cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,465 Documents
Penguatan Kapasitas Produksi dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Keripik Tempe Enggal di Desa Panjunan Kabupaten Pati Rizkha Ajeng Rochmatika; Wahyu Isti Nugroho; Eni Safriana; Ragil Tri Indrawati; Farika Tono Putri; Friska Ayufitrianti Sugiono; Timotius Anggit Kristiawan; Eko Saputra; Hartanto Prawibowo; Zulfa Nur’aini Tamam; Fayha Ghinayu Dzakiyya Ahdie; Raeshard Rakeen Shaquilla; Sigit Tri Bagus Erlangga; Raditya Indra Zuka
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3260

Abstract

Usaha keripik tempe Enggal merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang produksi pangan. Tempe yang memiliki citarasa khas gurih dan empuk menjadikan titik balik keberanian bagi Ibu Ngapiyani  untuk mengembangkan produk keripik tempe dengan nilai ekonomis yang lebih. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap usaha keripik tempe pada aspek produksi yang masih menggunakan cara konvensional dalam pengirisan tempe serta penirisan minyak, juga dalam hal pemasaran masih terbatas dengan packing sederhana dan menitipkan di warung sekitar. Jumlah produksi dari usaha keripik tempe Enggal belum mampu memenuhi permintaan pasar yang tinggi, dikarenakan keterbatasan IPTEK dan pengetahuan mitra. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan solusi kepada mitra dalam hal menyelesaikan permasalahan terkait aspek produksi berupa pengirisan keripik tempe, penirisan minyak dan aspek manajemen pada pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan melibatkan satu kelompok mitra. Kegiatan ini dilakukan mulai tahap perencanaan, pelaksanaan program, pendampingan, maupun evaluasi kegiatan mitra. Hasil dari kegiatan ini berupa terealisasinya penerapan 1 unit mesin pengiris tempe dan 1 unit mesin peniris minyak sebagai solusi  dari aspek produksi, dan pada aspek manajemen berupa penerapan digital marketing melalui branding produk dan pemasaran digital melalui platform e-commerce yang dapat dijangkau dari berbagai daerah lain. Peningkatan pengetahuan mitra pada aspek produksi 85% dan pada aspek manajemen 90%. Seluruh rangkaian kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi, mutu produk, serta efisiensi waktu pada proses produksi dan meningkatkan penjualan ke beberapa wilayah di daerah Jawa Tengah.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Kesehatan, Pemeriksaan Kesehatan, dan Gerakan Sadar Obat dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik Berdampak di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat Adi Hadiana; Adi Putra; Anis Dwi Yuliani; Dalisya Naila; Dea Kurniawati; Idra Rizqia Khoerunnisa; Mochamad Rizky Fauzan; Rizky Fauzi Musthafa; Rizky Sukma Wigena; Didit Hadayanti; Yopi Setiawan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3261

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan praktis pengetahuan yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Kegiatan terkait kesehatan dalam "KKN Tematik yang Berdampak" di Desa Cibodas dilakukan untuk mengatasi kondisi kesehatan dan kebiasaan penggunaan obat-obatan tertentu di masyarakat yang membutuhkan perhatian. Kegiatan tersebut meliputi pendidikan kesehatan untuk anak usia dini dan siswa sekolah dasar, partisipasi dalam Pos Kesehatan Terpadu (Posyandu), pemeriksaan kesehatan gratis, suplementasi Vitamin D3, dan "Gerakan Sadar Obat" (GSO) dari rumah ke rumah. Pemeriksaan kesehatan dilakukan pada 25 peserta, termasuk tekanan darah, glukosa darah, asam urat, kolesterol, berat badan, dan tinggi badan. GSO melibatkan kunjungan ke 20 rumah tangga untuk mengamati penggunaan obat-obatan, kondisi, tanggal kedaluwarsa, sumber, dan metode penyimpanan. Hasil menunjukkan beberapa parameter kesehatan yang membutuhkan perhatian, khususnya tekanan darah, asam urat, dan kadar kolesterol. GSO juga mengungkapkan obat-obatan kedaluwarsa, obat-obatan dengan label yang tidak jelas, dan sisa antibiotik yang disimpan untuk digunakan kembali di masa mendatang. Kegiatan-kegiatan ini menyoroti pentingnya pendidikan, observasi, dan bimbingan langsung dalam menumbuhkan kesadaran kesehatan masyarakat.
Edukasi Kesehatan Paru untuk Pencegahan Penyakit Paru Obstruktif Kronis Akibat Paparan Asap Rokok dan Biomassa pada Santri Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur Adyan Donastin; Paul Agus Dwiyanu; Titin Sholihah Agustina; Yuriske Agnovianto; Mohammad Abhyrama Gymnastiar Taufiqul Hakim; Zahrotul Aini; Alvi Octavia Manzilatur Rahmah; Nafatul Masyaroh; Aizyah Farah Annabila; Anjhely Andreani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3267

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis merupakan penyakit respirasi kronis yang berkaitan dengan paparan partikel dan gas berbahaya, termasuk asap rokok dan asap biomassa. Lingkungan pesantren dengan pola hunian komunal menjadi setting strategis untuk edukasi promotif dan preventif kesehatan paru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri mengenai bahaya paparan asap rokok dan biomassa serta upaya pencegahan Penyakit Paru Obstruktif Kronis. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dan diikuti oleh 50 santri. Intervensi meliputi edukasi interaktif, diskusi, pemutaran media audiovisual, penggunaan media visual, demonstrasi, dan Focus Group Discussion. Pengetahuan dievaluasi menggunakan desain one-group pretest-posttest. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 90,80 pada pretest menjadi 96,00 pada posttest, dengan selisih 5,20 poin atau 5,73% dari nilai awal. Uji paired sample t-test menunjukkan p = 0,022. Hasil ini menunjukkan adanya perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Karena skor awal sudah relatif tinggi, peningkatan tersebut perlu ditafsirkan secara proporsional dan mempertimbangkan kemungkinan ceiling effect. Kegiatan pembekalan kader santri sehat diposisikan sebagai rencana keberlanjutan, sedangkan capaian kader belum dievaluasi sebagai luaran kuantitatif. Edukasi kesehatan paru dapat menjadi strategi awal untuk meningkatkan pengetahuan santri mengenai faktor risiko penyakit paru, tetapi evaluasi lanjutan diperlukan untuk menilai retensi pengetahuan, perubahan perilaku, dan pengurangan paparan asap.
Pengembangan Kader Santri Sehat melalui Pendidikan Etika Kesehatan dan Keteladanan untuk Meningkatkan Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Pondok Pesantren Sunan Drajat Kabupaten Lamongan, Jawa Timur Paramita Sari; Nanda Fadhilah Witris Salamy; Achmad Yarziq Mubarak Salis Salamy; Yuriske Agnovianto; Citra Ayu Fahmi Saputri; Laili Safana; Nayla Yumna Salsabila; Naila Azka Bariroh; Luna Amelia Zahra Ramadhani; Robby Azif Maulana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3269

Abstract

Pondok pesantren merupakan lingkungan pendidikan berbasis komunitas dengan interaksi sosial yang intensif sehingga penguatan pengetahuan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting untuk mendukung kesehatan santri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri mengenai PHBS melalui pendidikan etika kesehatan dan keteladanan serta memperkuat peran kader santri sehat di lingkungan pesantren. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Pondok Pesantren Sunan Drajat Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dan diikuti oleh 50 santri. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan PHBS, pendidikan etika kesehatan, demonstrasi dan praktik PHBS, keteladanan, serta penguatan peran kader santri sehat. Evaluasi pengetahuan menggunakan desain one-group pretest-posttest. Hasil menunjukkan bahwa rerata skor pengetahuan meningkat dari 77,00 pada pretest menjadi 84,00 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 7,00 poin atau 9,09%. Hasil paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor sebelum dan sesudah kegiatan (p < 0,001). Kegiatan menunjukkan bahwa edukasi PHBS yang dipadukan dengan pendidikan etika kesehatan, praktik, dan keteladanan berpotensi meningkatkan pengetahuan santri. Evaluasi lanjutan diperlukan untuk menilai keberlanjutan penerapan PHBS dan aktivitas kader setelah kegiatan.
Pemberdayaan Kader Posyandu Meningkatkan Keterampilan Dalam Mencegah Stunting dengan Metode Pangan Desa Bersinar di Nagari Pilubang Padang Pariaman Fitri Wahyuni; Rini Rahmayanti; Angelia Leovita
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3272

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang memerlukan upaya pencegahan berbasis keluarga dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam pencegahan stunting melalui Metode Pangan Desa BERSINAR, yaitu pemanfaatan pangan lokal dengan hasil yang BERagam, SIap saji, memiliki NilAi gizi, dan Ramah anak. Kegiatan dilaksanakan di Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman melalui sosialisasi dan edukasi, pelatihan deteksi dini serta pemantauan pertumbuhan balita, pelatihan pengolahan pangan lokal, serta pelatihan pengemasan dan branding produk. Bahan pangan lokal seperti singkong dan pisang diolah menjadi produk pangan bergizi berupa stik kulit singkong dan banana cookies. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 61 menjadi 87 pada post-test atau meningkat sebesar 42,6%. Kader juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam pengolahan pangan lokal, pemantauan pertumbuhan balita, pengemasan dan branding produk, serta kesiapan berperan sebagai edukator dan pendamping keluarga dalam pencegahan stunting. Metode Pangan Desa BERSINAR dapat menjadi pendekatan pemberdayaan kader yang inovatif dalam mengoptimalkan potensi pangan lokal sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Inisiatif Anti-Korupsi melalui Edukasi Bagi Pelajar: Membangun Generasi Berintegritas di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Kota Malang Jawa Timur Ruth Agnesia Sembiring; Andi Setiawan; Tanazza Zalsabella Firsty
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3278

Abstract

Korupsi merupakan masalah yang tidak hanya berdampak terhadap perekonomian dan tata kelola pemerintahan, tetapi juga berdampak pada pemenuhan hak sosial, kualitas layanan publik, dan kehidupan masyarakat. Upaya memerangi korupsi perlu dilakukan sejak usia sekolah melalui pendidikan yang menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, keadilan, keberanian menyatakan kebeneran, dan integritas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman mengenai anti-korupsi serta membangun kesadaran generasi muda dalam mengembangkan budaya integritas. Kegiatan dilaksanakan pada 26 September 2024 di SMA Negeri 7 Kota Malang dengan melibatkan pelajar Kelas XI-9 yang berjumlah 31 pelajar. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi observasi, penilaian kondisi sasaran, sosialisasi, serta diskusi dan tanya jawab. Materi mencakup definisi dan jenis-jenis korupsi, dampak korupsi dalam berbagai aspek kehidupan, praktik yang dapat dikategorikan sebagai perilaku korupsi dalam kehidupan sehari-hari, nilai-nilai integritas, serta peran generasi muda dalam memerangi korupsi. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan ada 6 pelajar yang merespon materi inisitatif anti-korupsi dengan menjawab pertanyaan terkait jenis-jenis korupsi, berbagi pemahaman mengenai potensi praktik “korupsi kecil” di lingkungan sekitar, serta menyampaikan ide terkait alternatif tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah korupsi. Pendekatan edukatif dan interaktif, melalui kegiatan pengabdian ini dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkenalkan nilai-nilai integritas dan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari upaya untuk mendorong tumbuhnya inisiatif anti-korupsi di kalangan pelajar sejak lingkungan sekolah.
Penerapan AERIS Untuk Pemantauan Kualitas Udara Bagi Masyarakat Desa Sidokelar, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur Fadhilatustsani Sofialana; Yahya Zarkasi Nur; Siti Kommariyah; M Alfin Faiz Mentari; Icha Aisyah Dewi; Rohmat Rohmat
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3282

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan AERIS (Air Environment Real-time Intelligent Sensor) sebagai sistem pemantauan kualitas udara bagi Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Sidokelar, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. AERIS ditempatkan di area semi-outdoor Pendopo Balai Desa Sidokelar untuk memberikan informasi suhu, kelembapan, PM2.5, dan indikator gas secara langsung. Kegiatan melibatkan Pemerintah Desa Sidokelar dalam mendukung penempatan dan pemanfaatan sistem sebagai sarana informasi lingkungan. Data hasil pemantauan ditampilkan melalui LCD dan platform Blynk serta disimpan secara historis pada ThingSpeak. Sebanyak 405 rekaman sensor selama periode 2–12 Agustus 2026 dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan rata-rata suhu 30,49 °C, kelembapan 76,06%, PM2.5 sebesar 31,43 µg/m³, dan indeks gas relatif 97,49. Sebanyak 88,40% rekaman berada pada level kualitas udara 1–2, sedangkan 11,60% berada pada level 3–5. Penerapan AERIS memberikan manfaat bagi mitra berupa tersedianya media pemantauan kualitas udara secara langsung, akses pemantauan jarak jauh, dan arsip data historis sebagai bahan informasi serta evaluasi kondisi lingkungan desa. Keterbatasan kontinuitas data dan anomali pembacaan menunjukkan perlunya pengembangan dan kalibrasi sistem lebih lanjut.
Edukasi Pencegahan Child Grooming dan Pelecehan Seksual pada Siswa Kelas VI SD Negeri 004 Toapaya Vianney Simanihuruk; Sumarningsih Sumarningsih; Tommy Susanto; Diniasih Saskia Sinaga; Fitra Andiko; Adelia Kristianti Purba; Ferdi Mardiansah; Sunia Rizki Aulia; Adelia Valentine; Nuraisya Fitri Purnomo; Zaitun Zaitun
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3285

Abstract

Child grooming dan pelecehan seksual merupakan ancaman serius terhadap keselamatan, perkembangan, dan pemenuhan hak anak. Risiko tersebut dapat terjadi secara langsung maupun melalui ruang digital, terutama seiring meningkatnya penggunaan media sosial dan internet oleh anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pencegahan child grooming, pelecehan seksual, perlindungan diri, serta keamanan dalam berinteraksi di ruang digital. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Agustus 2026 di SD Negeri 004 Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, dengan melibatkan 76 siswa kelas VI yang sedang mempersiapkan diri menuju jenjang SMP. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif, partisipatif, dan interaktif melalui penyampaian materi, pemutaran video edukasi Ini Privasku, diskusi, mini quiz, kuis interaktif, refleksi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif dan wawancara singkat dengan guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Hasil observasi menunjukkan bahwa seluruh siswa kelas VI yang menjadi sasaran kegiatan memiliki setidaknya satu akun media sosial. Platform yang dikenal dan digunakan oleh siswa antara lain TikTok dan Instagram, sedangkan aktivitas digital siswa juga mencakup permainan daring, salah satunya Mobile Legends. Temuan tersebut menunjukkan bahwa siswa telah memiliki pengalaman berinteraksi dalam lingkungan digital sehingga edukasi mengenai keamanan dan perlindungan diri di ruang digital menjadi relevan untuk diberikan.
Redesain dan Pembuatan Kerucut Penyangga Sampah pada Tungku Pembakaran untuk Optimalisasi Aliran Udara di TPS Dusun Kajar, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur Angga Risdianto Wijaya Putra; Danishah Ghaisami; Delia Putri Afrani Chaniago; Deliana Putri Maharani; Kamelia Sekar Kinasih; Liony Rahmania; Muh. Khalil Muzaki; Muhammad Refaldi; Najwa Azlia Damaris; Najwa Kamila; Rizki Fadillah Utami; Syamto Adji; Widazh Mareta Veliana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3293

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah pedesaan masih menghadapi berbagai kendala, termasuk di Dusun Kajar, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Keterbatasan sistem pengelolaan menyebabkan pembakaran digunakan sebagai salah satu upaya mengurangi volume sampah. Permasalahan muncul akibat kerusakan kerucut penyangga pada tungku, sehingga sampah diletakkan langsung di dasar tungku dan ruang aliran udara di bawah tumpukan tidak terbentuk secara optimal. Kegiatan ini bertujuan merancang ulang dan menerapkan kerucut penyangga sampah yang sesuai dengan kondisi tungku untuk mendukung aliran udara pembakaran serta meningkatkan fungsi tungku. Metode yang digunakan berupa pendekatan teknologi tepat guna dan partisipatif melalui observasi lapangan, diskusi dengan dua pekerja TPS, perancangan, pembuatan, pemasangan, dan evaluasi alat. Kerucut penyangga dibuat menggunakan besi tulangan beton berdiameter 12 mm dan dipasang pada tungku yang tersedia. Evaluasi dilakukan secara observasional terhadap posisi, kestabilan, fungsi penyangga, dan pembentukan ruang aliran udara, serta melalui diskusi dengan pekerja TPS. Hasil menunjukkan bahwa kerucut dapat terpasang stabil dan membentuk ruang kosong antara dasar tungku dan tumpukan sampah sebagai jalur masuk udara menuju area pembakaran. Penerapan desain ini menunjukkan kesesuaian teknologi dengan kondisi tungku dan kebutuhan pekerja TPS. Namun, pengaruhnya terhadap efisiensi pembakaran dan beban kerja belum terukur secara kuantitatif.
Workshop Pemberdayaan Guru PAUD melalui Literasi Kecerdasan Artifisial untuk Pembelajaran Digital Adaptif Berbasis Bermain Ahmad Fajri Luthfi; Ricki Yuliardi; Nika Cahyati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3298

Abstract

Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif, adaptif, dan kontekstual. Namun, pemanfaatan AI masih memerlukan peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam merancang perangkat dan media pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Raudhatul Athfal (RA) dalam memanfaatkan AI untuk mendukung perencanaan dan pengembangan pembelajaran berbasis bermain. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik, dan pendampingan kepada guru RA yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Materi meliputi pemanfaatan ChatGPT untuk penyusunan RPPH dan prompt, serta Canva AI dan Bing AI untuk pengembangan bahan ajar, LKPD, ilustrasi, dan video pembelajaran. Efektivitas kegiatan dianalisis menggunakan perbandingan skor pretest dan posttest serta N-Gain. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor peserta meningkat dari 3,47 pada pretest menjadi 4,56 pada posttest, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,713 yang termasuk kategori tinggi. Peningkatan tertinggi terdapat pada kemampuan menggunakan ChatGPT untuk menyusun perangkat pembelajaran PAUD dengan N-Gain 0,824 dan membuat prompt sederhana sebesar 0,817. Rata-rata skor meningkat dari 48,60 pada pretest menjadi 64,33 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 15,73 poin. Hasil uji-t berpasangan menunjukkan bahwa peningkatan tersebut signifikan secara statistik, t = 8,975; p < 0,001. Peserta juga mampu menghasilkan berbagai produk pembelajaran berbantuan AI, meliputi penyusunan prompt, RPPH, LKPD, ilustrasi, cerita edukatif, dan media pembelajaran digital berbasis bermain. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik mampu meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran.