cover
Contact Name
Keni
Contact Email
keni@fe.untar.ac.id
Phone
+6281807302521
Journal Mail Official
jmkfeuntar@untar.ac.id
Editorial Address
Universitas Tarumanagara Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus 2 Universitas Tarumanagara Jln. Tanjung Duren Utara No. 1, Grogol, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia, 11470
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan
ISSN : -     EISSN : 26570025     DOI : 10.24912/jmk
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan e-ISSN 2657-0025 is a collection of articles created by students of Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Universitas Tarumanagara, as a requirement to achieve Bachelor of Economics degree. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan is published every year on January, April, June, and October by Management Study Program of Faculty of Economics and Business Universitas Tarumanagara. The articles provides researches’ findings on various topics in Management, especially Human Resource Management, Entrepreneurship, Marketing Management, and Financial Management. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan contains article with topics as follows: Marketing Management Financial Management Human Resource Management Entrepreneurship Other relevant topics about Management and Entrepreneurship
Articles 1,054 Documents
Analisis Determinan Saving Behavior pada Nasabah Bank di Jakarta Anne Emily Soetanto; Ary Satria Pamungkas
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37627

Abstract

Selama beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia kerap menggunakan tabungannya untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Fenomena yang mengakibatkan terjadinya penurunan pada jumlah rata-rata saldo dalam rekening tabungan dengan saldo kurang dari sama dengan seratus juta rupiah, seringkali disebut dengan fenomena “makan tabungan”. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu pengaruh parental socialization, peer influence, financial attitude, dan financial literacy terhadap saving behavior melalui self-control pada nasabah bank di Jakarta. Untuk dapat memperoleh informasi yang lebih relevan dan spesifik, penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Dari 475 responden, hanya terdapat 429 responden yang memenuhi kriteria sampel yang telah ditentukan. Kriteria sampel pada penelitian ini merupakan nasabah bank di Jakarta yang sudah memiliki penghasilan dan pendidikan terakhir minimal Strata 1 (S1). Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0 untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa parental socialization tidak berpengaruh terhadap saving behavior, peer influence tidak memiliki pengaruh terhadap saving behavior, financial attitude memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap saving behavior, financial literacy memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap saving behavior, financial literacy memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap self-control, self-control memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap saving behavior, dan self-control memediasi pengaruh financial literacy terhadap saving behavior. In recent years, Indonesians have increasingly relied on their savings to meet daily needs. This phenomenon, which has led to a decline in the average balance of savings accounts with balances of less than or equal to one hundred million Rupiah, is commonly referred to “makan tabungan”. Therefore, this study aims to examine the influence of parental socialization, peer influence, financial attitude, and financial literacy on saving behavior through self-control among bank clients in Jakarta. To obtain relevant and specific information, this study employed a purposive sampling method. Out of 475 respondents, only 429 met the criteria, which are bank clients in Jakarta who have an income and a minimum educational attainment of a Bachelor’s degree. This study used the Structural Equation Modeling (SEM) method with the assistance of SmartPLS 4.0 to analyze the data. This study indicate that parental socialization does not influence saving behavior, peer influence does not influence saving behavior, financial attitude has a positive and significant effect on saving behavior, financial literacy has a positive and significant effect on saving behavior, financial literacy has a positive and significant effect on self-control, self-control has a positive and significant effect on saving behavior, and self-control mediates the effect of financial literacy on saving behavior.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kepuasan Kerja pada Karyawan Generasi Z di Jakarta Olivia Priscilla Suharly; Kurniati W. Andani
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37628

Abstract

Dalam dunia kerja yang serba modern, tingkat kepuasan kerja karyawan dapat dilihat dari tingkat turnover sebuah perusahaan. Generasi Z sudah mulai mendominasi dunia kerja, dan peningkatan turnover semakin terlihat akibat ekspektasi mereka yang tinggi terhadap fleksibilitas kerja, keseimbangan kehidupan pribadi, budaya kerja yang sesuai dengan pribadi mereka, serta kompensasi yang adil. Ekspekasi yang tidak sesuai dengan harapan tersebut dapat menimbulkan ketidakpuasan, sehingga perushaan perlu memahami factor apa saja yang berpengaruh terhadap kepuasan kerja, terutama work-life balance, budaya organisasi, dan kompensasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh work-life balance, budaya organisasi, dan kompensasi terhadap kepuasan kerja pada karyawan generasi Z di Jakarta. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menyebarkan kuesioner online menggunakan google form dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden, menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS) dengan pendekatan kuantitatif, yang diolah dengan Software SmartPLS 4. Hasil penelitian ini menunjukkan work-life balance, budaya organisasi, dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada karyawan generasi Z di Jakarta. In today’s modern workplace, employee job satisfaction can be seen from a company's turnover rate. Generation Z is starting to dominate the workforce, and the increasing turnover is becoming evident due to their high expectations for work flexibility, personal life balance, work culture that aligns with their personal values, and fair compensation. Expectations that do not meet these hopes can lead to dissatisfaction, therefore, companies need to understand what factors influence job satisfaction, especially work-life balance, organizational culture, and compensation. The purpose of this study aims to investigate the influence of work-life balance, organizational culture, and compensation on job satisfaction among Generation Z employees in Jakarta. This study uses primary data collected through an online questionnaire distributed via Google Form, with a total sample of 200 respondents, employing a non-probability sampling technique with a purposive sampling approach. The data analysis method used in this study is Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) with a quantitative approach, processed using SmartPLS 4 software. The results of this study indicate that work-life balance, organizational culture, and compensation have a positive and significant effect on job satisfaction among Generation Z employees in Jakarta.
Keuangan dalam Perantauan: Faktor Penentu Perilaku Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Rantau Lee Selly; Nuryasman MN
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37629

Abstract

Mahasiswa rantau kerap dihadapkan pada tuntutan untuk beradaptasi dengan kehidupan mandiri di kota perantauan, termasuk penyesuaian akademik, sosial, dan terutama finansial. Tingginya biaya hidup di kota besar seperti Jakarta membuat kemampuan mengelola keuangan menjadi faktor penting agar mahasiswa dapat menjaga keberlangsungan studi serta keseharian mereka. Dalam konteks tersebut, penelitian ini berupaya menelaah sejauh mana literasi keuangan, sikap keuangan, dan kecemasan finansial berkaitan dengan perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa rantau di Jakarta. Kajian ini berlandaskan Theory of Planned Behavior, yang memandang bahwa perilaku seseorang dibentuk oleh sikap, keyakinan, serta persepsi atas kemampuan mengendalikan tindakan tertentu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa rantau yang sedang menempuh pendidikan tinggi dan tinggal terpisah dari orang tua yang terdiri dari 200 responden. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik pemodelan persamaan struktural berbasis partial least squares (PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan dan sikap keuangan cenderung berhubungan positif dengan perilaku pengelolaan keuangan, sedangkan kecemasan finansial tidak memperlihatkan hubungan yang kuat terhadap perilaku tersebut. Temuan ini memberi gambaran bahwa pemahaman dan pandangan positif mengenai keuangan dapat berperan dalam membentuk perilaku keuangan yang lebih terarah, sementara tekanan emosional terkait kondisi finansial belum tentu menghambat kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan. Dengan demikian, penting bagi mahasiswa rantau untuk terus mengembangkan literasi keuangan dan membangun sikap keuangan yang sehat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian finansial. Away-from-home students often face demands to adapt to independent living in a new city, including academic, social, and especially financial adjustments. The high cost of living in metropolitan areas such as Jakarta makes financial management skills an essential aspect for maintaining both their studies and daily needs. In this context, this study aims to examine the extent to which financial literacy, financial attitude, and financial anxiety are related to the financial management behavior of away-from-home students in Jakarta. This research is grounded in the Theory of Planned Behavior, which suggests that an individual’s behavior is shaped by attitudes, beliefs, and perceived behavioral control toward the behavior. The study employs a descriptive quantitative approach, using questionnaires distributed to away-from-home students who are currently pursuing higher education while living separately from their parents, consisting of 200 respondents. Data were analyzed using structural equation modeling with partial least squares (SEM-PLS). The findings show that financial literacy and financial attitude tend to have a positive relationship with financial management behavior, whereas financial anxiety does not exhibit a strong relationship with the behavior. These results suggest that knowledge and positive views regarding finance may contribute to more directed financial behavior, while emotional pressure related to financial conditions does not necessarily impede students’ ability to manage their finances. Therefore, it is important for away-from-home students to continuously develop financial literacy and build healthy financial attitudes as part of efforts to strengthen their financial independence.
Niat Berwirausaha Mahasiswa di Jakarta Barat Beatrice Piterson; Ronnie Resdianto Masman
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37630

Abstract

Kompetensi kewirausahaan adalah kemampuan dalam mengidentifikasi peluang bisnis dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis. Pendidikan kewirausahaan adalah proses pembelajaran yang dirancang untuk mengembangkan pengetahuan, yang diperlukan bagi seseorang wirausahawan. Niat berwirausaha adalah keinginan atau motivasi individu untuk memulai dan menjalankan bisnis sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi kewirausahaan terhadap niat berwirausaha dan efek moderasi dari pendidikan kewirausahaan. Kuesioner penelitian ini menggunakan Google Forms dan diisi 150 responden yang merupakan mahasiswa angkatan 2022 Universitas Tarumanagara yang mengambil konsentrasi kewirausahaan. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Metode analisis data penelitian ini menggunakan PLS-SEM yang dikalkulasik melalui software SmartPLS 4 dengan prosedur bootstrapping untuk mengukur signifikasinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha. Pendidikan kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha. Pendidikan kewirausahaan memoderasi secara positif dan signifikan pengaruh kompetensi kewirausahaan terhadap niat berwirausaha. Entrepreneurial competence is the ability to identify business opportunities and adapt to changes in the business environment. Entrepreneurship education is a learning process designed to develop the knowledge necessary for an entrepreneur. Entrepreneurial intention is an individual's desire or motivation to start and run their own business. This study aims to determine the effect of entrepreneurial competence on entrepreneurial intention and the moderating effect of entrepreneurship education. The research questionnaire used a Google Form and was filled out by 150 respondents, students from the 2022 class of Tarumanagara University majoring in entrepreneurship. The sample was collected using a non-probability sampling technique with a purposive sampling approach. The data analysis method used PLS-SEM calculated using SmartPLS 4 software with a bootstrapping procedure to measure significance. The results of this study indicate that entrepreneurial competence has a positive and significant effect on entrepreneurial intention. Entrepreneurship education has a positive and significant effect on entrepreneurial intention. Entrepreneurship education positively and significantly moderates the effect of entrepreneurial competence on entrepreneurial intention.
Pengaruh E-Service Quality dan Perceived Value terhadap Loyalty dengan Satisfaction sebagai Mediasi terhadap Pelanggan ShopeeFood Jakarta Barat Alfito Alfito; Rodhiah Rodhiah
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh E-Service Quality dan Perceived Value terhadap Loyalty pelanggan ShopeeFood di Jakarta Barat dengan Satisfaction sebagai variabel mediasi. Sampel sebanyak 204 responden pelanggan ShopeeFood di Jakarta Barat yang telah menggunakan layanan minimal tiga kali dan berusia minimal 18 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan data dianalisis dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Service Quality dan Perceived Value berpengaruh positif terhadap Satisfaction dan Loyalty. Satisfaction juga berpengaruh positif terhadap loyalty serta berperan sebagai variabel mediasi antara e-service quality dan perceived value terhadap loyalty. This research aims to examine the effect of E-Service Quality and Perceived Value on the Loyalty of ShopeeFood customers in West Jakarta with Satisfaction as a mediating variable. The sample consisted of 204 ShopeeFood customers who had used the service at least three times and were at least 18 years old. The sampling technique was purposive sampling and the data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that E-Service Quality and Perceived Value positively affect both Satisfaction and Loyalty. Satisfaction also has a positive effect on loyalty and serves as a mediating variable between e-service quality and perceived value towards loyalty.
Faktor Penentu Intensi Berwirausaha Mahasiswa di Jakarta Barat Melalui Efikasi Diri Novia Novia; Lydiawati Soelaiman; Joyce Angelique Turangan
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan, latar belakang keluarga, dan motivasi berwirausaha terhadap intensi berwirausaha pada Mahasiswa di Jakarta Barat melalui efikasi diri. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan 290 responden mahasiswa/i Universitas Tarumanagara dan Universitas Bina Nusantara. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner Google Forms dan diolah menggunakan metode analisis data Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan, latar belakang keluarga, dan motivasi berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha. Selain itu, efikasi diri mampu memediasi secara positif dan signifikan variabel pendidikan kewirausahaan, latar belakang keluarga, dan motivasi berwirausaha terhadap intensi berwirausaha. Berdasarkan kesimpulan penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi bagi perguruan tinggi, pemangku kebijakan, dan keluarga untuk memperkuat upaya dalam mendorong wirausaha muda di Jakarta Barat. This study aims to analyze the influence of entrepreneurship education, family background, and entrepreneurial motivation on entrepreneurial intentions among Student in West Jakarta with self-efficacy. 290 respondents from Tarumanagara University and Bina Nusantara University students. Data were obtained through the distribution of Google Form questionnaires and processed using the Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) data analysis method with the SmartPLS 4.0 application. The test results show that entrepreneurship education, family background, and entrepreneurial motivation have a positive and significant effect on entrepreneurial intentions. In addition, self-efficacy is able to positively and significantly mediate the variables of entrepreneurship education, family background, and entrepreneurial motivation on entrepreneurial intentions. The results of this study are expected to provide implications for universities, policy makers, and families to continue to strengthen efforts to encourage young entrepreneurs in West Jakarta.
Daftar Isi Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 8, No. 2 Keni Keni
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Determinan Kecemasan Keuangan pada Pekerja Muda di Jakarta Janechristy Stevie; Ignatius Roni Setyawan
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37718

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pengetahuan keuangan, ketidakamanan kerja, dan kepuasan keuangan terhadap kecemasan keuangan pada pekerja muda di Jakarta. Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional menghadapi tekanan akibat ketidakpastian ekonomi global, yang berdampak pada meningkatnya biaya hidup dan ketidakstabilan kondisi finansial masyarakat. Tingginya biaya hidup dan pendapatan yang relatif terbatas menempatkan pekerja muda pada posisi finansial yang rentan, karena kelompok tersebut umumnya masih berada pada tahap awal karier, sehingga lebih berpotensi mengalami kecemasan terhadap kondisi keuangannya. Teori Konservasi Sumber Daya (Conservation of Resources/ COR) digunakan sebagai landasan untuk memahami kecemasan keuangan sebagai variabel dependen, yang merepresentasikan respons psikologis individu terhadap ancaman atau ketidakcukupan sumber daya yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melalui penyebaran kuesioner secara online dan berhasil mengumpulkan 250 responden. Data dianalisis menggunakan teknik Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan program SmartPLS 4.1.1.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecemasan keuangan, serta ketidakamanan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecemasan keuangan. Sedangkan, kepuasan keuangan tidak memiliki pengaruh terhadap kecemasan keuangan. This study aims to examine the influence of financial knowledge, job insecurity, and financial satisfaction on financial anxiety among young workers in Jakarta. As the national economic center, Jakarta faces pressures from global economic uncertainty, which contribute to rising living costs and financial instability among its residents. The high cost of living combined with relatively limited income places young workers in a vulnerable financial position, as this group is generally in the early stages of their careers, making them more susceptible to experiencing anxiety regarding their financial condition. The Conservation of Resources (COR) Theory is used as the theoretical foundation to understand financial anxiety as the dependent variable, representing an individual’s psychological response to perceived threats or insufficiency of personal resources. This study employs a quantitative approach with purposive sampling, distributing an online questionnaire and successfully collecting data from 250 respondents. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the assistance of SmartPLS 4.1.1.5. The findings indicate that financial knowledge has a negative and significant effect on financial anxiety, while job insecurity has a positive and significant effect on financial anxiety. Meanwhile, financial satisfaction has no effect on financial anxiety.
Orientasi Kewirausahaan dan Orientasi Pembelajaran terhadap Kinerja Inovasi Dimediasi Pembelajaran Organisasi Michaela Yaputri; Louis Utama
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37719

Abstract

UMKM fashion di Indonesia menghadapi persaingan yang semakin ketat, sehingga diperlukan kemampuan untuk berinovasi secara konsisten agar tetap kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi kewirausahaan dan orientasi pembelajaran terhadap kinerja inovasi, sekaligus menguji peran mediasi pembelajaran organisasi pada UMKM fashion di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM), dan melibatkan 243 UMKM fashion di Jakarta. Sampel dipilih secara non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner berskala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan dan orientasi pembelajaran berpengaruh positif terhadap kinerja inovasi dan pembelajaran organisasi. Pembelajaran organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja inovasi, sekaligus memediasi pengaruh orientasi kewirausahaan dan orientasi pembelajaran terhadap kinerja inovasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa orientasi kewirausahaan, orientasi pembelajaran, dan pembelajaran organisasi berperan penting dalam memperkuat kinerja inovasi UMKM fashion. Ketiga aspek tersebut membantu UMKM merespons kebutuhan pasar, meningkatkan kemampuan adaptasi, dan mempertahankan daya saing usaha dalam lingkungan bisnis yang dinamis. Fashion MSMEs in Indonesia face fierce competition, requiring the ability to innovate consistently in order to remain competitive. This study aims to analyze the influence of entrepreneurial orientation and learning orientation on innovation performance, while also testing the mediating role of organizational learning in fashion MSMEs in Jakarta. This study uses a quantitative approach with the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method and involves 243 fashion MSMEs in Jakarta. The sampling technique used is non-probability sampling with the purposive sampling method. Data collection was conducted using a Likert scale questionnaire. The results showed that entrepreneurial orientation and learning orientation had a positive effect on innovation performance and organizational learning. Organizational learning had a positive effect on innovation performance, while mediating the effect of entrepreneurial orientation and learning orientation on innovation performance. Overall, the results confirm that entrepreneurial orientation, learning orientation, and organizational learning play an important role in strengthening the innovation performance of fashion MSMEs. These three aspects help MSMEs respond to market needs, improve their adaptability, and maintain their business competitiveness in a dynamic business environment.
Mediasi Brand Trust dalam Pengaruh Live Streaming dan E-WOM terhadap Impulse Buying Madeline Sidharta; Herlina Budiono
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37720

Abstract

Pertumbuhan pesat perdagangan digital mendorong toko ritel kecantikan untuk memperluas pemasaran melalui aplikasi belanja online. Sociolla memanfaatkan fitur pemasaran Shopee sebagai alat promosi interaktif yang memicu pembelian impulsif. Sejalan dengan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh live streaming dan e-WOM terhadap pembelian impulsif serta menilai peran kepercayaan merek sebagai variabel mediasi pada konsumen Sociolla di Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner daring kepada konsumen di DKI Jakarta. Sampel penelitian berjumlah 297 responden dan dianalisis dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa live streaming dan e-WOM berpengaruh langsung terhadap pembelian impulsif dan kepercayaan merek, namun kepercayaan merek tidak berperan sebagai mediator. Temuan ini berkontribusi bagi perusahaan dalam mengidentifikasi strategi yang efektif untuk mendorong pembelian impulsif dan mendukung keputusan pemasaran yang tepat sasaran. The rapid growth of digital commerce has encouraged beauty retail store, to expand its marketing efforts through online shopping applications. Sociolla utilizes Shopee’s marketing features as interactive promotional tools that can trigger impulsive purchasing behavior. In line with this phenomenon, this study aims to analyze the influence of live streaming and e-WOM on impulsive buying and to assess the role of brand trust as a mediating variable among Sociolla consumers on Shopee. This research employed a quantitative approach by distributing online questionnaires to consumers in DKI Jakarta and was analyzed using SmartPLS . The research sample consisted of 297 respondents and was analyzed using SmartPLS. The findings show that live streaming and e-WOM have a direct effect on impulsive buying and brand trust; however, brand trust does not act as a mediator in these relationships. These results contribute to the company by identifying effective strategies to stimulate impulsive buying and support more targeted marketing decisions.

Page 100 of 106 | Total Record : 1054


Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 4 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 4 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 4 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 4 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 4 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 3 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 1, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 1, No 3 (2019): Juni 2019 Vol 1, No 2 (2019): April 2019 Vol 1, No 1 (2019): Januari 2019 More Issue