cover
Contact Name
Athaillah
Contact Email
jukeshumunhaj@gmail.com
Phone
+6285277448237
Journal Mail Official
jukeshumunhaj@gmail.com
Editorial Address
Universitas Haji Sumatera Utara Jalan Rumah Sakit Haji Medan Medan Estate, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara
Location
Kota binjai,
Sumatera utara
INDONESIA
JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27744698     DOI : https://doi.org/10.51771
JUKESHUM merupakan Jurnal Pengabdian Masyarakat yaitu jurnal ilmiah berbasis open-access yang dikelola dan diterbitkan oleh Universitas Haji Sumatera Utara (UNHAJ). Jurnal JUKESHUM mempublikasikan hasil-hasil pengabdian masyarakat yang berbasis riset dengan ruang lingkup kesehatan, sosial dan humaniora
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 238 Documents
Pendidikan Kesehatan “Bahaya DBD” Desa Seunebok Aceh Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur Nanin Juliana; Era Zana Nisa; Lindawati Lindawati
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i2.617

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk. Demam berdarah DBD dulu disebut penyakit “break-bone” karena kadang menyebabkan nyeri sendi dan otot di mana tulang terasa retak. Demam berdarah ringan menyebabkan demam tinggi, ruam, dan nyeri otot dan sendi. Demam berdarah yang parah, atau juga dikenal sebagai dengue hemorrhagic fever, dapat menyebabkan perdarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (shock), dan kematian.. etode yang digunakan adalah menggunakan cara memberi penyuluhan kepada 50 orang dan waktu pelaksanaan selama 3 hari pada tanggak 21-23 Februari 2023. Desa Seunebok Aceh Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur Selama penyuluhan berjalan peserta penyuluhan antusias dan beberapa memberikanpertanyaan sehingga ada ruang diskusi. Kesimpulan kommplikasi demam berdarah terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bagaimana pencegahan demam berdarah
Pendampingan Pemeriksaan Kadar Gula Darah Sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 Kiki Rawitri; Dikki Miswanda; Zulmai Rani; Anggitha Ningtias; Sri Wahyuni; Syilvi Rinda Sari; Cut Intan Annisa Puteri
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i2.618

Abstract

Penyakit degeneratif saat ini telah menjadi ancaman serius kesehatan global, salah satu diantara penyakit degeneratif tersebut adalah Diabetes Melitus (DM). Perhatian pada penyakit DM semakin tinggi karena prevalensinya semakin meningkat pada masyarakat. Salah satunya terjadi pada masyarakat Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, dimana kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan khususnya pemeriksaan kadar gula darah (KGD) masih rendah. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan masalah ekonomi masyarakat. Pemeriksaan ini perlu dilakukan untuk mengetahui kadar gula darah dalam tubuh apakah dalam batas normal, kurang, atau melebihi batas normal dan sebagai deteksi dini penyakit DM. Guna mengatasi masalah tersebut dilakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Kolam mengenai penyakit DM melalui edukasi, penyuluhan kesehatan, dan pemeriksaan gula darah sewaktu. Metode yang digunakan dalam edukasi dan penyuluhan adalah ceramah dan diskusi, serta untuk melihat tingkat pengetahuan masyarakat dilakukan pre test dan post test dengan memberikan kuesioner berisi pertanyaan terkait DM sesuai dengan materi yang akan dipaparkan. Data dianalisis menggunakan uji Paired T Test pada program SPSS. Pemeriksaan gula darah acak dilakukan menggunakan glucometer. Kegiatan ini dilakukan terhadap masyarakat, dibantu oleh kader posyandu dan pihak terkait di wilayah Dusun I Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan.Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang penyakit DM tipe 2, gejala/ tanda, pencegahan, faktor risiko, pola hidup sehat, komplikasi yang ditimbulkan apabila kadar gula darah tidak terkontrol, dan kepatuhan dalam minum obat. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu pada masyarakat dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan skrining penyakit DM tipe 2.
Pemanfaatan Tumbuhan Herbal Dalam Mencegah Penyakit Hipertensi Untuk Edukasi Masyarakat di Stadion Teladan Medan Rahma Yulia; Kanne Dachi; Salman Salman; Meutia Indriana; Mariany Razali; Dea Anggraini; Vivi Sofia
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i2.624

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan angka morbiditas tinggi dimana penyakit ini ditandai  dengan peningkatan tekanan darah. Di Indonesia, prevalensi hipertensi pada tahun 2020 sebesar 31,7 persen penduduk berusia 18 tahun ke atas. Sekitar 80% orang dengan tekanan darah tinggi diklasifikasikan sebagai hipertensi esensial. Pengobatan tekanan darah tinggi dapat dilakukan dengan menggunakan  obat (terapi farmakologis) dan terapi komplementer menggunakan obat tradisional dari tanaman berkhasiat obat. Berdasarkan latar belakang tersebut tim dosen Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien tertarik memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan tanaman obat yang berasal dari alam yang dapat mencegah penyakit hipertensi. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat dari dosen untuk memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat. Edukasi tentang pemanfaatan tanaman obat untuk mencegah hipertensi dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pembagian brosur serta pemeriksaan tekanan darah pada masyarakat yang sedang melakukan kegiatan di Stadion Teladan Medan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini meunjukkan sebagian besar peserta yang berkontribusi memilki tekanan darah yang cukup tinggi. 7 dari 10 orang yang diperiksa tekanan darahnya memiliki tekanan darah 140/90 mmHg, 2 orang memiliki tekanan darah normal 120/90 mmHg dan 1 orang memiliki tekanan darah 100/70 mmHg. 60 % peserta memiliki pengetahuan mengenai penggunaan tanaman obat untuk mencegah hipertensi seperti daun seledri dan bawang putih yang diracik sendiri dengan cara direbus kemudian diminum air rebusannya
Edukasi Peningkatan Self Control dan Religiusitas dalam Upaya Pencegahan Perilaku Seks Bebas SMP Swasta Pahlawan Nasional Medan Khodijah Tussolihin Dalimunthe; Tina Meirindany; Dirayati Sharfina; Elvira Hayati
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i2.633

Abstract

Generasi muda adalah penerus yang akan melanjutkan perjuangan bangsa. Perlu menanamkan self control seperti menahan suatu respon yang dianggap negatif dan menanamkan nilai-nilai religiutas seperti beribadah dan berdoa agar bebas dari perilaku-perilaku negetif antara lain minuman keras, mengkonsumsi obat terlarang, seks bebas dan lain-lain. Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan sebelum adanya hubungan resmi sebagai suami isteri. Kegiatan pengabdian menggunakan metode seperti ceramah, diskusi, tanya jawab tentang peningkatan self control dan religiusitas dalam upaya pencegahan perilaku seks bebas. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMP Swasta Nasional dengan sasarannya 25 orang siswa-siswi. Selesai kegiatan penyuluan tentang edukasi maka terjadi perubahan yang baik > 70 yang dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test menggunakan kuesioner. Diharapkan agar remaja banyak melakukan aktivitas yang positif untuk meningktakan kualitas diri dan meningkatkan ketakwaan kepada sang pencipta supaya dijauhkan dari hal-hal yang merugikan.
Peran Petugas Kesehatan dalam Menyongsong Era 5.0 untuk Profesionalisme Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Pasien di Puskesmas Anggi Isnani Parinduri; Delita Hayanti Br Panjaitan; Irmayani Irmayani; Felix Kasim; Annisa Febriana Siregar; Mutiara Nauli
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i2.638

Abstract

Era globalisasi mengakibatkan arus kompetisi terjadi di segala bidang termasuk bidang kesehatan semakin ketat. Tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan telah menjadi masalah mendasar yang dihadapi sebagian besar pelayanan kesehatan diberbagai Negara. Petugas kesehatan dalam menyongsong Era 5.0 harus mampu meningkatkan profesionalisme dan keselamatan pasien dalam pemberian pelayanan kesehatan. Setiap petugas kesehatan bertanggung jawab terhadap keselamatan pasien dan mutu pelayanan, pelayanan yang baik dan berkualitas akan memberikan kepuasan kepada pasien dan akan memberikan keuntungan bagi pelayanan kesehatan. Pasien semakin kritis, mereka mengerti tentang hak dan ingin agar pelayanan yang aman dan memuaskan. Fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak mengikuti harapan pasien akan ditinggalkan, maka petugas harus terus meningkatan pengetahuan dan keterampilannya dalam menyongsong Era 5.0. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme petugas kesehatan dalam menyongsong era 5.0 untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien. Metode kegiatan menggunakan teknik ceramah, diskusi, dan pemberdayaan. Kegiatan dilakukan di Puskesmas Pagar Jati pada bulan April 2022. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh petugas kesehatan yang berjumlah sebanyak 27 orang. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman petugas kesehatan sebesar 74,1%. Petugas kesehatan semakin memahami tentang profesionalisme dalam pemberian pelayanan kepada pasien, peran petugas kesehatan ini akan meningkatkan kepuasan pasien dan mutu pelayanan puskesmas.
Edukasi Pemanfaatan Pengawetan Bahan Alam Dengan Metode Simplisia Pada Siswa SMP Pahlawan Medan Aswan Pangondian; Athaillah Athaillah; Putra Chandra; Refli Renaldi
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i2.651

Abstract

Indonesia memiliki sumber daya alam hayatinya yang sangat melimpah. Lebih dari  80.000 spesies atau jenis tumbuhan yang terdapat di dalam Indonesia, baik itu di darat maupun di laut. Hanya Sebagian kecil tumbuhan yang sudah di lakukan penelitian dan pemanfaat tumbuhan sebagai bahan dasar atau obat di masyarakat.  Sehingga Masyarakat hanya  sedikit yang memahami bagaimana  pe manfaatan dan kegunaan dari tumbuhan tersebut. Tumbuhan termasuk dalam metabolit sekunder yang merupakan sumber dari obat-obatan yang sering  digunakan dalam pengobatan berbagai jenis penyakit yang diderita oleh manusia. Beberapa tumbuhan yang digunakan untuk berbagai penyakit dimasyarakat adalag sebagai stimulan jantung dan peredaran darah, antitumor, antipiretik, antiepilepsi, antiinflamasi, antiulcer, diuretik, antihipertensi, menurunkan kolesterol, antioksidan, antidiabetik, antibakteri, dan antijamur. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pelatihan secara langsung kepada siswa SMP Pahlawan di Kota Medan. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah menengah pertama (SMP) Kota Medan, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan,  Provinsi Sumatera utara,  Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara sosialisasi dan Praktek, dimulai dari manfaat simplisia serta cara pengolahan pembuatan simplisia kemudian dilanjut dengan Menunjukkan salah satu contoh simplisia yang sudah jadi, lalu menyususn rencana tindak lanjut. Luaran yang diharapkan untuk isntitusi adalah Laporan pengabdian masyarakat dan Jurnal Nasional terakreditasi dan luaran yang diharapkan untuk masyarakat dalam kegiatan ini adalah 1) Terciptanya Pemahaman Masyarakat dalam pemanfaatan pengawetan bahan alam dengan metode simplisia; 2) Terbukanya peluang bisnis bagi masyarakat mitra; 3) Terbentuknya masyarakat yang peduli kesehatan
Edukasi dan Penyuluhan Kesehatan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat dan Khitanan Massal Masyarakat Desa Marendal II Robiatun Rambe; Evi Depiana Gultom; Zulmai Rani; Yuliatil Adawiyah Harahap; Ovalina Sylvia Br. Ginting
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i2.656

Abstract

Penggunaan berbagai jenis obat-obatan secara mandiri banyak dilakukan oleh masyarakat di Indonesia untuk menyembuhkan penyakit menimbulkan efek negatif bagi pasien. Berdasarkan hasil observasi dilapangan banyak ditemukan masyarakat yang belum mengetahui cara mendapatkan, menggunakan, penyimpanan dan membuang obat yang benar. Upaya yang dilakukan untuk memberikan informasi yang benar dan akurat tentang penggunaan obat diantaranya melalui sosialisasi ke masyarakat Sosialisasi dilakukan pada kegiatan Sunat Massal . Pengukuran tingkat pengetahuan masyarakat dilakukan sebelum dan sesudah sosialisasi menggunakan instrumen kuesioner. Perhitungan skor kuesioner dilakukan dengan memberi nilai 1 untuk jawaban yang benar dan nilai 0 untuk jawaban yang salah. Hasil perhitungan skor kuesioner setelah diolah kemudian dianalisis menggunakan SPSS.Sebanyak 30 warga masyarakat ikut berpartisipasi. Berdasarkan hasil pre-test tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat sebelum penyuluhan dan pemberian brosur dilakukan adalah sebanyak 20 (66%) orang memiliki pengetahuan kurang, dan sebanyak 7 (23%) orang memiliki pengetahuan sedang, dan hanya 3 (11%) orang yang memiliki pengetahuan baik. Sedangkan perubahan tingkat pengetahuan setelah sosialisasi, diketahui terjadi peningkatan pada kategori baik sebesar 77% dari yang sebelumnya 12%.7,14% menunjukkan kompabilitas secara fisik, Berdasarkan hasil tersebut terlihat bahwa setelah sosialisasi dilakukakan terdapat perubahan tingkat pengetahuan warga tentang penggunaan obat yang benar. Saran terhadap kegiatan ini, agar kegiatan sosialisasi penggunaan obat yang benar lebih masif dilaksanakan agar meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai cara penggunaan obat yang benar, perubahanan warna dan inkompabilitas.
Sirkumsisi Pada Anak di Desa Laut Dendang Sumatera Utara Aceh, Arif Rahman; Suherni, Suherni
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v2i2.311

Abstract

Sirkumsisi merupakan tindakan medis yang berguna bagi kesehatan dan kepentingan agama. Salah satu faktor yang menyebabkan orang tua tidak melaksanakan sirkumsisi pada anaknya adalah karena masalah ekonomi. Hasil kegiatan ini berupa sirkumsisi terhadap anak yatim dan kaum dhuafa yang diikuti oleh 10 orang anak. Jumlah peserta yang disirkumsisi 10 anak berasal dari berbagai RW yang terdapat di Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan. Terdapat 7 responden berusia 10 tahun, dan 3 responden berusia 11 tahun. Tidak ditemukan kelainan penis pada saat melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik.
Pendampingan UMKM Dalam Memaksimalkan Tata Kelola Usaha dan Manajemen Pemasaran Hustia, Anggreany; Bimantara, Faisal
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i1.663

Abstract

Pendampingan UMKM dalam memaksimalkan tata kelola dan manajemen pemasaran ini merupakan kegiatan pengabdian yang dilakukan dalam program magang UMKM Merdeka Batch I Sumatera Selatan kolaborasi antara LLDIKTI Wilayah II, dosen dan mahasiswa. Dalam kegiatan ini kami mendampingi salah satu UMKM yang bergerak di bidang kuliner yang bertempat di Palembang yaitu “DAPOER FELISHA”. Berdasarkan riset yang dilakukan, kondisi eksisting UMKM terbilang masih baru dirintis sehingga membutuhkan dukungan yang lebih dari berbagai pihak. Kondisi Eksisting UMKM diidentifikasi melalui  basis KPI (Key Performance Indicator) yaitu indikator tata kelola usaha dan Indikator manajemen pemasaran. Tata kelola usaha UMKM ini dilihat dari beberapa sisi salah satunya SOP dalam persiapan produk yang dipasarkan dan legalitas yang dapat mendukung kemajuan  usaha UMKM ini. Manajemen pemasaran berkaitan erat dengan proses pemasaran produk UMKM tersebut. Berdasarkan Ilustrasi tersebut hal ini dilakukan karena untuk mendukung Pelaku Usaha dalam mengembangkan bisnisnya dengan baik di masa yang akan datang. Hasil dari pengabdian ini diharapkan UMKM tumbuh menjadi lebih baik, semakin berkembang, dan dapat bersaing dengan pasar yang lebih luas.
Pemeriksaan dan Penyuluhan Kesehatan Kadar Gula Darah dan Tekanan Darah Pada Ibu – Ibu Perwiritan di Desa Kota Datar Adi Syafila, Anggun; Atha Bassni Erano, Bhirawa; Tegar, Fahmi; Nabila Oktarina, Putri; Husna Lubis, Lailatul
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i1.677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pentingnya pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan kadar gula darah dan tekanan darah pada ibu-ibu perwiritan di Desa Kota Datar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SL (Service Learning) yaitu sebuah kegiatan pembelajaran atau edukasi pada masyarakat. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan kepada kelompok ibu-ibu perwiritan di Desa Kota Datar Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang Sumatera Utara sebagai sampel yang berjumlah 34 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari sampel penelitian mayoritas warga tidak memahami dengan benar gula darah, baik kadar maupun tekanannya, serta hal-hal yang dianggap menimbulkan suatu penyakit yang serius jika mengabaikan pola kesehatannya yang berkaitan dengan gula darah. Hal-hal yang dilakukan sebagai penanganan dasar dan berkelanjutan pada masalah ini di antaranya adalah dengan diadakannya sosialisasi serta pemeriksaan gula darah dan apa saja hal-hal yang terkait dengannya agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan terutama yang berkaitan dengan gula darah terutama di Desa Kota Datar