cover
Contact Name
Puspita Dewi
Contact Email
journal.adma@universitasbumigora.ac.id
Phone
+6285238395258
Journal Mail Official
puspitadewi@universitasbumigora.ac.id
Editorial Address
Jl. Ismail Marzuki No.22, Cilinaya, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83127
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by Universitas Bumigora
ISSN : -     EISSN : 27237370     DOI : https://doi.org/10.30812/adma
ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, with Electronic ISSN 27237370 published by Universitas Bumigora. It is a biannual refereed journal concerned with the practice and processes of community engagement. It provides a forum for academics, practitioners and community representatives to explore issues and reflect on practices relating to the full range of engaged activity. This journal is a peer-reviewed online journal dedicated to the publication of high quality research focused on research and implementation of service community. The mission of ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service learning, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 317 Documents
Menggugah Kreativitas Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sikur dalam Menciptakan Identitas Brand Produk Makanan yang Ikonik Hasbullah Hasbullah; Anthony Anggrawan; Christofer Satria; I Nyoman Yoga Sumadewa; Elyakim Nova Supriyedi Patty; Ni Gusti Ayu Dasriani
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.6259

Abstract

Persaingan industri makanan yang semakin kompetitif menuntut pelaku usaha, termasuk lulusan SMK, tidak hanya memiliki keahlian dalam mengolah rasa, tetapi juga dalam membangun identitas visual yang kuat. Faktanya, banyak produk makanan hasil praktik siswa SMK kelas XII yang memiliki kualitas rasa tinggi namun belum didukung oleh branding dan desain kemasan yang mampu menarik minat pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggugah kreativitas siswa SMK dalam menciptakan identitas brand produk makanan yang ikonik dan kompetitif melalui pendampingan intensif. Program ini dilaksanakan menggunakan metode workshop interaktif dan pendampingan praktis. Tahapan kegiatan meliputi: 1) Pemberian materi tentang fundamental branding dan psikologi warna; 2) Praktik desain kemasan menggunakan aplikasi digital sederhana; dan 3) Evaluasi hasil karya melalui sesi presentasi produk. Peserta kegiatan adalah siswa kelas XII SMK Negeri 1 Sikur Lombok Timur yang sedang mempersiapkan tugas akhir atau proyek kewirausahaan. Melalui pendampingan ini, siswa berhasil menciptakan prototipe desain kemasan yang lebih modern, dan memenuhi standar pelabelan produk makanan. Kreativitas siswa terlihat pada kemampuan dalam memadukan kearifan lokal produk dengan estetika visual kekinian yang disukai generasi Z. Kesimpulan kegiatan ini berhasil memberikan bekal keterampilan praktis bagi siswa SMK untuk menjadi wirausahawan muda yang siap bersaing di pasar digital melalui kekuatan visual produk yang ikonik.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal Sasak dalam Pencegahan Stunting di Lombok Tengah Titik Ceriyani Miswaty; Fahry Fahry; Karta Negara Salam; Ceskakusumadewi Baharuddin; Mesrawati Rifai
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.6297

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan utama di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan Nusa Tenggara Barat yang kaya akan budaya Sasak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kader kesehatan di Kabupaten Lombok Tengah melalui pendekatan kearifan lokal suku Sasak dalam upaya pencegahan stunting pada balita. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 30 kader kesehatan posyandu, 12 belian (dukun tradisional Sasak), dan 90 ibu balita di Desa Rembitan. Kegiatan meliputi pemetaan potensi pangan lokal berbasis budaya, pelatihan pengolahan makanan tradisional bergizi tinggi (ayam taliwang, plecing kangkung, dan beberuk terong), serta integrasi edukasi gizi dalam tradisi begawe dan sorong serah. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan kader sebesar 82%, adopsi menu pangan lokal bergizi pada 75% keluarga dampingan, serta terbentuknya Kelompok Ibu Peduli Gizi Anak (KIPGA) sebagai wadah keberlanjutan program berbasis budaya Sasak.
Edukasi Body Image Positif dan Pola Makan Gizi Seimbang pada Remaja SMKN 2 Lembar Nissa Anggriany; Laksmi Nur Fajriani; Ni Made Wiasty Sukanty; Anisah Anisah; Widani Darma Isasih; M. Thonthowi Jauhari; Junendri Ardian
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.6323

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami ketidakpuasan terhadap citra tubuh serta perilaku makan yang tidak seimbang. Observasi awal di SMKN 2 Lembar menunjukkan adanya siswa yang memiliki persepsi tubuh kurang optimal khususnya berat badan kurang atau berat badan berlebih, dan kebiasaan makan yang belum sesuai prinsip gizi seimbang, sehingga diperlukan intervensi edukatif untuk meningkatkan pemahaman mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai body image positif dan pola makan seimbang, serta mengevaluasi perubahan pemahaman siswa setelah pelaksanaan penyuluhan. Metode kegiatan meliputi tahap perencanaan, persiapan materi, pelaksanaan penyuluhan melalui ceramah interaktif dan diskusi, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Sampel terdiri dari 21 siswa berusia 15–17 tahun. Hasil menunjukkan bahwa 81% responden memiliki body image positif, sedangkan 19% mengalami ketidakpuasan ringan. Pada variabel pola makan, 57,1% berada pada kategori baik, 19,0% cukup, dan 23,9% kurang. Uji Chi-Square menghasilkan nilai p = 0,300, sehingga tidak ditemukan hubungan signifikan antara pola makan dan body image. Meskipun demikian, keberadaan ketidakpuasan tubuh ringan dan pola makan kurang pada sebagian siswa menunjukkan perlunya intervensi lanjutan. Kegiatan ini merekomendasikan pelaksanaan edukasi berkelanjutan melalui penguatan literasi gizi, peningkatan edukasi body image positif, serta integrasi pendekatan psikososial di lingkungan sekolah untuk mendukung kesehatan remaja secara komprehensif dan berkelanjutan.
Pelatihan Komunikasi Antarpribadi untuk Memperkuat Dukungan ASI Eksklusif bagi Kader Posyandu di Wilayah Pucang Sewu Surabaya Elok Dzul Afifah; Damai Arum Pratiwi; Mochammad Bagus Qomaruddin; Wildan Satrio Darmawan; Venska Pattiasina; Galuh Pramesti Cintani Aisha; Rafi’ Abiyyu Mukti; Linda Auliyaur Rahmah; Zulfa Mazida; Hera Ratna Dwi Maharsi; Chindy Eva Nurmala Hutabarat
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.6339

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target nasional yaitu 80%, termasuk di Kota Surabaya yang hanya 69,26%. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah keterbatasan kapasitas kader posyandu, khususnya dalam keterampilan komunikasi antarpribadi saat memberikan edukasi dan konseling kepada ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunikasi antarpribadi kader posyandu melalui pelatihan berbasis partisipatif di salah satu wilayah kerja Puskesmas Pucang Sewu, Surabaya. Kegiatan dilaksanakan pada 26 kader dengan pendekatan Model Dignan melalui tahapan community analysis, targeted assessment, program development, implementation, dan evaluation. Metode pelatihan meliputi penyuluhan interaktif dan role play. Pengukuran dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta lembar observasi keterampilan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 75,38 menjadi 90,00, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Selain itu, sebagian besar kader menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi dasar, terutama dalam mendengarkan aktif dan membangun empati. Pelatihan komunikasi antarpribadi efektif dalam meningkatkan kapasitas kader posyandu. Penguatan pelatihan lanjutan yang berfokus pada aspek persuasi diperlukan untuk mengoptimalkan peran kader dalam promosi kesehatan.
Edukasi Peran Doula dalam Pemberian Asuhan Kebidanan pada Masa Kehamilan dan Persalinan di Kelurahan Jempong Baru Yadul Ulya; Siskha Maya Herlina; Regina Pricilia Yunika
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.6405

Abstract

Banyak ibu hamil mengalami kecemasan, ketakutan, stres, dan ketidaksiapan menghadapi persalinan, terutama pada kehamilan pertama. Oleh karena itu, ibu hamil membutuhkan dukungan menyeluruh baik secara fisik, emosional, sosial, maupun psikologis selama menjalani proses kehamilan dan persalinan. Salah satu bentuk dukungan yang berkembang dalam pelayanan maternal adalah pendampingan oleh doula. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat berfokus pada edukasi kepada ibu hamil tentang peran doula dalam asuhan kebidanan. Metode pengabdian terdiri dari tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan dengan memberikan materi tentang doula, dan evaluasi dengan cara pre-test dan post-test. Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 26 ibu hamil di Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa edukasi mengenai peran doula dalam pemberian asuhan kebidanan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil dari kategori kurang dan cukup menjadi kategori baik. Kesimpulannya peningkatan pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu ibu hamil lebih siap menghadapi persalinan serta meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya dukungan emosional dan psikososial dalam pelayanan maternal.
Pelatihan dan Pendampingan Digital Marketing untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Binaan BRIDA Provinsi Nusa Tenggara Barat Bukran Bukran; Muhammad Tahir; Muhamad Wisnu Alfiansyah; Miftahul Madani; Mudawil Qulub; Hairani Hairani
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.6503

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan digital marketing sebagai strategi peningkatan daya saing usaha di era ekonomi digital. Mitra kegiatan adalah pelaku UMKM binaan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan pemanfaatan media sosial sebagai media promosi, serta belum optimalnya penggunaan marketplace dan platform digital untuk pemasaran produk. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi penyusunan strategi pemasaran digital, pembuatan konten promosi menggunakan aplikasi Canva, optimalisasi media sosial, pemanfaatan marketplace, serta pengenalan Google Business Profile. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai strategi pemasaran digital serta meningkatnya kemampuan peserta dalam membuat konten promosi dan memasarkan produk secara digital. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi praktik dan diskusi. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong transformasi digital UMKM sehingga mampu meningkatkan daya saing serta memperluas jangkauan pasar.
Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Melalui Pemeriksaan Kesehatan Pralansia di Dusun Curahrejo Anas Fadli Wijaya; Fatih Muhammad Izzulhaq; Alfiani Diana Fatmawati; Sholehati Sholehati; Annisa Ramadhaniar; Nadiyatul Maghfiroh; Arienda Zahra Aprilya Putri; Iftitah Nanda Darranafisa; Aulia Rahmawati; Dian Martiana Khoirun Nisa’; Wahyu Aji Satriono; Nurul Lailatul Jannah; Muzemmil Ubaidillah; Durrotul Khasna
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.6612

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan tantangan kesehatan utama di Indonesia, dengan kelompok pralansia (usia 45–59 tahun) sebagai kelompok rentan yang berisiko tinggi mengalami hipertensi, diabetes melitus, dan hiperurisemia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2026 di Dusun Curahrejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur dalam rangka program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dan dosen dari tujuh perguruan tinggi. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan deteksi dini faktor risiko PTM melalui pemeriksaan berat badan, tekanan darah, glukosa darah sewaktu, dan asam urat pada 21 warga pralansia. Metode yang digunakan adalah community-based screening dengan teknik pemeriksaan langsung menggunakan alat diagnostik point-of-care. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 85,7% peserta memiliki tekanan darah di atas normal (prehipertensi atau hipertensi), 19,0% memiliki kadar glukosa darah sewaktu yang terindikasi diabetes (≥200 mg/dL), dan 14,3% memiliki kadar asam urat tinggi (>7,0 mg/dL untuk laki-laki dan >6,0 mg/dL untuk perempuan). Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan warga dan memberikan rekomendasi tindak lanjut kepada pihak Kecamatan Ambulu. Program ini menunjukkan pentingnya sinergitas antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya preventif dan promotif kesehatan.