cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl.Lingkar Kadugede No.2 Kuningan Jawabarat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Health Research Science
ISSN : -     EISSN : 27987442     DOI : https://doi.org/10.34305/jhrs.v1i02
Core Subject : Health,
Health administration and policy Environmental health Occupational safety and health Ergonomics Health promotion and behavioral science Health law Demography Urban and rural health Vector control Infectious and non-communicable diseases Environmental health technology Environmental toxicology Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Management Emergency Nursing Geontology Nursing Family Nursing Vaccines and immunization Maternal and Child health Reproductive health Family planning Health education and counseling Midwifery community Gender Midwifery in complementary Pathology
Articles 161 Documents
Faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana tsunami Budhiana, Johan; Amelia, Regina; Janatri, Sri; Melinda, Fera; Permana, Iwan
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1340

Abstract

untuk mengatasi dampak yang akan terjadi diperlukannya kesiapsiagaan remaja. Kesiapsiagaan remaja dipengaruhi oleh dukungan sosial, resiliensi, sikap dan self efficacy. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana tsunami.Metode: Jenis penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel sebanyak 153 responden dengan proportional random sampling. Menggunakan uji validitas dan realibilitas. Instrument Scale of Perceived Social Suppoort (MSPSS), The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC), Generalized Self Efficacy (GSE)  dan kesiapsiagaan mengacu kepada skala guttman 25 item. Analisis statistik dengan  chi-square dan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruhnya memiliki dukungan sosial yang mendukung sebanyak 117 orang (76,5%), resiliensi yang baik sebanyak 126 orang (82,4%), sikap yang baik sebanyak 128 orang (83,7%), self efficacy tinggi sebanyak 123 (80,4%) dan sebagian besar kesiapsiagaan remaja yang siap sebanyak 114 orang (74,5%).terdapat pengaruh dukungan sosial, resiliensi, sikap dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan remaja (p=0,000).Kesimpulan Terdapat pengaruh dukungan sosial, resiliensi, sikap dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan remaja.
Pengaruh persepsi dan selfefficacy terhadap kesiapsiagaan petugas kesehatan dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami Sanjaya, Waqid
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1342

Abstract

Latar Belakang: Indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik dunia yang menjadikannya salah satu negara dengan risiko bencana besar. Salah satu upaya mereduksi dampak bencana ialah dengan meningkatkan kesiapsiagaan petugas kesehatan. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesiapsiagaan petugas kesehatan meliputi persepsi dan self efficacy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan petugas kesehatan dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami di Wilayah Pesisir Kabupaten Sukabumi.Metode: Penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 512 dengan sampel 272 petugas kesehatan dengan teknik proportional random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi nilai mean dan simpangan baku, analisis bivariat menggunakan regresi linier sederhana dan analisis multivariat menggunakan regresi linier berganda.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh persepsi dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan tenaga kesehatan (p < 0,05) dan kontribusi kedua variabel tersebut sebesar 43,8%.Kesimpulan: Terdapat pengaruh persepsi dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan petugas kesehatan dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami di Wilayah Pesisir Kabupaten Sukabumi.
Hubungan gaya hidup dengan kejadian diabetes mellitus Tipe 2 di Rumah Sakit Royal Prima Medan Elisabeth, Elisabeth; Suhartina, Suhartina; Wienaldi, Wienaldi
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1347

Abstract

Latar Belakang: Salah satu jenis diabetes yang paling umum, diabetes melitus tipe 2 yang memengaruhi 90% populasi dunia sebagai akibat dari pilihan gaya hidup yang tidak sehat. Kebaruan penelitian tentang gaja hidup pasien penderita diabetes melitus type 2 di rumah sakit royal prima medan. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan gaya hidup dengan kejadian DM tipe 2 pasien di RS Royal Prima Medan dan pemahaman responden tentang gaya hidup sebagai pemicu.Metode: Penelitian kuantitatif cross-sectional digunakan untuk meneliti suatu fenomena. Penelitian melibatkan pasien Rumah Sakit Royal Prima Medan dari April sampai Juni 2024. Data dari 50 pasien rawat jalan dan dianalisis menggunakan SPSS pada analisis bivariat dan univariat.Hasil: Penelitian menemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya hidup dengan kejadian Diabetes Mellitus diantaranya pola makan (p = 0,02), aktivitas fisik (p = 0,02), kebiasaan merokok (p = 0,04), manajemen stres (p = 0,01), pola tidur (p = 0,04). Variabel yang tidak memiliki hubungan signifikan antara gaya hidup dengan kejadian Diabetes Mellitus adalah konsumsi alkohol (0,27).Kesimpulan: Konsumsi alkohol merupakan faktor gaya hidup paling krusial dalam meningkatkan risiko timbulnya gejala diabetes melitus. Hasil tidak signifikan kebiasaan merokok dan pola tidur tidak dapat diabaikan sebagai faktor pengaruh peningkatan resiko timbulnya gejala diabetes melitus.
Pengaruh pendidikan kesehatan media video terhadap pengetahuan dampak negatif seks bebas pada remaja Lestiawati, Endang; Barus, Tania Cristine br; Liliana, Anita
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i02.1351

Abstract

Latar Belakang: Fenomena dampak negatif seks bebas pada kalangan remaja meningkat dari waktu ke waktu. Berbagai dampak negatif seks bebas, seperti kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi menular seksual, HIV/AIDS dan dampak terhadap kejiwaan. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan remaja adalah memberikan pendidikan kesehatan dengan media video. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh media video dalam meningkatkan pengetahuan terhadap dampak seks bebas pada remaja.Metode: Jenis Penelitian kuantitatif metode quasi eksperiment dengan desain pre test post test non equivalent control group. Jumlah sampel sebanyak 72 siswa-siswi kelas VIII dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data yang digunakan uji Wilcoxon.Hasil: Data hasil analisis bivariat pada kelompok intervensi didapatkan skor p-value 0,000.Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap pengetahuan dampak negatif seks bebas pada remaja di SMP Pangudi Luhur St Vincentius Sedayu Bantul.
Hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan bahasa prasekolah Elok, Yerika; Wahdah, Nurul
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1365

Abstract

Latar Belakang: Anak usia dini termasuk tahapan dimana anak tumbuh secara fisik dan psikis. Peran orang tua perlu memperhatikan pemberian nutrisi, kesehatan, dan pendidikan yang berkualitas untuk tumbuh kembang anak. Tujuan adanya hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Bahasa Pra Sekolah di TK Bintang Desa Munjung Kabupaten Balangan.Metode: penelitian ini yang digunakan adalah observasi analitik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 34 orang tua dan siswa, instrumen yang dipergunakan pada penelitian ini adalah kuesioner kepada orang tua dan mengukur perkembangan bahasa anak dengan menggunakan  Denver II.Hasil: analisis univariat didapatkan responden yang menerapkan pola asuh otoriter berjumlah 11 orang, sebanyak 10 orang (55,6%), perkembangan Bahasa anak yang masuk dalam kategori normal sebanyak 16 orang (47%). Hasil uji Chi-square menunjukan adanya hubungan antara pola asuh orang tua siswa dengan perkembangan bahasa anak prasekolah dengan perhitungan OR 8,750 menunjukan responden yang menggunakan pola asuh otoriter lebih beresiko untuk mengalami perkembangan bahasa dengan suspect. Kesimpulan: menunjukan adanya hubungan antara pola asuh orang tua siswa dengan perkembangan bahasa anak prasekolah.
Hubungan antara sikap pencegahan penyakit gastritis dengan pola makan pada siswa SMA Hafsyari, Hafidza Aulia; Sudaryanto, Agus
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1367

Abstract

Latar Belakang: Penyakit sistem pencernaan ditimbulkan akibat lifestyle buruk masyarakat, contohnya penyakit gastritis. Banyaknya penderita gastritis di masyarakat maka diperlukan kesadaran sikap pencegahan penyakit gastritis dan pola makan baik (frekuensi, porsi, dan jenis makan) untuk menurunkan kejadian gastritis. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sikap pencegahan penyakit gastritis dengan pola makan pada siswa SMA Batik 1 Surakarta. Kebaruan  penelitian terletak pada kuesioner yang dibuat dan telah diuji validitas & reliabitas secara mandiri oleh penulis.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode random sampling dan cross sectional study juga analisa univariat bivariat serta uji statistic Chi-Square. Sampel penelitian berjumlah 102 siswa di kelas X dan XI SMA Batik 1 Surakarta dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil: Responden dengan sikap pencegahan penyakit gastritis pada tingkat baik sebanyak 21 orang, cukup 71 orang, dan kurang 10 orang. Sedangkan distribusi pola makan dengan tingkat baik sebanyak 32 orang, cukup 56 orang, kurang 13 orang, dan buruk 1 orang. Hasil analisis Chi Square diperoleh nilai signifikasi (p-value) adalah 0.789.Kesimpulan: Hasil uji statistic Chi-Square disimpulkan H0 diterima artinya tidak terdapat hubungan signifikan terhadap sikap dalam pencegahan penyakit gastritis dengan pola makan pada siswa SMA Batik 1 Surakarta.
Hubungan aktivitas fisik, asupan makan, konsumsi fast food dengan status gizi pada siswa MTS Assalafiyah Rifqi, Shabrina Alya; Masrikhiyah, Rifatul; Rahmawati, Yuniarti dewi
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1372

Abstract

Latar Belakang:  Masalah gizi pada remaja, baik kekurangan maupun kelebihan, sering disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang antara konsumsi dan kebutuhan gizi. Status gizi dipengaruhi oleh aktivitas fisik, asupan makanan, dan konsumsi fast food. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik, asupan makan, dan konsumsi fast food dengan status gizi siswa MTs Assalafiyah Kota Tegal.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 121 responden yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data menggunakan SPSS dengan uji Mann-Whitney pada tingkat kemaknaan P<0,05.Hasil: Terdapat hubungan antara aktivitas fisik (P 0,000), asupan energi (P 0,027), lemak (P 0,000), protein (P 0,000), dan konsumsi fast food (P 0,011) dengan status gizi. Tidak ditemukan hubungan antara asupan karbohidrat dan status gizi (P 0,659).Kesimpulan: Aktivitas fisik, asupan energi, lemak, protein, dan konsumsi fast food berkaitan dengan status gizi siswa, sementara asupan karbohidrat tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Edukasi kesehatan berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja Mawaddah, Nurul; Nurwidji, Nurwidji; Abidah, Rahmi Syarifatun; Puspitasari, Nia
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1375

Abstract

Latar Belakang: Usia remaja sangat penting mengkonsumsi tablet tambah darah untuk mencegah anemia terutama saat menstruasi. Namun, banyak remaja yang tidak mau minum dan menghabiskan tablet tambah darah yang diberikan nakes karena berbagai alasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMPN 1 Mojosari Mojokerto.Metode: Desain penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan one-group pre-test post-test design, dengan tehnik Purposive Sampling didapatkan sejumlah 107 responden. Instrumen menggunakan lembar observasi kepatuhan berdasarkan standar luaran keperawatan Indonesia.Hasil: Hasil uji Wilcoxon Signed Rank diperoleh p value 0.000 (p<0,5) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada pengaruh intervensi terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri.Kesimpulan: Edukasi kesehatan berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia efektif meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja yang ditandai dengan kriteria meningkatnya verbalisasi kemauan mengikuti program, verbalisasi mengikuti anjuran, perilaku mengikuti program pengobatan, dan perilaku menjalankan anjuran.
Pengaruh penyuluhan MPASI terhadap pengetahuan ibu yang memiliki bayi 0-1 tahun Norlina, Sri; Anjani, Indah Dewi
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1376

Abstract

Latar belakang: Pemberian MPASI yang tidak tepat akan mengakibatkan status gizi anak tidak terpenuhi, dan pemberian MPASI yang berlebihan akan mengakibatkan anak mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Tujuan penelitian adanya pengaruh pengaruh penyuluhan MP ASI terhadap pengetahuan ibu yang memiliki bayi 0-1 tahun 2024.Metode: penelitian menggunakan Jenis Quasi Experiment Dengan Desain Pre Test Dan Post Test, sampel berjumlah 35 orang.Hasi: uji univariat didapatkan Tingkat Pendidikan paling banyak SD 15 orang (42,8%), usia <20 tahun  berjumlah 15 orang(41,9%) yang berpengetahuan kurang berjumlah 18 orang (51,5%). Selanjutnya hasil analisis bivariat didapatkan nilai p value 0,000 dimana nilai p value < 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima karena nilai probabilitas <0,05 sehingga ada pengaruh penyuluhan MPASI terhadap pengetahuan ibu yang memiliki bayi 0-1 tahun 2024.Kesimpulan: adanya pengaruh pengaruh penyuluhan MPASI terhadap pengetahuan ibu yang memiliki bayi 0-1 tahun 2024
Pengaruh pengetahuan perilaku personal hygine dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) terhadap kejadian penyakit Scabies Pratama, Dika; Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati; Marni , Marni
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1377

Abstract

Latarbelakang: Penyakit kulit yang sering menjangkit semua usia baik anak maupun orang remaja pondok bahkan jika belum mengalami penyakit ini tidak diakui sebagai santri di pondok tersebut salah satunya penyakit Scabies. Tujuan adanya pengaruh pengetahuan personal hygiene dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dengan kejadian scabies pada remaja Pondok Pesantren.Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggukan metode kuantitatif dengan desain penelitian observasional pendekatan cross sectional, dengan rancangan one group pretes-posttes. Responden santriwan dan santriwati yang terjakngkit scabies maupun tidak terjangkit scabies berjumlah 500 santri. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan random sampling dilakukan dengan metode acak seperti pengundian.Hasil: Adanya pengaruh pengetahuan personal hygine dan phbs terhadap kejadian scabies di pondok pesantren dnegan nilai p value 0,000.Kesimpulan: Pengaruh pengetahuan personal hygine dan phbs terhadap kejadian scabies di pondok pesantren juga mendapatkan hasil data penelitian yang signifikan dibuktikan dengan adanya p value 0,000.

Page 11 of 17 | Total Record : 161