan lokal masyarakat Indonesia melalui pendekatan riset etnografi virtual. Pemanfaatan teknologi digital secara bijak dapat berdampak signifikan terhadap penyebaran pesan-pesan keagamaan dan menjaga kearifan lokal di tengah dinamika modernisasi dan globalisasi. Digitalisasi dakwah yang mengintegrasikan nilai-nilai lokal turut membantu pelestarian budaya, mencapai sasaran dakwah yang lebih luas, mengadaptasikan dakwah dengan perkembangan zaman, memperkaya konten dakwah, serta memperkuat identitas agama dan bangsa. Adapun bentuk pelaksanaannya dapat bervariasi, tergantung pada preferensi setiap dai. Namun, secara umum dan praktis, digitalisasi dakwah berdasarkan kearifan lokal di Indonesia dapat diwujudkan melalui platform digital seperti media sosial, situs web, dan aplikasi mobile.
Kriteria Teks Dha’if Menurut Ahli Hadis dan Linguis Arab Eep Saefullah
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.669

Abstract

Artikel ini membahas mengenai perbedaan ahli hadis dan linguis Arab dalam mendefinisikan teks dhaif. masing-masing dari ahli hadis dan linguis arab memiliki definisi yang berdeda mengenai teks dhaif. hal ini, tentu berpengaruh terhadap inplikasi dan hukum yang terlahir dari perbedaan keduanya tersebut. Adapun untuk metode yang digunakan pada artikel ini ialah kajian pustaka yang segala sumbernya diambil dari beberapa literatur yang terekait dengan bahasan ini.
Metode Pendidikan Akhlak Dalam Budaya Siriq Pada Masayarakat Mandar Di Desa Adolang Dhua Muh Faqih, Rahmat
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.673

Abstract

Kearifan lokal yang ada di Sulawesi Barat adalah budaya siriq. Budaya Siriq adalah budaya yang masih dipegang dan dipertahankan oleh Suku Mandar berbagai tantangan di era modernisasi yang hampir menggoyahkan dalam kehidupan dan pikiran masyarakat namun adat istiadat tetap hidup dan semakin kokoh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Bagaimana Metode Pendidikan Akhlak dalam Budaya Siriq di Masyarakat Mandar serta mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat Penerapan Metode Pendidikan Akhlak dalam Budaya Siriq pada Masyarakat Mandar. Adapun metodologi yang digunakan pada penelitian ini dengan mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan Etnografi Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Miles dan Hubarman. Teknis keabsahan data menggunakan triangulasi. Adapun hasil penelitian ini adalah 1) Metode Pendidikan Akhlak dalam Budaya Siriq pada Masyarakat Mandar di Desa Adolang Dhua, yakni a). Metode keteladanan (memberi contoh dan teladan yang baik)., b). Metode pembiasaan (ajaran atau budaya yang dilakukan secara berulang-ulang)., c). Metode nasehat, (memberikan pesan tentang pentingnya budaya siriq (rasa malu) bila tidak berakhlak., c) Metode hukuman dan hadiah (memberikan apresiasi berupa penghargaan dan memberikan teguran dan hukuman saat melakukan kesalahan). 2) Faktor Pendukung dan Penghambat Penerapan Metode Pendidikan Akhlak dalam Budaya Siriq di Masyarakat Mandar Desa Adolang Dhua, yakni., a) Faktor pendukung (seperti penguatan dalam Pendidikan Formal, Informal, Non Formal., b) Faktor Penghambat yakni 1) Faktor internal (berhubungan dengan kesadaran setiap individu sendiri). 2) Faktor Eksternal (berhubungan dengan pengaruh lingkungan seperti pergaulan bebas dan pengaruh modernisasi seperti penggunaan media sosial yang tidak terkontrol).
Melestarikan Lingkungan Untuk Terwujudnya "Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur" (Kajian Surah Al-Hijr: 19) Mohamad Subli
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.684

Abstract

Artikel ini menjelaskan bahwa melestarikan alam merupakan implementasi dari Q.S. Al-A'raf: 56 yang menekankan, “Janganlah kamu membuat kerusakan di bumi setelah (Allah) menjadikannya benar, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak diterima) dan berharap (dikabulkan).” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup dalam mewujudkan negara yang “baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur”. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur dan sumber primer dan sekunder yang membahas tentang konservasi lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan Q.S. Al-Hijr : 19. Adapun temuan penelitian ini, bahwa masyarakat kurang memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Oleh karena itu, peneliti selanjutnya perlu melakukan penelitian khusus mengenai dampak pengabaian terhadap pelestarian lingkungan
Fenomena Relegiusitas Terhadap Produktivitas Berdasarkan Pemikiran Monzer Kahf Elfi Sahara, Helda Nusrida, Dontes Putra, Hulwati
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.685

Abstract

Kebanyakan orang percaya bahwa semakin banyak ibadah, menjalankan sunnah, menyebarkan dakwah, dan sering pergi ke masjid, semakin sedikit produktivitas. Ini karena mereka lebih mementingkan kehidupan akhirat mereka daripada kehidupan dunia mereka, sehingga kehidupan mereka terlantar, kesejahteraan dunia mereka tidak diperhatikan, dan kebutuhan rumah tangga mereka tidak terpenuhi. Hal tersebut dibantah oleh Monzer Kahf, beberapa ide tentang ekonomi islam disampaikan oleh Monzer Kahf. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Data utama dikumpulkan melalui wawancara dengan marbot masjid di Alahan Panjang. Untuk melengkapi data dari sumber primer, penulis juga memakai sumber data skunder dari  jurnal, buku, hasil riset dan sejumlah besar literatur atau studi akademik. Metode pengumpulan data termasuk wawancara dan observasi dengan marabot masjid Alahan Panjang. Teknik analisis data berupa penelitian kualitatif yang menghasilkan kata-kata. Hasil penelitian ini bahwa Praktik agama tidak menghalangi produktivitas. Pengalaman, dengan ketenangan batin yang diperoleh, maka akan menambah semangat bekerja dan meningkatkan produktivitas. Pengetahuan agama, dengan adanya pengetahuan agama dapat mendipsiplinkan waktu kerja. Pengamalan, dengan mengamalkan ajaran agama seperti tidak boleh mengurangi timbangan, tidak menghalangi produktivitas.
Kajian Isytiqaq Dalam Memahami Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir Zurnafida; Mohamad Sobirin
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.701

Abstract

Artikel ini membahas tentang pentingnya isytiqaq dalam memahami Al-Quran dan Tafsir, yang meliputi pembehasan tentang pengertian isytiqaq, jenis-jenisnya (isytiqaq sughra, kabir, akbar, dan kubbar), serta bagaimana isytiqaq digunakan dalam pemahaman ilmu Al-Quran dan tafsir. Kajian ini menggunakan pedekatan kualitatif dengan menggunakan metode kajian pustaka. Hasil penelitian menjelaskan bahwa isytiqaq adalah proses pembentukan kata dengan cara mengubah bentuk kata dasarnya, yang memungkinkan terciptanya kata-kata baru dengan makna yang terkait. Isytiqaq sangat penting dalam pemahaman Al-Quran karena membantu untuk memahami makna-makna dalam teks secara lebih mendalam, kontekstual, dan akurat.
Proses Mandi Tujuh Bulanan Tradisi Masyarakat Banjar Di Kelurahan Selat Utara Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Almira Riski Amanda, Fimeir Liadi, Muhammad Husni
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.731

Abstract

Tradisi Mandi Tujuh Bulanan hingga saat ini masih tetap dilaksanakan dan berlaku bagi setiap wanita yang hamil anak pertama. Secara umum makna dari prosesi mandi tujuh bulan ini bermakna adalah agar dalam proses melahirkan nanti dapat berjalan dengan lancar dan selamat hal ini terlihat dari beberapa rangkaian proses yang dilakukan. Tradisi mandi 7 bulanan merupakan adat kebiasaan yang dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat banjar khususnya ibu yang hamil anak pertama pada usia kandungan memasuki 7 bulan. Upacara 7 bulanan adalah sebagai bentuk syukur kepada allah karean sebentar lagi bayi yang di kandung akan lahir ke dunia. Upacara ini di harapakan bisa menjadi doa untuk anak yang di kandung agar selalu taat kepada allah dan bisa bebakti kepada kedua orang tuanya. Ketika upacara di gelar, si ibu yang akan di mandikan berada pada dalam pagar mayang untuk di mandikan. Setelah selesai mandi 7 bulanan  si ibu yang hamil tersebut rambutnya di sisir, di rias,  dan di beri pakaian yang bagus. Upacara ini di akhiri dengan bersalaman sambil mendoakan kepada si ibu yang mandi tersebut. Penelitian ini menunjukan bahwa tradisi yang turun temurun tetap bertahan di tengah masyarakat, meskipun gempuran budaya modernisasi dan globalisasi budaya  dengan dahsyat menerpa, hal ini disebabkan budaya Tradisional seperti mandi Tujuh Bulanan menjadi salah satu keyakinan yang diyakini oleh masyarakat secara kuat dan memberikan efek manfaat bagi masyarakat itu sendiri .
Perkembangan Koperasi Syariah di Indonesia Edy Syahputra; Muhammad Yusuf Harahap; Noni Rozaini
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan koperasi syariah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Meskipun jumlah koperasi syariah jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah koperasi secara keseluruhan, namun jumlah koperasi syariah cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2018, terjadi penurunan yang signifikan dalam jumlah koperasi secara keseluruhan, sedangkan jumlah koperasi syariah justru mengalami peningkatan. Pada tahun-tahun berikutnya, meskipun jumlah koperasi secara keseluruhan mengalami peningkatan, namun jumlah koperasi syariah tetap lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun pada tahun 2021 dan 2022, jumlah koperasi syariah mengalami peningkatan yang signifikan. Dari hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa meskipun jumlah koperasi secara keseluruhan mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir, namun jumlah koperasi syariah cenderung terus meningkat. Hal ini mencerminkan bahwa masyarakat semakin memperhatikan dan mengapresiasi keberadaan koperasi syariah, dan permintaan terhadap koperasi syariah semakin meningkat di Indonesia.

Page 7 of 19 | Total Record : 182