cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl.Lingkar Kadugede No.2 Kuningan Jawabarat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Health Research Science
ISSN : -     EISSN : 27987442     DOI : https://doi.org/10.34305/jhrs.v1i02
Core Subject : Health,
Health administration and policy Environmental health Occupational safety and health Ergonomics Health promotion and behavioral science Health law Demography Urban and rural health Vector control Infectious and non-communicable diseases Environmental health technology Environmental toxicology Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Management Emergency Nursing Geontology Nursing Family Nursing Vaccines and immunization Maternal and Child health Reproductive health Family planning Health education and counseling Midwifery community Gender Midwifery in complementary Pathology
Articles 161 Documents
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban sehat di wilayah kerja Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireuen Nazira, Ulfatul; Arbi, Anwar; Arifin, Vera Nazhira
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1379

Abstract

Latar Belakang: Data Puskesmas Jeumpa tahun 2024 melaporkan bahwa 11,1% masyarakat belum memiliki jamban sehat, dampak jamban yang tidak sehat dapat menyebabkan penularan penyakit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban sehat di Wilayah Kerja Puskesmas Jeumpa Tahun 2024.Metode: Desain cross-sectional. sampel ditentukan dengan teknik Total Sampling yaitu 42 kepala keluarga dari 2.068 KK di 10 desa. Data di analisis secara univariat dan bivariat dengan Uji Chi Square menggunakan SPSS.Hasil: Analisis univariat jamban tidak memenuhi syarat (66,7%), pengetahuan kurang (57,1%), pendapatan rendah (71,4%), sarana/fasilitas tidak memenuhi syarat (54,8%), budaya sosial kurang (59,5%), petugas kesehatan kurang berperan (57,1%), tokoh masyarakat kurang berperan (69,0%). Analisis bivariat ada hubungan pengetahuan (p-value= 0,003), pendapatan (p-value= 0,002), sarana/fasilitas (p-value= 0,001), budaya sosial (p-value= 0,004), peran petugas kesehatan (p-value= 0,007) dan peran tokoh masyarakat (p-value= 0,009) dengan kepemilikan jamban sehat di wilayah kerja Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireuen Tahun 2024.Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan, pendapatan, sarana/fasilitas, budaya sosial, peran petugas Kesehatan dan peran tokoh Masyarakat dengan kepemilikan jamban sehat.
Pengaruh pemberian edukasi pengolahan sampah terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat di Desa Cihanjaro Kabupaten Kuningan Khaerudin, Muhamad Wildan; Amalia, Icca Stella
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i02.1380

Abstract

Latar Belakang: Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Timbulan sampah rumah tangga di kabupaten Kuningan diperkirakan mencapai 120.000 ton per tahun. Minimnya pengetahuan masyarakat tentang cara pengelolaan sampah yang tepat menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya kesadaran terhadap dampak lingkungan yang diakibatkan oleh sampah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi pengolahan sampah akhir rumah tangga terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat di Desa Cihanjaro Kecamatan Karangkancana Kabupaten Kuningan 2024.Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen semu. Respondennya adalah masyarakat Desa Cihanjaro. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre dan post test pengelolaan sampah. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh intervensi pendidikan akhir pembuangan sampah  rumah tangga yang diberikan kepada responden.Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan (p = 0,001) dan sikap (p = 0,017) pengelolaan sampah melalui edukasi pengolahan sampah akhir rumah tangga.Kesimpulan: Adanya pengaruh yang signifikan antara pemberian edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap Masyarakat tentang pengolahan sampah akhir rumah tangga.
Efektivitas senam rematik terhadap skala nyeri pada pasien rheumatoid arthritis Ristanto, Saskia Sefiana; Firdaus, Insanul; Mulyono, Puput
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1381

Abstract

Latar Belakang: Rheumatoid arthritis yang terus berkembang bisa menyebabkan kerusakan dan perubahan bentuk permanen pada sendi. Salah satu gejala yang sering muncul pada penderita rheumatoid arthritis adalah nyeri pada ekstremitas dan persendian. Salah satu cara untuk mengatasi nyeri pada penderita rheumatoid arthritis adalah dengan melakukan senam rematik. Tujuan adanya efektivitas senam rematik terhadap skala nyeri pasien rheumatoid arthritis.Metode: penelitian ini menggunakan metode quasy experiment dengan desain one group only with pretest-posttest Design. Dengan melibatkan 30 responden penderita rheumatoid arthritis. analisa dengan menggunakan uji wilcoxon.Hasil: penelitian ini menunjukan adanya penurunan skala nyeri pada pasien Rheimatoid arthritis setelah dilakukan senam rematik yang ditunjukan dengan nilai P= 0,00 (p<0.05).Kesimpulan: Senam rematik efektif terhadap penururnan skala nyeri pada pasien rheumatoid arthritis di Puskesmas Tanon II Sragen.
Faktor determinan kepatuhan pasien dalam pengobatan hipertensi Mentari, Witri Dewi; Dwidaningrum, Frida; Rizki, Juliana Rahayu Nur; Mentari, Melani Putri
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1389

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan catatan medik di TPMD dr.Hj.Darmiana,M.M. hipertensi termasuk penyakit tertinggi pada kategori penyakit tidak menular, kepatuhan terapi pada pasien hipertensi hal yang penting untuk diperhatikan. Selama tahun 2022 hingga 2023 jumlah kunjungan pengobatan pasien hipertensi menurun sebanyak 1.609 menjadi 1.526 kunjungan. Tujuan penelitian mengetahui gambaran jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia, akses pelayaanan kesehatan, peran tenaga kesehata, kepatuhan serta hubungan antara faktor tersebut.Metode: Deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Teknik pengambilan sample accidental sampling dengan sampel sebanyak 150 pasien hipertensi. Pengukuran kepatuhan dilakukan dengan kuesioner MMAS.Hasil: Terdapat hubungan antara akses pelayanan kesehatan (p=0,045) dan peran tenaga kesehatan (p=0,040) dengan tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hipertensi di Faskes TPMD dr.Hj.Darmiana, M.M. Faktor jenis kelamin, tingkat pendidikan dan usia tidak berhubungan dengan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hipertensi (p>0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara akses pelayanan kesehatan dan peran petugas kesehatan terhadap kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hipertensi. Factor dominan yang berhubungan dengan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hipertensi adalah peran petugas kesehatan.
Hubungan asupan zat besi, vitamin C dan pengetahuan siswi terhadap kejadian Anemia pada remaja putri Budiana, Teguh Akbar; Nugrahaeni, Dyan Kunthi; Sari, Dewi Kartika; Ruhyandi, Ruhyandi; Mauliku, Novie Elvinawaty
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i02.1395

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada remaja masih menjadi permasalahan Kesehatan di Indonesia. Hasil screening tahun 2023 di Kota Cimahi menunjukan kejadian anemi pada siswi SMP/MTS 19.72% (ringan), 13.88% (sedang) dan 0.26% (berat). Tujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat besi (Fe), vitamin C, dan pengetahuan siswi dengan kejadian anemia pada remaja putri.Metode: Studi analisis cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 61 siswi, yang dipilih melalui teknik proporsional sampling. Pengumpulan data primer didapatkan dari wawancara menggunakan kuesioner SQFFQ untuk mengidentifikasi asupan zat besi dan vitamin C siswi serta spektrofotometer untuk mengidentifikasi kadar hemoglobin, sedangkan data sekunder didapatkan dari absen nama dan kelas siswi perempuan. Analisis data menggunakan univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan nutrisurvey dan chi-square.Hasil: 8 siswi (13,1%) mengalami anemia ringan, defisit berat zat besi (65,6%), defisit berat vitamin C (47,5%), serta (54,1%) memiliki pengetahuan cukup tentang anemia. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zat besi (p = 1,000), asupan vitamin C (p = 0,333), dan pengetahuan siswi (p = 0,476) dengan kejadian anemia.Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara asupan zat besi, vitamin C dan pengetahuan siswi terhadap kejadian anemia.
Efektifitas teknik relaksasi guided imagery terhadap perubahan skala nyeri pasien hepatoma Yulianti, Lina; Isnaini, Nur; Yulistiani, Mustiah; Linggardini, Kris
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i02.1404

Abstract

Latar Belakang: Gejala yang paling sering dilaporkan pasien dengan hepatoma adalah rasa nyeri di bagian kanan atas perut. Selam ini penanganan kasus ini hanya mengandalkan terapi farmakologi, sehingga menimbulkan ketidakpuasan pasien. Oleh sebab itu, penting dilakukan upaya penangan dengan menggunakan teknik relaksasi guided imagery. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerapan teknik relaksasi guided imagery terhadap perubahan skala nyeri pada pasien hepatoma.Metode: Kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan one group pre-test dan post-test. Pengukuran awal dilakukan pada subjek sebelum diberikan perlakuan, diikuti pengukuran akhir pada responden. Intervensi dilakukan 6 kali selama 3 hari. Uji normalitas menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data berdistribusi normal (P>0,05), sehingga analisis bivariat dilakukan dengan uji paired T-test.Hasil: Rata-rata skala nyeri sebelum intervensi adalah 4,28 dengan standar deviasi 0,546. Setelah intervensi, rata-rata skala nyeri menurun menjadi 3,34 dengan standar deviasi 0,621, menunjukkan penurunan sebesar 0,984. Selisih ini signifikan secara statistik dengan nilai p = 0,000 (P < 0,05).Kesimpulan: Teknik relaksasi guided imagery terbukti efektif menurunkan skala nyeri pada pasien dengan hepatoma
Pengaruh pemberian pill card pengawas minum obat terhadap kepatuhan minum obat pada lansia dengan hipertensi Hidayah, Nur; Tasalim, Rian; Rahman, Subhannur
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1405

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi yang dikenal silent killer cukup menjadi faktor risiko utama penyebab penyakit kardiovaskuler. Lansia menjadi kelompok terbanyak yang mengalami hipertensi dikarenakan faktor degeneratif. Terapi farmakologis pada hipertensi mengharuskan kepatuhan dalam meminum obat. Bertambahnya usia membuat lansia mengalami penurunan Kognitif. Peran Pengawas Minum Obat dengan Media Pill Card sebagai kartu pengingat akan menjadi solusi dalam memberikan motivasi dan meningkatkan kepatuhan minum obat pada lansia dengan hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pill card pada pengawas minum obat (PMO) terhadap kepatuhan minum obat lansia dengan hipertensi.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan pre eksperiment dengan pretest- posttest design one group. Teknik sampling purposive sampling dengan 15 responden. Adapun uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon.Hasil: Menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan pada post-test terdapat 6 responden (40%) dengan tingkat kepatuhan yang tinggi yang sebelumnya tidak ada pada pre-test. Hasil uji Wilcoxon dengan p Value 0,001 < 0.05.Kesimpulan: Pemberian pill card pada PMO memiliki pengaruh dalam meningkatkan kepatuhan minum obat terhadap lansia dengan hipertensi.
Analisis perencanaan sumberdaya manusia kesehatan (SDMK) di Puskesmas Kabupaten Kuningan Prakoso, Anom Dwi
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i02.1437

Abstract

Latar Belakang: Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Puskesmas berperan penting dalam memastikan pelayanan kesehatan yang optimal. Ketidaksesuaian jumlah tenaga kesehatan dengan kebutuhan menjadi tantangan, terutama di wilayah berpenduduk padat. Penelitian ini menganalisis kebutuhan SDMK di Kabupaten Kuningan berdasarkan beban kerja sebagai dasar perencanaan efektif.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan delapan informan kunci dari empat Puskesmas (Cigandamekar, Nusaherang, Lempayung, dan Sukamulya) yang dipilih secara purposif, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis isi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan SDMK di Puskesmas Kabupaten Kuningan masih belum optimal. Dari empat Puskesmas yang diteliti, hanya satu yang memiliki dokumen perencanaan SDMK yang lengkap. Selain itu, ditemukan ketidaksesuaian antara jumlah tenaga kesehatan yang ada dengan standar kebutuhan, yang dapat mempengaruhi kualitas layanan.Kesimpulan: Faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan tenaga kesehatan meliputi beban kerja, jumlah penduduk, dan luas wilayah. Peningkatan perencanaan SDMK berbasis beban kerja dan kelengkapan dokumen sangat penting untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kuningan.
Analisis penerapan jenjang karir perawat di Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan Rusmianingsih, Nining
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i02.1438

Abstract

Latar Belakang: Kompetensi dan profesionalisme tenaga keperawatan di rumah sakit sangat diperlukan dalam pemberian asuhan keperawatan kepada pasien. Oleh karena itu diperlukan adanya peningkatan kompetensi melalui pengembangan karir perawat. Penelitian ini bertujuan  menganalisis penerapan jenjang karir perawat di Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif analititk. Populasi sebanyak 187 responden dan jumlah sampel sebanyak 127 responden dengan menggunakan teknik accidental sampling dengan menggunakan uji statistik analitik univariat.Hasil: Penelitian ini menunjukkan hasil mayoritas level jenjang karir perawat Perawat Klinis/ PK III sebanyak 60 responden (47.2%) dengan persepsi perawat baik sebanyak 70 responden (55%).Kesimpulan: mayoritas level jenjang karir perawat Perawat Klinis/ PK III dengan persepsi perawat baik.
Hubungan durasi tidur dengan tekanan darah pada lansia hipertensi Muthi’ah, Maryam Al; Tasalim, Rian; Mahmudah, Rifa’atul; Manto, Onieqie Ayu Dhea
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1471

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang umum pada lansia dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas global. Di Indonesia, prevalensi hipertensi pada lansia mencapai 63,2%. Salah satu faktor yang mempengaruhi tekanan darah lansia adalah durasi tidur. Gangguan tidur, seperti insomnia dan durasi tidur pendek, dapat berdampak pada tekanan darah. Di Puskesmas Cempaka Putih Banjarmasin, lebih dari 900 lansia terdiagnosis hipertensi, dengan gangguan tidur yang berpotensi memperburuk kondisi mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara durasi tidur dan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Cempaka Putih Banjarmasin.Metode: Desain cross-sectional dengan purposive sampling, melibatkan 68 lansia hipertensi. Data dikumpulkan melalui observasi dan alat pengukur tekanan darah. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil: Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara durasi tidur dan tekanan darah (koefisien korelasi = -0,018, p-value = 0,887).Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan signifikan antara durasi tidur dan tekanan darah. Oleh karena itu, disarankan agar responden tetap memperhatikan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kesehatan jantung dan tekanan darah, seperti pola makan yang sehat, aktivitas fisik yang teratur, serta manajemen stres.