cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Inovatif
Published by CV Firmos
ISSN : 2808148X     EISSN : 28081366     DOI : https://doi.org/10.54082/jupin.IDPaper
Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan oleh CV Firmos dan terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2808-148X dan E-ISSN : 2808-1366 serta terdaftar di Crossref dengan Prefix DOI : 10.54082. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan 3 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Semua penerimaan naskah diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 771 Documents
Analisis Hubungan Pengetahuan dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Wanita Usia Subur di UPTD Puskesmas Ubud I Menggunakan Pendekatan Cross-Sectional Ni Wayan Wirani; Ni Komang Erny Astiti; Asep Arifin Senjaya
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1681

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan strategi utama dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk. Namun, rminat Wanita Usia Subur (WUS) dalam memilih MKJP masih tergolong rendah. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan mereka tentang metode tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan MKJP pada wanita usia subur (WUS). Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional, dilaksanakan pada 20 Maret hingga 18 April 2025. Jumlah sampel sebanyak 51 orang yang dipilih secara purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji korelasi Eta. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan responden sebesar 79,741 dengan rentang nilai 66,7–93,3. Sebagian besar responden (64,7%) memiliki tingkat pengetahuan di atas rata-rata. Uji Eta menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan pemilihan MKJP (p = 0,035; r = 0,296). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pengetahuan, semakin tepat pemilihan metode kontrasepsi. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan literasi kontrasepsi untuk mendukung pengambilan keputusan yang berbasis pengetahuan, serta memberikan kontribusi terhadap penguatan kebijakan kesehatan reproduksi.
Analisis Lean Manufacturing untuk Mengurangi Cycle Time dengan Menggunakan Metode Value Stream Mapping Ery Ansyah; Susan Kustiwan; Supriyati Supriyati
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1693

Abstract

Proses produksi pada industri otomotif kerap menghadapi tantangan berupa pemborosan waktu, gerakan, dan transportasi yang mengakibatkan peningkatan cycle time serta penurunan efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan lean manufacturing dalam mengurangi cycle time pada proses produksi cockpit kendaraan. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mix method) dengan mengombinasikan analisis kualitatif dan kuantitatif, serta alat bantu Value Stream Mapping (VSM), Process Activity Mapping, dan penerapan prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke). Penelitian dilakukan di lini perakitan cockpit dengan mengidentifikasi aktivitas non-value added (NVA) dan mengusulkan perbaikan melalui rekayasa tata letak dan standardisasi kerja. Hasil menunjukkan adanya penurunan cycle time dari 1.605 detik menjadi 1.226 detik, atau peningkatan efisiensi sebesar 23,6%. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan lean manufacturing secara terintegrasi mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan kontribusi finansial dan produktivitas yang signifikan. Penelitian ini juga memperkuat efektivitas prinsip 5S dalam konteks produksi otomotif, serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan sistem produksi berkelanjutan.
Eksplorasi Psikososial Aktivasi Fitur Open to Work di Linkedin: Pendekatan Fenomenologis Berbasis Teori Herzberg Ade Taryana; Francy Iriani
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami alasan karyawan PT XYZ dalam mengaktifkan fitur Open to Work sebagai bentuk respons terhadap ketidakpuasan kerja, stagnasi pengembangan karier, dan niat berpindah kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, didasarkan pada Teori Dua Faktor Herzberg sebagai grand theory dan didukung oleh teori Planned Behavior (Ajzen), Komitmen Organisasi (Allen & Meyer), serta Career Development Theory (Super). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 13 informan yang merupakan karyawan aktif pengguna fitur Open to Work, serta observasi non-partisipatif terhadap perilaku digital mereka di LinkedIn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fitur Open to Work dipicu oleh ketidakpuasan terhadap faktor higienis seperti gaji dan relasi atasan, serta ketiadaan faktor motivasional seperti peluang promosi dan umpan balik pengembangan diri. Aktivasi fitur ini juga mencerminkan intensi berpindah kerja sebagai strategi karier pribadi. Temuan ini menunjukkan bahwa fitur Open to merupakan sinyal digital dari disengagement karyawan terhadap organisasinya. Selain itu, temuan ini penting bagi organisasi dalam mengantisipasi potensi kehilangan talenta melalui sinyal digital, serta memperkaya kajian literatur terkait keterlibatan kerja di era digital.
Analisis Rantai Nilai Produk Tempe Berbasis Tempe Koro di Banda Aceh dan Aceh Besar untuk Mendukung Konsumsi Pangan Berkelanjutan Zaudhatul Ulya; Raihan Dara Lufika; Ade Surya Mandira; Dara Lestari; Sintia Mailida
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1700

Abstract

Tempe, sebagai salah satu produk pangan fermentasi tradisional memiliki ketergantungan besar terhadap pasokan bahan baku impor yaitu kacang kedelai. Ketergantungan ini menyebabkan berbagai masalah, termasuk fluktuasi harga, ketidakstabilan pasokan, serta dampak lingkungan akibat transportasi jarak jauh. Sebagai alternatif, kacang koro (Canavalia ensiformis) muncul sebagai bahan baku potensial untuk menggantikan kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai dan potensi pasar tempe berbahan kacang koro sebagai alternatif pangan berkelanjutan pengganti kedelai impor di Banda Aceh dan Aceh Besar. Penelitian ini mengevaluasi aktivitas produksi, distribusi, dan pemasaran dari produk tempe kacang koro. Hasil analisis menunjukkan tantangan utama berupa tekstur yang belum sehalus tempe kedelai, aroma menyengat, serta rendahnya tingkat familiaritas konsumen. Namun, potensi pasar cukup menjanjikan, terutama dengan pendekatan harga kompetitif, kemasan ramah lingkungan, dan strategi branding yang mengangkat nilai tradisional dan keberlanjutan. Analisis value chain menunjukkan bahwa produksi tempe kacang koro dapat dilanjutkan dengan total margin 20,27%. Penelitian ini merekomendasikan strategi pengembangan produk yang mencakup perbaikan tekstur dan aroma, pemanfaatan teknologi pemotongan kacang, serta investasi dalam alat produksi dan kemasan. Dengan dukungan inovasi, kolaborasi, dan edukasi pasar, tempe kacang koro berpotensi menjadi produk pangan lokal unggulan yang kompetitif dan berkelanjutan.
Analisis Ketahanan Hidup pada Pasien TB-MDR (Tuberkulosis Multi-Drug Resistant) dengan Komorbid DM dan/atau HIV di Kota Medan Sumatera Utara Pesona Dessritina; Ravi Masitah; Irzal Fanany; Teuku Muhammad Rafsanjani; Eva Flourentina Kusumawati; Maiza Duana
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1702

Abstract

Tuberkulosisi adalah penyakit dikarenakan bakteri, biasanya menyerang sistem pernapasan. diperparah dengan adanya kasus dimana bakteri sudah kebal terhadap obat yang diberikan dan diantaranya orang dengan komorbid seperti DM/ HIV. Tujuan penelitian untuk melihat ketahanan hidup dari pasien tuberkulosis multi-drug resisten yang juga diantaranya memiliki komorbiditas DM / HIV. Metode yang digunakan dalam analisis ini ialah kohort retrospektif studi dengan mengamati hasil pengobatan pasien menggunakan data sekunder dengan kriteria data sudah lengkap sejak masa diagnosis hingga keluarnya hasil pengobatan. Yang akan dianalisis menggunakan stata untuk hasil univariat melihat frekuensi dan jumlah serta persentase data dan analisis bivariat untuk melihat keterkaitan variabel bebas dan variabel terikat. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa dari ketujuh variabel terdapat 2 variabel yang memiliki kaitan erat dengan ketahanan hidup pasien yaitu usia (Pvalue : 0,002) dan riwayat diabetes melitus (Pvalue : 0,05). Kesimpulan ialah bahwa rata-rata pasien berusia ≥ 41 tahun, berjenis kelamin laki-laki, resisten terhadap lebih dari 2 jenis obat, status HIV negatif, tidak memiliki riwayat diabete melitus, pernah terkena TB sebelumnya, dan mengalami penundaan memulai pengobatan tidak lebih dari 30 hari dan masih bertahan hidup sampai dengan hasil pengobatan keluar dan dari 7 variabel terdapat dua variabel yang memiliki kaitan erat terhadap ketahanan hidup pada pasien TB-MDR. Dan ini penting untuk ditindaklanjuti dimana usia tua yang tidak dapat dihindari menjadi hal yang menyebabkan pasien memiliki risiko tidak bertahan menerima pengobatan untuk bakteri TB-MDR dikarenakan obat yang kuat dan juga kondisi tubuh yang sudah melemah maka sangat penting untuk mengambil kebijakan untuk penanggulangan permasalahan ini.
Implementation of Split Sampling for Decision Tree and K-Nearest Neighbor Algorithms in the DKI Jakarta Legislative Election Bambang Wisnu Widagdo; Muhammad Rizky Fadillah; Mochamad Adhari Adiguna; Sudarno Wiharjo; Murni Handayani
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 4 (2025): JUPIN November 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1704

Abstract

The 2009 legislative election was contested by 44 political parties, consisting of national and local parties. In the 2009 Legislative Election for DKI Jakarta, there were 2,268 candidates for the Regional House of Representatives (DPRD) from 44 parties competing for 94 seats in the DKI Jakarta Regional People's Representative Council. Data mining is a series of processes aimed at discovering added value in the form of information that has not been previously known manually from a database. The classification method can be used to predict the results of legislative elections. In this study, the author employs the Decision Tree and K-Nearest Neighbor classification algorithms. This research utilizes several data sampling techniques, namely Linear Sampling, Shuffled Sampling, and Stratified Sampling. The data split partition used in this study was 80% for training and 20% for testing. The software tool utilized was RapidMiner. The performance variables measured include Recall, Precision, and Accuracy. The results of this study indicate that, overall, Linear Split Sampling outperforms Shuffled Split Sampling and Stratified Split Sampling. For the Decision Tree algorithm, Linear Split Sampling achieved a Recall of 100%, Precision of 82.05%, and Accuracy of 98.46%. Shuffled Split Sampling recorded a Recall of 81.82%, Precision of 85.71%, and Accuracy of 98.46%. Meanwhile, Stratified Split Sampling obtained a Recall of 100%, Precision of 82.05%, and Accuracy of 97.80%. Meanwhile, for the K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm, Linear Split Sampling achieved a Recall of 93.75%, Precision of 75%, and Accuracy of 97.36%. Shuffled Split Sampling recorded a Recall of 59.09%, Precision of 81.25%, and Accuracy of 97.36%. Stratified Split Sampling obtained a Recall of 31.58%, Precision of 85.71%, and Accuracy of 96.92%.
Manajemen Pendidikan dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai Strategi Membangun Perilaku Belajar yang Kondusif di Sekolah Anggi Maulana Rizqi; Syifa Nisviati; Risbon Sianturi; Alviani Risti Aprilianti
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1714

Abstract

Manajemen pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan efektivitas proses pembelajaran, termasuk dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk membentuk perilaku belajar peserta didik yang kondusif. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi manajerial  dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dapat meningkatkan perilaku belajar peserta didik yang kondusif. Fokus kajian penelitian ini meliputi perencanaan pemebelajaran Pendidikan Agama Islam yang terstuktur, pengorganisasian sumber daya dan lingkungan belajar, pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang Kondusif, dan evaluasi berbasis refleksi dan perbaikan berkelanjutan dalam menerapkan manajemen pendidikan. Metode penelitian ang digunakan adalah kajian literatur dengan Teknik pengumpulan data melalui beberbagai sumber yang relevan dengan fokus penelitian seperti asrtikel jurnal yang terindeks, buku, e-book, dan sumber data lainnya. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran konseptual dan praktis mengenai strategi manajerial yang dapat diimplementasikan dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Agama Islam di sekolah. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa manajemen pendidikan sangat diperlukan dan memiliki urgensi tersendiri dalam mencipatakan perilaku belajar siswa yang kondusif khususnya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Dengan adanya manajemen pendidikan yang efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat membangun pembelajaran yang lebih kondusif melalui adanya perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi sebagai jembatan tercapainya tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien.
Korelasi Durasi Penggunaan Perangkat Digital dengan Resiko Gangguan Muskuloskeletal Berdasarkan Penilaian Rapid Upper Limb Assessment (RULA) Andi Sri Dewi Anggraeni M; Sarifin G; Ulfah Widyastuti Arsal; Andi Ainun Zulkiah Surur; Nana Aulia Massakuta
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1715

Abstract

Penggunaan perangkat elektronik seperti smartphone, tablet, dan laptop secara berlebihan telah menjadi fenomena umum di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Rapid upper limb assessment (RULA) merupakan metode untuk mengevaluasi risiko gangguan muskuloskeletal pada tubuh bagian atas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan perangkat digital dengan RULA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi korelasional. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Fisioterapi Universitas Negeri Makassar yang secara aktif menggunakan perangkat digital. Data dikumpulkan melalui angket mengenai durasi penggunaan perangkat digital serta observasi postur tubuh dengan indikator RULA. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif searah antara durasi penggunaan perangkat digital dengan skor RULA, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,172. Nilai ini menunjukkan bahwa semakin lama seseorang menggunakan perangkat digital, semakin tinggi pula RULA yang menggambarkan peningkatan risiko gangguan muskuloskeletal. Namun, tingkat korelasi yang ditemukan berada dalam kategori lemah, yang menunjukkan bahwa durasi bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi peningkatan risiko.
Rekonstruksi Paleobatimetri Formasi Simpangaur Berdasarkan Rasio Plangtonik/Bentonik Foraminifera Kecil di Sungai Padang Guci, Bengkulu Sakilla Gia Mentari; Muhammad Eval Juni Wijaya; Ester Juni Yanti Nainggolan
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1716

Abstract

Formasi Simpangaur merupakan salah satu formasi batuan penyusun Cekungan Bengkulu pada Lajur Bengkulu. Penelitian mengenai paleobatimetri di sekitar Sungai Padang Guci belum pernah dilakukan sebelumnya. Analisis paleobatimetri menggunakan kumpulan foraminifera kecil diharapkan dapat melengkapi kajian mengenai formasi ini melalui pendekatan yang berbeda dari penelitian lainnya dan dapat merekonstruksi paleobatimetrinya berdasarkan kandungan fosilnya. Sebanyak 14 sampel sedimen didapatkan berdasarkan metode pengukuran penampang stratigrafi pada sisi Sungai Padang Guci. Selanjutnya sampel dianalisis menggunakan metode hidrogen peroksida di laboratorium dan penentuan batimetri menggunakan perbandingan rasio P/B foraminifera kecil. Berdasarkan pengamatan megaskopis, ditemukan 3 litologi di daerah penelitian yaitu batupasir bermoluska, batupasir tufan, dan tuf. Batuan di lokasi penelitian berumur Pliosen Akhir (PL6/N21) atau berkisar 2,3jtl-1,88jtl berdasarkan kehadiran fosil indeks Globigerinoides fistulosus dan Hastigerina aequilateralis. Hasil rasio P/B berkisar 31,91%-69,23%, menunjukkan paleobatimetri Formasi Simpangaur berada pada zona neritik luar-neritik tengah. Berdasarkan perbedaan kelimpahan foraminifera dan litologinya, daerah penelitian dibagi menjadi 3 zona, yaitu Zona 1 dengan rata-rata kelimpahan 50.73% dan litologi batupasir bermoluska, Zona 2 dengan rata-rata kelimpahan 0% dan litologi batupasir tufan dan tuf, serta Zona 3 dengan rata-rata kelimpahan 47.32% dan litologi batupasir bermoluska. Perubahan paleobatimetri diindikasikan berhubungan dengan aktivitas tektonik regional di Cekungan Bengkulu berupa penurunan cekungan. Keterbatasan data pada Zona 2 diakibatkan berubah litologi menjadi litologi hasil kegiatan vulkanik dimana foraminifera tidak dapat hidup pada kondisi ini. Temuan ini memberikan kontribusi baru pada interpretasi lingkungan purba Formasi Simpangaur.
Analisis Kritis Metode Kualitatif untuk Deteksi Boraks dalam Produk Pangan dan Jajanan di Indonesia Yulianita Pratiwi Indah Lestari; Amalia Sitti Khayyira; Abdul Aziz Setiawan
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1717

Abstract

Boraks merupakan bahan tambahan pangan (BTP) yang dilarang karena bersifat toksik dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius jika dikonsumsi terus-menerus. Berbagai metode kualitatif telah dikembangkan untuk mendeteksi boraks dalam makanan, terutama pada jajanan yang banyak dikonsumsi di Indonesia. Artikel ini menyajikan analisis kritis terhadap 20 studi primer dalam 10 tahun terakhir yang menggunakan metode kualitatif untuk deteksi boraks, termasuk uji kertas kunyit, test kit boraks, uji nyala api, dan kombinasi dengan spektrofotometri UV-Vis. Hasil menunjukkan bahwa metode kertas kunyit merupakan teknik yang paling banyak digunakan karena kesederhanaan dan kemudahan aplikasinya di lapangan. Beberapa penelitian menggabungkan metode kualitatif dengan uji kuantitatif untuk meningkatkan keandalan hasil. Meski sebagian besar sampel makanan menunjukkan hasil negatif terhadap boraks, temuan positif di beberapa wilayah menunjukkan bahwa praktik ilegal masih terjadi. Inovasi indikator alami seperti test strip kunyit serta edukasi masyarakat telah diterapkan dalam beberapa studi sebagai pendekatan tambahan. Kajian ini menekankan pentingnya pengembangan strategi deteksi berlapis dan adaptif, serta integrasi metode sederhana dengan edukasi publik sebagai upaya berkelanjutan dalam pengawasan keamanan pangan.