cover
Contact Name
Komariah
Contact Email
komariah@trisakti.ac.id
Phone
+62271-648939
Journal Mail Official
sembio@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Biologi FKIP Gedung D Lt 3 FKIP Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36 A Kentingan Surakarta 57126 Jawa Tengah INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Biology Education Conference
Core Subject : Health, Science,
Proceeding Biology Education Conference was published since 2003, with title Prosiding Seminar Nasional Biologi. The early number of the journal were published offline
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,234 Documents
Validitas Bahan Ajar Pengayaan IPA SMP/MTs Berbasis Riset Perilaku Makan Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis, Raffles) di Hutan Karet Amir Amir; Mochamad Arief Soendjoto; Dharmono Dharmono
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The enriched teaching-material is transferred to the students completing the lesson and exceeding the criteria of minimum compliment, so the students are able to develop their potential optimally. The research aimed to validate the teaching-material which was made based on the research of long-tailed macaque’s (Macaca fascicularis) eating behaviour in the rubber forest. This material was teached to the students of Class VII, SMP/MTs. Validation was carried out by 3 experts of University of Lambung Mangkurat in two replications, 2 partner teachers representing the users, and 4 seventh-grade students of SMPS Ikhwanul Muslimin, Balangan District, South Kalimantan Province. The students fulfilled the criteria of minimum compliment. Components validated by experts and partner teachers consisted of content, presentation, and linguistic, but by students consisted of display, presentation, and benefit. After the second validity replication by the experts, the score of teaching material was categorized valid, applicable, and no revision. The partner teachers gave the same criteria as the experts did. Finally, the students absolutely agreed to the material.Keywords: eating behavior, enrichment, macaque, teaching material, validity
Revitalisasi LPTK dalam Pengembangan Profesionalisme Tenaga Pendidik Menghadapi Era MEA Intan Ahmad
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revitalisasi LPTK dalam Pengembangan Profesionalisme Tenaga Pendidik Menghadapi Era MEA
Identifikasi Morfologi Kapang Endofit Cengkeh Afo dari Ternate Arini Zahrotun Nasichah; Utami Sri Hastuti; Endang Suarsini; Fatchur Rohman
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman cengkeh Afo induk dari Pulau Ternate memiliki kapang endofit yang perlu diidentifikasi terlebih dahulu jenis-jenisnya sehingga dapat dieksplorasi kemanfaatannnya melalui penelitian lebih lanjut dari masing-masing jenis kapang yang terisolasi dan teridentifikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan melakukan isolasi dan identifikasi morfologi kapang endofit yang hidup di dalam tanaman cengkeh Afo dari Pulau Ternate. Isolasi kapang endofit dilakukan dengan media Potato Dextrose Agar. Identifikasi dilakukan dengan metode slide culture dengan media Czapex Agar. Hasil penelitian ini berhasil mengidentifikasi 8 spesies kapang endofit, yaitu Rhizoctonia sp, Diplococcium sp, Geotricum candidum, Aspergillus nidulans, Eurotium repens, Eupenicillium javanicum, dan Penicillium frequentans.Keywords:        isolasi, identifikasi, kapang, endofit, cengkeh Afo
Penerapan Diagram Vee dalam Model Pembelajaran Inquiry Lab dan Group Investigation untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Kuantitatif Siswa Kelas VII pada Materi Pencemaran Lingkungan Nura Syifa Mutiara Aisya; Saefudin Saefudin; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membandingkan dua perlakuan pembelajaran di sebuah sekolah menengah pertama negeri. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis  peningkatan kemampuan literasi kuantitatif siswa melalui penerapan  strategi metakognitif berdasarkan Diagram Vee  yang diaplikasikan pada pembelajaran dengan model Inquiry Lab dan Group Investigation pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Sampel penelitian yaitu siswa SMP kelas VII sebanyak 25 siswa pada kelas eksperimen-1 melalui pembelajaran dengan metode Inquiry Lab dan sebanyak 27 siswa pada kelas eksperimen-2 melalui pembelajaran dengan metode Group Investigation. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pretes dan postes kemampuan literasi kuantitatif dalam bentuk soal pilihan ganda, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta angket tanggapan guru dan siswa. Hasil menunjukan bahwa rata-rata N-gain pretest dan postest mengalami peningkatan pada kedua kelompok eksperimen. Perolehan rata-rata pretest adalah 22,7 untuk kelas eksperimen-1 dan 21,6 untuk kelas eksperimen-2. Sedangkan untuk perolehan rata-rata nilai posttest adalah 58,3 untuk kelas eksperimen-1 dan 54 untuk kelas eksperimen-2. Rata-rata N-gain untuk kelas eksperimen-1 adalah 0,473 dan rata-rata N-gain untuk kelas eksperimen-2 adalah 0,426. Kedua kelas eksperimen menunjukan rata-rata N-gain pada kategori sedang, dimana kelas eksperimen-2 lebih baik daripada kelas ekperimen-1. Hal tersebut menunjukkan   adanya perbedaan peningkatan kemampuan literasi kuatitatif siswa antara sebelum dan sesudah pembelajaran dengan model pembelajaran  Inquiry Lab dan Group Investigation termodifikasi Diagram Vee pada materi pencemaran lingkungan. Keywords:      Diagram Vee, Inquiry Lab, Group Investigation, Literasi Kuantitatif
BIOINFORMATIKA: TREND DAN PROSPEK DALAM PENGEMBANGAN KEILMUAN BIOLOGI Arief B. Witarto; sajidan sajidan
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENDAHULUAN Tulisan ini terutama dimaksudkan untuk pengguna awal bioinformatika, termasuk mereka yang selama ini belum mengenal bioinformatika dan tertarik untuk memulainya[1]. Tapi bagi yang selama ini sudah menggeluti bioinformatika secara otodidak melalui internet terutama, cenderung mengalami kesalahan bila tidak memilki dasar-dasar yang kuat terhadap biologi molekuler atau menemui kebuntuan untuk melihat permasalahan biologi yang bisa dipecahkan dengan bioinformatika. Maka dari itu dengan penjelasan agak mendalam tentang prinsip biologi molekuler termasuk bagaimana data biologi molekuler itu didapatkan, diharapkan pembaca makalah ini bisa lebih optimal menggunakan bioinformatika khususnya menunjang pengembangan keilmuan biologi di Tanah Air[2]. [1] Witarto, A.B. Bioinformatika: Mengawinkan teknologi informasi dengan bioteknologi. Trendnya di dunia dan prospeknya di Indonesia. Disampaikan pada Seminar Seminar Teknologi Informasi diselenggarakan oleh MIFTA, Bogor, 9 Januari 2003. Bisa diunduh dari witarto.wordpress.com. [2] Witarto, A.B. Bioinformatics in Indonesia. Disampaikan pada First ASEAN-India Workshop on Bioinformatics di Center for DNA Fingerprinting and Diagnostics, Hyderabad, India, 7-11 November 2005. Bisa diunduh dari witarto.wordpress.com
APLIKASI MODEL VCT (VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE) BERBASIS LOCAL WISDOM SEBAGAI UPAYA INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BERPIKIR DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA Runtut Prih Utami; Dian Noviar; Erdiana Hesty Agustina
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kreativitas berpikir siswa dan hasil belajar biologi siswa kelas XA MA Ibnul Qoyyim Putri melalui aplikasi model VCT (Value Clarification Technique) berbasis Local Wisdom pada materi Objek dan Permasalahan Biologi Pada Berbagai Tingkat Organisasi Kehidupan, serta mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran biologi dengan menggunakan model VCT (Value Clarification Technique) berbasis Local Wisdom pada materi Objek dan Permasalahan Biologi Pada Berbagai Tingkat Organisasi Kehidupan. Local Wisdom dalam penelitian ini adalah kearifan lokal di lingkungan siswa (sekolah/Madrasah,  pondok, dan masyarakat). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan oleh peneliti secara kolaboratif dengan guru kelas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua, yaitu instrumen pelaksanaan pembelajaran (terdiri dari silabus, RPP, LKS, dan Hand Out) dan instrumen pengambilan data (terdiri dari tes hasil belajar, tes kreativitas berpikir siswa dan angket tanggapan siswa). Analisis data kreativitas berpikir siswa dilakukan dengan statistik deskriptif dengan teknik prosentase, sedangkan data hasil belajar dilakukan dengan membandingkan rerata tes pada siklus 1 dan siklus 2. Untuk mengetahui adanya peningkatan dilakukan dengan teknik effet size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penelitian tindakan yang telah dilakukan: (1) Terjadi peningkatan kreativitas berpikir siswa kelas XA MA Ibnul Qoyyim Putri melalui aplikasi model VCT berbasis Local Wisdom pada materi Objek dan Permasalahan Biologi Pada Berbagai Tingkat Organisasi Kehidupan pada penelitian tindakan ini dengan nilai selisih atau effect size sebesar 13,05; (2) Terjadi peningkatan hasil belajar biologi siswa kelas XA MA Ibnul Qoyyim Putri melalui aplikasi model VCT berbasis Local Wisdom pada materi Objek dan Permasalahan Biologi Pada Berbagai Tingkat Organisasi Kehidupan pada penelitian tindakan ini dengan nilai selisih atau effect size sebesar 13,71; dan (3) Siswa memberikan tanggapan yang positif terhadap pembelajaran biologi dengan menggunakan model VCT berbasis Local Wisdom pada materi Objek dan Permasalahan Biologi Pada Berbagai Tingkat Organisasi Kehidupan. Hal ini didukung dengan terjadinya peningkatan skor tanggapan siswa pada siklus I sebesar 9,9 mengalami peningkatan sebesar 11,3 pada siklus II.   Kata Kunci : VCT (Value Clarification Technique), Local Wisdom, Kreativitas Berpikir, dan Hasil Belajar Siswa
Developing Multimedia with STEM Education in University: Needs Analysis in Microbiology Learning Trio Ageng Prayitno; Nuril Hidayati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 17, No 1 (2020): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Microbiology learning at the Department of Biology Education IKIP Budi Utomo not used learning media that integrates digital, technology, and humans to help students understand the concept of microbiology. The purpose of this study was to determine the responses of students and lecturers to multimedia with STEM education (M-STEM) in microbiology learning. The research method is a quantitative descriptive research method through survey techniques with a sample of 43 students and 4 microbiology lecturers at the Department of Biology IKIP Budi Utomo. The research instrument wasa questionnaire consisting of 40 questions for students and 25 questions for lecturers. The results showed that students strongly agreed to use multimedia (62.8%), students were more interested in multimedia (25.6%), students rarely use STEM education (60.5%), students agree that microbiology learning uses the STEM education (58.1%), students are very interested in multimedia with STEM education (90.7%), students agree that multimedia with STEM helps them to understand the concept of microbiology (58.1%), lecturers strongly agree to use the STEM education (100%), and lecturers strongly agree to use multimedia (100%). This study concluded that students and lecturers need M-STEM in microbiology learning at the Department of Biology Education IKIP Budi Utomo.
Carbon Stocks in Pinus merkusii and Acacia auriculiformis Stands at Mangunan Protection Forest, Dlingo, Bantul, Special Region of Yogyakarta Mizana Ijazah; Retno Peni Sancayaningsih
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tropical forests have roles in storing carbon. Plant stored carbons as biomass in plant organs (roots, woods, stems and leaves). Carbon is also stored in the litter and soil organic matter. Carbon sequestration by stand or forest can reduce carbon emissions which causes global warming. This research aims to study the abundance of species of tree, sapling and seedling growthform. It also aims to estimate biomass and carbon content in the Acacia and Pine stands. This study was conducted on January-March 2015 in Protection Forest Mangunan, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. The research consists of two stages: species abundance measurement in both stands, height and diameter measurements of  tree and sapling in stands. This study used the quadratic plot method (10 x 10 m2), which consists of 5 plots in each stand. Furthermore, data of tree height and diameter is used to estimate carbon stocks in Acacia and Pine stands. Carbon stocks calculation using allometric formula from Heriyanto et al. (2005) for Pinus merkusii and from BPKH Wil. XI and MFP II (2009) for Acacia auriculiformis. From this study it is known that in Acacia stand there are 8 species, whereas in the Pine stand there is only one species, Pinus merkusii  (density 1,160 ind/ha). The most abundant species in the tree growthform in Acacia stand  is Acacia auriculiformis (density 380 ind/ha), in the sapling growthform is Voacanga grandifloria (density  520 ind/ha) and in seedling growthform is unidentified species (density 29,600 ind/ha). Biomass and carbon content in the Acacia stand  (1172.70 ton/ha and 586.35 tC/ha) is higher than the Pine stand (884.62 ton/ha and 442.31 tC/ha). The ability carbon sequestration in Acacia stand is higher than Pine stand.Keywords: biomass, carbon stocks, Mangunan Forest
Pengaruh Asap Rokok Berfilter terhadap Kadar Protein Plasma Darah Tikus Putih (Rattus Norvegicus L.) Jantan Strain Wistar Endang Setyaningsih; Rahel Aulia Saraswati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 15, No 1 (2018): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi, pencemaran juga tidak dapat dihindari. Khususnya pencemaran udara dari asap rokok, dipandang tidak berbahaya karena adanya filter dibagian pangkalnya. Padahal asap rokok berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Salah satu gas yang ada dalam asap rokok yang bernama karbonmonoksida (CO) sangat berbahaya bagi tubuh. Sistem respirasi dan sirkulasi adalah sistem utama tubuh yang berhubungan langsung dengan gas CO asap rokok. Darah merupakan komponen penting dalam kedua sistem tersebut yang dapat terganggu kerjanya. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh pendedahan asap rokok berfilter terhadap kadar protein plasma tikus putih (Rattus norvegicus L.). Hewan uji yang digunakan adalah tikus putih (Rattus norvegicus L.) jantan strain Wistar, umur 2 bulan dengan berat sekitar 150-160 gram sebanyak 15 ekor dibagi dalam 3 kelompok perlakuan : P1 (10 hari didedahkan asap rokok-berfilter), P2 (30 hari didedahkan asap rokok-berfilter), dan kelompok kontrol (tanpa didedahkan asap rokok). Penelitian diteruskan tanpa pendedahan asap rokok selama 20 hari sebagai masa pemulihan. Sampel darah dan food intake diukur selama masa perlakuan dan masa pemulihan berlangsung. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan ANAVA, jika hasilnya berbeda nyata akan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).  Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola satu arah dengan 3 perlakuan dan setiap perlakuan 5 ulangan. Variabel yang diukur yaitu kadar protein plasma darah dengan alat refragtometer. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan filter berpengaruh terhadap kadar protein plasma darah. Pendedahan dengan asap rokok berfilter dapat menurunkan kadar protein plasma secara sangat nyata (P<0,01). Selama masa pemulihan, kadar protein plasma darah dapat kembali ke kadar normal secara perlahan.
MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI EKOSISTEM MELALUI PENERAPAN GUIDED NOTE TAKING DENGAN MEDIA POWERPOINT PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTATAHUN PELAJARAN 2011/2012 Wiro Jumadi; Djumadi Djumadi; Siti Chalimah
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian meningkatkan keaktifan dan hasil belajar pada materi Ekosistem melalui penerapan Guided Note Taking dengan Media Powerpoint pada siswa kelas VII I SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dengan Strategi Guided Note Taking dengan media powerpoint yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Metode yang dipakai adalah metode wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Parameter yang diukur dalam penilaian afektif dan kognitif dalam setiap siklusnya. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai rata-rata kognitif siswa pada siklus I meningkat menjadi 70,56 dari nilai awal sebesar 61,54; sedangkan nilai rata-rata afektif sebesar 11,75 (termasuk kategori cukup berminat). Nilai rata-rata kognitif pada siklus II meningkat menjadi 80,77 dari siklus I 70,56; sedangkan nilai rata-rata afektif meningkat menjadi 13,61 (termasuk kategori berminat). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui penerapan Guided Note Taking dengan Media Powerpoint dapat meningkatkan hasil belajar IPA Biologi siswa kelas VII I SMP Muhammadiyah 1 Surakarta tahun pelajaran 2011/2012.   Kata Kunci : Hasil belajar, Strategi Guided Note Taking, Media Powerpoint.