cover
Contact Name
Yosef Abdul Ghani
Contact Email
yosef.ghani@gmail.com
Phone
+62227100124
Journal Mail Official
kajianpariwisata@ars.ac.id
Editorial Address
Jalan Sekolah Internasional No. 1-2 Antapani Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Pariwisata
ISSN : -     EISSN : 26862522     DOI : https://doi.org/10.51977/JIIP
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Kajian Pariwisata merupakan Jurnal yang bertujuan untuk mewadahi semua informasi hasil penelitian, telaah pustaka, makalah teknis, dan kajian buku, dari berbagai cabang Pariwisata dan Perhotelan. Diharapkan dengan adanya wadah penerbitan ini dapat berkontribusi dalam penyampaian informasi ilmiah yang merupakan mata rantai proses kegiatan ilmiah Artikel Jurnal kajian pariwisata ini belum pernah diterbitkan sebelumnya. Artikel Terbit secara berkala di Bulan April dan Bulan September setiap Tahunnya. Jurnal Kajian Pariwisata memuat berbagai penelitian di bidang pariwisata. Ruang lingkup Jurnal Kajian Pariwisata meliputi : Manajemen Destinasi, Manajemen Sumber Daya Manusia di Industri Pariwisata Manajemen Perhotelan, Food & Beverages, Ekowisata, Perilaku Turis, Pemasaran Pariwisata, dan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan..
Articles 134 Documents
Polemik Kepemilikan Asing di Industri Pariwisata: Antara Investasi dan Kedaulatan Rohendi, Acep
Jurnal Kajian Pariwisata Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v7i1.2068

Abstract

Industri pariwisata merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia yang memiliki potensi besar untuk menarik investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI). Namun, masuknya kepemilikan asing dalam industri ini memunculkan polemik antara kebutuhan akan pertumbuhan ekonomi dan perlindungan terhadap kedaulatan nasional. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kepemilikan asing di sektor pariwisata, dengan menyoroti keuntungan ekonomi yang ditawarkan oleh investasi asing serta risiko yang dapat mengancam kedaulatan negara, khususnya dalam hal penguasaan sumber daya lokal, arah kebijakan, dan identitas budaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, untuk mengkaji berbagai regulasi terkait, seperti Undang-Undang Penanaman Modal, Undang-Undang Kepariwisataan, serta Peraturan Presiden tentang Daftar Positif Investasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun FDI memberikan kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja, lemahnya regulasi dan pengawasan dapat menyebabkan dominasi asing atas aset strategis nasional. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang seimbang antara mendorong investasi dan menjaga kedaulatan. Artikel ini memberikan rekomendasi strategis bagi pembuat kebijakan untuk menata ulang regulasi kepemilikan asing agar tetap berpihak pada kepentingan nasional. The tourism industry is one of Indonesia’s strategic economic sectors with significant potential to attract foreign direct investment (FDI). However, the influx of foreign ownership in this sector raises a polemic between the need for economic growth and the protection of national sovereignty. This article aims to analyze the dynamics of foreign ownership in the tourism sector by highlighting the economic benefits of foreign investment and the risks it poses to sovereignty, particularly in terms of control over local resources, policy direction, and cultural identity. This study employs a normative legal research method, using statutory and conceptual approaches to examine relevant regulations, including the Investment Law, Tourism Law, and Presidential Regulations on the Positive Investment List. The findings reveal that although FDI contributes to infrastructure development and job creation, weak regulation and oversight can lead to foreign dominance over strategic national assets. Therefore, a balanced policy is needed to encourage investment while safeguarding sovereignty. This article provides strategic recommendations for policymakers to revise foreign ownership regulations in a way that protects national interests.
Pengaruh Waktu Tunggu Antrian terhadap Kepuasan dan Niat Berkunjung Kembali di Kopi Klotok Kaliurang Hendrajaya, Agnestasya Monica Putri; Pratika, Diah Agih; Veronica, Audiea; Afif, Fuadi; Hermawan, Hary; Ghani, Yosef Abdul
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v7i2.2049

Abstract

This study investigates the impact of waiting time on visitor satisfaction and revisit intention at Kopi Klotok, a renowned local culinary destination. Using a quantitative approach with structural equation modelling (SEM), data were collected from 150 respondents who had visited Kopi Klotok. The results show that waiting time significantly influences visitor satisfaction (? = 0.326, p < 0.001) and revisit intention (? = 0.451, p < 0.001), with satisfaction also strongly affecting revisit intention (? = 0.592, p < 0.001). These findings emphasise the importance of managing queues and providing comfort during waiting to enhance loyalty. Practical implications include implementing reservation systems, extending operating hours, and improving waiting area facilities to ensure a positive visitor experience.
Polemik Kepemilikan Asing di Industri Pariwisata: Antara Investasi dan Kedaulatan Rohendi, Acep
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v7i1.2068

Abstract

Industri pariwisata merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia yang memiliki potensi besar untuk menarik investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI). Namun, masuknya kepemilikan asing dalam industri ini memunculkan polemik antara kebutuhan akan pertumbuhan ekonomi dan perlindungan terhadap kedaulatan nasional. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kepemilikan asing di sektor pariwisata, dengan menyoroti keuntungan ekonomi yang ditawarkan oleh investasi asing serta risiko yang dapat mengancam kedaulatan negara, khususnya dalam hal penguasaan sumber daya lokal, arah kebijakan, dan identitas budaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, untuk mengkaji berbagai regulasi terkait, seperti Undang-Undang Penanaman Modal, Undang-Undang Kepariwisataan, serta Peraturan Presiden tentang Daftar Positif Investasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun FDI memberikan kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja, lemahnya regulasi dan pengawasan dapat menyebabkan dominasi asing atas aset strategis nasional. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang seimbang antara mendorong investasi dan menjaga kedaulatan. Artikel ini memberikan rekomendasi strategis bagi pembuat kebijakan untuk menata ulang regulasi kepemilikan asing agar tetap berpihak pada kepentingan nasional. The tourism industry is one of Indonesia’s strategic economic sectors with significant potential to attract foreign direct investment (FDI). However, the influx of foreign ownership in this sector raises a polemic between the need for economic growth and the protection of national sovereignty. This article aims to analyze the dynamics of foreign ownership in the tourism sector by highlighting the economic benefits of foreign investment and the risks it poses to sovereignty, particularly in terms of control over local resources, policy direction, and cultural identity. This study employs a normative legal research method, using statutory and conceptual approaches to examine relevant regulations, including the Investment Law, Tourism Law, and Presidential Regulations on the Positive Investment List. The findings reveal that although FDI contributes to infrastructure development and job creation, weak regulation and oversight can lead to foreign dominance over strategic national assets. Therefore, a balanced policy is needed to encourage investment while safeguarding sovereignty. This article provides strategic recommendations for policymakers to revise foreign ownership regulations in a way that protects national interests.
Konsep Wisata Industri di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang Rianto Rahadi , Dedi; Muslih, Mochamad
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v1i1.126

Abstract

ABSTRAK Cikarang memiliki potensi sebagai destinasi wisata industri. Kawasan yang memiliki banyak industri menjadi peluang dan menjadi daya tarik bagi wisatasan. Dukungan pemerintah daerah dan sikap terbuka dunia usaha dalam menerima kunjungan industri menjadi kunci masuk untuk membuat konsep wisata industri. Adanya peluang untuk menumbuhkan investasi baru serta berpeluang meningkatkan potensi pendapatan daerah (PAD) menjadi alasan mengapa konsep industri menjadi peluang dan tantangan. Tujuan penelitian untuk membuat konsep wisata industri agar menumbukan potensi usaha baru serta diharapkan dapat meningkatkan potensi pendapatan daerah (PAD). Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif serta Teknik PRA (Participatory Rural Appraisal ), dimana memungkinkan pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha terlibat dalam membuat tindakan nyata rencana, pengawasan, dan evaluasi kebijakan yang berpengaruh pada kehidupannya. Untuk mendukung keterlibatan semua pihak yang terkait akan dilakukan wawancara secara mendalam dan Focus Group Disccusion (FGD). Metode wisata industri memiliki konsep berupa kunjungan secara langsung ke sejumlah pabrik produsen produk, dimana pengunjung dapat mengetahui secara detail produk atau jasa. Hasil penelitian memperlihatkan konsep wisata industri harus ada kesedian perusahaan industri serta dukungan pemerintah dalam mewujudkan wisata industri. Wisata industri lebih mengedepankan edukasi bagi wisatawan dan menperkenalkan produk serta bagaimana proses produk tersebut dihasilkan. Kata Kunci : Wisata Industri, Wisata Edukasi, Kawasan Industri ABSTRACT Cikarang has the potential as an industrial tourist destination. Regions that have many industries become opportunities and become an attraction for tourists. The support of the regional government and the open attitude of the business community in accepting industrial visits are the keys to making the concept of industrial tourism. The opportunity to grow new investment and the opportunity to increase local revenue potential (PAD) is the reason why the industrial concept is an opportunity and challenge. The research objective is to create an industrial tourism concept in order to foster new business potential and is expected to increase regional income potential (PAD).The research method is descriptive qualitative approach and PRA (Participatory Rural Appraisal) technique, which allows local governments, communities, businesses to be involved in making concrete actions for planning, monitoring, and evaluating policies that affect their lives. To support the involvement of all parties involved, in-depth interviews and Focus Group Disccusion (FGD) will be conducted. The industrial tourism method has the concept of a direct visit to a number of factories producing products, where visitors can find out in detail products or services. The results showed the concept of industrial tourism must be the availability of industrial companies and government support in realizing industrial tourism. Industrial tourism prioritizes education for tourists and introduces the product and how the product process is produced. Keywords: Industrial Tourism, Educational Tourism, Industrial Estates
Pengembangan Agrowisata Berbasis Tanaman Hias Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat Adiputra, I Gede; Suprastha, Nyoman; Herawati R, Thea
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v1i1.127

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki sistem pengelolaan agrowisata, menumbuhkembangkan tingkat partisipasi masyarakat untuk perkembangan agrowisata, meningkatkan kesejahteraan dan swadaya masyarakat sejalan dengan visi dan misi pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam mengembangkan agrowisata, dan untuk meningkatkan pendapatan yang diterima masyarakat melalui agrowisata sebagai akibat dari jumlah kunjungan wisatawan yang makin bertambah. Metode pendekatan yang dilakukan meliputi: (1) model partisipatory rural appraisal (PRA), (2) model entrepreneurship capacity building (ECB), dan (3) model teknologi transfer (TT).Data penelitian diperoleh dari observasi lapangan, wawancara mendalam, Diskusi Kelompok Fokus, dan analisis isi. Data dianalisis menggunakan analisis interaktif dan tematik. Adapun hasil dari penelitian adalah: 1) Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengembangan Agrowisata dalam hal ini menyangkut keterlibatan serta partisipasinya dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan operasional penyelenggaraan paket agrowisata, 2) Adanya peningkatan swadana dan swadaya masyarakat untuk mewujudkan visi dan misi pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam mengembangkan agrowisata di Kecamatan Parongpong, 3) Perbaikan sistem pengelolaan agrowisata dengan membentuk kelompok yang bertugas untuk mengelola, memasarkan dan mengoperasikan paket agrowisata secara berkesinambungan, 4) Adanya tambahan penghasilan dengan terciptanya kemasan paket agrowisata dengan berbagai komponennya yang siap dipasarkan dalam bentuk brosur, tersedianya pemandu lokal agrowisata yang profesional, terciptanya demplot percontohan budi daya tanaman hias. Kata Kunci : Agrowisata, Pemberdayaan Masyarakat, Tanaman Hias ABSTRACT The purpose of this research is to improve the agro-tourism management system, develop the level of community participation for the development of agro-tourism, improve the welfare and self-help of the community in line with the vision and mission of the West Bandung Regency government in developing agro-tourism, and to increase the income received by the community through agro-tourism as a result of the amount tourist visits are increasing. The approach taken includes: (1) a participatory rural appraisal (PRA) model, (2) an entrepreneurship capacity building (ECB) model, and (3) a technology transfer (TT) model. The research data were obtained from field observations, in-depth interviews, Focus Group Discussions, and content analysis. Data were analyzed using interactive and thematic analysis. The results of the research are: 1) Increasing community participation in the development of Agro-tourism in this case involves the involvement and participation in the management and implementation of operational activities for the implementation of agro-tourism packages, 2) The existence of an increase in self-financing and community self-help to realize the vision and mission of the West Bandung Regency Government in developing agro-tourism in Parongpong District, 3) Improvement of agro-tourism management system by forming groups tasked with managing, marketing and operating agro-tourism packages in a sustainable manner, 4) The existence of additional income by creating agro-tourism packages with various components that are ready to be marketed in the form of brochures, the availability of local agro-tourism guides professionally, the creation of demonstration plots of ornamental plant cultivation. Keywords: Agrotourism, Community Empowerment, Ornamental Plants
Pengelolaan Media Sosial Sebagai Strategi Digital Marketing Pariwisata Retnasary, Maya; Dewi Setiawati, Sri; Fitriawati, Diny; Anggara, Reddy
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v1i1.130

Abstract

ABSTRAK Penggunaan media sosial sebagai strategi digital marketing saat ini sudah banyak digunakan. Tetapi dalam bidang pariwisata, penggunaan media sosial lebih banyak diginkaan oleh para influencer traveler dari pada pemerintah. Pemerintah selaku pihak yang bertanggung jawab dalam mempromosikan agenda wisata, sangat diperluakn keahlian dan pengelolan khusus dari media sosial. Sayangnya tidak banyak instansi pemerintah yang aktif mengelola media sosial dalam mempromosikan pariwisatanya. Salah satu pemerintah yang aktif mempromosikan pariwisata melalui media sosial adalah pemerintah kabupaten bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana cara pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai media promosi dari pariwisata daerah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menjelaskan jika konten dari media sosial memiliki peran yang penting. Melalui akun instragram disparbudkab.bdg menghasilkan akun yang informatif dan persuasif. Hal tersebut tidak lepas dari proses pembentukan konten yang terorganisir dengan baik. Peran aktif pemerintah untuk melibatkan pihak yang ahli dibidang konten media sosial juga menjadi kunci kesuksesan akun disparbudkab.bdg dalam mengelola konten pariwisata di daeranya. Kata Kunci : Konten Digital, Instagram, Pariwisata. ABSTRACT The use of social media as a digital marketing strategy is now widely used. But in the field of tourism, it is more widely used by influencer travelers than the government. As the party responsible for promoting the tourism agenda, the Goverment needs special expertise and management from social media. Unfortunately there are not many government agencies that actively manage social media in promoting tourism. One of the government that actively promote tourism through social media is the Bandung regency government. The purpose of this study is to explain how local governments optimize the use of social media as a promotional medium for tourism in the area. The research method used is descriptive qualitative. The results of this study explain if content from social media has an important role. Through the instragram account disparbudkab.bdg generates an informative and persuasive account. This is inseparable from the process of forming well-organized content. The active role of the government to involve those who are experts in the field of social media content is also a key to the success of the disparbudkab.bdg account in managing tourism content in its area. Keywords: Digital Content, Instagram, Tourism.
Service Excellence dan Servicescape: Faktor Dominan Dalam Menciptakan Kepuasan Tamu Hotel Amran, Ali; Restiani Widjaja, Yani; Nuryanti, Siti
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v1i1.135

Abstract

ABSTRAK Service excellence dan servicescape merupakan dua hal penting yang dapat mempengaruhi kepuasan tamu hotel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh service excellence dan servicescape terhadap customer satisfaction tamu hotel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan mengambil objek penelitian 96 tamu yang menginap di hotel Villa Lemon Lembang Jawa Barat. Penentuan responden diambil menggunakan metode non probability sampling dengan teknik Accidental sampling. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif verifikatif menggunakan analisis regresi berganda. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa tingkat service excellence sangat tinggi, sedangkan tingkat servicescape dan customer satisfaction tinggi. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa service excellence berpengaruh signifikan terhadap customer satisfaction secara parsial dan servicescape berpengaruh signifikan terhadap customer satisfaction secara parsial. Sedangkan secara simultan service excellence dan servicescape berpengaruh terhadap customer satisfaction. Antara variabel service excellence dan servicescape, variabel yang paling dominan mempengaruhi customer satisfaction yaitu service excellence. Manfaat penelitian ini bagi pelaku wisata hotel yaitu dengan menyadari bahwa service excellence dan servicescape sangat penting dalam meningkatkan kepuasan tamu hotel. Kata kunci: service excellence, servicescape dan customer satisfaction
Meningkatkan Kualitas Pelayanan Front Office Department Melalui Tugas dan Tanggung Jawab Concierge Pada Hotel Savoy Homann Dwi Insani, Yuda; Setiyariski, Ramdani
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v2i1.297

Abstract

ABSTRAK Kantor depan memiliki beberapa bagian salah satunya adalah concierge, pelayanan concierge yang profesional dapat memberikan kepuasan tamu dan menjadi pelanggan yang loyal. Kedudukan concierge merupakan bagian penting di hotel, karena yang pertama kali menyambut tamu datang serta memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Hal tersebut mengharuskan concierge mampu memastikan segala kebutuhan dan permintaan tamu terpenuhi serta memastikan setiap tamu memiliki pengalaman yang baik selama menginap di hotel. Concierge harus memiliki pengetahuan yang luas dan paham mengenai hotel maupun area di luar hotel. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan cara observasi dan melakukan penjabaran yang dapat menggambarkan petugas concierge terkait dengan pelaksanaan kerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang ada. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu tugas dan tanggung jawab concierge dalam meningkatkan kualitas pelayanan kantor depan Hotel Savoy Homann, dimulai dari pelayanan tamu check in sampai proses check out dan pelayanan terbaik untuk segala kebutuhan tamu lainnya yang dapat memuaskan dan meringankan beban tamu Hotel Savoy Homann. Kata Kunci: Concierge, Kualitas Pelayanan, Tugas dan Tanggungjawab. ABSTRACT The front office has several sections, one of which is a concierge, a professional concierge service that can provide guest satisfaction and become a loyal customer. The concierge position is an important part of the hotel, because it is the first to welcome guests and has an important role in improving service quality. This requires that the concierge is able to ensure all needs and requests of guests are met and ensure that every guest has a good experience while staying at the hotel. Concierge must have extensive knowledge and understanding about the hotel and the area outside the hotel. The research method used is descriptive qualitative method using observation and elaboration which can describe concierge officers related to the implementation in accordance with existing Standard Operating Procedures. The research results obtained are the duties and responsibilities of the concierge in improving the quality of service at The Savoy Homann Hotel’s front office, starting from the guest check-in service to the check-out process and the best service for all other guest needs that can satisfy and ease the guest burden of Savoy Homann Hotel. Keyword: Concierge, Service Quality, Duties and Responsibilities.
Nilai Daya Tarik Wisata Tanaman Organik Syarifuddin, Didin; Musafa
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v3i1.525

Abstract

ABSTRAK Tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya sayuran organik menjadikan pertanian organik menarik perhatian bagi produsen juga konsumen, sehingga berdampak memiliki daya tarik wisata. Masyarakat lebih menyukai tanaman organik kalaupun harganya lebih mahal, karena masyarakat menyadari tentang pentingnya kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan nilai daya tarik wisata pada tanaman sayuran organik, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengambilan data dilakukan kepada delapan orang informan petani dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai daya tarik wisata pada tanaman organik Kampung Cigiringsing dibangun oleh keaslian sayuran organik yang hijau dan rindang dengan lingkungan alam yang sejuk, kemenarikan tergambar melalui aliran air kali yang bersih bebas dari limbah memberikan kesejukan pada lahan tanaman, keberagaman tergambar dari jenis sayuran yang bervariasi dapat memberikan pengetahuan baru bagi pengunjung, keunikan tergambar dari daya tahun sayuran, rasa yang lebih enak, suasana lingkungan dengan udara segar, terhindar dari pestisida, kebersihan tergambar dari lingkungan terbebas dari polusi udara dan air sehingga memberikan kesegaran, keindahan dan kenyamanan serta keamanan tergambar dari rasa aman wisatawan yang berkunjung ke lahan tanaman serta keamanan masyarakat dalam mengkonsumsi sayuran. ABSTRACT Growing public awareness of the importance of organic vegetables makes organic farming attract attention to producers as well as consumers so that they have tourism attraction. People prefer organic plants even if they are more expensive, because people are aware of the importance of health. The purpose of this study was to explain the value of tourist attraction in organic vegetable plants, using a qualitative descriptive method, data collection was carried out on eight farmer and consumer informants. The results showed that the value of tourist attraction in the organic plants of Kampung Cigiringsing was built by the authenticity of green and shady organic vegetables with a cool natural environment, the attractiveness is illustrated through the flow of clean river water free of waste providing coolness to the plant land, the diversity depicted from the various types of vegetables can provide new knowledge for visitors, the uniqueness is reflected in the vegetable year's power, the taste is better, the environmental atmosphere with fresh air, avoided from pesticides, cleanliness is reflected in the environment free from air and water pollution so as to provide freshness, beauty and comfort as well as security is reflected in the sense of security of tourists visiting the plantation area and the safety of the community in consuming vegetables.
Peranan Pastry Section dalam Menjaga Kualitas Produk Pastry di Best Western Premier La Grande Hotel Bandung Desmafianti, Gita; Willma Fauzzia
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 3 No 2 (2021): Jurnal kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v3i2.628

Abstract

Pastry Section merupakan bagian dari kitchen yang bertugas menyediakan dan membuat makanan penutup, kue, roti dan lain-lain. Kualitas suatu produk merupakan hal yang sangat penting bagi suatu perusahan termasuk hotel, itu semua tergantung pada peranan seorang yang mengolah suatu produk. Menjaga kualitas produk adalah mempertahankan standar suatu produk berupa barang atau jasa dengan tujuan tetap memberikan kepuasan tersendiri bagi pelanggan. Metode yang digunakan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diambil dan dikumpulkan melalui wawancara, observasi, studi kepustakaan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dan hasil pembahasan, penulis menyimpulkan bahwa Pastry Section di Best Western Premier La Grande Hotel Bandung memiliki peranan sebagai penyedia dan pengolah produk pastry dimulai dari persiapan, pengolahan produk hingga hasil akhir. Upaya yang dilakukan melalui pemahaman karyawan, memilih bahan produk, penyediaan barang, standar kebersihan alat, penyimpanan bahan, standar resep, suhu ruangan, dan lokasi. Kualitas produk sangat berpengaruh terhadap kepuasan tamu, dari segi penampilan yang menarik dengan rasa yang seimbang. Kata Kunci: Pastry Section, Peranan, Menjaga Kualitas Produk

Page 9 of 14 | Total Record : 134