cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
ISSN : 28072294     EISSN : 28071808     DOI : https://doi.org/10.51878/academia.v1i2.649
Core Subject : Education,
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Academic Research
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 139 Documents
SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DAN PENDIDIKAN ISLAM DI PERGURUAN TINGGI: SINERGI UNTUK MASA DEPAN CHAIRY, ACH.; ISTIQOMAH, ISTIQOMAH; NAHDIYAH, ATIKA CAHYA FAJRIYATI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i3.3631

Abstract

This article discusses the synergy between Sustainable Development Goals (SDGs) and Islamic education in higher education as a strategic effort to support global sustainability. Islamic education, with its universal values such as social justice, environmental preservation, and community welfare, strongly aligns with the objectives of the SDGs, including poverty eradication, quality education, gender equality, and climate action. Islamic higher education institutions play a strategic role in integrating Islamic values with modern approaches to produce intellectual and sustainability-conscious generations. This article explores the role of Islamic higher education institutions in supporting the SDGs through curriculum integration, sustainability-based research, community empowerment programs, and international collaborations. Challenges include limited understanding of SDGs, funding constraints, and resistance to change. As solutions, this article recommends strengthening curricula rooted in Islamic values, educational innovations, and cross-sector collaboration to optimize the role of Islamic higher education institutions. The analysis reveals that integrating SDGs into Islamic education can enrich curricula and community service programs while shaping generations that are not only intellectually competent but also highly aware of global sustainability. This synergy is expected to serve as a strategic step toward a more just, inclusive, and sustainable future. ABSTRAKArtikel ini membahas sinergi antara Sustainable Development Goals (SDGs) dan pendidikan Islam di perguruan tinggi sebagai upaya strategis untuk mendukung keberlanjutan global. Pendidikan Islam, dengan nilai-nilai universal seperti keadilan sosial, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan umat, memiliki relevansi kuat dengan tujuan-tujuan SDGs, seperti penghapusan kemiskinan, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, serta aksi terhadap perubahan iklim. Perguruan tinggi Islam berperan strategis dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan pendekatan modern guna mencetak generasi yang intelek dan peduli terhadap keberlanjutan. Artikel ini mengeksplorasi peran perguruan tinggi Islam dalam mendukung SDGs melalui integrasi kurikulum, penelitian berbasis keberlanjutan, program pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi internasional. Tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman tentang SDGs, keterbatasan dana, dan resistensi terhadap perubahan. Sebagai solusinya, artikel ini merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis nilai Islam, inovasi pendidikan, dan kerja sama lintas sektor untuk mengoptimalkan peran perguruan tinggi Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengintegrasian SDGs ke dalam pendidikan Islam dapat memperkaya kurikulum dan program pengabdian masyarakat, sekaligus membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keberlanjutan global. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk masa depan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.
WHATSAPP MESSENGER FOR EDUCATION: ATTITUDE, PERCEIVED EASE OF USE AND RETENTION LEVEL AMONG UNDERGRADUATE STUDENTS IN KWARA STATE UNIVERSITIES, NIGERIA HAMZAT, AFEEZ ABIOLA; COKER, ADESHINA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i4.3671

Abstract

Social media usage for education can never be overemphasized as its rewards are enormous. As one of the integrated social media for education, WhatsApp messenger is an instant message application that runs on smartphone and web-based devices that enables users to trade information via various media form (Sahu, 2019). Many people seem to be awared of WhatsApp messenger and its use. This study therefore investigated the attitude, perceived ease of use and retention level of WhatsApp messenger for education among undergraduate students of Kwara State universities and as well investigated the students’ perceived ease of use of WhatsApp messenger based on school gender. The study revealed that undergraduate students’ attitude towards using WhatsApp messenger for Education in Kwara State universities is positive, the undergraduate students’ perceived ease of use of WhatsApp messenger for education is positive, the undergraduate students’ retention level in using of WhatsApp messenger for education is high, and there is no significant difference in students’ perceived ease of use of WhatsApp messenger for education based on gender. ABSTRAKPenggunaan media sosial untuk pendidikan tidak boleh terlalu ditekankan karena manfaatnya sangat besar. Sebagai salah satu media sosial terintegrasi untuk pendidikan, WhatsApp messenger merupakan aplikasi pesan instan yang berjalan pada smartphone dan perangkat berbasis web yang memungkinkan penggunanya bertukar informasi melalui berbagai bentuk media (Sahu, 2019). Banyak orang tampaknya mengetahui WhatsApp messenger dan penggunaannya. Oleh karena itu penelitian ini menyelidiki sikap, persepsi kemudahan penggunaan dan tingkat retensi WhatsApp messenger untuk pendidikan di kalangan mahasiswa S1 Universitas Negeri Kwara dan juga menyelidiki persepsi kemudahan penggunaan WhatsApp messenger oleh siswa berdasarkan gender sekolah. Studi ini mengungkapkan bahwa sikap mahasiswa sarjana terhadap penggunaan WhatsApp messenger untuk Pendidikan di Universitas Negeri Kwara adalah positif, persepsi kemudahan mahasiswa sarjana dalam menggunakan WhatsApp messenger untuk pendidikan adalah positif, tingkat retensi mahasiswa sarjana dalam menggunakan WhatsApp messenger untuk pendidikan tinggi, dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam persepsi siswa tentang kemudahan penggunaan WhatsApp messenger untuk pendidikan berdasarkan gender.
PERAN MOTIVASI BELAJAR ANTARA LITERASI DIGITAL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS RISWAN, DEDY; DIANA, ZULFANAH; YUNIAWAN, EKO; ROHMADI, SAMSUL HUDA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i4.3672

Abstract

Digitalization provides students with space for learning independence, so increasing motivation to learn independence becomes an important part of the process. This study aims to examine the moderating affects of learning motivation between digital literacy and learning independence in high school students in Bima City, West Nusa Tenggara. This study uses a quantitative approach with a sample of 200 respondents through a questionnaire, the data was analyzed using SMANrtPLS software and descriptive analysis of the data. The results of the hypothesis show that digital literacy and learning motivation have a significant positive effect on learning independence, and digital literacy has a significant positive impact on learning independence which is strengthened by learning motivation moderation. The use of learning motivation moderation in examine the effect of digital literacy on learning independence has never been studied. The findings of the study are expected to be developed by further researchers by identifying variables that have not been examine, and schools are expected to strengthen students' digital literacy and motivate to encourage student learning independence. ABSTRAKDigitalisasi memberikan ruang kemandirian belajar bagi siswa, sehingga meningkatkan dorongan dalam kemandirian belajar menjadi bagian yang penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh moderasi motivasi belajar antara literasi digital dan kemandirian belajar pada siswa SMAN se-Kota Bima Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 362 responden melalui kuesioner, data dianalisis menggunakan software Smartpls dan menggunakan analisis deskriptif terhadap data yang diuji. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa literasi digital dan motivasi belajar secara positif berpengaruh signifikan terhadap kemandirian belajar, literasi digital secara positif berpengaruh signifikan terhadap kemandirian belajar yang diperkuat moderasi motivasi belajar. Penggunaan moderasi motivasi belajar dalam menguji pengaruh literasi digital terhadap kemandirian belajar belum pernah diteliti sebelumnya. Temuan penelitian diharapkan dapat dikembangkan peneliti selanjutnya dengan mengidentifikasi vairabel yang belum diuji, serta sekolah diharapkan untuk memperkuat literasi digital sisiwa dan memotivasi untuk mendorong kemandirian belajar siswa.
ANALISIS SUMBER PENDAPATAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH ISLAM VICTORIA, AUSTRALIA (2015–2023) RAHARJO, NADA DIKURNIA; PUTRA, HELDY RAMADHAN; MUNADI, M.; SUHARDI, MUHAMAD
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i4.3776

Abstract

This research analyzes income sources at Islamic Schools of Victoria from 2015 to 2023. The focus of the study includes income diversification, the contribution of each source to total income, and cross-year trends. This research method uses a library research approach, data analysis techniques with data reduction, data presentation and drawing conclusions. Data is processed from the school's annual financial report. The research results show that government grants dominate the source of income, with a contribution that continues to increase from 79.29% in 2015 to 84.73% in 2023. In contrast, the contribution to school fees shows a relative decline and total income shows an increasing trend despite fluctuations. Total revenue increased from $27 million in 2015 to $44.7 million in 2023, for an average annual increase of 5.7%. The small decline in 2020 can be attributed to the COVID-19 pandemic affecting tuition payments and donations. The main income therefore comes from government grants-operating, which contributed more than 80% of total income since 2020. Other sources, such as tuition fees, donations and investment income, show significant fluctuations. This study highlights the importance of strategic financial management for the sustainability of educational institutions. ABSTRAKPenelitian ini menganalisis sumber pendapatan di Sekolah Islam Victoria (Islamic Schools of Victoria) dari tahun 2015 hingga 2023. Fokus kajian mencakup diversifikasi pendapatan, kontribusi setiap sumber terhadap total pendapatan, dan tren lintas tahun. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan, teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Data diolah dari laporan keuangan tahunan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan Hibah pemerintah mendominasi sumber pendapatan, dengan kontribusi yang terus meningkat dari 79,29% pada 2015 menjadi 84,73% pada 2023. Sebaliknya, kontribusi biaya sekolah menunjukkan penurunan relatif dan Pendapatan total menunjukkan tren peningkatan meskipun terdapat fluktuasi. Total pendapatan meningkat dari $27 juta pada 2015 menjadi $44,7 juta pada 2023, dengan rata-rata kenaikan tahunan sebesar 5,7%. Penurunan kecil pada 2020 dapat dikaitkan dengan pandemi COVID-19 yang memengaruhi pembayaran biaya sekolah dan donasi. Oleh karena itu pendapatan utama berasal dari hibah pemerintah (government grants-operating), yang berkontribusi lebih dari 80% dari total pendapatan sejak 2020. Sumber lain, seperti biaya sekolah, donasi, dan pendapatan investasi, menunjukkan fluktuasi yang signifikan. Studi ini menyoroti pentingnya pengelolaan keuangan strategis untuk keberlanjutan institusi pendidikan.
STRATEGIES OF WOMEN LEADERSHIP IN CHANGING TEACHER PERFORMANCE (CASE STUDY AT MI NUR HIDAYAH WONOSARI KLATEN) SAFITRI, PINASTI ELOK
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i4.3778

Abstract

This study discusses the strategy of women's leadership in improving teacher performance at MI Nur Hidayah. The main objective of this study is to identify the leadership applied and the approach used by female leaders in enhancing the performance of educators in educational institutions. Based on the research conducted, it can be observed that the indicators of performance improvement can be achieved through the women's leadership implemented at MI Nur Hidayah. The strategy applied involves establishing communication through routine activities, openness, and a mutual support attitude. This study is qualitative, using an approach based on interviews and observations. It was conducted to confirm that women are capable of being leaders who create an actively supportive work environment, thus improving teacher performance optimally to achieve maximum results. ABSTRAKPenelitian ini membahas strategi kepemimpinan perempuan dalam meningkatkan kinerja guru di MI Nur Hidayah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kepemimpinan yang diterapkan dan pendekatan yang digunakan oleh pemimpin perempuan dalam meningkatkan kinerja pendidik di lembaga pendidikan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat dilihat bahwa indikator-indikator peningkatan kinerja dapat tercapai dengan kepemimpinan perempuan yang diterapkan di MI Nur Hidayah. Strategi yang diterapkan adalah membangun komunikasi melalui kegiatan rutin, keterbukaan, dan sikap saling mendukung satu sama lain. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan pendekatan melalui wawancara dan observasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengonfirmasi bahwa perempuan mampu menjadi pemimpin yang menciptakan lingkungan kerja yang aktif dan mendukung, sehingga dapat meningkatkan kinerja guru secara optimal untuk mencapai hasil yang maksimal.
IMPLEMENTASI METODE TALAQQI DAN TAKRIR PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN DAN HADITS: STUDI DI MTS TRI BAKTI AL IKHLAS ANAK TUHA MUKHAFIDOH, NADHIROTUL; MU’AMALAH, HUSNUL; MAULIDIN, SYARIF
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i4.4134

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Talaqqi and Takrir methods in the teaching of Al-Qur’an and Hadith at MTs Tri Bakti al-Ikhlas Anak Tuha. These widely used methods focus on reinforcing memorization through repetitive reading, but often fail to provide students with sufficient opportunities to understand the meaning and context of the texts being studied. This qualitative research employs observation, interviews, and document analysis to explore the application of these methods. The findings indicate that while the Talaqqi and Takrir methods are consistently applied, their implementation is not optimal in enhancing students’ understanding. The teaching process remains heavily focused on memorization and repetition, with little emphasis on discussion or reflection on the meaning of the verses and hadiths. Limited time and teachers' inability to facilitate deeper discussions are major obstacles. Therefore, this study recommends innovations in the application of these methods, including the integration of technology to support more interactive and comprehension-based learning, as well as teacher training to improve the quality of instruction. With better implementation, it is hoped that students' understanding of the Al-Qur’an and Hadith will become deeper and more applicable to their daily lives. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan metode Talaqqi dan Takrir dalam pembelajaran Al-Qur’an dan Hadits di MTs Tri Bakti al-Ikhlas Anak Tuha. Metode yang umum digunakan ini berfokus pada penguatan hafalan melalui pengulangan bacaan, namun sering kali kurang memberikan kesempatan bagi siswa untuk memahami makna dan konteks dari teks-teks yang dipelajari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk menggali lebih dalam penerapan kedua metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun metode Talaqqi dan Takrir digunakan secara konsisten, implementasinya belum optimal dalam meningkatkan pemahaman siswa. Pembelajaran masih lebih terfokus pada hafalan dan pengulangan tanpa mengedepankan diskusi atau refleksi tentang makna ayat dan hadits. Waktu yang terbatas dan keterbatasan kemampuan guru dalam mengelola diskusi menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan inovasi dalam penerapan kedua metode, termasuk penggunaan teknologi untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis pemahaman, serta pelatihan guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Dengan penerapan yang lebih baik, diharapkan pemahaman siswa terhadap Al-Qur’an dan Hadits dapat lebih mendalam dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
PENINGKATAN KETERAMPILAN WRITING SKILL PADA TEKS INTERAKSI INTERPERSONAL DENGAN MENERAPKAN TEKNIK PEMBELAJARAN TOTAL PHYSICAL RESPONSE DI KELAS VII SMP ASTATI, ERA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i4.4206

Abstract

Currently, English learning is a subject studied by every level of school, including grade VII at the Junior High School (SMP) level, one of the materials is Interpersonal Interaction Text. In this material, one of the aspects that is expected is that students can improve their skills in writing Interpersonal Interaction Text. One of the right learning techniques in learning English is the Total Physical Response (TPR) Learning Technique. TPR is a language learning method that is structured on the coordination of commands, speech and movement (action); and tries to teach language through physical activity (motor). This research is included in classroom action research (PTK) which is implemented in grade VII of SMP Baiturrosyid Boarding School Padang. The results of this PTK were obtained in the pre-cycle, student completeness only reached 40% because it used conventional methods (lectures). In cycle I, by applying the Total Physical Response Learning Technique, completeness reached 72% and in cycle II, learning completeness reached 91%. Thus, the implementation of Total Physical Response Learning Technique can improve students' writing skills in Interpersonal Interaction Texts in Class VII of SMP Baiturrosyid Boarding School Padang in the 2024/2025 Academic Year. ABSTRAKSaat ini pembelajaran Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang dikaji oleh setiap jenjang sekolah, termasuk kelas VII pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang salah satu materinya yaitu Teks Interaksi Interpersonal. Pada materi ini salah satu aspek yang di harapkan adalah siswa dapat meningkatkan keterampilannya dalam menulis Teks Interaksi Interpersonal. Salah satu teknik pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran bahasa inggris adalah Teknik Pembelajaran Total Physical Response (TPR). TPR merupakan suatu metode pembelajaran bahasa yang disusun pada koordinasi perintah (command), ucapan (speech) dan gerak (action); dan berusaha untuk mengajarkan bahasa melalui aktivitas fisik (motor). Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas (PTK) yang diimplementasikan pada kelas VII SMP Baiturrosyid Boarding School Padang. Hasil PTK ini diperoleh pada pra siklus ketuntasan siswa hanya mencapai 40% karena menggunakan metode konvensional (ceramah). Pada siklus I, dengan menerapkan Teknik Pembelajaran Total Physical Response diperoleh ketuntasan mencapai 72% dan pada siklus II ketuntasan belajar mencapai 91%. Dengan demikian implementasi Teknik Pembelajaran Total Physical Response  dapat meningkatkan ketrampilan writing skill siswa  pada Teks Interaksi Interpersonal di  Kelas VII SMP Baiturrosyid Boarding School Padang Tahun Pelajaran 2024/2025.
PENGARUH SELF EFFICACY TERHADAP KECEMASAN AKADEMIK DALAM MENGHADAPI UJIAN AKHIR SANTRI PONPES MQ AL-ISLAMI AFIFULLAH, AHMAD
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i1.4455

Abstract

Belief in one's own abilities is one of the important components that students must have as capital to achieve academic success. Nowadays, students often feel anxiety in doing the assigned assignments. Academic anxiety anxiety that causes mental activity, misattention, physical distress, and inappropriate behavior. Students who have high self-efficacy have the power to complete the given academic tasks. His confidence will reduce the level of anxiety in the implementation of learning, so that he can complete various difficult tasks and exams. This study aims to find out the level of self-efficacy, find out the level of academic anxiety of students, and prove the influence between self-efficacy and academic anxiety in grade XII students. This study uses a quantitative approach with a regression method. The total population is 106 students. Sampling technique uses saturated samples. The data collection tool used in this study used observation, documentation and questionnaires from the self-efficacy scale, and the academic anxiety scale. The results of this study show that the level of self-efficacy and academic anxiety is in the moderate category. Based on the results of the simple linear regression test, a constant of 30.629, with a coefficient value of 0.741, and a significance value of 0.000. With this, it can be concluded that there is an effect between self-efficacy on academic anxiety with a significance value level of 0.000 < 0.05. ABSTRAKKeyakinan atas kemampuan diri sendiri merupakan salah satu komponen penting yang harus dimiliki siswa sebagai modal mencapai kesuksesan akademik. Saat ini seringkali siswa merasakan kecemasan dalam mengerjakan tugas yang diberikan. Kecemasan akademik kecemasan yang menimbulkan aktivitas mental, perhatian yang salah, distress secara fisik, dan perilaku yang tidak tepat. Siswa yang mempunyai self efficacy tinggi mempunyai kekuatan untuk menyelesaikan tugas akademik yang diberikan. Keyakinan yang dimiliki dirinya akan mengurangi tingkat kecemasan dalam pelaksanaan belajar, sehingga dapat menyelesaikan berbagai tugas dan ujian yang sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat self efficacy, mengetahui tingkat kecemasan akademik siswa, dan membuktikan pengaruh antara self efficacy dan kecemasan akademik pada siswa kelas XII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dengan metode regresi. Jumlah populasi sebanyak 106 siswa. Teknik pengambilan Sampel menggunakan sampel jenuh. Alat pengumpul data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi dan angket kuisoner dari skala self efficacy, dan skala kecemasan akademik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat self efficacy dan kecemasan akademik masuk pada kategori sedang. Berdasarkan hasil uji regresi linear sederhana diperoleh konstan sebesar 30,629, dengan nilai koefesian 0,741, dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara self efficacy terhadap kecemasan akademik dengan tingkat nilai Signifikansi 0,000 < 0,05.                  
PENGARUH DESAIN KEMASAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA PRODUK EAT SAMBEL Shoriah, Darvinna; Sunysca, Milcy; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i1.4912

Abstract

ABSTRACT Packaging design plays an important role in product marketing strategies, especially in the food industry, because it not only functions to protect the product, but also as a communication medium that influences consumer perceptions and decisions. In the context of business ethics, business actors are required to pay attention to moral values ??in every decision, including in presenting informative packaging that suits customer needs. This study aims to analyze the effect of packaging design on consumer buying interest in the food sector with a focus on Eat Sambel products. In an era of intense competition, packaging design is one of the important factors that can influence consumer decisions to buy a product. This study uses Quantitative research methods with the distribution of questionnaires to respondents who are consumers of Eat Sambel products. The data obtained was analyzed to measure the effect of the packaging design variable on consumer buying interest. The results of this study indicate that there is a significant influence of packaging design such as color, shape, and information presented on the packaging on consumer buying interest. The results of this study indicate that a product needs to pay attention to the design aspects of the packaging to increase the attractiveness of purchasing decisions in consumers. This research is expected to provide insight for the food industry in designing more effective product packaging designs. ABSTRAK Desain kemasan memegang peran penting dalam strategi pemasaran produk, khususnya di industri makanan, karena tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga sebagai media komunikasi yang memengaruhi persepsi dan keputusan konsumen. Dalam konteks etika bisnis, pelaku usaha dituntut untuk memperhatikan nilai moral dalam setiap keputusan, termasuk dalam penyajian kemasan yang informatif dan sesuai kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain kemasan terhadap minat beli konsumen di Sektor Makanan dengan fokus pada produk Eat Sambel. Di era persaingan yang ketat, desain kemasan menjadi salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi dalam keputusan konsumen untuk membeli suatu produk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan distribusi kuisioner kepada responden yang merupakan konsumen produk Eat Sambel. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengukur pengaruh dari variabel desain kemasan terhadap minat beli konsumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari desain kemasan yang signifikan seperti warna, bentuk, dan informasi yang disajikan pada kemasan terhadap minat beli konsumen. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa suatu produk perlu memperhatikan aspek desain pada kemasan untuk meningkatkan daya tarik keputusan pembelian pada konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi industri makanan dalam merancang desain kemasan ptoduk yang lebih efektif.
FRAMING ANALYSIS IN KOREAN DRAMA "BUSINESS PROPOSAL" ON VIEWERS' PERCEPTION OF SOCIAL DISPARITIES AMONG GEN Z Maretza, Trize; Putri, Valentina Rahmania; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i1.4913

Abstract

ABSTRACT The popular Korean drama "Business Proposal" tells the story of romance and work, but also subtly highlights the social gaps that are seen in the characters, This study aims to analyze the framing used in this drama to understand how social gaps are portrayed and how they affect viewers' perceptions. The research method used is quantitative, through content analysis of dramas and surveys to viewers. Content analysis shows that the drama "Business Proposal" utilizes framing that tends to reinforce stereotypes of social inequality, such as social class differences, lifestyles, and educational access. This framing is reflected in the differences in characters, storylines, and dialogue. For example, the main character who comes from a wealthy family has a luxurious lifestyle and high education, while the character who comes from a poor background is able to face difficulties in achieving his goals. Surveys of viewers revealed that the framing used in dramas has an influence on their perceptions. Most respondents felt that the drama "Business Proposal" did not provide a concrete solution to the problem of social inequality and tended to reinforce stereotypical views. This research provides important implications for the Korean film industry to present stories about social inequality with a more balanced and realistic perspective. It is hoped that the media in the future can display a more objective and inclusive representation of social inequality, thereby encouraging constructive discussion and reflection in society.   ABSTRAK Drama Korea populer "Business Proposal" menceritakan kisah percintaan dan pekerjaan, tetapi juga secara halus menyoroti kesenjangan sosial yang terlihat pada para tokohnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing yang digunakan dalam drama ini untuk memahami bagaimana kesenjangan sosial digambarkan dan bagaimana kesenjangan tersebut memengaruhi persepsi pemirsa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, melalui analisis konten drama dan survei kepada pemirsa. Analisis konten menunjukkan bahwa drama "Business Proposal" memanfaatkan framing yang cenderung memperkuat stereotip ketimpangan sosial, seperti perbedaan kelas sosial, gaya hidup, dan akses pendidikan. Framing ini tercermin dalam perbedaan karakter, alur cerita, dan dialog. Misalnya, tokoh utama yang berasal dari keluarga kaya memiliki gaya hidup mewah dan pendidikan tinggi, sedangkan tokoh yang berasal dari latar belakang miskin mampu menghadapi kesulitan dalam mencapai tujuannya. Survei kepada pemirsa mengungkapkan bahwa framing yang digunakan dalam drama memiliki pengaruh terhadap persepsi mereka. Sebagian besar responden merasa bahwa drama "Business Proposal" tidak memberikan solusi konkret terhadap masalah ketimpangan sosial dan cenderung memperkuat pandangan stereotip. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi industri film Korea untuk menyajikan cerita tentang ketimpangan sosial dengan perspektif yang lebih berimbang dan realistis. Diharapkan media di masa mendatang dapat menampilkan representasi ketimpangan sosial yang lebih objektif dan inklusif, sehingga mendorong diskusi dan refleksi yang konstruktif di masyarakat.

Page 10 of 14 | Total Record : 139