cover
Contact Name
Mohammad Salehudin
Contact Email
jider@iel-education.org
Phone
+628113212014
Journal Mail Official
sarthi339@gmail.com
Editorial Address
Wage Asri 2, Taman, Sidoarjo West Java Province, Indonesia 61257
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Instructional and Development Researches
ISSN : 2807548X     EISSN : 28075471     DOI : https://doi.org/10.53621/jider
Core Subject : Education,
Journal of Instructional and Development Researches (JIDeR) is a scientific journal published by Indonesia Emerging Literacy Education. This journal publishes related research papers and covers a wide range of topics in the field of knowledge: learning research, educational development research. Articles are original research results with a maximum plagiarism of 25%. Articles submitted to JIDeR will be reviewed by at least 2 (two) reviewers. Articles submitted must meet the assessment criteria and comply with the instructions and templates provided by JIDeR.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 245 Documents
Dari Pembiasaan ke Internalisasi: Peran Hidden Curriculum dalam Penguatan Karakter Religius Adawiyah, Rabiyatul; Fitriah, Fitriah; Jazuli, Sulaiman; Fitriah, Noor
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat dan pola internalisasi nilai religius pada siswi, serta menganalisis peran hidden curriculum dalam memfasilitasi pergeseran dari kepatuhan normatif menuju kesadaran personal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus; data dikumpulkan melalui observasi mendalam, wawancara dengan kepala madrasah, guru PAI, orang tua, dan siswi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum tersembunyi diimplementasikan melalui kebiasaan beribadah yang terstruktur, yang mendorong proses penanaman nilai secara bertahap, mulai dari penerapan norma hingga terbentuknya motivasi batin yang kuat. Beberapa siswi telah mencapai tingkat internalisasi yang autentik/membudaya, sementara siswi lainnya masih berada pada tahap memenuhi kebutuhan karena kurangnya kemampuan memahami serta kurangnya dukungan dari keluarga. Hambatan utama meliputi rendahnya kemampuan berpikir reflektif, ketidaksesuaian antara lingkungan sekolah dan keluarga, tekanan yang dialami dalam proses belajar, serta pengaruh negatif dari teman sebaya. Penelitian ini menyarankan peningkatan refleksi keagamaan, kerja sama antara sekolah dan keluarga, serta pembentukan ekosistem madrasah yang mampu memperkuat proses penanaman nilai-nilai keagamaan secara berkelanjutan.
Peran Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa: Studi Literatur Romli, Ahmad Bagus Syifaur
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.750

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui studi literatur. Kompetensi yang dikaji meliputi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai satu kesatuan yang menentukan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dari jurnal nasional dan internasional terkait kompetensi guru dan hasil belajar. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang efektif sehingga meningkatkan pemahaman siswa. Kompetensi profesional mendukung penguasaan materi dan integrasi nilai keislaman secara kontekstual, sedangkan kompetensi sosial dan kepribadian memperkuat keteladanan serta menciptakan iklim belajar yang kondusif. Faktor pendukungnya meliputi pelatihan berkelanjutan, dukungan sekolah, kolaborasi profesional, dan fasilitas memadai, sementara hambatan meliputi beban administratif, keterbatasan sarana, dan minimalnya pengembangan profesional. Secara keseluruhan, penguatan kompetensi guru PAI secara sistematis menjadi strategi utama dalam meningkatkan mutu hasil belajar siswa secara holistik.
Pengenalan Organ Tubuh Manusia Melalui Media Video Animasi Berbasis Aplikasi Canva Di KB Sirnawan Salmiati, Salmiati; Ihlas, Ihlas; Haris, Abdul
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media video animasi berbasis aplikasi Canva dalam pembelajaran pengenalan organ tubuh manusia pada anak usia dini di KB Sirnawan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian meliputi anak Kelompok Bermain dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi berbasis Canva mampu meningkatkan pengetahuan anak mengenai nama, letak, dan fungsi sederhana organ tubuh manusia. Selain itu, media ini juga mendorong meningkatnya perhatian dan keterlibatan anak selama proses pembelajaran berlangsung. Visualisasi animasi dan narasi sederhana yang disajikan membantu anak memahami materi secara lebih konkret dan bermakna. Media video animasi berbasis Canva dinilai praktis dan mudah digunakan oleh guru sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif di pendidikan anak usia dini.
Qalb dan ‘Aql dalam Pembelajaran Digital: Sintesis Pemikiran Filosof Muslim untuk Pembelajaran Efektif Mudawamah, Ittikhatul; Sari, Niya Armita; Delsalsa, Saskya; Mulya, Noval Putra; Hidayat, Nabil Wahyu; Misran, Misran
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.756

Abstract

Penelitian tentang integrasi qalb dan ‘aql dalam pendidikan Islam telah banyak dibahas secara konseptual, namun masih terdapat kesenjangan (gap) dalam upaya merumuskan sintesis pemikiran para filosof Muslim menjadi model pembelajaran yang relevan dengan tantangan pendidikan digital kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep integrasi qalb dan ‘aql dalam pemikiran Al-Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Khaldun, Al-Ghazali, dan Muhammad Iqbal serta merumuskan prinsip-prinsip pembelajaran efektif berdasarkan sintesis pemikiran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi pustaka (library research). Data dikumpulkan dari karya-karya primer para filosof Muslim dan sumber sekunder berupa buku serta artikel ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan komparatif-filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan yang efektif menuntut integrasi rasionalitas ilmiah (akal) dan kesadaran spiritual (hati) yang melahirkan tiga prinsip utama pembelajaran, yaitu rasionalitas etis, spiritualitas praktis, dan kemanusiaan kreatif. Sintesis tersebut menghasilkan model konseptual Integrated Heart–Mind Learning Paradigm (IHMLP) yang menekankan keseimbangan antara berpikir kritis, keikhlasan, dan tanggung jawab sosial. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menguji penerapan paradigma IHMLP secara empiris melalui penelitian tindakan kelas atau eksperimen guna menilai efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar dan pembentukan karakter peserta didik.
Gamifikasi Evaluasi Pembelajaran PAI melalui Kahoot pada Kelas VIII SMPIT Nur, Muhammad Alvin Sirajyudi; Mahani, Annisa Tunazzah; Azkiajaya, Adelia Nur; Fadhilah, Afifah Zahra; Anggraini, Dewi Fitria; Rohman, Taufikur
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kahoot sebagai media gamifikasi dalam evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta pengaruhnya terhadap motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPIT Nurul ‘Ilmi Tenggarong. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan temuan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kahoot mampu menciptakan suasana evaluasi yang lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan dibandingkan metode konvensional. Fitur kuis interaktif, batas waktu, sistem poin, dan leaderboard mendorong siswa lebih aktif serta meningkatkan motivasi belajar melalui unsur kompetisi dan umpan balik langsung. Peningkatan motivasi tersebut berdampak pada partisipasi siswa yang lebih tinggi dan hasil belajar yang mengalami peningkatan setelah penerapan evaluasi berbasis Kahoot. Dengan demikian, Kahoot dapat menjadi alternatif media evaluasi yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di era digital.
Peningkatan Hasil Belajar Sejarah Kebudayaan Islam melalui Quizizz Berbasis Mastery Peak Farhan, Syiehd Achmed; Winarnoko, Winarnoko
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.761

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman sejarah Islam dan menanamkan nilai keteladanan kepada peserta didik. Namun, pembelajaran SKI sering dianggap membosankan karena identik dengan hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan Quizizz berbasis Mastery Peak. Metode yang digunakan adalah kuantitatif berbasis Participatory Action Research (PAR) dengan subjek 20 siswa kelas VIII di SMP Plus Tahfidz Ibnu Umar Ciputat. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hasil test pra siklus hanya 15% peserta didik yang tuntas dan 85% sisanya belum tuntas. Setelah melakukan pada siklus I yang menerapkan Quizizz berbasis Mastery Peak menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar menjadi 100%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Quizizz berbasis Mastery Peak mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran SKI.
Pengembangan Model Pendidikan Jarak Jauh untuk Meningkatkan Etika Profesi Guru di Era society 5.0 Khabibah, Lumngatul; Mudawamah, Ittikhatul; Kurniawati, Intan; Misran, Misran
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.762

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah pengembangan model pendidikan jarak jauh sebagai strategi untuk meningkatkan etika profesi guru dalam menghadapi dinamika pendidikan di era Society 5.0. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review melalui penelaahan berbagai literatur ilmiah yang relevan, mencakup buku, artikel jurnal, prosiding, serta laporan penelitian yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran memberikan peluang besar bagi peningkatan akses dan fleksibilitas pendidikan, namun juga menghadirkan tantangan baru terkait profesionalisme dan penerapan etika guru di ruang digital. Tantangan tersebut meliputi pemahaman etika komunikasi daring, perlindungan data pribadi peserta didik, serta penggunaan media digital secara profesional. Sintesis literatur mengindikasikan bahwa model pendidikan jarak jauh yang efektif perlu memadukan kesiapan teknologi, kompetensi literasi digital guru, serta penguatan nilai etika profesi dalam praktik pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya perancangan model pembelajaran yang mampu mengintegrasikan inovasi teknologi dan etika profesi guna mendukung kualitas dan integritas guru dalam ekosistem pendidikan pada era Society 5.0.
Relevansi Etika dan Tanggung Jawab Guru dalam Proses Pembelajaran di Sekolah: Studi Literatur Misran, Misran; Emilia, Nur; Windi, Windi; Mutia, Ana Setiyani
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi etika dan tanggung jawab guru dalam proses pembelajaran di sekolah melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan dokumen relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika dan tanggung jawab guru merupakan dua aspek yang saling terintegrasi dan berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, kondusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Guru yang memiliki integritas moral, seperti kejujuran, keadilan, dan empati, serta menjalankan tanggung jawab profesional secara optimal, mampu meningkatkan motivasi belajar, kualitas interaksi pembelajaran, dan hasil belajar siswa. Di era modern, perkembangan teknologi memperluas tuntutan etis dan profesional guru. Oleh karena itu, penguatan etika dan tanggung jawab guru menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif, humanis, berintegritas, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional secara berkelanjutan dan berdaya saing global yang inklusif serta keadilan.
Deep Learning sebagai Strategi dan Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Ulum, M. Nuzulul; Achadi, Muh. Wasith
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Tulung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui observasi, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dilakukan melalui penggunaan metode pembelajaran yang variatif seperti audio visual, problem based learning, dan inkuiri yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, berdiskusi, serta memahami makna materi secara lebih mendalam. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga menekankan pada penguatan nilai-nilai karakter seperti kepedulian sosial, toleransi, dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada materi zakat, penyembelihan kurban, dan akikah. Selain itu, guru juga berperan aktif dalam memberikan motivasi serta teladan agar peserta didik mampu menginternalisasi nilai-nilai keislaman secara praktis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan deep learning mampu meningkatkan pemahaman konseptual, keterlibatan belajar, serta pembentukan karakter religius dan sosial peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Kerangka Etika Profesi Guru sebagai Kreator Media Pembelajaran Berbasis AI Generatif: Tinjauan Literatur Sistematis Al-Faqih, M. Habil; Rusdiyanur, Rusdiyanur; Christian, Sheva Hero; Tahrani, Misran
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan integritas digital dan merumuskan kerangka etika profesi guru guna menghadapi risiko "kemandulan pedagogis" serta fenomena "kolonisasi AI". Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA dan analisis tematik terhadap literatur akademik bereputasi serta dokumen kebijakan global. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kehadiran Large Language Models (LLM) telah mentransformasi beban kerja guru secara radikal, dari fungsi transmisi pengetahuan menjadi fungsi validasi dan audit pedagogis yang intensif. Kondisi ini melahirkan fenomena validative overload, di mana pendidik menghadapi tuntutan kognitif tinggi untuk memverifikasi kebenaran faktual dan bias algoritmik mesin. Sebagai solusi mitigasi, penelitian ini mengusulkan implementasi Teacher Sandwich Model yang disinergikan dengan prinsip Tabayyun Digital. Strategi ini memposisikan AI murni sebagai wasilah (instrumen), sementara kedaulatan pedagogis tetap berada sepenuhnya pada kendali guru melalui tahapan perencanaan awal dan evaluasi kritis. Signifikansi penelitian ini terletak pada penguatan kembali esensi Ta'dib atau pembentukan karakter dan moral yang tidak dapat diotomatisasi oleh algoritma. Hasil kajian memberikan implikasi strategis bagi pembuat kebijakan untuk mereformasi standar beban kerja guru yang mengakomodasi aktivitas validasi digital guna menjaga keberlangsungan "Ruh Pedagogis" di era disrupsi teknologi.