cover
Contact Name
Ika Endah Puspita Sari
Contact Email
stokbinaguna79@gmail.com
Phone
+6282134564513
Journal Mail Official
stokbinaguna79@gmail.com
Editorial Address
Street Alumunium Raya Tanjung Mulia No. 77
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27743055     DOI : https://doi.org/10.22145/jbpkm.v2i1.225
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal elektronik nasional untuk pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model, atau konsep dan / atau implementasinya dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat. atau pelaksanaan pengabdian masyarakat. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember . Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat telah menggunakan Open Journal System yang mengharuskan semua penulis untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum diizinkan untuk mengunggah manuskrip yang mereka tulis secara online. Setelah itu, editor, peer reviewer, dan penulis dapat memantau proses pembuatan naskah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 168 Documents
Peningkatan Kapasitas Alumni Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang melalui Pelatihan Leadership, Decision Making, dan Hypnoself Therapy untuk Kesiapan Kerja Maya, Verlina; Sulistina, Dewi Ratna; Kusumasari, Herdhika Ayu Retno; Hasanah, Zumroh; Erwanto, Joko
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5065

Abstract

Pelatihan mental memiliki peran penting dalam membangun kesiapan psikologis atlet, terutama ketika menghadapi situasi kompetitif. Berbagai studi menunjukkan bahwa mental training dan mental imagery efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan performa saat bertanding. Berdasarkan urgensi tersebut, kegiatan capacity building bagi alumni Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (UM) dirancang untuk memperkuat kompetensi kepemimpinan (leadership skills), pengambilan keputusan (decision making), serta ketahanan mental melalui pendekatan hypnoself therapy. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20–22 Juli 2023 secara daring dan luring dengan melibatkan alumni sebagai peserta pelatihan. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari nilai rata-rata pretest sebesar 70,83 menjadi 91,43 pada posttest, dengan selisih 20,6 poin. Selain peningkatan kemampuan, kegiatan ini memperoleh respons sangat positif dari peserta. Umpan balik utama menyoroti perlunya peningkatan ketepatan waktu pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas dan kesiapan kerja alumni Ilmu Keolahragaan, sekaligus menjadi model pelatihan berkelanjutan untuk memperkuat kompetensi profesional lulusan.
Pelatihan Gizi Olahraga Berbasis Kearifan Lokal Moringa Oleifera bagi Atlet Remaja Putri Papua Upaya Pencegahan Anemia di SMAS YPPK Taruna Dharma Larung, Ermelinda Yersin Putri; Nabuasa, Christin Debora; Ledoh, Cantika Candra; Nugroho, Juliant Salsabillah; Pandawa, Galang Raditya; Hidayat, Rodhi Rusdianto; Putra, Mifta Fariz Prima; Sinaga, Evi; Effendi, Pamungkas Yulian; Prayoga, Aba Sandi; Mandosir, Yohanis. M.
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5187

Abstract

Pelatihan gizi olahraga berbasis kearifan lokal melalui pemanfaatan Moringa Oleifera (daun kelor) di SMAS YPPK Taruna Dharma, Kota Jayapura, dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan gizi, keterampilan pengolahan pangan lokal, dan kesadaran pencegahan anemia pada siswi atlet remaja putri. Program ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan berbasis masyarakat yang sejalan dengan agenda nasional pencegahan anemia remaja putri dan mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) pendidikan tinggi. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan intensif, praktik langsung pengolahan kelor, pendampingan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi peserta, dari 22,6% menjadi 83,9%, serta keterampilan mengolah kelor yang dikuasai oleh 60% siswi. Selain itu, sebanyak 20 resep olahan kelor terdokumentasi dan modul edukasi gizi serta buku saku resep berhasil disusun dan didistribusikan. Program ini juga mendorong perubahan perilaku konsumsi, meskipun kepatuhan TTD masih relatif rendah (25,8%). Namun, adanya kombinasi edukasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal telah meningkatkan kesadaran siswi tentang pentingnya menjaga kesehatan untuk mendukung prestasi akademik dan olahraga. Dokumentasi berupa artikel, poster, video, serta rencana publikasi ilmiah menambah nilai keberlanjutan program. Dengan pendekatan partisipatif, kegiatan ini terbukti relevan dalam mengurangi risiko anemia, meningkatkan literasi gizi, dan memberdayakan kearifan lokal Papua. Ke depan, program ini diharapkan menjadi model intervensi gizi berbasis sekolah yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan tantangan gizi serupa.
Peningkatan Pemahaman Guru PJOK melalui Pelatihan Penyusunan Soal AKM pada MGMP PJOK Kabupaten Nganjuk Juniarisca, Dwi Lorry; Nurhasan; Tuasikal, Abdul Rachman Syam; Suroto; Muhammad, Heryanto Nur; Nurhayati, Faridha
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5198

Abstract

Kebijakan Asesmen Nasional menggeser evaluasi berskala nasional dari Ujian Nasional menuju Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang menekankan literasi membaca dan numerasi pada semua mata pelajaran, termasuk Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Kondisi ini menuntut guru PJOK untuk mampu menyusun soal AKM berbasis konteks pembelajaran jasmani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru PJOK SMP di Kabupaten Nganjuk tentang penyusunan soal AKM melalui pelatihan dan pendampingan. Peserta berjumlah 14 guru anggota MGMP PJOK SMP. Kegiatan dilakukan melalui workshop tatap muka yang meliputi pengenalan kebijakan AKM, analisis contoh soal, praktik penyusunan soal, serta klinik revisi. Evaluasi dilakukan menggunakan angket skala Likert (pemahaman sebelum–sesudah, penilaian terhadap materi, fasilitator, fasilitas, dan aspek penerapan) serta pertanyaan terbuka. Hasil menunjukkan peningkatan persepsi pemahaman guru dari kategori netral (rerata B1 = 3,07) menjadi setuju (rerata B2 = 4,00). Aspek materi, fasilitator, dan fasilitas memperoleh rerata >4,20 (kategori sangat setuju), sedangkan kecukupan waktu menjadi aspek terendah (rerata 3,64) namun masih pada kategori baik. Guru menyatakan mampu dan berniat menerapkan soal AKM di kelas, serta menilai pelatihan sangat bermanfaat bagi pengembangan profesional. Temuan kualitatif menegaskan perlunya penambahan durasi, pelatihan berseri, dan pendalaman materi AKM/HOTS. Secara keseluruhan, program PKM ini efektif meningkatkan pemahaman guru PJOK terhadap penyusunan soal AKM serta menghasilkan draf soal AKM PJOK yang dapat dimanfaatkan MGMP.
Literasi Hidrasi: Strategi Peningkatan Kesadaran pada Atlet Remaja Papua Sinaga, Evi; Hidayat, Rodhi Rusdianto; Putra, Miftah Fariz Prima; Larung, Ermelinda Yersin Putri; Asri, Astini; Kapitarauw, Rizal; Ngaderman, Renata Anastasya; Yigibalom, Nakinus; Sinaga, Eva
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5254

Abstract

Dehidrasi pada atlet remaja merupakan masalah serius dengan dampak signifikan terhadap performa, kesehatan, dan perkembangan jangka panjang. Studi menunjukkan 40-60% atlet remaja memulai latihan dalam kondisi dehidrasi, yang diperparah oleh ketidakcukupan asupan cairan selama berolahraga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman pencegahan dehidrasi melalui intervensi edukasi pada 15 atlet remaja Papua di Waena, Jayapura. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, simulasi penilaian tanda dan gejala dehidrasi, dan diskusi interaktif, dengan evaluasi menggunakan pretest-posttest. Hasil menunjukkan nilai rerata pretest sebesar 55.33 sedangkan posttest sebesar 98.87. Peningkatan pemahaman peserta yang signifikan dengan nilai N-Gain 102,28%, tergolong efektif berdasarkan kriteria standar. Disimpulkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan hidrasi atlet remaja. Rekomendasi tindak lanjut mencakup pengembangan program edukasi dengan cakupan lebih luas dan perluasan materi tidak hanya terbatas pada hidrasi, tetapi juga aspek kesehatan lain yang mendukung performa atlet remaja.
Perbandingan Efektivitas McKenzie Neck dan Deep Cervical Flexor Strengthening Dalam Mengurangi Forward Head Posture Pada Pegawai Kantor BPN Kabupaten Pemalang Maghfiroh, Nurul
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5044

Abstract

Bekerja didepan komputer merupakan salah satu rutinitas yang statis. Dampak negatif dari penggunaan komputer yang terlalu lama yaitu postur tubuh yang buruk terutama bagian tulang belakang. Forward Head Posture (FHP) merupakan postur abnormal pada leher yang mana posisi kepala tampak lebih maju dari line of gravity central. Intervensi yang menargetkan penguatan otot deep flexor neck yaitu McKenzie Neck Exercise dan Deep Cervical Flexor Strengthening (DCFS). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas McKenzie Neck Exercise dan DCFS dalam mengurangi FHP pada pegawai kantor BPN Kabupaten Pemalang. Desain penelitian ini menggunakan eksperimental pretest-posttest two group sebanyak 36 sampel. Intervensi diberikan selama 3 kali dalam seminggu dan dilakukan rutin selama 4 minggu. Alat ukur derajat keparahan FHP menggunakan goniometer. Penelitian ini menghasilkan rata-rata derajat FHP pada kelompok McKenzie Neck sebelum intervensi adalah 41.56o dan setelah intervensi adalah 45.89o. Sedangkan pada kelompok DCFS sebelum intervensi adalah 40.33o dan setelah intervensi adalah 44.17o. Hasil uji perbandingan antara kelompok McKenzie Neck dan kelompok DCFS dengan Independent T-Test menunjukkan nilai p value 0.027<0.05. Simpulan penelitian ini yaitu McKenzie Neck Exercise lebih efektif secara signifikan dari pada Deep Cervical Flexor Strengthening dalam mengurangi Forward Head Posture pada pegawai Kantor BPN Kabupaten Pemalang.
Training of Trainer (TOT) Penyusunan Instrumen Identifikasi Bakat Atlet Cabang Olahraga Atletik Metode Excellent Talent Identification Development (ETID) Berbasis Sport Science Dwinda Abi Permana; Dwi Kurnia Shandy
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.4714

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan temuan rendahnya pengetahuan pelatih atletik di Malang Raya terhadap metode identifikasi bakat atlet berbasis sport science. Hasil observasi yang dilakukan tim pengabdian menemukan bahwa sebagian besar pelatih masih menggunakan pengalaman semasa menjadi atlet dalam penyusunan instrumen identifikasi bakat atlet. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi pelatih melalui Training of Trainer (TOT) penyusunan instrumen identifikasi bakat atlet cabang olahraga atletik menggunakan model ETID (Excellent Talent Identification Development) yang terkoneksi dengan sport science. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan pada tanggal 30-31 Agustus 2025 di Sport Center Kota Malang diikuti oleh 23 pelatih yang aktif di bawah naungan pengurus cabor PASI Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Metode kegiatan terdiri dari beberapa tahapan diantaranya pengordinasian penyusunan alat, penguatan teori dasar dan praktik penggunaan instrumen identifikasi bakat menggunakan ETID, evaluasi pelaksanaan ToT melalui pretest dan posttest. Hasil dapat ditunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan pada semua aspek, meliputi pemahaman konsep identifikasi bakat (42% ke 96%), penggunaan alat ukur (33% ke 87%), serta penerapan metode ETID (20% ke 90%). Program pengabdian masyarakat yang sudah dilaksanakan ini terbukti efektif dalam mengubah pengetahuan pelatih dari berbasis discovery/inquiry learning serta dapat menjadi rekomendasi sebagai model Training of Trainer (ToT) secara berkelanjutan di daerah lain.
Penerapan Science of Hydration untuk Mewujudkan Green Hydration dan Optimalisasi Performa Atlet Muda di Sekolah Khusus Olahraga Papua Evi Sinaga; Eva Sinaga; Zainal Widyanto; Juliant Salsabillah Nugroho; Christhina Makmar Mahuse
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.5222

Abstract

Atlet muda merupakan salah satu kelompok rentan dehidrasi, dehidrasi merupkan permasalahan klasik dan sering tidak disadari. Dampak dari dehidrasi pada atlet menyebabkan kelelahan, heat stroke, penurunan koordinasi, keseimbangan tubuh dan fokus hingga dapat menyebabkan cidera. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan atlet muda tentang pencegahan dan penanganan dehidrasi dengan konsep green hydration serta pemantauan status hidrasi. Lebih jauh meningkatkan kesehatan dan performa atlet SKO. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari rangkaian kegiatan yang terdiri dari edukasi dan pelatihan dengan pretest dan postest, penerapan IPTEKS, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Sebanyak 23 peserta terlibat dalam kegiatan ini. Edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiatan ini menunjukan meskipun tidak signifikan, terdapat perbedaan pengetahuan peserta edukasi kesehatan tentang pencegahan dan penanganan dehidrasi dengan konsep “green hydration” sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dan pelatihan (t hit < t tabel). Peningkatan pengetahuan hidrasi peserta kegiatan dalam kategori sedang (Rerata N-Gain = 0,67), sedangkan secara khusus untuk konsep green hydration juga dalam kategori sedang (rerata N-Gain = 0.52). Komunikasi yang intensif dengan mitra penting untuk menjaga komitmen keberlanjutan program ini yang pada akhirnya terwujud atlet yang terhidrasi optimal, sehat, berprestasi serta mendukung keberlanjutan lingkungan.
Sosialisasi Alat Pelontar Futsal Untuk Meningkatkan Pengetahuan Guru Pjok Kota Pontianak Zusyah Porja Daryanto; Ade Rahmat; Awang Roni Effendi; Nopiadi; Basyir
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.5271

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PJOK KKG Kota Pontianak dalam memanfaatkan inovasi media pembelajaran, khususnya melalui sosialisasi penggunaan alat pelontar futsal. Permasalahan utama mitra adalah kurangnya variasi latihan dan minimnya inovasi peralatan akibat keterbatasan sarana serta biaya pengembangan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung, melibatkan dosen serta mahasiswa Magister Pendidikan Jasmani Universitas PGRI Pontianak. Sosialisasi dilaksanakan di SMA Negeri 4 Pontianak dengan peserta guru PJOK se-Kota Pontianak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap variasi latihan futsal menggunakan alat pelontar, serta peningkatan kemampuan dalam mengembangkan media pembelajaran PJOK. Evaluasi melalui posttest juga memperlihatkan peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti sosialisasi. Selain itu, kegiatan menghasilkan luaran berupa publikasi media massa, dokumentasi video, serta artikel PKM. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkaya kompetensi guru PJOK dan mendukung peningkatan mutu pembinaan ekstrakurikuler futsal di sekolah.
Penguatan Brand Identity dan Strategi Pemasaran Digital untuk Kelompok Usaha Desa Klampok Citra Dewi; Hapsari Dian Sylvatri; Asril Kurniadi
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.5287

Abstract

Kelompok usaha di Desa Klampok memiliki potensi ekonomi kreatif tinggi, namun menghadapi tantangan dalam Penguatan Brand Identity yang profesional dan Strategi Pemasaran Digital yang efektif. Urgensi kegiatan ini adalah menjembatani kesenjangan tersebut guna memperluas jangkauan pasar. Tujuan program ini adalah merancang identitas merek dan meningkatkan kapabilitas pemasaran digital UMKM di Desa Klampok. Metode yang digunakan adalah Pemberdayaan Masyarakat dengan pendekatan Pendampingan Berbasis Proyek (Lesson Study), meliputi empat tahapan: penjajakan awal (FGD), pelatihan branding dan pemasaran digital, pendampingan implementasi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapabilitas pelaku UMKM sebesar 74.1% secara keseluruhan. Secara spesifik, produk keripik pisang "Singgasari" berhasil melalui re-branding visual, menghasilkan logo dan kemasan baru yang profesional. Selain itu, pelatihan Public Speaking dan manajemen media sosial menghasilkan aktivasi saluran Pemasaran Digital (Instagram, Gambar 5), yang secara efektif mengatasi kendala promosi konvensional. Implikasi studi ini adalah model pendampingan terintegrasi antara penguatan Brand Identity visual dan keterampilan digital terbukti sangat efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM di tingkat desa. Business groups in Klampok Village possess high creative economy potential but face crucial challenges in establishing a professional Brand Identity and effective Digital Marketing Strategy. The project's urgency lies in bridging this gap to expand market reach. The objective was to design a brand identity and enhance the digital marketing capabilities of the local Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The methodology employed was Community Empowerment using a Project-Based Learning approach, structured in four stages: preliminary assessment (Focus Group Discussion), intensive training on branding and digital marketing, implementation mentorship, and final evaluation. The results demonstrated a significant increase in MSME capabilities, with an overall skill improvement of 74.1%. Specifically, the "Singgasari" banana chips product successfully underwent visual re-branding, yielding a professional new logo and packaging. Additionally, training in Public Speaking and social media management led to the activation of a Digital Marketing channel (Instagram), effectively resolving conventional promotion limitations. The study's implication is that the integrated mentorship model, focusing on visual Brand Identity and digital skills, proves highly effective in boosting the competitiveness and sustainability of village-level MSMEs.
Penerapan Edukasi SEHATI (Lansia Sehat, Tekanan Darah Terkendali) untuk Peningkatan Pengetahuan Pola Makan Sehat Lansia Hipertensi Febrian Dewana Leode; Frenska Ryachel Paskalisa; Nur Ahsani; Rosiana Eva Rayanti
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.5762

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami oleh lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan secara optimal. Hasil pengkajian di wilayah Pungkursari, Kota Salatiga, menunjukkan bahwa seluruh lansia yang terdata (100%) mengalami hipertensi, dengan 66,7% berada pada hipertensi tingkat 1 dan 33,3% pada tingkat 2. Selain itu, sebagian besar lansia belum pernah mendapatkan edukasi hipertensi, memiliki kebiasaan konsumsi gorengan, menambahkan garam pada makanan, serta kurang mengonsumsi air putih. Kondisi ini menunjukkan perlunya edukasi kesehatan yang sederhana dan mudah dipahami oleh lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi SEHATI (Lansia Sehat, Tekanan Darah Terkendali) untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pola makan sehat berdasarkan prinsip Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) yang disederhanakan. Metode yang digunakan meliputi service learning, demonstrasi “Isi Piring Sehat Lansia Hipertensi”, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 20 lansia melalui edukasi kelompok dan kunjungan rumah. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia yang bermakna secara statistik setelah pemberian edukasi (p = 0,004; p < 0,05). Selain itu, seluruh peserta mampu mempraktikkan pembagian porsi makan sehat menggunakan media piring simulasi. Edukasi SEHATI dengan bahasa sederhana dan media visual terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman lansia mengenai pola makan sehat sebagai upaya pendukung pengendalian tekanan darah.