cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,465 Documents
Optimalisasi Pemberdayaan Kader melalui Kelompok Peduli Stroke dan Aktivitas Fisik Terstruktur dalam Pengendalian Faktor Risiko Stroke di Desa Nambo Kecamatan Klapanunggal Restu Arya Pambudi; Rovika Trioclarise; Nina Mustikasari; Liza Laela Abida
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2937

Abstract

Pendahuluan: Program pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan senam anti stroke di laksanakan di Desa Nambo sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku dalam pencegahan stroke. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuota sampling tidak terkendali dengan 78 responden yang terdiri dari 82,1% perempuan dan 71,8% kelompok dewasa (19-59 tahun). Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa 32,1% responden memiliki tekanan darah normal, 65,4% memiliki kolesterol tinggi, dan 79,5% tidak memiliki riwayat keluarga stroke, Intervensi berupa edukasi kesehatan dan pelatihan senam anti stroke berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang faktor risiko stroke sebesar 98,7% dari rata-rata nilai 78,98 menjadi 92,33. Kesimpulan: Program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran perubahan perilaku positif untuk mencegah stroke. Disarankan agar program dilaksanakan secara berkelanjutan dan diintegrasikan dengan pemeriksaan kesehatan rutin, dengan dukungan pemerintah dan institusi kesehatan untuk perluasan ke daerah lain.
Workshop Integrasi Case-Based Learning dan Project-Based Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Praktikum Guru Kimia SMA/MA di Jakarta dan Sekitarnya Irma Kartika; Muktiningsih Nurjayadi; Ucu Cahyana; Sukro Muhab; Afrizal Afrizal; Irwanto Irwanto; Ahmad Susilo; Rafiuddin Syam
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2946

Abstract

Keterbatasan kompetensi guru kimia SMA dan MA dalam menyusun modul praktikum kontekstual dan mengoperasikan instrumen analitik modern menghambat implementasi pembelajaran berbasis keterampilan abad ke-21. Sebagai respons atas kebutuhan nyata mitra, Program Studi Magister Pendidikan Kimia FMIPA UNJ menyelenggarakan workshop pengabdian kepada masyarakat (PkM) selama dua hari yang melibatkan 40 guru kimia dari wilayah Jabodetabek. Kegiatan mencakup pemaparan materi integrasi Case-Based Learning (CBL) dan Project-Based Learning (PjBL), demonstrasi dan praktik langsung pengoperasian spektrofotometer UV–Vis, ATR-FTIR, dan rotary evaporator, serta penyusunan modul praktikum berbasis material lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual peserta dari rata-rata 61,3% (pre-test) menjadi 84,3% (post-test) dengan normalized gain (N-Gain) rata-rata 0,59 (kategori sedang). Hampir seluruh peserta berhasil mengoperasikan ketiga instrumen analitik dan menyusun delapan draf modul praktikum orisinal berbasis material lokal. Sebanyak 97,5% peserta menyatakan motivasi dan komitmen tinggi untuk mengimplementasikan serta mendiseminasikan hasil workshop di sekolah masing-masing. Program ini berkontribusi pada penguatan kompetensi pedagogis dan profesional guru kimia serta mendukung pembelajaran kimia yang inovatif, kontekstual, dan berkelanjutan.
Edukasi Cegah Stunting di Posyandu Curug Kota Depok Mizna Sabilla; Rusman Efendi; Siti Nurhasiyah Jamil; Syaiful Bahri; Niswatun Najihah; Nayla Jasmine Fadillah; Syifa Aprilia Azzahra; Anis Hilmi Dwi Safitri; Annisa Zahria Putri Handayani; Tengku Siti Neza Azmarina; Sri Toriqoh
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2951

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi yang belum mencapai target nasional. Upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui edukasi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga balita. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui pendekatan edukasi di Posyandu. Metode yang digunakan meliputi ceramah, pemutaran video edukatif, penggunaan media poster, serta diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test terhadap 32 peserta. Meskipun Sebagian peserta telah berpengetahuan baik, hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 83,44 meningkat menjadi 97,19 pada post-test. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas di Posyandu dengan media poster, video dan diskusi interaktif dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai stunting, termasuk penyebab, dampak, dan upaya pencegahannya melalui pemenuhan gizi seimbang selama 1000 Hari pertama kehidupan termasuk ASI eksklusif, dan MP-ASI bergizi. Dengan demikian, penguatan edukasi kesehatan di tingkat komunitas menjadi strategi penting dalam mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pendampingan Pengelolaan Hama dan Penyakit Tanaman Selada Hidroponik melalui Penerapan Pengendalian Hama Terpadu di CV Azka Hidroponik Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat Heri Kusnayadi; Ade Mariyam Oklima; Aura Bening Pinkana Cinta; Meriati Meriati; Alfin Rizaldi; Dava Mavira G
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3025

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi, namun budidayanya di CV Azka Hidroponik sering terkendala oleh serangan hama dan penyakit yang dapat menurunkan kualitas panen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman mitra dalam mengelola organisme pengganggu tanaman (OPT) secara mandiri melalui penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Tahapan kegiatan meliputi observasi lapangan, pendampingan edukasi, praktik penerapan PHT, serta evaluasi keberhasilan. Indikator keberhasilan kegiatan diukur dari kemampuan mitra dalam mengidentifikasi masalah serta kemandirian memproduksi dan mengaplikasikan pestisida nabati. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas mitra dalam mengenali OPT utama seperti leaf miner (Liriomyza sp.), ulat pengunyah daun, thrips (Thrips sp.), dan penyakit embun tepung (powdery mildew). Melalui pendampingan, mitra berhasil menerapkan PHT yang mencakup sanitasi lingkungan, penggunaan yellow trap, serta aplikasi pestisida nabati berbahan ekstrak daun mimba. Dampak dari kegiatan pemberdayaan ini adalah meningkatnya kesehatan tanaman dan berkurangnya ketergantungan pada pestisida kimia, sehingga produktivitas selada hidroponik dapat terjaga secara lebih berkelanjutan.
Penyuluhan DAGUSIBU dan Pengumpulan Sampah Obat Rumah Tangga Warga Kelurahan Tawangsari Kota Semarang Madyo Adrianto; Fransisca Gloria; Untsa Alfiyaturrakhma; Rizky Budi Santoso
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3075

Abstract

Pengelolaan obat yang benar di masyarakat masih menjadi permasalahan kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Tingginya praktik swamedikasi di masyarakat berisiko menimbulkan kesalahan dalam memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Masih banyak rumah tangga yang menyimpan obat keras dan antibiotik untuk keperluan swamedikasi, serta sebagian besar masyarakat belum memiliki pengetahuan yang memadai mengenai penggunaan obat yang benar. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah terkait obat, termasuk penggunaan yang tidak rasional dan potensi dampak kesehatan yang merugikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar). Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dan edukasi interaktif kepada masyarakat mengenai cara memperoleh obat dari sarana pelayanan kefarmasian yang resmi, penggunaan obat secara rasional, penyimpanan obat yang tepat, serta pembuangan obat yang aman dan ramah lingkungan.jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sejumlah 42 orang. kegiatan dilengkapi dengan pengumpulan dan pemusnahan sampah obat rumah tangga sebagai bentuk implementasi pengelolaan obat yang benar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai prinsip DAGUSIBU serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengelola obat secara tepat di lingkungan keluarga. Kegiatan ini dapat mendukung terbentuknya budaya penggunaan obat yang rasional, aman, dan bertanggung jawab sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan
Pelaksanaan Layanan Asesmen Inteligensi dalam Mendukung Proses Seleksi Calon Putri Pariwisata 2026 Agustina Agustina; Dastin Imanuel
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3076

Abstract

Pemilihan Putri Pariwisata merupakan salah satu upaya pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata yang bertujuan menghasilkan duta daerah yang memiliki kompetensi dalam mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif. Selain kemampuan komunikasi dan penampilan, kemampuan intelektual menjadi salah satu aspek yang mendukung kesiapan peserta dalam menjalankan peran tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan layanan asesmen inteligensi sebagai informasi pendukung bagi penyelenggara dalam proses seleksi calon Putri Pariwisata Tahun 2026. Metode yang digunakan berupa layanan asesmen psikologi menggunakan Culture Fair Intelligence Test (CFIT) terhadap 20 peserta yang telah lolos seleksi administrasi. Pelaksanaan kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, pelaksanaan tes, penskoran, interpretasi hasil, penyusunan laporan psikologis individual, serta penyampaian ringkasan hasil asesmen kepada panitia seleksi. Hasil asesmen menunjukkan rata-rata skor IQ peserta sebesar 105,35 dengan rentang skor 94–133. Sebanyak 65% peserta berada pada kategori Average, 20% pada kategori High Average, dan 15% pada kategori Superior. Seluruh peserta memperoleh profil kemampuan intelektual yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses seleksi. Luaran kegiatan berupa laporan psikologis memberikan informasi objektif mengenai kemampuan intelektual peserta yang melengkapi hasil penilaian administrasi, komunikasi, penampilan, dan wawasan kepariwisataan. Dengan demikian, layanan asesmen inteligensi memberikan nilai tambah bagi penyelenggara dalam mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih objektif, komprehensif, dan berbasis data psikologis.
Redesain Fasilitas Pendukung Masjid Al-Multazam, Kab. Bandung Pada Peningkatan Kenyamanan, Keamanan, dan Aksesibilitas Fasilitas Pendukung Masjid Fajarsani Retno Palupi; Titihan Sarihati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3082

Abstract

Masjid merupakan fasilitas beribadah publik yang bersifat inklusif dan dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat lintas usia, gender, maupun latar belakang sosial. Secara fungsi, masjid memiliki zona ibadah utama dan fasilitas penunjang. Salah satu fasilitas penunjang adalah area wudu dan toilet, keduanya masuk ke kategori area basah. Wudu merupakan kegiatan yang diperlukan untuk membersihkan bagian-bagian tubuh dengan menggunakan media air, dan kegiatan wudu merupakan salah satu syarat sah salat. Program Pengabdian Masyarakat ini difokuskan pada area pendukung kegiatan pada Masjid Al Multazam yang telah beroperasi lebih dari lima tahun dan membutuhkan adanya revitalisasi agar sesuai dengan dinamika yang dibutuhkan oleh jemaah masjid. Penyediaan bangku area wudu memiliki urgensi untuk mempermudah pengguna kelompok rentan dalam bersuci secara paripurna. Selain itu, juga diperlukan penataan sirkulasi spasial yang optimal antara area wudu dan toilet agar tetap terjaga kesucian area dari hadas maupun najis. Metode pelaksanaan PKM ini menggunakan pendekatan partisipatif, dengan mengawali adanya observasi lapangan dan Forum Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Hasil diskusi dan identifikasi lapangan digunakan sebagai landasan perumusan konsep desain. Program ini dilaksanakan secara terkoordinasi dengan pengelola masjid untuk menghasilkan rekomendasi desain fasilitas publik yang inklusif, higienis, efektif, serta ramah pada semua kategori pengguna.
Pendampingan Analisis Jabatan dalam Penyusunan Kriteria Seleksi Calon Santri di LTQ Cahaya Mujahadah Bandung Fida Nirmala Nugraha; Atya Nur Aisha; Yoga Yoga; Septi Dwi Cahya
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3101

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran di lembaga tahfidz tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh kualitas calon santri yang direkrut sebagai komponen utama program. Permasalahan yang dihadapi oleh Lembaga Tahfidz Qur’an (LTQ) Cahaya Mujahadah Bandung adalah belum tersedianya kriteria seleksi calon santri yang seragam dan terukur, sehingga proses rekrutmen yang dilakukan oleh pengurus yang berbeda berpotensi menghasilkan standar penerimaan yang tidak konsisten. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi pengurus LTQ Cahaya Mujahadah dalam menyusun kriteria seleksi calon santri melalui proses analisis jabatan. Metode pelaksanaan terdiri dari identifikasi tujuan dan kebutuhan jabatan, pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner terstruktur dengan pengurus, analisis dan pengolahan data, serta verifikasi dan validasi. Hasil kegiatan mengidentifikasi empat pilar karakteristik santri yang diharapkan, yaitu penyelesaian target hafalan dan murajaah, keteladanan akhlak, kemandirian ibadah dan kedisiplinan, serta partisipasi aktif dalam kepemimpinan dan pengabdian sosial. Keempat pilar tersebut selanjutnya dioperasionalkan menjadi enam kriteria sebagai acuan seleksi, yaitu disiplin dan manajemen diri, ketekunan, keteguhan niat, adab, pengendalian emosi, serta kepemimpinan dan kepercayaan diri. Dokumen indikator perilaku pada setiap kriteria dan instrumen panduan wawancara yang dihasilkan telah divalidasi oleh pengurus dan diujicobakan pada proses rekrutmen santri baru. Proses penyusunan kriteria ini melibatkan diskusi aktif bersama pengurus sehingga daftar kriteria untuk penilaian dan instrumen yang dihasilkan mempermudah proses penilaian yang lebih objektif bagi pewawancara, serta membantu penggalian profil calon santri yang lebih terstruktur pada pelaksanaan seleksi periode 2026. Kegiatan ini memberikan kontribusi berupa standardisasi alat ukur seleksi yang objektif serta mendukung keberlanjutan tata kelola rekrutmen di lembaga tahfidz.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Organik pada Sistem Pertanian Terintegrasi Sebagai Upaya untuk Mendukung Budidaya Tanaman secara Organik di Lahan III CV. GS Organik Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Suprionisius Lejato De Carvalho; Henderikus Darwin Beja; Gabriel Otan Apelabi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3157

Abstract

CV. GS Organik merupakan pusat pembelajaran bagi mahasiswa, siswa, dan masyarakat. Perusahaan ini berfokus pada budidaya organik melalui sistem pertanian terintegrasi yang mencakup tanaman, peternakan, dan perikanan. Penerapan sistem ini menghasilkan limbah ternak, yang selain digunakan sebagai pupuk dasar, juga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk bokashi. Oleh karena itu, dimanfaatkanlah limbah ternak dan bahan-bahan di sekitar Lahan III CV. GS Organik untuk mengolah pupuk bokashi demi mengatasi masalah limbah sekaligus menjaga keberlanjutan budidaya organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui pemaparan materi dan demonstrasi pembuatan pupuk bokashi. Pelatihan ini melibatkan Mahasiswa Vokasi Logistik Militer Universitas Pertahanan Politeknik Ben Mboi Belu, Mahasiswa Universitas Nusa Cendana, serta Siswa SMKN 1 Taebenu. Para peserta terlibat aktif mulai dari persiapan bahan hingga proses pembuatan pupuk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah pertanian terintegrasi menjadi pupuk organik. Keterampilan ini diharapkan dapat diterapkan secara mandiri untuk mendukung pertanian yang maju tanpa merusak lingkungan. Berdasarkan analisis laboratorium, pupuk bokashi yang dihasilkan memiliki kandungan N+P+K sebesar 3,53% dan C-Organik sebesar 23,78%. Hasil tersebut membuktikan bahwa pupuk bokashi ini telah memenuhi standar mutu pupuk organik padat.
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Model Project Based Learning Untuk Peningkatan Kompetensi Guru PAUD Hendra Sofyan; Uswatul Hasni; Rizki Surya Amanda; Winda Sherly Utami; Sri Indriani Harianja; Masyunita Siregar
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3167

Abstract

Pembelajaran Abad 21 menuntut peserta didik mampu berpikir secara kritis dan kreatif untuk menjawab banyaknya tantangan. Model project based learning (pjbl) merupakan salah satu model yang dapat mendorong peserta didik untuk berpikir secara kreatif dan kritis berdasarkan permasalahan dilingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, peran guru sangat dibutuhkan untuk membantu peserta didik mencapainya melalui perencanaan modul ajar. Namun, kenyataannya masih terdapat beberapa guru yang belum memahami konsep dan penerapan project based learning ini di PAUD dan kesulitan mendeskripsikan pada modul ajar. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilaksanakannya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini pemahaman guru lebih lanjut dalam implementasi modul pjbl. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam merencanakan modul ajar berbasis model project based learning sebagai upaya optimalisasi stimulasi kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif anak usia dini.  Metode pelaksanaan yang dilaksanakan meliputi 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Peserta kegiatan ini melibatkan 30 orang guru PAUD yang tergabung dalam HIMPAUDI Bukit Kerman, Kerinci. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman dari guru PAUD mengenai konsep model pjbl yang didasarkan perbandingan hasil pretest dan posttes. Keterlibatan dari peserta terlihat dari penyusunan modul ajar yang dilakukan secara berkelompok melalui perencanaan tema dan bentuk kegiatan yang dimuat dalam modul ajar.  Kesimpulannya kegiatan ini memiliki manfaat yang baik untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam membuat modul ajar berbasis pjbl.