cover
Contact Name
Keni
Contact Email
keni@fe.untar.ac.id
Phone
+6281807302521
Journal Mail Official
jmkfeuntar@untar.ac.id
Editorial Address
Universitas Tarumanagara Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus 2 Universitas Tarumanagara Jln. Tanjung Duren Utara No. 1, Grogol, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia, 11470
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan
ISSN : -     EISSN : 26570025     DOI : 10.24912/jmk
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan e-ISSN 2657-0025 is a collection of articles created by students of Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Universitas Tarumanagara, as a requirement to achieve Bachelor of Economics degree. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan is published every year on January, April, June, and October by Management Study Program of Faculty of Economics and Business Universitas Tarumanagara. The articles provides researches’ findings on various topics in Management, especially Human Resource Management, Entrepreneurship, Marketing Management, and Financial Management. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan contains article with topics as follows: Marketing Management Financial Management Human Resource Management Entrepreneurship Other relevant topics about Management and Entrepreneurship
Articles 1,054 Documents
Pengaruh Kredibilitas Influencer dan E-WOM terhadap Niat Beli Melalui Citra Merek Produk Somethinc Steven Delon Herjana; Yenny Lego
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37721

Abstract

Industri skincare di Indonesia terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan kulit, termasuk di kalangan mahasiswa. Somethinc sebagai salah satu brand skincare lokal menghadapi berbagai dinamika dalam aktivitas pemasaran digital, mulai dari pemanfaatan Influencer hingga penyebaran e-WOM yang memengaruhi persepsi konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh daya tarik, keahlian, kepercayaan influencer, dan e-WOM terhadap niat beli melalui citra merek pada mahasiswa Universitas Tarumanagara. Pengumpulan sampel dilakukan melalui kuesioner online menggunakan Google Forms dengan teknik non-probability sampling dan purposive sampling, dan menghasilkan 162 responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik, keahlian, kepercayaan influencer, dan e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek. Selain itu, citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Pada pengaruh langsung, keahlian dan kepercayaan influencer berpengaruh signifikan terhadap niat beli, sebaliknya daya tarik dan e-WOM tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, citra merek tidak memediasi pengaruh daya tarik, keahlian, kepercayaan Influencer, dan e-WOM terhadap niat beli. The skincare industry in Indonesia continues to grow in line with rising public awareness of skin health, including among university students. Somethinc, as a leading local skincare brand, faces various dynamics in its digital marketing activities, ranging from the use of Influencers to the spread of electronic word of mouth (e-WOM) that shapes consumer perception. This study examines the influence of influencer attractiveness, expertise, trustworthiness, and e-WOM on purchase intention through brand image among students at Tarumanagara University. Data were collected through an online questionnaire distributed via Google Forms using non-probability and purposive sampling techniques, resulting in 162 respondents. The data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS 4.0. The findings show that influencer attractiveness, expertise, trustworthiness, and e-WOM have a positive and significant effect on brand image. Furthermore, brand image has a positive and significant effect on purchase intention. For the direct effects, influencer expertise and trustworthiness significantly influence purchase intention, while attractiveness and e-WOM do not. In addition, brand image does not mediate the effects of influencer attractiveness, expertise, trustworthiness, and e-WOM on purchase intention.
Faktor-Faktor Determinan Nilai Perusahaan Sub-Sektor Makanan dan Minuman: Profitabilitas sebagai Mediator Jansen Zanetti Kifli; Indra Widjaja
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37722

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh capital expenditure dan current ratio terhadap nilai perusahaan dengan menggunakan profitabilitas sebagai variabel mediasi. Penelitian ini berfokus pada perusahaan di sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021-2024. Dengan menggunakan purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 26 perusahaan dengan total 104 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi berganda dan uji mediasi. Temuan menunjukkan bahwa pengeluaran modal memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dan profitabilitas. Profitabilitas juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dan berhasil memediasi hubungan antara pengeluaran modal dan nilai perusahaan. Di sisi lain, rasio lancar tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan maupun profitabilitas, dan hubungannya dengan nilai perusahaan tidak dimediasi oleh profitabilitas. Hasil ini menunjukkan pentingnya keputusan investasi dan kinerja profitabilitas dalam membentuk nilai perusahaan di sub-sektor makanan dan minuman, sementara likuiditas, yang diukur melalui current ratio, tidak memainkan peran signifikan selama periode yang diamati. This study investigates the influence of capital expenditure and current ratio on firm value by using profitability as a mediating variable. This research focuses on companies in the food and beverage sub-sector that listed on the Indonesia Stock Exchange during the period of 2021-2024. With using purposive sampling, resulitng in a sample of 26 companies with a total of 104 observations. The analysis was conducted using multiple regression and mediation testing. The findings reveal that capital expenditure has a significant effect on both firm value and profitability. Profitability also demonstrates a significant effect on firm value and successfully mediates the relationship between capital expenditure and firm value. In contrast, the current ratio shows no significant effect on either firm value or profitability, and it’s relationship with firm value is not mediated by profitability. These results highlight the importance of investment decisions and profitability performance in shaping firm value within the food and beverage sub-sector, while liquidity, as measured by the current ratio, does not play a significant role during the observed period.
Pengaruh Leverage, Profitability, dan Capital Intensity terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Retail di BEI Marcelino Marcelino; Herman Ruslim
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage, profitability, dan capital intensity terhadap tax avoidance pada perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Tax avoidance diukur menggunakan Cash Effective Tax Rate (CETR), sedangkan leverage diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), profitability menggunakan Return on Assets (ROA), dan capital intensity menggunakan rasio aset tetap terhadap total aset. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan dianalisis menggunakan regresi data panel. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan 30 perusahaan retail dengan total 150 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap tax avoidance. Profitability berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap tax avoidance, sedangkan capital intensity juga berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan, yang menandakan bahwa besar kecilnya investasi aset tetap tidak memengaruhi strategi penghematan pajak. This study aims to analyze the effect of leverage, profitability, and capital intensity on tax avoidance in retail companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period. Tax avoidance is measured using the Cash Effective Tax Rate (CETR), while leverage is measured using the Debt to Equity Ratio (DER), profitability using Return on Assets (ROA), and capital intensity using the ratio of fixed assets to total assets. This research employs a quantitative approach with an associative design and is analyzed using panel data regression. The sample was selected through purposive sampling and consists of 30 retail companies with a total of 150 observations. The results show that leverage has a negative and significant effect on tax avoidance. Profitability has a positive but insignificant effect on tax avoidance, while capital intensity also shows a negative but insignificant effect, suggesting that the size of fixed asset investment does not influence tax-saving strategies.
Pengaruh Struktur Modal, Green Finance, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Tommy Mahaputra Samsapmukti; Agus Zainul Arifin
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37724

Abstract

Nilai perusahaan merupakan salah satu indikator yang menggambarkan keberhasilan, keberlanjutan, daya saing, dan kinerja perusahaan. Penelitian dilakukan untuk membuktikan pengaruh struktur modal, green finance, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Sampel diperoleh dari BEI pada sub sektor consumer non-cyclical berjumlah 30 perusahaan dengan periode observasi 2021-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel menggunakan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menemukan bahwa struktur modal berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, green finance tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Firm value is an indicator that reflects a company’s success, sustainability, competitiveness, and overall performance. This study aims to examine the influence of capital structure, green finance, and profitability on firm value. The sample consists of 30 consumer non-cyclical companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2024 observation period. The research employs a quantitative approach using panel data regression analysis with EViews 12. The results show that capital structure has a positive effect on firm value, green finance has no effect on firm value, and profitability also has no effect on firm value.
Pengaruh Perilaku Keuangan, Pengalaman Investasi, dan Toleransi Risiko terhadap Financial Allocation Gen Z pada Obligasi Kennale Justin Wang; I Gede Adiputra
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37725

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh behavioral finance, investment experience, dan risk tolerance terhadap financial allocation pada pemilihan obligasi oleh investor Generasi Z di Indonesia. Dengan pendekatan kuantitatif dan purposive sampling, data dari 170 responden dianalisis menggunakan regresi. Hasil menunjukkan bahwa behavioral finance berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial allocation, menegaskan dominasi faktor psikologis dalam keputusan investasi. Investment experience dan risk tolerance juga berpengaruh positif signifikan, menunjukkan bahwa pengalaman dan preferensi risiko turut memengaruhi alokasi dana investor muda. This study analyzes the effects of behavioral finance, investment experience, and risk tolerance on financial allocation in bond selection among Generation Z investors in Indonesia. Using a quantitative approach with purposive sampling, data from 170 respondents were analyzed using regression analysis. The results indicate that behavioral finance has a positive and significant effect on financial allocation, highlighting the dominant role of psychological factors in investment decisions. Investment experience and risk tolerance also have positive and significant effects, indicating that experience and risk preferences contribute to fund allocation decisions among young investors.
Pemasaran Media Sosial dan Persepsi Kualitas sebagai Penentu Niat Beli Cloud Kitchen Nicholas Triputra; M. Tony Nawawi
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37726

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh Pemasaran Sosial Media dan Persepsi Kualitas terhadap Minat Beli pada brand Moon Chicken di DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 204 responden yang dikumpulkan melalui kuesioner online. Analisis dilakukan menggunakan PLS-SEM melalui SmartPLS 4.1.1.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemasaran Sosial Media berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli, yang berarti konten media sosial mampu meningkatkan ketertarikan pembelian. Persepsi Kualitas juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli, sehingga persepsi kualitas dan kepuasan konsumen turut mendorong niat beli. This study examines the influence of social media marketing and perceived quality on purchase intention toward the Moon Chicken brand in DKI Jakarta. Using a quantitative approach, data were collected through an online questionnaire and obtained 204 valid responses. The analysis was conducted using PLS-SEM with SmartPLS 4.1.1.5. Findings show that social media marketing has a positive and significant effect on purchase intention, indicating that engaging online content strengthens consumers’ buying interest. Perceived quality also positively and significantly affects purchase intention, meaning product satisfaction and perceived value play an essential role in driving purchase decisions.pemasaran sosial media
Pengaruh Bias Perilaku terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Generasi Z di Jakarta Janice Callista; Halim Putera Siswanto
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37727

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong partisipasi Generasi Z dalam berinvestasi. Namun, keputusan yang diambil tidak selalu rasional karena dipengaruhi oleh bias perilaku dan literasi keuangan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh loss aversion, overconfidence, dan availability bias terhadap investment decision dengan financial literacy sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan 210 responden investor Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS 4.1.1.6. Hasilnya menunjukkan bahwa loss aversion, overconfidence, dan availability bias berpengaruh positif dan signifikan terhadap investment decision. Selain itu, Financial Literacy terbukti mampu memperkuat pengaruh Loss Aversion dan memperlemah pengaruh Availability Bias, namun tidak dapat memoderasi pengaruh Overconfidence terhadap Investment Decision. The rapid growth of digital technology has increased investment participation among Generation Z although their decisions are often influenced by behavioral biases and varying levels of financial literacy. This study aimed to analyze the influence of loss aversion, overconfidence, and availability bias on investment decisions with financial literacy as a moderating variable. The research method used is quantitative using 210 Generation Z investors as respondents selected through purposive sampling technique. Data analysis was performed using PLS-SEM with SmartPLS 4.1.1.6. The findings reveal that loss aversion, overconfidence, dan availability bias have positive and significant influence on investment decisions. In addition, financial literacy strengthens the effect of loss aversion and weakens the effect of availability bias, but does not moderate the influence of overconfidence on investment decisions.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Loyalitas Pelanggan Blu by Bca di Jakarta Alexanders Valentino; Richard Andrew
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37729

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pengalaman pelanggan, kepuasan pelanggan, dan e-CRM terhadap loyalitas pelanggan Blu by BCA di Jakarta. Sampel pada penelitian ini berjumlah 137 responden yang merupakan pengguna Blu by BCA di Jakarta yang telah dikumpulkan menggunakan kuesioner melalui Google Forms. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan menggunakan software SmartPLS versi 4.1.1.6. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman pelanggan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas pelanggan. Selanjutnya, kepuasan pelanggan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas pelanggan. Terakhir, e-CRM memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas pelanggan. This study aims to examine the influence of customer experience, customer satisfaction, and e-CRM on Blu by BCA customer loyalty in Jakarta. The sample consists of 137 respondents who are Blu by BCA users in Jakarta, collected through a questionnaire distributed via Google Forms. This research employs a descriptive research design, with respondents selected using purposive sampling. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the assistance of SmartPLS software version 4.1.1.6. The results show that customer experience has a significant and positive effect on customer loyalty. Furthermore, customer satisfaction has a significant and positive effect on customer loyalty. Finally, e-CRM also has a significant and positive effect on customer loyalty.
Peran Brand Trust sebagai Mediator dalam Pengaruh Brand Image dan Perceived Value terhadap Purchase Intention pada Konsumen Produk Golf Club Yulike Prawinda; Keni Keni
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan perceived value terhadap purchase intention produk golf club yang ditawarkan oleh suatu merek premium, dengan brand trust sebagai variabel mediasi. Responden penelitian ini adalah pengguna atau individu yang mengetahui merek tersebut di Jabodetabek, dengan total 155 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode PLS-SEM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa brand image dan perceived value berpengaruh positif terhadap brand trust, sedangkan hanya perceived value yang berpengaruh langsung terhadap purchase intention. Brand image berpengaruh secara tidak langsung melalui mediasi penuh brand trust, sehingga kepercayaan merek menjadi faktor penting dalam membentuk niat beli konsumen. Temuan tersebut menekankan bahwa pembentukan purchase intention pada produk golf premium tidak hanya bergantung pada citra merek dan persepsi nilai, tetapi juga pada tingkat kepercayaan terhadap merek. This study aims to analyze the influence of brand image and perceived value on the purchase intention of golf products offered by a premium brand, with brand trust as a mediating variable. The respondents of this study are users or individuals who are familiar with the brand in Jabodetabek, with a total of 155 respondents obtained through purposive sampling techniques. Data analysis was conducted using PLS-SEM. The results indicate that brand image and perceived value have a positive influence on brand trust, while only perceived value has a direct influence on purchase intention. Brand image was found to have indirect effect on purchase intention through brand trust, indicating that trust becomes an important factor in shaping purchase intentions. These findings highlight that the formation of purchase intention for premium golf products is influenced not only by brand image and perceived value, but also by the level of trust consumers have in the brand.
Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Melalui Kelelahan Kerja sebagai Mediator Steven Salim; Yusi Yusianto
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja dengan kelelahan kerja sebagai variabel mediasi. Mengadopsi kerangka kerja teoritis Job Demands-Resources (JD-R), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana sumber daya organisasional (lingkungan kerja) berinteraksi dengan kondisi psikologis karyawan (kelelahan kerja) untuk membentuk hasil kerja (kepuasan). Melalui desain penelitian eksplanatori kuantitatif dengan pendekatan sensus terhadap 81 responden, data dianalisis dengan menggunakan Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja secara tidak langsung melalui kelelahan kerja sebagai mediatornya. Lingkungan kerja berpengaruh negatif terhadap kelelahan kerja, dan kelelahan kerja berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa peranan kelelahan kerja sebagai mediator sangat besar terhadap kepuasan kerja sehingga membuat efek tidak langsung dari lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja hampir sama dengan efek langsungnya. Oleh karenanya, penelitian ini menyarankan agar perusahaan memperhatikan lingkungan kerjanya agar tidak menimbulkan kelelahan kerja bagi karyawannya, yang pada gilirannya, dapat meningkatkan kepuasan kerja. Model penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi kepuasan kerja adalah 0,710, yang mengindikasikan bahwa sekitar 71% variasi kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh model ini. This study aims to examine the effect of the work environment on job satisfaction with job burnout as a mediating variable. Adopting the Job Demands-Resources (JD-R) theoretical framework, this study explores how organizational resources (work environment) interact with employees' psychological conditions (job burnout) to shape work outcomes (satisfaction). Through an explanatory quantitative research design with a census approach to 81 respondents, the data were analyzed using Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results showed that the work environment had a positive effect on job satisfaction both directly and indirectly. The effect of the work environment on job satisfaction was indirect through job burnout as a mediator. The work environment has a negative effect on job burnout, and job burnout has a negative effect on job satisfaction. This study also shows that the role of job burnout as a mediator is very significant in job satisfaction, making the indirect effect of the work environment on job satisfaction almost the same as its direct effect. Therefore, this study suggests that companies pay attention to their work environment so as not to cause job burnout for their employees, which in turn can increase job satisfaction. The research model shows that the coefficient of determination for job satisfaction is 0.710, indicating that approximately 71% of the variation in job satisfaction can be explained by this model.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 4 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 4 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 4 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 4 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 4 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 3 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 1, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 1, No 3 (2019): Juni 2019 Vol 1, No 2 (2019): April 2019 Vol 1, No 1 (2019): Januari 2019 More Issue