cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Literasi Digital dalam Pembentukan Karakter Siswa di MTs Uswatun Hasanah Mirza Kota Binjai Husna, M. Faisal; Novita, Tri Reni
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.196

Abstract

Dampak COVID-19 bagi Pendidikan adalah pembelajaran melalui daring yang dilakukan guru dengan siswa. Banyak keluhan yang disampaikan orang tua siswa kepada pihak sekolah terkait pembelajaran daring dan salah satunya di MTs Uswatun Hasanah Mirza Kota Binjai. Keluhan tersebut berupa penggunaan gadget yang sulit diawasi, menurunnya minat belajar hingga perilaku anak yang dinilai kurang menghargai orang lain. Kemudahan akses dalam penggunaan gadget membuat anak keasyikan sehingga mengabaikan aktifitas lainnya seperti mengerjakan tugas sekolah, mengerjakan ibadah, membantu orang tua, bahkan sampai kepada ketidak pedulian anak ketika dipanggil orang tuanya sehingga dikhawatirkan berdampak pada karakter anak di masa yang akan datang. Mengingat siswa/i MTs Uswatun Hasanah Mirza merupakan sekolah berbasis pendidikan agama yang memiliki visi terwujudnya warga madrasah yang Disiplin, Cerdas, Terampil dan Berakhlaq Mulia serta memiliki Daya Saing di Tingkat Nasional maka penting untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema literasi digital dalam pembentukan karakter. Melalui metode ceramah dengan teknik presentasi materi dan diskusi, kegiatan ini memberikan semangat dan antusias siswa di mana 75% memahami dengan baik materi yang disampaikan dan hasilnya siswa bersedia menjadi duta kampanye gerakan literasi digital dalam pembentukan karakter yang berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di sekolahnya.
Penguatan Kapasitas SDM/UMKM Pengembangan Industri Pangan Lokal Tahun 2021 pada Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Syafitri, Yuli; Irwandi, Irwandi; Sulaimawan, Deddy; Astika, Reni; Susianto, Didi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.198

Abstract

Pangan merupakan sumber hayati yang berasal dari hasil pertanian, perkebunan, perhutanan, peternakan, perikanan dan perairan baik yang bentuknya sudah diolah maupun yang belum diolah. Sektor industri pangan merupakan salah satu prioritas pengembangan ekonomi yang menjadi prioritas yang dicanangkan oleh kementrian perindustraian Indonesia. Ketahanan pangan yang menjadi stabilisasi masyarakat dalam bidang ekonomi merupakan dasar kesejahtaraan rakyat Indonesia. Proses penguatan ini dilakukan melalui pengembangan industri pangan lokal, pelakunya UMKM dan KWT (Kelompok Wanita Tani). Pengembangan yang diberikan dibawah naungan Dinas ketahanan pangan, tanaman pangan dan holtikultural provinsi Lampung menggerakkan pelaku UMKM dan pelaku usaha kecil lainnya yang mengolah produk sumber hayati dan air dengan memberikan bimbingan, pelatihan, dan seminar. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah symposium. Kegiatan seminar memberikan gambaran tentang proses produksi, penentuan harga produksi dan harga jual, sampai ke laporan penjualan sederhana serta dilengkapi dengan penggunaan sosial media dalam mempromosikan dan melakukan transaksi penjualan. Hasil dari kegiatan para peserta dapat menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, membuat laporan sederhana serta dapat memasarkan ke e-commerce (Shopee) dan juga lewat media sosial (Marketplace Facebook). Kegiatan ini sanggat bermanfaat guna meningkatkan produktivitas dan kinerja dari para pelaku UMKM, KWT ataupun pelaku usaha kecil lainnya.
Pelatihan Desain Kemasan bagi Pemula pada Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Qur’ana, Tri Wahyu; Sidik, Abdurahman; Noor, Hayati; Dharmawati, Adani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.200

Abstract

Latar dan dasar desain kemasan yang dimiliki oleh pelaku usaha mikro dan kecil Kota Banjarbaru belum mampu mengangkat nilai jual produk dan juga pemasaran yang belum mampu berkompetisi dengan produk dari luar daerah yang tentunya berpengaruh besar terhadap laba penjualan produk dari usaha mikro dan kecil tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu para pelaku usaha mikro dan kecil menambah wawasan, pemberdayaan teknologi tepat guna, dan juga penggunaan media digital dalam membuat desain kemasan pada label kemasan, serta pendampingan untuk menghasilkan kualitas serta inovasi baru pada label kemasan. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu metode ceramah dengan teknik presentasi dilanjutkan dengan diskusi dan pelatihan membuat desain kemasan dengan memanfaatkan aplikasi android yang ada pada ponsel seluler masing-masing peserta serta pelatihan food fotografi. Evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan dua cara yaitu memberikan proyek latihan desain kemasan sesuai produk masing-masing peserta dan kuesioner yang dilaksanakan sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan desain kemasan. Hasil dari pelatihan yang telah dilaksanakan menunjukan bahwa adanya respon yang baik dari peserta pelatihan, serta peningkatan nilai posttest sebesar 88.87% dari nilai pretest sebesar 44,75%. Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan setelah dilakukan pelatihan desain kemasan.
Inovasi Melalui Diversifikasi Produk Batik Khas Semarang Berbasis Kolaboratif-Partisipatif Akademisi dan Masyarakat Yuliari, Giyah; Nurchayati, Nurchayati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.205

Abstract

Kelompok Batik Tapak Dara merupakan kumpulan pengrajin batik khas Semarang berjumlah 20 anggota. Lokasi di kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kegiatan batik Tapak Dara sudah berlangsung 8 tahun, namun demikian belum dapat menghasilkan produk batik yang memiliki khas batik Tapak Dara. Kelemahannya pada desain dan pewarnaan yang tidak menarik, berakibat produk sulit dipasarkan. Metode untuk mengatasi permasalahan tersebut, melakukan pelatihan tentang pewarnaan alam dan pengenalan desain batik agar dapat melakukan diversifikasi dan inovasi produk. Solusi pemasaran dilakukan melalui pelatihan penguasaan pemasaran online. Suatu usaha tidak terlepas dari pengelolaan keuangan dan manajemen usaha. Maka pelatihan Akuntansi sederhana diberikan, agar pengelolaan keuangan sesuai dengan kaidah akuntansi yang berlaku. Pelatihan manajemen usaha antara lain meliputi perencanaan, Strategi bisnis dan teknologi yang digunakan. Selama 3 hari melakukan pelatihan dapat disimpulkan bahwa penguasaan pewarnaan dan desain menjadi lebih baik hal ini terlihat dalam praktek yang dipimpin oleh pelatih, masing masing peserta mencoba mencampur warna sesuai dengan warna yang diinginkan dan berhasil, sedang untuk pelatihan akuntansi, pemasaran dan manajemen usaha, keberhasilan pelatihan tampak karena di akhir pelatihan diadakan simulasi bisnis. Para peserta dapat menerapkan pengelolaan keuangan sederhana sesuai dengan kaidah akuntansi, serta wawasan tentang pengelolaan usaha semakin luas, terutama tentang pentingnya diversifikasi dan inovasi produk.
Pemanfaatan Beras Kencur dan Daun Kelor sebagai Obat Tradisional Melalui Kegiatan KKN di RT 05 Desa Mudung Darat Kabupaten Muaro Jambi Sutrisno, Deny; Sulasama, Eka Fitri; Maila, Ana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.206

Abstract

Indonesia memiliki banyak tanaman herbal yang mempunyai manfaat dalam menjaga kesehatan tubuh. Pengobatan tradisional yang sudah dilakukan oleh leluhur kita telah diwariskan dari generasi ke generasi. Salah satu daerah yang masih mengandalkan pengobatan tradisional adalah Masyarakat di Desa Mudung Darat Kabupaten Muaro Jambi khususnya di RT 05. Masyarakat masih mempertahankan tradisi ini dengan memanfaatkan tumbuhan yang ada di sekitar lingkungan untuk pengobatan. Tumbuhan yang tumbuh di lingkungan RT 05 antara lain rimpang kencur (Kaempferia galanga), beras (Oryza sativa), serai (Cymbopogon citratus) dan daun kelor (M. oleifera). Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan sediaan herbal yang dibuat dapat memberikan efek imunostimulator. Efek yang akan menguntungkan untuk peningkatan respon imun spesifik dan non spesifik. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk terhadap penggunaan Kencur, Serai dan Daun Kelor serta dapat mengetahui cara pengolahan sediaan herbal Beras Kencur dan Daun Kelor Tersebut tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan tentang pengetahuan, cara pengolahan dan konsumsi obat herbal sebelum dan setelah adanya pengabdian masyarakat.
Perencanaan Co-Working Space dalam Peningkatan SDM di Kabupaten Lumajang Sulistyan, Riza Bahtiar; Lukiana, Ninik; Ato'illah, M.
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.207

Abstract

Konsep Co-Working Space mulai banyak dikembangkan di beberapa daerah di Indonesia. Namun mash perlu adanya perencanaan yang matang agar dapat meminimalisisr tingkat kesalahan dan dapat sesuai dengan rencana. Lokasi Co-Working Space di Kabupaten Lumajang yang masih dalam tahap perencanaan perlu dilakukan pendampingan agar sesuai dengan tujuan adanya Co-Working cpace. Metode yang dilakukan berupa perencanaa, pelaksanaan, dan evaluasi Hasil menunjukkan bahwa pengelola Co-Working Space di Perpustakaan Lumajang menunjukkan peningkatan kompetensi dalam perencanaan pembuatan Co-Working Space yang efektif. Peningkatan ditunjukkan dari pengetahuan mengenai perencanaan konsep dan sistem yang matang. Ditunjang dengan gambaran rencana dan penataan tempat. Peningkatan pemahaman yang lebih mendalam dalam perencanaan ditunjukkan dari hasil yang maksimal. Penting untuk dilakukan pendampingan sampai dengan Co-Working Space dapat berjalan.
Pelatihan Pembuatan Paper Soap (Sabun Kertas) di Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Sukapiring, Dewi Novina; Situmorang, Nurbaity; Sari, Dini Novita; Novianti, Lily; Sembiring, Juhardi; Khairani, Siti; Utami, Khairuna; Depari, Nelfita Rizka S.
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.208

Abstract

Pandemi COVID-19 mendorong masyarakat lebih aktif menjaga kebersihan diri. Salah satunya adalah rajin mencuci tangan dengan sabun di mana pun dan kapan pun. Namun, terkadang banyak orang malas membawa sabun saat beraktivitas di luar rumah dengan alasan kurang praktis. Dewasa ini, masyarakat menginginkan sabun cuci tangan yang praktis untuk dibawa ke mana pun. Sabun kertas sendiri merupakan salah satu inovasi produk sabun yang tipis seperti kertas, sabun kertas ini akan larut bila terkena air serta digosokkan pada tangan akan mengeluarkan busa. Sabun kertas umumnya digunakan sebagai sabun cuci tangan sekali pakai karena ukurannya yang kecil dan tipis sehingga mudah dibawa ke mana saja dan cocok digunakan pada saat beraktivitas di luar rumah. Kegiatan dalam pengabdian ini berbentuk pelatihan pembuatan paper soap yang terdiri dari ibu-ibu PKK desa Sidodadi Ramunia, dengan metode pengabdian pemberian materi dengan metode ceramah dan tanya jawab, pra dan post test dan praktek pembuatan paper soap. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pembuatan paper soap (sabun kertas) yang diketahui berdasarkan hasil pretest yang awalnya 5% peserta mengetahui tentang paper soap (sabun kertas) setelah dilakukan kegiatan diperoleh 100% peserta telah mengetahui tentang paper soap (sabun kertas). Peningkatan pemahaman ini mengindikasikan keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan.
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Multimedia dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di Desa Anrihua Kab. Bulukumba Akram, Akram; Nurindah, Nurindah; Nasir, Nasir
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.210

Abstract

Perkembangan Teknologi informasi telah merambat ke segala bidang termasuk di bidang pendidikan, sehingga menuntut sumber daya manusia untuk mampu bersaing dan kreatif dalam memanfaatkan teknologi informasi tersebut untuk meningkatkan kompetensi dalam bidang pendidikan. Bahan ajar berbasis Multimedia merupakan sesuatu yang baru bagi guru-guru di desa anrihua kab. Bulukumba. Selama ini guru hanya memanfaatkan teknologi dalam bentuk software microsoft powerpoint hanya sebagai media presentasi materi pelajaran sehingga tidak memungkinkan bagi siswa untuk menggali pengetahuan lebih dalam terhadap bahan ajar yang telah disajikan dalam bentuk media presentasi. pengembangan bahan ajar berbasis multimedia diharapkan dapat menjadi solusi dalam memecahkan masalah tersebut khususnya di Sekolah-sekolah yang berada di desa Anrihua Kecamatan Kindang Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil dari capaian materi, peserta sangat memahami apa yang disampaikan oleh penyaji dan mampu membuat bahan ajar berbasis multimediaseseuai sub pokok bahasan yang dikuasai. Selain itu peserta semakin termotivasi untuk mengembangkan bahan ajar berbasis multimedia.
Workshop Bisnis Online sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi di Era Pandemi COVID-19 pada Warga Pulogadung Rohmah, Nur; Nurhavika, Nurhavika; Hidayatulloh, Syarif
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.211

Abstract

Tujuan utama pengabdian masyarakat ini adalah untuk menyelenggarakan workshop yang diharapkan dapat menjadi alternatif solusi bagi masyarakat dalam menghadapi masalah ekonomi yang ditimbulkan akibat wabah COVID-19 yang masih berada di Indonesia sampai tahun 2022 ini. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat khusus nya studi kasus yang penulis lakukan adalah pada warga Pulogadung RT 10 yang sebagian besar nya merupakan pelaku UMKM yang terdampak langsung oleh kebijakan pemerintah atas usaha pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia serta terdapat peningkatan jumlah pengangguran yang di dominasi kaum muda. Berdasarkan data bahwa sebagian besar masyarakat telah menggunakan internet menjadi faktor pendukung dalam pengaplikasian metode kegiatan workshop yang akan diselenggarakan menggunakan aplikasi zoom. Adapun hasil penyebaran kuesioner kepada peserta pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan dan rasa ingin tahu warga Pulogadung akan bisnis online berdasarkan hasil kuesioner menunjukkan rata-rata hasil 3,40. Maka penulis membuat workshop pengenalan dan pembuatan bisnis online menggunakan salah satu marketplace yaitu shopee kepada warga Pulogadung untuk mempermudah khusus nya para pelaku UMKM menjual barang sekaligus mematuhi aturan PPKM yang diberlakukan pemerintah, serta bagi kaum muda untuk terus berkreasi dan tidak patah arah dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini. Dari hasil pembahasan pada bab sebelumnya diketahui peserta kegiatan pengabdian masyarakat memahami akan materi yang diberikan serta dapat mengerti dalam pengaplikasiannya.
Edukasi Kesehatan Peningkatan Kesejahteraan Penderita Diabetes Mellitus Melalui 3P (Promote, Prevention, and Protect) di Desa Kamarian Kabupaten Seram Bagian Barat Wabula, La Rakhmat; Fitriasari, Endah; Umamity, Syahfitrah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2021): JAMSI - November 2021
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.220

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) telah menjadi ancaman kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan lain dan diprediksi prevalensinya akan terus meningkat di masa mendatang. Terkhususnya prevalensi penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Kamarian dalam kurun waktu Januari-Juni 2021 jumlah kunjungan penderita mencapai 42 kasus. Dari data tersebut, dapat diketahui bahwa penderita Diabetes Mellitus di Desa Kamarian belum pernah terpapar infromasi terkait latihan jasmani senam kaki yang dapat diterapkan pada penderita Diabetes Mellitus sebagai upaya pencegahan komplikasi diabetes pada kaki. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan membimbing dan melatih para penderita Diabetes Mellitus dan masyarakat yang berisiko untuk meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup. Metode yang digunakan adalah bersama dengan mitra yaitu kader kesehatan dan masyarakat, mengidentifikasi kelompok sasaran dan menciptakan home based untuk pusat terapi. Tim kemitraan ini melatih para penderita Diabetes Mellitus dengan memberikan pendidikan kesehatan mengenai manajemen diet Diabetes Mellitus serta senam kaki diabetik. Sebelum kegiatan dilakukan, tim pengabdian melakukan pemeriksaan gula darah sewaktu. Alat pemeriksaan yang digunakan adalah easy touch dan stik, media komunikasi yang digunakan adalah leaflet dan audiovisual. Jumlah peserta dalam kegiatan pengabdian ini adalah 56 orang yang kemudian teridentifikasi pederita Diabetes Mellitus menjadi 42 orang. Hasil kegiatan terdiri dari gambaran hasil gula darah dan tingkat pengetahuan yang meningkat; Peningkatan keterampilan pesreta yaitu mampu melakukan senam kaki diabetik secara mandiri.

Page 11 of 92 | Total Record : 919