cover
Contact Name
Komariah
Contact Email
komariah@trisakti.ac.id
Phone
+62271-648939
Journal Mail Official
sembio@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Biologi FKIP Gedung D Lt 3 FKIP Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36 A Kentingan Surakarta 57126 Jawa Tengah INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Biology Education Conference
Core Subject : Health, Science,
Proceeding Biology Education Conference was published since 2003, with title Prosiding Seminar Nasional Biologi. The early number of the journal were published offline
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,234 Documents
Pengaruh Pembelajaran Mini Riset Berbasis Kearifan Lokal terhadap Kemampuan Penguasaan Materi Biologi Konservasi Suroso Mukti Leksono
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is purposed to understand the impact of mini research learning based on local wisdom towards the ability mastership of biology conservation content. The mastery of biology conservation concept is vital to the real life application in order to change the student’s attitude, prowess, value, behavior, and believe towards nature, which in the end could trigger the sustainable development. The method used in this research is the quasi experiment with nonequivalent control group design. The result showed that the concept mastery after the application of mini research learning based on local wisdom (post-test) was higher (80) compare to the control class (66). Moreover, the ability of content mastership (N-gain) after the application of mini research learning based on local wisdom was 0.69, higher than the control class (0.47). Furthermore, the result of t-test showed that there was a different of student’s content mastery between experiment and control class. This could mean that the mini research learning based on local wisdom impacts the content masteryKeywords:        Mini Research Learning, Biology Conservation, Concept Mastery
PENGEMBANGAN KAWASAN KONSERVASI DENGAN KONSEP ECO EDU WISATA MANGROVE DI DUSUN TAPAK KELURAHAN TUGUREJO KOTA SEMARANG Dedien Ermiliansa; Adji Samekto; Hartuti Purnaweni
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 1 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi hutan mangrove di Kota Semarang sejak lama mengalami degradasi secara luas, akibat dari abrasi dan perubahan penggunaan lahan. Banyak usaha yang telah dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat di beberapa lokasi pesisir Kota Semarang. Untuk mencegah degradasi lingkungan yang terus berlanjut salah satu upaya yang dilakukan adalah membuat lahan konservasi mangrove di wilayah pesisir. Lahan konservasi mangrove diyakini sebagai usaha adaptasi dampak perubahan iklim di kawasan pesisir yang paling efektif. Kegiatan pelestarian mangrove diyakini mampu menjaga kawasan pesisir dari abrasi, kenaikan air laut, dan juga cuaca yang semakin buruk akibat perubahan iklim. Selain itu fungsi hutan mangrove telah lama diyakini sebagai bagian dari perlindungan ekosistem  pesisir yang berkelanjutan. Dalam perencanaan pengembangan lahan konservasi mangrove yang dibuat konsep  Eco Edu Wisata  oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang, konsep ini merupakan konsep pengembangan wisata yang menghargai kaidah-kaidah alam dengan melaksanakan program pembangunan dan pelestarian secara terpadu antara upaya konservasi sumberdaya alam yang dilakukan dengan melaksanakan program pembangunan yang memperhatikan kualitas daya dukung lingkungan dan ramah lingkungan. Sebagian dari hasil wisata yang bersifat massal tersebut digunakan sebagai sumbangan dana bagi upaya konservasi sumberdaya alam dan keanekargaman hayati. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisa bagaimana menata sebuah kawasan konservasi mangrove menjadi daerah eco edu wisata mangrove berbasis masyarakat dan ekologi. Kata Kunci : Konservasi, Mangrove, Ecowisata , Education
Seduhan Jahe Menurunkan Ekspresi TNF α pada Tikus Putih yang Diberi Diet Tinggi Lemak (HFD) Nurul Mahmudati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cardiovascular disease still one of the highest death factor in Indonesia. Ginger as an anti-atherosclerosis could be one of the alternatives that are being developed to decrease the cardiovascular disease. The general aims of this research were determining the mechanism of ginger as anti-atherosclerosis to decrease the risk of cardiovascular disease.Research design used was “The Randomized Posttest only Control Group Design”. By this research, the experimental unit was Rattus norvegicus, male; in the age of 3 months and total number were thirty. Independent variable of this research was  steeping of ginger, the dose various of steeping  ginger  (A.control, B. HFD, CHFD+4gZO, 3g + bay leaf, and 5g), and dependent variable was Tumor Necrotic Factor  (TNF)α of tissue lipid. TNF α expression was measured by using ELISA method.  The data was analyzed by using ANOVA.Based on the analysis, it showed that steeping of ginger was decreased the expression of TNF-α in fat tissue (Control 56,30 113,17  pg/mL, HFD + Exercise 94,30, HFD + Ginger 4 g, HFD + Ginger 6 g 74,33   pg/mL, 3g + bay leaf = 493 pg /mL). Steeping of ginger decreased the risk of TNF α expression that as factor cause of atherosclerosis.Key Word         : Ginger, TNF α, aterosklerosis, Cardiovascular
Pemahaman Tukang Jamu Mengenai Kebermanfaatan Jamu Kunir Asem di Yogyakarta Muhamad Jalil
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 16, No 1 (2019): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turmeric tamarind is one of the traditional drinks that is quite familiar in the eyes of the community. The younger generation needs to be introduced to the legacy of traditional herbal medicine, so that its existence is maintained. There is still an assumption that herbal medicine is an outdated traditional drink. The purpose of this study was to determine the knowledge of herbal medicine sellers about the benefits of turmeric acid. This study uses a qualitative method. Retrieval of data by means of documentation, interviews, and documentation. Data were analyzed in a descriptive qualitative manner. Furthermore, information is obtained about additional ingredients added in the manufacture of tamarind turmeric. Turmeric tamarind in the view of herbal medicine sellers can provide many benefits as an antibiotic, fresh body, and overcome cough colds. Additional tamarind herbal remedies include lemongrass, brown sugar, salt, cloves, and sweet.
Pengaruh Pemberian Pertanyaan Higher Order Thinking Skills dalam Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Reny Lukma Aisyah Putri; Sri Dwiastuti; Puguh Karyanto
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 15, No 1 (2018): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh pemberian pertanyaan Higher Order Thinking Skills dalam model pembelajaran Problem Based Learningterhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada aspek interpretation, analyze, evaluate, inference, eksplanation, self regulation. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain Randomized Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMA Negeri 7Surakarta yang berjumlah 198siswa. Sampel penelitian diambil meggunakan teknik simple ramdom sampling dan diperoleh dua kelas yaitu kelas X MIPA 5 sebagai kelas eksperimen dan X IPA 4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Uji prasyarat hipotesis menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Teknik analisis data menggunakan uji Manova dan pengujian lanjut menggunakan uji Tukeydengan taraf signifikansi 5%.Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan dan analisis data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa  ada pengaruh pemberian pertanyaan Higher Order Thinking Skills dalam model pembelajaran Problem Based Learningterhadap kemampuan berpikir kritis pada aspekinterpretation, analyze, evaluate, inference, eksplanation, self regulation. Pengaruh pemberian pertanyaan Higher Order Thinking Skills dalam model pembelajaran Problem Based Learningterhadap aspek-aspek kemampuan berpikir kritis dari yang tertinggi hingga terendah yaituanalyze, interpretation,  evaluate, inference dan explanation, self regulation
Standarisasi Konten Ekologi pada Mahasiswa Green Campus Universitas Sebelas Maret untuk Meningkatkan Literasi Ekologi Idhun Prasetyo Riyadi; Baskoro Adi Prayitno; Puguh Karyanto
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 14, No 1 (2017): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Sebelas Maret merupakan salah satu universitas yang melaksanakan program Green Campus. Pengukuran terhadap kemampuan literasi ekologi mahasiswa mendapatkan hasil yang rendah pada aspek pengetahuan. Pengetahuan terhadap konsep literasi ekologi harus disamakan untuk mendukung program Green Campus. Naskah ini bermaksud untuk mendapatkan standarisasi terhadap konsep ekologi yang diajarkan pada mahasiswa di Universitas Sebelas Maret. Analisis secara kualitatif digunakan untuk memetakan konsep ekologi di berbagai program studi yang memberikan mata kuliah ekologi. Rendahnya konsep ekologi pada mahasiswa merupakan salah satu alasan belum terlakasananya program Green Campus secara maksimal. Menstandarisasi konsep ekologi pada berbagai program studi akan dapat meningkatkan aspek pengetahuan terhadap ekologi secara efektif sehingga program Green Campus dapat berjalan sesuai tujuan bersama.
PENGEMBANGAN KURIKULUM INTI DALAM MENGHADAPI DINAMIKA PENDIDIKAN GLOBAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI LULUSAN CALON GURU BIOLOGI Meti Indrowati; Muzayyinah Muzayyinah; Maridi Maridi; Joko Aryanto; Heru Nurcahyo; Tuti Rahayu; Setyawati Handayani
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari kegiatan ini adalah menghasilkan produk kurikulum inti Pendidikan Biologi yang mengandung muatan untuk peningkatan kompetensi serta mewujudkan kerjasama antar LPTK pencetak guru biologi. Kegiatan dilakukan melalui Resource sharing LPTK pendidikn Biologi yaitu UNS, UNY, UMS dan UNIVET. Tahapan utama kegiatan meliputi observasi kebutuhan pasar pengguna lulusan, analisis dan evaluasi kurikulum, serta penyusunan draft dan pengembangan kurikulum inti pendidikan Biologi. Dari hasil kegiatan dapat tersusun kurikulum inti pendidikan Biologi dengan model pengembangan yaitu pembelajaran sampai aras molekuler. Kata kunci : kurikulum inti, pendidikan Biologi *)         Pendidikan Biologi Univ. Sebelas Maret **)       Pendidikan Biologi Univ. Negeri Yogyakarta ***)     Pendidikan Biologi Univ. Muhammadiyah Suakarta ****)   Pendidikan Biologi Univ. Veteran Bantara Sukoharjo
Bahan Organik Tanah di Lahan Marjinal dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya SRI DWIASTUTI; MARIDI MARIDI; Suwarno Suwarno; Dewi Puspitasari
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Bahan Organik Tanah di lahan marjinal dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Tujuan ini dimaksudkan agar usaha pertanian secara berkelanjutan dapat dilaksanakan tanpa merusak lingkungan. Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah untuk mengupayakan lahan  marjinal yang miskin hara   menjadi   lahan yang berdaya guna sehingga bisa memberikan kontribusi daya dukung tanah. Lokasi penelitian di kabupaten karanganyar dengan lima penggunaan lahan yaitu: agroforestri kompleks,  agroforestri sederhana,  monokultur jati,  polikultur jati-akasia dan tanaman semusim kacang tanah. Pengambilan data dengan observasi lapang dan laboratorium. Analisis kadar bahan organik dilakukan di laboratorium dengan metode spektrofotometer. Untuk mengetahui perbedaan kadar bahan organik tanah diberbagai lahan menggunakan  analysis of variance (ANOVA) dengan taraf kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan banyaknya kadar bahan organik tanah pada berbagai penggunaan lahan (sig < 0.05). Lahan yang paling banyak mengandung bahan organik tanah adalah lahan tanaman semusim kacangtanah karena pemberian penggunaan pupuk lebih efektif daripada lahan yang lain. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap bahan organik tanah pada berbagai lahan berturut-turut adalah pemupukan, iklim mikro, dan tipe lahan.Kata kunci:        Bahan Organik Tanah, Lahan marjinal
Profil Kompetensi Abad 21: Komunikasi, Kreatif, Kolaborasi, Berpikir Kritis Pada Calon Guru Biologi Yokhebed Yokhebed
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 16, No 1 (2019): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

21st century competency consists of communication, creative, collaborative, and critical thinking skills (4Cs). This study aims to determine the profile of 21st century skills (4Cs) in prospective biology teachers. The research method used was survey research. Data collection tool in the form of a questionnaire. The stratified random sampling technique was used in sampling with the number of respondents 120 students of the biology education year 2018/2019. The results of the study show that the 21st century competence of prospective biology teachers is classified as moderate.
Pengembangan Kegiatan Pembelajaran dengan Pendekatan Kontruktivisme untuk Meningkatkan Literasi Kuantitatif Siswa SMP pada Materi Pencemaran Lingkungan Dwi Widiarini; Saefudin Saefudin; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran dengan tujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan literasi kuantitaif siswa melalui pendekatan kontruktivisme dengan model group investigation pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan mix methode, yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode 3D dan  kuasi eksperimen. Sampel penelitian yaitu siswa SMP kelas VII sebanyak 36 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pretes dan postes kemampuan literasi kuantitatif dalam bentuk soal pilihan ganda, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta angket tanggapan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan  bahwa pembelajaran melalui pendekatan kontruktivisme dengan model group investigation ini dapat meningkatkan literasi kuantitatif siswa. Hal ini diperoleh dari rata-rata N-gain pretest dan postest menglami peningkatan secara signifikan. Perolehan rata-rata pretest adalah 31,25 Sedangkan untuk perolehan rata-rata nilai posttest adalah 78,24. Rata-rata N-gain adalah 0,69 yang menunjukan rata-rata N-gain pada kategori sedang.          Kata kunci:   kontruktivisme, Group Investigation, Literasi Kuantitatif, 3D