cover
Contact Name
Ika Endah Puspita Sari
Contact Email
stokbinaguna79@gmail.com
Phone
+6282134564513
Journal Mail Official
stokbinaguna79@gmail.com
Editorial Address
Street Alumunium Raya Tanjung Mulia No. 77
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27743055     DOI : https://doi.org/10.22145/jbpkm.v2i1.225
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal elektronik nasional untuk pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model, atau konsep dan / atau implementasinya dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat. atau pelaksanaan pengabdian masyarakat. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember . Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat telah menggunakan Open Journal System yang mengharuskan semua penulis untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum diizinkan untuk mengunggah manuskrip yang mereka tulis secara online. Setelah itu, editor, peer reviewer, dan penulis dapat memantau proses pembuatan naskah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 168 Documents
Konfirmasi Data Ortografi Bahasa Sabu: Kamus Bergambar Thersia Magdalena Tamelan; Zuvyati Aryani Tlonaen; Ifoni Ludji; Susi Ga Dara
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.5779

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengonfirmasi dan memvalidasi sistem ortografi Bahasa Sabu (Hawu) yang digunakan dalam Kamus Bergambar Hawu–Indonesia–Inggris sebagai media pembelajaran dan pelestarian bahasa daerah. Bahasa Sabu memiliki karakteristik fonetik khas yang tidak sepenuhnya terakomodasi dalam ejaan bahasa Indonesia, seperti bunyi implosif, glotal, vokal panjang, dan vokal madya (schwa). Oleh karena itu, diperlukan sistem ortografi yang konsisten, transparan, dan mudah dipahami oleh pengguna. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari di UPTD SD Negeri 1 Seba, Kabupaten Sabu, dengan melibatkan 10 siswa kelas V, 8 guru, dan 4 penutur asli Bahasa Sabu. Metode yang digunakan meliputi pembacaan kosakata oleh siswa, observasi kesalahan baca, diskusi terarah dengan guru, serta validasi akhir bersama penutur asli. Analisis dilakukan dengan membandingkan tiga sistem ortografi yang telah digunakan sebelumnya, yaitu versi LAI (2000), Paddi (2019), dan UBB-GMIT (2020), untuk menilai keterbacaan, tingkat kesulitan, serta kekurangan dalam representasi bunyi. Hasil menunjukkan bahwa ortografi dalam kamus memiliki tingkat keterbacaan yang baik dan mudah dipahami oleh sebagian besar siswa dan guru karena transparansi fonemiknya. Namun, masih ditemukan kesulitan pada pengenalan vokal schwa dan vokal panjang, serta kebingungan akibat perbedaan simbol antarversi ortografi. Kegiatan ini memperkuat akurasi linguistik kamus, meningkatkan literasi bahasa daerah di sekolah, dan mendukung pelestarian Bahasa Sabu secara berkelanjutan.
Pemahaman Pentingnya Literasi Fisik Bagi Komunitas E-Sport Universitas Muhammadiyah Jakarta Surya Rezeki Sitompul; M. Al Ghani; Galang Pakarti Mahardika; Muhammad Saleh
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.5879

Abstract

Industri game telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, menjadi salah satu industri hiburan terbesar di dunia. expand more Gamer atau orang-orang yang memainkan video game, datang dari berbagai usia, jenis kelamin, dan latar belakang. Banyaknya jumlah pengguna game online memberikan keuntungan dan kerugian yang diakibatkannya, kekerasan, diskriminasi, eksploitasi hingga gangguan fisik dan mental menjadi dampak buruk penggunaan game online. Komunitas E-Sport UMJ merupakan Kumpulan dari para penggemar E-Sport, Dimana seluruh perkumpulan dari mahasiswa yang gemar e-sport sering melakukan kegiatan yang bersifat latihan hingga bertanding namun pada perjalanan organisasi ini mendapatkan kendala pada Kesehatan fisik yang selalu menurun baik hingga cidera yang menghantui anggota dari komunitas tersebut. Peranan kebugaran fisik menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk di perhatikan, dampak positif yang ditimbulkan dari hal ini sangat penting untuk didapatkan dari komunitas e-sport ini, dengan pendekatan pemahaman pentingnya literasi fisik akan mencegah kerusakan yang massif pada pertumbuhan tubuh pengguna mengingat para user dari game online ini berusira rata-rata 20 tahun, dengan pendekatan pemahaman pentingnya Latihan fisik (olahraga) diharapkan para user dari komunitas ini terhindar dari efek buruk game online. Dari hasil proses pendekatan yang dilakukan menemukan keberhasilan 28% peningkatan kebugaran, 61,3% penurunan keluhan muskuloskeltal.
Pengembangan Wisata Pemancingan Bendungan Way Riden Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Agus Trioni Nawa; Okta Ar-Rifa; Nur Haliza Laily; Nur Atikah Rahmadea; Novellia Bunga Pratiwi; Rara Presila; Muhammad Abu Syarif; Muhammad Miftahul Iman; Revy Khovifah Lestari
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.5916

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat merupakan salah satu strategi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk melalui wisata pemancingan. Di Kampung Bumi Nabung Baru, terdapat Bendungan Way Riden yang memiliki potensi sebagai destinasi wisata pemancingan, namun belum dikelola secara terarah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian dilakukan untuk mengoptimalkan potensi tersebut melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemetaan potensi dan identifikasi masalah, aksi lingkungan melalui pembersihan kawasan bendungan, pengembangan sarana pemancingan sederhana, edukasi perikanan dan lingkungan, penyusunan aturan pemancingan, penguatan promosi digital, serta pelaksanaan event mancing mini sebagai bentuk implementasi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pada aspek penataan lingkungan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta terbentuknya aturan pengelolaan sebagai dasar tata kelola wisata pemancingan. Selain itu, mulai terlihat integrasi antara aktivitas wisata dengan kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM, meskipun dampak ekonomi yang dihasilkan masih berada pada tahap awal. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa keberlanjutan program memerlukan penguatan kelembagaan pengelola serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata dan promosi. Oleh karena itu, pendampingan lanjutan diperlukan agar pengembangan wisata pemancingan dapat berjalan secara lebih terarah dan berkelanjutan dalam mendukung ekonomi lokal.
Penerapan Model Permainan Futsal Untuk Meningkatkan Aktivitas Gerak Anak Usia Sekolah Dasar Harry Syahputra Nasution; Annisa Sulistianingsih; Doki Harpinus; Ahmad Rizal
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.5924

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Penerapan Model Permainan Futsal Untuk Meningkatkan Aktivitas Gerak Anak Usia Sekolah Dasar” bertujuan untuk memperkenalkan dan mengajarkan keterampilan gerak kepada peserta didik serta mengembangkan keterampilan gerak dan nilai-nilai sosial seperti kerja sama tim, sportivitas, dan disiplin. Sasaran kegiatan ini adalah 30 orang siswa SD Fajar Indah. Metode kegiatan pengabdian ini mencakup sesi teori dan praktik yang terstruktur. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan gerak. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam keterampilan gerak dan kemampuan bekerja sama dalam pembelajaran PJOK. Dampak yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi beberapa aspek. Peserta didik yang terlibat menunjukkan peningkatan dalam keterampilan motorik kasar dan halus, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Kedua, guru PJOK memperoleh metode baru yang dapat diterapkan dalam pembelajaran PJOK yaitu model-model permainan futsal, meningkatkan efektivitas dan variasi dalam kurikulum pendidikan jasmani. Kesimpulannya, sosialisasi penerapan model permainan futsal untuk meningkatkan aktivitas gerak anak usia sekolah dasar berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan, memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta didik dan guru.
Pelatihan English for Scouting Berbasis Camp untuk Meningkatkan Kompetensi Komunikasi dan Keterampilan Kepramukaan Mahasiswa Penjaskesrek Suastika Nurafiati; Andi Haerati Alimuddin; Suaib Nur
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.6021

Abstract

Pembelajaran pendidikan jasmani di perguruan tinggi masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan keterampilan fisik dengan kemampuan komunikasi, khususnya dalam konteks penggunaan bahasa Inggris pada kegiatan kepramukaan. Kondisi ini menyebabkan rendahnya kemampuan komunikasi fungsional mahasiswa dalam situasi praktik lapangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kepramukaan sekaligus kemampuan komunikasi bahasa Inggris mahasiswa melalui pelatihan English for Scouting berbasis kegiatan berkemah. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis pengalaman (experiential learning) dengan model camp-based training selama 3 hari 2 malam (±32 jam), yang mencakup penguatan komunikasi bahasa Inggris, keterampilan kepramukaan, serta pengembangan sikap dan karakter. Data dikumpulkan melalui angket pre-test dan post-test, observasi, serta wawancara, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan komunikasi bahasa Inggris, dengan kenaikan skor kosakata (38,9%), pemahaman instruksi (39,3%), dan kemampuan berbicara (40,4%). Selain itu, terjadi peningkatan pada aspek kepercayaan diri (80%), kerja sama tim (85%), kepemimpinan (75%), dan partisipasi aktif (88%). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran bahasa berbasis kebutuhan dengan kegiatan kepramukaan di alam terbuka efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa secara holistik. Dengan demikian, program ini berkontribusi sebagai model pembelajaran inovatif berbasis pengalaman yang relevan dengan kebutuhan pendidikan jasmani di era global.
Pelatihan Media Pembelajaran Islami Dalam Penguatan Ekosistem Pendidikan Karakter Islami Bagi Guru Thammislam Foundation School Nonthaburi Thailand Ani Nur Aeni; Maulana; Dety Amelia Karlina; Lula Dwi Kemaliah; Anita Seli; Indri Deniawati
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.6070

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Thammislam Foundation School Nonthaburi, Thailand dalam merancang dan mengimplementasikan media pembelajaran Islami berbasis permainan edukatif sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan karakter Islami. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 18–21 April 2026 di Kampung Indonesia, Nonthaburi, Thailand, dengan melibatkan guru-guru sebagai peserta. Materi pelatihan mencakup empat jenis media pembelajaran Islami, yaitu: (1) Ular Tangga Islami Jumbo, (2) Spinner Huruf Hijaiyyah, (3) Susun Ayat Al-Qur’an, dan (4) Klasifikasi Materi Islam. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan demonstrasi, praktik langsung, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data berupa angket pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi guru secara signifikan, dengan rata-rata gain sebesar 46,7% dari nilai pre-test 39,4% menjadi post-test 86,1%. Tingkat kepuasan peserta mencapai rata-rata 4,70 dari skala 5 (kategori sangat baik). Program ini memperkuat ekosistem pendidikan karakter Islami di Nonthaburi Thailand sebagai komunitas Muslim minoritas yang membutuhkan dukungan sistematis dalam membangun generasi muda berkarakter Islami yang kuat.
Menjembatani Budaya Melalui Permainan: Permainan Tradisional Untuk Pembentukan Karakter Dan Keberagaman Di Smp Yogyakarta Dan Osaka Pasca Tri Kaloka; Soni Nopembri; Rizki Mulyawan; Saryono; Andi Mustofa; Hideaki Tanimoto
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.6088

Abstract

Festival olahraga memainkan peran penting dalam membina komunitas yang lebih sehat, aktif, dan kompetitif. Festival Undokai adalah merupakan festival yang dilaksanakan di Jepang dan festival ini di modifikasi dengan permainan tradisional dari Indonesia menjadi Indokai. Program pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengetahui perkembangan motorik siswa setelah mengimplementasikan festival Indokai di kegiatan di SMP 1 Yogyakarta, diikuti oleh 11 guru dan 256 siswa dengan metode praktik pelaksanaan Indokai dan praktik test pengukuran motorik dengan menggunakan TGMD. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada motorik anak setelah mengikuti kegiatan festival Indokai. Implikasi kegiatan ini mendukung peningkatan pada motorik pada anak dengan pelaksanaan festival permainan tradisional Indokai.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Laboratorium Medis Melalui Penyuluhan dan Skrining Kesehatan Di Dusun Kandanggajah Doni Setiawan; Aldi Febrianysah; Annisa Nur Haliza; Firdaus Nur Rohman; Hilmi Dian Hilmawan; Levi Ayu Ramadhanty; Maya Rismayanti; Melsa Apriyanti; Nuraisyah Kurniawan; Tinia Lisnawati; Yesha Kurnia Nova; Zahra Qurratul’Ain
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.6116

Abstract

Dusun Kandanggajah, Dewasari Village, faces a complex array of public health challenges, including cases of acute respiratory infections (ARI), hypertension among the elderly, dermatitis, and dengue hemorrhagic fever (DHF), all of which are compounded by low health literacy and suboptimal environmental sanitation. These conditions formed the basis for the implementation of the Praktik Pembangunan Kesehatan Masyarakat (PPKM) program conducted from December 19–23, 2024. The methods employed included interactive health education sessions with pre- and post-test evaluations, blood pressure measurements, and routine blood examinations. The results demonstrated a statistically meaningful improvement in knowledge across all educational topics covered. Clinical laboratory-based examinations revealed that 37.5% of participants were identified with hypertension, while 13.6% were at risk of anemia. This PPKM initiative confirms that an integrated approach combining community-based health education with clinical laboratory screening is effective in simultaneously enhancing health knowledge and detecting underlying health problems. Accordingly, strengthening local health cadres and establishing continuous monitoring at the Handapherang Primary Health Center (Puskesmas) are strongly recommended as essential follow-up measures