cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,465 Documents
Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Berbasis Sistem Informasi Akuntansi Zahir Accounting pada IKM Kakao Aceh Sisca Mediyanti; Samsuar Samsuar; Syarifah Mauli Masyithah; Yuliana Yuliana; Nabila Adinda
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3355

Abstract

Aceh merupakan salah satu daerah penghasil kakao terbaik di Indonesia, kakao Aceh dikenal dengan aroma  dan rasa yang khas, membuatnya populer di kalangan produsen coklat premium, pemerintah Aceh dan berbagai organisasi internasional telah bekerja sama untuk meningkatkan praktik pertanian dan pengolahan kakao Aceh, serta memastikan bahwa biji kakao Aceh memenuhi standar kualitas internasional, dengan dukungan yang tepat,  Aceh  dapat terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kakao, dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu permain utama di pasar kakao dunia. Berdasarkan hasil wawancara kami bersama mitra FKA, IKM kakao Aceh mengalami kendala minimnya investasi sehingga sulit meningkat menjadi industri besar, sedangkan Aceh masih menjadi salah satu provinsi termiskin di Indonesia, dan jika IKM dapat berkembang menjadi industri besar akan berdampak sangat baik pada ekonomi Aceh. Pelatihan SIA menggunakan Zahir Accounting diselenggarakan kepada Masyarakat usaha kakao Aceh yang berjumlah 12 orang, yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 5 September 2026. Pre test yang dilakukan sebelum pelatihan menyatakan Masyarakat memahami aplikasi akuntansi SIA dengan nilai 60, setelah dilakukan pelatihan, hasil post test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman Masyarakat terhadap aplikasi SIA dengan nilai  90.
Diplomasi Publik Pemuda dan Penguatan Kapasitas Anak serta Ruang Belajar Komunitas melalui KKN Internasional di Xã Bàu Lâm, Vietnam Elpeni Fitrah; Condro Wibowo; Felicia Ruth Evelyn; Nayla Cleosa Maharani; Faikarashif Andika Rizqian; Muhammad Zhafran Abiyyu; Yohana Aulia Anindita; Kholifatus Saadah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3356

Abstract

Konektivitas antarmasyarakat merupakan pilar Komunitas ASEAN yang masih lemah dalam praktik, khususnya pada tingkat komunitas pedesaan. Artikel ini melaporkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Jenderal Soedirman di Xã Bàu Lâm, Kota Ho Chi Minh, Vietnam, pada 10 Juli sampai 5 Agustus 2026, yang terintegrasi ke dalam Green Summer Volunteer Campaign (Mùa Hè Xanh) University of Social Sciences and Humanities (USSH). Kegiatan melibatkan sepuluh mahasiswa Unsoed bersama lima mahasiswa Universitas Mataram, 25 mahasiswa USSH, dan 15 relawan Youth Union setempat. Metode pelaksanaan memadukan asset-based community development dengan international service-learning melalui empat tahap, yaitu koordinasi institusional, asesmen kebutuhan partisipatif, implementasi bersama, serta evaluasi dan tindak lanjut. Tiga program utama terealisasi penuh sesuai volume yang direncanakan, meliputi mural edukatif sepanjang sekitar dua puluh meter di Rumah Adat Chơ Ro selama delapan hari, Summer Class bahasa Inggris dan permainan tradisional dalam delapan sesi dengan rata-rata sepuluh anak per sesi, serta pertukaran budaya yang berpuncak pada Vietnam-Indonesia Cultural Exchange Festival dengan kehadiran lebih dari dua puluh warga. Capaian Summer Class dilaporkan pada tingkat partisipasi dan respons peserta, bukan pada perubahan kemampuan bahasa, karena tidak tersedia asesmen sebelum dan sesudah program. Temuan utama adalah pergeseran diplomasi budaya dari satu arah menuju resiprositas, yang ditelusuri melalui catatan lapangan berupa inisiatif mitra Vietnam mempelajari dan menampilkan Tari Pukat serta Ondel-Ondel, tampilnya kelompok ibu-ibu warga sebagai penyaji budaya Vietnam pada panggung yang sama, dan pembagian peran penyajian yang berimbang dalam kelompok campuran pada exchange program di USSH. Keterbatasan bahasa, cuaca, dan regulasi keimigrasian mendorong penyesuaian peran mahasiswa dari pengajar utama menjadi ko-fasilitator.
Gerakan Pelajar Anti Narkoba: Edukasi Dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Di SMA Negeri 1 Air Joman Emiel Salim Siregar; Zaid Afif; Syahrunsyah Syahrunsyah; Dicky Apdillah; Eki Azwani Panjaitan; Dita Sasika Rani; Ananda Nabila Pasya; Faisal Jufri; Faizal Muslim; Dedek Purnamasari; Adelia Fahriza Hasibuan; Muhammad Naufal Aqila Afi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3357

Abstract

Penyalahgunaan narkotika merupakan permasalahan yang perlu mendapat perhatian karena dapat berdampak terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, dan masa depan generasi muda. Pelajar sebagai kelompok usia remaja perlu memperoleh pemahaman yang memadai mengenai bahaya narkotika dan konsekuensi hukumnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran hukum pelajar mengenai bahaya serta pencegahan penyalahgunaan narkotika. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Agustus 2026 di SMA Negeri 1 Air Joman dengan melibatkan 32 siswa kelas XII Bahasa. Kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi yang disampaikan meliputi pengertian dan jenis narkotika, faktor penyebab penyalahgunaan, dampak kesehatan dan sosial, upaya pencegahan, serta konsekuensi hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sebelum penyuluhan, sebanyak 25% siswa mengetahui jenis dan golongan narkotika, sedangkan 31,25% mengetahui ketentuan mengenai Undang-Undang Narkotika. Setelah penyuluhan, hasil evaluasi melalui tanya jawab menunjukkan bahwa 75% siswa telah memahami materi yang disampaikan. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dan memperlihatkan bahwa edukasi hukum dapat menjadi langkah preventif dalam meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.
Peningkatan Pengetahuan tentang Bahaya Merokok melalui Edukasi Interaktif pada Anak Asuh Panti Asuhan Mitra Arofah Surabaya Ratna Sofaria Munir; Handayani Handayani; Renny Novi Puspitasari; Retno Diah Putri Ekayanti; Nabila Amaliah; Elvia Vania Tiyasa; Siti Fatimah Az-zahra; Rizka Mulya Alfiana Fary; Amira Dzakiyya Susanto
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3358

Abstract

Merokok pada usia anak dan remaja merupakan masalah kesehatan yang perlu dicegah melalui pemberian informasi yang sesuai dengan tahap perkembangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan anak asuh mengenai dampak negatif merokok. Kegiatan dilaksanakan di Panti Asuhan Mitra Arofah Surabaya pada 30 Agustus 2026 dan diikuti 30 peserta jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Kegiatan edukasi dilakukan secara interaktif menggunakan presentasi, media visual, diskusi, dan tanya jawab tentang kandungan rokok, dampak rokok konvensional dan elektronik, bahaya paparan asap rokok, serta upaya pencegahan. Pengetahuan diukur menggunakan 10 soal pilihan ganda yang sama sebelum dan sesudah edukasi; setiap jawaban benar bernilai 10 poin. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon. Rerata skor meningkat dari 60,67 ± 4,50 menjadi 85,00 ± 5,09, dengan kenaikan rerata 24,33 poin. Sebanyak 30 peserta (100%) memperoleh skor posttest lebih tinggi daripada pretest, dan uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara skor sebelum dan sesudah edukasi (p<0,001). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan segera setelah edukasi; namun, tanpa kelompok pembanding dan pengukuran tindak lanjut, hasil ini belum menggambarkan daya tahan pengetahuan dalam jangka panjang.
Pembuatan Mading Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) sebagai Media Edukasi Siswa SMP Negeri 16 Samarinda Aura Aziza; Cintya Nabila Pramudita; Miranda Miranda; Nur Hasanah; Aiyla Ali; Jagadhita Putri Isnawan; Maria Meriyana Christy Sidharta; Muhammad Rifqi Helmi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3362

Abstract

Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di tingkat sekolah menengah pertama membutuhkan media informasi yang menarik, sederhana, dan mudah diakses oleh peserta didik. Kegiatan ini bertujuan menghasilkan Mading Sekolah Siaga Kependudukan sebagai media informasi dan edukasi yang mendukung pelaksanaan program SSK di SMP Negeri 16 Samarinda. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juli 2026 menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur. Proses kegiatan meliputi identifikasi kondisi awal mading, wawancara dengan guru pembina SSK, penentuan tema, penyusunan materi, perancangan poster, pencetakan, pemasangan, serta evaluasi setelah mading dipajang selama tiga hari. Mading memuat tujuh tema yang dekat dengan kehidupan remaja, yaitu anti-bullying, bijak bermedia sosial, gizi seimbang, bahaya narkoba, pengaruh pola makan tidak sehat, pernikahan dini, dan perencanaan masa depan. Hasil evaluasi melalui wawancara dengan empat peserta didik dan satu guru menunjukkan respons positif terhadap isi, tampilan, keterbacaan, dan manfaat mading sebagai media edukasi. Namun, informan juga memberikan masukan mengenai lokasi penempatan mading dan kepadatan informasi pada beberapa poster. Secara keseluruhan, kegiatan berhasil menghasilkan media edukasi yang informatif, menarik, dan relevan sebagai media informasi pendukung program Sekolah Siaga Kependudukan di lingkungan sekolah.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Keluarga di Desa Loa Rw 11 Syifa Shahieza; Ryan Hidayat; Wickha Juliani; Muhammad Fadhlan Rizqullah; Muhammad Rasyid Hatami; Muhammad Rizqy Subagja; Teti Nur Azizah; Meisya Maulida; Miftah Awaludzi Rizki; Wizdan Taufik Abadallah; Mae Amelianawati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3364

Abstract

Kesehatan keluarga merupakan salah satu fondasi utama kesejahteraan masyarakat, namun pemenuhannya sering terkendala oleh keterbatasan ekonomi dan ketergantungan terhadap obat-obatan kimia. Salah satu alternatif yang dapat ditempuh adalah pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) melalui pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi dan memberdayakan masyarakat RW 11, Desa Loa, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, dalam memanfaatkan lahan bersama untuk budi daya TOGA secara kolektif. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu penanaman bibit pada 25 Agustus 2026 dan peresmian taman TOGA pada 30 Agustus 2026, dengan menanam 18 jenis tanaman sebanyak 68 bibit secara kolektif di lahan bersama RT 01 sebagai taman TOGA komunal yang dikelola bersama dan dapat diakses secara terbuka oleh warga, tanpa dibagikan ke rumah tangga. Data dikumpulkan secara observasional-kualitatif melalui pengamatan partisipatif dan catatan lapangan, kemudian dibandingkan dengan sembilan studi acuan sejenis pada rentang 2021–2026. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi warga yang tinggi (50 peserta, 10 panitia) serta model taman TOGA komunal berakses terbuka yang tidak ditemukan pada sembilan studi acuan yang dibandingkan. Model ini dirancang untuk menekan risiko kegagalan tanam pada fase kritis dan berpotensi memperkuat modal sosial antarwarga, meskipun klaim ini masih bersifat prediktif karena belum didukung data pemantauan pascaperesmian. Kegiatan ini berkontribusi secara konseptual dengan memperluas kerangka tahapan pemberdayaan melalui penegasan tahap pendayaan kolektif berbasis akses terbuka.
Penguatan Sistem K3 melalui Edukasi, Penggunaan APD, dan Monitoring Pekerja di Area PIT PT X Syarifa Nur Maulinda; Muhammad Rizman Maulana; Muhammad Habibi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3369

Abstract

Industri pertambangan batubara memiliki potensi bahaya terhadap kesehatan pekerja, salah satunya paparan debu batubara yang dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan. Hasil observasi di area PIT PT X menunjukkan adanya debu batubara yang teridentifikasi secara visual pada aktivitas hauling dan coal getting. Dari 30 pekerja, sebanyak 9 pekerja (30%) belum konsisten menggunakan masker, sedangkan 21 pekerja (70%) konsisten menggunakan masker. Data kesehatan perusahaan bulan Maret 2026 menunjukkan terdapat 15 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dengan sebagian besar kasus berasal dari area PIT. Kegiatan ini bertujuan memperkuat penerapan K3 melalui edukasi, penggunaan APD, dan monitoring pekerja. Metode yang digunakan adalah deskriptif observasional melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pemeriksaan data kesehatan. Intervensi meliputi edukasi toolbox meeting, pemasangan media edukasi, pembagian masker, penyusunan roster kerja, inspeksi unit, dan monitoring penggunaan masker. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test pada 30 pekerja menggunakan uji Wilcoxon. Rata-rata skor meningkat dari 42,00 menjadi 95,00 dengan p=0,000 (p<0,05). Monitoring menunjukkan kepatuhan penggunaan masker meningkat dari 70% pada awal kegiatan menjadi 100% pada akhir program. Kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan penguatan penerapan K3 pada pekerja di area PIT.
Penguatan Program K3 Melalui Edukasi Safety Talk untuk Meningkatkan Kepatuhan Penggunaan APD di Area PT. X Andi Salsabila Oktavia Amanda; Ainur Rachman; Meisya Asti Khairani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3370

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam kegiatan pertambangan yang memiliki berbagai potensi bahaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kepatuhan pekerja dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan APD melalui edukasi safety talk, pemasangan media K3, serta inspeksi dan observasi penggunaan APD di PT X. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Mei 2026 dengan sasaran 20 pekerja. Metode kegiatan meliputi observasi awal menggunakan checklist kepatuhan APD, edukasi melalui safety talk, pemasangan poster sebagai media pengingat, serta inspeksi dan observasi lanjutan untuk melihat perubahan kepatuhan pekerja. Hasil observasi awal menunjukkan terdapat 5–7 pekerja yang belum menggunakan APD secara lengkap sesuai ketentuan. Setelah pelaksanaan kegiatan, hasil observasi menunjukkan jumlah pekerja yang belum menggunakan APD secara lengkap menurun menjadi 1–2 pekerja dari 20 pekerja yang diamati. Perubahan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan penggunaan APD setelah dilakukan edukasi dan penguatan pengawasan. Evaluasi kegiatan difokuskan pada kelengkapan penggunaan APD berdasarkan checklist observasi. Penggunaan media pengingat dan pemantauan berkala juga membantu pekerja mengingat kewajiban menggunakan APD selama aktivitas kerja berlangsung secara konsisten.
Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Gotong Royong untuk Menjaga Kebersihan Lingkungan Permukiman di Karang Asam Ilir, Samarinda Salwa Nabila Savitri; Panji Dimas Rudi Samudra; Junita Nur Riska; Nurul Fadhilah Fahimah; Sherlina Octavianti; Cahyo Alfarizki; Muhammad Nur Ashiddiq Bahtiar; Yogaswara Fajar Buwana; Ainuropiq Ainuropiq
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3378

Abstract

Pengelolaan kebersihan lingkungan permukiman memerlukan keterlibatan masyarakat karena masyarakat berperan langsung dalam menjaga kondisi lingkungan tempat tinggal. Lingkungan sekitar SMA Muhammadiyah 2 Samarinda masih menghadapi permasalahan sampah, keterbatasan fasilitas tempat sampah, serta pembuangan sampah dan limbah domestik ke lingkungan perairan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat melalui kegiatan gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan permukiman. Kegiatan dilaksanakan di wilayah RT 10–12 dan RT 17–20 dengan melibatkan tujuh mahasiswa KKN-PLP dan sekitar 10–15 warga pada setiap kegiatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya keterlibatan masyarakat dalam pembersihan dan pengumpulan sampah serta kerja sama dengan mahasiswa KKN-PLP. Berdasarkan observasi lapangan dan dokumentasi sebelum dan sesudah kegiatan, kondisi lingkungan terlihat lebih bersih dan tertata. Sebagian besar indikator kegiatan tercapai, sedangkan keberlanjutan kegiatan tercapai sebagian karena belum adanya pemantauan kebersihan secara berkala. Kegiatan gotong royong menunjukkan adanya partisipasi masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan permukiman.
Kunjungan UMKM Teh Herbal dan Pendampingan Pemasaran Digital Sebagai Upaya Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan di Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun Elpianti Sahara; Anggreni Chaniago; Nabila Anzani; Surianto Surianto; Anggun Alvina; Rina Agustina Nainggolan; Rini Nainggolan Agustini; Suci Maharani; Husnul Khotimah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3379

Abstract

Kegiatan kunjungan UMKM merupakan salah satu kegiatan sosial dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, yang diikuti oleh 6 mahasiswa didampingi 2 dosen pembimbing dan dilaksanakan pada masa KKN periode 27 Juli–31 Agustus 2026, yang bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa sekaligus memberikan pengalaman langsung mengenai potensi usaha masyarakat desa. Kegiatan dilaksanakan melalui kunjungan pada usaha teh herbal “Yash Teh Jahe” dengan mengamati proses produksi, mulai dari komposisi bahan alami, pengolahan, penyajian, hingga pengemasan produk. Metode kegiatan meliputi observasi langsung, wawancara, dokumentasi, dan diskusi dengan pelaku usaha, yang kemudian dilanjutkan dengan pendampingan pemasaran digital selama masa KKN tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa berdasarkan pengamatan terhadap kelengkapan label, izin produksi rumah tangga (P-IRT), dan komposisi bahan, UMKM teh herbal tersebut telah memenuhi standar kemasan dan legalitas produk skala rumah tangga, tetapi masih menghadapi kendala dalam memperluas pemasaran akibat terbatasnya pemanfaatan media digital. Sebagai bentuk kontribusi mahasiswa, dilakukan pendampingan pemasaran melalui media sosial TikTok dengan membuat dan memanfaatkan akun “Yash JSR Herbs”, yang hingga akhir kegiatan menghasilkan 5 konten. Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pemanfaatan fitur transaksi jual beli yang tersedia pada platform tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai peran strategis UMKM dalam mendukung perekonomian desa serta memberikan kontribusi awal dalam memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.