cover
Contact Name
Mohamad Zaenal Arifin
Contact Email
mzaenalarifin@stai-binamadani.ac.id
Phone
+6282249559482
Journal Mail Official
jurnaltarbawi@stai-binamadani.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Hasyim Ashari kav dpr 236 gg. ambon. Kec. Pinang Kota Tangerang Post Code: 15145
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
ISSN : 20885733     EISSN : 27154777     DOI : https://doi.org/10.51476/tarbawi
Core Subject : Religion, Education,
jurnal tarbawi adalah jurnal yang dipublikasikan oleh prodi pendidikan agama islam yang membahas mengenai pemikiran dan pendidikan islam. Adapun scope dan focus jurnal ini adalah strategi pembelajaran islam, manajemen pendidikan islam, kurikulum pendidikan islam, konsep pemikiran, perencanaan dan evaluasi pembelajaran islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 94 Documents
SEJARAH DAN DINAMIKA PEMIKIRAN ISLAM DI INDONESIA DARI MASA KLASIK HINGGA MODERN (AKHIR ABAD KE XIX-AWAL ABAD KE XX) Fuad Masykur
Tarbawi : Jurnal pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v5i1.335

Abstract

Tulisan ini membahas tentang sejarah dan dinamika pemikiran Islam, khususnya di Indonesia. Masa keemasan (golden age) nya Islam di segala bidang tinggal menjadi romantisme. Umat Islam yang awalnya memimpin peradaban dunia kemudian jauh tertinggal oleh Barat (Eropa). Pusat keilmuwan yang mulanya berpusat di dunia Islam kemudian pindah ke Barat. Padahal ketika ilmuwan muslim sedang giat-giatnya melakukan berbagai research dan kajian, Barat boleh dikatakan belum memberikan sumbangsih yang berharga dalam lapangan ilmu pengetahuan. Bahkan banyak ilmuwan Eropa yang datang belajar kepada ilmuwan muslim, dengan setting sosio-politik masyarakat muslim Spanyol abad ke-10. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana sumber datanya diperoleh dari literatur kepustakaan, seperti: buku, jurnal, dan lainnya. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ketika Islam datang ke suatu wilayah, di wilayah tersebut sudah terbentuk tradisi dan budaya yang dianut oleh masyarakat setempat. Maka hal ini akan menimbulkan perbedaan corak keislaman di daerah tertentu dengan daerah lainnya, seberapa besar tingkat perbedaannya itu tergantung seberapa dalam penetrasi Islam terhadap budaya dan tradisi yang melingkupinya.
IMPLIKASI ASESMEN NASIONAL TERHADAP PENGAJARAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) Novrizal Novrizal
Tarbawi : Jurnal pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v5i1.337

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan penilaian pendidikan dengan asesmen nasional sebagai program Pemerintah untuk tingkat pendidikan dasar dan menengah di Indonesia dan untuk mengetahui implikasinya terhadap pengajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data didapat dari literatur kepustakaan yang penyajiannya menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesemen nasional berimplikasi terhadap kebutuhan terhadap fokus pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah yang lebih mempertajam keterkaitan teks utama ajaran Islam, al-Qur’an dan Hadist, terhadap kontekstual lapangannya. Seperti halnya kemampuan numerasi (matematika) yang dibutukan dalam menyelesaikan kasus waris dalam kajian ilmu fikih. Terlebih lagi perihal kemampuan literasi yang sangat penting dalam memahami teks dengan benar. Implikasi lain dari asesmen nasional bagi pengajaran materi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan budi pekerti adalah bagaimana pengajaran dapat lebih fokus pada penguatan pendidikan karakter manusia yang berjiwa Pancasila.
PEMBELAJARAN IDEAL MASA KINI BERBASIS BLENDED LEARNING utami maulida; Muhamad Ridwan
Tarbawi : Jurnal pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v5i1.352

Abstract

Teknologi informasi telah mengalami akselarasi di seluruh bidang tanpa terkecuali di bidang pendidikan. Dalam lima tahun terakhir, bidang pendidikan telah mengoptimalkan model pembelajaran dalam jaringan. Tulisan ini bertujuan untuk menginterpretasikan secara ekstensif mengenai konsep blended learning yang menjadi model pembelajaran masa kini di era digital. Blended learning merupakan model pembelajaran campuran antara dua atau lebih yang digabung menjadi satu bentuk pembelajaran yaitu meliputi tiga komponen; 1) pembelajaran daring, 2) pembelajaran mandiri, 3) pembalajran tatap muka. Kebermaknaan tulisan ini sebagai pijakan mengenai blended learning yang dijadikan sebagai model pembelajaran masa kini untuk seluruh mata pelajaran dan seluru tingkat satuan pendidikan, sehingga model blended learning dapat diterapkan masif oleh guru.
PERAN CRITICAL THINKING DALAM MENDORONG KREATIVITAS PESERTA DIDIK DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 MENUJU ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0 Amiroh, Amiroh; Indrawati, Dewi
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 5 No 2 (2022): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v5i2.293

Abstract

Pendidikan abad ke-21 merupakan sebuah pembelajaran yang memadukan kemampuan literasi, kecakapan dalam ilmu pengetahuan, keterampilan, serta penguasaan teknologi informasi dan komunikasi. Kecakapan yang dibutuhkan pada abad 21 menuju abad 22 adalah dengan menerapkan keterampilan berpikir lebih tinggi atau bisa disebut dengan critical thinking guna mempersiapkan siswa dalam menghadapi semua medan dan halang rintangan global. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa penting critical thinking dalam mendorong maupun mengembangkan kreativitas peserta didik di era 4.0 menuju era 5.0, khususnya di Negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang diambil dari berbagai macam sumber-sumber karya tulis ilmiah yang sudah ada yang sesuai dengan judul pembahasan materi ini. Hasil yang didapat dari analisa semua bahan yang menyangkut materi ini, dari sumber utama maupun sumber pendukung judul ini adalah bahwa, peran critical thinking ini sangatlah mempengaruhi dalam proses penciptaan maupun memunculkan sebuah kreativitas pada peserta didik di era 4.0. dengan bantuan serta dorongan dari pendidik-pendidik yang profesional, dapat dipastikan peserta didik mampu untuk mengikuti perkembangan konsep pembelajaran berbasis robot yang ada di era 5.0.
MODERASI BERAGAMA DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN Rosyid, Abdul
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 5 No 2 (2022): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v5i2.388

Abstract

Muncul perbedaaan sikap di kalangan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) terhadap kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia tentang moderasi agama, apakah dengan model isolated subject (mata kuliah tersendiri) atau integrated subject (bagian mata kuliah yang sudah ada). Penelitian ini berpandangan bahwa kebijakan moderasi beragama yang dikeluarkan pemerintah mendapatkan respon akademis dan sosial yang berbeda-beda dari civitas perguruan tinggi. Tujuan utama studi ini adalah menyuguhkan pemetaan dan analisa respon PTKI negeri dan swasta terhadap implementasi kebijakan moderasi beragama. Beberapa penelitian terdahulu telah memaparkan bahwa setiap perguruan tinggi mempunyai suasana dan budaya akademik yang unik dan tidak sama satu sama lain. Keunikan tersebut lahir dari kondisi sosio-kultural, visi-misi, dan kurikulum yang diterapkan. Senada dengan hal tersebut, perguruan tinggi tidak dapat mengimplementasikan kebijakan pemerintah tanpa pertimbangan akademik yang matang, karena akan berefek pada perubahan sektor dalam perguruan tingi lainnya. Namun demikian, di sisi lain, perguruan tinggi diperkaya dengan adanya sumber daya yang bermacam-macam yang berpotensi menimbulkan perbedaan pandangan dan sikap. Oleh karena itu, menjadi studi yang penting untuk menganalisa faktor-faktor yang melatar belakangi perbedaaan sikan PT dalam melaksanakan kebijakan moderasi agama di perguruan tinggi.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS KURIKULUM MERDEKA Maulida, Utami
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 5 No 2 (2022): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v5i2.392

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk membahas pengembangan modul ajar berbasis kurikulum merdeka belajar. Modul ajar merupakan badan kurikulum merdeka yang mana pengganti rencana pembelajaran. Modul ajar kurikulum merdeka merupakan pengganti dari RPP yang berformat dan bersifat variatif yang meliputi materi/ konten pembelajaran, metode pembelajaran, interpretasi, dan teknik mengevaluasi yang disusun secara sistematis dan memukau untuk mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan. Guru mengembangkan modul ajar sebelum melakukan pembelajaran di dalam kelas. Salah satu fungsi modul ajar untuk mengurangi beban guru dalam menyajikan konten sehingga guru dapat memiliki banyak waktu untuk menjadi tutor dan membantu siswa pada proses pembelajaran.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMIKIRAN K.H HASYIM ASY'ARI Arifin, Mohamad Zaenal; Ghofur, Abdul; Latif, Abdul
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 5 No 2 (2022): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v5i2.400

Abstract

Pendidikan karakter bukan hal yang baru dalam sistem pendidikan Islam sebab roh atau inti dari pendidikan Islam adalah pendidikan karakter yang semula dikenal dengan pendidikan akhlak. Di antara tokoh yang concern dengan pendidikan karakter adalah K.H Hasyim Asy'ari. Dalam tulisan ini, penulis akan mengeksplorasi pemikiran-pemikiran beliau tentang pendidikan karakter, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif kepustakaan dan pendekatan deskriptif analitis. Penulis mengambil sumber data primer melalui penelusuran literatur-literatur kepustakaan, selanjutnya dibahas secara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik content analisis untuk menghasilkan kesimpulan. Hasil pembahasan menyimpulkan bahwa pemikiran K.H Hasyim Asy'ari tentang pendidikan karakter bermuara pada tiga hal, yakni: Pertama, Pemaknaan dan tujuan pendidikan karakter yang dipandang sebagai upaya memanusiakan manusia secara utuh sehingga menjadi manusia yang bertakwa kepada Allah Swt dan mencapai kebahagiaan dunia akhirat. Adapun tujuan yang hendak diraih adalah berkisar pada dimensi keilmuan, pengamalan, dan religius; Kedua, Urgensi pendidik. Kriteria pendidik dalam pandangan K.H Hasyim Asy’ari adalah harus menjaga akhlak dalam pendidikan; Ketiga, Peserta didik, harus memiliki adab dan karakter yang baik, seperti: memurnikan niat, bersikap tawadhu’, menghormati guru, berperilaku sabar, qana'ah, zuhud, wara', dan menghindari hal-hal yang kotor dan maksiat.
IMPLEMENTASI PERENCANAAN STRATEGIS DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN MADRASAH Turmidzi, Imam; Istianah, Istianah
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 5 No 2 (2022): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v5i2.403

Abstract

Tulisan ini membahas tentang implementasi perencanaan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Manajemen strategi merupakan manajemen sebuah perencanaan yang berskala besar untuk meraih tujuan jangka panjang organisasi. Pengelolaan pendidikan yang bermutu di madrasah tidak bisa lepas dari implementasi perencanaan strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pustaka. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa para ahli dan penulis manajemen strategis terkadang tidak membedakan antara perencanaan strategis dan manajemen strategis. Dalam penerapan rencana pengembangan madrasah yang dituangkan dalam dokumen atau disebut RPS/M harus diperhatikan prosesnya dan dievaluasi. Dalam implementasi rencana strategis kemungkinan besar banyak tantangan yang diperkirakan akan muncul selama implementasi strategi strategis. Hambatan tersebut dapat berkembang dari ketidaksesuaian antara hasil perencanaan (dokumen) dan kenyataan yang ada di lingkungan kelembagaan (madrasah), atau masalah yang timbul dari peran mitra dalam melaksanakan rencana strategis, yaitu tim manajemen atau kepala sekolah sebagai pemangku kebijakan.
PERAN ULAMA DAN ORMAS ISLAM DALAM PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Suja'i, Ahmad; Baihaqi, Muhammad Amir
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 5 No 2 (2022): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v5i2.404

Abstract

Perjuangan tokoh ulama’ di Indonesia tidak hanya sampai pada mensyiarkan dakwah. Kerisauannya dengan pendidikan Islam di Indonesia kala itu, membuat tokoh ulama’ berusaha untuk mendirikan sistem dan lembaga pendidikan islam seiring dengan organisasi yang telah didirikannya. Dalam tulisan ini, penulis akan mengeksplorasi peran ulama dan ormas Islam dalam upaya menumbuh-kembangkan pendidikan Islam di Indonesia. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif kepustakaan dan pendekatan deskriptif analitis. Penulis mengambil sumber data primer melalui penelusuran literatur-literatur kepustakaan, selanjutnya dibahas secara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik content analisis untuk menghasilkan kesimpulan. Tulisan ini menyimpulkan bahwa selain program dalam bidang dakwah dan sosial, pendidikan menjadi salah satu program yang sangat penting. Masuknya ide-ide pembaharuan pemikiran Islam dalam bidang pendidikan, menyadarkan organisasi Islam tersebut tentang pentingnya mengintegrasikan ilmu pengetahuan. Beberapa tokoh seperti K.H. Ahmad Dahlan, K.H. Hasyim Asyari, K.H. Imam Az-Zarkasyi, Buya Hamka, Mahmud Yunus dan ulama lainnya sangat andil besar dalam memperbaharui konsep dan sistem pendidikan di Indonesia khususnya mengenai pendidikan Islam. Tokoh tersebut bersama organisasinya seperti Muhammadiyah, Nahdlatul ‘Ulama, Al Jami’at Al Khoriyah, dan Al Irsyad. juga mendirikan lembaga pendidikan yang sampai saat ini masih memberikan kontribusi dalam pendidikan di Indonesia.
PENGARUH PEMBIASAAN TUJUH SUNNAH RASULULLAH SAW TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA DI SMK INFORMATIKA PESAT Hasanah, Mega Samsiahtul; Ikhtiono, Gunawan; Kamalludin, Kamalludin
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 1 (2023): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i1.418

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembiasaan tujuh sunnah Rasulullah SAW, proses pembentukan akhlak siswa dan untuk mengetahui pengaruh pembiasaan tujuh sunnah Rasulullah SAW terhadap pembentukan akhlak siswa dalam kehidupan modern di SMK Informatika PESAT. Dengan metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif metode survei dan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembiasaan tujuh Sunnah Rasulullah SAW dilakukan disekolah setiap hari (senin-jum’at) kecuali sholat tahajjud yang dilaksanakan satu semester dua kali untuk satu angkatan dan untuk proses pembentukan akhlak dilakukan dengan pengenalan ibadah, program empati, dan budaya 5S. Serta ada pengaruh yang signifikan antara pembiasaan tujuh Sunnah Rasulullah SAW terhadap pembentukan akhlak siswa dengan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 kemudian ditunjukkan dengan (R) yaitu sebesar 0.585 yang berkategori sedang/cukup. Adapun besarnya pengaruh diantara kedua variabel tersebut yakni sebesar 34,3% yang dibuktikan (R2 = 0.343) sedangkan sisanya merupakan variabel lain sebesar 65,7%

Page 5 of 10 | Total Record : 94