cover
Contact Name
I Putu Udiyana Wasista
Contact Email
jurnal.vastukara@isi-dps.ac.id
Phone
+6287861236918
Journal Mail Official
jurnal.vastukara@isi-dps.ac.id
Editorial Address
Program Studi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar Jl. Nusa Indah, Sumerta, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali 80235
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terrbangun
ISSN : -     EISSN : 27981703     DOI : -
Jurnal Vastukara dikonstruksi sebagai jurnal online (e-journal). Jurnal ini di-review menggunakan sistem blind review. Jurnal Vastukara ditujukan sebagai media pengembangan keilmuan desain interior, budaya, dan lingkungan terbangun, untuk dapat dipublikasikan secara berkelanjutan. Publikasi ini nantinya agar dapat diakui oleh lembaga-lembaga akreditasi dan diakui secara luas. Semua artikel dalam Jurnal Vastukara akan diproses oleh editor melalui open access journal dan penulis dapat memantau seluruh proses di area anggota. Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Vastukara berbentuk soft copy, tersedia sebagai akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan kepustakaan. Dewan redaksi Jurnal Vastukara tidak bertanggung jawab atas berbagai tindakan pelanggaran hak cipta ataupun pelanggaran lainnya yang dapat merugikan kredibilitas Jurnal Vastukara ataupun masyarakat secara luas. Topik yang diterima adalah: 1) Desain Interior; 2) Interior Arsitektur; 3) Desain furnitur; 4) Desain Elemen Estetik dalam Ruang; 5) Desain Lanskap ; 6) Desain Interior dan Proses Kreatif; 7) Konsep Desain berbasis Budaya; 8) Desain Interior dan Teknologi; 9) Materialitas Interior; 10) Pendidikan Desain Interior; 11) Desain Berkelanjutan
Articles 142 Documents
PROSES PRODUKSI DESAIN INTERIOR KONSEPTUAL PADA PROYEK TERIMA ESTATE UNIT 5 DI KEDUNGU, TABANAN, DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN GAYA WABI SABI Siagy, Donita Febriany; Yupardhi, Toddy Hendrawan; Wasista, I Putu Udiyana
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v4i1.3469

Abstract

Proyek Terima Estate unit 5 di Kedungu, Tabanan, merupakan salah satu proyek residensial dari perusahaan Atelier GVD. Proyek ini merupakan proyek residensial dengan konsep rumah eksklusif dengan hanya menyediakan sebanyak 6-unit untuk diperjualbelikan. Lokasinya yang berdekatan dengan lahan persawahan mendukung tingkat nilai tambah yang mendukung konsep eksklusif Terima Estate. Pada penelitian ini, metode-metode yang diterapkan yaitu metode partisipatis dimana penulis turut serta dalam pengerjaan desain pada proyek ini secara langsung. Selain itu metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dari proyek ini yaitu menggunakan metode kualitatif, yang dapat berupa narasi, deskripsi, maupun gambar seputar proyek yang dibahas. Penelitian ini juga menggunakan metode studi literatur untuk memahami teori yang digunakan pada penelitian ini. Dalam menciptakan hunian yang seturut dengan konsep Terima Estate yaitu “The Act of Accepting Nature”, perancangan ini mencapai sebuah konklusi dimana tim desain akan menggunakan pendekatan wabi sabi dan sedikit perpaduan kontemporer pada desain interior Terima Estate. Pengeksploran gaya wabi sabi ini tentu akan menjadi tantangan yang unik karena sinergi antar konsep “The Act of Accepting Nature” dengan makna dari gaya wabi sabi itu sendiri. Terdapat 4 poin yang akan penulis paparkan pada artikel ini yaitu data seputar proyek Terima Estate Unit 5, pengetahuan gaya wabi sabi dan kontemporer, proses produksi desain interior Terima Estate Unit 5, serta hasil akhir desain.
PROSES DESAIN INTERIOR DI SAMMA STUDIO MENGENAI VILLA BABAKAN DALAM BENTUK 3D MODEL Saputri, Ni Made Diah Ayu; Maharani, Ida Ayu Dyah; Tiaga, I Nyoman Adi
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v4i1.3470

Abstract

Villa merupakan sebuah bangunan yang dibuat dengan tujuan sebagai tempat tinggal sementara ketika berlibur dan berekreasi (Gunawan, 2007). Salah satu villa yang dibangun dengan tujuan sebagai rumah berlibur yaitu Villa Babakan, yang berlokasi di Canggu, Bali, indonesia. Tujuan terebut membuat Villa Babakan didesain dengan menyesuaikan kebutuhan suatu rumah tinggal. Villa ini merupakan proyek garapan dari sebuah perusahaan konsultan desain interior dan arsitektur yang bernama PT Samma Seiya Sekata / Samma Studio. PT Samma Seiya Sekata / Samma Studio merupakan sebuah perusahaan yang fokus bergerak dibidang desain interior dan arsitektur khususnya proyek komersial dan perhotelan yang berlokasi di Jl. Bumbak No.117, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data dokumentasi. Adapun ilmu yang didapat dari pengerjaan proyek ini yakni berupa alih pengetahuan, alih ketrampilan, dan alih teknologi. Alih pengetahuan yang dimaksud yaitu pengetahuan menejemen proyek, pengetahuan organisasi perusahaan, dan pengetahuan proses desain. Alih ketrampilan yang dimaksud yakni keterampilan perancangan dan manajemen waktu, sedangkan alih teknologi yang dimaksud yaitu teknologi sebagai sarana perancangan. Proses perancangan Villa Babakan memiliki beberapa tahapan dalam penyelesaian desainnya. Tahapan tersebut antara lain, tahap pengumpulan data, seperti site visit untuk mengetahui kondisi serta lokasi lahan, kebutuhan klien, dan preferensi desain yang dipilih klien; tahap perancangan layout dan moodboard yang sesuai dengan preferensi desain yang telah dipilih; tahap pengerjaan 3D; dan tahap 3D render. Setiap tahapan tersebut didiskusikan kepada klien untuk kemudian menjalani revisi sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Hasil akhir dari proses ini berupa 3D render dan layout Villa Babakan. Proses ini memberikan peningkatan dan mengasah kemampuan bagi designer di bidang teknologi seperti, ketrampilan menggunakan aplikasi AutoCad dalam pengerjaan layout, dan keahlian dalam pembuatan 3D modeling menggunakan aplikasi Sketchup, dan juga kemampuan rendering menggunakan aplikasi Enscape di Sketchup.
PENERAPAN GAYA MODERN MINIMALIS PADA PROJECT KLINIK KECANTIKAN BEAUTY HEAVEN DI CANGGU OLEH DEWI DECO Paramitha, Kadek Dinda Maharani Putri; Raharja, I Gede Mugi; Darmastuti, Putu Ari
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v4i1.3489

Abstract

Klinik kecantikan merupakan sebuah klinik yang menawarkan jasa pelayanan untuk perawatan tubuh khususnya pada kulit, rambut, serta kuku (dermatologi). Fungsi klinik kecantikan adalah sebagai suatu tempat untuk melakukan konsultasi dan perawatan terhadap tubuh, wajah, kulit, rambut dan kuku yang dilakukan oleh ahli kecantikan dan dokter spesialis, mengembalikan kebugaran tubuh, serta mempercantik penampilan dari setiap pengunjung yang menggunakan fasilitas dari klinik kecantikan. Meningkatnya minat masyarakat untuk melakukan perawatan diri, baik itu perempuan maupun laki-laki membuat bisnis klinik kecantikan kian berkembang pesat. Saat ini banyak klinik kecantikan yang berlomba untuk memberikan pelayanan yang baik demi kepuasan pelanggan. Selain dengan meningkatkan kualitas pelayanan dalam setiap perawatan yang diberikan, desain arsitektur dan interior klinik kecantikan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menjadikan tampilan klinik memiliki nilai estetika sehingga dapat menarik minat pelanggan untuk mengunjungi klinik tersebut. Beauty Heaven merupakan salah satu proyek klinik kecantikan yang dikerjakan oleh Dewi Deco Studio Interior yang berlokasi di Jl. Pantai Batu Bolong, Canggu, Badung. Proyek Beauty Heaven ini sekaligus menjadi proyek yang melibatkan penulis selaku mahasiswa yang menjalani program kegiatan magang/praktik kerja MBKM (Merdeka Belajar - Kampus Merdeka) di Dewi Deco. Perancangan proyek klinik kecantikan Beauty Heaven menekan pada tampilan visual dengan menerapkan gaya modern minimalis dengan titik fokus suasana hangat dan lembut yang diharapkan mampu menarik minat pengunjung untuk mengunjungi klinik Beauty Heaven, selain dari segi estetika visual, perancangan interior tetap memperhatikan fungsionalitas agar dapat mendukung kegiatan yang berlangsung di dalam klinik dengan baik dan aman.
EKSPLORASI MOTIF TEGEL ADAPTASI UKIR JEPARA Aini, Nurul
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v4i2.3709

Abstract

Abstrak Tegel merupakan salah satu elemen dekoratif yang digunakan pada interior sebagai finishing lantai. Saat ini, tegel kembali sering digunakan sebagai pilihan finishing pada lantai. Dengan perkembangan motif dan warna yang beragam serta dapat disesuaikan, kini tegel dapat digunakan pada berbagai tema interior. Produk tegel dengan motif ukiran Jepara dapat menjadi salah satu pilihan baru dalam pemberian finishing pada interior lantai dan juga meningkatkan citra Kabupaten Jepara sebagai kota ukir. Motif ukir Jepara telah mengalami banyak perkembangan seiring zaman, namun keunikan khas ukir Jepara masih dapat dilihat pada motif daun jumbai dan relung yang ada pada ukiran saat ini. Sejalan dengan hal tersebut, adanya penelitian terkait "Eksplorasi Motif Tegel Adaptasi Ukir Jepara" dengan menggunakan teknik simplifikasi untuk menciptakan motif tegel diharapkan dapat menghasilkan alternatif motif tegel baru sehingga dapat digunakan oleh masyarakat. Adaptasi ukir Jepara sebagai motif tegel juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan dan memperluas budaya Jepara guna melestarikan ukir Jepara. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan metode penciptaan menurut Gustami yaitu tiga tahap-enam langkah di mana metode kualitatif digunakan pada tahap eksplorasi dan perancangan, dan metode kuantitatif pada pengumpulan data melalui kuesioner. Temuan yang didapat dalam penelitian ini adalah (1) penggunaan teknik simplifikasi dan pemberian warna berdasarkan warna khas Jepara menciptakan 3 desain motif dengan 3 konsep warna pada tiap motifnya, (2) motif tegel adaptasi ukir Jepara yang dibuat telah menjadi sarana pelestarian dan pengenalan budaya Jepara khususnya ukir Jepara, (3) serta didapatkan motif tegel adaptasi ukir Jepara yang cocok digunakan pada berbagai gaya interior dan desain favorit responden.   Kata kunci : Eksplorasi, Motif, Tegel, Ukir Jepara, Teknik Simplifikasi  
PENERAPAN KONSEP ARBOREUM PADA PERANCANGAN REDESAIN INTERIOR KAMAR TIDUR UTAMA DOKTER HENDRI POERNOMO Purnasari, Anjani
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v4i2.3782

Abstract

Konsep desain interior merupakan ide dasar yang mengatur bagaimana suatu ruangan dirancang, mencakup pemilihan gaya, warna, tekstur, dan material untuk menciptakan visual yang menarik dan sesuai dengan tujuan serta karakteristik penggunanya. Artikel ini bertujuan mengembangkan konsep desain yang selaras dengan kebutuhan dan keinginan civitas. Penerapan konsep Arboreum dipilih untuk menyelaraskan gaya desain dengan elemen warna, tekstur, bentuk, dan material yang menciptakan harmoni, serta mengedepankan prinsip biofilik yang menekankan hubungan manusia dengan alam. Dengan mengintegrasikan tanaman dan material alami, konsep ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan penghuni. Selain itu, konsep ini juga menggabungkan elemen gaya industrial, yang mengutamakan penggunaan material kasar seperti dinding ekspos, logam, dan kayu unfinished. Pendekatan ini mengkombinasikan karakter elemen alami dengan tekstur industrial untuk menciptakan ruang yang bersih, rapi, namun tetap mempertahankan kesan kasar yang khas dari gaya tersebut. Setiap aspek, mulai dari tata letak furnitur, pemilihan pencahayaan, hingga tekstur material, dipertimbangkan secara cermat untuk memastikan fungsionalitas dan keharmonisan dengan gaya desain. Metode penelitian yang digunakan meliputi pendekatan studi literatur dan teknik analisis data melalui wawancara, survei, serta dokumentasi. Proses ini menghasilkan penataan interior yang mencerminkan pemahaman desain serta visualisasi yang sesuai dengan keinginan responden. Dengan menggabungkan elemen kasar dan halus, konsep ini berhasil menciptakan ruang tidur utama yang tidak hanya optimal sebagai tempat istirahat, tetapi juga mencerminkan identitas serta keinginan penghuninya.
IMPLEMENTASI KONSEP BALI MODERN PADA WARUNG LAWAR DE TEKONG Danaswari, Dewa Ayu Agung Indira
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v4i2.3790

Abstract

Arsitektur Bali merupakan salah satu contoh dari konsep arsitektur berkelanjutan. Arsitektur ini menggambarkan tata ruang kehidupan masyarakat Bali yang telah berkembang secara turun-temurun. Arsitektur ini merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan agar tidak punah. Usaha tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan pengetahuan dan teknologi di masa yang modern ini. Dengan memadukan konsep Arsitektur Bali dengan konsep modern. Warung Lawar De Tekong merupakan warung lawar yang terletak di daerah Denpasar Bali yang menerapkan Konsep Bali Modern. Dengan penerapan Arsitektur Tradisional Bali, serta penggunaan ornamen ciri khas Bali.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan Konsep Bali Modern pada Warung Lawar De Tekong.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Dengan Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara dengan pemilik warung Lawar De Tekong. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Warung Lawar De Tekong memadukan material alam dan modern serta penggunaan ornamen Bali yang merupakan ciri khas dari Arsitektur Bali. Dengan dilandasi filosofi Tri Hita Karana dan konsep Tri Angga pada warungnya.
KURSI BAR DENGAN MATERIAL PIPA BESI DAN VELG BEKAS Paramitha, Ni Luh Komang Ayu Miranthi; Pradnyaswari, Ida Ayu Ketut Andriyogi
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v4i2.3795

Abstract

Furniture mencakup berbagai barang seperti meja, kursi, lemari, tempat tidur, sofa, dan rak buku, dengan desain interior yang mengalami evolusi signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Fokus utama artikel ini adalah penggunaan logam, seperti besi, aluminium, dan baja, dalam pembuatan kursi, mengingat kekuatan, stabilitas, dan daya tahan yang ditawarkannya.Metode desain eksploratori digunakan dalam penelitian ini untuk mengeksplorasi konsep penggunaan material bekas, khususnya pipa besi dan velg sepeda, dalam pembuatan kursi bar. Artikel ini membahas bagaimana penggunaan dan pengolahan material bekas dapat mengurangi limbah besi dan mendukung keberlanjutan lingkungan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kursi bar dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan dan dukungan postur tubuh pengguna. Desain ergonomis menjadi kunci dalam menciptakan kursi bar yang mendukung postur tubuh secara alami, mengurangi stres pada bagian belakang dan pinggang. Penggunaan velg sepeda bekas dalam desain memberikan sentuhan estetika dan keunikan pada kursi bar, dengan penekanan pada kombinasi kreativitas, desain, dan pemilihan material yang tepat.Dengan demikian, artikel ini tidak hanya mengulas aspek teknis dan fungsional dalam perwujudan kursi bar, tetapi juga menyoroti pentingnya penggunaan material eksplorasi dalam mendukung prinsip pengurangan limbah dan keberlanjutan lingkungan dalam industri furnitur.
KONSEP ZEN GARDEN PADA INTERIOR RUANG KELUARGA Saraswati, Ni Komang Adinda Mahadyah; Artayasa, I Nyoman; Kerdiati, Ni Luh Kadek Resi
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v4i2.3898

Abstract

Zen Garden, yang berasal dari tradisi Jepang telah menjadi inspirasi dalam desain interior modern. Taman ini menciptakan suasana meditatif dan ketenangan melalui elemen-elemen alam seperti batu, pasir, dan tanaman. Dalam interior ruang keluarga, prinsip Zen Garden dapat diadaptasi untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan menenangkan. Artikel ini mengkaji bagaimana konsep Zen Garden dapat diterapkan dalam interior ruang keluarga untuk menciptakan suasana yang tenang dan harmonis. Mengidentifikasi elemen-elemen utama Zen Garden seperti keseimbangan, penggunaan elemen alami, dan minimalisme, serta mengkaji penerapannya dalam ruang keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan analisis deskriptif kualitatif, mengandalkan literatur dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Zen Garden dalam desain interior menciptakan ruang yang menenangkan dan meditatif, dengan fokus pada ketenangan, harmonisasi, dan keterhubungan dengan alam. Studi kasus seorang artis musisi menyoroti pentingnya lingkungan tenang untuk mendukung kreativitas dan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional. Desain ruang yang harmonis memungkinkan interaksi keluarga yang mendukung keseimbangan hidup, serta menciptakan hubungan yang kuat dengan alam melalui penggunaan elemen alami dalam Zen Garden.   Kata kunci : Zen Garden, Ruang Keluarga, Arsitektur Jepang  
PENGARUH MASA RENAISANS TERHADAP ARSITEKTUR DAN INTERIOR BASILIKA SANTO PETRUS Salsabila, Desya
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v4i2.4328

Abstract

Perkembangan zaman secara signifikan telah mempengaruhi arsitektur dan interior sebuah bangunan. Dalam periode abad pertengahan, keyakinan masyarakat menjadi peran penting dalam membentuk arsitektur bangunan, khususnya bangunan suci di Eropa. Memasuki masa Renaisans, kesenian berkembang pesat dan memberikan pengaruh besar terhadap arsitektur serta interior berbagai bangunan, baik bangunan keagamaan maupun bangunan pemerintahan yang sebelumnya menunjukkan perbedaan signifikan antara arsitektur bangunan keagamaan dan bangunan lainnya. Banyaknya pengaplikasian unsur dekoratif pada bangunan keagamaan membuat perbedaan yang khas dengan bangunan suci sebelumnya. Basilika Santo Petrus merupakan sebuah bangunan keagamaan di Vatikan yang terpengaruh oleh kesenian dan arsitektur masa renaisans. Ciri arsitektur dan interior bangunan masa renaisans pada Basilika ditandai oleh pegaplikasian beberapa unsur dekoratif. Unsur dekoratif yang diaplikasian pada Basilika berupa lukisan-lukisan yang diterapkan pada plafon, pahatan dan ukiran baik pada eksterior maupun interior bangunan, serta bentuk lengkung dan kubah pada bangunan. Penelitian terhadap Basilika Santo Petrus bertujuan untuk mengidentifikasi kareakteristik arsitektur khas abad pertengan Eropa era renaisans pada bangunan basilika. Hal tersebut berfungsi untuk memahami perubahan gaya arsitektur seiring waktu dan memberi wawasan terkait gaya arsitektur zaman terdahulu, serta sebagai upaya pelestarian akan sejarah dan budaya masa lampau yang terkandung dalam Basilika Santo Petrus. Metode yang digunakan pada penelitian untuk mencari informasi terkait Basilica Santo Petrus dan ciri arsitektur abad pertengahan masa renaisans berupa studi pustaka, observasi, dan analisis secara tidak langsung terhadap Basilica Santo Petrus melalui media online. Penelitian ini menghasilkan penjabaran terkait ciri-ciri arsitektur masa renaisans abad petengahan Eropa yang diplikasikan pada bangunan Basilika Santo Petrus.
APLIKASI KONSEP RUSTIC DALAM PENCAHAYAAN DAN PENGGUNAAN MATERIAL INTERIOR PADA JINNY’S GARDEN CAFÉ Kalyana, Ida Ayu Ratna Naya
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v4i2.4382

Abstract

Rustic merupakan sebuah konsep desain yang berasal dari Amerika Serikat dengan nuansa pedesaan Dengan mengadopsi nuansa pedesaan, konsep ini didominasi oleh unsur-unsur dan material alami dalam proses penerapannya. Hal ini dapat dilihat dari penerapan material kayu, batu alam, batu ekspos, dan logam dengan mempertahankan tekstur asli dari material tersebut. Jinny’s Garden Café merupakan salah satu contoh bangunan komersial yang terletak di Ubud, Bali dengan menerapkan konsep rustic sebagai daya tarik dari usaha tersebut. Café ini mengandalkan elemen pencahayaan dan material interior dalam membentuk konsep rustic tersebut di café ini.  Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif yang dilakukan dengan metode pengumpulan data berupa observasi langsung pada lokasi kasus dan analisis studi literatur. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk memahami implementasi pencahayaan dan material pada konsep rustic dan menganalisis implementasi terhadap hal tersebut pada bangunan komersial berupa café. Kesimpulan yang diharapkan dari penelitian ini adalah hasil analisis studi kasus yang terpilih dan menunjukan penerapan pencahayaan dan pemilihan material dalam implementasi konsep rustic.

Page 9 of 15 | Total Record : 142